• Tidak ada hasil yang ditemukan

MOU TB Paru Lapas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MOU TB Paru Lapas"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA

KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KLAS III MUARA SABAK

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR DAN

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Nomor (Lapas) : W5.PK.01.07.01

Nomor (Dinkes) : 443/ /Dinkes/2012. TENTANG

PENANGGULANGAN PENYAKIT TB PARU DENGAN PENDEKATAN DOTS

DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORTCOURSE CHEMOTHERAPY

Pada hari ini Senin tanggal Satu bulan April tahun dua ribu dua belas kami yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama : Muhamad Najib, Bc.IP,SH

Jabatan : Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas III Muara Sabak. Alamat : Komplek Lembaga Pemasyarakatan Narkotika

Klas III Muara Sabak .

Dalam kedudukan dan jabatan tersebut bertindak untuk dan atas nama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas III Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur , selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA :

2. Nama : dr. Samsiran Halim. Pangkat : Pembina Tk I

Jabatan : Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tanjung Jabung Timur. Alamat : Komplek Perkantoran Kab. Tanjung Jabung Timur.

Dalam kedudukan dan jabatan tersebut bertindak untuk dan atas nama Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur , selanjutnya disebut PIHAK KEDUA:

Pihak pertama dan pihak kedua selanjutnya menyatakan :

a. Bahwa diperlukan suatu kebersamaan untuk meningkatkan dan atau melaksanakan Program Penanggulangan Penyakit TB Paru dengan pendekatan DOTS.

b. Bahwa agar kebersamaan ini dapat diselenggarakan secara terarah, terpadu, dan berkesinambungan diperlukan adanya Naskah Kesepakatan bersama yang berisi prinsip dasar untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaannya.

c. Bahwa oleh karena itu, para pihak sepakat mengadakan kesepakatan bersama dengan ketentuan sebagai berikut :

Maksud dan Tujuan

Pasal 1

a) Kesepakatan bersama ini diadakan dengan maksud agar terjalin kemitraan dalam melaksanakan Program Penanggulangan Penyakit TB Paru dengan pendekatan DOTS secara efektif dan efisien.

(2)

b) Kesepakatan bersama ini diadakan dengan tujuan untuk menurunkan angka kesakitan (morbiditas), angka kematian (mortalitas), dan angka kecacatan (disabilitas) akibat penyakit TB Paru.

Ruang Lingkup Kerjasama

Pasal 2

1) Persyaratan pelaksanaan adalah

Untuk memperlancar pelaksanaan Program penanggulangan penyakit TB Paru maka Lapas Narkotika dan Dinas Kesehatan masing-masing harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : Lembaga Pemasyarakatan harus :

a. Menetapkan pilihan opsi dan melaksanakan secara bertanggung jawab yaitu :

 Menentukan tempat pengobatan sesuai dengan keinginan penderita, serta melampirkan hasil diagnosis dan pemeriksaan mikroskopis dahak (TB 09).

 Memberi rujukan ke Puskesmas secara klinis dan mikroskopis.

b. Membentuk Tim DOTS Internal ( dalam intern Lapas sendiri ) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan koordinasi lintas bagian / instalasi yang tanggung jawab terhadap pengobatan penderita penyakit TB Paru ( Bagian Poliklini Lapas dan sebagainya ) dengan penaggung jawab/koordinator harus seorang dokter/paramedis (bila dimungkinkan dokter ahli) dan bertanggung jawab pada Kepala Lembaga Pemasyarakatan.

c. Menyediakan tempat pelayanan khusus TB Paru ( Pojok DOTS ) dapat dalam bentuk ruangan tersendiri dan bila tidak dimungkinkan dapat menjadi satu dengan Ruangan Ruang Poliklinik ( tapi cukup luas untuk memberikan pelayanan sekaligus tempat penyuluhan bagi penderita).

d. Menggunakan Format pencatatan dan pelaporan baku sesuai pedoman. Dinas Kesehatan harus :

a. Membantu menyediakan sarana prasarana untuk kelancaran pelaksanaan program penanggulangan TB Paru dengan pendekatan DOTS antara lain mikroskop binokuler ( bila tersedia ), format pencacatan dan pelaporan TB dan bila dimungkinkan menyediakan reagensia.

