• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyelesian Sengketa di Luar Pengadilan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penyelesian Sengketa di Luar Pengadilan"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

•LEMBAGA PERDAMAIAN DALAM

PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA DI PENGADILAN (PS 130 HIR)

•LEMBAGA PERANTARA DALAM PENYELESAIAN PERSELISIHAN

PERBURUHAN/P4 (UU NO.22/1957) •LEMBAGA BADAN PENASEHAT

PERKAWINAN, PERSELISIHAN, DAN PERCERAIAN (BP4)

•LEMBAGA PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN DI LUAR PENGADILAN (PS 30-33 UUPLH)

•UU NO.30/1999 TENTANG

(3)

ADR (ALTERNATIVE DISPUTE

RESOLUTION)

APS (ALTERNATIF

PENYELESAIAN SENGKETA)

PPS (PILIHAN PENYELESAIAN

SENGKETA)

MPSSK (MEKANISME

PENYELESAIAN SENGKETA SECARA KOOPERATIF)

MAPS (MEKANISME

(4)

• KRITIK TERHADAP PROSES LITIGASI

BERSIFAT ADVERSARIAL (BERLANGSUNG ATAS DASAR PERMUSUHAN

ATAU PERTIKAIAN PARA PIHAK)

MEMPERMASALAHKAN MASA LALU DAN BUKAN MENYELESAIKAN

MASALAH MASA DEPAN

LAMBAT DALAM PENYELESAIAN PERKARABIAYA YANG MAHAL

MEMBUAT ORANG BERMUSUHANMELUMPUHKAN PARA PIHAK

• PERLUNYA MENYEDIAKAN MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA YANG LEBIH FLEKSIBEL DAN RESPONSIF BAGI KEBUTUHAN PARA PIHAK YANG BERSENGKETA

• UNTUK MEMPERKUAT KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA

(5)

•SIFAT KESUKARELAAN DALAM PROSES •PROSEDUR YANG CEPAT

•KEPUTUSAN NON YUDISIAL (TIDAK MENGHUKUM) •SIFAT RAHASIA

•FLEKSIBELITAS DALAM MERANCANG SYARAT-SYARAT PENYELESAIAN SENGKETA

•HEMAT WAKTU DAN BIAYA

•PERLINDUNGAN DAN PEMULIHAN HUBUNGAN YANG ADA

•KEMUDAHAN UNTUK MELAKSANAKAN HASIL PENYELESAIAN

(6)

DASAR HUKUM:

PASAL 20 AYAT 2

UULH NO. 4/1982

PASAL 30-33 UUPLH

(7)

Penyelesaian sengketa di luar pengadilan

ditujukan untuk mencapai kesepakatan

Bentuk dan besarnya ganti rugi

Tindakan pemulihan akibat pencemaran dan perusakan lingkungan

Tindakan tertentu untuk menjamin tidak akan terulangnya pencemaran atau perusakan lingkungan

Tindakan untuk mencegah timbulnya dampak negatif terhadap lingkungan hidup

(8)

Upaya penyelesaian sengketa lingkungan yang di selenggarakan

untuk mencapai kesepakatan

mengenai bentuk dan besarnya ganti rugi dan atau tindakan tertentu guna

menjamin tiak akan terjadinya atau terulangnya dampak negatif terhadap

(9)

Penyelesaian sengketa lingkungan di

luar pengadilan merupakan pilihan

para pihak yang bersengketa dan

para pihak yang berkepentingan

(Instansi pemerintah terkait dan

(10)

MERUPAKAN PIHAK YANG MEMFASILITASI

PARA PIHAK YANG

BERSENGKETA SYA

R

1. DISETUJUI PARA PIHAK 2. TDK MEMILIKI HUB

KELUARGA/KERJA DGN SALAH SATU PIHAK

3. MEMILIKI KETERAMPILAN MELAKUKAN

PERUNDINGAN 4. TDK MEMILIKI

(11)

MASYARAKAT DAPAT MEMBENTUK LEMBAGA

PENYEDIA JASA PENYELESAIAN SENGKETA

LINGKUNGAN HIDUP

PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH

DAPAT MEMFASILITASI PEMBENTUKAN

LEMBAGA PENYEDIA JASA

(12)

