• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : MAS. Wasilatul Falah Cileles Mata pelajaran : Sosiologi

Kelas/Semester : X / 2

Materi Pokok : Metode Penelitian Sosial Alokasi Waktu : 3× 45 menit (1 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran

Melalui metode pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan whats app, peserta didik dapat memahami berbagai metode penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali gejala sosial di masyarakat dan melakukan penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali ragam gejala sosial dan hubungan sosial di masyarakat melalui observasi (pengamatan) sosial tidak langsung sehingga memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam melakukan pengamatan dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik.

B. Kegiatan Pembelajaran

1. Peserta didik masuk ke dalam grup umum whats app kelas X IPA/IPS sebagai wadah informasi dan komunikasi tugas siswa.

2. Peserta didik akan mendapati informasi terkait pembelajaran Sosiologi yang diberikan yakni berupa tugas melakukan observasi sosial tidak langsung berdasarkan pengetahuan dari masyarakat dan berita di internet.

3. Peserta didik akan memahami lembar kerja on-line tentang membuat laporan singkat terkait observasi sosial tidak langsung sesuai poin materi yang telah dipelajari sebelumnya dan dikaitkan dengan materi pokok sekarang.

4. Peserta didik akan mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan bantuan sumber referensi yang berupa ringkasan materi di catatan, berita di internet dan lingkungan sosial yang terdapat pada grup whats app yang telah dikirimkan oleh guru.

5. Selama mengerjaan tugas, peserta didik dapat berinteraksi dengan guru melalui chat (obrolan) di grup dan chat (obrolan) pribadi guru di whats app tersebut bila terdapat hal yang masih belum dipahami.

6. Setelah tugas diselesaikan oleh peserta didik, maka akan dikirimkan melalui japri atau chat pribadi melalui whats app guru.

7. Sebagai untuk memperkuat pembelajaran tentang metode penelitian sosial tersebut peserta didik akan menjawab pertanyaan berupa quiz melalui menu google form yang sudah disiapkan oleh guru.

Refleksi dan Konfirmasi

Setelah pembelajaran selesai, maka peserta didik akan menuliskan kesimpulan pada grup whats app tersebut di bawah bimbingan guru.

C. Penilaian Sikap

Melalui pengamatan perilaku sikap spiritual dan sikap sosial dalam menyelesaikan

penugasan yang diberikan sesuai dengan instrumen penilaian sikap (disiplin, tanggung jawab dan kejujuran).

(2)

Melalui penugasan untuk mengisi lembar kerja dan quiz yang diberikan sesuai dengan instrumen dan rubrik penilaian pengetahuan.

Keterampilan

Penilaian Keterampilan melalui kompetensi membuat laporan singkat dari salah satu metode penelitian sosial yakni metode observasi sosial dengan menggunakan teknologi informasi sesuai dengan instrumen dan lembar ceklis penilaian keterampilan.

Cileles, 30 Maret 2020 Mengetahui

Kepala Madrasah, Guru Mata Pelajaran,

H. SALEH, S. Ag. M. Si AGUS RIDWAN, S. Pd

(3)

LAMPIRAN-LAMPIRAN RPP

(Uraian Materi, Instrumen Penilaian, dan LKPD)

1. Uraian Materi

(MEMAHAMI TEKNIK PENGUMPULAN DATA PRIMER) A. PENGERTIAN PENGUMPULAN DATA

Pengumpulan data merupakan kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian. Pada saat pengumpulan data, peneliti harus tekun, sabar, dan tidak putus asa. Secara umum, data terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan oleh peneliti, sedangkan data sekunder didapatkan secara tidak langsung atau pihak kedua, baik berupa orang maupun catatan, seperti buku, laporan, buletin, dan majalah yang sifatnya dokumentasi.

