• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNIK SWITCHING DAN PENSINYALAN (DTG3D3)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TEKNIK SWITCHING DAN PENSINYALAN (DTG3D3)"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

TEKNIK SWITCHING DAN

PENSINYALAN

(DTG3D3)

Disusun Oleh :

Rohmat Tulloh, ST.,MT. (RMT)

Hafidudin,ST.,MT. (HFD)

Prodi D3 Teknik Telekomunikasi

Fakultas Ilmu Terapan

(2)
(3)

TUJUAN

1.

Memahami cara kerja Sistem Signaling No7 pada

jaringan GSM, CDMA

2.

Mampu mengidentifikasi permasalahan yang

berhubungan dengan pensinyalan pada jaringan GSM

dan CDMA

3.

Mampu melakukan analisis dan pelacakan gangguan

(4)

OUTLINE

1.

Introduction

2.

MAP Operation

3.

Mobility Management

4.

Call Handling

5.

Supplementary Services

6.

Short Massage Services

(5)

INTRODUCTION

(6)

Firewall Router Home Agent AAA PDSN MSC BSC BSC BSC MSC PSTN IP Network PDN BTS BTS BSC BTS BTS BTS BTS BTS BTS SMSC VLR Router SS7 Network HLR

CDMA Architecture

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)

Implementation Of SS7 In GSM

U

m

A

bis

A

BSS

radio

subsystem

MS

MS

BTS

BSC

BTS

BTS

BSC

BTS

network and switching

subsystem

MSC

MSC

Fixed partner networks

IWF

ISDN

PSTN

PDN

SS7

EIR

HLR

VLR

ISDN

PSTN

(12)

GSM Signalling and Transport Layers

VLR VLR HLR EIR SSP SSP SSP MSC SSP SSP BSS A A F E D G B C Signalling Layer Local SS7 Network SS7 Network MSC Fixed Exchange Trunk Network Fixed Station Transport Layer PLMN PSTN/ISDN MS U m

MSC - Mobile Services Switching Centre BSS - Base Station System

HLR - Home Location Register VLR - Visitor Location Register

EIR - Equipment Identity Register MS - Mobile Station

(13)
(14)

• Protocol layers (”levels”) of SS7

Application protocols

MTP

- Message Transfer Part

SCCP - Signalling Connection Control Part

UP

- User Part

AP

- Application Part

CAP

INAP

MAP

ISUP

TCAP

SCCP

TUP

MTP level 3

MTP level 2 (link-layer protocol)

MTP level 1 (64 kbit/s PCM time slot)

(15)

MTP functions

MTP level 1 (signalling data link level):

Physical transmission (e.g. 64 kbit/s PCM time slot)

MTP level 2 (signalling link level):

HDLC-type frame-based protocol for flow control, error control (using

ARQ), and signalling network supervision and maintenance functions.

MTP level 3 (signalling network level):

Routing in the signalling network (using OPC, DPC) between SPs with

level 4 users (see SIO at level 2).

15 Teknik Switching dan Pensinyalan (DTG3D3)

(16)

Application protocols in SS7

TUP

(Telephone User Part) – is being replaced by ISUP

ISUP

(ISDN User Part) – for all signalling related to setting up,

maintaining, and releasing circuit switched connections

MAP

(Mobile User Part) – for transactions between exchanges (MSC,

GMSC) and databases (HLR, EIR, AuC) in mobile networks

INAP

(Intelligent Network Application Part) for IN applications in

fixed networks

CAP

(CAMEL Application Part) for extended IN functionality in

mobile networks (where MAP is not sufficient ...)

(17)

Intelligent Networks - CAMEL

IN Implementation in a GSM Network

HLR

BSS

BSS

VLR

SSF

MSC

SCP

BSS

BSS

VLR

SSF

MSC

MAP

MAP

HLR/VLR’s

Manage

Mobility

SCP Manages service aspects Eg. Pre-paid accounts SCP - Service Control Point

SSF - Service Switching Function

INAP - Intelligent Network Application Part of C7 MAP - Mobile Application Part of C7

(18)

MAP Operation

Mobile Application Part (MAP) = protokol yang digunakan

pada selular untuk memungkinkan antar Network

Switching Subsystem (NSS) dalam jaringan

berkomunikasi satu sama lain untuk menyediakan

layanan seperti :

kemampuan roaming

text messaging (SMS) dan

Autentikasi pengguna.

(19)

1. Mobility Management

a. Location Management

b. Paging and Search

c. Access Management

d. Handover

e. Authentication Management

f.

Security Management

g. IMEI Management

h. Subscriber Management

i.

Identity Management

j.

Fault Recovery

(20)

a.

Location Management

Perpindahan Location Area (LA) dalam satu MSC

(VLR)  location updating hanya di VLR

Perpindahan MSC Area (VLR)  updating HLR

Location management mencakup :

updateLocation

cancelLocation

sendIdentification

purgeMS

(21)

updateLocation & cancelLocation

Berikut dibahas operasi MAP untuk beberapa kasus

yang terkait dengan location updating :

Perpindahan lokasi dari area VLR-A ke VLR-B

 updateLocation (Gbr 11.1)

Penghapusan Subscriber oleh OMC

cancelLocation (Gbr 11.2)

Handover antar MSC

 updateLocation (Gbr

11.3)

(22)
(23)
(24)
(25)

Identification

Jika MS pindah dari old VLR ke new VLR,maka new VLR

melakukan query (kirim message sendIdentiication) ke

old VLR untuk memperoleh informasi autentkasi,yakni

sendIdentification berisi TMSI

Hasilnya (respon) berupa IMSI dan informasi

autentikasi (RAND, SRES, dan optional KC)

Jika dari old VLR tidak berhasil, maka ke HLR dengan

mengirim sendAuthenticationInfo

(26)

purgeMS

Jika MS lama tidak aktif,dalam perioda tertentu, maka

VLR kirim purgeMS message ke HLR.

