• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

RENSTRA 2013-2018 10

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD 2.1.1 Tugas dan Fungsi SKPD

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 11 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Lamandau, maka Tugas Pokok dan Fungsi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lamandau adalah “Membantu Bupati dalam melaksanakan tugas pengelolaan manajemen Sumber Daya Aparatur Pembinaan serta Pengembangan Kapasitas Pegawai Negeri Sipil Daerah ”

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud Badan mempunyai fungsi :

1. Perumusan bahan pembinaan dan kebijakan teknis di bidang kepegawaian, diklat ;

2. Pembinaan kepegawaian dan menghimpun peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian ;

3. Pelaksanaan penyusunan peraturan perundang-undangan daerah di bidang kepegawaian, sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan pemerintah ;

4. Pengkoordinasian pelaksanaan, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pegawai ;

5. Penyiapan dan pelaksanaan pembinaan disiplin dan peningkatan kesejahteraan pegawai ;

6. Penyusunan program peningkatan kualitas PNSD antara lain melalui pendidikan dan pelatihan ;

7. Pelaksanaan koordinasi kebijakan di bidang diklat structural, teknis administrasi/subtantif Depdagri, fungsional, kemasyarakatan dan teknis sektoral;

(2)

RENSTRA 2013-2018 11

8. Pelaksanaan koordinasi dan bimbingan kelompok Jabatan Fungsional ; 9. Pembinaan pelayanan, pengawasan, pengendalian, monitoring, evaluasi

dan pelaporan penyelenggaraan kepegawaian daerah, pendidikan dan pelatihan.

10. Pelaksanaan urusan Kesekretariatan.

Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud diatas, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan mempunyai kewenangan :

1. Penyusunan formasi PNSD skala Kabupaten;

2. Koordinasi usulan penetapan formasi PNSD di Kabupaten;

3. Pelaksanaan pengadaan PNSD Kabupaten dan koordinasi pelaksanaan pengadaan PNSD kabupaten;

4. Pelaksanaan pengangkatan, dan penempatan CPNS di lingkungan Kabupaten;

5. Pelaksanaan orientasi tugas dan prajabatan ;

6. Pengangkatan Calon PNS Daerah menjadi PNSD di lingkungan Kabupaten dan koordinasi pelaksanaan pengangkatan CPNSD menjadi PNSD kabupaten;

7. Penetapan kebutuhan diklat PNSD Kabupaten dan penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan;

8. Penetapan kenaikan pangkat PNSD Kabupaten menjadi golongan / ruang I/b sampai dengan III/d dan penetapan kenaikan pangkat PNSD Kabupaten menjadi golongan / ruang III/d.

9. Koordinasi pelaksanaan kenaikan pangkat di lingkungan Kabupaten; 10. Usulan penetapan kenaikan pangkat PNSD Kabupaten / Kota menjadi

golongan / ruang III/d sampai dengan IV/c dan kenaikan pangkat anumerta ;

11. Usulan penetapan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Daerah dalam dan dari jabatan struktural eselon II,III dan IV; 12. Usulan penetapan pengangkatan dan usulan konsultasi pengangkatan dan

pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten dalam dan dari Jabatan Struktural Eselon III dan Eselon IV;

(3)

RENSTRA 2013-2018 12

13. Usulan Penetapan Pengangkatan dan Usulan Konsultasi Pengangkatan dan Pemberhentian Sekretaris Daerah Kabupaten, Koordinasi Pengangkatan, Pemindahan dalam dan dari Jabatan Struktural Eselon II di lingkungan Kabupaten;

14. Penetapan perpindahan PNSD antar Kabupaten / Kota dalan satu Provinsi, dari Kabupaten / Kota ke Provinsi atau sebaliknya serta dilingkungan Kabupaten;

15. Penetapan pemberhentian sementara dari jabatan negeri bagi PNSD Kabupaten yang menduduki Jabatan Struktural Eselon II ke bawah dan Eselon III ke bawah dan Jabatan Fungsional yang setingkat ;

16. Menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan manajemen Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kabupaten;

17. Pemberhentian sementara PNSD untuk golongan IV/c ke bawah ; 18. Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil atau Calon Pegawai Negeri Sipil ; 19. Pemutahiran data Pegawai Negeri Sipil, pengawasan dan pengendalian atas

pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian skala Kabupaten dan di lingkungan Kabupaten;

20. Menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan manajemen Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kabupaten;

21. Penyusunan program pengelolaan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan serta bimbingan teknis pendidikan dan pelatihan ; dan

22. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan.

2.1.2 Struktur Organisasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Struktur organisasi pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lamandau sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 11 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Lamandau yaitu sebagai berikut :

(4)

RENSTRA 2013-2018 13

a. Kepala Badan

Kepala Badan mempunyai tugas pembinaan, pengoordinasian, perencanaan serta penetapan program kerja, tata kerja dan pengembangan semua kegiatan di bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan serta bertanggung jawab atas terlaksananya tugas pokok dan fungsi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan.

b. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas mengoordinasikan penyusunan program dan penyelenggaraan tugas-tugas bidang secara terpadu dan tugas pelayanan administratif serta perlengkapan, keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, protokol, hubungan masyarakat dan rumah tangga, organisasi, tatalaksana dan analisis jabatan serta dokumentasi peraturan perundang-undangan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan. Dalam menjalankan tugas di atas, Bagian Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Sub Bagian, yaitu :

1). Sub Bagian Perencanaan dan Pengendalian Program.

Mempunyai tugas menyiapkan dan menghimpun data dari bidang sebagai bahan penyusunan program dan anggaran dinas serta menghimpun bahan penyusunan pelaporan pengendalian program. 2). Sub Bagian Keuangan

Mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi keuangan, pembinaan bendahara dan pelaporan pelaksanaan anggaran

3). Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Perlengkapan

Mempunyai tugas menyelenggarakan urusan surat menyurat, rumah tangga, keprotokolan dan hubungan masyarakat, pengelolaan administrasi kepegawaian, penatausahaan barang-barang inventaris kantor serta memberikan pelayanan administrasi kepada semua

(5)

RENSTRA 2013-2018 14

bidang di lingkungan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lamandau.

c. Bidang Administrasi Pembinaan dan Data Pegawai

Bidang Administrasi Pembinaan dan Data Pegawai mempunyai tugas pelayanan administrasi kepegawaian, pembinaan disiplin dan kesejahteraan pegawai serta penyiapan, analisis dan penyajian data kepegawaian, pendidikan dan pelatihan. Dalam menjalankan tugas di atas, Bidang ini dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dan dibantu oleh 2 (dua) Kepala Sub Bidang, yaitu :

1). Sub Bidang Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai

Mempunyai tugas penyiapan bahan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian, pembinaan dan penyelesaian pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil serta melakukan pembinaan pegawai negeri sipil melalui peningkatan kesejahteraan.

2). Sub Bidang Administrasi dan Data Pegawai

Mempunyai tugas pelayanan administrasi kepegawaian, pengumpulan, pengelolaan data, analisa dan penyajian data kepegawaian, pendidikan dan pelatihan.

d. Bidang Formasi dan Mutasi

Bidang Formasi dan Mutasi mempunyai tugas penyusunan formasi PNS, pengoordinasian tentang formasi PNS baik mengenai kepangkatan maupun jabatan serta formasi pengadaan calon PNS daerah dan pelaksanaan seleksi dalam rangka pengadaan calon PNS daerah serta pengoordinasian tentang mutasi PNS. Dalam menjalankan tugas di atas, Bidang ini dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dan dibantu oleh 2 (dua) Kepala Sub Bidang, yaitu :

(6)

RENSTRA 2013-2018 15

1). Sub Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai

Mempunyai tugas pembuatan formasi PNS, perencanaan kebutuhan pegawai, pelaksanaan kegiatan seleksi dalam rangka pengadaan pegawai dan memproses mutasi antar instansi, antar kecamatan/kabupaten dan antar kabupaten/provinsi serta proses penyiapan bahan mutasi PNSD yang mencapai batas usia pensiun (BUP).

2). Sub Bidang Mutasi Jabatan dan Kepangkatan

Mempunyai tugas penyiapan administrasi mutasi jabatan, kepangkatan dan penyiapan proses administrasi pemindahan, pengangkatan jabatan dan penempatan PNS daerah.

e. Bidang Pendidikan dan Pelatihan

Bidang Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas penyiapan perumusan kebijaksanaan, memimpin, menggordinasi bahan pendidikan dan latihan karier PNS serta menyiapkan bahan diklat struktural dan fungsional serta diklat teknis PNS. Dalam menjalankan tugas di atas, Bidang ini dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dan dibantu oleh 2 (dua) Kepala Sub Bidang, yaitu :

1). Sub Bidang Diklat Struktural dan Fungsional

Mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijaksanaan, pembinaan, koordinasi dibidang pendidikan dasar dan kader, pendidikan dan latihan kepemimpinan, serta pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional di lingkungan pemerintah Kabupaten Lamandau, serta pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan.

(7)

RENSTRA 2013-2018 16

2). Sub Bidang Pendidikan Formal

Mempunyai tugas penyiapan bahan keperluan rencana dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dasar dan kader, pengolahan data dan menyusun kualifikasi tenaga pengajar sera evaluasi dan pelaporan.

f. Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan sesuai bidang keahliandan kebutuhan.

(8)

RENSTRA 2013-2018 17

STRUKTUR ORGANISASI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN LAMANDAU PERATURAN DAERAH NO. 11 TAHUN 2012

SEKRETARIAT KEPALA BADAN

SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PROGRAM

SUB BAGIAN KEUANGAN

SUB BAGIAN UMUM, KEPEGAWAIAN DAN PERLENGKAPAN

BIDANG FORMASI DAN MUTASI

SUB BIDANG PENGADAAN DAN MUTASI PEGAWAI

SUB BIDANG MUTASI JABATAN DAN KEPANGKATAN

BIDANG PENDIDIKAN DAN LATIHAN

SUB BIDANG DIKLAT STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL SUB BIDANG PENDIDIKAN FORMAL UPTB BIDANG ADMINISTRASI PEMBINAAN DAN DATA PEGAWAI

SUB BIDANG DISIPLIN DAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI

SUB BIDANG ADMINISTRASI DAN DATA

PEGAWAI

KELOMPOK JABATAN

(9)

RENSTRA 2013-2018 18

2.2 Sumber Daya SKPD

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lamandau per Januari 2013 memiliki jumlah pegawai sebanyak 41 (empat puluh satu) orang, terdiri dari 29 ( dua puluh sembilan ) orang PNS, 1 (satu) orang Calon PNS dan 11 (sebelas) orang Pegawai Harian Lepas. Jika dilihat dari tingkat pendidikan maka pegawai BKPP terdiri dari 15 (lima belas) orang berpendidikan Sarjana (S1), 5 (lima) orang berpendidikan Diploma Tiga ( D III ), 9 (sembilan) orang berpendidikan SLTA, dan 1 (satu) orang SD. Secara Jabatan Struktural / Eselon terdiri dari Eselon II/b sebanyak 1 (satu) orang, Eselon III/a sebanyak 1 (satu) orang, Eselon III/b sebanyak 3 (tiga) orang dan Eselon IV/a sebanyak 7 (tujuh) orang dari 9 (sembilan) Jabatan Eselon IV/a yang tersedia.

TABEL 2.1

Daftar Nominatif Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Honorarium Daerah

Berdasarkan Golongan Ruang

(per Februari 2014)

No Kepegawaian Status RuangGol/

Unit Kerja di Lingkungan BKPP

Kabupaten Lamandau Total Kepala Badan Sek Bidang Formasi dan Mutasi Bidang Adm. Data Pegawai Bidang Diklat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 PNS

Pembina Utama Muda IV/c 1 - - - - 1

Pembina IV/a - 1 - - - 1

Penata Tingkat I III/d - - - 1 - 1

Penata III/c - - 2 2 2 6

Penata Muda Tingkat I III/b - 1 - 1 - 2

Penata Muda III/a - 1 4 - 1 6

Pengatur Tingkat I II/d - 2 - - 1 3

Pengatur II/c - 1 - - - 1

Pengatur Muda Tingkat I II/b - 1 1 1 1 4

Pengatur Muda II/a - 1 - - 1 2

(10)

RENSTRA 2013-2018 19

Rekapitulasi data per Golongan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau

No PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LAMANDAU

PANGKAT

JUMLAH GOL.I GOL.II GOL.III GOL.IV

1. PEGAWAI NEGERI SIPIL 29 1165 1334 302

Jumlah 2.830

Rekapitulasi data per Pendidikan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau

No PEMERINTAH KABUPATEN LAMANDAU

PENDDIKAN

JUMLAH SD SLTP SLTA DI,II,III DIV/S1 S2 S3

1. PNS 27 23 776 724 1243 37 -

Jumlah 2.830

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana yang dimiliki dan digunakan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten untuk menunjang pelayanan dan pelaksanaan tugas dan fungsinya adalah sebagai berikut :

TABEL 2.2

Daftar Sarana dan Prasarana Perkantoran BKPP Kabupaten Lamandau

(per 31 Desember 2013)

NOMOR JENIS SARANA DAN PRASARANA JUMLAH

1 Bangunan gedung kantor/Asrama Diklat/Gudang Arsip/

Rumah Jaga 9

2 Kendaraan roda empat 2

Juru I/c - 1 - - - 1

Juru Muda Tingkat I I/b - - - 0

Juru Muda I/a - - - 0

2 Honorarium Daerah - - 11 - - - 11

(11)

RENSTRA 2013-2018 20

NOMOR JENIS SARANA DAN PRASARANA JUMLAH

3 Kendaraan roda dua 4

4 Genset 1 5 AC 18 6 Lemari besi 8 7 Rak besi 2 8 Filling besi/metal 20 9 Brankas 1 10 Lemari kayu 4 11 Papan pengumuman 2 12 Meja Tamu 4 13 White board 3 14 Tenda Beregu 1 15 Umbul-umbul 30 16 Meja panjang 8 17 Kursi lipat 375 18 Meja komputer 12 19 Tenda pameran 1 20 Meja biro 49 21 Sofa 4 22 Jam dinding 5 23 Lemari es 1 24 Kipas angin 6 25 TV 2 26 Wireless 3

27 Unit Power Supply (UPS) 9

28 Dispenser 5 29 Mimbar/podium 1 30 Kamera 1 31 PC unit 19 32 Laptop 15 33 Flash disk 10

34 Hard disk external 10

35 Printer 25

36 Scanner 1

37 Kursi kerja pejabat eselon II 6

38 Kursi kerja pejabat eselon III 8

39 Kursi kerja pejabat eselon IV 22

40 Proyektor aula 1 41 Sound system 1 42 Pesawat telepon 9 43 Mesin fax 2 44 Mesin Ketik 6 45 Antena parabola 2

(12)

RENSTRA 2013-2018 21

2.3 Kinerja Pelayanan SKPD

Pelayanan yang dilakukan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lamandau khususnya yang berhubungan dengan kepegawaian adalah :

1. Bidang Formasi dan Mutasi

1. Penyusunan Formasi dan Pengadaan Pegawai ( Penerimaan CPNS ). 2. Pengangkatan CPNS ( Pengangkatan CPNS menjadi PNS ).

3. Kenaikan Pangkat Reguler (Kenaikan Pangkat Pejabat Sturktural dan Staf).

4. Kenaikan Pangkat Pilihan ( Kenaikan Pangkat Pegawai Fungsional ). 5. Mutasi Jabatan.

6. Mutasi Staf.

7. Mutasi Antar Daerah.

8. Pengurusan Berkas Pensiun PNS.

2. Bidang Diklat

1. Diklat Prajabatan 2. Diklat PIM, II, III dan IV 3. Diklat Teknis Fungsional 4. Tugas Belajar

5. Ijin Belajar 6. Ujian Dinas

(13)

RENSTRA 2013-2018 22

3. Bidang Administrasi, Pembinaan dan Data Pegawai 1. Pengurusan Karis / Karsu PNS

2. Pengurusan KARPEG 3. DUK

(14)

RENSTRA 2013-2018 23

Tabel 2.3

Pencapaian Kinerja Pelayanan BKPP Kabupaten Lamandau

NO sesuai Tugas dan Indikator Kinerja Fungsi SKPD Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke- Catatan Analisis 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (22) 1 Terwujudnya Aparatur Pemerintah yang baik dan berkualitas Terwujudnya Pegawai yang memiliki Kemampuan dan Kualitas kerja yang baik dalam melaksanakan tugasnya sebagai Aparatur Pemerintah Persentase Peserta Diklat Prajabatan

Yang Lulus

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase Kelulusan PNS yang

mengikuti Diklat PIM 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase Kelulusan PNS yang mengikuti Diklat Mentality 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - - 100% 100% 100% - - Persentase tingkat kemampuan PNS dalam berbahasa Inggris setelah mengikuti pendidikan 100% 30% - 45% 45% 100% 30% - - - 100% 30% - - -

Jumlah Putra Daerah Utusan Kab. Lamandau yang Lulus test masuk IPDN

(15)

RENSTRA 2013-2018 24 Terpenuhinya/terban tunya pendidikan Praja IPDN, PNS yang menempuh tugas belajar/ijin belajar 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 2 Terwujudnya Sistem Informasi Data Pegawai yang Akurat dan terwujudnya profesionalisme pelayanan administrasi kepegawaian Melaksanakan Manajemen Kepegawaian secara efektif dan efisien dan meningkatkan pelayanan administrasi kepegawaian Tersedianya SIMPEGDA dengan sistem Online 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% Prosentase Pengurusan UKP yang Keluar Tepat Waktu - 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 3 Tersedianya Sarana dan Prasarana Aparatur yang memadai Tersedianya Sarana dan Prasarana yang mampu menunjang kerja Pegawai Tersedianya Lahan untuk pembangunan

Ruang Belajar Diklat 100% - - - - 100% - - -

- 100% - - - - Tersedianya Ruang

Belajar Diklat 3 Unit - - - - 3 Unit - - - - 100% - - - - Tersedianya Asrama

Diklat - 1 Buah - 1 Buah - - 1 Buah - 1 Buah - - 100% - 100% - Tersedianya Gudang

Arsip - 1 Buah - - - - 1 Buah - - - - 100% - - -

Terpeliharanya

Gedung Kantor 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Terpeliharanya

(16)

RENSTRA 2013-2018 25 Terpeliharanya Peralatan Gedung Kantor 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Terpeliharanya Perlengkapan gedung kantor - - 100% 100% 100% - - 100% 100% - Terpenuhinya kebutuhan akan mebeulair Kantor - 100% 100% - - - 100% 100% - - - 100% 100% - - Tersedianya Perlengkapan Gedung Kantor/Aula/Ruang Belajar Diklat & Asrama Diklat 100% 100% 100& 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Tersedianya dan tertatanya jalan masuk Kantor/Aula/Ruang Belajar Diklat & Asrama Diklat

100% - - - 100% 100% - - - 100% 100% - - - 100%

Tersedianya Tempat Parkir yang mampu menampung parkiran kendaraan pegawai - 60 M2 - - - - 60 M2 - - - - 100% - - - Terpenuhinya kebutuhan komputer untuk menunjang kelancaran kerja Pegawai 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% - 100% 4 Terwujudnya Pengembangan Pegawai guna meningkatkan Kinerja Aparatur serta melakukan Pembinaan untuk meningkatkan disiplin Aparatur

Meningkatkan Kuantitas, Kualitas dan Disiplin Pegawai

(17)

RENSTRA 2013-2018 26 Persentase Jumlah

pelamar yang lulus test untuk memenuhi jumlah formasi tersedia 100% 100% 100% - 100% 70,68% 79,70% - - 91% 71% 80% - - 91% Jumlah PNS yang menerima penghargaan 100% 100% - - - 100% - - - - Jumlah CPNS yang disumpah/diambil janjinya sebagai syarat pengangkatan ke PNS 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Suskesnya pelantikan pejabat Struktural 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah PNS Daerah yang menduduki jabatan untuk mengikuti test psikologi 100% - - - - 100% - - - - 100% - - - - Mantapnya pelaksanaan sosialisasi pembinaan pegawai dalam jabatan dan kepangkatan PNS - 100% - - - - 100% - - - - 100% - - - Terpenuhinya/terban tunya pendidikan Mahasiswa S1-PGSD - - 100% 100% 100% - - 100% 100% 100% - - 100% 100% 100%

(18)

RENSTRA 2013-2018 27

Table 2.4

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan BKPP Kabupaten Lamandau

Uraian Anggaran pada Tahun ke-

2009 2010 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Bidang Pemerintahan: DPA BKPP KABUPATEN LAMANDAU 10.326.190.625,- 8.349.292.975,- 6.394.645.931,- 7.552.472.549,- 7.323.160.250,- Realisasi Anggaran pada Tahun ke-

2009 2010 2011 2012 2013

7.656.419.163,72 7.145.635.715,- 5.362.659.053,- 6.110.208.461,- 6.210.246.861,- Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-

2009 2010 2011 2012 2013

74,15 85,58 83,86 80,90 84,80

Rata-rata

Pertumbuhan -5,50%

(19)

RENSTRA 2013-2018 28

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD

Secara garis besar, persoalan pegawai negeri sipil dapat ditinjau dari tiga perspektif yaitu perspektif sistem (aturan hukum dan kebijakan), kelembagaan dan sumber daya manusia. Dari sisi peraturan perundang-undangan, banyak peraturan perundang-undangan yang selama ini mengatur manajemen PNS yang dinilai sudah out of date sehingga tidak sesuai lagi dengan tuntutan perkembangan lingkungan global dewasa ini. Seperti halnya belum terdapat sejumlah peraturan yang dapat mengimplementasikan keinginan dari Undang-undang No. 43 Tahun 1999 yaitu bahwa pembinaan pegawai negeri sipil adalah perpaduan antara system prestasi kerja dan system karir.

Dari perspektif kelembagaan, terdapat beberapa instansi yang menangani perumusan kebijakan PNS seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Lembaga Administrasi Negara, Badan Kepegawaian Negara, dan Departemen Dalam Negeri. Secara umum dapat dikatakan bahwa belum adanya pembagian kewenangan yang tegas mengenai PNS di antara beberapa instansi pemerintah pusat menyebabkan kebijakan yang dikeluarkan oleh satu instansi sering tumpang tindih dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh instansi lainnya. Artinya, belum terdapat pembagian tugas dan kewenangan yang jelas antar instansi dalam perumusan kebijakan PNS sehingga kebijakan yang diterbitkan kurang dapat berjalan secara efektif di lapangan. Tidak terdapatnya check and

balance yang dilakukan oleh masyarakat terhadap kinerja PNS sehingga sangat

sukar untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel. Yang terjadi selama ini adalah control terhadap birokrasi pemerintah masih dilakukan oleh pemerintah, untuk pemerintah dan dari pemerintah.

Sedangkan Peluang untuk pengembangan Pelayanan :

1. Kebijaksanaan Otonomi Daerah (Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004) yang memberikan kewenangan yang lebih luas kepada daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri.

(20)

RENSTRA 2013-2018 29

2. Adanya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

3. Era kesejagadan yang memberikan peluang untuk berkompetisi menarik sumber daya dan kemudahan dalam mengakses informasi.

(21)
(22)
(23)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pelaksanaan PPL terdapat beberapa pendukung yang dapat memperlancar pelaksanaan PPL. Beberapa faktor tersebut diantaranya adalah dari dosen pembimbing,

Cukup banyak penelitian yang menggunakan ekstrak biji bengkuang sebagai biopestisida untuk membasmi hama tanaman sayuran, seperti yang dilakukan Faradita, dkk (2010) yang

Analisis Karakteristik Entrepreneurship Pada Dua Orang Peternak Itik Di Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang dan penelitian yang terkait dengan karya

Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian.. Dengan kata lain, umur ekonomisnya dalam kondisi

Evaluasi kegiatan dilakukan setelah acara selesai dilaksanakan dari evaluasi meliputi keberlangsungan kegiatan bahwa secara teknis acara berlangsung lancar tidak ada kendala,

Mini museum adalah ruang display yang menggambarkan sejarah vespa terutama di Indonesia. Besar kapasitas didapat dari banyaknya jumlah vespa klasik dalam kurun

Bantuan insentif yang selanjutnya dapat juga disebut Bantuan Pemerintah atau Bantuan saja, adalah jenis Bantuan yang memiliki karakteristik Bantuan Pemerintah yang

Selaku Dosen Wali, Bapak dan Ibu Dosen serta para staff STIESIA Surabaya yang telah memberikan ilmu pengetahuan selama saya menjalankan studi sehingga dapat