STUDI KOMPARATIF PENGAMBANGAN PRODUK BANYAK
SYARI’AH DI INDONESIA DAN MALAYSIA
HUKUM KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH
DOSEN PENGAMPU :
DR. ROSDALINA, M.HI.
OLEH :
SITI RAHMI KASIM
NIM : 16.2.2.00013
Semester : 3 (Tiga)
PROGRAM PASCASARJANA
BAB I Islam memberikan penekanan yang seimbang antara hidup di dunia dan hidup di akhirat, karena hidup di akhirat dilalui setelah menyelesaikan amanah Allah di dunia.
Perbankan Islam dibangun dengan semangat keadilan, bukan hanya mengutamakan kepentingan sekelompok orang tertentu, maka itulah salah satu alasan Islam mengharamkan praktek perbankan ribawi (usury based), karena hanya menguntungkan segelintir orang tetapi berakibat menyengsarakan bagi kelompok lainnya, memperdalam kesenjangan sosial antara kelompok masyarakat yang berekonomi mampu dengan kelompok masyarakat yang berekonomi lemah.
Berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 1 tahun 2004 tanggal 24 Januari 2004 dan juga fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Nomor 8 tahun 2006 tanggal 27 Juni 2006 ditetapkan bahwa bunga bank adalah riba. Untuk menjawab kebutuhan umat Islam terhadap lembaga perbankan, maka didorong perbankan syariah agar terus tumbuh dengan menyempurnakan penggunaan prinsip syariah dalam operasionalnya, terutama penekanan pada prinsip profit andloss sharing. Untuk mewujudkan perbankan syariah yang menjalankan fungsi intermediasi keuangan sesuai dengan prinsip syariah di Indonesia, diperlukan desain produk yang berlandaskan prinsip-prinsip keuangan yang ada dalam Islam.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah produk-produk pendanaan dan pembiayaan bank syari’ah di Malaysia?
2. Bagaimanakah produk-produk pendanaan dan pembiayaan bank syari’ah di Indonesia?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui produk-produk pendanaan dan pembiayaan bank syari’ah di Malaysia.
2. Untuk mengetahui produk-produk pendanaan dan pembiayaan bank syari’ah di Indonesia.
D. Manfaat Penelitian
1. Untuk menambah wawasan penulis berkaitan dengan produk pendanaan dan pembiayaan berbasis perbankan syari’ah.
2. Sebagai bahan bacaan bagi peneliti selanjutnya berkaitan dengan penelitian pendaan dan pembiayaan berbasis perbankan syari’ah.
BAB II PEMBAHASAN
A. Produk Bank Syari’ah di Malaysia
1. Pendanaan
Tabel-1 Produk Pendanaan Bank Syari’ah di Malaysia
Produk/Jasa Akad
Current account-i Wadiah Yad Dhamanah / Mudharabah Saving account-i Wadiah Yad Dhamanah /
Mudharabah General investment account-1 Mudharabah Special investment account-i Mudharabah Specific investment account-i Mudharabah
2. Pembiayaan
Produk-produk pembiayaan yang ditawarkan perbankan syariah Malaysia lebih bervariasi dibandingkan dengan produk-produk pembiayaan yang ditawarkan bank syariah pada umumnya yang jumlahnya tidak kurang dari 33 jenis produk pembiayaan.Produk-produk pembiayaan ini sebagian besar menggunakan akad BBA (BBA), disusul dengan akad Murabahah dan Bai’ al-Inah.
Bervariasinya produk pembiayaan yang ditawarkan perbankan syariah Malaysia tidak terlepas dari dibolehkannya penggunaan akad Bai’ al-Inah dan Bai’ Dayn oleh NSAC atau dewan syariah Malaysia. Dengan dibolehkannya Bai’ al-Inah menjadikan akad BBA yang mengandung unsur Bai’ al-al-Inah dibolehkan juga. Akad BBA merupakan akad yang cukup fleksibel untuk diterapkan pada berbagai produk pembiayaan.
