• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran School-Connectedness pada Siswa di Sekolah Pembauran (Studi Kasus SMA WR Supratman 2 Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gambaran School-Connectedness pada Siswa di Sekolah Pembauran (Studi Kasus SMA WR Supratman 2 Medan)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

53

DAFTAR PUSTAKA

Azwar, Saifuddin. (2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Blum, R.W., McNeely, C.A., Rinehart, P.M. (2002). Improving the odds: The untapped power of schools to improve the health of teens. Minneapolis, Minnesota: University of Minnesota, Center for Adolescent Health and

Development. Available:

http://www.sde.ct.gov/sde/lib/sde/pdf/curriculum/cali/improving_the_od ds.pdf diakses pada 16 Juni 2016

Blum, Robert. (2004). School Connectedness: Improving Students’ Lives. Baltimore, Maryland: Johns Hompkins Bloomberg School of Public Health, Journal of School Health. September 2004. Available: http://cecp.air.org/download/MCMonographFINAL.pdf diakses pada 16 Juni 2016

Bonny, A. E., Brito, M. T., Klosterman, B. K., Hornung, R. W., & Slap, G. B. (2000). School disconnectedness: Identifying adolescents at risk. Pediatrics

Centers for Disease Control and Prevention. (2009). School Connectedness: Strategies for Increasing Protective Factors Among Youth. Atlanta, GA: U.S. Department of Health and Human Service. Available: http://www.cdc.gov/healthyyouth/protective/pdf/connectedness.pdf diakses pada 16 Juni 2016

Field, Andy. (2009). Discovering Statistics using SPSS Third Edition. British: SAGE Publications Ltd.

Gofir, Abdul. (2014). Metode Penelitian Sosial II. Available: http://abdulgofir.blogspot.co.id/ diakses pada tanggal 4 Agustus 2016. Hattie, J & Anderman, E.M. (2013). International Guide to Student Achievement.

New York: Routledge.

Kandace, Forrester. (2015). Exploring the Intersections of School Discipline, Discrimination, Connectedness, and Mental Health for African American High School Students. Berkeley: University of California. Available: http://escholarship.org/uc/item/359186k9 diakses pada tanggal 26 September 2016

(2)

54

Levesque, Roger J.R. (2011). Encylopedia of Adolescence. New York: Springer Lohmeier, J.H & Lee, S.W. (2011). A school connectedness scale for use with

adolescents. University of Massachusetts Lowell. Educational Research and Evaluation Vol. 17, No. 2, April 2011, 85–95. Available: http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/13803611.2011.597108 diakses pada 23 Agustus 2016.

Maloedyn, S. (2010). Rahasia etnis Tionghoa mendidik anak. Jakarta : GorgaMedia

Manurung, Regina Ophelia Nefelin. (2015).Perbedaan Self-Efficacy Antara Siswa Etnis Tionghoa Dan Non Tionghoa Di SMA Mayoritas Etnis Tionghoa (Studi Kasus SMA Sutomo 1 Medan). Medan : Universitas Sumatera Utara. Available: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/43452 diakses pada 16 Juni 2016.

McNeely, C.A., Nonnemaker, J.M., Blum, R.W. (2002). Promoting School Connectedness: Evidence from the National Longitudinal Study of Adolescent Health. Journal of School Health Vol. 72 No.4, April 2002.138-146

Pelly, Usman. (2003). Murid Pri dan Nonpri pada Sekolah Pembauran: Kebijakan Asimilasi Orde Baru di Bidang Pendidikan dan Dampaknya terhadap Masyarakat Multikultural. Medan: Universitas Negeri Medan.

Saelhof, Jileon. (2009). Examining the Promotion of School Connectedness through Extracurricular Participation. Saskatoon: University of Saskatchewan.

Salim, Izhar. (2014). Motivasi Berprestasi dan Motivasi Berafiliasi pada Etnis Tionghoa yang bersekolah di SMA Negeri 1 Tebas. Pontianak:

Universitas Tanjupura. Available:

jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/ view/7273 diakses pada 10 Oktober 2016.

Stracuzzi, N.F. & Mills, M.L. (2010). Teachers Matter: Feelings of School Connectedness and Positive Youth Development among Coos County Youth. New England: Carsey Institute, Issue Brief No.23. Available: scholars.unh.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1121&context=carsey diakses pada 16 Juni 2016.

Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

(3)

55

Sumiati, ety (2000). Studi kasus: Prasangka sosial pelajar keturunan Cina dan kecenderungannya pada tingkat interaksi sosial. Bogor: Institute Pertanian Bogor.

Tobing, Jakob. (2013). Kenali Hak dan Tanggung Jawab Anda: Hak untuk Mendapat Pendidikan. Available: http://www.leimena.org/id/page/v/750/kenali-hak-dan-tanggung-jawab-anda-hak-untuk-mendapat-pendidikan-4 diakses pada tanggal 14 September 2016.

Undang-Undang Republik Indonesia No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Woolfolk, Hoy Anita. (2004). Educational Psychology-9th Edition. USA: Pearson.

Wrsupratman.sch.id. Perguruan WR Supratman Medan. Available: http://www.wrsupratman.sch.id/ diakses pada Desember 2015

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Sehubungan dengan hal t er sebut diat as, maka Panit ia Pengadaan Bar ang/ Jasa Peker jaan Pengadaan Jasa Keamanan Kant or dan Lingkungannya mengumumkan bahw a

[r]

Sekalipun beberapa negara telah mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis dalam kurikulum, pada kenyataannya peserta didik belum benar-benar mampu menunjukkan

Melalui umpan balik negatif, hormon steroid mengurangi tingkat GnRH, mengganggu fertilitas dan memiliki efek lokal pada saluran reproduksi yang secara langsung memengaruhi

 Fungsi Utama: Membantu anggota mengerjakan quiz dengan baik  Anggota mengerjakan sesuatu yang terbaik untuk Tim.  Tim juga berbuat sesuatu yang terbaik untuk

[r]

Langkah-langkah strategi bermain peran (role playing), antara lain: (1) Guru menyusun/ menyiapkan skenario yang akan ditampilkan; (2) Menunjuk beberapa siswa