• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO

DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

KABUPATEN KULON PROGO

Jalan Sugiman Wates Kulon Progo, Telp. 0274 – 773404, Fax . 0274 – 775214

email : [email protected]

PERUBAHAN RENCANA

STRATEGIS (RENSTRA)

TAHUN 2011 – 2016

(2)

ii

DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

Jalan Sugiman Wates Kulon Progo, Telp. 0274 – 773404, Fax . 0274 – 775214 email : [email protected]

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN KULON PROGO

NOMOR : 147.A TAHUN 2014

TENTANG

PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN KULON PROGO

NOMOR 84 TAHUN 2012 TENTANG PENGESAHAN

RENCANA STRATEGIS DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL TAHUN 2011-2016

KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten

Kulon Progo Nomor 7 Tahun 2014 telah ditetapkan Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016;

b. bahwa berdasarkan Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 320 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 175 Tahun 2012 tentang Pengesahan Rancangan Perubahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah, perlu disahkan Rancangan Perubahan Rencana Strategis SKPD;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil nomor 84 tahun 2012 tentang

Perubahan Atas Peraturan Kepala Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil tentang Pengesahan Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan

(3)

iii

Pembentukan Daerah Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Jogjakarta sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1951);

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;

4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang 1950 Nomor 12, 13, 14, dan 15 dari Hal Pembentukan Daerah Daerah Kabupaten di Djawa Timur/Tengah/ Barat dan Daerah Istimewa Jogjakarta;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010

tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pemerintahan Dalam Negeri sebagaimana telah dirubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012;

(4)

iv

10. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 14

Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Daerah;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 16 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016;

13. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016;

14.

Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 320 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 175 Tahun 2012 tentang Pengesahan Rancangan Perubahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah;

15.

Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Nomor 84 Tahun 2012

tentang Pengesahan Rencana Strategis Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KESATU : Mengesahkan Perubahan Rencana Strategis Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil Tahun 2011-2016;

KEDUA : Perubahan Renstra Strategis Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU tercantum dalam Lampiran yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

KETIGA : Renstra Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menjadi pedoman Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahunan.

(5)

v

Ditetapkan di Wates pada tanggal 19 Agustus 2014

Tembusan disampaikan kepada Yth.: 1. Bupati Kulon Progo

2. Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo 3. Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo 4. Kepala Bappeda Kabupaten Kulon Progo 5. Inspektur Daerah Kabupaten Kulon Progo

6. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Kulon Progo 7. Pertinggal

KEPALA,

Drs. DJULISTYO

(6)

vi

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga dapat disusun Perubahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo tahun 2011-2016.

Rencana Strategis merupakan suatu landasan dalam mewujudkan Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo. Perubahan Rencana Strategis ini mencakup Tujuan, Sasaran, Sasaran Indikator, Target yang ingin dicapai dengan Strategi Pencapaian, Kebijakan dan Program yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian target kinerja daerah sesuai dengan Perubahan RPJMD Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011-2016 sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014. Rencana Strategis ini diharapkan menjamin berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dengan tujuan dan sasaran dapat diwujudkan.

Akhirnya semoga Perubahan Renstra SKPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ini mampu meningkatkan kinerja pelayanan daerah utamanya di bidang administrasi kependudukan.

Wates, 19 Agustus 2014 KEPALA,

Drs. DJULISTYO

(Pembina Utama Muda; IV/c) NIP. 19620715 198903 1 005

(7)

vii

Halaman Halaman Judul……….……… Halaman Pengesahan ……….…… Kata Pengantar………..……… Daftar Isi ……..………..……… Daftar Tabel ……….. Daftar Gambar ………. i ii vi vii viii ix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang……….………. 1.2 Landasan Hukum …..………. 1.3 Maksud dan Tujuan ………..…… 1.4 Sistematika Penulisan ..………

1 2 3 5

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN

SIPIL

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi ………. 2.2 Sumber Daya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ……….……. 2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ……….. 2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil ………

6 9 12 21 BAB III ISU-ISU STRATEGIS

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ………. 3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ……….………. 3.3 Telaahan Renstra Kementerian Dalam Negeri……… 3.4 Penentuan Isu-Isu Strategis ……….

24 26 28 30 BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI, KEBIJAKAN

4.1 Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ………. 4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil ………... 4.3 Strategi dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ……

31 31 32

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF 34

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN

SASARAN RPJMD 44

BAB VII PENUTUP 45

LAMPIRAN :

1. Bagan Alur Perubahan Renstra Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ………… 2. Tabel Metadata Indikator Kinerja ………...

46 47

(8)

viii

Halaman Tabel 2.1 Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Bidang/Sekretariat 9 Tabel 2.2 Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Golongan ……… 9 Tabel 2.3 Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Tingkat

Pendidikan . 9

Tabel 2.4 Kondisi Aset Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon

Progo Tahun 2011 – 2013 ………... 10

Tabel 2.5 Capaian Sasaran Urusan yang Ditargetkan Tahun 2013 pada RPJMD

Tahun 2011 – 2016 ……… 13

Tabel 2.6 Capaian Pendapatan Penerbitan KTP, KK dan Akta Catatan Sipil

Tahun 2011 – 2016 ………... 13

Tabel 2.7 Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan

Sipil Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011 – 2016 ……….... 15 Tabel 2.8 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kependudukan

dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ……… 17

Tabel 2.9 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kependudukan

dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ……… 18

Tabel 2.10 Target Pendapatan Retribusi Daerah Dan Lain-lain Pendapatan Asli

Daerah yang Sah Tahun 2013 ……… 19

Tabel 2.11 Realisasi Pendapatan Retribusi Daerah Dan Lain-lain Pendapatan Asli

Daerah yang Sah Tahun 2013 ……… 20

Tabel 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi SKPD

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo …... 25 Tabel 3.2 Identifikasi Isu-isu Strategis (Lingkungan Eksternal) ……….... 26 Tabel 3.3 Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD Terhadap

Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala

Daerah ……….... 27

Tabel 3.4 Permasalahan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Berdasarkan Sasaran, Renstra Kementerian Dalam Negeri Beserta

Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya ... 29 Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil ……….... 32

Tabel 4.2 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan ……… 32

Tabel 5.1 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011 – 2016 ……….... 35

Tabel 5.2 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

(9)

ix

Halaman Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 8

(10)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA SKPD) adalah dokumen perencanaan resmi SKPD yang dipersyaratkan untuk mengarahkan kinerja SKPD (pelayanan publik) dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan. Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah yang merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai perwujudan dari visi dan misi Kepala Daerah.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 dijelaskan bahwa kewenangan Daerah mencakup urusan seluruh bidang pemerintahan kecuali 5 (lima) bidang urusan yang secara limitative telah ditentukan menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Selanjutnya seluruh urusan wajib dan pilihan dijalankan secara bersama-sama (concurrent) antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Penyelenggaraan administrasi kependudukan dan Catatan Sipil menjadi salah satu urusan wajib Pemerintah Daerah yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diharapkan dapat menjadi dasar arah pelayanan yang akan dikembangkan dan hendak dicapai dalam lima tahun ke depan, langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan agar tujuan yang telah ditetapkan tercapai serta merupakan salah satu perangkat dasar pengukuran kinerja atas pelayanan yang diberikan pada masyarakat di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil di Kabupaten Kulon Progo.

