• Tidak ada hasil yang ditemukan

PETUNJUK PELAKSANAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PETUNJUK PELAKSANAAN"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PETUNJUK PELAKSANAAN

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL

PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

BUMI PERKEMAHAN JAKABARING - PALEMBANG 11 s.d 17 JULI 2021

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH

PALEMBANG

(3)

TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN XV

TAHUN 2021

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka mengembangkan mahasiswa yang berkarakter, bermoral, berakhlakul karimah, cerdas, sehat jasmani dan rohani serta memiliki komitmen kebangsaan di Perguruan Tinggi Keagamaan, perlu

diselenggarakan Perkemahan Wirakarya Nasional

Perguruan Tinggi Keagamaan;

b. bahwa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah

Palembang ditetapkan sebagai Penyelenggara

Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 202I;

c. bahwa dalam menyelenggarakan Perkemahan

Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021, perlu dibuat Petunjuk Pelaksanaan;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Petunjuk Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang

Gerakan Pramuka (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2010 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5169); 2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang

Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500);

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 1716 TAHUN 2021

(4)

4. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 120, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6362); 5. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang

Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168);

6. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 Tahun 2016

tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1495);

7. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3962 Tahun 2019 tentang Penetapan Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan XV Se-Indonesia Tahun 2020;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERKEMAHAN

WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN XV TAHUN 2021.

KESATU : Menetapkan Petunjuk Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya

Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

KEDUA : Petunjuk Pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam Diktum

KESATU merupakan acuan dalam Penyelenggaraan

Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29-03-2021

(5)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

NOMOR: 1716 TAHUN 2021 2018

TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN PERKEMAHAN WIRAKARYA

NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN XV TAHUN 2021 PETUNJUK PELAKSANAAN PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL

PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN XV TAHUN 2021 BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Nasionalisme dan patriotisme menjadi isu penting di saat kita menghadapi kelompok yang mempertanyakan konsensus nasional, yang telah dirumuskan oleh the founding father bangsa, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Pada saat yang sama kita menghadapi kelompok orang yang kerap melakukan truth claim

keagamaan. Merasa diri dan kelompoknya yang paling benar, paling

muslim dan paling beriman. Bahkan kerap mengkafirkan saudaranya yang muslim (takfiri).

Berita bohong (hoaxs), ujaran kebencian (hate speech), saling fitnah utamanya di media sosial, membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Fenomena ini juga kita sebut defisit karakter bangsa yang sedang menggerogoti sendi-sendi kehidupan. Angka-angka riset menunjukan kekhawatiran mendalam akan tingginya intoleransi dan radikalisme. Data Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP) mencatat 52% siswa setuju cara-cara kekerasan dalam solidaritas agama. Sementara BNPT mencatat, 26,7% pemuda setuju jihad dengan cara kekerasan dan 39 mahasiswa tertarik dengan intoleransi dan radikalisme. Sementara 4% atau sekitar 10 juta warga Indonesia mendukung ISIS.

Mencetak generasi muda yang mencintai agamanya sekaligus bangsanya dengan menampilkan wajah agama yang moderat (moderasi beragama) dengan demikian menjadi keharusan. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi Emas Indonesia di tahun 2045. Generasi yang komitmen pada nilai-nilai kebangsaan sekaligus keagamaan. Sosok manusia Indonesia yang berkarakter, cerdas, terampil dan kreatif di tengah persaingan global.

Saat ini kita juga memasuki era industri 4.0 yang dicirikan dengan penguasaan big data dan juga teknologi digital. Hampir di semua aspek kehidupan membutuhkan kemampuan digital system dari mulai transportasi, komunikasi, dunia bisnis hingga merambah pada dunia pendidikan. Kreativitas dan inovasi menjadi kunci utama manusia yang hidup di abad ini.

(6)

bangsa ini ke puncak kejayaan Indonesia, melalui pendidikan dan pembinaan yang sistematis. Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah pembinaan yang selama ini dinilai efektif untuk membina generasi muda.

Gerakan Pramuka adalah gerakan pendidikan yang bertujuan untuk mendidik pemuda Indonesia menjadi tenaga penggerak kader pembangunan di segala bidang, bermental tinggi, menjadi insan yang mempunyai moral dan budi pekerti yang luhur serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menggunakan Prinsip Dasar Metode Kepramukaan. Wadah ini memberi kesempatan kepada para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk membina diri menjadi kader pemimpin, baik dilingkungan Gerakan Pramuka maupun di luar lingkungan Gerakan Pramuka.

Gerakan Pramuka sebagai learning organization harus berdiri di depan agar menjadi inspirasi, motivasi dan energi membangun negeri. Dalam konteks mahasiswa melalui semngat Tri Darma PT, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Pun dalam issu-issu global tentang kepekaan lingkungan (perubahan iklim), gender, anti korupsi, selain soal karakter bangsa dan moderasi beragama.

Keppres RI Nomor 238/Tahun 1961 diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, Gerakan Pramuka ditetapkan sebagai satu-satunya wadah pembinaan generasi muda Indonesia yang merupakan wadah pemersatu kegiatan bagi generasi muda secara umum (tidak memandang agama, suku, ras dan budaya).

Dari dasar pemikiran tersebut di atas, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memandang perlu menyelenggarakan kembali, Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) yang dilaksanakan tiap dua tahun sekali.

Penyelenggaraan PWN PTK ke XV yang mestinya dilaksanakan pada tahun 2020, karena pandemi Covid-19 ditunda pelaksanaannya, pada tahun 2021 di UIN Raden Fatah Palembang. Mengingat, kegiatan ini sangat urgen menjadi penguatan solidaritas mahasiswa pramuka PTK se-Indonesia bahkan di kancah internasional. Tidak hanya ukhuwah Islamiyah yang dituju, tetapi juga ukhuwah wathaniyah dan

basyariyah.

Secara khittoh misi Perkemahan Wirakarya adalah pada pengembangan karya dan bhakti. Wirakarya berarti panglima yang berkarya. Dengan demikian pengabdian kepada masyarakat menjadi pilar penting dalam perkemahan yang tentu penyelenggaraannya mengikuti protokol kesehatan di masa Pandemi COVID-19.

B. Dasar Kegiatan

1. Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka;

2. Keputusan Musyawarah Nasional X Gerakan Pramuka Nomor 07/

Munas/ 2018 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;

(7)

3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 022/KN/78 Tahun 1978, tentang Petunjuk Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya;

4. Keputusan bersama Menteri Agama Republik Indonesia dan Ketua

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 04 Tahun 1990 dan nomor 003 Tahun 1990 tentang Kerjasama antara Departemen Agama dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka;

5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 231 Tahun

2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka;

6. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 180 A Tahun

2011 tentang Petunjuk Pelaksanan Gugus Depan yang berpangkalan di Kampus Perguruan Tinggi;

7. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tahun

2013, tentang Pola Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega;

8. Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama

RI Nomor 3962 Tahun 2019 tentang Penetapan Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) XV Tahun 2020;

9. Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor B-897.2/

Dj.I/Dt.I.III/PP.03/05/2020 tentang Penundaan Kegiatan

Kemahasiswaan Akibat Pandemi COVID-19.

