• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

I. Identitas Mata Kuliah

1. Mata Kuliah

: Sastra Mutakhir

2. Kode Mata Kuliah/SKS : INA215 / 2 sks

3. Semester

: IV

4. Jurusan/Program Studi

: PBSI / PBSI dan BSI

5. Sifat Mata Kuliah

: T2, P-, L-

II. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini bertujuan memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk memahami, menjelaskan, dan menilai perkembangan

sastra Indonesia mutakhir. Bahan pembelajaran meliputi: sejarah perkembangan sastra Indonesia dalam dua dekade terakhir,

masalah angkatan sastra Indonesia mutakhir (80-an dan 2000), karakteristik dan kecenderungan perkembangan sastra Indonesia

yang meliputi berbagai genre.

III. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok, dan Uraian Materi Kuliah

No. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Uraian Materi Evaluasi Alokasi

Pokok Metode Bentuk Waktu

1. Memahami konsep dasar

tentang Sastra Mutakhir Menyatakan pengertian dan batasan Sastra Indonesia Mutakhir

Pengertian dan Batasan Sastra Indonesia Mutakhir

Pengertian Sastra Indonesia Mutakhir Batasan Sastra Indonesia Mutakhir, baik dari segi periode, bahasa, dan wilayah geografis yang membedakan-nya dengan Sastra Indonesia modern maupun Sastra Daerah/Dunia

Tes tulis Esai dan atau objektif

100 mnt

2. Memahami karya-karya penting dan para tokoh Sastra Indonesia Mutakhir

Menemukan dan menjelas-kan karya-karya penting dan para tokoh Sastra Indonesia Mutakhir

Karya-karya Penting dalam Sastra In-donesia Mu-takhir dan Tokoh-tokohnya

- Karya-karya Penting 1970-an dan tokoh-tokohnya.

- Karya-karya Penting 1980-an dan tokoh-tokohnya.

- Karya-karya Penting 1990-an dan tokoh-tokohnya.

- Karya-karya Penting 2000-an dan tokoh-tokohnya.

Tes tulis Esai dan atau objektif

(2)

3. Memahami karakteristik masing-masing genre sastra Indonesia mutakhir

Menemukan dan menjelas-kan karakteristik dan kecen-derungan: puisi, prosa, drama, dan kritik sastra Indonesia mutakhir Karakteristik dan Kecende-rungan Puisi, Prosa, Drama, dan Kritik Sastra Mutakhir

Karakterisitik dan kecenderungan: - Puisi (1970-an – 2000-an) - Novel (1970-an – 2000-an) - Cerpen (1970-an – 2000-an) - Drama (1970-an – 2000-an) - Kritik Sastra (mulai 1970-an –

2000-an)

Ciri-ciri estetik dan ekstra-estetik masing-masing genre Tes tulis Proyek Esai dan atau objektif Tugas analisis kelompok 200 mnt

4. Memahami Angkatan

70-an d70-an 80-70-an Membedakan dan menjelas-kan Angkatan 70-an dan 80-an deng80-an Angkat80-an sebe-lum maupun sesudahnya

Angkatan Sastra 70-an dan 80-an

- Angkatan 70-an versi Abdul Hadi W.M.

- Angkatan 80-an versi Korrie Layun Rampan

- Pro dan Kontra Seputar Angkatan 70-an dan 80-an

Tes tulis Esai dan atau objektif

200 mnt

5. Memahami Peristiwa Sastra Mutakhir tentang Polemik Sastra Kon-tekstual, Sastra Peda-laman, Sastra Koran, Sastra Sayembara, dan Hadiah Sastra

Menemukan hakikat dan permasalahan Polemik Sas-tra Kontekstual, SasSas-tra Pedalaman, Sastra Koran, Sastra Sayembara, dan Hadiah Sastra Polemik Sastra Kontekstual, Sastra Peda-laman, Sastra Koran, Sastra Sayembara, dan Hadiah Sastra

- Polemik Sastra Kontekstual - Polemik Sastra Pedalaman - Polemik Sastra Koran - Sastra Sayembara - Hadiah Sastra

Tes tulis Esai dan atau objektif

200 mnt

6. Memahami Angkatan

2000 Membedakan dan menjelas-kan Angkatan 2000 dengan Angkatan sebelum maupun sesudahnya, pelopor— pengarang—dan karya-karyanya

Angkatan

Sastra 2000 - Angkatan 2000 versi Korrie Layun Rampan - Pelopor, Pengarang dan Karya-karya

Angkatan 2000 dalam bidang: Puisi, Novel, Cerpen, Drama, dan Kritik Sastra

- Pembaruan Angkatan 2000 Diban-dingkan dgn Angkatan Sebelumnya - Pro dan Kontra Seputar Angkatan

2000 Tes tulis Proyek Esai dan atau objektif Tugas kliping kelompok 300 mnt

7. Memahami fenomena

Sastra Cyber Menemukan hakikat, mem-bedakan dan menjelaskan fenomena Sastra Cyber di Indonesia

Sastra Cyber - Pengertian, Batasan, Kedudukan, dan Peran Sastra Cyber

- Pro dan Kontra ttg Sastra Cyber - Perbedaan Sastra Syber dengan

Sastra Penerbit

Proyek Tugas kliping kelompok

100 mnt

8. Menganalisis dan menulis makalah tentang karya-karya Sastra Indonesia Mutakhir

Menganalisis, menulis, dan mendiskusikan karya-karya sastra Indonesia Mutakhir

Praktik Analisis Karya-karya Sastra Mutakhir

(3)

- Cerpen - Drama - Kritik Sastra

individu mengana-lisis KS Mutakhir

Jumlah 15 x 100’

IV. Skema Hubungan Materi Pokok Perkuliahan

Pengertian dan Batasan Sastra Indonesia

Muta-khir

Karya-karya Penting Sastra

Mutakhir dan Tokoh-tokohnya

Karakteristik dan Kecenderungan Sastra Mutakhir

Sastra 1970-an Sastra 1980-an Sastra 1990-an Sastra 2000-an

Angkatan Sastra

70-an dan 80-an Angkatan Sastra 2000 Sastra Cyber Polemik Sastra

Kontekstual, Sastra Pedalaman,

Sastra Koran, dll Puisi, Novel,

Cerpen, Drama, Kritik Sastra

Praktik Analisis Karya-karya Sastra Mutakhir

(4)

V. Sumber Bahan/Referensi

A. Wajib

Allen, Pamela. 2004.

Membaca, dan Membaca Lagi; [Re]interpretasi Fiksi Indonesia 1980-1995

). Magelang: Indonesiatera.

Eneste, Pamusuk. 2001.

Bibliografi Sastra Indonesia

. Magelang: Indonesiatera.

Faruk. 2001.

Beyond Imagination, Sastra Mutakhir dan Ideologi

. Yogyakarta: Gama Media.

Heryanto, Ariel. 1985.

Perdebatan Sastra Kontekstual

. Jakarta: Rajawali.

Kratz, E. Ulrich. 2000.

Sumber Terpilih Sejarah Sastra Indonesia Abad XX

. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Rampan, Korrie Layun. 2000.

Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia.

Jakarta: Grasindo.

________. 1983.

Puisi Indonesia Kini: Sebuah Perkenalan

. Yogyakarta: Nur Cahaya.

________. 1982.

Cerita Pendek Indonesia Mutakhir: Antologi Esai dan Kritik.

Jakarta: Gramedia.

Rosidi, Ajip. 1995. Sastra dan Budaya: Kedaerahan dalam Keindonesiaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Trisman, B. 2003.

Antologi Esai Sastra Bandingan dalam Sastra Indonesia Modern.

Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

B. Anjuran

1. Antologi-antologi puisi terbitan 1970-an hingga kini.

2. Antologi-antologi cerpen terbitan 1970-an hingga kini.

3. Novel-novel terbitan 1970-an hingga kini.

(5)

Referensi

Dokumen terkait

[r]

: Tujuan dari pelaksanaan program Melukis yakni Meningkatkan kreativitas anak, meningkatkan perkembangan kognitif dan motoric anak karena dengan menggambar dan

Memperhatikan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta berdasarkan hasil evaluasi terhadap seluruh

mampu melahirkan sosok hakim sebagai salah satu unsur aparat penegak hukum yang dapat menjadi benteng atau pelarian terakhir (the last resort) bagi para pencari keadilan

Tujuan umum dari penulisan ini adalah untuk memenuhi syarat yang diperlukan guna mencapai gelar Sarjana Hukum pada Universitas Jember, sebagai sarana untuk

Kode Kegiatan Kegiatan I P aket Pekerj aan Volume Lokasi Perkiraan Biaya.

berbentuk boneka dari kayu, maka pada pertunjukan wayang purwa yang diakhiri dengan penampilan golek (boneka yang terbuat dari kayu) mempunyai maksud dan tujuan

Arti pendidikan karakter secara terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah pengenalan nilai-nilai, fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai,