• Tidak ada hasil yang ditemukan

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

A. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan I-2013

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Barat pada Triwulan I-2013 sebesar 106,12; artinya kondisi konsumen mengalami peningkatan.

Ekonomi konsumen membaik terutama didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga (nilai indeks 106,76), Pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan (nilai indeks 106,21) serta konsumsi makanan dan non makanan (nilai indeks 104,44)

Nilai ITK provinsi Kalimantan Barat berada di peringkat ketiga diantara empat provinsi Kalimantan sebesar 106,12. Kalimantan Timur berada diposisi teratas (nilai indeks 107,13), kemudian Kalimantan Selatan (nilai indeks 106,46) dan posisi terbawah Kalimantan Tengah (nilai indeks 105,01). Nilai ITK provinsi Kalimantan Barat berada di urutan ke tujuh tertinggii di Indonesia.

B. Perkiraan Ekonomi Konsumen Triwulan II-2013

Nilai ITK di Kalimantan Barat triwulan II-2013 diperkirakan sebesar 108,05 artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan membaik dan tingkat optimisme konsumen mengalami kenaikan dibandingkan triwulan I-2013.

Perkiraan membaiknya ekonomi konsumen terjadi diseluruh provinsi di Kalimantan. Provinsi Kalimantan Timur memiliki perkiraan nilai ITK tertinggi yaitu sebesar 111,68 nilai berada di atas angka nasional (nilai indeks 108,82), selanjutnya provinsi Kalimantan Tengah (nilai indeks 108,85) Posisi berikutnya adalah Kalimantan Barat (nilai indeks 108,05) dan terakhir Kalimantan Selatan (nilai indeks 107,67).

No. 28/ 05/ 61/ Th,XVI, 6 Mei 2013

INDEKS

TENDENSI

KONSUMEN

KALIMANTAN

BARAT

TRIWULAN

I-

2013

1. Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2013

Nilai Indeks Tendensi Konsumen Kalimantan Barat pada Triwulan I- 2013 sebesar 106,12 artinya kondisi ekonomi konsumen membaik. Namun apabila dibandingkan dengan triwulanan IV 2012 optimisme konsumen sedikit menurun (nilai indeks 108,86). Tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen pada Triwulan I-2013 menurun, ditandai dengan menurunnya nilai ITK dari Triwulan I-2013 dibandingkan dengan Triwulanan IV-2012 (Tabel 1).

(2)

Tabel 1.

Indeks Tendensi Konsumen Triwulanan IV 2012 dan Triwulanan I-2013 Menurut Variabel Pembentukannya

Variabel Pembentuk Triwulan IV-2012 Triwulan I-2013

[1] [2] [3]

Pendapatan rumah tangga 107,76 106,76

Kaitan Inflasi dengan konsumsi makanan sehari-hari 117,57 106,21 Tingkat konsumsi beberapa komoditi makanan (daging, ikan,

susu, buah-buahan) dan bukan makanan (pakaian, perumahan, pendidikan, transportasi, kesehatan, rekreasi)

100,53 104,44

Indeks Tendesi Konsumen 108,86 106,12

Bila dilihat dari variabel pembentuk ITK, kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2013 membaik terutama didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga (nilai indeks 106,76). Namun pengaruh inflasi yang relatif tinggi terhadap makanan sehari-hari (nilai indeks 106,21) berpengaruh terhadap komoditi bahan makanan (nilai indeks 105,10) dan makanan jadi (nilai indeks 106,06). Namun demikian inflasi yang relatif tinggi juga berpengaruh terhadap nilai indeks non makanan (nilai indeks 100,81), hal ini terlihat dibeberapa komoditi non makanan yang mengalami indeks dibawah 100 diantaranya, kesehatan dan pakaian denganu nilai indeks masing-masing 99,18 dan 94,38 sedangkan untuk komoditi lain optimisme konsumen masih terlihat baik.

Gambar 1.

Indeks Konsumsi Komoditi Makanan dan Bukan makanan Triwulan I-2013

106,65 94,38 99,18 105,85 102,91 104,29 103,49 105,1 106,06 85 90 95 100 105 110 Perumahan Pekaian Kesehatan Pendidikan Rekreasi Trasportasi Komunikasi Bahan Makanan Makanan Jadi

(3)

2. Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan II-2013

Nilai ITK di Kalimantan Barat pada Triwulan II-2013 diperkirakan sebesar 108,05, artinya kondisi ekonomi konsumen diprediksi membaik dani tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen juga mengalami peningkatan, yang ditunjukkan dengan nilai indeks triwulan II-2013 lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2013 (table 2). Membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan II-2013 diperkirakan karena adanya peningkatan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks sebesar 109,15, demikian juga dengan indeks rencana pembelian barang-barang tahan lama pada triwulan II-2013 diprediksi meningkat dengan nilai indeks sebesar 106,06.

Tabel 2.

Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulanan II-2013 Menurut Variabel Pembentukannya

Variabel Pembentuk Triwulan II-2013

[1] [3]

Perkiraan pendapatan rumah tangga mendatang 109,15 Rencana pembelian barang-barang tahan lama (televisi, emas, HP, lemari es,

mesin cuci, meubel, CD/VCD player, sepeda motor, microwave, komputer 106,06

Indeks Tendesi Konsumen 108,05

3. Perbandingan ITK Provinsi di Pulau Kalimantan dan Indonesia

Membaiknya kondisi ekonomi di tingkat nasional tidak lepas dari peran ekonomi konsumen provinsi-provinsi di Indonesia termasuk kepulauan di Kalimantan. Hal ini diantaranya ditunjukkan dengan meningkatnya tingkat kepercayaan dan optimisme konsumen di 4 (empat) provinsi di Kalimantan. Kalimantan Timur merupakan provinsi paling optimis yang ditunjukkan dengan nilai ITK tertinggi diantara provinsi di Kalimantan lainnya yaitu sebesar 107,13, nilai ITK Kalimantan Selatan berada diurutan kedua dengan nilai indeks 106,46 kemudian Kalimantan Barat (nilai indeks 106,12) dan diurutan terakhir Kalimantan Tengah dengan nilai indeks 105,01. Nilai ITK Provinsi di Kalimantan pada triwulanan I-2013 berada di atas indeks nasional (nilai indeks 104,70). Untuk Provinsi Kalimantan Barat tingginya ITK pada triwulanan I-2013 ini dikarenakan adanya hari besar Imlek, diikuti dengan perayaan Cap Go Meh serta Sembahyang kubur yang terjadi pada bulan Februari – Maret 2013.

(4)

Gambar 3.

Perbandingan Indeks Tendensi Konsumen Triwulanan I-2013 Menurut Provinsi di Kepulauan Kalimantan

Gambar 4.

Indeks Tendensi Konsumen Triwulan I-2013 Provinsi Di Indonesia

Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan II-2013 terjadi di seluruh provinsi di Kalimantan. Tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen meningkat meningkat di seluruh provinsi di Kalimantan. Tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen yang paling tinggi diperkirakan terjadi di provinsi Kalimantan Timur, hal ini ditunjukkan dengan perkiraan nilai ITK tertinggi yaitu sebesar 111,68 merupakan peringkat kedua nasional (peringkat pertama provinsi Bali). Sedangkan Perkiraan nilai ITK pada Triwulan II-2013 ketiga provinsi lainnya di Kalimantan berturut-turut sebagai berikut : Kalimantan Tengah (nilai indeks 108,85), Kalimantan Barat (nilai indeks 108,05) dan Kalimantan Selatan ( nilai indeks 107,67). Perbandingan perkiraan nilai ITK Triwulan II-2013 provinsi di Kalimantan dapat dilihat pada Gambar 5.

106,12 105,01 106,46 107,13 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110

Kalbar Kalteng Kalsel Kaltim

98 100 102 104 106 108 110 N TT Sul tr a La m pu ng Malut Sul te n g P ap ua B ar at P ap ua Jam bi M al uk u B ab el Sul ba r Jab ar B eng kul u Ke pr i R ia u Jat eng A ce h Kal te ng NT B G o ro nt al o Sum ba r Sul se l Jat im Sum se l Sul ut Sum ut Kal ba r D I Y o gy a Kal se l Kal ti m B al i D KI B an te n In d e ks Indonesia 104.70 Indonesia 104,70

(5)

Bila dilihat secara nasional, perkiraan ITK Kalimantan Barat pada Triwulan II-2013 berada di posisi ke 20 tertinggi.

Gambar 5.

Perbandingan Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan II-2013 Menurut Provinsi di Kepulauan Kalimantan

Gambar 6.

Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan II-2013 Provinsi Di Indonesia

ITK Triwulanan II-2013

100 105 110

Kalbar Kalteng Kalsel Kaltim

108,05 108,85 107,67 111,68 100 102 104 106 108 110 112 114 116 N TT P ap ua A ce h R ia u G o ro nt al o Sum ba r B eng kul u La m pu ng Kal se l Jab ar N TB Jat im Sum se l Kal ba r Sum ut Jat eng M al ut Jam bi P ap ua B ar at Kal te ng B ab el Sul te n g Sul ba r Sul tr a M al uk u Sul se l Ke pr i D I Y o gy a Sul ut B an te n D KI Kal ti m B al i Indonesa 108.82 Indonesia 108,82

(6)

Informasi lebih lanjut hubungi: Ir. Martalena, MM Kepala Bidang Neraca Wilayah

dan Analisis Statistik Telepon: 0561-735345

E-mail : [email protected]

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Referensi

Dokumen terkait

yang bagus dapat ditemukan dengan mudah di seluruh program. Pada waktu yang bersamaan, proses dan cara untuk melibatkan perempuan secara aktif dalam penetapan keputusan dan

Maka dari itu, perlu adanya kajian khusus mengenai Perencanaan Alternatif Analisis Sambungan Balok-Kolom Dengan Sistem Pracetak Pada Gedung Kuliah Fakultas Teknik

Dongkelsari Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten bupaten Sleman Provinsi DIY adalah stres sedang yaitu 30 responden (69,8 %) dan kejadian. hipertensi 20 responden

Berdasarkan hasil evaluasi administrasi, teknis, evaluasi harga serta evaluasi penilaian kualifikasi penawaran oleh Pokja ULP Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pengairan,

Yang tercakup dalam statistik perhubungan darat di sini adalah data panjang jalan yaitu semua jalan di Kabupaten Mamuju, baik dengan status wewenang pemerintah

Madrasah kami memiliki jumlah tenaga kependidikan yang memadai sesuai dengan standar yang ditetapkan, termasuk untuk menangani peserta didik yang mengalami

Seseorang yang sering berlatih atau berolahraga kemungkinan memiliki stamina yang baik dengan memiliki nilai VO 2 Max lebih tinggi, sehingga dapat melakukan

3 1. Jerami jagung 33. Jerami kedelai 34. Jerami kacang tanah 35. Jerami kacang hijau 36.. PENGGUNAAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGA1 PAKAN. Jenis Limbah/Pakan