C. Maksud

Maksud Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 adalah:

1. Sebagai wahana pertemuan untuk menguatkan semangat

nasionalisme, patriotisme, dan solidaritas antar sesama dalam bingkai NKRI dengan mengedepankan semangat moderasi beragama.

2. Sebagai wadah pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak

dan Pandega yang berpangkalan di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan segala potensi yang dimiliki, meningkatkan kemandirian sehingga mampu mendedikasikan karya dan bakti nyata ke tengah-tengah masyarakat sesuai dengan Tri Satya.

D. Tujuan

Tujuan diselenggarakannya kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan persaudaraan sesama muslim (ukhuwah Islamiyah),

persaudaraan sebangsa (ukhuwah wathaniyah) dan persaudaraan antar sesama manusia (ukhuwah basyariyah) di kalangan mahasiswa Pramuka PTK dan masyarakat;

(8)

toleran dan damai (moderasi beragama) di tengah-tengah kebhinekaan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia;

3. Meningkatkan karakter anggota pramuka yang mempunyai jiwa

kepemimpinan, rasa tanggung jawab dan jiwa pengabdian, sehingga

mamapu mendarmabaktikan diri ikut serta menggerakan

pembangunan;

4. Meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan

kepramukaan dan kemasyarakatan bagi Pramuka Penegak dan Pandega Perguruan Tinggi Keagamaan;

5. Mensosialisasikan dan menarik minat masyarakat untuk

melanjutkan studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).

E. Ruang Lingkup

Sistematika Petunjuk Pelaksanaan terdiri dari beberapa bab sebagai berikut: 1. Pendahuluan 2. Penyelenggaraan 3. Kegiatan 4. Perkemahan 5. Administrasi

6. Sarana dan Prasarana

7. Hubungan Masyarakat

8. Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi

9. Penutup

(9)

BAB II PENYELENGGARAAN

A. Nama Kegiatan

Kegiatan ini bernama “Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021” yang selanjutnya disingkat PWN PTK XV Tahun 2021.

B. Penyelenggara

Penyelenggara kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 adalah Kementerian Agama Republik Indonesia dengan menugaskan UIN Raden Fatah Palembang sebagai Tuan Rumah.

C. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan PWN PTK XV akan dilaksanakan pada tanggal 11 s.d 17 Juli 2021.

D. Tempat

Kegiatan PW PTK XV akan difokuskan di beberapa tempat, yaitu:

1.Bumi Perkemahan Jakabaring Palembang.

2.UIN Raden Fatah Palembang.

3.Kecamatan Yang Ditunjuk di Kota Palembang.

4.Pangkalan Gerakan Pramuka PTK.

E. Tema Kegiatan

Tema kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 adalah:

“Konsistensi Dalam Moderasi Beragama, Berkarya Untuk Bangsa” Sedangkan sub tema kegiatan PWN PTK adalah:

“Penyelamatan Keanekaragaman Hayati Untuk Masa Depan Bumi” F. Slogan

Slogan Kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 adalah “Unity in Diversity-Bersatu Dalam Keberagaman”

G. Motto

“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan“ H. Logo Kegiatan (Terlampir)

I. Maskot Kegiatan (Terlampir) J. Anggaran Dana

Penyelenggaraan PWN PTK XV Tahun 2021 pada Kementerian Agama RI ini dibiayai dengan anggaran yang diperoleh dari:

1. Anggaran DIPA Kementerian Agama Republik Indonesia

2. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah

Kota Palembang

3. Sponsor dan usaha lain yang halal dan tidak mengikat, sesuai aturan

(10)

K. Tahapan-Tahapan Penyelenggaraan

1. Tahap Persiapan

a. Penentuan Tuan Rumah PWN PTK XV 2021

b. Survei lokasi Bumi Perkemahan dan Koordinasi Bidang

Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia;

c. Pembentukan Kelompok Kerja;

d. Rapat koordinasi dan konsultasi antara Direktorat Diktis Ditjen

Pendidikan Islam, Kementerian Agama dengan Kwartir Nasional, Kwartir Daerah, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka;

e. Pembentukan Panitia Penyelenggara, Panitia Pelaksana dan Reka

Kerja;

f. Penyusunan dan pengesahan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan

Petunjuk Teknis (Juknis) PWN PTK XV 2021;

g. Pembuatan logo dan maskot;

h. Audensi dengan Pemerintah Daerah dan pihak-pihak terkait;

i. Persiapan sarana dan prasarana pendukung;

j. Sosialisasi dan promosi kegiatan;

k. Pelatihan Reka Kerja;

l. Rapat-Rapat Koordinasi dan Technical Meeting;

2. Tahap Pelaksanaan

a. Pendaftaran Peserta Perkemahan

b. Kedatangan Peserta dan Daftar Ulang

c. Pendirian Tenda Perkemahan

d. Upacara Buka Adat Bhineka Tunggal Ika

e. Pembukaan

f. Pelaksanaan kegiatan selama 6 hari (Giat Kepramukaan dan Giat

Bhakti)

g. Upacara Tutup Adat Bhineka Tunggal Ika

h. Penutupan

i. Pemulangan Peserta Kegiatan.

3.Tahap Evaluasi

a.Kegiatan Monitoring dan Evaluasi

b.Pertemuan evaluasi

c. Penilaian kegiatan

d.Pembuatan laporan

e. Pembubaran panitia penyelenggara, panitia pelaksana dan Reka

Kerja

L. Organisasi Penyelenggara

Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XV Tahun 2021 dilaksanakan dengan struktur organisasi sebagai berikut:

1. Kelompok Kerja

a. Kelompok Kerja adalah wadah yang dibentuk untuk

mempersiapkan kegiatan secara konseptual maupun teknis pelaksanaan PWN PTK XV Tahun 2021

b.Kelompok kerja ini terdiri dari:

(11)

Pendidikan Islam Kementerian Agama RI;

2) Tim Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi (WASLITEV) berasal

dari unsur Pembina Pramuka PTKIN, Forum WR/WK III PTKIN dan Direktorat Diktis;

3) UIN Raden Fatah Palembang;

4) Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan Kota

Palembang;

c. Kelompok Kerja bertugas:

1) Menyusun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis

(Juknis)

2) Menyusun Panitia Penyelenggara

3) Menyusun Panitia Pelaksana

4) Menyusun Reka Kerja

5) Menyusun Jadwal Kegiatan

6) Melakukan koordinasi dan konsultasi

7) Melakukan hal-hal lain yang dianggap perlu untuk

menyukseskan PWN PTK XV Tahun 2021.

