• Tidak ada hasil yang ditemukan

9. LAMPIRAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " 9. LAMPIRAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PERBANDINGAN TAHUN 2014-2015

No

Sasaran

Indikator Kinerja

Target 2015

Realisasi 2014

Realisasi 2015

%

Naik/Turun 1 tersedianya ruang untuk ekonomi

informal pada kawasan perkantoran dan perniagaan kota

1 persentase peningkatan luas ruang untuk pedagang kaki lima (m2) di lokasi binaan dan lokasi sementara

20% 9,16 -2,22% Penurunan

2 meningkatnya investasi ekonomi kota yang mendorong penciptaan

lapangan kerja dan tumbuhnya kelembagaan ekonomi lokal

1 nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA)

PMDN : 12,15 triliun

17,81 triliun PMDN : 15,51 triliun

Kenaikan

PMA : 55.62 triliun 47,35 triliun PMA : 45,24 triliun Penurunan 2 jumlah investor berskala

nasional (PMDN/PMA)

PMDN : 96 proyek 167 proyek PMDN : 316 proyek Kenaikan PMA : 1.350

proyek

3.799 proyek PMA : 4.463 proyek Kenaikan

3 tersedianya fasilitas internet secara merata di ruang publik

1 jumlah titik jaringan wifi dengan kecepatan up to 10 Mbps yang terbangun

125 titik 180 titik 216 titik Kenaikan

4 tersedianya infrastruktur energi dan kelistrikan untuk mendukung pembangunan kota

1 jumlah SPBG 22 SPBG 14 SPBG + 2MRU 28 SPBG Kenaikan

5 terlaksananya pengendalian pemanfaatan ruang kota yang kosisten

1 persentase rencana bangunan gedung yang lulus sidang Tim Ahli

100% 100% 100% -

2 persentase pembongkaran bangunan yang tidak sesuai

50% (1060 bangunan)

31% 986 bangunan Kenaikan

6 tersedianya sistem transportasi perkotaan yang terpadu dan

memadai untuk melayani pergerakan orang dan barang

1 panjang lintasan busway - 210,31 km - - 2 jumlah penumpang busway 337.000/hari 310.597 pnp/hri 280.322 /hari Penurunan 3 headway busway rata-rata 9 menit 20 menit - -

(2)

Naik/Turun tersedianya jaringan jalan dan

jembatan dengan kualitas yang mantap untuk melayani sirkulasi dari/ke dalam kota

2 jumlah jembatan yang terbangun

1 jembatan 290 jembatan 4 jembatan Penurunan

3 persentase luas jalan dalam kondisi baik

97.20% 99,67% 97,56% Penurunan

8 tersedianya sistem tata air yang optimal dalam mendukung upaya pengendalian banjir, banjir rob dan dampak perubahan iklim lainnya

1 jumlah sumur resapan (injection well) waduk yang terbangun

4 sumur resapan 6 sumur resapan 1243 sumur resapan

Kenaikan

2 jumlah titik genangan jalan arteri/kolektor

0 11 titik 95 titik kenaikan

3 panjang pengaman pantai yang terbangun

1.500 meter 0 1950 meter Kenaikan

9 tersedianya pengelolaan air limbah domestik secara optimal

1 persentase fasilitas terbangun sistem air limbah terpusat

pembebasan lahan IPAL Zona 1 lanjutan dan penyusunan AMDAL Zona 6

20% dan investasi Lahan IPAL dan Penyusunan UKL

– UPL Zona 1

 Pembebasan lahan IPAL Zona 1 masih dalam proses. Adapun SKDP yang mengkoordinasi terkait

pembebasan lahan adalah Biro Perencanaan Jaya masih menunggu hasil

(3)

Naik/Turun dari Dinas Tata

Air sebagai SKPD pelaksana AMDAL untuk Zona 6 10 tersedianya sistem penyediaan air

minum perpipaan yang melayani semua wilayah kota

1 cakupan pelayanan air minum perpipaan

62% 60% 62,08% Kenaikan

11 tersedianya pengelolaan sampah terpadu dan berwawasan lingkungan

pada tingkat kota dan kawasan permukiman

1 persentase sampah dalam kota yang dapat tertangani secara tepat waktu

96% 78,73% 82,77% Kenaikan

2 persentase pengurangan timbulan sampah di sumber

15% 9,66% 10,43% Kenaikan

12 berkurangnya pencemaran

lingkungan (air, tanah dan udara) di wilayah kota jakarta

1 persentase penurunan emisi Gas Rumah Kaca dari bussiness as usual (BAU) dengan baseline emisi GRK tahun 2005

6% 0,86% 9.60% Kenaikan

2 persentase status mutu air tercemar berat di :

a. sungai 62% 58% 44% Penurunan

b. situ/waduk 34.50% 28% 16% Penurunan

c. air tanah 9% 13% 18% Kenaikan

d. laut/teluk 15% 36% 60% kenaikan

13 meningkatnya kesiapsiagaan masyarakat dan kelembagaan pemerintah daerah dalam upaya pegurangan resiko bencana dan dampak

1 jumlah taruna siaga bencana (Tagana) yang kompeten dan terampil

2.424 orang - 6.430 orang Kenaikan

2 jumlah organisasi masyarakat peduli bencana/Balakar

(4)

Naik/Turun 14 tersedianya rumah layak dan

terjangkau untuk semua kelompok masyarakat

1 persentase jumlah kebutuhan tempat tinggal yang terpenuhi

25% dari 8.000 unit

- 2.478 unit Kenaikan

15 tertatanya kawasan permukiman yang layak bagi masyarakat (perbaikan kampung)

1 jumlah RW Kumuh yang tertata 68 RW - Penurunan

16 meningkatnya luasan dan kualitas ruang terbuka hijau publik dan privat di Jakarta

1 rasio ruang terbuka hijau terhadap luas daratan

10.56% (5 hektar hutan kota)

4,14% 4,16% Kenaikan

2 rasio ruang terbuka biru terhadap luas perairan di darat

3.20% - - -

3 jumlah lokasi RTH yang digunakan sebagai taman kreativitas publik

40 lokasi 0 10 lokasi Kenaikan

17 berkembangnya budaya kota multikultur yang berbasis komunitas

1 jumlah event seni budaya yang diselenggarakan oleh sanggar budaya binaan

86 event - 32 event

18 tersedianya pusat-pusat kebudayaan di semua wilayah kota Jakarta

1 jumlah pemanfaatan pusat kebudayaan di 5 (lima) wilayah dan Kepulauan Seribu

40 lokasi pusat kebudayaan

- 21 lokasi pusat kebudayaan

19 terwujudnya upaya revitalisasi kawasan bersejarah kota sebagai daya tarik wisata kota

1 jumlah pelestarian bangunan dan lingkungan cagar budaya melalui konservasi

17 bangunan 5 lingkungan Cagar

Budaya

- 4 bangunan 1 kawasan Cagar Budaya

20 meningkatnya kesadaran dan toleransi antar suku, agama, ras dan antar golongan (SARA)

1 berkurangnya potensi konflik di kalangan masyarakat

16 konflik 19 13 konflik

2 indeks demokrasi 8,98 71,18% 84,70 21 meningkatnya kesadaran masyarakat

dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum

1 jumlah lokasi rawan ketertiban umum

(5)

Naik/Turun 22 meningkatnya penataan

kelembagaan yang tepat ukuran dan kewenangan yang jelas dan tidak tumpang tindih

1 indeks efektivitas pemerintahan 0,3 - -

23 meningkatnya SDM yang sesuai dengan kompetensinya

1 terpenuhinya SDM aparatur melalui sistem e-recruitment berbasis CAT (Computer Assisted Test) sesuai formasi jabatan

2.000 CPNS 1.133 org 1.839 CPNS

24 meningkatnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel

1 Opini BPK dan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah

WTP WDP WDP

25 pelayanan publik yang prima pada lembaga pelayanan terpadu satu pintu

1 integritas pelayanan publik 8,4 6,64% 6,1

26 meningkatnya pelayanan pajak dan pelayanan perizinan yang transparan dan akuntabel dengan

memanfaatkan teknologi informasi

1 sistem pelayanan perizinan terpadu secara online

1) sistem jaringan online 2) Badan Perizinan Terpadu 3) 7.205 pemohon perizinan tingkat kepuasan masyarakat 91.89%

- 1) Sudah 2) Sudah

3) 4.138.021 (318 outlet)

2 sistem pelayanan pajak online (non Kendaraan bermotor)

10.445 WP 4.618 WP 5.238 WP

27 meningkatnya akses dan kualitas pendidikan bagi semua masyarakat

1 angka melek huruf 99.95% 99,5% 99,59% 2 angka rata-rata lama sekolah 11,55 Tahun 91,5% 11,89 tahun 28 meningkatnya akses dan kualitas

kesehatan masyarakat

1 angka kematian Ibu 40 per 100.000 kelahiran hidup

59,02 ribu/100.000 kelahiran hidup

(6)

Naik/Turun 2 angka kematian bayi 7,3 bayi per 1000

kelahiran hidup

4,18 bayi per 1000 kelahiran

hidup

4,61

3 angka usia harapan hidup 76,60 Tahun 72,20 tahun 74,04 29 meningkatnya jumlah pasangan usia

subur yang mendapatkan pelayanan KB

Gambar

TABEL LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Dalam perencanaan, Jembatan Bengawan Solo Lama akan melayani lalu lintas dari arah Cepu ke Padangan dengan tipe jalan 2/1 UD (dua lajur 1 arah) dengan lebar jalan 6

Jumlah angkutan umum yang melayani trayek di dalam kabupaten/kota yang sudah menerapkan standar keselamatan Dinas Perhubungan 13 Meningkatnya kualitas tenaga kerja dan

Selain itu, sebanyak 32% Kabupaten/Kota telah menerapkan Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang pendidikan. Untuk jumlah Kabupaten/Kota yang telah menyelenggarakan

Dari hasil survey yang dilakukan peneliti yaitu jumlah kapal-kapal yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Aportil ke pulau Atauro berjumlah 2 Kapal yang

Sirkulasi manusia dalam site Untuk sirkulasi dari parkiran menuju massa disediakan jembatan penyebrangan yang mempermudah pengunjung. Akses keluar site bagi kendaraan yang

Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Perencanaan Infrastruktur Di Bidang Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang Yang Mantap dan Berkeselamatan Bagi

• Sistem sirkulasi di Terminal Cicaheum, sebagai prasarana angkutan yang melayani kendaraan umum untuk angkutan antar kota antar provinsi, angkutan antar kota

Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan kota yang dilihat dari perubahan jumlah penduduk dan perubahan lahan terbangun berpengaruh terhadap perubahan suhu di Kota Semarang