• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPPEN Suprihati Model Budidaya Pertanian Judul

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPPEN Suprihati Model Budidaya Pertanian Judul"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN TAHUNAN/AKHIR

PENELITIAN UNGGULAN PERGURUAN TINGGI

MODEL BUDIDAYA PERTANIAN DESA BERBASIS LOCAL WISDOM & LOCAL KNOWLEDGE DI JAWA TENGAH: UPAYA ADAPTASI

TERHADAP PERUBAHAN IKLIM

Tahun ke 1 dari rencana 3 tahun

Peneliti Utama :

Dr. Ir. Suprihati, MS (0624096001) Anggota:

Ir. Yuliawati, M.P (0609096202) Dra. Hartati Soetjipto, MSc. (0629125701)

Teguh Wahyono, S.Kom., M.Cs. (0609067502)

Dibiayai oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

Sesuai dengan Surat Perjanjian Hibah Penelitian No 001/K6/KL/SP/2013 Tanggal 16 Mei 2013

(2)

Halaman Pengesahan

Judul : Model Budidaya Pertanian Desa Berbasis Local

Wisdom & Local Knowledge di Jawa Tengah:

Upaya Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim Peneliti/Pelaksana

Nama Lengkap : Dr. Ir. Suprihati, MS. NIDN : 0624096001

Jabatan Fungsional : Lektor Kepala Program Studi : Agroekoteknologi Nomor HP : 081326047437

Alamat surel(e-mail) : [email protected] Anggota (1)

Nama Lengkap : Ir. Yuliawati, MS NIDN : 0609096202

Perguruan Tinggi : Universitas Kristen Satya Wacana Anggota (2)

Nama Lengkap : Dra. Hartati Soetjipto, MSc. NIDN : 0629125701

Perguruan Tinggi : Universitas Kristen Satya Wacana Anggota (3)

Nama Lengkap : Teguh Wahyono, S.Kom., M.Cs. NIDN : 0609067502

Perguruan Tinggi : Universitas Kristen Satya Wacana Institusi Mitra (jika ada)

Nama Institusi Mitra :

Alamat :

Penanggung Jawab :

Tahun Pelaksanaan : Tahun ke 1 dari rencana 3 tahun Biaya Tahun Berjalan : Rp. 82,690,000

Biaya Keseluruhan : Rp. 226,870,000.00

Salatiga, Desember 2013 Mengetahui,

Dekan Ketua Peneliti

Prof. Dr. Ir. Sony Heru Priyanto, MM. Dr. Ir. Suprihati, MS NIP/NIK 1991012 NIP/NIK 1983013

Mengetahui, Pembantu Rektor V

Bidang Penelitian & Pengabdian Masyarakat

(3)

RINGKASAN

Masyarakat desa Tlogolele sangat rentan terhadap bencana siklus (erupsi

gunung) dan bencana lainnya yang disebabkan oleh perubahan iklim. Dampak

dari perubahan iklim secara nyata nampak pada intensitas bencana dan penurunan

produksi pertanian. Untuk itulah diperlukan penyusunan model budidaya

pertanian yang mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim, sehingga

masyarakat petani mampu bertahan dan secara terus-menerus mengembangkan

dan mengolah hasil pertaniannya.

Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Oktober 2013. Metode

yang digunakan meliputi pengumpulan data, termasuk tinjauan literature, indept

interview. Selain itu dilakukan diskusi terfokus dengan para stakeholders,

pemangku kebijakan (Pemkab, kecamatan, Dinas Pertanian, LH), PPL untuk

tahap identifikasi, sosialisasi, uji coba, implementasi. Data primer didapat dari 70

responden yang terdistribusi antar dusun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Olahan data suhu sejak tahun 2004