Sebagai implementasi setiap tahunnya maka Rencana Strategis (Renstra) SKPD dijabarkan kembali menjadi Rencana Kerja (Renja) SKPD yang menjadi dasar/acuan pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo setiap tahun/kinerja tahunan.

Untuk mencapai visi dan misi Bupati Kulon Progo sebagaimana dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kulon Progo tahun 2011-2016 yang telah dilakukan perubahan, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo menyusun Perubahan

(11)

2

Rencana Strategis SKPD Tahun 2011-2016. Penyusunan Perubahan Rencana Strategis SKPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo tahun 2011-2016, berpedoman pada Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011-2016 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 7 tahun 2014.

1.2 Landasan Hukum

Penyusunan Perubahan Rencana Strategis SKPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo dengan landasan hukum sebagai berikut: a. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional;

b. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah dirubah terakhir dengan Undang-Undang No. 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah; c. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka

Panjang Nasional Tahun 2005-2025;

d. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

e. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014;

f. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

g. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana terakhir telah dirubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011;

h. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan PenetapanStandar Pelayanan Minimal;

i. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pemerintahan Dalam Negeri sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012;

j. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara

(12)

3

Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

k. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 14 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kulon Progo;

l. Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Kulon Progo tahun 2005 – 2025;

m. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

n. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 2 Tahun 2010 tentang Urusan Pemerintahan Daerah;

o. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2032;

p. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016;

q. Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011-2016;

r. Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 64 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas pada Unsur Organisasi Terendah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;

s. Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 320 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 175 Tahun 2012 tentang Pengesahan Rancangan Perubahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah;

t. Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Nomor 84 tahun 2012 tentang Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo adalah:

(13)

4

a. Memberikan arah dan pedoman bagi semua personil organisasi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan untuk 5 (lima) tahun dan kelanjutan Renstra SKPD terdahulu;

b. Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait, monitoring dan evaluasi kegiatan baik secara internal maupun eksternal;

c. Menjadi kerangka dasar bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan kinerja SKPD dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Sedangkan Penyusunan Perubahan Rencana Strategis dilakukan untuk melakukan penyesuaian terhadap perubahan sasaran, strategi, kebijakan dan program sebagaimana tertuang dalam Perubahan RPJMD 2011 – 2016, serta berupaya untuk mempercepat pencapaian visi misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo

Tujuan penyusunan Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo sebagai berikut:

a. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan khususnya urusan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil;

b. Memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja SKPD sebagai wujud pertanggungjawaban dalam rangka pencapaian visi, misi, tujuan, dan kebijakan pembangunan daerah;

c. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil;

d. Memantapkan pelaksanaan pembangunan data kependudukan dan pencatatan sipil yang akurat dan mutakhir.

Selanjutnya penyusunan Perubahan Renstra Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bertujuan sebagai pedoman penyusunan rencana tahunan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tahun 2015 dan 2016 dan juga sebagai pedoman evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2015 dan 2016.

(14)

5

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011 – 2016 sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL 2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil

2.2. Sumberdaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

3.2. Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

3.3 Telaahan Kementerian Dalam Negeri 3.4 Penentuan Isu-isu Strategis

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

4.3. Strategi dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN

SASARAN RPJMD BAB VII PENUTUP

(15)

6

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS

KEPENDUDUKAN DAN

CATATAN SIPIL

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

2.1.1 Fungsi

Mengacu Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 64 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Pada Unsur Organisasi Terendah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo mempunyai fungsi penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan di bidang Kependudukan dan Catatan Sipil.

2.1.2 Tugas

Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana tersebut di atas, Dinas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo mempunyai tugas sebagai berikut :

1. menyelenggarakan kegiatan di bidang kependudukan;

2. menyelenggarakan kegiatan di bidang data dan teknologi informasi; 3. menyelenggarakan kegiatan di bidang pencatatan sipil;

4. melaksanakan kegiatan ketatausahaan.

2.1.3 Struktur Organisasi

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah, maka struktur organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo, sebagai berikut :

1. Unsur Pimpinan yaitu: Kepala Dinas

2. Unsur Pembantu Pimpinan yaitu: Sekretariat, terdiri dari: a. Subbag Umum dan Kepegawaian

b. Subbag Perencanaan dan Keuangan 3. Unsur Pelaksana yaitu:

(16)

7

1) Seksi Pendaftaran Penduduk

2) Seksi Perkembangan Penduduk

b. Bidang Data dan Teknologi Informasi

1) Seksi Pengolahan Data dan Teknologi Informasi 2) Seksi Penyuluhan dan Penyimpanan Data c. Bidang Pencatatan Sipil

1) Seksi Kelahiran dan Kematian

2) Seksi Perkawinan Perceraian Pengakuan dan Pengesahan Anak 4. Kelompok Jabatan Fungsional Tertentu

5. Unit Pelaksana Teknis Dinas

Uraian tugas unsur organisasi terendah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil adalah :

1. Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan rumah tangga, perlengkapan, perbekalan, ketatausahaan, kearsipan dan kepustakaan serta urusan kepegawaian

2. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan perencanaan, pengembangan dan pelaporan program serta koordinasi administrasi keuangan

3. Seksi Pendaftaran Penduduk mempunyai tugas menyelenggarakan pendaftaran penduduk

4. Seksi Perkembangan Penduduk mempunyai tugas menyelenggarakan bimbingan teknis dan pemantauan perkembangan penduduk

5. Seksi Pengolahan Data dan Teknologi Informasi mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan data dan pengembangan teknologi informasi kependudukan.

6. Seksi Penyuluhan Pengendalian dan Penyimpanan Data mempunyai tugas menyelenggarakan penyuluhan pengendalian dan penyimpanan data

7. Seksi Kelahiran dan Kematian mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan pencatatan sipil yang meliputi kelahiran dan kematian

8. Seksi Perkawinan Perceraian Pengakuan dan Pengesahan Anak mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan pencatatan sipil yang meliputi perkawinan perceraian pengakuan dan pengesahan anak

(17)

8

Adapun Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo dapat dilihat pada bagan berikut :

KEPALA DINAS KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

BIDANG DATA DAN TEKNOLOGI INFORMASI BIDANG PENCATATAN SIPIL SEKRETARIAT SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN KEUANGAN SEKSI PERKEMBANGAN PENDUDUK SEKSI PENDAFTARAN PENDUDUK SEKSI PERKAWINAN PERCERAIAN PENGAKUAN DAN PENGESAHAN ANAK SEKSI KELAHIRAN DAN KEMATIAN UPTD PENCATATAN SIPIL WILAYAH UTARA SEKSI PENYULUHAN PENGENDALIAN DAN PENYIMPANAN DATA SEKSI PENGOLAHAN DATA DAN TI

(18)

9

2.2 Sumberdaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

2.2.1 Keadaan Pegawai

1. Keadaan jumlah pegawai menurut Bidang dan Sekretariat Tabel 2.1

Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Bidang/Sekretariat

No Bidang/Sekretariat L P Jumlah 1 2 3 4 5

Sekretariat dan Kepala Dinas Administrasi Kependudukan Data dan Teknologi Informasi Pencatatan Sipil

