• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Listrik Saluran Transmisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Karakteristik Listrik Saluran Transmisi"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

 Karakteristik listrik saluran transmisi

 Karakteristik listrik saluran transmisi

Konstanta-kontanta saluran yaitu ; Konstanta-kontanta saluran yaitu ;

1.

1. TTaahahananan (n (R)R),, 2.

2. InInduduktktanansi si (L(L),), 3.

3. KoKondunduktktanansi si (G(G), ), dadann 4.

4. KaKapapasisitatansnsi (i ())..

!ada saluran udara, G dapat dia"aikan kar#na san$at k#%il, p#rhitun$an pun &d l#"ih 'udah dan !ada saluran udara, G dapat dia"aikan kar#na san$at k#%il, p#rhitun$an pun &d l#"ih 'udah dan  p#n$aruh 'asih "atas y$ dapat dia"aikan.

 p#n$aruh 'asih "atas y$ dapat dia"aikan. R dip#rlukan untuk '#'"atasi arus a$ar tidak

R dip#rlukan untuk '#'"atasi arus a$ar tidak '#rusak p#ralatan listrik, tapi R dpt '#ru$ikan'#rusak p#ralatan listrik, tapi R dpt '#ru$ikan  &ika &u'lah R r#lati# "#sar kar#na dapat '#n$uran$i arus  daya y$ dikiri' k# konsu'#n.  &ika &u'lah R r#lati# "#sar kar#na dapat '#n$uran$i arus  daya y$ dikiri' k# konsu'#n.

Tahanan d% pada konduktor  Tahanan d% pada konduktor 

 Rdc  Rdc

=

=

 ρl ρl

 A  A

!#ru"ahan r#sistansi tahanan lo$a' d#n$an "#ru"ahnya suhu 'aka akan "#ru"ah s#%ara !#ru"ahan r#sistansi tahanan lo$a' d#n$an "#ru"ahnya suhu 'aka akan "#ru"ah s#%ara lini#r pada "atas * "atas p#n$op#rasian yan$ nor'al.

lini#r pada "atas * "atas p#n$op#rasian yan$ nor'al.  R  R22  R  R11

=

=

T T 

+

+

t t 22 T  T 

+

+

t t 11 R 

R 11 dan R  dan R 22 adalah r#istansi p#n$hantar pada suhu t adalah r#istansi p#n$hantar pada suhu t11 dan t dan t22 dala' d#ra&at #l%ius, T dala' d#ra&at #l%ius, T

'#rupakan konstanta. '#rupakan konstanta.

234.+  untuk t#'"a$a d#n$an konduktiitas 1 ( ann#al#d ) 234.+  untuk t#'"a$a d#n$an konduktiitas 1 ( ann#al#d ) 241  untuk t#'"a$a d#n$an konduktiitas /0.3 ( hard dran ) 241  untuk t#'"a$a d#n$an konduktiitas /0.3 ( hard dran ) 22  untuk alu'iniu' d#n$an konduktiitas 1 ( hard dran ) 22  untuk alu'iniu' d#n$an konduktiitas 1 ( hard dran )

Induktansi dan Reaktansi Induktif dari Rangkaian Fasa Tunggal

Induktansi dan Reaktansi Induktif dari Rangkaian Fasa Tunggal

ala' p#nurunan ru'us-ru'us untuk induktansi dan r#aktansi indukti5 dari

ala' p#nurunan ru'us-ru'us untuk induktansi dan r#aktansi indukti5 dari suatu konduktorsuatu konduktor  "iasanya dia"aikan dua 5aktor, yaitu 6

 "iasanya dia"aikan dua 5aktor, yaitu 6 a) 75#k kulit (skin

a) 75#k kulit (skin #55#%t).#55#%t).

 ") 75#k s#kitar (pro8i'ity #55#%t  ") 75#k s#kitar (pro8i'ity #55#%t).).

