• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP AWAL BIROKRASI | Muchamad Ali Safa'at

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KONSEP AWAL BIROKRASI | Muchamad Ali Safa'at"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PERKEMBANGAN

Negara Hukum Formil  legalitas

Negara Hukum Materiil  Freies

Ermessen

Negara menurut Weber:

“the state is a human society that

(3)

BIROKRASI

Alat kekuasaan bagi yang menguasainya.

Alat kekuasaan untuk menjalankan

keputusan-keputusan politik.

Ruang Lingkup:

Sebagai tipe organisasi yang khas;

Sebagai suatu sistem;

Sebagai suatu tatanan jiwa tertentu dan alat

(4)

ASAS

ASAS LEGALITAS

peraturan tertulis, penyebaran atau penggunaan

peraturan, tidak berlaku surut, peraturan bisa

dimengerti, tidak bertentangan satu sama lain,

tidak menuntut diluar kemampuan orang, tidak

sering berubah-ubah dan sesuai antara

peraturan dan pelaksanaannya.

Freies Ermessen

Kebebasan bertindak, tidak boleh menolak

(5)

OTORITAS DALAM

ORGANISASI

Otorita tradisional mendasarkan

diri pada pola pengawasan di

mana legimitasi diletakkan pada

loyalitas bawahan kepada atasan.

Otorita kharismatik

menunjukkan legimitasi yang

didasarkan atas sifat-sifat

pribadi yang luar biasa.

Otorita legal rasional kepatuhan

(6)

BIROKRASI IDEAL WEBER

(LEGAL RATIONAL)

a hierarchical system of authority a systematic division of labors

a clear specification of duties for anyone working in it clear and systematic disciplinary codes and

procedures

the control of operation through a consistent system

of abstract rules

a consistent applications of general rules to specific

cases        

the selection of employees on the basic of objectively

determined qualifications

a system of promotion on the basis of seniority or

(7)

KECENDERUNGAN

The management style is authoritarian, and there is a

high degree of control.

There is little communication, and the management is

usually an univocal, top-down one.

Individuals search for stability, have limited scope for

initiative, and are oriented towards obeying orders.

The decision-making process is repetitive and

centralized.

There is reluctance to start innovative processes. There are high degrees of conformity.

(8)

Civil Service

Permanent

Unity in diversity

Sufficient Independent

Ability

Experience to advice, assist, and

(9)

FUNCTION

To advice ministers upon policy

matters.

To manage the use of government

resources.

To make decision in individual cases

under powers coffered by particular

statutes.

To carry out the day-to-day

Referensi

Dokumen terkait

elusidasi struktur dengan spektroskopi inframerah, spektroskopi resonansi magnet inti proton, dan spektrometri massa menunjukkan bahwa senyawa hasil sintesis adalah asetil

Berdasarkan dari hasil analisis diversitas dan kelimpahan Arthropoda yang diperoleh bahwa terdapat suatu perbedaan kelimpahan Arthropoda tanah antar lokasi dengan

3 Landasan Bimbingan Konseling Islam 4 Latar balakang Bimbingan Konseling Islam 5 Subjek dan objek Bimbingan Konseling Islam 6 Ruang Lingkup Bimbingan Konseling Islam. 7

This study was conducted to compare fibrin deposit in pregnant mice that infected by Plasmodium berghei (treatment group) to the normal pregnant mice (control group) and

Sehubungan dengan Hasil Evaluasi Kualifikasi u n t u k Pekerjaan Perencanaan Pembangunan Drainase Dalam Kota Ngabang (Bankeu), maka Perusahaan saudara yang telah lulus

pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap religius siswa, dengan mendeskripsikan nilai-nilai religius yang ditanamkan guru pendidikan. agama Islam kepada siswa, dengan

disodium phosphat dihydrat dari batuan phosphat dan dari soda ash untuk. kemudian direaksikan dengan asam seperti : asam sulfat atau

Kabupaten Bojonegoro memiliki berbagai potensi sektoral yang masih tergolong berkembang sehingga pembangunan harus difokuskan pada sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan