• Tidak ada hasil yang ditemukan

3cd1c sessi 3. sistem informasi peramalan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "3cd1c sessi 3. sistem informasi peramalan"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Naïve

Method &

Total Historical

Average

(2)

Naive Method (Naive

Approach / Pendekatan Naif)

Menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C.

(2009:170)

adalah teknik peramalan yang mengasumsikan permintaan periode

berikutnya sama dengan permintaan pada periode terakhir, sehingga dapat

dirumuskan sebagai berikut:

Keterangan:

Y

t

= permintaan aktual periode sebelumnya,

Y

t+1

= peramalan permintaan periode berikutnya.

t

t

Y

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

Total Historical Average

F

i+1

=(1/n)(

A

i

)

Dimana

o

F

i+1

= perkiraan untuk periode berikutnya

o

n = jumlah periode

(8)
(9)
(10)
(11)

Total Historical Average

Kerugian Menggunakan Total Historical

Average

• Benar-benar ketinggalan tren!

karena

- Menggunakan semua data historis

- Menempatkan bobot yang sama

(12)

Menghitung Kesalahan Peramalan

Kesalahan peramalan

= Permintaan aktual – Nilai peramalan = At – Ft

Terdapat beberapa cara perhitungan yang digunakan untuk menghitung kesalahan peramalan total. Menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C. (2009:177) perhitungan ini dapat digunakan untuk membandingkan model-model peramalan yang berbeda, mengawasi peramalan, dan untuk memastikan peramalan berjalan dengan baik. Tiga dari perhitungan yang paling terkenal menurut Heizer dan Render yang diterjemahkan oleh Sungkono, C. (2009: 177), yaitu:

a. Deviasi Mutlak Rerata (Mean Absolute Deviation – MAD)

b. Kesalahan Kuadrat Rerata (Mean Squared Error – MSE)

(13)

a. Deviasi Mutlak Rerata (

Mean

Absolute Deviation – MAD)

MAD merupakan rata-rata kesalahan mutlak selama perioda tertentu tanpa

memperhatikan apakah hasil peramalan lebih besar atau lebih kecil dibandingkan kenyataannya. Secara matematis, MAD dirumuskan sebagai berikut :

Di mana:

A = Permintaan Aktual pada perioda – t

(14)

b. Kesalahan Kuadrat Rerata

(

Mean Squared Error – MSE)

MSE dihitung dengan menjumlahkan kuadrat semua kesalahan peramalan pada setiap periode dan membaginya dengan jumlah perioda peramalan.

Secara matematis, MSE dirumuskan sebagai berikut :

Keterangan:

MSE = Mean Squared Error

At= Permintaan actual periode ke-t

Ft= Permintaan peramalan periode ke-t n = jumlah periode

(15)

c. Kesalahan Persen Mutlak Rerata (Mean

Absolute Percent Error – MAPE)

Masalah yang terjadi dengan MAD dan MSE adalah bahwa nilai kesalahan

tergantung pada besarnya unsur yang diramal, jika unsurnya dalam satuan

ribuan, maka nilai kesalahan bias menjadi sangat besar.

MAPE digunakan untuk menghindari masalah tersebut, yang dihitung sebagai

rata-rata diferensiasi absolut antara nilai yang diramal dan aktual, yang

(16)

MAPE

Menggunakan persamaan berikut:

Keterangan:

At= Permintaan actual periode ke-t

Ft= Permintaan peramalan periode

ke-t

(17)

Contoh MAD

Year

Actual

Naive

error

(18)

Contoh MAD

(19)

Contoh MSE

Year

Actual

Naive

error

(20)

Contoh MSE

(21)

Contoh MAPE

Year

Actual

Naive Absolute Persentase error

 

A

F

100*(e absolute/A)

0

10

 

 

1

12

10

`=100*ABS(C39-D39)/C39 = 16.67

2

14

12

`=100*ABS(C40-D40)/C40 = 14.29

3

15

14

`=100*ABS(C41-D41)/C41 = 6.67

4

16

15

`=100*ABS(C42-D42)/C42 = 6.25

5

17

16

`=100*ABS(C43-D43)/C43 = 5.88

6

19

17

`=100*ABS(C44-D44)/C44 =10.53

7

21

19

`=100*ABS(C45-D45)/C45 = 9.52

8

23

21

`=100*ABS(C46-D46)/C46 = 8.70

 

 

23

 

(22)

Contoh MAPE

(23)

Referensi

Dokumen terkait

UKM dari sektor hasil hutan dan perkebunan yang memiliki nilai LQ lebih besar dari 1 berada di Kecamatan Gandus (1,649). Sedangkan UKM kerajinan yang memiliki nilai LQ lebih

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan variabel lingkungan keluarga dan motivasi belajar secara simultan

Ohutleikenäytteissä, jotka otettiin heti infektion jälkeen, vapaiden virusten poiston jälkeen ja viisi tuntia infektiosta, ei havaittu muutoksia soluissa eikä viruksia solujen

KaDep masing-masing mata ajar menyampaikan kepada tim pembuat soal ( Item Written ) pada mata ajar tersebut untuk membuat dan menyusun soal sesuai kebutuhan

[r]

Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah: a) prosentase rata-rata aktivitas guru setelah empat kali pertemuan sebesar

Beliau dalam menafsirkan ayat sesudah menyebutkan riwayat (hadis) adalah dengan menggunakan ilmu bahasa arab terhadap kata yang berbeda riwa- yat-riwayat dalam hal itu, agar

[r]