(2)

75#k kulit adalah $#&ala pada

75#k kulit adalah $#&ala pada arus "olak-"alik kar#na distri"usi arus yan$ tidak '#rata,arus "olak-"alik kar#na distri"usi arus yan$ tidak '#rata, '#nin$katnya 5r#ku#nsi arus "olak "alik 'aka

'#nin$katnya 5r#ku#nsi arus "olak "alik 'aka distri"usia arus 'akin tidak '#rata. K#rapatandistri"usia arus 'akin tidak '#rata. K#rapatan arus dala' p#na'pan$ konduktor t#rs#"ut 'akin "#sar k# arah p#r'ukaan kaat. T#tapi "ila arus dala' p#na'pan$ konduktor t#rs#"ut 'akin "#sar k# arah p#r'ukaan kaat. T#tapi "ila kita hanya '#nin&au 5r#ku#nsi k#r&a (+

kita hanya '#nin&au 5r#ku#nsi k#r&a (+ 9#rt: atau  9#rt:) dan &ari * 9#rt: atau  9#rt:) dan &ari * &ari yan$ %ukup "#sar&ari yan$ %ukup "#sar 'aka p#n$aruh #5#k kulit itu san$at k#%il dan dapat dia"aikan.

'aka p#n$aruh #5#k kulit itu san$at k#%il dan dapat dia"aikan.

75#k s#kitar adalah p#n$aruh dari kaat lain yan$ "#rada di sa'pin$ kaat yan$ p#rta'a (yan$ 75#k s#kitar adalah p#n$aruh dari kaat lain yan$ "#rada di sa'pin$ kaat yan$ p#rta'a (yan$ ditin&au) s#hin$$a distri"usi 5luks tidak si'#tris la$i. T#tapi "ila radius konduktor k#%il

ditin&au) s#hin$$a distri"usi 5luks tidak si'#tris la$i. T#tapi "ila radius konduktor k#%il t#rhadapt#rhadap  &arak antara k#dua kaat 'aka #5#k s#kitar ini san$at k#%il dan dapat dia"aikan.

 &arak antara k#dua kaat 'aka #5#k s#kitar ini san$at k#%il dan dapat dia"aikan.

#dan 'a$n#t dari 5asa tun$$al. #dan 'a$n#t dari 5asa tun$$al.

<ssu'sikan aliran arus konduktor a k#luar dan konduktor " 'asuk k#'"ali. !#ru"ahan arus <ssu'sikan aliran arus konduktor a k#luar dan konduktor " 'asuk k#'"ali. !#ru"ahan arus kar#na p#ru"ahan 5lu8, dis#"a"kan t#$an$an induksi di dala' ran$kaian. idala' ran$kaian a%, kar#na p#ru"ahan 5lu8, dis#"a"kan t#$an$an induksi di dala' ran$kaian. idala' ran$kaian a%, t#$an$an induksi dis#"ut drop t#$an$an.

t#$an$an induksi dis#"ut drop t#$an$an. =#kitar loop, &ika R adalah =#kitar loop, &ika R adalah r#sitansi dari 'asin$-'asin$r#sitansi dari 'asin$-'asin$ konduktor,

konduktor, ru$i-ru$i total di dalru$i-ru$i total di dala' t#$an$an kar#na r#sistansi adalah 2IR. a' t#$an$an kar#na r#sistansi adalah 2IR. >l#h kar#na itu, &atuh>l#h kar#na itu, &atuh t#$an$an didala' 5asa tun$$al adalah

t#$an$an didala' 5asa tun$$al adalah V  V  D D

=

=

22 ll

((

 R R

+

+

 j j 0.0.27927944 lologg1010 Dm Dm  Ds  Ds

))

 I  I  i'ana 6 i'ana 6 ?

?  &atuh t#$an$an,  &atuh t#$an$an,

l  pan&an$ $aris ('il#), l  pan&an$ $aris ('il#),

R  r#sistansi pada 'asin$-'asin$ konduktor (oh''il#), R  r#sistansi pada 'asin$-'asin$ konduktor (oh''il#), 

(3)

s $#o'#tri% '#an radius (GR) atau pada konduktor (in%i), .00r untuk konduktor

silind#r  r  radius,

I  arus phasa (a'p#r#).