B. PENGUMPULAN DATA PRIMER

Data primer merupakan data yang didapatkan secara langsung dari lapangan penelitian atau sumbernya. Data ini bukan merupakan data yang diperoleh dari penelitian sebelumnya. Pengumpulan data primer dapat menggunakan beberapa cara seperti survei, wawancara, observasi, dan diskusi terfokus.

1. Survei

Survei merupakan metode pengumpulan data dan informasi dari subjek

penelitian dengan menggunakan instrumen berupa angket atau kuisioner.Angket merupakan instrumen yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data dengan menyebar sejumlah daftar pertanyaan pada responden untuk dijawab kemudian dikembalikan pada peneliti.Dari jawaban responden tersebut, peneliti memperoleh data yang diperlukan untuk menjawab masalah yang sedang diteliti.

Berikut langkah-langkah penyusunan angket. a. Merumuskan tujuan yang akan dicapai

(4)

c. Menyebarkan setiap variabel menjadi subvariabel yang lebih spesifik dan tunggal (jawaban variabel)

d. Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus menentukan teknik analisis.

Beberapa peneliti memilih menggunakan angket sebagai instrument pengumpulan data, hal ini karena angket memiliki kelebihan yaitu.

a. Tidak memerlukan kehadiran peneliti

b. Dapat menjangkau responden dalam jumlah banyak c. Isi pertanyaan seragam untuk semua responden

d. Dapat dibuat anonim (tanpa menyebutkan identitas responden) sehingga responden bebas menjawab

e. Dapat dijawab menurut kesempatan yang dimiliki responden

Pertanyaan angket dapat dibedakan menjadi angket tertutup, terbuka, semiterbuka, dan kombinasi terbuka dan tertutup.Dalam angket dengan pertanyaan tertutup, jawaban sudah disediakan. Responden tinggal memilih jawaban, seperti Ya atau Tidak. Dapat pula berupa sejumlah alternatif jawaban (pilihan ganda). Contoh angket tertutup :

1) Setujukah Anda dengan pemberlakuan kurikulum baru ? a. Ya

b. Tidak

2) Bagaimana relasi antara guru dan murid di sekolahmu ? a. Sangat baik

b. Baik c. Buruk d. Sangat buruk

Kelebihan angket tertutup yaitu mudah diisi oleh responden, tidak memakan waktu lama untuk mengisi, responden dapat dengan bebas dan jujur menjawab pertanyaan yang diajukan, dapat dijawab pada waktu senggang, mudah diolah. Kelemahan angket tertutup yaitu responden tidak dapat memberikan alternatif

(5)

jawaban serta jawaban yang dipilih terkadang tidak sepenuhnya sesuai dengan pendapat responden.

Angket terbuka memberi kebebasan pada responden untuk menjawab pertanyaan dengan kalimat sendiri.Contohnya, bagaimanakah pendapat Anda tentang pemberlakuan kurikulum baru?Dalam pertanyaan semacam ini, responden memiliki jawaban sendiri sehingga aka nada keragaman jawaban yang diberikan.Kelebihan angket terbuka adalah responden diberikan kebebasan untuk menjawab sesuai

pendapatnya, variasi jawaban memperluas wawasan dan pandangan

peneliti.Kelemahan angket terbuka adalah, kemungkinan angket tidak dikembalikan lebih besar karena responden malas menjawab, sulit diolah karena memiliki jawaban beragam, memakan waktu lama untuk mengisi angket.

Pada angket pertanyaan semiterbuka, responden menjawab pertanyaan dengan jawaban yang telah tersedia.Namun responden masih diberikan kebebasan untuk member jawaban alternatif apabila jawaban tidak tersedia.Contoh : Kegiatan apa yang biasa Anda lakukan ketika jam pelajaran kosong ?

a. Belajar mandiri

b. Mengobrol dengan teman c. Tidur di kelas

d. (lainnya)

Angket dengan kombinasi pertanyaan tertutup dan terbuka, responden menjawab pertanyaan dengan jawaban yang telah tersedia kemudian disusul dengan pertanyaan terbuka. Contoh: Setujukah Anda dengan pemberlakuan kurikulum baru ?