2. Panitia Penyelenggara, Pelaksana, dan Panitia Pendukung

a. Panitia Penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan

PWN PTK XV Tahun 2021.

b.Keanggotaan, tugas, wewenang dan tanggung jawab panitia

penyelenggara disesuaikan dengan tugas dan fungsi lembaga, badan dan instansi yang diwakilinya, serta diselaraskan dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021

c. Panitia Pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah

Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang yang membantu secara moril dan materil.

d.Pelaksana PWN PTK XV Tahun 2021 adalah UIN Raden Fatah

Palembang, dan dibantu secara moril dan materil oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, serta secara moril dan organisatoris dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palembang, dan Purna Ambacana UIN Raden Fatah Palembang.

e. Dalam pelaksanaan kegitan PWN PTK XV 2021 dipantau dan

diawasi oleh Tim Waslitev yang dibentuk Kementerian Agama RI.

3. Reka Kerja

a. Reka kerja dibentuk untuk melaksanakan PWN PTK XV Tahun

2021.

b.Personil Reka Kerja terdiri atas:

1) Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang berpangkalan di

Gugus Depan Palembang 10-091 dan Palembang 10-092 Basis UIN Raden Fatah Palembang.

2) Dewan Kerja Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan,

Dewan Kerja Cabang Palembang dan Dewan Kerja Ranting yang disesuaikan dengan kebutuhan.

(12)

BAB III KEGIATAN A. Umum

1. Latar Belakang

Kegiatan yang dilaksanakan pada PWN PTK XV Tahun 2021 pada dasarnya merupakan sarana bagi anggota Gerakan Pramuka khususnya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam

meningkatkan kualitas diri, sekaligus menyumbangkan

pengetahuan, keterampilan dan kemampuannya, dalam ikut serta membangun masyarakat. Dalam pelaksanan kegiatan nantinya kegiatan-kegiatan akan dilaksanakan dalam suasana riang gembira penuh rasa persaudaraan, persahabatan dan kekeluargaan, baik sesama peserta, maupun dengan masyarakat setempat yang didasari janji Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

2. Acara Kegiatan

Agar tercapainya sasaran kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021, maka pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti oleh peserta disusun sebagai berikut :

a. Peserta perkemahan akan dibagi ke dalam dua jenis, yaitu peserta

luring yang akan berkegiatan di bumi perkemahan Jakabaring dan peserta daring yang akan melakukan kegiatan yang serupa dengan peserta luring di pangkalan masing-masing dan dilaksanakan secara terpisah antara putra dan putri.

b. Peserta luring akan melakukan kegiatan bakti di lima kecamatan

yang ada di Kota Palembang

c. Kegiatan rotasi diikuti oleh peserta luring

3. Sasaran kegiatan :

a. Pembinaan mental spiritual.

b. Wawasan kebangsaan, kebudayaan, ilmu pengetahuan agama,

pengetahuan umum, dan teknologi.

c. Persaudaraan dan persahabatan.

d. Etos kerja dan semangat gotong royong.

e. Peningkatan keterampilan dan rasa kepedulian terhadap

masyarakat. 4. Sifat Kegiatan a. Produktif b. Kreatif c. Edukatif d. Volunteer e. Team Work f. Inovatif g. Rekreatif

(13)

5. Metode Kegiatan

a. Blended camp (kombinasi kegiatan luar jaringan (untuk peserta

luring) dan dalam jaringan (untuk peserta daring)

b. Ceramah c. Diskusi d. Demonstrasi e. Simulasi f. Penugasan g. Permainan h. Partisipasi

i. Seminar dan lokakarya.

6. Porsi Kegiatan

Kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 memiliki porsi kegiatan adalah sebanyak 60% di dalam perkemahan (inside camp activities) dan sebanyak 40% di luar perkemahan (outside camp activities).

7. Persentase Kegiatan

Dalam pelaksanaan kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 yang menjadi titik berat kegiatan adalah bakti yang di persentasekan 60% sedangkan 40% merupakan kegiatan umum.

8. Sistem Kegiatan

a. Sistem Terpusat (Sentralisasi)

Kegiatan terpusat di bumi perkemahan (main camp) yang menjadi sentral pengendali seluruh kegiatan di perkemahan yang diikuti peserta luring dan peserta daring (dalam jaringan).

b. Sistem Tersebar (Desentralisasi)

Tempat kegiatan tersebar di sub camp yakni lokasi kegiatan bakti yang dilakukan serentak oleh peserta luring di sekitar bumi perkemahan.

c. Sistem Partisipasi

Berupa kegiatan bakti yang dilaksanakan bersama pramuka penegak dan pandega serta masyarakat setempat untuk menciptakan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan wawasan dan pembangunan lingkungan.

B. Jenis Kegiatan

Jenis kegiatan yang dilaksanakan pada PWN PTK XV Tahun 2021 terbagi menjadi kegiatan peserta luring, kegiatan peserta daring, kegiatan pembina pendamping dan kegiatan pimpinan kontingen sebagai berikut:

1.Kegiatan Peserta Luring

Kegiatan peserta luring adalah kegiatan yang dilakukan oleh peserta sebanyak 6 orang putra dan 6 orang putri yang berada di bumi perkemahan, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

a.Kegiatan Umum

Kegiatan umum diikuti oleh seluruh peserta luring di bumi perkemahan, meliputi:

(14)

1)Upacara Buka dan Tutup Adat Bhinneka Tunggal Ika

2)Upacara Pembukaan dan Penutupan

3)Kegiatan lbadah dan Keagamaan

4)Apel Pagi dan Apel Sore

5)Kegiatan Olahraga

6)Permainan Rakyat

b. Kegiatan Bakti Fisik

Kegiatan bakti fisik akan dilaksanakan peserta luring di Kecamatan Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Kertapati, Plaju dan Jakabaring sesuai rotasi. Di lokasi bakti peserta luring akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan semua kegiatan bakti yang akan diatur oleh panitia lapangan pada saat kegiatan, yaitu:

1)Penanaman Pohon dan Pembuatan Biopori

2)Bedah Perpustakaan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah

Takmiliyah

3)Pembuatan Tugu PWN PTK XV 2021

4)Pembuatan Taman Imun

5)Bakti Rumah Ibadah

6)Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Wawasan Moderasi

Beragama dan Pelestarian Alam dan Lingkungan Hidup serta penyemprotan disinfektan.