Induktansi

 L

=

dτ 

di

e

=

 L di dt 

@#sarnya 5luks $and#n$ ψ 

=

 LI Wbt 

Aasor &atuh t#$an$an V 

=

 jωLI  V 

=

 jωψ 

Induktansi ti'"al "alik antara dua ran$kaian, dis#"ut 5luks $and#n$ ran$kaian p#rta'a kar#na arus pada ran$kaian k#duaI2 '#n$hasilkan arus 5luks $and#n$ ran$kaian 1 s#"anyak B12, 'utual

induktansi 6

 M 12

=

ψ 12  I 2

Induktansi penghantar disebabkan oleh fluks dalam

Gaya $#rak 'a$n#t mmf 

=

 H  xds

=

 I  x

2πxH 

 x I  x

 Ix

=

πx

2

πr2 I 

'5  'a$n#to'oti# 5or%# ( $aya $#rak 'a$n#t ) I  arus dala' p#n$hantar 

(4)

I8  arus dik#lilin$i &alur 

aka 98 adalah

 H  x

=

x

2πr2 I 

98  kuat '#dan 'a$n#t

K#rapatan 5luks (5luk d#nsity) pada &arak 8 dari t#n$ah-t#n$ah p#n$hantar adalah B x

=

 μH  x

=

μxI 

2πr2

ala' pipa s#l#"ar d8, 5luks dϕ adalah @8 kali luas p#na'pan$ yan$ t#$ak lurus pada $aris

5luks,

=

μxI 

2πr2d x

aka 5luks $and#n$ p#r '#t#r pan&an$, yan$ dis#"a"kan ol#h 5luks pada #l#'#n "#r"#ntuk pipa adalah dψ 

=

 πx 2 πr2 dφ

=

 μ Ix3 2πr4d x

#n$an '#n$it#$rasi dari titik t#n$ah p#n$hantar sa'pai k# t#pi luarnya untuk '#ndapatkan Bint, yaitu 5luks $and#n$ total di dala' p#n$hantar. aka

¿=

0 r  μI x3 2πr4 d x ψ ¿

¿=

 μI  8π  ψ ¿ Ctk p#r'#a"ilitas r#lati5  1, D  4π 8 1-0 9'

(5)

¿=(

1 2 x10 −7

)

 I  ψ ¿   E"t'

¿=

1 2 x10 −7  L¿ 9'

Fluks gandeng antara dua titik di luar penghantar

ψ 12

=

d1  D2  μI  2πx dx

=

μI  2πx ln  D2  D1 utk, Dr 1 ψ 12

=

1 2 x10 −7  I  ln D2  D1

Induktansi yan$ dis#"a"kan ol#h 5luks yan$ "#rada diantara titik diluar p#n$hantar s#&auh 1 dan

2adalah

¿=

1 2 x10 −7 ln D2  D1  L¿

Fluks gandeng sebuah penghantar dalam suatu kelompok 

Aluks $and#n$ p#n$hantar 1 yan$ dis#"a"kan ol#h I1 t#r'asuk 5luks $and#n$ dala' t#tapi tidak

(6)

ψ 1 1

=

(

 I 1 2

 +

2 I 1ln  D1  r1

)

10−7 ψ 1  1

=

(

2 x 10−7 I 1ln D1  r1

)

Wbt 

/

m

Aluks $and#n$ p#n$hantar 1 yan$ dis#"a"kan ol#h I2, t#tapi tidak t#r'asuk 5luks diluar titik !,

sa'a d#n$an 5luks yan$ dihasilkan ol#h I2 diantar titik ! dan p#n$hantar 1 dala' &arak 2! dan

12 dari p#n$hantar 1, 'aka 6

ψ 1 2

=

(

2 x10 −7  I 1ln  D2   D12

)

Wbt 

/

m

Aluks $and#n$ ψ 1    d#n$an p#n$hantar 1 yan$ dis#"a"kan ol#h s#luruh p#n$hantar dala'

k#lo'pok, t#tapi tidak t#r'asuk 5luks yan$ "#rada diluar titik adalah 6

ψ 1 

=

2 x10 −7

(

 I 1ln  D1  r1 ! 

+

 I 2ln  D2   D12

+

 I 3ln  D3   D13

+

" "..

