• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

____________________________________________ Jumadi. (2010). Praktikum Analisis Rangkaian Listrik

1

Percobaan VII

REAKTANSI KAPASITIF

A. Tujuan

1. Menyelidiki hubungan antara arus dan tegangan ac pada kapasitor 2. Menentukan besarnya reaktansi kapasitif

B. Dasar Teori

Jika suatu kapasitor dihubungkan dengan sumber tegangan ac seperti pada gambar 9.1, maka akan mengalir arus pada rangkaian tersebut. Besarnya tegangan dibagi arus secara umum disebut impedansi. Khusus untuk kapasitor besarnya impedansi ini disebut reaktansi kapasitif.

i

vS C v

Gambar 9.1. Rangkaian kapasitor dan sumber tegangan ac

Oleh karena arus bolak-balik yang digunakan dalam bentuk sinus, maka untuk memudahkan perhitungan digunakan fungsi eksponensial kompleks. Dalam notasi ini maka :

_

_ V -j

ZC = _ = = - j XC dan XC = ω C XC = reaktansi kapasitif I ω C

C. Alat dan Bahan

1. AFG

2. Voltmeter ac analog

3. Ampermeter ac digital

4. Kapasitor 10 nF, 20 nF

(2)

____________________________________________ Jumadi. (2010). Praktikum Analisis Rangkaian Listrik

2

D. Prosedur

Α AFG

C V

Gambar 9.2.Rangkaian pecobaan

1. Pasang rangkaian seperti gambar 9.2. Gunakan C = 10 nF dan frekuensi 500 Hz

2. Atur tegangan output AFG sehingga tegangannya 3 V. Catat arus yang mengalir.

3. Ulangi langkah 2 untuk tegangan 4 V, 5 V, 6 V, 7 V

4. Ulangi langkah 1 s.d 3 untuk f = 1000 Hz dan 1500 Hz

5. Ulangi langkah 1 s.d 4 untuk C = 20 nF

6. Buatlah grafik hubungan V versus I, kemudian tentukan besarnya X C berdasarkan grafik.

7. Bandingkan hasilnya dengan rumus XC = 1/ωC

E. Tabel Data

Untuk C = 10 nF

f = 500 Hz f = 1000 Hz f = 1500 Hz

V (volt) I (mA) V (volt) I (mA) V (volt) I (mA)

3 ... 3 ... 3 ...

4 ... 4 ... 4 ...

5 ... 5 ... 5 ...

6 ... 6 ... 6 ...

7 ... 7 ... 7 ...

Untuk C = 20 nF f = 500 Hz f = 1000 Hz f = 1500 Hz V (volt) I (mA) V (volt) I (mA) V (volt) I (mA) 3 ... 3 ... 3 ...

4 ... 4 ... 4 ...

5 ... 5 ... 5 ...

6 ... 6 ... 6 ...

Referensi

Dokumen terkait

Besarnya pokok pinjaman dihitung dari jumlah pinjaman dibagi jangka waktu pinjaman. Besarnya bunga adalah presentase bunga dikalikan jumlah pinjaman

2 Jika dari rangkaian tersebut digambarkan kurve hubungan antara penguatan tegangan dalam dB versus logaritma frekuensi seperti pada gambar 1 (c) dan 1 (d) maka diperoleh kurve

Hukum Kirchhoff I menyatakan : Jumlah aljabar kuat arus yang menuju suatu titik cabang rangkaian listrik = jumlah aljabar arus yang meninggalkan titik cabang

Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar listrik magnet dan optik yang meliputi sebagai berikut : Hukum Coulomb, Medan Listrik, Hukum Gauss, Potensial Listrik, Kapasitor,

Keputusan Terbuka & Tertutup Sistem terbuka adalah sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya. Teori Sistem Mcleod Sistem tertutup adalah sistem

mendapatkan arus beban seperti pada table, amati terus arus zener dan tegangan zener pada setiap arus beban sesuai dengan table. Lukiskan grafik yang melukiskan hubungan arus

a.. Sebuah kumparan ketika dihubungkan dengan sumber arus searah 3 volt padanya mengalir arus 0,1 ampere. Saat sumber tegangan diganti dengan 3 volt AC besarnya arus yang mengalir

Tiga resistor dihubungkan secara parallel dan dihubungkan dengan sumber tegangan seperti ditunjukkan pada gambar 10.. b) Arus yang mengalir pada