UPTD Pencatatan Sipil Wilayah Utara

3 5 7 5 3 6 6 12 1 1 9 11 19 6 4 Jumlah 23 26 49

2. Keadaan jumlah pegawai menurut Golongan Tabel 2.2

Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Golongan

No Golongan L P Jumlah 1 Golongan IV 3 1 4 2 Golongan III 12 18 30 3 Golongan II 7 7 14 4 Golongan I 1 0 1 Jumlah 23 26 49

3. Keadaan jumlah pegawai menurut Tingkat Pendidikan: Tabel 2.3

Keadaan Pegawai Per 31 Desember 2013 menurut Tingkat Pendidikan

No Jabatan L P Jumlah 1 2 3 4 5 S-2 S-1 D-3 SLTA SLTP 1 5 2 13 2 1 7 4 14 0 2 12 6 27 2 Jumlah 23 26 50

(19)

10

Formasi pegawai berdasarkan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 21 Tahun 2011 tentang Kualifikasi Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional Umum pada Perangkat Daerah sebanyak 92 orang, sedangkan kondisi riil saat ini ada 50 orang terdiri dari 30 orang di Dinas, 3 orang di UPTD Pencatatan Sipil Wilayah Utara, dan 17 orang tersebar di Kecamatan Wates, Pengasih, Sentolo, Lendah, Galur, Panjatan, Kokap, Nanggulan, Girimulyo dan Samigaluh. Sehingga dari sisi kuantitas, untuk SDM belum dapat terpenuhi untuk menunjang kegiatan bidang-bidang maupun sekretariat namun demikian semua personil yang ada didayagunakan secara optimal.

Dari sisi kualitas seluruh personil yang terkait dengan teknis administrasi kependudukan dan pencatatan sipil telah mempunyai basik pelatihan komputer khusus untuk operator SIAK maupun pencatatan sipil. Diharapkan ke depan dapat terwujud terpenuhinya kebutuhan personil untuk menunjang kegiatan di semua bidang maupun sekretariat. Dari keseluruhan pejabat Eselon yang ada, masih terdapat 1 orang Eselon IV yang belum mengikuti Pendidikan dan Latihan Penjenjangan (Diklatpim IV).

2.2.2 Sarana Dan Prasarana

Tabel 2. 4

Kondisi Aset Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011 – 2013

No Jenis Aset 2011 2012 2013 Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % 1. Tanah 1 1 100 1 1 100 1 1 100 2. Bangunan 2 2 100 2 2 100 2 2 100 3. Kendaraan roda 2 8 0 0 5 0 0 5 0 0 4. Kendaraan roda 4 1 0 0 2 1 50 2 1 50 5. Meja 52 52 100 52 52 100 52 52 100 6. Kursi 60 60 100 60 60 100 60 60 100 7. Filling kabinet 4 4 100 4 4 100 4 4 100 8. AC 4 4 100 6 6 100 6 6 100 .9. Almari besi 1 1 100 1 1 100 1 1 100 10. Almari kayu 3 2 100 2 2 100 2 2 100

11. Almari roll opec 6 6 100 6 6 100 6 6 100

12. Komputer (PC) 11 11 100 13 13 100 15 15 100

13. Laptop 2 2 100 11 11 100 12 12 100

(20)

11

No Jenis Aset 2011 2012 2013 Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % server 15. Scanner 2 2 100 2 2 100 2 2 100 16. Sisco Router 1 1 100 1 1 100 1 1 100 17. Wirelles Amplifier 1 1 100 1 1 100 1 1 100 18. Generator set 1 1 100 1 1 100 1 1 100 19. Mini Genset 0 0 0 2 2 100 2 2 100 20. UPS 14 14 100 14 14 100 14 14 100 21. Printer 9 9 100 12 12 100 19 19 100 22. Radio Mikrotik 1 1 100 1 1 100 1 1 100 23. Mesin laminating KTP 1 1 100 1 1 100 1 1 100 24. Mesin Ketik 0 0 0 1 1 100 1 1 100 25. Rak Kayu 7 7 100 7 7 100 7 7 100 26. Tangga Aluminium 1 1 100 1 1 100 1 1 100 27. Kamera digital 1 1 100 1 1 100 1 1 100 28. Web camera 1 1 100 1 1 100 1 1 100 29. Tustel 1 1 100 1 1 100 1 1 100 30. Tripod tinggi 1 1 100 1 1 100 1 1 100 31. Power Supply 3 3 100 3 3 100 3 3 100 32. Instalasi listrik(solar sell repeter) 1 1 100 1 1 100 1 1 100 33. Solar sell 3 3 100 3 3 100 3 3 100 34. Pesawat telephone 1 1 100 1 1 100 1 1 100 35. Ear Phone 0 0 0 2 2 100 2 2 100 36. Kain layar berskala 1 1 100 1 1 100 1 1 100 37. Alat Pemadam / Portable 1 1 100 1 1 100 1 1 100 38. Pesawat Faximille 1 1 100 1 1 100 1 1 100 39. Stabiliser 0 0 0 2 2 100 2 2 100 40. Hard Disk Eksternal 0 0 0 0 0 0 2 2 100 41. Card reader 2 2 100 42. Jaringan Pembawa 1 1 100 1 1 100 1 1 100

(21)

12

No Jenis Aset 2011 2012 2013 Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Jumlah (Unit) Kondisi Baik % Kapasitas Sedang 43. LCD Monitor 0 0 0 2 2 100 2 2 100 44. LCD Proyektor 0 0 0 1 1 100 1 1 100 45. Tower Dinas 0 0 0 0 0 0 1 1 100 46. Tower Tri Angle 1 1 100 1 1 100 1 1 100 47. Rak Arsip 0 0 0 0 0 0 6 6 100 48. Tiang bendera 1 1 100 1 1 100 1 1 100 49. Kursi lipat * 300 300 100 0 0 0 0 0 0 50. Tenda** 12 12 100 0 0 0 0 0 0 Jumlah 525 515 98,10 236 230 97,46 257 251 97,67

NB : * dan ** diserahkan ke 12 Kecamatan pada tahun 2012

Kondisi saat ini gedung secara fisik walaupun baik namun sudah tidak representatif baik dari sisi bangunannya, dari sisi kenyamanannya, maupun dari sisi penataan dan penempatan ruangan untuk para karyawan, ruangan pelayanan kepada masyarakat, ruangan peralatan IT (komputer, server) serta ruangan penyimpanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil maupun penyimpanan arsip-arsip administratif kantor.

Penyimpanan dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil untuk saat ini sebagian dititipkan pada Kantor Perpustakaan dan Arsip dan sebagian lagi berada di gedung ex BPIP, hal tersebut dilakukan untuk keamanan dokumen serta karena tempat penyimpanan sudah tidak tersedia lagi atau tidak memungkinkan lagi. Untuk itu diperlukan ruang/gedung dinas untuk penyelenggaraan program dan kegiatan rutin kantor yang lebih representatif.