PIHAK KETIGA NETRAL

PIHAK KETIGA NETRAL

DAPAT BERBENTUK

DAPAT BERBENTUK

TDK MEMILIKI KEWENANGAN

MENGAMBIL KEPUTUSAN

TDK MEMILIKI KEWENANGAN

MENGAMBIL KEPUTUSAN

MEMILIKI KEWENANGAN

MENGAMBIL KEPUTUSAN

MEMILIKI KEWENANGAN

(13)

Syofiarti, SH, MH

Negosiasi

Negosiasi

Mediasi

Mediasi

Konsiliasi

Konsiliasi

Pencari Fakta

Pencari Fakta

Arbitrasi

(14)

Syofiarti, SH, MH

MERUPAKAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI PERUNDINGAN LANGSUNG DENGAN PARA PIHAK YANG

(15)

MERUPAKAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA DENGAN BANTUAN MEDIATOR GUNA MENCARI BENTUK

PENYELESAIAN YG DISEPAKATI PARA PIHAK

PERAN MEDIATOR (AKTIF) MEMBERIKAN BANTUAN

SUBSTANTIF DAN PROSEDURAL KEPADA PARA PIHAK YG

BERSENGKETA

MERUPAKAN PERLUASAN

NEGOSIASI

MERUPAKAN PERLUASAN

NEGOSIASI

MEDIATOR TDK PUNYA KEWENANGAN MEMUTUS ATAU

MENERAPKAN BENTUK PENYLESAIAN

TAPI HANYA MEMBERIKAN

SARAN

MEDIATOR TDK PUNYA KEWENANGAN MEMUTUS ATAU

MENERAPKAN BENTUK PENYLESAIAN

TAPI HANYA MEMBERIKAN

(16)

PERSYARATAN MEDIATOR

Cakap melakukan tindakan

hukum

Memiliki pengalaman minimal 5

tahun

Tidak ada keberatan dari

masyarakat

Memiliki keterampilan berunding

( PP No. 54 Tahun

2000 )

(17)

HAKIM BUKAN

PEMERIKSA PERKARA

ADVOKAT ATAU

AKADEMISI HUKUM YG BERSERTIFIKAT

PROFESI BUKAN

HUKUM YG MENGUASAI PERKARA,

BERSERTIFIKAT

HAKIM PEMERIKSA

PERKARA

MEMPERSIAPKAN JADWAL

PERTEMUAN

MENDORONG PARA PIHAK

BERPERAN AKTIF

MEMBANTU PIHAK MEMAHAMI

KEPENTINGANNYA DAN MENCARI PILIHAN

PENYELESAIAN SENGKETA

MELAKUKAN DIAGNOSIS

KONFLIK

MEMPERLANCAR DAN

MENGENDALIKAN KOMUNIKASI

(18)

PROSES MEDIASI :

PROSES MEDIASI :

PRA MEDIASI :

Sidang pertama hakim

mengupayakan mediasi

Hakim berkewajiban mendorong

para pihak aktif

Hakim wajib menjelaskan

prosedur mediasi sesuai perma

(19)

MEDIASI :

Menciptakan forum

Mengumpulkan dan membagi-bagi

informasi

Pemecahan masalah

Pengambilan keputusan

Jangka waktu mediasi: 40 hari + 14

hari

Hasil kesepakatan dalam bentuk

akta perdamaian

Mediasi di luar pengadilan wajib

(20)

MERUPAKAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI PERUNDINGAN DENGAN BANTUAN KONSILIATOR GUNA

MENCARI BENTUK PENYELESAIAN YG DISEPAKATI PARA PIHAK

PIHAK KETIGA BERSIFAT PASIF / TERBATAS PADA

FUNGSI PROSEDURAL PIHAK KETIGA BERSIFAT

(21)

Merupakan upaya penyelesaian

sengketa dengan cara menunjuk pihak-pihak yang netral yang bertugas

mengumpulkan bahan-bahan atau keterangan-keterangan guna dianalisis

dan dievaluasi dengan tujuan untuk memperjelas masalah-masalah yang menimbulkan sengketa serta disertai

(22)

MERUPAKAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA DENGAN BANTUAN PIHAK KETIGA (ARBITER) YANG BERWENANG UNTUK MEMUTUSKAN DAN

SEMUA PUTUSAN ARBITRASE INI BERSIFAT TETAP DAN MENGIKAT PARA PIHAK YANG

(23)

Sarana/Bentuk Penyelesaian Sengketa

Lingkungan Hidup di Luar Pengadilan

Penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan

Dilakukan sendiri oleh para pihak yang bersengketa atau kuasanya --- caturpihak

Dilakukan dengan menggunakan jasa pihak

ketiga netral - silapihak

Negosiasi

Yang tidak memiliki kewenangan mengambil

keputusan, berfungsi fasilitator atau mediator

Yang memiliki kewenangan mengambil keputusan, berfungsi sebagai arbiter

Mediasi atau Konsiliasi Arbitrase

(24)

Karakteristik Bentuk-Bentuk Penyelesaian Sengketa

Karakteristik Ajudikasi Arbitrasi Mediasi Negosiasi Bentuk sikap Tidak

Sukarela Sukarela Sukarela Sukarela

Yang

memutus Hakim Arbiter Para pihak Para pihak Kekuatan

Banding Mengikat, kemungkin an banding

Mengikat, dapat diuji (reviw)

untuk hal sangat terbatas

Kesepakatan

enforceable

sebagai kontrak

(pacta sunt servanda)

Kesepakatan

enforceable

sebagai kontrak

(25)

Pihak ketiga Imposed,

dan hakim tdk memiliki spesialisasi

Dipilih para pihak yang memiliki keahlian di bidang yang disengketakan

Dipilih fasilitator

biasanya ahli di bidang

Derajad

formalitas Format struktur dan aturan ketat sudah ada sebelumnya

Tidak begitu formal aturan yang

digunakan disepakati para pihak

Informal dan tidak

berstruktur

Informal dan tidak berstruktur

Aturan

Pembuktian Teknis Informal Tidak ada Tidak ada Private /

(26)

Karakter

proses Ada kesempatan

masing-masing

menyampai kan bukti

Ada

kesempatan masing-masing menyampaikan bukti

Presentasi bukti,

argumen, dan

kepentingan

Presentasi bukti,

argumen, dan

kepentingan

Hasil /out

come Principed decision

yang

didukung pendapat obyektif (reasoned opinion)

Kadang sama ajudikasi,

kadang

kompromi, tanpa opini.

Kesepakatan yang

diterima para pihak

Kesepakatan yang

diterima para pihak

Keterangan

a.Arbitase masih debatable, apakah masuk litigasi atau nonlitigasi

(27)

Referensi

Dokumen terkait

Arbitrase adalah cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak

Selain itu, jika penyelesaian sengketa dilakukan dengan bantuan pihak ketiga, maka pihak ketiga disini yang paling tepat adalah pihak dari Pemerintah Daerah, karena disamping

• Arbitrase adalah salah satu jenis alternatif penyelesaian sengketa dimana para pihak menyerahkan kewenangan kepada kepada pihak yang netral, yang disebut arbiter, untuk

(1) Para pihak atau salah satu pihak yang bersengketa dapat mengajukan Permohonan bantuan untuk penyelesaian sengketa lingkungan hidup kepada lembaga penyedia jasa dengan

Pada dasarnya mediasi adalah cara penyelesaian sengketa melalui perundingan yang melibatkan pihak ketiga yang bersifat netral (non intervensi) dan tidak berpihak

Putusan arbitrase bersifat final artinya terhadap putusan arbitrse tersebut sudah tidak ada lagi upaya hukum Arbiter Hubungan Industrial (selanjutnya disebut arbiter) adalah

Terakhir, kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen bersifat final dan mengikat, makna final dan mengikat artinya tidak ada

Menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, Arbiter adalah seorang atau lebih yang dipilih oleh para pihak yang bersengketa atau