Naïve
Method &
Total Historical
Average
Naive Method (Naive
Approach / Pendekatan Naif)
Menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C.
(2009:170)
adalah teknik peramalan yang mengasumsikan permintaan periode
berikutnya sama dengan permintaan pada periode terakhir, sehingga dapat
dirumuskan sebagai berikut:
Keterangan:
Y
t= permintaan aktual periode sebelumnya,
Y
t+1= peramalan permintaan periode berikutnya.
t
t
Y
Total Historical Average
F
i+1
=(1/n)(
A
i
)
Dimana
o
F
i+1
= perkiraan untuk periode berikutnya
o
n = jumlah periode
Total Historical Average
Kerugian Menggunakan Total Historical
Average
• Benar-benar ketinggalan tren!
karena
◦
- Menggunakan semua data historis
◦
- Menempatkan bobot yang sama
Menghitung Kesalahan Peramalan
Kesalahan peramalan
= Permintaan aktual – Nilai peramalan = At – Ft
Terdapat beberapa cara perhitungan yang digunakan untuk menghitung kesalahan peramalan total. Menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C. (2009:177) perhitungan ini dapat digunakan untuk membandingkan model-model peramalan yang berbeda, mengawasi peramalan, dan untuk memastikan peramalan berjalan dengan baik. Tiga dari perhitungan yang paling terkenal menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C. (2009: 177), yaitu:
a. Deviasi Mutlak Rerata (Mean Absolute Deviation – MAD)
b. Kesalahan Kuadrat Rerata (Mean Squared Error – MSE)
a. Deviasi Mutlak Rerata (
Mean
Absolute Deviation – MAD)
MAD merupakan rata-rata kesalahan mutlak selama perioda tertentu tanpa
memperhatikan apakah hasil peramalan lebih besar atau lebih kecil dibandingkan kenyataannya. Secara matematis, MAD dirumuskan sebagai berikut :
Di mana:
A = Permintaan Aktual pada perioda – t
b. Kesalahan Kuadrat Rerata
(
Mean Squared Error – MSE)
MSE dihitung dengan menjumlahkan kuadrat semua kesalahan peramalan pada setiap periode dan membaginya dengan jumlah perioda peramalan.
Secara matematis, MSE dirumuskan sebagai berikut :
Keterangan:
MSE = Mean Squared Error
At= Permintaan actual periode ke-t
Ft= Permintaan peramalan periode ke-t n = jumlah periode