• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSEPSI, NILAI DAN SIKAP. DRA. SUMARNI P., Msi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERSEPSI, NILAI DAN SIKAP. DRA. SUMARNI P., Msi"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

PERSEPSI, NILAI

DAN SIKAP

(2)

Persepsi

Persepsi merupakan proses kognitif yang kompleks.

Persepsi dipengaruhi oleh bagaimana seseorang

mengorganisasikan dan

menginterpretasikan impresi sensorinya agar dapat

memberikan arti dari sebuah stimulus.

(3)

• Persepsi dipengaruhi oleh indera,

tetapi proses kognitif berperan sebagai filter, sehingga dapat memodifikasi dan mengubah data.

(4)

• Faktor yang mempengaruhi persepsi: • Faktor dari dalam individu: proses

belajar yakni pengalaman yang pernah

dialami sangat berperan bagi seseorang dalam mempersepsikan suatu stimulus. Hasil pengalaman masa lalu merupakan pertimbangan dalam mempersepsikan sesuatu.

• Motivasi

(5)

• Faktor dari luar individu:

intensitas, ukuran, kontras, repetisi, gerakan, dan

keterbaruan.

• Pelaku persepsi, target persepsi

dan situasi juga berperan dalam persepsi.

(6)

Pengaruh Persepsi dalam

Organisasi

Bagaimana orang menilai orang

lain/situasi tergantung bagaimana dia mempersepsikan orang

lain/situasi yang ada.

Mengenal dan Memahami diri akan

membantu mengenal orang lain lebih tepat. Karakteristik pribadi yang

menonjol akan mempengaruhi persepsinya terhadap orang lain.

(7)

• Orang yang dapat menerima diri

sendiri lebih dapat aspek-aspek yang mendukung dari orang lain,

meskipun ketepatan persepsi bukan satu-satunya ketrampilan dalam

keberhasilan seseorang tetapi

persepsi mempengaruhi keberhasilan seseorang.

(8)

Cara praktis menilai orang

lain

• Dalam menilai orang lain harus

diperhatikan: berdasarkan keinginan, proyeksi, stereotipi dan efek halo.

(9)

Pengaruh persepsi dalam

pengambilan keputusan

• Dalam mengambil keputusan manajer harus memperhatikan:

• Bagaimana seseorang memastikan apakah pengambilan keputusan itu dibutuhkan

• Mengidentifikasikan kriteria, apakah pengambilan keputusan tersebut

penting dan harus

• Mengalokasikan bobot pada kriteria, bobot tertinggi diprioritaskan

(10)

• Mengembangkan alternatif yang

mungkin dalam penyelesain problem • Mengevaluasi semua alternatif

• Memilih alternatif yang tepat

• Dalam pengambilan keputusan

(11)

Diskusi

• Cobalah anda mengidentifikasi sebuah problem pada organisasi anda dan yang anda harus

mengambil keputusan. Diskusi dalam kasus ini melibatkan persepsi anda

tentang problem tersebut.dan

bagaimana persepsi anda tentang

persepsi anak buah tentang

(12)

NILAI SIKAP dan PERILAKU

• Tujuan diskusi : memahami tentang nilai yang berlaku dalam sebuah

organisasi, pembentukan nilai,

perubahan nilai serta pengaruhnya terhadap SIKAP dan PERILAKU

(13)

• Nilai yang dianut oleh suatu masyarakat berisikan elemen-elemen yang judgmental seperti apa yang dianggap baik, benar dan dikehendaki.

• Pentingnya NILAI: untuk mengerti sikap dan motivasi, dan nilai juga mempengaruhi

persepsi. Dalam nilai persepsi sangat

berpengaruh karena interpretasi terhadap objek dipengaruhi persepsi.

• Nilai mempengaruhi sikap dan perilaku, persepsi mempengaruhi sikap, motivasi kerja yang dapat dilihat dari perilaku.

(14)

Sumber dan sistem nilai

• Dibentuk sewaktu kanak-kanak, dari orang tua, guru, lingkungan.

(15)

Jenis Nilai

• Teoritik: menemukan kebenaran melalui pendekatan kritis dan

rasional

• Ekonomik:menekankan pada hal-hal yang berguna dan praktis

• Estetik: nilai tertinggi pada

keteraturan dan keharmonisan

• Sosial: nilai tertinggi pada kecintaan pada orang lain

(16)

• Politik: menekankan pada pengaruh dan kekuatan

• Religius: menekankan pada ketuhanan dan penguasa alam semesta

(17)

SIKAP

• Sikap merupakan pernyataan-pernyataan evaluatif, baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, perupakan

pernilaian terhadap objek.

• Merupakan bagian yang integral dari seseorang dan sulit berubah.

(18)

Komponen Sikap

• Kognitif: berisi informasi yang

dimiliki seseorang tentang orang lain atau objek dari sikapnya, bersifat

deskriptif, tidak termasuk suka atau tidak suka, informasi dapat benar

(19)

• Affektif: berisi perasaan tertentu terhadap objek sikapnya, sebagai reaksi dari komponen kognitifnya.

• Kecenderungan perilaku: berisi cara yang direncanakan untuk bertindak terhadap objek yang dipengaruhi

oleh kognisi dan afeksi terhadap objek tersebut.

(20)

Pembentukan Sikap

• 1. pengalaman pribadi yang melakukan kontak langsung dengan objeknya dan

langsung mempengaruhi kognitifnya. • 2. assosiasi menghubungkan dua

pengalaman penentu sikap dan

menentukan sikap tertentu terhadap objek tersebut.

• 3. proses belajar sosial pembentukan sikap dari belajar pengalaman orang lain.

(21)

Perubahan Sikap

• Sikap dapat berubah karena

pengalaman pribadi, belajar sosial dan assosiasi.

• Modifikasi dan penambahan

informasi sehingga terjadi perubahan sikap.

• Apabila yang diubah komponen

kognitif: menambah, mengalihkan atau mengganti kepercayaanyang dipegang teguh terhadap objeknya.

(22)

• Apabila yang diubah komponen

afektifnya maka jika komponen kognitifnya sudah berubah maka

komponen afektif akan berubah pula dan dicoba mempengaruhi cara

seseorang dalam bereaksi terhadap kepercayaannya.

• Apabila yang diubah kecenderungan

perilaku, jika komponen kognitif dan afektif sudah berubah akan

mempengaruhi kecenderungan perilakunya.

(23)

• Keterlibatan tugas melibatkan

kecenderungan perilaku, kepuasan kerja dan merupakan kepentingan yang sentral dalam kehidupan

seseorang, prestasi kerja adalah hasil dari perilaku, karyawan yang

keterlibatan tugasnya tinggi akan bekerja lebih baik, serius, lebih

memperhatikan aspek-aspek khusus dalam pekerjaannya.

(24)

Komitmen Organisasi

• Sebagai salah satu sikap terhadap

organisasinya dalam arti kesetiaan, identifikasi dan keterlibatan.

• Semakin tinggi komitmen terhadap

organisasinya maka karyawan

semakin jarang absen dan jarang

yang pindah, meskipun belum tentu mendapatkan kepuasan.

(25)

Disonansi Kognitif

• Adanya disonansi kognitif karena

adanya dua sikap yang berbeda

terhadap suatu situasi atau objek,

atau adanya perbedaan perilaku dan sikap.

• Cara mengatasi disonansi kognitif:

mengurangi disonansi berhubungan dengan derajat kepentingan elemen yang menyebabkan disonansi, apakah ada keuntungan apabila disonansi

dikurangi, jika kepercayaan untuk mengurangi kuat maka usaha

(26)

• 1. mengubah perilaku

• 2. mengabaikan disonansi • 3. mengubah sikap

Ketidak sesuaian antara sikap dan perilaku dapat terjadi karena

(27)

Diskusi

• Bagaimana sikap anda menghadapi adanya karyawan yang tidak disiplin sering terlambat, pulang lebih awal pada organisasi anda.