b. Mengusulkan ketersediaan dana ke GF-ATM untuk pelatihan tenaga kesehatan Lapas dan menyelenggarakan pelatihan sesuai kewenangan yang ada.

c. Menyediakan Obat Anti TB Paru ( OAT dalam bentuk kombipak atau FDC ) secara cuma-cuma.

d. Membentuk Tim DOTS eksternal (lintas instansi terkait program penanggulangan TB Paru ) yang tanggung jawabnya atau koordinatornya Tim DOTS Puskesmas Simpang Pandan e. Mengusulkan ketersediaan dana ke GF – ATM untuk pertemuan koordinasi tim DOTS

eksternal dan menyelenggarakan pertemuan tim ini secara berkala tiap tribulan.

f. Menyelenggarakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan penaggulangan program penaggulangan TB Paru tersebut diatas.

2) Sasaran Kegiatan adalah :

Semua penghuni lembaga pemasyarakatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur baik yang datang sendiri maupun rujukan dari pelayanan kesehatan yang ada.

(3)

3) Pelaksana Kegiatan

Pelaksana kegiatan di Lapas harus dalam bentuk “TIM” terdiri dari :.

a. Perawat kesehatan laki-laki atau perempuan, Anggota “TIM” yang telah ditunjuk melaksanakan kegiatan Program Penaggulangan Penyakit TB Paru ini dengan sungguh-sungguh sesuai dengan pedoman P2TB strategi DOTS secara efektif efesien dan bertanggung jawab penuh kepada Kepala Lem baga Pemasyarakatan.

4) Para pihak sepakat sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing menyelenggarakan kegiatan sebagai berikut :

a. Promosi kesehatan termasuk penyuluhan dan advokasi b. Tatalaksana kasus penyakit.

c. Survelans epidemiologi termasuk penaggulangan kegawat daruratan kesehatan dan medis. d. Monitoring dan evaluasi Program Penaggulangan Penyakit TB Paru dengan pendekatan

DOTS secara berkala.

Tugas dan Kewajiban

Pasal 3

Dalam melaksanakan kerjasama ini para pihak mempunyai tugas dan kewajiban :

1) Menggunakan sumber daya yang ada, meliputi fasilitas kesehatan, peralatan kesehatan, tenaga, bekal / logistik kesehatan.

2) Mematuhi ketentuan-ketentuan di bidang pengamanan dan kerahasiaan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

3) Senantiasa berupaya memelihara hubungan baik secara musyawarah untuk mencapai mufakat.

Rencana Pelaksanaan

Pasal 4

1) Kegiatan Program Penaggulangan Penyakit TB Paru dengan Pendekatan DOTS dilaksanakan setelah semua persyaratan tersebut diatas dipenuhi terutama pelatihan DOTS petugas Lapas dan penyediaan ruang khusus untuk pelayanan penderita TB Paru (pojok DOTS).

2) Pelaksanaan kegiatan secara terperinci diatur didalam “ Rencana Pelaksanaan Kegiatan “ yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kesepakatan bersama ini.

3) Untuk melaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 diatas, para pihak akan menunjuk wakilnya dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing pihak.

Masa Berlaku

Pasal 5

Kesepakan kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu selama satu tahun, terhitung sejak tanggal ditandatanganinya dan dapat diperpanjang atas persetujuan para pihak.

Pembiayaan

Pasal 6

1) Selama masih ada bantuan dari GF-ATM, pembiayaan untuk operasional pemeriksaan sputum dan lain lainnya ditanggung oleh pihak GF-ATM.

(4)

2) Pihak Lapas diharapkan mulai mempersiapkan anggaran untuk program penanggulangan penyakit TB Paru ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku apabila bantuan dari GF-ATM dihentikan.

Secara terperinci bantuan untuk operasional pemeriksaan sputum dan lain lainnya akan dibicarakan tersendiri.

Penutup

Pasal 7

1) Segala sesuatu yang belum diatur dalam naskah ini akan ditetapkan lebih lanjut berdasarkan kesepakatan para pihak.

2) Kesepakatan bersama ini mulai berlaku sejak ditandatangani oleh para pihak dan ditandatangani dalam rangkap dua asli, dan bermaterai cukup, dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing satu rangkap untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

PIHAK KEDUA

KEPALA DINAS KESEHATAN KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR

dr.SAMSIRAN HALIM.