+

 I  #ln  D#  D1#

)

Wbt 

/

m =u"stitusi 6 ψ 1 

=

2 x 10 −7

(

 I 1ln 1 r1

 +

 I 2ln 1  D12

+

 I 3ln 1  D13

+

"

+

 I #ln 1

 D1 #

+

 I 1ln D1 

+

 I 2ln D2 

+

 I 3ln D3 

+

"

+

 I #ln D#

)

Wb

/

m Kar#na,

 I 1

+

 I 2

+

 I 3

+

"

+

 I #

=

0

aka 6

 I 

 I #

=−(¿¿

1

+

 I 2

+

 I 3

+

"

+

 I #1

)

¿

(7)

ψ 1 

=

2 x10 −7

(

 I 1ln 1 r1 ! 

 +

 I 2ln 1  D12

+

 I 3ln 1  D13

+

"

+

 I #ln 1  D1#

+

 I 1ln  D1   D#$

+

 I 2ln  D2   D#$

+

 I 3ln  D3   D#$

+

"

+

 I #−1ln  D(#1)   D#$

)

#n$an '#'indahkan titik ! sa'pai tak t#rhin$$a &auhnya, s#hin$$a p#r"andin$an lo$arit'a

 &arak dari titik ! '#n&adi san$at k#%il, s#hin$$a nilai an$ka p#r"andin$an sa'a d#n$an satu, 'aka dip#rol#h 6 ψ 1

=

2 x 10−7

(

 I 1ln 1 r1

 +

 I 2ln 1  D12

+

 I 3ln 1  D13

+

"

+

 I #ln 1  D1 #

)

Induktansi saluran – saluran dengan penghantar terpadu

Ga'"ar s#"uah saluran "#r5asa tun$$al yan$ t#rdiri dari dua p#n$hantar. ala' kasus  p#n$hantar t#rpadu atau &#nis lilitan, dian$$ap s#'ua s#rat adalah id#ntik dan '#'"a$i rata arus yan$ '#n$alir didala'nya. asin$-'asin$ p#n$hantar '#rupakan satu sisi dari saluran di$a'"arkan s#"a$ai suatu ku'pulan yan$ s#'"aran$ dari p#n$hantar-p#n$hantar yan$ tak   "#rhin$$a "anyaknya. !#'"atas yan$ di$unakan adalah s#rat-s#rat paral#l "#r"#ntuk silind#r dan

'#'"#rikan arus '#rata.

!#n$hantar F t#rdiri dari n s#rat yan$ id#ntik dan paral#l, d#n$an arus s#"#sar In. !#n$hantar  '#rupaka ran$kaian k#'"ali "a$i arus pada p#n$hantar F, t#rdiri dari m s#rat yan$ id#ntik dan  paral#l, d#n$an arus s#"#sar *I'. 'aka 5luks $and#n$ pada s#rat a (p#n$hantar F )6

ψ %

=

2 x 10 −7 I  #

(

ln 1 r%

 +

ln 1  D%b

+

ln 1  D%c

+

"

+

ln 1  D%#

)

2 x10−7 I  m

(

ln 1  D%% ! 

+

ln 1  D%b ! 

+

ln 1  D%c! 

+

"

+

ln 1  D%m

)

(8)

#n$an  6 &arak antar #l#'#n.

ari p#rsa'aan diatas, 'aka didapat 6

ψ %

=

2 x10−7 I  ln m

√ 

 D%%!  D%b !  D%c! " D%m #

√ 

r%D%b D%c" D%# Wb

/

m

 Hilai induktansi s#rat a adalah 6

 L%

=

 ψ %  I 

/

#

=

2# x10 −7 ln m

√ 

 D%% !  D%b !  D% c! " D%m #

√ 

r%!  D%b D%c" D%#  Hilai induktansi s#rat b adalah 6

 Lb

=

 ψ b  I 

/

#

=

2# x10 −7 ln m

√ 

 Db% !  Dbb !  Db c! " Dbm #

√ 

 Db%r! b Dbc" Db#

=#hin$$a induktansi rata-rata dari s#rat-s#rat p#n$hantar F, adalah 6  L%&

=

 L%

+

 Lb

+

 Lc

+

" L%

# H 

 /

m

!#n$hantar F '#'punyai s#rat yan$ t#rhu"un$ paral#l. ika s#'ua s#rat '#'punyai induktansi yan$ sa'a, induktansi p#n$hantar akan '#n&adi 1n kali induktansi satu s#rat. =#hin$$a induktansi rata-rata p#n$hantar F adalah 6

 L x

=

 L%& #

=

 L%

+

 Lb

+

 Lc

+

" L% #2 H 

/

m  D  D m#

√ (

 D% %!  D % b!  D% c! " D%m

)

(¿¿

b%! Dbb!  Db c! " Dbm

)

"

(

 D# %!  D # b!  D# c! " D#m

)

#2

√ 

(

 D%% D%b D%c" D%#

)

(¿ ¿

b% Dbb Dbc" Db#

)

"

(

 D#% D#b D#c" D##

)

¿

 L x

=

2 x10−7ln

¿

(9)

i'ana r% ' ! 

rb! d%#r# sudah di$anti d#n$an  D% %!  Db b! d%# D##

 . Hilai pan$kat nm adalah hasil  p#rkalian dari m  &arak untuk 'asin$-'asin$ dari n  s#rat. <kar pan$kat mn  dari p#rkalian mn  &arak dina'akan &arak rata-rata $#o'#tris (G#o'#tri% #an istan%#) antara p#n$hantar F dan  p#n$hantar . isin$kat ' atau G.

<kar pan$kat n2 dari n25aktor, "#rarti s#'uanya ada n s#rat dan untuk 'asin$-'asin$ s#rat ada

n 5aktor yan$ t#rdiri dari rJ untuk s#rat t#rs#"ut dikalikan d#n$an &arak dari s#rat t#rs#"ut k# s#'ua s#rat dari p#n$hantar F. @isa &u$a dis#"ut aa. <kar pan$kat n2 dari 5aktor-5aktor ini

dis#"ut G s#ndiri dari p#n$hantar F, dan rJ dari s#tiap s#rat dina'akan G s#ndiri dari s#rat. G s#ndiri dis#"ut &u$a radius rata-rata $#o'#trik (G#o'#tri% #an Radius) s#hin$$a s#rin$ dis#"ut GR dinyatakan dala' s. =#hin$$a p#rsa'aan diatas dapat ditulis d#n$an 6

 L x

=

2 x 10−7ln Dm  Ds

Induktasi k#s#luruhan adalah 6  L

=

 L x

+

 L (

Penggunaan daftar

R#aktansi indukti5 s#"uah p#n$hantar dari saluran dua p#n$hantar 5asa tun$$al adalah 6  )  L

=

2πfL

=

2πf x2 x10−7ln Dm  Ds

¿

4πf x10−7ln Dm  Ds *

/

m   atau  )  L

=

2.022 x10−3ln Dm  Ds

/

mi 1 '  .21 'i

(10)

 )  L

=

2.022 x10−3ln 1

 Ds

+

2.022 x10

−3

f ln D

m

/

mi

Induktansi Saluran Tiga Fasa dengan Jarak Pemisah yang Sama

@#rikut adalah $a'"ar s#d#rhana saluran ti$a 5asa yan$ t#rpisah d#n$an sudut yan$ sa'a s#hin$$a '#'"#ntuk s#$iti$a sa'a sisi. ika kita 'isalkan kaat n#tral tidak ada, arus-arus  phasor ti$a 5asa s#i'"an$, 'aka  I %

+

 I b

+

 I c

=

0

Aluks $and#n$ p#n$hantar a 6 ψ %

=

2 x10−7

(

 I %ln 1  Ds

+

 I bln 1  D

 +

 I cln 1  D

)

Kar#na  I %

=−(

 I b

+

 I c

)

 'aka 6

ψ %

=

2 x10 −7

(

 I %ln 1  Ds

 I %ln 1  D

)

=

2 x10 −7  I %ln D  Ds

aka induktansi p#n$hantar a adalah 6  L%

=

2 x10−7ln D

 Ds H 

/

m

Kar#na si'#tris 'aka induktansi p#n$hantar b dan c sa'a d#n$an induktansi p#n$hantar a.

Induktansi Saluran Tiga Fasa dengan Jarak Pemisah tidak Simetris

Cntuk &arak p#'isah p#n$hantar-p#n$hantar suatu saluran ti$a 5asa tidak sa'a, 5luks $and#n$ dan induktansi 'asin$-'asin$ 5asa '#n&adi "#rlainan. aka dap at dilakukan d#n$an transposisi.