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Penyelenggaraan administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil menjadi salah satu urusan wajib bagi kewenangan / tanggungjawab Pemerintah Daerah yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pemerintahan Dalam Negeri di Kabupaten/Kota, pelayanan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kepada masyarakat adalah jenis pelayanan dasar yaitu Pelayanan Dokumen Kependudukan meliputi: a. Cakupan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP);

(22)

13

c. Cakupan penerbitan Akta Kelahiran;

d. Cakupan penerbitan Akta Kematian;

Capaian sasaran program dan kegiatan urusan Kependudukan dan Catatan Sipil selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.5

Capaian sasaran urusan yang ditargetkan Tahun 2013 pada RPJMD tahun 2011-2016

No Sasaran Indikator Kinerja Satuan

Capaian Kinerja 2012 2013 Target Realisasi % 1 1. Terwujudnya masyarakat yang tenteram, dan tertib berdasarkan kesadaran hukum Tertib administrasi kependudukan yang meliputi kepemilikan: a. KTP persen 420,4 7.000 lbr 39.722 lbr 567,46 KK persen 202 34.000 lbr 31.132 lbr 91,56 b. Akta Catatan Sipil persen 147 10.194 lbr 10.448 lbr 102,49 Capaian sasaran urusan tahun 2011-2013 melebihi target yang ditetapkan karena ada pergeseran prediksi yang ditetapkan semula dikarenakan proses pencetakan KTP Elektronik yang semula direncanakan selesai pada akhir tahun 2013 ternyata belum selesai yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sehingga jumlah realisasi untuk permohonan KTP reguler di tahun 2013 jauh melebihi target secara signifikan.

Pencapaian kinerja pelayanan SKPD terkait pendapatan asli daerah dari retribusi pelayanan dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.6

Capaian Pendapatan Penerbitan KTP, KK dan Akta Catatan Sipil Tahun 2011-2013

No Indikator sesuai Tupoksi Satuan Realisasi Capaian Tahun

2011 2012 2013 A. Retribusi Pelayanan Pendaftaran

Penduduk

1 Kartu Keluarga set 38.858 32.605 31.132

(23)

14

No Indikator sesuai Tupoksi Satuan Realisasi Capaian Tahun

2011 2012 2013

3 KTP Sementara/SKKT (WNA) lembar 0 0 0

4 Kartu Identitas Penduduk Musiman/Surat

Ket. Tinggal Sementara (WNI) lembar 10 6 10

B. Retribusi Pelayanan Pencatatan Sipil

5. Akta Perkawinan di dalam kantor lembar 1 0 2

6 Akta Perkawinan di luar kantor lembar 168 154 172

7 Kutipan Kedua dan seterusnya lembar 7 5 13

8 Akta Perceraian lembar 10 11 24

9 Kutipan Kedua dan seterusnya lembar 0 0 2

10 Akta Pengakuan Anak lembar 0 0 0

11 Kutipan Kedua dan seterusnya lembar 0 0 0

12 Akta Pengesahan Anak lembar 0 2 7

13 Kutipan Kedua dan seterusnya lembar 0 0 0

14 Akta Kematian lembar 708 676 5.479

15 Kutipan Kedua dan seterusnya lembar 1 0 36

16 Akta Ganti Nama untuk WNA lembar 0 0 0

17 Akta Kelahiran lembar 10.372 7.373 7.368

C Retribusi Denda Administrasi

18 Denda Administrasi Kependudukan lembar 2.750 1.891 1.580 19 Denda Administrasi Akta Catatan Sipil lembar 5.510 1.332 6.770

Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa penerbitan akta kematian mengalami peningkatan yang signifikan, mengingat mulai tahun 2013 terdapat program nasional dari Badan Pertanahan Nasional yang mensyaratkan dokumen akta kematian untuk pengurusan peralihan hak waris. Penerbitan KTP reguler juga masih cukup banyak, dikarenakan proses pencetakan KTP-el di Kementerian Dalam Negeri yang diprediksikan selesai pada akhir bulan Oktober 2013 ternyata belum selesai sampai dengan akhir tahun 2013. Sedangkan denda administrasi akta catatan sipil juga cukup tinggi dikarenakan banyaknya pemohon akta kematian terlambat meningkat, termasuk pemohon akta kelahiran terlambat juga meningkat karena terhitung mulai tanggal 1 Mei 2013 pelaporan kelahiran yang melebihi batas waktu satu tahun kelahiran tidak lagi melalui sidang Pengadilan Negeri namun cukup melalui verifikasi dan klarifikasi pemohon dan saksi dengan Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo.

Selanjutnya pencapaian kinerja pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dapat dilihat secara berturut-turut pada tabel berikut:

(24)

15

Tabel 2.7

Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011 – 2016

N o

Indikator Kinerja Sesuai Tugas

dan Fungsi SKPD Satuan

Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya

Target Renstra SKPD Realisasi

Capaian Rasio Capaian 2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2012 2013

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

A. Standar Pelayanan Minimal 1 Cakupan penerbitan Kartu

Keluarga % 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

2 Cakupan penerbitan Kartu Tanda

Penduduk % 100 100 100 100 100 100 97.19 90.11 97.19 90.11

3 Cakupan penerbitan Kutipan Akta

Kelahiran % 100 100 100 100 100 100 96.77 94.24 96.77 94.24

4 Cakupan penerbitan Kutipan Akta

Kematian % 70 50 50 55 65 70 28.08 47.16 56.16 94.32

B. Indikator Kinerja Kunci

1 Kepemilikan KTP % 100 100 100 100 100 100 85.45 98.88 85.45 98.88

2 Kepemilikan Akta Kelahiran Per

1000 penduduk orang 1000 1000 1000 1000 1000 1000 621.5 637.6 621.5 637.6

3 Penerapan KTP Nasional

berbasis NIK sudah - sudah sudah sudah sudah sudah sudah 100 100

C. Indikator Kinerja RPJMD 1 Cakupan penerbitan dokumen

kependudukan -KTP

% 99 7.000 7.000 7.000 7.000 7.000 29.428 39.722 420,4 567,46

-KK 34.000 34.000 34.000 34.000 34.000 68.680 31.132 202,00 91,56

2 Cakupan penerbitan akta Catatan

Sipil % 100 100 100 100 100 100 147 102

3 Pemanfaatan dan Pemeliharaan IT Unit pelayan an 1 dinas, 1 UPTD, 12 Kec, 1 Kel 15 15 15 15 15 15 15 100 100

(25)

16

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa target cakupan penerbitan : KTP, Akta Kelahiran dan Akta Kematian belum dapat tercapai dan sampai dengan akhir pelaksanaan Renstra Indikator Kinerja Utama belum direncanakan mampu mencapai target 100% . Hal tersebut dkarenakan hal-hal sebagai berikut :

a. Ada sebagian wajib KTP pemula yang tidak segera melakukan pembuatan KTP

b. Setiap terjadinya peristiwa kelahiran tidak segera melaporkan dalam kurun waktu maksimal 60 hari.

c. Setiap terjadinya peristiwa kematian tidak segera melaporkan dalam kurun waktu maksimal 30 hari.

Anggaran dan realisasi pendanaan pelayanan selama 3 masa periode RKPD dapat dilihat pada Tabel 2.8.

(26)

17

Tabel 2.8

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo

Uraian Anggaran pada tahun

Realisasi Anggaran pada tahun Rasio antara realisasi dan anggaran tahun Rata-rata pertumbuhan 2012 2013 2014 2012 2013 2012 2013 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (7) (8) (12) (13) (17) (18)

Belanja Tidak Langsung

2.436.366.000 2.587.664.049 2.692.771.107 2.403.866.592 2.471.800.368 0,99 0,96 6,21 -12,02 Belanja Pegawai 2.436.366.000 2.587.664.049 2.692.771.107 2.403.866.592 2.471.800.368 0,99 0,96 6,21 -12,02 Belanja Langsung 1.533.060.610 1.696.873.790 1.899.762.600 1.420.359.524 1.577.469.454 0,90 0,94 10,69 -4,92 Belanja Pegawai 429.218.500 302.898.900 720.576.000 427.764.900 290.531.000 1,00 0,96 -29,43 -79,88 Belanja Barang dan Jasa

782.946.910 1.039.839.790 862.894100 749.035.624 954.937.954 0,96 0,92 32,81 16,34 Belanja Modal 320.895.200 354.135.100 316.292.500 243.559.000 332.000.500 0,76 0,94 10,36 61,37

(27)

18

Tabel 2.9

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo

Uraian Anggaran pada tahun

Realisasi Anggaran pada tahun Rasio antara realisasi dan anggaran tahun Rata-rata pertumbuhan 2012 2013 2014 2012 2013 2012 2013 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (7) (8) (12) (13) (17) (18)

Urusan Kependudukan dan Catatan Sipil

1.170.959.100 1.303.909.050 1.368.478.900 1.085.279.150 1.214.907.958 0,93 0,93 11,35 -26,09

Program Penataan

Administrasi Kependudukan

1.170.959.100 1.303.909.050 1.368.478.900 1.085.279.150 1.214.907.958 0,93 0,93 11,35 -26,09

Program Kegiatan Setiap SKPD

362.101.510 389.964.740 531.283.700 335.080.374 362.561.496 0,97 0,88 7,69 -58,55

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

203.397.850 305.118.950 217.670.950 182.091.618 280.538.482 0,90 0,92 50,01 -19,54

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

149.388.910 78.322.790 293.362.750 143.737.006 76.196.164 0,96 0,97 -47,57 -104,10

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

3.400.000 2.698.000 10.500.000 3.400.000 2.681.750 1,00 0,99 -20,65 -208,82

Program Penyusunan

Dokumen Perencanaan SKPD

2.182.500 1.318.000 7.000.000 2.143.500 668.000 0,98 0,51 -39,61 -226,57

Program Pengawasan dan Pengendalian Program

(28)

19

Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil selain melaksanakan tugas pokok dan fungsi SKPD bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil juga memberi kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah.

Target Pendapatan dari Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Tahun 2013 sebesar Rp. 445.695.000,- terdiri dari:

a. Pendapatan Retribusi Daerah : Rp. 235.695.000,- b. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah : Rp 210.000.000,- +

Jumlah : Rp. 445.695.000,-

Rincian Target Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Tahun 2013 dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:

Tabel 2.10

Target Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah tahun 2013

No Uraian Satuan Target Harga Jumlah

Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah

445.695.000

A. Retribusi Pelayanan Pendaftaran

Penduduk dan Catatan Sipil

235.695.000

1. Kartu Keluarga set 34.000 3.000 102.000.000

2. Kartu Tanda Penduduk keping 33.000 3.000 99.000.000

3. KTP Sementara/SKTT (WNA) lembar 2 20.000 40.000

4. KIPEM/SKTTS (WNI) lembar 15 10.000 150.000

5. Akta perkawinan di dalam kantor lembar 4 35.000 140.000

6. Akta perkawinan di luar kantor lembar 150 50.000 7.500.000

7. Kutipan kedua, dst lembar 7 35.000 245.000

8. Akta Perceraian lembar 16 60.000 960.000

9. Kutipan kedua, dst lembar 2 60.000 120.000

10. Akta Pengakuan Anak lembar 1 60.000 60.000

11. Kutipan kedua, dst lembar 1 60.000 60.000

12. Akta Pengesahan Anak lembar 1 60.000 60.000

13. Kutipan kedua, dst lembar 1 60.000 60.000

14. Akta kematian lembar 5.000 5.000 25.000.000

15. Kutipan kedua dan seterusnya lembar 10 20.000 200.000

(29)

20

B. Lain-lain pendapatan Asli Daerah

yang sah

210.000.000

1. Denda Administrasi Kependudukan lembar 2.400 25.000 60.000.000 2. Denda Administrasi Akta Catatan

Sipil

lembar 6.000 25.000 150.000.000

Realisasi Pendapatan Tahun 2013 tercapai sebesar Rp. 460.632.000,- dengan rincian sebagaimana dalam tabel 2.11. berikut :

Tabel 2.11.

Realisasi Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah tahun 2013

No Uraian Satuan Realisasi Harga Jumlah

Pendapatan Retribusi Daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah

yang sah 460.632.000 A. Retribusi Pelayanan Pendaftaran

Penduduk dan Catatan Sipil 251.882.000

1. Kartu Keluarga set 31.132 3.000 93.396.000

2. Kartu Tanda Penduduk keping 39.722 3.000 119.166.000

3. KTP Sementara/SKTT (WNA) lembar - 20.000 -

4. KIPEM/SKTTS (WNI) lembar 10 10.000 100.000

5. Akta perkawinan di dalam kantor lembar 2 35.000 70.000 6. Akta perkawinan di luar kantor lembar 172 50.000 8.600.000

7. Kutipan kedua, dst lembar 13 35.000 455.000

8. Akta Perceraian lembar 24 60.000 1.440.000

9. Kutipan kedua, dst lembar 2 60.000 120.000

10. Akta Pengakuan Anak lembar - 60.000 -

11. Kutipan kedua, dst lembar - 60.000 -

12. Akta Pengesahan Anak lembar 7 60.000 420.000

13. Kutipan kedua, dst lembar - 60.000 -

14. Akta kematian lembar 5.479 5.000 27.395.000

15. Kutipan kedua dan seterusnya lembar 36 20.000 720.000

16. Akta ganti nama untuk WNA lembar - 100.000 -

B. Lain-lain pendapatan Asli Daerah

yang sah

208.750.000

1. Denda Administrasi Kependudukan lembar 1.580 25.000 39.500.000 2. Denda Administrasi Akta Catatan Sipil lembar 6.770 25.000 169.250.000 Sumber Data : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, 2013

(30)

21

Berdasarkan data tabel tersebut dapat dilihat bahwa untuk pendapatan terdapat

over target sebesar 3,35% yakni dari target Rp. 445.695.000,- dapat tercapai Rp.

460.632.000,-.

Tertibnya kepemilikan dokumen kependudukan memang tidak saja menjadi tugas Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai instansi pelaksana, namun diperlukan pula komitmen yang kuat dari masyarakat untuk melaporkan setiap peristiwa kependudukan, yang meliputi dari perkawinan, kelahiran, cerai hidup, cerai mati, pindah datang, kematian, pendidikan, dan lain-lain yang harus dilaporkan oleh penduduk dengan segera dan tertib.