Penyebaran peserta di lokasi kegiatan bakti pada lima kecamatan setiap harinya sebagai berikut:

1)Selasa, 13 Juli 2021 di Kecamatan Jakabaring dan Seberang Ulu

II

2)Rabu, 14 Juli 2021 di Kecamatan Jakabaring dan Plaju

3)Kamis, 15 Juli 2021 di Kecamatan Seberang Ulu I dan Kertapati

c. Kegiatan Non Fisik

Kegiatan akan diikuti oleh peserta luring di bumi perkemahan sesuai rotasi, meliputi:

1)Wawasan Moderasi Beragama

2)Wawasan dan Pengetahuan Anti Korupsi

3)U-Report/Jurnalistik

4)Safe Form Harm

5)Metode Pelatihan Pramuka Siaga dan Penggalang di Masa

Pandemi

6)Pelatihan Pembuatan Makanan Khas Daerah Sumatera Selatan

7)Pelatihan Handycraft dengan Bahan Kardus Bekas

8)Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Alami

9)Pelatihan Pengolahan Sampah Anorganik

10)Workshop dan Pelatihan Ekonomi Kreatif

11)Hypnoteraphy berbasis Lingkungan

12)Water Search and Rescue

13)Scout Jungle Survival

14)Kesakaan

d. Kegiatan Penunjang

(15)

2)Malam Pentas Seni Budaya Nusantara (Live atau Record)

3)Jumpa Tokoh

4)Anjangsana Peserta

e. Kegiatan Prestasi

1)Duta PWN PTK XV 2021

2)Daily Report PWN PTK XV Tahun 2021

f. Kegiatan Wisata

Kegiatan wisata peserta luring yaitu sebagai berikut:

1)Wisata paket 1

Masjid Agung – Monpera – Tugu 5 hari 5 malam – Benteng Kuto Besak – Museum Sultan Mahmud Badaruddin II – Pulau Kemaro

2)Wisata paket 2

Al-Quran Al Akbar – Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya – Makam Kesultanan Palembang – Rumah Limas

3)Wisata paket 3

Kunjungan ke tempat ibadah (Gereja, Pura, Vihara)

2.Kegiatan Peserta Daring

Peserta daring berjumlah 4 orang putra dan 4 orang putri. Kegiatan yang dilakukan oleh peserta di perguruan tinggi/ pangkalan masing-masing dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Peserta daring akan mendapatkan link zoom meeting melalui ketua umpi. Adapun kegiatan peserta daring sebagai berikut:

a.Kegiatan Umum

1)Upacara Buka dan Tutup Adat Bhinneka Tunggal Ika

2)Upacara Pembukaan dan Penutupan

b.Kegiatan Non Fisik

1)Wawasan Moderasi Beragama

2)Safe From Harm

3)Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Alami

3. Kegiatan Pembina Pendamping

Kegiatan Pembina Pendamping pada PWN PTK XV Tahun 2021 adalah sebagai berikut:

a.Gelang Ajar

Kegiatan Gelang Ajar Pembina Pendamping dilaksanakan selama 1 hari dengan pemateri dari Kwartir Nasional/ Daerah/ Cabang dan atau Pembina/ Pelatih yang ada di lokasi perkemahan.

b.Safe From Harm

c. Pendampingan Peserta

d.Kegiatan Wisata

e. Open House

4. Kegiatan Pimpinan Kontingen

Kegiatan Pimpinan Kontingen PWN PTK XV 2021 berupa forum Wakil Rektor/ Wakil Ketua III yang terdiri dari:

(16)

a.Semiloka Pengembangan Gerakan Pramuka di Perguruan Tinggi

b.Penetapan Calon Tuan Rumah PWN PTK XVI

c. Open House

C. Sifat Kegiatan

Pada umumnya kegiatan peserta selama mengikuti PWN PTK XV Tahun 2021, diselenggarakan dengan pola pergerakan menyesuaikan pembagian peserta luring dan peserta daring yang didasarkan pada nomor urut peserta, jenis kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan. Pola pergerakan yang digunakan dijabarkan dalam bentuk rumus pergerakan yaitu rotasi peserta yang akan dijabarkan dalam petunjuk teknis kegiatan.

D. Penghargaan

1.Tiska, tigor dan piagam adalah bentuk penghargaan yang diberikan

kepada peserta luring PWN PTK XV Tahun 2021

2.Tiska, tigor dan piagam diberikan kepada peserta luring yang telah

mengikuti kegiatan sekurang-kurangnya 80 %

3.Bentuk pemakaian dan tata cara memperoleh tiska dan tigor diatur

dalam petunjuk teknis

4.Piagam dan tiska diberikan kepada peserta daring yang mengikuti

kegiatan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. E. Pengelolaan Data Dan Laporan

Pengelolaan data kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 dilakukan oleh panitia pelaksana dan setelah selesainya kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 panitia melaporkan hasil kegiatan dalam bentuk tertulis kepada Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

(17)

BAB IV PERKEMAHAN A. Peserta

Peserta PWN PTK XV Tahun 2021 terdiri dari beberapa kelompok utusan yaitu :

1.Anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari Gugusdepan yang

berpangkalan di Perguruan Tinggi Keagamaan seluruh Indonesia.

2.Anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari Gugusdepan yang

berpangkalan di PTKIS/ PTU di Provinsi Sumatera Selatan.

3.Anggota kepanduan luar negeri yang berada di Kawasan Asia

Tenggara atau mahasiswa luar negeri yang merupakan anggota kepanduan dan menempuh pendidikan di PTK sebagai peserta daring. B. Pembina Pendamping

Pembina Pendamping (Bindamping) PWN PTK XV Tahun 2021 adalah Pembina Satuan/Gudep yang berpangkalan di PTK. Pembina pendamping peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Selatan adalah Pembina Satuan/Gudep yang berpangkalan di PTKIS tersebut. Pembina pendamping yang dimaksud secara resmi telah mendapat mandat/tugas dari Rektor/Ketua PTK untuk menjadi pendamping bagi utusan/kontingen, dan mendaftarkan diri sebagaimana mekanisme yang telah ditentukan (tidak ada pembantu Bindamping).

C. Pimpinan Kontingen

Pimpinan Kontingen (Pinkon) PWN PTK XV Tahun 2021 yang berasal dari PTK adalah Wakil Rektor/Ketua Bidang Kemahasiswaan PTK. Pinkon yang dimaskud telah mendapat tugas untuk menjadi pimpinan kontingen masing-masing PTK dan telah mendaftar diri secara resmi dalam kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021, serta melakukan daftar ulang sebagaimana mekanisme yang telah ditentukan, dan tidak ada keanggotaan/staf pinkon.

D. Undangan Khusus

Selain dari kepesertaan di atas, PWN PTK XV Tahun 2021 juga dihadiri oleh Pejabat Kementerian Agama RI, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Para Pejabat Sipil dan Militer yang berkenan hadir. Undangan khusus menjadi tamu kehormatan PWN PTK XV Tahun 2021 dalam rangka mendukung kesuksesan dan kesemarakan kegiatan perkemahan.

E. Kehidupan Perkemahan

1.Peserta kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 diibaratkan penduduk

sebuah provinsi yang pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi warganya yang dipimpin oleh seorang Gubernur Perkemahan yang dibantu aparat perkemahan di tingkat kabupaten, pelaksana bidang hubungan masyarakat, pelaksana bidang administrasi kegiatan dan umum, pelaksana kegiatan, pelaksana sarana dan prasarana dan pelaksana Kesehatan dan kesejahteraan.