(11)

!hasor 5luks $and#n$ d#n$an a pada posisi 1, b "#rada pada posisi 2 dan c "#rada pada posisi 3, s"" 6 ψ % 1

=

2 x 10−7

(

 I %ln 1  Ds

+

 I bln 1  D12

+

 I cln 1  D31

)

#n$an a  pada posisi 2, b pada posisi 3 dan c pada posisi 1 ψ %2

=

2 x10 −7

(

 I %ln 1  Ds

+

 I bln 1  D23

+

 I cln 1  D12

)

#n$an a  pada posisi 3, b pada posisi 1 dan c pada posisi 2 ψ % 3

=

2 x 10 −7

(

 I %ln 1  Ds

+

 I bln 1  D31

+

 I cln 1  D23

)

 Hilai rata-rata 5luks $and#n$ a adalah 6 ψ %

=

ψ %1

+

ψ %2

+

ψ %3 3

¿

2 x10 −7 3

(

3 I %ln 1  Ds

+

 I bln 1  D12 D23 D31

+

 I cln 1  D12 D23 D31

)

#n$an p#'"atasan "aha  I %

=−(

 I b

+

 I c

)

,

ψ %

=

2 x 10 −7 3

(

3 I %ln 1  Ds

 I %ln 1  D12 D23 D31

)

(12)

¿

2 x10−7 I 

%ln

3

√ 

 D12 D23 D31

 Ds

Induktansi rata-rata p#r 5asa adalah 6  L%

=

2 x 10−7ln De+  Ds  H 

 /

m i'ana  De+

=

3

√ 

 D12 D23 D31 s adalah GR p#n$hantar 

# (G) adalah rata-rata $#o'#tris dari k#ti$a &arak pada saluran tidak si'#tris

Penghantar berkas

<dalah dua p#n$hantar atau l#"ih p#r 5asa yan$ disusun "#rd#katan di"andin$kan d#n$an &arak   p#'isah antar 5asa-5asanya dan '#'iliki $radi#n t#$an$an tin$$i pada p#n$hantar dala' da#rah

79? dapat dikuran$i.

K#untun$an p#'"#rkasan ini dapat '#nurunkan r#aktansi yan$ dis#"a"kan ol#h k#naikan GR  dari "#rkas. #na'"ahan &u'lah "#rkasa dapat '#n$uran$i #5#k-#5#k korona.

Cntuk "#rkas 2 p#n$hantar 6  Dsb

=

4

√ 

(

 Ds xd

)

2

=

√ 

 Ds x d Cntuk "#rkas 3 p#n$hantar

 Dsb

=

√ 

9

(

 Ds xd xd

)

3

=

√ 

3 Ds xd xd Cntuk "#rkas 4 p#n$hantar 6

(13)

 Dsb

=

16

√ 

(

 Ds x d x d x d x2½

)

4

=

1.094

√ 

 D

s x d

3

i'ana 6  Ds b

 adalah GR p#n$hantar "#rkas  Ds

adalah GR 'asin$-'asin$ p#n$hantar yan$ '#'"#ntuk "#rkas.

Saluran Tiga Fasa Rangkaian Paralel

Kapasitansi Saluran Trasmisi

Medan Listrik Suatu Penghantar yangLurus dan Panang

K#rapatan 5luks listrik adalah 6  D

=

+

2πx , 

/

m

2

i'ana q adalah 'uatan pada p#n$hantar (%oulo'"'#t#r)

 x adalah &arak dari p#n$hantar k# titik di'ana k#rapatan 5luks listrik dihitun$ ('#t#r) Kuat '#dan listrik adalah 6

 -

=

+

(14)

Selisih Potensial antar !ua Titik karena Suatu Muatan

atuh t#$an$an s#saat antara !1 dan !2

&12

=

 D1  D2  - dx

=

 D1  D2 + 2πx. dx

=

+ 2π. ln  D2  D1

Kapasitansi saluran dua kaat , 

=

+

& / 

/

m

Kita tin&au 'uatan qa pada p#n$hantar a, p#n$hantar b tidak "#r'uatan. #rupakan #kipot#nsial

(15)

!ot#nsial p#n$hantar b adalah pot#nsial p#r'ukaan #kipot#nsial yan$ '#'oton$ b. atuh t#$an$an dala' notasi phasor qa dan qb adalah 6

%b

=

+% 2π. ln  D r%

+

+b 2π. ln r%  D V 

Kar#na +%

=−

+b  untuk saluran dua kaat 6

%b

=

+% 2π.