menunjukkan trend peningkatan suhu maksimum dan penurunan suhu minimum,

sedangkan terhadap pola hujan tidak menampakkan pergeseran yang signifikan

namun terjadi fluktuasi curah hujan tahunan yang mencolok. Persepsi petani atas

perubahan komponen iklim yang dirasakan adalah cuaca ekstrim. Perubahan iklim

dirasakan petani berdampak pada dua hal utama yaitu masalah kekeringan dan

serangan organism pengganggu tanaman dan petani melakukan tindakan adaptasi

untuk mengatasinya. Model Budidaya Pertanian Desa Berbasis Pengetahuan dan

Kearifan Lokal di Desa Tlogolele sebagai Upaya Adaptasi terhadap Perubahan

Iklim dan Tanggap Bencana Gunung Berapi adalah Model budidaya pertanian

yang memadukan prinsip konservasi tanah, infrastruktur pengendalian aliran lahar

hujan serta pengetahuan-kearifan lokal pendukung pertanian dan sistem informasi

klimatologi maupun bencana.

(4)

PRAKATA

Segala puji, syukur dan kemuliaan hanya bagi Tuhan yang sumber Ilmu

dan Pengetahuan, atas rahmatNya penelitian ini boleh terlaksana dan laporan

tahunan/akhir ini dapat tersusun.

Tim peneliti sangat berterima kasih kepada:

1. Direktorat Jendral Perguruan Tinggi atas pendanaan melalui skema Penelitian

Unggulan Perguruan Tinggi tahun anggaran 2013

2. Institusi Universitas Kristen Satya Wacana atas topangan fasilitas

laboratorium

3. Masyarakat Desa Tlogolele melalui kepercayaan dan kerjasama baik yang

diberikan

4. Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui pemerintah Kecamatan Selo dan

pemerintah Desa Tlogolele atas dukungan data dan nara sumber

Penelitian penyusunan model budidaya yang adaptif terhadap perubahan

iklim dan bencana siklus erupsi berbasis pengetahuan-kearifan lokal sangatlah

dinamis dan integratif. Peneliti sangat menyadari keterbatasannya dan terbuka

untuk saran dan kritik yang membangun. Kiranya penelitian ini mendatangkan

kemanfaatan bagi masyarakat Tlogolele dan pengembangan keilmuan pada

umumnya.

(5)

DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan i

Ringkasan ii

Prakata iii

Daftar Isi iv

Daftar Tabel v

Daftar Gambar vi

Daftar Lampiran vii

Bab 1. Pendahuluan 1

1.1. Latar belakang 1

1.2. Perumusan Masalah 1

Bab 2. Studi Pustaka dan Roadmap 5

2.1.State of the art 5

2.2. Studi Pustaka 10

2.2.1 .Pemanasan global 10

2.2.2. Communty Based Disaster Risk Management (CBDRM) 11

2.2.3. Climate Change Adaptation dan Disaster Risk Reduction 13

2.2.4. Fenomena Iklim dan Pengaruhnya terhadap produksi pangan 16

2.2.5. Kearifan dan Pengetahuan Lokal dalam Masyarakat 17

2.2.6. Budidaya Pertanian Desa berbasis Local Wisdom dan Knowledge 19

Bab 3. Tujuan dan Manfaat Penelitian 22

3.1. Tujuan Khusus 22

3.2. Manfaat Penelitian 22

Bab 4. Metode Penelitian 23

4.1. Pembuatan Peta Potensi Rawan Bencana 23

4.2. Model Adaptasi budidaya pertanian terhadap perubahan iklim 24

Bab 5. Hasil Penelitian 29

5.1. Profil Daerah Penelitian 29

5.1.1. Posisi Geografis dan Administratif Desa Tlogolele 29

5.1.2. Zona Agroekologi Tlogolele 32

(6)

5.2.1. Suhu Udara Maksimum dan Minimum 33

5.2.2. Curah hujan 33

5.2.3. Hasil Analisis Tanah Desa Tlogolele 35

5.2.4. Hasil Analisis Air Desa Tlogolele 35

5.3. Gambaran Umum Responden 36

5.3.1. Umur 36

5.3.2. Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Berusahatani 37

5.3.3. Pola Tanam dan Pendapatan Usahatani 37

5.3.4. Pengetahuan Petani tentang Fenomena Perubahan Iklim 38

5.4. Rancangan GIS Untuk Pemetaan Risiko Bencana Boyolali 40

5.5. Model Adaptasi Budidaya Pertanian Terhadap Perubahan Iklim 44

5.5.1. Potensi dan Keragaan Hasil Pertanian 44

5.5.2. Persepsi Masyarakat atas Fuktuasi Produksi 48

5.5.3. Persepsi dan Adaptasi Budidaya atas Perubahan Iklim 49

5.5.4. Pengelolaan Pertanian Berbasis Pengetahuan dan Kearifan Lokal 50

5.5.5. Model Adaptasi Pertanian Adaptif yang Siap Diaplikasikan dalam Budidaya Pertanian

52

5.5.6. Rancangan Rakitan Teknologi yang Bisa Beradaptasi 55

5.6. Luaran Publikasi 56

5.7. Foto kegiatan 57

Bab 6. Rencana Tahapan Berikutnya 63

Bab 7. Kesimpulan dan saran 64

DAFTAR PUSTAKA 65

(7)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1. Jadwal Penelitian………..27

Tabel 5.1. 1. Zona Agro Ekologi (ZAE) Desa Tlogolele ……….32

Tabel 5,2,1. Hasil Analisis Tanah Tlogolele……… 35

Tabel 5,2,2. Hasil Analisis Air Minum dan air Kali Apu Tlogolele ………35 Tabel 5.3.2 Pengalaman Berusahatani Responden ... 37

Tabel 5.3.4 Pengetahuan responden mengenai perubahan yang terjadi pada komponen iklim di Desa Tlogolele ... 39

Tabel 5.5.1.1 Produksi Padi, Jagung dan Ubi kayu ... 44

Tabel 5.5.1.2 Produksi tanaman sayuran ... 45

Tabel 5.5.1.3 Produksi tanaman perkebunan ... 46

Tabel 5.5.1.4 Produksi Ternak ... 47

Tabel 5.5.2.1 Persepsi responden atas Penyebab Fluktuasi Produksi ... 48

Tabel 5.5.2.2 Upaya responden mengatasi fluktuasi produksi... 49

Tabel 5.5.3.1 Pengetahuan responden atas fenomena perubahan iklim ... 49

Tabel 5.5.3.2 Adaptasi budidaya tanaman atas perubahan iklim yang dilakukan petani ... 50

(8)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. 1.Suhu di Kecamatan Selo 6 tahun terakhir………...3

Gambar 2. 1.Roadmap Penelitian dan Capaian Awal………..9

Gambar 2. 2.Perubahan Temperatur Bumi (1970-1999) (Brown, 2000)………...10

Gambar 4. 1.Bagan alir tahapan kegiatan penelitian……….26

Gambar 4. 2.Logical framework penelitian tahunan……….28

Gambar 5.1.1. Kabupaten Boyolali dan Kecamatan Selo……….29

Gambar 5.1.2. Kecamatan Selo, pelana G. Merbabu dan G. Merapi ... 30

Gambar 5.1.3. Desa Tlogolele di Kecamatan Selo ... 30

Gambar 5.1.4. Desa Tlogolele... 31

Gambar 5.2.1. Perubahan suhu daerah penelitian……… 33

Gambar 5.2.2. Variasi curah hujan tahunan daerah penelitian……… 33

Gambar 5.2.3. Distribusi curah hujan bulanan daerah penelitian………..34

Gambar 5.2.4. Distribusi bulan basah, lembab dan kering di daerah penelitian…34 Gambar 5.3.Jumlah Responden Berdasarkan Lokasi Dusun……….36