(18)

bertanggung jawab terhadap kontingen masing-masing dalam menggerakkan anggota kontingennya untuk mengikuti kegiatan yang telah diprogramkan, dan berkewajiban menyelesaikan konflik internal kontingen dan atau sesama kontingen atas masalah yang terjadi secara bermusyawarah, sehingga tidak menghambat kelancaran penyelenggaraan PWN PTK XV Tahun 2021.

3.Pimpinan Kontingen PWN PTK XV Tahun 2021 bertindak sebagai

bagian dari masyarakat adat perkemahan bertugas mendukung keberhasilan kegiatan dan memberikan saran perbaikan kepada reka kerja melalui ketua rekanya masing-masing, mendampingi dan memenuhi segala keperluan kontingennya serta aktif dalam memberikan pendapat dan pengetahuan dalam kegiatan yang bersifat forum. Selain itu, ikut berperan aktif dalam memberikan informasi tentang PTK dan informasi daerah kontingennya.

F. Area Perkemahan

1.Warga PWN PTK XV Tahun 2021 akan menempati area perkemahan

putra dan area perkemahan putri menggunakan sistem random (acak). Dalam hal ini satu tapak perkemahan terdiri atas beberapa peserta (campuran) dari setiap kontingen PTK dan PTKIS/PTU Sumsel agar para peserta saling membaur dan saling kenal mengenal.

2.Untuk menunjang aktivitas dalam pelaksanaan tugas-tugasnya

selama kegiatan berlangsung, Pinkon dan Bindamping berada dalam satu Kawasan dengan peserta.

G. Pemukiman Peserta

Pemukiman Peserta terdiri dari Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Keluarga Kecil (KK). Dalam PWN PTK XV Tahun 2021, Kabupaten dibagi menjadi dua, masing-masing Kabupaten terdiri dari empat Kecamatan.

1.Provinsi

a)Pimpinan ditingkat Provinsi adalah seorang Gubernur Perkemahan

b)Seluruh warga provinsi menempati areal bumi perkemahan yang

disebut Provinsi Sumatera Selatan pada kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021

c) Jumlah warga provinsi adalah 58 PTKIN, 14 PTK Non Islam, 12

PTKIS di Sumatera Selatan

d)Provinsi PWN PTK XV Tahun 2021 dibagi menjadi dua Kabupaten

yaitu Palembang Ulu (Putra) dan Palembang Ilir (Putri)

2.Kabupaten

Kabupaten dipimpin oleh seorang Bupati yang dibantu staf Bupati. Kabupaten Palembang Ulu akan membawahi 4 Kecamatan yaitu kecamatan Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Plaju dan Kertapati sedangkan Kabupaten Palembang Ilir akan membawahi 4 Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur II, Kemuning dan Sematang Borang.

3.Kecamatan

(19)

Camat. Kecamatan Seberang Ulu I akan membawahi 16-32 KK, Kecamatan Seberang Ulu II akan membawahi 16-32 KK orang, Kecamatan Plaju akan membawahi 16-32 KK dan Kecamatan Kertapati akan membawahi 16-32 KK. Kecamatan Ilir Timur I akan membawahi 32 KK Kecamatan Ilir Timur II akan membawahi 16-32 KK, Kecamatan Kemuning akan membawahi 16-16-32 KK dan Kecamatan Sematang Borang akan membawahi 16-32 KK.

4.Keluarga Kecil (KK)

Keluarga kecil merupakan kelompok terkecil peserta PWN PTK XV Tahun 2021 yang ditempatkan di Bumi Perkemahan Jakabaring menggunakan sistem random (acak) dimana setiap keluarga kecil terdiri dari 4-6 orang dari kontingen yang berbeda.

H. Kehidupan Perkemahan

Tatanan pemerintahan sebagai landasan kehidupan Peserta PWN PTK XV Tahun 2021 diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis selama Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021. Tata kehidupan perkemahan dituangkan dalam satu sistem pemerintahan seperti layaknya kehidupan masyarakat di Indonesia. Peserta adalah penduduk sebuah Provinsi, dipimpin oleh seorang Gubernur Perkemahan dibantu aparat pemerintah perkemahan tingkat Kabupaten yang berkoordinasi dengan panitia pelaksana PWN PTK XV Tahun 2021.

I. Tata Adat

1.Umum

a. PWN PTK XV Tahun 2021 adalah pertemuan besar bagi pramuka

penegak dan pandega yang norma-norma pelaksanaannya dikembangkan atas dasar kode kehormatan Gerakan pramuka.

b. Berdasarkan latar belakang budaya yang berbeda, maka dibuatlah

norma-norma yang akan menjiwai tata aturan kehidupan keseharian dan aturan lain yang diperlukan dalam penyelenggaraan PWN PTK XV Tahun 2021.

c. Aturan ini wajib dijunjung tinggi oleh segenap warga perkemahan.

2.Dewan Adat

a. Dewan Adat adalah lembaga Adat yang berkedudukan di tingkat

Kecamatan, dipimpin oleh perwakilan peserta luring yang dipilih dalam pertemuan Dewan Adat yang difasilitasi oleh Camat

b. Dewan Adat Tinggi merupakan lembaga Adat yang berkedudukan di

tingkat Kabupaten, dipimpin oleh Pemangku Adat Tinggi yang dijabat oleh pimpinan peserta luring yang dipilih dalam pertemuan Adat Tinggi dan difasilitasi oleh Bupati yang bersangkutan dan beranggotakan seluruh Pemangku Adat dari lembaga Adat tingkat Kecamatan.

c. Dewan Adat Agung merupakan lembaga yang berkedudukan di

tingkat provinsi, dipimpin Pemangku Adat Agung yang dijabat oleh anggota yang dipilih dalam pertemuan Dewan Adat Agung

(20)

difasilitasi oleh Gubernur Perkemahan beranggotakan Pemangku Adat tingkat Kabupaten dan Pemangku Adat tingkat Kecamatan.

d. Pemangku Adat adalah pelaksana pengawas ketentuan Adat

Perkemahan, terdiri atas Dewan Kerja Nasional, Dewan Kerja Daerah Sumatera Selatan dan seluruh juru adat.

e. Dalam melaksanakan seluruh tugas pengawasan pelaksanaan

ketentuan adat perkemahan, pemangku adat membentuk dan membagi tugas melalui musyawarah Dewan Adat.

(21)

BAB VII ADMINISTRASI

A. Umum

Penyelenggaraan administrasi dan pendaftaran secara umum meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pelaporan administrasi. Kegiatan administrasi ini berkaitan dengan pendaftaran Peserta, Bindamping, Pinkon, Panitia Penyelenggara, Panitia Pendukung dan Reka kerja.