Produk-produk pembiayaan dan akad yang digunakan di Malaysia dapat di baca pada tabel di bawah ini:
Tabel-2 Produk Pembiayaan Bank Syari’ah di Malaysia
Produk/Jasa Akad Benevolent Loan-i Qardh Block discounting-i Bai’ al-Dayn Bridging finance-i Istisna / BBA Bungalow lots financing-1 BBA
Computer financing-i BBA
Floor stocking financing-i Murabahah / BBA Hire purchase agency-i Wakalah
Hire purchase-i Ijarah ThummaBai’
Home / house financing-i BBA/Istisna/Variable rate ijarah Industrial hire purchase-i Ijarah ThummaBai’
Land financing-i BBA
Property financing-i BBA/Istisna/Variable rate Ijarah Revolving credit facility-i BBA/Murabahah/Hiwalah/Bai’al-inah Share financing-i BBA/Bai’al-Inah
paling ideal dan cocok diterapkan untuk produkproduk pembiayaan. Sehingga, pembiayaan untuk modal kerja pun dilakukan dengan menggunakan akad murabahah atau BBA.
B. Produk Bank Syari’ah di Indonesia
1. Pendanaan
Produk pendanaan yang ditawarkan perbankan syariah Indonesia tidak berbeda dengan produk pendanaan bank syariah pada umumnya yang meliputi giro, tabungan, investasi umum, investasi khusus, dan obligasi.Akad-akad yang digunakan juga merupakan akad-akad yang biasa diterapkan untuk produk yang bersangkutan. Produk-produk pendanaan dan akad yang digunakan di Indonesia dapat di baca pada tabel di bawah ini:
Tabel-3 Produk Pendanaan Bank Syari’ah di Indonesia
Produk/Jasa Akad
Giro (Rp/USD/SD) Wadiah yad dhamanah Tabungan Kurban Wadiah yad dhamanah Tabungan Haji Wadiah yad dhamanah/
Tabel-4 Produk Pembiayaan Bank Syari’ah di Indonesia
Produk/Jasa Akad
Modal Kerja Mudharabah, Musyarakah, Murabahah
Investai Mudharabah, Musyarakah, Murabahah
Pengadaan barang investasi Murabahah Pembiayaan peralatan Murabahah Pembiayaan aset tetap Murabahah Pembiayaan stok barang Murabahah Pembiayaan pabrik dan mesin Murabahah / Istishna
Pemesanan barang investasi Istishna
Pembiayaan proyek Mudharabah, musyarakah, murabahah
Pengadaan barang konsumsi Murabahah Pembiayaan properti Murabahah Pembiayaan rumah/tokoh/kantor Murabahah Pembiayaan kendaraan bermotor Murabahah Pembiayaan komputer Murabahah
Renovasi Istishna
Pembiayaan talangan Qardh Gadai Qardhul hasan Takeover / Transfer Service Rahn/qardh
Pertanian Salam
BAB III PENUTUP
1. Pada perbankan syariah di Malaysia terdapat desain produk sebagai berikut: a. Pendanaan: Wadiah, Mudharabah, b. Pembiayaan: Murabahah, Bai’ Bi TsamanAjil (BBA), Ijarah, Ijarah ThummaBai’, Variable Rate, Ijarah, Kafalah, Wakalah, Bai’ al-Inah, Bai’ al-Dayn, dan Istishna, c. Jasa Perbankan: Qardh Hasan, Bai’ Bi TsamanAjil (BBA), Bai’ al-Inah, dan Ujr, dan d. Instrumen Keuangan Syariah: Bai’ al-Inah, Bai’ Bi TsamanAjil (BBA), Murabahah, Mudharabah, dan Ujr.
2. Bentuk-bentuk produk perbankan syariah di Indonesia adalah: a. Pola Titipan, seperti wadi’ah yad amanah dan wadi’ah yad dhamanah, b. Pola Pinjaman, seperti qardh dan qardhul hasan, c. Pola Bagi Hasil, seperti mudharabah dan
musharakah, d. Pola Jual Beli, seperti murabahah, salam, dan istisna, e. Pola Sewa, seperti ijarah dan ijarah waiqtina, dan f. Pola Lainnya, seperti
DAFTAR PUSTAKA
Ascarya. “Akad dan Produk Bank Syariah: Konsep dan Praktek di Beberapa Negara”. Bank Indonesia, Agustus 2006.
Ahmad, Abu Umar Faruq. Riba and Islamic Banking.Journal of Islamic Economic, Banking, and Finance.Pdf
Bank Indonesia.“Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/46/PBI/2005 tentang Akad Penghimpunan dan Penyaluran Dana Bagi Bank yang Melaksanakan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah.”
Muhammad dan Alimin.Etika & Perlindungan Konsumen Dalam Ekonomi Islam. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta, 2004
Nasution, Mustafa Edwin, dkk. Pengenalan Eksklusif Ekonomi Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012. Cet. Ke-4.