(

ln  D r%

ln r%  D

)

%b

=

+% 2 π. ln D2 r%rb

Kapasitansi antar p#n$hantar adalah 6 , %b

=

+% V %b

=

2π. ln

(

 D2

/

r %rb

)

 / 

/

m

(16)

ika r%

=

rb

=

r , %b

=

π. ln

(

 D

/

r

)

#

=

%#

=

b#

=

2π. ln

(

 D

/

r

)

 /  m 1e #etr%l Cntuk .r

=

1  ) c

=

1 2πf, 

=

2.862 f  x10 9 ln D r  m 1e#etr%l  ) c

=

1.779 f  x 10 6 ln D r mi1e#etr%l

ika  dan r dala' 5##t, r#aktansi kapasiti5 d#n$an &arak p#'isah 11%1i ) % ! 

 adalah suku  p#rta'a dan 5aktor p#'isah r#aktansi kapasiti5  ) d

 adalah suku k#dua &ika p#rsa'aan diuraikan, '#n&adi 6  ) c

=

1.779 f  x10 6 ln D r

+

1.779 f  x10 6 ln D m1e #etr%l

(17)

T#$an$an pada saluran ti$a 5asa yan$ hanya dis#"a"kan ol#h 'uatan-'uatan pada p#n$hantara dan b, adalah 6 V %b

=

1 2π.

(

+%ln  D r

+

+bln r  D

)

Kar#na distri"usi 'uatan s#ra$a' pada p#r'ukaan suatu p#n$hantar adalah s#tara d#n$an suatu 'uatan t#rpusat dit#n$ah-t#n$ah p#n$hantar. aka, t#$an$an yan$ dis#"a"kan ol#h 'uatan % sa&a adalah 6

%c

=

+c

2π. ln

 D  D

=a'a d#n$an nol, kar#na % sa'a &auhnya dari a dan ". t#tapi utk '#'p#rlihatkan s#%ara 'at#'atis t#$an$an yan$ dis#"a"kan ol#h k#ti$a 'uatan. aka dapat ditulis 6

%b

=

1 2π.

(

+%ln  D r

+

+bln r  D

+

+cln  D  D

)

%c

=

1 2π.

(

+%ln  D r

+

+bln  D  D

 +

+cln r  D

)

%b

+

%c

=

1 2π.

(

2+%ln  D r

+(

+b

+

+c

)

ln r  D

)

%b

+

%c

=

3+% 2π. ln  D r

(18)

%b

=

√ 3%#302

=

√ 3%#

(

0.866

+

 j0.5

)

%c

=−

 c%

=

√ 3%#

302

=

√ 3 %#

(

0.866

 j0.5

)

%b

+

%c

=

3 %# V %#

=

+% 2π. ln  D r , #

=

+% V  %#

=

2π. ln

(

 D

/

r

)

<rus p#n$isian (%har$in$ %urr#nt) untuk ran$kaian 5asa tun$$al 6  I c34

=

 jω , %b%b

<rus p#n$isian (%har$in$ %urr#nt) untuk ran$kaian ti$a 5asa  I c34

=

 jω , ##

(19)

#n$an 5asa a pada posisi 1, 5asa b pada posisi 2 dan 5asa c pada posisi 3, 'aka drop t#$an$an adalah 6 V %b

=

1 2π.

(

+%ln  D12 r

+

+bln r  D12

+

+cln  D23  D31

)

#n$an 5asa a pada posisi 2, 5asa b pada posisi 3dan 5asa c pada posisi 1, 'aka drop t#$an$an adalah 6 V %b

=

1 2π.

(

+%ln  D23 r

+

+bln r  D23

+

+cln D31  D12

)

#n$an 5asa a pada posisi 3, 5asa b pada posisi 1 dan 5asa c pada posisi 2, 'aka drop t#$an$an adalah 6 V %b

=

1 2π .