Nip. 19600517198712. 1. 002 PIHAK PERTAMA

KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS III KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR

MUHAMAD NAJIB,Bc.IP,SH.

(5)

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA RI KANTOR WILAYAH JAMBI

LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KLAS III MUARA SABAK

DESA SUKAMAJU KEC. GERAGAI TANJUNG JABUNG TIMUR 36561

Email : [email protected]

SURAT PERINTAH

KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KLAS III MUARA SABAK NOMOR :W.5.PAS.12 - UM.01.01.2013

KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KLAS III MUARA SABAK

Menimbang : Bahwa dalam rangka mengikuti Sosialisasi Jejaring Internal Program TB Paru Dari DinasKesehatan Tanjung Jabung Timur, maka perlu ditugaskan pegawai dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Muara Sabak untuk mengikuti acara tersebut.

Dasar :

MEMERINTAHKAN

No Nama Pangkat / Gol Jabatan

1 JUARI MALIKI, SH 19790727200003.1.001

Penata Muda Tk.I (III/b)

Kasubsi Umum & Orientasi

2 JENNI EVA LINDA SIHOMBING 19840114201012.2.002

Pengatur Muda (II/a)

Staf Admisi & Orientasi

3 J. KASOGI SURYA FATAH, A.Md.Ip 19840721200604.1.001

Pengatur (II/c) Staf Pembinaan

4 DEDI MARPEND 19921006201212.1.000

Pengatur Muda (II/a)

Staf Keamanan & Ketertiban

5 DICKY RAHMADI 19940809201212.1.000

Pengatur Muda (II/a)

Staf Keamanan & Ketertiban

6 DIKA ANGGARA DUTA 19940625201212.1.001

Pengatur Muda (II/a)

Staf Keamanan & Ketertiban

7 ELAN JUNAIDI 19910811201212.1.002

Pengatur Muda (II/a)

Staf Keamanan & Ketertiban

8 FADLI MARLIANSYAH 19940326201212.1.001

Pengatur Muda (II/a)

Staf Keamanan & Ketertiban

9 FADLY HEDI YUVITRA

19920521201212.1.002 Pengatur Muda (II/a) Staf Keamanan & Ketertiban

Untuk : Mengikuti Sosialisasi Jejaring Internal Program TB Paru di Lapas Narkotika Klas III Muara Sabak.

Tempat: Aula Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Muara Sabak Hari/Tangggal : 21 Juni 2012

Waktu : 09 Wib s/d Selesai

Demikian untuk diketahui dan di laksanakan dengan penuh rasa tangung jawab. Dikeluarkan : Muara Sabak Pada Tanggal : 21 Juni 2012

KEPALA

MUHAMAD NAJIB,Bc.IP,SH NIP.19630121198603.1.001

(6)

KESEPAKATAN BERSAMA

ANTARA

KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA

KLAS III MUARA SABAK

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

DAN

KEPALA DINAS KESEHATAN

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

Nomor (Lapas)

: W5.PK.01.07.01

Nomor (Dinkes)

: 443/ /Dinkes/2013

TENTANG

PENANGGULANGAN PENYAKIT TB PARU DENGAN

PENDEKATAN DOTS

DIRECTLY OBSERVED TREATMENT

SHORTCOURSE CHEMOTHERAPY

Referensi

Dokumen terkait

Mengapa bayangan pagi hari lebih panjang dari aslinya1. Bagaimana kedudukan matahari ketika

[r]

Based on the results of the experiments reported here we developed a model for the biosynthesis and export of DAG from the midgut. The simulated curves repro- duce the main features

Pemerintah Daerah dalam menyusun APBD Tahun Anggaran 2014, (selain kebijakan dan teknis penyusunan APBD), juga memperhatikan hal-hal

Universitas Sumatera Utara... 79

Patient no 13, a month year old baby girl come with virilization on her genitalia. She depicted high level all measured hormones and remarkably high level of

Saya bertindak atas nama institusi yang saya wakili dan saya setuju untuk mematuhi semua aturan yang ditentukan dan berlaku bagi seluruh pengguna

Bersama ini dilampirkan dokumen persyaratan administrasi untuk memenuhi ketentuan pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik..