• Tidak ada hasil yang ditemukan

GLOBALISASI DALAM BIDANG EKONOMI KONDISI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "GLOBALISASI DALAM BIDANG EKONOMI KONDISI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

GLOBALISASI DALAM BIDANG EKONOMI

KONDISI MASYARAKAT INDONESIA PADA ERA GLOBALISASI

Kondisi masyarakat indonesia pada era globalisasi

Menurut saya masyarakat Indonesia saat ini sangat buruk pada masa sekarang terutama di Era

globalisasi kini telah merambah masuk di semua sektor kehiupan bangsa indonesia, yang pada

akhirnya akan berdampak terhadap budaya berfikir masyarakat

indonesia. Saat ini pola berfikir masyarakat indonesia yang

cenderung (tidak seluruhnya) tlah banyak mengarah pada budaya-budaya barat yang notabane

(2)

yang negatif. Budaya tersebut tercermin dengan menjadikan

budaya barat sebagai sebuah patron dari kemajuan peradaban berfikir

manusia. Banyak saat ini generani muda yang meniru pola kehidupan barat, dengan berbagai gaya dan perilakunya yang negatif dalam kehiodupan sehari, atau saat ini

dikenal dengan sebutan “anak gaul” dimanakan idedalisme kita saat

globalisasi merambah masuk dalam sistem kehidupan kita, apakah ini bentuik dari memudarnya pola berfikir generasi muda sebagai penerus bangsa.

Era globalisasi memang tidak bisa di justification selalu membawa

dampak yang negatif bagi kita,

namun dalam hal ini menurut saya eksistensi dari globalisasi tersebut lebih dominan kearah negatif,

(3)

bebas dilalangan remaja , yang saat ini dianggap bukan hal yang tabu

lagi, perkembangan poirnografi yang dengan kemajuan teknologi yang

canggih banyak dikonsumsi oleh anak dibawah umur dengan bebas dan mudah, tingkat peggunaan obat-obat terlarang yang sanagt

memperhatikan. Kita sebagai negara dunia ketiga dijadika objek pasar dari penjualan obet terlarang

internasional.

Oleh karena itulah kitaa perlu

membangun kemvbali pondasi pla berfikir kitya, sebagai pengemban tugas berat penerus cita-cita bangsa yang beradab sesuai dengan

perilaku kita sebagai orang timur. Langkah awal yang harus dilakukan menurut saya adalah coba kita gali terlebih dahulu npotensi-potensi yang terdapat pada banga kita,

(4)

tersebut sanagt berpengaruh bagi kita untuk tetap menjaga dan

melestarikan eksistensi kultur sosial budaya bangsa indonesia, jangan jadikan budaya barat(dalam hal ini masuk melalui era globalisasi)

sebagai patron pola berfikir, karena dari pola berfikir inilah nantinya

perilaku kita dalam kehidupan

sehari-hari secara akan tidak akan terpengaruh dengan pola kehidupan buddaya barat yang bebas.

Tunjukkaan bahwa kita sebagi

bangsa yang besarf dengan keaneka ragaman kultur sosial budaya

mampu bersaing dengan mereka, dengan menerapkan pola fikir kritis. Era globalisasi kini telah merambah masuk di semua sektor kehiupan bangsa indonesia, yang pada

akhirnya akan berdampak terhadap budaya berfikir masyarakat

(5)

cenderung (tidak seluruhnya) tlah banyak mengarah pada budaya-budaya barat yang notabane

cenderung mencontoh pada perilaku yang negatif. Budaya tersebut

tercermin dengan menjadikan

budaya barat sebagai sebuah patron dari kemajuan peradaban berfikir

manusia. Banyak saat ini generani muda yang meniru pola kehidupan barat, dengan berbagai gaya dan perilakunya yang negatif dalam kehiodupan sehari, atau saat ini

dikenal dengan sebutan “anak gaul” dimanakan idedalisme kita saat

globalisasi merambah masuk dalam sistem kehidupan kita, apakah ini bentuik dari memudarnya pola berfikir generasi muda sebagai penerus bangsa.

Era globalisasi memang tidak bisa di justification selalu membawa

dampak yang negatif bagi kita,

(6)

eksistensi dari globalisasi tersebut lebih dominan kearah negatif,

banayk contoh kasus yang dapat kita temukan, yaitu : maraknya seks

bebas dilalangan remaja , yang saat ini dianggap bukan hal yang tabu

lagi, perkembangan poirnografi yang dengan kemajuan teknologi yang

canggih banyak dikonsumsi oleh anak dibawah umur dengan bebas dan mudah, tingkat peggunaan obat-obat terlarang yang sanagt

memperhatikan. Kita sebagai negara dunia ketiga dijadika objek pasar dari penjualan obet terlarang

internasional.