1.Kontingen adalah utusan masing-masing Perguruan Tinggi

Keagamaan, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Selatan yang mendapatkan surat undangan resmi dari Kementerian Agama RI.

2.Pimpinan Kontingen adalah Wakil Rektor/Wakil Ketua yang

menangani bagian Kemahasiswaan bagi Perguruan Tinggi,

3.Pembina Pendamping adalah Pembina Pramuka Aktif di gugusdepan

Perguruan Tinggi Keagamaan dan berstatus Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan yang bersangkutan.

4.Peserta adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang

berpangkalan di Perguruan Tinggi Keagamaan bagi utusan Perguruan Tinggi Keagamaan, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta atau Perguruan Tinggi Umum di Sumatera Selatan.

B. Persyaratan

1.Kontingen

a. Tiap Kontingen terdiri dari Peserta, Pembina Pendamping, dan

Pimpinan Kontingen.

b.Masing-masing kontingen PTK mengirimkan sebanyak 15 orang,

terdiri dari 6 peserta putra dan 6 peserta putri sebagai peserta luring, ditambah 2 orang pembina pendamping (1 pa, 1 pi), dan pimpinan kontingen.

c. Dari 12 peserta luring, 1 peserta di antaranya adalah mahasiswa

asing (jika ada).

d.Selain peserta luring, masing-masing PTK juga melibatkan 4 peserta

putra dan 4 peserta putri sebagai peserta daring di pangkalan masing-masing.

e. Untuk utusan dari PTK non Islam/PTKIS/PTU se-Sumatera Selatan

masing-masing mengirimkan 1 peserta putera dan 1 peserta puteri (tanpa Pinkon dan Bindam).

f. Setiap kontingen wajib memenuhi syarat registrasi sesuai dengan

prosedur yang telah diatur oleh panitia.

2.Peserta Luring

a. Umum

1)Anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang aktif di

Gugusdepan.

2)Memiliki Tanda Kecakapan Umum (TKU) minimal Penegak

(22)

3)Bagi mahasiswa asing yang akan diikutsertakan, persyaratan poin 1 dan 2 tidak bersifat wajib.

4)Sehat Jasmani dan Rohani

5)Sanggup mematuhi tata tertib adat perkemahan

b.Administrasi

1)Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka yang

masih berlaku (yang dikeluarkan oleh Kwartir Cabang setempat)

2)Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan diri/Jiwa yang masih

berlaku

3)Menyerahkan Surat Keterangan berbadan sehat dan hasil tes

SWAB Antigen NEGATIF dari rumah sakit/klinik.

4)Menyerahkan Surat Tugas dari Rektor/ Ketua PTK/ PTKIS/ PTU

masing-masing.

5)Mengisi formulir pendaftaran dilengkapi pas foto berwarna

(Pramuka) ukuran 3 x 4 cm sebanyak 1 lembar,

6)Masing-masing peserta menyerahkan Al-Qur’an/ buku-buku

Islami/ buku cerita rakyat, minimal 3 exp/orang dengan judul berbeda untuk hibah pada kegiatan bedah perpustakaan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah

7)Membawa perlengkapan pribadi, perkemahan, pakaian adat dan

perlengkapan lainnya.

8)Menyiapkan dua materi sosialisasi dan penyuluhan dalam

bentuk Power Point (PPT) untuk dipresentasikan kepada masyarakat di lokasi bakti (peserta dipilih secara acak) sesuai dengan tema yang telah ditentukan yaitu:

- Wawasan Moderasi Beragama

- Lingkungan Hidup dan Pelestarian Alam

9)Peserta luring akan mendapatkan :

a) Layanan transportasi selama kegiatan yang terjadwal.

b) KIT peserta c) Piagam Kegiatan d) Tiska e) Tigor 3.Peserta Daring a. Umum

1)Anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang aktif di

Gugusdepan.

2)Memiliki Tanda Kecakapan Umum (TKU) minimal Penegak

Laksana atau Pandega

3)Sehat Jasmani dan Rohani

4)Sanggup mengikuti seluruh kegiatan yang dilakukan di

pangkalan masing-masing.

b.Administrasi

1)Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka yang

masih berlaku (yang dikeluarkan oleh Kwartir Cabang setempat)

(23)

masing-masing.

3)Mengisi formulir pendaftaran dilengkapi pas foto berwarna

(memakai seragam Pramuka) ukuran 3 x 4 cm sebanyak 1 lembar.

4)Peserta daring akan mendapatkan piagam dan tiska.

4.Pembina Pendamping

a. Umum

1)Pembina aktif di Gugusdepan.

2)Sehat Jasmani dan Rohani

b.Mematuhi peraturan selama kegiatan PWN PTK XV berlangsung.

c. Administrasi, terdiri dari:

1)Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka yang

masih berlaku (yang dikeluarkan oleh Kwartir Cabang setempat)

2)Memiliki Kartu Asuransi Kecelakaan diri/Jiwa yang masih

berlaku

3) Menyerahkan Surat Keterangan berbadan sehat dan hasil tes

SWAB Antigen NEGATIF dari rumah sakit/klinik.

4)Menyerahkan Surat Tugas dari Rektor/Ketua PTK/ PTKIS/PTU

masing-masing.

5)Membawa perlengkapan pribadi, perkemahan dan perlengkapan

lainnya.

6)Mengisi formulir pendaftaran dilengkapi pas foto berwarna

(memakai seragam Pramuka) ukuran 3 x 4 cm sebanyak 1 lembar.

7)Pembina pendamping akan mendapatkan :

a) Layanan transportasi selama kegiatan yang terjadwal.

b) KIT Pembina Pendamping

c) Konsumsi selama kegiatan

d) Piagam Kegiatan

e) Sertifikat Gelang Ajar

5.Pimpinan Kontingen

a.Memiliki Kartu Asuransi Jiwa/ diri yang masih berlaku

b.Mengirim Surat Tugas dari Rektor/Ketua

c. Mengirim surat keterangan berbadan sehat dan hasil tes SWAB

Antigen NEGATIF) dari rumah sakit/klinik.

d.Mengisi formular pendaftaran dilengkapi pas foto berwarna

(berpakaian pramuka) ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar

e. Membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan

f. Membawa pakaian olah raga/lapangan

g. Pimpinan kontingen akan mendapatkan

1)Layanan transportasi selama kegiatan yang terjadwal.