HLR memberi tanda flag (indikasi perlu treatment

tertentu) dan jika ada panggilan atau SMS terminating,

maka tidak akan dipaging.

Handover

Handover antar MSC ada 2 macam :

Basic inter-MSC handover  antara dua MSC

(MSC-A dan MSC-B)

Subsequent inter-MSC handover  dari MSC-A ke

MSC-B terus ke MSC-C atau balik lagi ke MSC-A

(27)

prepareHandover.

sendEndSignal

processAccessSignaling

forwardAccessSignaling

prepareSubsequentHandover

(28)

prepareHandover

Digunakan untuk membawa query-respon antara dua MSC (dalam basic inter-MSC

handover),yakni digunakan utk pertukaran message BSSAP sepertiHAN_REQ dan

HAN_ACK

Dalam pprepareHandover tidak terjadi pengiriman informasi pelanggan, hanya

informasi tentang alokasi resources (radio link)

sendEndSignal

Menyusul setelah berhasilnya basic Inter-MSC handover, MSC-B kirim sendEndSignal

ke MSC-A untuk memungkinkan MSC-A mereleasekan kanalnya.

Di sisi lain MSC-B juga harus diberitahu oleh MSC-A jika MSC-A telah mereleasekan

panggilan, yakni dengan pengiriman sendEndSignaldari MSC-A ke MSC-B

(29)

processAccessSignaling & forwardAccessSignaling

Message ini digunakan untuk melewatkan BSSAP dari MS ke

Anchor MSC dan sebaliknya untuk membawa informasi

tentang resources (penggunaan kanal radio.

Dari MS ke anchor MSC =

processAccessSignaling

Dari anchor MSC ke MS =

forwardAccessSignaling

(lihat Gbr 11.3 dan 11.4)

prepareSubsequentHandover

Dalam hal handover dari MSC-A ke MSC-B kemudian ke C

atau balik lagi ke MSC-A, maka MSC-A harus diberitahu oleh

MSC-B agara MSC-A dapat melakukan/mengirim

prepareHandover message ke MSC-C.

Pengiriman dari MSC-B ke MSC-A ini dengan

prepareSubsequentHandover. ,

(30)

IMEI Management

Ketika MS mengaktikan ponsel, MSC terima IME,

Dengan MAP kirimke EIR untuk dicek

Kemungkinan hasil autentikasi : black list, whitelist atau grey

Subscriber Management

HLR menggunakan management procedure utk melakukan

updating subscriber data (profile) ke VLR

Subscriber profile dapat berupa basic service atau

suplementary service

Perubahab profile dapat dilakukan oleh operator atau

pelanggan itu sendiri saat mengaktifkan/mendeatikan

(31)

HLR menggunakan operasi :

insertSubscriberData

atau

deleteSubscriberData

untuk mengadakan perubahan-perubahan data pelanggan

seperti :

Location update

restore data oleh subscriber

Barring panggilan oleh subscriber

Penghapusan fasilitas internationalroaming oleh

operator

dsb

HLR dapat mengirimkan informasi perubahan data setiap saat

ke VLR

(32)

Prosedur fault recovery untuk meyakinkan data pelanggan di

VLR konsisten dg di HLR dan location updating akurat.

Terdapat 3 fault recovery procedure (MAP) yang telah

dispesifikasikan yaitu :

reset

forwardCheckSsIndication

restoreData

reset

HLR kembali inservice menyusul telah mengalami outage

sebelumnya dengan mengirim message ini ke seluruh VLR

dengan menggunakan data sebelum outage

forwardCheckSsIndication

Fault Recovery

(33)

forwardCheckSsIndication

Operasi ini opsional. Dikirim ke seluruh MSs setelah HLR

outage. MS akan minta disinkronkan data supplementary

service

(34)
(35)
(36)

Operation & Maintenance

O & M dapat dibagi dua kategori :

Subscriber Tracing

Miscellaneous

Subscriber Tracing

(Gbr 11.5)

:

Ada dua operasi : -

activateTraceMode

-

deactivateTraceMode

activateTraceMode

HLR menggunakan

activateTraceMode

(atas

permintaan operator/OMC) utk mngaktikan

trace (sub tracing), utk pelanggan (IMSI)

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)

Selesai

Referensi

Dokumen terkait

(3) Dalam hal Staf Medis tidak dapat menerima sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) maka yang bersangkutan dapat mengajukan sanggahan secara tertulis dalam waktu 15

Sukarno, 2015 PERAN BAHAN AJAR SAINS BERBASIS SCHOOL ENVIRONMENT EXPLORATION DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI PELAJARAN DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Universitas

Pokja Pengadaan Barang I Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Denpasar akan melaksanakan pelelangan sederhana dengan pascakualifikasi untuk

[r]

Kcadaan sepcrti ini diduga karena latar belakang kawasan Tablarsupa (kawasan hulu) langka olch kegiatan rnantrsia. Kegiatan lnanusia yang cliuraksud adalah

Dalam rangka upaya mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berahlak mulia, memiliki pemgetahuan, ketrampilan, kemandirian dan sikap untuk

Penulis menyadari penyusunan tugas akhir ini masih banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan, namun penulis berharap agar tugas akhir ini dapat bermanfaat baik

But it´s important to remember that there are a few things that need to be taken into consideration before putting money on a