Oleh karena itulah kitaa perlu

membangun kemvbali pondasi pla berfikir kitya, sebagai pengemban tugas berat penerus cita-cita bangsa yang beradab sesuai dengan

(7)

terlebih dahulu npotensi-potensi yang terdapat pada banga kita,

masih banyak potensi yang belum kita gali, yang sebenarnya hal

tersebut sanagt berpengaruh bagi kita untuk tetap menjaga dan

melestarikan eksistensi kultur sosial budaya bangsa indonesia, jangan jadikan budaya barat(dalam hal ini masuk melalui era globalisasi)

sebagai patron pola berfikir, karena dari pola berfikir inilah nantinya

perilaku kita dalam kehidupan

sehari-hari secara akan tidak akan terpengaruh dengan pola kehidupan buddaya barat yang bebas.

Tunjukkaan bahwa kita sebagi bangsa yang besarf dengan keanekaragaman kultur sosial

(8)

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BIDANG EKONOMI

pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi, antara lain :

Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi

pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. Semakin melebarnya

ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Munculnya perusahaan-perusahaan

multinasional dan transnasional. Membuka peluang terjadinya

penumpukan kekayaan dan

monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang.

Munculnya lembaga-lembaga

ekonomi dunia seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, WTO. Dampak positif Globalisasi :

(9)

2. Mudah melakukan komunikasi 3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi )

4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran

5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri

6. Mudah memenuhi kebutuhan Dampak negatif Globalisasi:

1. Informasi yang tidak tersaring 2. Perilaku konsumtif

3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit

4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk

5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat

Munculnya globalisasi tentunya

(10)

kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan

berdampak kepada nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya

pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan

kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional

bangsa.Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri

(seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia.

Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri

(11)

rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.

Dampak Globalisasi Dalam Berbagai Bidang

Politik luar negeri yang semakin terbuka untuk penyertaan modal asing dalam produksi nasional ikut berperan dalam semakin

tergantungnya perekonomian nasional pada sistem gurita

perusahaan global yang sangat sensitif pada terpeliharanya risiko stabilitas negara.

Pada saat orde reformasi tampil memimpin proses

pembangunnasional, ekonomi dunia sedang memasuki abad

komputerisasi dan digitalisasi. Teknologi informasi dan

telekomunikasi ternyata kemudian berhasil merubah tatanan dan pola produksi, perdagangan serta

investasidari perusahaan

(12)

global. Globalisasi menuntut

perubahan pengaturan kebijakan perdagangan dan investasi yang

memberikan ruang gerak yang lebih leluasa agar kapital, teknologi dan tenaga kerja dapat berpindah

dengan mudah antar kedaulatan wilayah negara. Dia menuntut juga perubahan paradigma, perilaku dan sistem pengalokasian sumber daya ekonomi dan perusahaan.

Di satu pihak globalisasi telah

membawa berbagai kesempatan untuk pengusaha-pengusaha lokal yang tanggap dan siap

memanfaatkan peluang. Sebaliknya globalisasi juga telah menerkam

mangsa yang lemah dalam aspek pemanfaatan teknologi, penggunaan sumber kapital dan kepemilikan

(13)

globalisasi telah menimbulkan banyak kekecewaan karena efek berantai yang dihasilkannya di negara berkembang; meliputi kemiskinan, pengangguran,

kepastian hidup, ketidakstabilan dan kerusakan lingkungan hidup.

Perekonomian Indonesia yang

menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi ternyata memang rentan pada kemampuannya menetralisir efek negatif dari globalisasi dan gejolak pasar internasional. Ketidaksiapan kita dengan kompetensi sumber daya manusia yang kompeten,

ditambah dengan tidak berperannya sistem hukum, politik dan sosial

yang dapat menyikapi berbagai kesempatan dari keterbukaan

ekonomi ini, semuanya ini sangat berperan dalam menciptakan

“prestasi semu” dari

(14)

Daya tahan perekonomian Indonesia dari perusahaan-perusahaan industri pribumi terbukti masih lemah dan menunjukan kekurang mampuannya mengantisipasi dampak dari

jatuhnya kepercayaan luar negeri pada kondisi politik dan sosial, dan menurunnya daya beli masyarakat beberapa tahun setelah krisis

ekonomi meletus.

Masih teringat di benak kita

bagaimana efek domino jatuhnya nilai mata uang “bath” Thailand pada tahun 1997 kemudian

membuat negara kita seringkali mendevaluasi “rupiah”. Sistem

kepemerintahan Orde Barupun jatuh setelah itu dengan efek rantai

kekacauan di segala ini pada aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam hitungan 2 sampai 3 tahun setelah itu banyak

(15)

poranda. Daftar kepailitan

perusahaan semakin bertambah.

Kondisi ini sangat rentan pada upaya memelihara stabilitas sosial jangka panjang. Meletusnya peristiwa

konflik antar kelompok dibeberapa wilayah Indonesia, keresahan

pekerja akibat perlakuan sepihak yang kurang adil dari pengusaha sebagai rentetan efek berganda kenaikan BBM, kekurangan

kepercayaan umumnya masyarakat pada lembaga publik pemerintah saat ini merupakan tanda-tanda penurunan stabilitas sosial.

Jelas sudah bahwa globalisasi

ekonomi dapat memberikan peluang dan berbagai kesempatan luas jika kita siap dengan strategi dan

kompetensi SDM untuk

memanfaatkannya. Tetapi di lain

pihak globalisasi ekonomi pada saat kita tidak mapu memanfaatkan

(16)

kekecewaan dan dampak negatif yang berantai serta meminta biaya pengorbanan yang sangat tinggi bagi masyarakat.

Dampak Globalisasi Dalam Bidang Ekonomi

Globalisasi memberikan banyak pilihan dari produk yang kita

inginkan yang tentunya disesuaika dengan kebutuhan dan harga yang kita mampu. Contohnya, yaitu kita dapat memperbandingkan harga sebuah sepatu dengan merek

tertentu, baik dari segi kualitas

maupun harga yang kita inginkan. Globalisasi telah membawa

masyarakat kota maupun

masyarakat pedesaan menjadi

masyarakat yang konsumerisme. Hal yang perlu dipertimbangkan dari

dampak buruk globalisasi, yaitu jika pencitraan (image) produk luar

(17)

fatal.kefatalan tersebut akan

menjadi boomerang bagi

produk-produk dalam negeri yang tentu saja akan kalah bersaing , baik dari segi kualitas maupun kuantitas produk yang dihasilkan. Bagaimana tidak, kita selalu tertinggal dari teknologi yang digunakan dibanding dari

negara industri luar yang lebih maju. Belum lagi sumber daya manusia

yang rata-rata berkuaitas lebih

rendah dari Negara-negara industri (Negara maju).

DAMPAK GLOBALISASI

Aspek dan dampak globalisasi dalam kehidupan bangsa dan negara

Indonesia

Aspek Politik Dampak Positif dengan adanya globalisasi antara lain

(18)

Dampak Negatif dengan adanya globalisasi , mampu membuka cakrawala berfikir masyarakat ini secara global . Dapat melahirkan dilematika . Bila dipenuhi

konsekuensinya di satu pihak hal itu belum tentu cocok ditetapkan di

Indonesia.

Aspek Ekonomi Dampak positif dalam aspek ini dengan adanya

globalisasi dapat kita petik hal – hal : 1.Makin terbukanya pasar

Internasional bagi hasil produksi dalam negeri

2.Mendorong kita untuk

memproduksi barang yang berkualitas tinggi

3.Mendorong para pengusaha untuk meningkatkan efesiensi dan

menghilangkan biaya tinggi 4.Dimungkinkan dapat

(19)

Dampak negatif dari aspek ekonomi adalah :

1.Dengan adanya keterbukaan maka kita akan dibanjiri barang – barang dari luar.

2.Dengan adanya kebebasan masuknya investasi dari luar ke negara kita,bisa menguasai

perekonomian kita.

3.Dengan adanya persangian bebas maka kelak akan ada pelaku

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan gaya gambar ini digunakan karena gaya gambarnya yang sederhana membuat sehingga akan cocok dengan komik yang menceritakan kehidupan sehari-hari.Selain itu menurut

Dalam ilmu kepemimpinan saat ini, ada beberapa gaya kepemimpinan yang dikenal secara umum, yaitu (1) Gaya Diktatorial yaitu berwenang penuh dan memikul tanggung jawab

Salah satu contoh globalisasi ekonomi adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), seperti yang saat ini baru saja bergulir. Arus barang serta jasa dan faktor-faktor

Maka upaya yang dapat dilakukan menyiapkan generasi muda sejak saat ini untuk menerapkan nilai- nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari untuk mengubah karakter bangsa menjadi

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan gaya kehidupan masyarakat yang saat ini semakin bergejolak dengan kehidupan dunianya, yang kaya memamerkan

Melihat fenomena terindikasinya prilaku konsumtif dikalangan remaja dan terdapat gaya hidup meniru model, orang lain, atau trend saat ini dan juga adanya

Dengan menjawab rumusan masalah dari penelitian ini, yang diperoleh dari data atau informasi kemudian dapat diklasifikasikan menjadi dampak positif dan negatif terhadap kehidupan sosial

Aulia dkk 2018 menguraikan bahwa saat ini identitas nasional bangsa Indonesia menghadapi beragam tantangan, diantaranya seperti ; 1 memudarnya nilai-nilai luhur dalam praktik kehidupan