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

2.4.1 Tantangan

Pelayanan kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo adalah pelayanan surat dan dokumen kependudukan. Sistem pelayanan satu hari jadi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo telah diimplementasikan sejak tanggal 1 April 2013. Dalam rangka melaksanakan pengembangan pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ada beberapa tantangan yang dihadapi yakni sebagai berikut:

a. Masih banyak penduduk yang tidak bersedia mengurus dokumen kependudukan sendiri dan meminta bantuan pihak lain sehingga berakibat pada pembengkakan biaya yang harus dikeluarkan;

b. Data kependudukan belum secara optimal dimanfaatkan sebagai bahan penentu perencanaan dan kegiatan pembangunan daerah;

c. Tuntutan masyarakat untuk memperoleh pelayanan secara cepat, murah, mudah dan nyaman;

2.4.2 Peluang

Di samping adanya tantangan yang harus dihadapi, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo juga memiliki peluang yang dapat dimanfaatkan dalam rangka mengembangkan pelayanan, sebagai berikut:

a. Adanya Undang-undang tentang administrasi Kependudukan dan peraturan perundang-undangan lainnya sebagai payung hukum;

(31)

22

b. Adanya komitmen Pemerintah untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan

dan catatan sipil;

c. Adanya kebutuhan pelayanan yang berkembang terkait dengan mega proyek, adanya pemangku kepentingan (stakeholders) yang mewajibkan tertib administrasi kependudukan dan catatan sipil misalnya: lembaga pendidikan, rumah sakit, BPN, Kementerian Agama, Imigrasi dan SKPD atau lembaga lainnya;

d. Ketersediaan teknologi dan sarana telekomunikasi yang ada guna mendukung keakuratan, kemutakhiran dan validasi data kependudukan.

(32)

23

BAB III

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

Berdasar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013, maka pada hakekatnya negara berkewajiban untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk yang berada di dalam/atau di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara dengan tegas menjamin hak setiap penduduk untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah, memperoleh status kewarganegaraan, menjamin kebebasan memeluk agama, dan memilih tempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meninggalkannya, serta berhak kembali. Setiap penduduk mempunyai hak untuk memperoleh :

a. Dokumen kependudukan

b. Pelayanan yang sama dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil; c. Perlindungan atas data pribadi;

d. Kepastian hukum atas kepemilikan dokumen;

e. Informasi mengenai data hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil atas dirinya dan/atau keluarganya; dan

f. Ganti rugi dan pemulihan nama baik sebagai akibat kesalahan dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil serta penyalahgunaan data pribadi oleh instansi pelaksana.

Program pembangunan kependudukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia walaupun telah dilaksanakan sejak lama namun sampai dengan sekarang masih harus disempurnakan sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin lama tingkat kompleksitasnya makin tinggi. Dengan hadirnya era globalisasi menyebabkan tingkat mobilitas penduduk yang semakin meningkat, hal ini menuntut kepada pemerintah agar penyelenggaraan administrasi kependudukan yang semakin lancar, cepat, dan tertib. Sehingga tidak akan terjadi kesenjangan harapan (expectation gap) yang bisa menimbulkan ketidakharmonisan antara instansi pemerintah dengan para pengguna layanan langsung dari masyarakat .

Tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil pada hakekatnya bukan hanya berada pada tingkat pelayanan yang langsung kepada masyarakat, namun demikian harus dimulai dari informasi biodata penduduk yang harus valid, sampai dengan

(33)

24

pengelolaan data agar tetap bisa disajikan secara akurat dan mutakhir dalam rangka melindungi status kependudukan atau peristiwa vital/penting yang dialami oleh penduduk, sehingga jika dibutuhkan akan segera bisa disajikan secara cepat dan tepat.

Data kependudukan yang valid dan mutakhir merupakan salah satu data pokok yang diperlukan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan karena merupakan input utama yang dapat digunakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Dengan kata lain bahwa proses perencanaan pembangunan secara umum seharusnya didasarkan pada kualitas data kependudukan, sehingga pengambilan keputusan pembangunan akan berdaya guna dan berhasil guna bagi masyarakat.

Tertibnya dokumen kependudukan memang tidak saja menjadi tugas Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai instansi pelaksana, namun diperlukan pula komitmen yang kuat dari masyarakat untuk melaporkan setiap peristiwa kependudukan, yang dimulai dari perkawinan, kelahiran, cerai hidup, cerai mati, pindah datang, kematian, pendidikan, dan lain-lain yang harus dilaporkan oleh penduduk yang mengalaminya.

Berdasarkan hal tersebut, isu-isu yang ada dan proyeksi sesuai tugas pokok dan fungsi dapat dikemukakan sebagai berikut:

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Sebagaimana telah diuraikan dalam bab sebelumnya bahwa tugas pokok dan fungsi pelayanan yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo adalah meliputi melaksanakan pelayanan dalam bidang administrasi kependudukan, catatan sipil, data dan informasi serta kegiatan ketatausahaan. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ternyata masih menemui berbagai kendala maupun permasalahan. Permasalahan yang teridentifikasi khususnya terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi SKPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo sebagai berikut:

(34)

25

Tabel 3.1

Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi SKPD Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo

Aspek Kajian Capaian/Kondis i Saat ini

Standar yang Digunakan

Faktor yang Mempengaruhi

Permasalahan Pelayanan SKPD INTERNAL (KEWENANGAN SKPD) EKSTERNAL (DILUAR KEWENANGAN SKPD) (1) (2) (3) (4) (5) (6) Gambaran pelayanan SKPD Pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil  UU No. 12 tahun 2006  UU No. 23 tahun 2006  UU No. 24 tahun 2013  PP No. 37 tahun 2007  PP No. 25 tahun 2008  Permendagri No. 28 tahun 2005  Perda KP No. 3 tahun 2010  Indeks Kepuasan Masyarakat  Komitmen yang tinggi dari SDM dalam pelayanan administrasi kependudukan  Keterbatasan pemahaman masyarakat  Kondisi alam yang merusak sarana pendukung sistim online  Kebijakan dibidang administrasi kependuduka n yang sering berubah  Terbatasnya sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan  Masih banyak penduduk yang tidak mau memenuhi ketentuan tentang prosedur dan persyaratan dalam pengurusan dokumen  Belum adanya tempat penyimpanan arsip kependudukan dan catatan sipil Kajian terhadap Renstra SKPD Biro Tapem DIY  Koordinasi dan konsultasi dengan Biro Tapem DIY  Pelaporan ke Biro Tapem DIY tepat waktu  UU No. 23 Tahun 2006  UU No. 24 Tahun 2013  PP No. 37 Tahun 2007  Permendagri No.28 Tahun 2005 Koordinasi antar Bidang/Seksi Keterbatasan informasi mengenai dana APBD DIY Belum optimalnya koordinasi permasalahan kependudukan Kajian terhadap Renstra Kementerian Dalam Negeri  Koordinasi dan konsultasi dengan Ditjen Adminduk  Pelaporan profil kependudukan ke Ditjen Adminduk  UU No. 23 Tahun 2006  UU No. 24 Tahun 2013  PP No. 37 Tahun 2007  Permendagri No.28 Tahun 2005 Ketepatan pelaksanaan administrasi kependudukan dengan peraturan perundangan Informasi kebijakan dari pemerintah pusat Masih belum jelasnya alokasi anggaran pusat untuk pengeloaaan administrasi kependudukan

(35)

26

Tabel 3.2

Identifikasi Isu-isu Strategis (Lingkungan Eksternal)

3.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016 adalah “Terwujudnya Kabupaten Kulon Progo yang sehat, mandiri, berprestasi, adil, aman dan sejahtera berdasarkan iman dan taqwa”

Misi untuk mewujudkan visi tersebut adalah:

a. Mewujudkan sumber daya manusia berkualitas tinggi dan berakhlak mulia melalui peningkatan kemandirian, kompetensi, keterampilan, etos kerja, tingkat pendidikan, tingkat kesehatan dan kualitas keagamaan;

b. Mewujudkan peningkatan kapasitas kelembagaan dan aparatur pemerintahan yang berorientasi pada prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik dan bersih (clean

government and good governance);

c. Mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berbasis pada pertanian dalam arti luas, industry dan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan bertumpu pada pemberdayaan masyarakat;

d. Meningkatkan pelayanan infrastruktur wilayah;

e. Mewujudkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara optimal dan berkelanjutan; dan

f. Mewujudkan ketentraman dan ketertiban melalui kepastian, perlindungan hukum dan penegakan hukum.

Mengacu pada visi dan misi kabupaten Kulon Progo untuk periode 2011-2016, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo memiliki program dan kegiatan dalam rangka mewujudkan misi point f yakni “Mewujudkan ketenteraman No.

Isu Strategis Dinamika

Internasional Dinamika Nasional

Dinamika Regional/Lokal Lain-lain (1) (2) (3) (4) (5) 1 KTP di beberapa negara dapat digunakan untuk berbagai keperluan KTP di Indonesia sebagai identitas resmi bukti diri penduduk belum dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Setiap perubahan elemen data pada biodata penduduk belum dilaporkan secara tertib

(36)

27

dan ketertiban melalui kepastian, perlindungan hukum dan penegakan hukum. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo berarti memiliki tanggung jawab dalam tugas pokok dan fungsi mewujudkan ketertiban dalam pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil. Ketertiban juga dihimbau kepada masyarakat pada pelaporan peristiwa penting terkait kependudukan dan catatan sipil agar segera dilaporkan dengan tertib. Karena sampai dengan saat ini kesadaran masyarakat akan masalah pelaporan peristiwa kependudukan masih rendah, sehingga berakibat pada terdapat data kependudukan yang kurang akurat.

Dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo ternyata masih terdapat hal-hal yang menghambat dalam pelaksanaannya. Hambatan dimaksud selama ini menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas, khususnya terjadi penyelesaian program dan kegiatan terkait pelayanan kepada masyarakat yang tertunda dan tidak tepat waktu serta kurang optimal.

Faktor Penghambat dan pendorong pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terhadap pencapaian visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagai berikut :

Tabel 3.3

Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD

Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Visi : Terwujudnya Kabupaten Kulon Progo yang sehat, mandiri, berprestasi, adil, aman dan sejahtera berdasarkan iman dan taqwa

No

Misi dan Program KDH dan Wakil KDH terpilih Permasalahan Pelayanan SKPD Faktor Penghambat Pendorong (1) (2) (3) (4) (5) 1 Misi 6 : Mewujudkan ketentraman dan ketertiban melalui kepastian, perlindungan dan penegakan hukum

 Terbatasnya sarana dan prasarana untuk

mendukung pelayanan

 Masih banyak penduduk yang tidak mau

memenuhi ketentuan 1. Terbatasnya anggaran 2. Masih terbatasnya cakupan obyek sosialisasi kebijakan administrasi kependudukan dan 1. Terwujudnya tertib administrasi kependudukan 2. Peningkatan pelayanan administrasi kependudukan

(37)

28

3.3 Telaahan Kementerian Dalam Negeri

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, disebutkan bahwa setiap penduduk wajib melaporkan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialaminya kepada Instansi Pelaksana dengan memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

Pada Pemerintah Pusat, kementerian/lembaga yang mengurusi kewajiban tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri dengan kewenangan meliputi:

a. koordinasi antar instansi dalam urusan Administrasi Kependudukan;

b. penetapan sistem, pedoman, dan standar pelaksanaan Administrasi Kependudukan; c. sosialisasi Administrasi Kependudukan;

d. pemberian bimbingan, supervisi, dan konsultasi pelaksanaan urusan Administrasi Kependudukan;

e. pengelolaan dan penyajian Data Kependudukan berskala nasional: dan f. pencetakan, penerbitan, dan distribusi blangko Dokumen Kependudukan.

Dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010 – 2014, Kementerian Dalam Negeri telah menyususun Rencana strategis yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan di Kementerian Dalam Negeri.

Visi Kementerian Dalam Negeri 2010-2014 adalah: ”Terwujudnya sistem politik yang demokratis, pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta keberdayaan masyarakat yang partisipatif, dengan didorong sumber

Program Penataan Administrasi Kependudukan

tentang prosedur dan persyaratan dalam pengurusan dokumen

 Belum adanya tempat penyimpanan arsip kependudukan dan catatan sipil catatan sipil 3. Terbatasnya lahan dan bangunan gedung yang dapat digunakan

dan catatan sipil 3. Pencapaian Standar Pelayanan Minimal bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil

(38)

29

daya aparatur yang profesional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, diperlukan tindakan nyata dalam bentuk 6 (enam) misi sesuai dengan peran-peran Kementerian Dalam Negeri, adalah sebagai berikut:

a. Memperkuat keutuhan NKRI, serta memantapkan sistem politik dalam negeri yang demokratis;

b. Memantapkan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan umum;

c. Memantapkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan yang desentralistik;

d. Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah, antar daerah dan antar kawasan, serta kemandirian daerah dalam pengelolaan pembangunan secara berkelanjutan;

e. Memperkuat otonomi desa dan meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial dan budaya; serta

f. Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.

Ditinjau dari sasaran jangka menengah Rencana Strategis Kementerian Dalam Negeri periode 2010 – 2014 terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo sebagaimana tabel berikut:

Tabel 3.4

Permasalahan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berdasarkan Sasaran Renstra Kementerian Dalam Negeri beserta faktor penghambat dan

pendorong keberhasilan penanganannya

No Sasaran Jangka Menengah Renstra Kemendagri Permasalahan Pelayanan Dinas Dukcapil Kulon Progo

Sebagai Faktor

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Tertib database kependudukan berbasis NIK Nasional dan pelayanan dokumen kependudukan  Tingkat validitas database kependudukan belum tinggi  Adanya data penduduk yang dibekukan  Kurangnya kesadaran penduduk untuk memiliki dokumen kependudukan  Kurangnya kesadaran penduduk untuk melaporkan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami  Adanya komitmen SDM yang tinggi dalam pelayanan administrasi kependudukan  Adanya regulasi yang jelas mengatur tentang administrasi kependudukan

(39)

30

No Sasaran Jangka Menengah Renstra Kemendagri Permasalahan Pelayanan Dinas Dukcapil Kulon Progo

Sebagai Faktor

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

2 Terwujudnya pemberian NIK pada setiap penduduk

 Masih adanya

penduduk yang belum mempunyai NIK

Adanya opini dari sebagian masyarakat tentang pengurusan dokumen

kependudukan yang sulit dan berbelit-belit

Kebijakan pemerintah untuk membebaskan biaya pengurusan dokumen kependudukan 3 Terciptanya koneksitas

NIK dengan identitas kependudukan

NIK belum digunakan sebagai dasar untuk penerbitan identitas penduduk yang lain

 Tidak/belum ada regulasi yang mengatur

 Tidak ada/belum ada koordinasi antara stake holders (pemangku kepentingan) Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang terintegrasi serta mudah, murah dan cepat 4 Tersedianya regulasi daerah tentang administrasi kependudukan Tidak semua permasalahan dalam pelayanan administrasi kependudukan bisa di atas dengan regulasi yang ada

Adanya penduduk yang minta pelayanan administrasi

kependudukan dengan tidak mendasarkan pada regulasi yang berlaku Adanya komitmen dari SKPD untuk memberikan pemecahan permasalahn administrasi kependudukan 5 Terwujudnya perencanaan dan keserasian kebijakan kependudukan Belum semua perencanaan didasarkan pada data kependudukan yang bersumber pada data kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil

Adanya beberapa data kependudukan yang tidak sama dikelola berbagai SKPD

Adanya regulasi yang mewajibkan penggunaan data penduduk yang dikelola oleh Dinas Dukcapil

6 Meningkatnya peran serta masyarakat dalam administrasi

kependudukan

Kurangnya peran serta masyarakat dalam administrasi kependudukan Ketidakperdulian masyarakat tentang tertib administrasi kependudukan Semua penduduk wajib memiliki dokumen kependudukan

3.4 Penentuan Isu-isu Strategis

Dalam pelaksanaan fungsi dan tugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan daerah utamanya misi ke-6 mewujudkan ketentraman dan ketertiban melalui kepastian, perlindungan dan penegakan hukum, dirumuskan isu strategis yang akan ditangani melalui rencana strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yaitu :

a. Masih rendahnya kesadaran untuk melaporkan perubahan data kependudukan. b. Masih adanya duplikasi penggunaan data kependudukan dalam pengambilan

kebijakan pembangunan.

c. Tuntutan masyarakat untuk memperoleh pelayanan secara cepat, murah, mudah dan nyaman.

(40)

31

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1 Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 4.1.1 Visi

Rumusan Visi dan Misi Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2016 didasarkan pada isu-isu strategis pemerintah daerah serta tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah, serta memperhatikan Visi dan Misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2011-2016 sebagai berikut:

“Terwujudnya Tertib Administrasi Kependudukan, dan Penyediaan Informasi Kependudukan yang Akurat dan Mutakhir”.

Pernyataan visi tersebut memiliki pemahaman sebagai berikut:

a. Administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain. b. Penyediaan Informasi Kependudukan adalah tersedianya data perseorangan dan /

atau data agregat yang terstruktur sebagai hasil dari kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

4.1.2 Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, maka dirumuskan misi yang akan diemban Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tahun 2011 – 2016 yaitu:

“Mewujudkan peningkatan pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil.”

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ditetapkan tujuan yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan adalah: Terwujudnya masyarakat yang tenteram dan tertib berdasarkan kesadaran atas hukum melalui peningkatan pelayanan publik dibidang administrasi kependudukan dan catatan sipil.

Penjabaran tujuan dalam sasaran dan indikator sasaran serta target kinerja sasaran dalam 5 tahun mendatang adalah sebagaimana tertuang dalam Tabel 4.1.

(41)

32

Tabel 4.1

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

NO

. TUJUAN SASARAN

INDIKATOR KINERJA

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN (%)

2012 2013 2014 2015 2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 Terwujudnya masyarakat yang tenteram dan tertib berdasarkan kesadaran atas hukum melalui peningkatan pelayanan publik dibidang administrasi kependudukan dan catatan sipil Meningkatnya pelayanan publik dibidang administrasi kependudukan dan catatan sipil Persentase jumlah penduduk yang ber-KTP 79,52 98,88 99,37 100 100 Persentase jumlah penduduk yang ber-Akte Kelahiran 62,15 63,76 63,82 64,07 64,96

4.3. Strategi dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Strategi dan kebijakan untuk mewujudkan tujuan dan sasaran dari visi dan misi yang ditetapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kulon Progo tahun 2011-2016 adalah sebagai berikut:

Tabel 4.2

Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan

VISI : Terwujudnya Tertib Administrasi Kependudukan, dan Penyediaan Informasi Kependudukan yang Akurat dan Mutakhir

MISI : Mewujudkan peningkatan pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan dan akta catatan sipil

Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan

Terwujudnya masyarakat yang tenteram dan tertib berdasarkan kesadaran atas hukum melalui peningkatan pelayanan publik dibidang administrasi kependudukan dan catatan sipil Meningkatnya pelayanan publik dibidang administrasi kependudukan dan catatan sipil Peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan Meningkatkan jumlah penduduk ber-KTP menjadi 100% Meningkatkan Jumlah penduduk ber-Akte Kelahiran menjadi 64,96%

(42)

33

BAB V

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

Berdasarkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan arah kebijakan yang ditetapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tahun 2011-2016, dirumuskan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif.

Untuk mencapai indikator kinerja sasaran dan program SKPD sesuai dengan Urusan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga didukung program dan kegiatan setiap SKPD yang dilaksanakan untuk peningkatan kualitas pelayanan perkantoran dan penyusunan dokumen perencanaan, pengendalian dan pelaporan kinerja SKPD.

Selanjutnya rincian program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasarandan pagu indikatif tahun 2011-2014 sebagaimana tabel 5.1 dan rencana tahun 2015-2016 sebagaimana tabel 5.2 berikut:

Gambar

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Referensi

Dokumen terkait

Dengan adanya hubungan kerja yaitu hubungan antara pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja, yang mempunyai unsur pekerjaan, upah dan perintah atau

• adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pekerjaan dan proses menentukan persyaratan yang harus disiapkan, termasuk di dalamnya sistematika rekruitmen, evaluasi

Kepala Seksi Pengujian Sarana memiliki tugas pokok Melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta evaluasi dan pelaporan di bidang pengujian

Berdasarkan hasil penelitian kondisi awal kompetensi pedagogic guru-guru pendidikan anak usia dini yang ada di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat pada tahun ajaran

Perubahan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sampang ini di review kembali karena adanya perubahan Rencana Pembangunan Jangka

Dalam Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perubahan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pangkalpinang mempunyai keterkaitan dengan revisi sasaran Rencana

Maksud dari penyusunan Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pangandaran

Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Galur Kabupaten Kulon progo ini disusun dengan maksud menyajikan gambaran rinci tentang perubahan rencana kerja pada tahapan