FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN SENSUS HARIAN RAWAT INAP DI RSUD KAB. CIAMIS | Diningrat | Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia 84 292 2 PB
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan sistem rekapitulasi sensus harian rawat inap yang mampu menghasilkan statistik rumah sakit sekaligus menyajikan Grafik
Standar operasional prosedur tentang standar kelengkapan isi dokumen rekam medis rawat inap pasien BPJS ... Alur pengendalian ketidaklengkapan dokumen rekam medis rawat inap
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKURATAN SENSUS HARIAN RAWAT INAP MANUAL DAN ELEKTRONIK DI RSIA GUNUNG SAWO SEMARANG TAHUN 2012.. Sensus harian rawat inap berisi data
Berdasarkan hasil observasi di bagian rekam medis dan wawancara dengan kepala instalasi rekam medis, petugas pengolah data sensus harian pada bagian rekam medis, kepala
Pengembalian berkas rekam medis rawat inap yang terlambat pengembaliannya akan mempengaruhi dan mengakibatkan pada pengolahan data rekam medis selanjutnya, karena rekam
Hal ini disebabkan karena pada SOP belum adanya kebijakan tertulis terkait waktu pengisian dan pengembalian sensus harian, SOP tidak pernah disosialisasikan
Pelaporan Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) dapat dilaksanakan berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang ada pada Rumah Sakit tersebut.. SPO memberikan
Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab ketidaktepatan pengembalian rekam medis rawat inap di rumah sakit berdasarkan literatur review ini adalah; 1 Faktor man, yaitu tingkat