a. Setuju (berikan alasannya)

……… b. Tidak setuju (berikan alasannya)

……… Angket atau kuisioner dipandang dari bentuknya terbagi menjadi :

a. Kuesioner isian

b. Kuesioner pilihan ganda

(6)

d. Rating scale, sebuah pernyataan yang diikuti kolom-kolom yang menunjukkan tingkatan-tingkatan, misalnya mulai dari sangat setuju sampai pada sangat tidak setuju. Contoh:

No. Pertanyaan Sangat

setuju

Setuju Tidak

setuju

Sangat tidak setuju

1. Saya senang bermain game online

2. Pulang sekolah saya akan langsung menuju tempat game online 3. Saya akan menghabiskan waktu

senggang untuk bermain game online

4. Game online membuat saya merasa lelah

2. Wawancara

Wawancara adalah metode pengumpulan data dalam bentuk komunikasi langsung antara peneliti dengan responden. Komunikasi berlangsung dalam bentuk tanya jawab dan bertatap muka antara peneliti dan responden. Peranan pewawancara, yaitu bertanya dan mencatat hasil wawancara. Sebelum melakukan wawancara peneiti harus menyiapkan daftar pertanyaan yang akan diajukan pada responden. Selain itu pewawancara harus menggunakan sejumlah alat bantu seperti alat tulis, perekam suara, dan daftar pertanyaan yang akan digunakan. Wawancara terbagi menjadi.

a. Wawancara Terstruktur

Wawancara telah dibekali dengan daftar pertanyaan yang lengkap dan terperinci. Sehingga saat wawancara, peneliti bertanya sesuai dengan daftar pertanyaan tersebut.

Contoh:

1. Siapa nama anda … 2. Dimana anda sekolah … 3. Anda duduk di kelas berapa … 4. Apa hobi anda … dst …

(7)

6. Apakah anda suka bermain game online …

7. Bagaimana pandangan anda mengenai siswa yang bermain game online … dst

b. Wawancara Tidak Terstruktur

Pada wawancara tidak terstruktur, peneliti hanya membuat pedoman tentang apa yang akan ditanyakan secara garis besar. Dalam jenis wawancara ini, kreativitas peneliti sangat diperlukan agar dapat menggali data yang diperlukan sedalam-dalamnya.

Contoh :

Bagaiamanakah penilaian Anda tentang fasilitas belajar di sekolah Anda ?

Apakah pengaruhnya terhadap kegiatan belajar Anda ?

Sikap yang harus dimiliki pewawancara saat melakukan wawancara dengan responden agar suasana santai dan bersahabat, sehingga responden bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Netral, pewawancara tidak berkomentar jika ada ketidaksetujuan terhadap jawaban yang diutarakan. Ramah, menciptaka suasana yang menarik minat responden. Adil, memperlakukan semua responden dengan sama. Hindari ketegangan, pewawancara harus bersikap santai sehingga responden menjadi nyaman.

3. Observasi

Metode observasi peneliti mengamati secara langsung perilaku para subyek penelitiannya.Melalui pengamatan dalam waktu yang relatif lama, seorang peneliti memperoleh banyak kesempatan untuk mengumpulkan data yang bersifat mendalam dan rinci.Selain itu peneliti dapat mengamati perilaku yang wajar, asli, tidak dibuat- buat yang mungkin kurang nampak bila menggunakan metode survei. Proses pengumpulan data melalui proses pengamatan langsung di lapangan. Berdasarkan keberadaan peneliti di lapangan dapat dibedakan menjadi :

a. Pengamatan Terlibat (Observasi Partisipasi)

Observasi yang dilakukan pengamat dengan cara melibatkan diri di dalam lingkungan objek pengamatan. Peneliti ikut langsung kegiatan yang dilakukan subyek penelitian, memakai baju yang sama dan mengikuti seluruh