• Bagaimana perilaku anda apabila

anda sebagai anak buah dan apabila sebagai top manajer

(28)

Stres di Tempat Kerja

• Stres sering diartikan sesuatu yang

menekan, menghambat berpikir,

problem emosional dan mengganggu fisik sehingga mempengaruhi kinerja dan kesehatan. Kondisi yang dinamis dimana seseorang dikonfrontasikan dengan kesempatan, hambatan atau tuntutan yang berhubungan dengan apa yang diinginkannya dan

(29)

• Distres: tidak mengenakkan • Eustres: positif, dicari orang

(30)

Penyebab Stres

• Didahului adanya tekanan atau stresor dapat dari :

• Tekanan ekstra organisasi, tekanan

organisasi, tekanan kelompok dan tekanan individual

• Tekanan ekstra organisasi: perubahan sosial, teknologi, keluarga, relokasi,

masalah ekonomi dan finansial, suku, dan tempat tinggal.

(31)

Tekanan organisasi: • Kebijaksanaan • Struktur • Kondisi fisik • Proses Tekanan kelompok:

• Kurang kekompakan, kurangnya

bantuan sosial, konflik intra individual, interpersonal, konflik peran,

keragu-raguan, kepribadian, konflik antar kelompok dan kontrol pribadi.

(32)

• Kemampuan mengatasi stresor

tergantung kecakapan pribadi dan kekuatan psikologi. Dampak stres: fisik, psikologis dan perilaku.

(33)

Manajemen Stres

• Manajemen waktu: membuat

daftar harian kegiatan yang harus diselesaikan. Memilih kegiatan berdasarkan

kepentingan dan urgensinya.

• Jadual kegiatan menurut

prioritas yang telah ditetapkan.

• Memahami bioritmik • Latihan fisik

(34)

• Bantuan sosial

• Konseling karyawan (advis,

reassurance, komunikasi, pelepasan ketegangan emosional, menjernihkan pikiran, reorientasi)

• Pendekatan Organisasi: seleksi

personel dan penempatan kerja, penggunaan setting yang sesuai

dengan tujuan realistik, mendesain kembali pekerjaan, pengambilan

keputusan secara partisipatif,

perbaikan komunikasi, peningkatan kebugaran.

(35)

Diskusi

Diskusikan pengalaman anda dalam menghadapi stresor di luar

organisasi yang berdampak pada organisasi dan bagaimana

mengatasinya.

Diskusikan tentang stresor yang

berhubungan dengan struktur dalam organisasi anda.

(36)

Referensi

Dokumen terkait

Total pendapatan bersih Perseroan lebih dari Rp 190 miliar PERJALANAN PERSEROAN Perseroan menjadi perusahaan publik dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia

penyorotan terhadap masalah serta usaha pencegahannya, yang dilakukan dengan upaya-upaya yang banyak didasarkan pada pengukuran yang memecahkan obyek penelitian kedalam

Daerah yang gelap yang ditunjukkan pada Gambar 8 (b) merupakan selulosa yang berada diatas PANI karena selulosa berupa nanofiber dapat dilihat bahwa pada

Definisi kerjasama tim tersebut menjelaskan bahwa kerjasama tim adalah sekelompok orang-orang yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama dan tujuan tersebut

setelah mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebagaimana yang secara wajar diajukan dalam posisi Anda atau Pengguna yang Anda Izinkan, menggunakan atau mengizinkan orang lain

This study attempts to show the kind of point of view, the narrator and his reliability, the representation of Chinese oppression to Tibetan from the narrator’s point of view, and

karena dalam penelitian ini terdapat 2 variabel independen yaitu neraca jasa sebagai X1 dan neraca perdagangan sebagai X2, maka harus menggambarkan sketergram

Pernyataan yang benar sesuai dengan teori pita energi adalah - koduktor = pita konduksinya berisi detengah bagian, pita konduksinya kosong, sedangkan pita valensinya terisi