Gambar 5.3.1.Persentase Responden Berdasarkan Kategori Umur………...37

Gambar 5.3.3.Pola Tanam Responden………...38

Gambar 5.4.1.Tampilan awal GIS……….41

Gambar 5.4.2.Peta Satelit untuk desa Tlogolele………41

Gambar 5.4.3.Peta administratif desa Tlogolele………42

Gambar 5.4.4.Peta zonasi bahaya gunungapi………42

Gambar 5.4.5.Pembelajaran Kondisi Gunung Merapi………..43

Gambar 5.4.6.Pembelajaran Kondisi Gunung Merapi………..43

Gambar 5.5.1.1. Tata guna lahan Desa Tlogolele ... 44

Gambar 5.5.1.2. Hubungan antara curah hujan tahunan dengan produksi padi.... 45

Gambar 5.5.1.3. Pola tanam petani tembakau Tlogolele ... 47

Gambar 5.5.4.1.Prisma pranata mangsa……….51

Gambar 5.5.4.2.Komponen Konservasi Tanah: Teras, rumput penguat teras, mulsa, rorak. SPA, arah guludan, tumpangsari ... 52

(9)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Kajian Budidaya Pertanian Berbasis Pengetahuan dan Kearifan Lokal di Daerah Lereng Gunung Berapi (Makalah disampaikan pada Konser Karya Ilmiah di FP UKSW)………..69

Lampiran 2. Ngrowot dalam Perspektif Kemandirian Pangan dan Energi Berbasis Pertanian (Sumbangan dari Pengetahuan dan Kearifan Lokal) (Makalah disampaikan pada Seminar Nasional di UNS) 82

Lampiran 3. Antara Gareng dan Garengpung (Belajar dari Pengetahuan dan

Kearifan Lokal)

http://suprihati.wordpress.com/2013/03/21/antara-gareng-dan-garengpung-belajar-dari-pengetahuan-dan-kearifan-lokal/...94

Lampiran 4. Gula Aren Kearifan Lokal Masyarakat Gunung http://suprihati.wordpress.com/2013/05/06/gula-aren-kearifan-lokal-masyarakat gunung/...98

Lampiran 5. Gunungan gendul

http://suprihati.wordpress.com/2013/06/06/gunungan-gendul/102

Lampiran 6. Seri Tlogolele: mbrebes mili menjadi mbayu mili

http://suprihati.wordpress.com/2013/09/15/seri-tlogolele-mbrebes-mili- menjadi-mbayu-mili/………105

Referensi

Dokumen terkait

 Setiap upaya untuk mengurangi risiko bencana harus membangun di atas pengetahuan dan pengalaman masyarakat tentang bahaya, kerentanan dan. pengurangan risiko

Suhu udara di Desa Tlogolele sejak tahun 2004 menunjukkan trend peningkatan suhu maksimum dan penurunan suhu minimum, sedangkan terhadap pola hujan tidak

Lingking Climate Change Adaptation and Disaster Risk Management for Sustainable Poverty Reduction, Synthesis Report, November, 2006.. Herawati,

Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) dalam pengembangan energi berbasis pertanian perlu tetap memprioritaskan kecukupan pangan, (2) ngrowot memiliki peran penting

Gareng juga menyandang cacat fisik lain yaitu tangan yang ciker atau patah sebagai kiasan sifat pengabdi kebenaran yang tidak suka mengambil hak orang lain baik

Keterbatasan bahan baku nira aren berpangkal dari populasinya di alam yang tidak.. seimbang dengan kebutuhan, tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr)

Aliran lahar mengirim batu dan pasir dari gunung ke daerah yang lebih rendah. Kualitas pasir Merapi diakui prima oleh ahli

Integrasi sistem informasi iklim, sistem informasi bencana dan nilai pengetahuan- kearifan lokal terbangunlah Model Budidaya Pertanian Desa Berbasis Pengetahuan dan Kearifan