2)KIT Pimpinan Kontingen

3)Konsumsi selama kegiatan

4)Piagam Kegiatan

6.Seluruh administrasi di-scan dalam bentuk pdf dan dikirim ke email

(24)

C. Kodifikasi Administrasi

Kodifikasi administrasi ini disusun berdasarkan pengelompokan unsur yang terlibat dalam kegiatan PW PTK XV Se-Indonesia Tahun 2021, yang meliputi:

Kode A : Untuk Kontingen

Kode B : Untuk Peserta, Bindamping, dan Pinkon

Dengan penjabaran sebagai berikut :

A. 01 : Form Kesediaan Gugusdepan

A. 02 : Form Kedatangan Kontingen

A. 03 : Form Kepulangan Kontingen

A. 04 : Form pentas seni budaya nusantara

A. 05 : Surat Tugas dari Ketua Majelis Pembimbing

Gugusdepan

B. 01 : Form Biodata Peserta

B. 02 : Form Biodata Pembina Pendamping

B. 03 : Form Biodata Pimpinan Kontingen

B. 04 : Kartu Asuransi Jiwa/diri yang masih berlaku

B. 05 : Surat Keterangan Berbadan Sehat dan hasil tes SWAB

Antigen NEGATIF dari rumah sakit/klinik.

B.06 : Desain Logo Bendera Kontingen

(formulir terlampir dan softcopy formulir dapat diakses di bit.ly/FormulirPWPTKXV)

D. Administrasi Pendaftaran

1. Panitia pelaksana PWN PTK XV Tahun 2021 tidak akan menerima

pendaftaran kecuali melalui ketua umpi dengan menggunakan formulir yang telah ditentukan

2. Hak-hak peserta berupa perlengkapan peserta dan lain-lain

diserahkan melalui ketua umpi

3. Kontrol penerimaan segala perlengkapan kontingen berupa kartu

bukti kelengkapan pendaftaran yang diberikan reka kerja pada pendaftaran Tahap III.

E. Sistem Pelayanan Administrasi

Pelayanan Administrasi ditujukan untuk mendukung pelaksanaan PWN PTK XV Tahun 2021 penanganan administrasi meliputi :

1.Peserta

2.Bindamping

3.Pinkon

4.Reka kerja

5.Penyelenggara, Panitia Pelaksana dan Panitia Pendukung

F. Pendaftaran Peserta

1.Pendaftaran peserta dilakukan dengan tiga tahap:

a. Tahap I

Masing-masing kontingen mendaftar dengan cara mengirimkan Form A. 01 : Form Kesediaan Gugusdepan yang sudah discan dan

(25)

di ubah kedalam bentuk pdf ke email [email protected]. Pendaftaran tahap I dimulai tanggal 15 April s.d 30 April 2021.

b. Tahap II

Mengirimkan berkas persyaratan Kontingen, Peserta, Bindamping dan Pinkon yang sudah discan dan di ubah kedalam bentuk pdf.

Melalui email [email protected]. Pendafataran tahap II

dimulai tanggal 1 Mei s.d 30 Mei 2021. Adapun kelengkapan berkas yang akan dikirim pada pendaftaran tahap kedua adalah:

A. 02 : Form Kedatangan Kontingen

A. 03 : Form Kepulangan Kontingen

A. 04 : Form Pentas Seni Budaya Nusantara

A. 05 : Surat Tugas dari Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan

B. 01 : Form Biodata Peserta

B. 02 : Form Biodata Pembina Pendamping

B. 03 : Form Biodata Pimpinan Kontingen

B. 04 : Kartu Asuransi Jiwa/diri yang masih berlaku

B. 06 : Desain Logo Bendera Kontingen

c. Tahap III

Registrasi ulang dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021 yang terpusat di Sekretariat Panitia Pelaksana Bumi Perkemahan Jakabaring, melalui ketua umpi dengan ketentuan :

a. Menyerahkan form B. 05: Surat Keterangan Berbadan Sehat dan

hasil SWAB Antigen NEGATIF dari rumah sakit/ klinik.

b.Menyerahkan Al-Qur’an/ buku-buku Islami/ Buku cerita rakyat,

minimal 3 exl/orang dengan judul berbeda untuk hibah pada kegiatan bedah perpustakaan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Menyerahkan bendera kontingen

c. Menyerahkan bukti pendaftaran online dan akan menerima:

1) Kelengkapan peserta

2) Kelengkapan Pembina Pendamping

3) Kelengkapan Kontingen

4) Administrasi kegiatan peserta

d.Menjalani pemeriksaan ulang seluruh administrasi dan

(26)

BAB VI

SARANA DAN PRASARANA

Untuk mendukung pelaksanaan PWN PTK XV Tahun 2021 diusahakan penyediaan kebutuhan-kebutuhan yang berhubungan dengan logistik, antara lain sebagai berikut:

A. Fasilitas Tempat

1.Areal Bumi Perkemahan Jakabaring, Palembang.

2.Lapangan Utama

3.Tribun Panggung Utama untuk pertunjukkan

4.Kantor Gubernur Perkemahan

5.Kantor Kabupaten Putera dan Kabupaten Puteri

6.Kantor Bidang Administrasi dan Sentral Informasi

7.Posko Kesehatan/Covid-19 8.Kedai 9.Posko-posko Pelayanan 10.Lapangan Parkir 11.Sarana Ibadah B. Fasilitas Pelayanan 1.Kesehatan 2.Listrik

3.Komunikasi dan Media Informasi

4.Transportasi

5.Perbekalan dan Peralatan Kegiatan

6.Konsumsi

7.Keamanan

8.Air Bersih dan MCK

C. Fasilitas Transportasi

1.Bus

2.Truk

3.Mini Bus

D. Metode Pengadaan Barang

1.Permintaan

2.Peminjaman

3.Penyewaan

4.Pembelian

E. Pengertian Dan Ketentuan Macam-Macam Fasilitas

1.Kedai

Kedai diisi oleh badan usaha, instansi, swasta dan masyarakat yang berminat dalam jumlah terbatas, jenis barang yang boleh dijual di kedai antara lain:

a. Cinderamata PWN PTK XV Tahun 2021.

b. Barang-barang lain di luar bahan makanan dan minuman serta

(27)

2.Kantin

a. Kantin diisi oleh badan usaha, instansi, kwartir dan perorangan

dalam jumlah terbatas yang berminat untuk menjual produk makanan dan minuman.

b. Jenis barang yang boleh perjual belikan di kantin PWN PTK XV

Tahun 2021 hanya produk makanan dan minuman saja, selain makanan dan minuman yang dilarang.