(

+%ln  D31 r

+

+bln r  D31

+

+cln D12  D23

)

atuh t#$an$an rata-rata antara a dan b 6

%b

=

1 6π.

(

+%ln  D12 D23 D31 r3

+

+b ln r 3  D12 D23 D31

+

+cln D12 D23 D31  D12 D23 D31

)

%b

=

1 2π.

(

+%ln  De+ r

+

+bln r  De+

)

#n$an 6  De+

=

3

√ 

 D12 D23 D31

(20)

%c

=

1 2π.

(

+% ln  De+ r

+

+cln r  De+

)

Cntuk t#$an$an k# n#tral 6

3 %#

=

V %b

+

V %c

=

1 2π.

(

2+%ln  De+ r

+

+bln r  De+

+

+cln r  De+

)

!ada ran$kaian ti$a 5asa yan$ s#i'"an$, "#rlaku 6

+%

+

+b

+

+c

=

0 aka 6 3 %#

=

3 2π. +%ln  De+ r , #

=

+% V  %#

=

2π. ln De+ r  /  m 1e #etr%l

(21)

rop t#$an$an d#n$an p#n$hantar a pada posisi 1, p#n$hantar b pada posisi 2 dan p#n$hantar c  pada posisi 3 6 V %b

=

1 2π1 

[

+%

(

ln  D12 r

ln  H 12  H 1

)

+

+b

(

ln r  D12

ln H 1  H 12

)

+

+c

(

ln  D23  D31

ln  H 23  H 31

)

]

 D

¿

¿

e+

¿

r

¿ ¿

¿

¿

¿

ln

¿

#

=

2

¿

π1 

(22)

 H 1 H 2 H 3 3

√ 

 H 12 H 23 H 31

√ 

3

¿

log

¿

Penghantar "erkas

%b

=

1 2π1 

[

 +% 2

(

ln  D12 r

+

ln  D12 d

 )

+

+b 2

(

ln r  D12

+

ln d  D12

)

+

+c 2

(

ln  D23  D31

+

ln D23  D31

)

]

%b

=

1 2π1 

[

+%ln  D12 √ rd

+

+b ln  √ rd  D12

+

+cln D23  D31

]

 De+

/

√ rd

¿

¿

ln

¿

=

2 μ1 

¿

(23)

 De+

/

 Ds, b

¿

¿

ln

¿

=

2 μ1 

¿

 Ds, b

=

4

√ 

(

r x d

)

2

=

√ rd  Ds, b

=

√ 

9

(

r xd x d

)

3

=

√ 

3 rd3  Ds, b

=

16

√ 

(

r xd xd xd x2½

)

4

=

1.094

√ 

rd3

Referensi

Dokumen terkait

Radius rata rata geometri dari luas area ialah limit dari jarak rata-rata geometris (GMD), antara pasangan elemen dalam luas itu sendiri bisa jumlah elemen

Parameter- parameter utama yang dianalisis untuk mengetahui atau mendapatkan karakteristik saluran transmisi rectangular waveguide yaitu frekuensi cut-off, impedansi

Parameter-parameter utama yang akan dianalisis pada saluran transmisi circular waveguide adalah frekuensi cut-off, impedansi karakteristik, dan rugi-rugi yang terdapat

Parameter-parameter utama yang akan dianalisis adalah impedansi karakteristik, rugi-rugi, attenuasi dan waktu propagasi dari saluran transmisi mikrostrip tersebut.. Dari hasil

Variasi panjang saluran yang akan digunakan adalah berjarak 500 m, maka setiap jarak 500 m akan dilihat tegangan puncak pada saluran sehingga dapat di ketahui

Pengaruh Konfigurasi Kawat Penghantar Saluran Transmisi Sirkuit Ganda Terhadap Kuat Medan Listrik Di Bawah Saluran Transmisi.. Tugas Akhir Teknik

Menara atau Tower pada saluran transmisi adalah suatu bangunan yang digunakan untuk menopang kawat penghantar saluran tranmisi udaraL. Penggunaan menara pada saluran

Perhitungan Kuat Medan Listrik Di Bawah Saluran Transmisi Studi Kasus : Perencanaan Transmisi 27 5 kV Galang-Binjai Studi Pengaruh Korona Terhadap Surja Tegangan Lebih Pada Saluran