(8)

kegiatan yang dilakukan subyek. Contoh: peneliti ikut serta memakai seragam sekolah seperti siswa SMA, menghabiskan waktu dengan bermain game

online bersama siswa SMAN 2 Jakarta, sehingga merasakan langsung

pengaruh atau dampak game online tersebut. Namun subyek penelitian tidak mengetahui sedang diteliti oleh pengamat.

b. Pengamatan Tak Terlibat (Observasi Non Partisipasi)

Peneliti tidak melibatkan diri secara langsung kedalam objek pengamatan, namun hanya sekedar mengamati perilaku obyek, tetapi tetap dapat memperoleh gambaran mengenai objek yang diteliti. Contoh: peneliti mengamati siswa SMAN 2 Jakarta yang sedang bermain game online sepulang sekolah.

2. Penilaian

INTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan : MAS. Wasilatul Falah Cileles Tahun pelajaran : 2019/2020

Kelas/Semester : X / Semester Genap Mata Pelajaran : Sosiologi

NO WAKTU NAM A KEJADIAN/ PERILAKU BUTI R SIKA P POS/

NEG TINDAK LANJUT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

(9)

INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN ❖ Satuan Pendidikan : MAS. Wasilatul Falah Cileles ❖ Mata Pelajaran : SOSIOLOGI

❖ Kelas / Semester : X / Genap

❖ Kompetensi Dasar : Metode Pengumpulan Data Penelitian Sosial

KISI-KISI SOAL QUIZ via Google Form

Pedoman penilaian (Hasil akhir) = total skor yang didapat/total skor keseluruhan x 100

Soal

1. Jelaskan pengertian metode/teknik pengumpulan data! 2. Jelaskan pengertian teknik pengumpulan data primer! 3. Tulislah macam-macam teknik pengumpulan data primer! 4. Jelaskan pengertian metode/teknik observasi dan pembagiannya! Jawaban

1. Pengumpulan data merupakan kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian. Pada saat pengumpulan data, peneliti harus tekun, sabar, dan tidak putus asa. Secara umum, data terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan oleh peneliti, sedangkan data sekunder didapatkan secara tidak langsung atau pihak kedua, baik berupa orang maupun catatan, seperti buku, laporan, buletin, dan majalah yang sifatnya dokumentasi. 2. Data primer merupakan data yang didapatkan secara langsung dari lapangan penelitian

Indikator Soal Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Intrumen Penilaian Nomor Soal Skor

Peserta didik mampu menjelaskan pengertian metode/teknik

pengumpulan data.

Tertulis

on-line

Essay Terlampir 1 25, jika jawaban lengkap dan sesuai

Peserta didik mampu menjelaskan pengertian teknik pengumpulan data primer.

Tertulis

on-line

Essay Terlampir

2

25, jika jawaban lengkap dan sesuai

Peserta didik mampu menentukan

macam-macam teknik

pengumpulan data primer.

Tertulis

on-line

Essay Terlampir

3

25, jika jawaban lengkap dan sesuai

Peserta didik mampu menjelaskan pengertian metode/teknik observasi dan pembagiannya

Tertulis

on-line

Essay Terlampir

4

25, jika jawaban lengkap dan sesuai

(10)

atau sumbernya. Data ini bukan merupakan data yang diperoleh dari penelitian sebelumnya. 3. Macam-macam teknik/metode pengumpulan data primer dapat menggunakan beberapa cara seperti survei, wawancara, observasi, dan diskusi terfokus.

4. Metode observasi adalah si peneliti mengamati secara langsung perilaku para subyek penelitiannya. Pembagiannya :

a. Pengamatan Terlibat (Observasi Partisipasi)

Observasi yang dilakukan pengamat dengan cara melibatkan diri di dalam lingkungan objek pengamatan.

b. Pengamatan Tak Terlibat (Observasi Non Partisipasi)

Peneliti tidak melibatkan diri secara langsung kedalam objek pengamatan, namun hanya sekedar mengamati perilaku obyek, tetapi tetap dapat memperoleh gambaran mengenai objek yang diteliti.

Tugas

INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN PENILAIAN PORTOFOLIO

Peserta didik melakukan observasi sosial tidak langsung terkait dampak wabah COVID-19 terkhusus di Kec. Buru Kab.Karimun terhadap interaksi sosial masyarakat dan sosialisasi yang dilakukan pemerintah baik Camat, Bupati, Gubernur,Presiden terhadap penagnan kasus tersebut!

Nama Satuan pendidikan : MAS. Wasilatul Falah Cileles Tahun pelajaran : 2019/2020

Kelas/Semester : X / Semester 2 Mata Pelajaran : Sosiologi

No Katego

ri

Skor Alasan

1 Apakah portofolio lengkap dan sesuai dengan rencana? 2 Apakah lembar isian dan lembar jawaban yang dibuat sesuai?

3 Apakah terdapat uraian tentang prosedur pengamatan yang dilakukan? 4 Apakah isian hasil pengamatan dilakukan secara benar?

5. Apakah data dan fakta yang disajikan akurat?

6. Apakah interpretasi dan kesimpulan yang dibuat logis? 7. Apakah tulisan yang ditulis secara menarik?

8. Apakah bahasa yang digunakan untuk menginterpretasikan lugas, sederhana,

runtut dan sesuai dengan kaidah EYD?

Jumlah

Kriteria: 5 = sangat baik, 4 = baik, 3 = cukup, 2 = kurang, dan 1 = sangat kurang

ilai erolehan Skor erolehan

(11)

LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK

(LKPD)

BERBASIS Whats app

Nama Siswa

:...

Kela

:...

Materi Pokok : Metode Penelitian Sosial Kelas / semester : X / Genap

Waktu : 30 Maret-10 Maret 2020

Kompetensi Dasar :

Melakukan penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali ragam gejala sosial dan hubungan sosial di masyarakat melalui observasi (pengamatan) sosial tidak langsung dan membuat laporan singkat yang dikirim via aplikasi whats app.

Tujuan Pembelajaran :

Melalui model pembelajaran distance learning melalui discovery learning peserta didik dapat menerapkan salah satu metode pengumpulan data yakni metode observasi tidak langsung sehingga memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam melakukan pengamatan dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran

Referensi

Dokumen terkait

Tanda khusus saat terjadi kebakaran: Serbuk bahan dapat menyebabkan ledakan. Media pemadam kebakaran: Gunakan semprotan air, karbon dioksida, bahan kimia kering, kabut

data primer sebagai data pendukung, dengan ini pengelolaan retribusi pasar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang sebagai narasumber yang dianggap mampu

Pengertian pekarangan tertutup di sini ialah dataran tanah yang pada sekelilingnya ada pagarnya (tembok, bambu, pagar tumbuhtumbuhan yang hidup) dan tanda-tanda

Strategi Quiz Team adalah pembelajaran aktif dengan membagi siswa menjadi 3 tim, setiap siswa dalam tim bertanggung jawab untuk menyiapkan kuis jawaban singkat dan tim lain

Hasil gambaran radiografi yang terlihat gelap (dark radiograph) dapat disebabkan karena terjadinya over developer pada saat proses developing, dimana keadaan ini terjadi karena

masyarakat Turen adalah agama Hindu-Budha pada abad ke X M, dengan didukung bekas-bekas pondasi dan bata merah dari tempat peribadan yang berada di sekitaran Prasasti Watu Godeg.

Parfum Laundry Kota Metro Beli di Toko, Agen, Distributor Surga Pewangi Laundry Terdekat/ Dikirim dari Pabrik BERIKUT INI JENIS PRODUK NYA:.. Chemical Untuk Keperluan

Puji syukur peneliti panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat–Nyalah peneliti dapat menyelesaikan tesis ini, yang berjudul “Studi