Evaluasi Pengujian Lanjutan Klon Karet Irr Seri 120-140
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Koefisien keragaman genetik (KKG) dan heritabilitas (h 2 ) dari genotipe yang diteliti cukup tinggi untuk rata-rata produksi karet kering, tinggi tanaman, lilit batang, tebal
Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah karakter pertumbuhan lilit batang, panjang alur sadap, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, diameter pembuluh lateks,
et al., 1990; Thomanee et al ., 1992). Evaluasi yang dilakukan pada tingkat pengujian di lapangan diharapkan dapat menghasilkan klon-klon yang memiliki ketahanan genetik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berpengaruh nyata terhadap dua belas karakter yang diamati yaitu lilit batang, tebal kulit, jumlah cincin pembuluh lateks,
et al., 1990; Thomanee et al ., 1992). Evaluasi yang dilakukan pada tingkat pengujian di lapangan diharapkan dapat menghasilkan klon-klon yang memiliki ketahanan genetik
awal yaitu pada umur empat tahun dengan ukuran lilit batang berkisar 44,8 - 47,5 cm, rata-rata pertambahan lilit batang sebelum sadap antara 13,0 cm – 13,4 cm per tahun dan
Dari hasil evaluasi keragaan TBM klon IRR seri 200 pada dua lokasi pengujian lanjutan diketahui bahwa klon IRR 220 memiliki pertumbuhan yang jagur dan stabil
Pengamatan dilakukan terhadap lilit batang, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, panjang alur sadap, produksi normal dengan sistem sadap S/2d3, dan aplikasi ethrel 2,5% setiap bulan,