3.Konsumsi

a. Bagi para peserta luring, kebutuhan makan dan minum dikelola

oleh panitia.

b. Konsumsi bagi pimpinan kontingen, pembina pendamping, panitia

pelaksana dan reka kerja disiapkan panitia

4.Angkutan Kegiatan Peserta

a. Transportasi kegiatan di luar bumi perkemahan menggunakan

kendaraan yang disediakan oleh panitia.

b. Transportasi kegiatan dalam bumi perkemahan dengan bersepeda

(28)

BAB VII

HUBUNGAN MASYARAKAT

A. Pusat Layanan Informasi

Pusat layanan informasi secara fungsional dan struktural yang berada di bawah koordinasi bidang Humas yang berfungsi menyediakan berbagai informasi untuk peserta, reka kerja dan pihak lain mengenai kegiatan Perkemahan. Infomasi yang didapatkan di pusat layanan informasi dapat diteruskan ke lokasi pusat informasi itu sendiri. Informasi lainnya terkait PWN PTK XV Tahun 2021 dapat dilihat pada akun media sosial berikut:

Website Kemenag : www.kemenag.go.id

Instagram : @pramukauinpalembang

Facebook : Pramuka UIN Palembang

Twitter : @pramukauinplg

Youtube : Pramuka UIN Palembang

Atau melalui kontak person narahubung berikut ini:

Agus Salim : 0822-8251-1968

Aris Munandar : 0823-7489-9234

Salima Nur Afifah : 0812-7186-8417

Qori Saputri : 0821-7523-5595

Informasi terkait link zoom meeting kegiatan peserta daring akan disampaikan melalui koordinator Pangkalan masing-masing kontingen yang telah ditunjuk oleh Ketua Umpi.

B. Komunikasi

a. Panitia Pelaksana PWN PTK XV Tahun 2021 akan menyelenggarakan

kerjasama dengan stasiun radio milik pemerintah dan swasta dalam menginformasikan kegiatan-kegiatan melalui gelombang radio FM selama PWN PTK XV Tahun 2021 berlangsung.

b. Panitia Pelaksana akan mengatur alokasi callsign bagi Panitia

Pelaksana, Pinkon, Penyelenggara, Pendukung serta pihak lain yang menggunakan perangkat komunikasi Handy Talky (HT).

C. Jurnal Harian

Jurnal adalah layanan kehumasan dalam bentuk media cetak yang berisi ulasan dan informasi mengenai kegiatan-kegiatan selama pelaksanaan, serta hal-hal lain di luar kegiatan baik mengenai kepramukaan maupun umum. Jurnal akan diterbitkan selama kegiatan berlangsung, serta akan diusahakan pendistribusiannya. Jurnal ini menginformasikan berbagai hal berkaitan dengan penyelenggaraan Perkemahan sesuai dengan rubrik yang telah direncanakan. Jurnal diterbitkan oleh panitia pelaksana dengan menunjuk tim redaksi.

D. Pelayanan Kedai

Kedai diisi oleh badan usaha instansi, swasta dan masyarakat dengan jumlah yang sangat terbatas. Stand dibuka sejak tanggal 11 s.d 17 Juli 2021 pukul 06.00 – 22.00 WIB.

(29)

BAB VIII

PENGAWASAN, PENELITIAN DAN EVALUASI

A. Umum

Untuk kelancaran tugas dan kegiatan yang sedang dilaksanakan, panitia Pelaksana PWN PTK XV tahun 2021 menyusun Tim Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi, disingkat WASLITEV, yang termasuk dalam struktur Panitia Penyelenggara, dijadikan sebagai salah satu lembaga yang bersifat independen dan bertanggung jawab kepada Ketua Umum Panitia Penyelenggara PWN PTK XV Tahun 2021.

Keanggotaan Tim WASLITEV terdiri atas unsur Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua III dan Pembina Pramuka PTK yang telah memiliki kualifikasi Pelatih di daerah masing-masing.

Tim WASLITEV PWN PTK XV Tahun 2021 bertugas:

1.Melakukan pengawasan, penelitian dan evaluasi mengenai hal-hal

berikut:

a. Kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan PWN PTK XV Tahun

2021.

b.Kekurangan, hambatan, kesulitan dan tantangan dalam pelaksanan

PWN PTK XV Tahun 2021, untuk kepentingan pengembangan dan perbaikan pada kegiatan- kegiatan mendatang.

c. Disiplin dan aktivitas, baik peserta maupun Panitia Pelaksana.

2.Memberi masukan dan solusi terhadap munculnya masalah yang

berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan PWN PTK XV Tahun 2021 di lapangan, yang diminta oleh Panitia, dan atau oleh karena sesuatu hal yang dipandang perlu dapat ikut memberi arahan.

3.Tugas-tugas Tim WASLITEV dalam operasionalnya, direncanakan dan

ditentukan oleh Tim WASLITEV sendiri dengan menggunakan instrumen yang telah ditetapkan.

4.Ketentuan lain-lain mengenai Tim Waslitev ini ditetapkan kemudian

(30)

BAB IX PENUTUP

Demikian Petunjuk Pelaksanaan PWN PTK XV Tahun 2021 ini kami susun, sebagai pedoman bagi seluruh komponen yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Secara teknis kegiatan perkemahan akan diatur tersendiri dalam Petunjuk Teknis yang oleh Panitia Pelaksana. Kami berharap dukungan moril maupun materil dari semua pihak, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa mempermudah dan meridhoi segala langkah-langkah kita semua. Amin.

(31)

LOGO KEGIATAN

A. Makna Logo

1.Gambar Bukit Serelo atau yang lebih dikenal dengan Gunung Jempol

atau Bukit Tunjuk merupakan salah satu landmark yang berada di Sumatera Selatan dan merupakan kebanggaan bagi masyarakat kabupaten Lahat. Bentuk puncaknya yang mirip dengan telunjuk yang mencuat kelangit mengingatkan kepada manusia bahwa masih ada Tuhan yang posisinya lebih tinggi sehingga manusia pun harus tetap membumi. Hal ini menjadi perlambang Keluhuran Budi dan cita-cita tinggi Pramuka Indonesia untuk terus membangun peradaban di bumi khususnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tidak meninggalkan ajaran-ajaran Tuhan Yang Maha Mulia.

2.Jembatan Ampera yang merupakan Ikonik Kota Palembang yang

merupakan Jalan Penghubung antara Palembang Ilir dan Palembang Ulu, hal ini melambangkan jalan kebenaran untuk mencapai cita-cita Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter kaum muda Indoensia menuju kearah yang lebih baik.

3.Pita yang berwarna Merah Putih, melambangkan kiasan bendera

merah putih yang mengartikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bagi Pramuka Penegak dan Pandega yang berpangkalan di PTK se-Indonesia

4.Pohon Manusia menyimbolkan kehidupan dan Keragaman hayati

yang selalu dijaga oleh Manusia, khususnya Pramuka Indonesia.

5.3 Tenda Pramuka menggambarkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan

dengan sistem Perkemahan Besar bagi pramuka Penegak dan Pandega Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia.

6.Gambar Bumi setengah lingkaran dengan hamparan rumput hijau

melambangkan kemakmuran dan kesuburan negeri yang harus dijaga oleh Pramuka Indoensia.

7.Logo WOSM, Tunas Kelapa dan Kementerian Agama melambangkan

bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Pandu/Pramuka di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia

(32)

8.Tulisan “Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XV” dan “Bumi Perkemahan Jakabaring-Palembang, 11 s.d 17 Juli 2021 merupakan Nama dan Waktu Pelaksanaan kegiatan

B. Makna Warna

1. Warna Hijau Tua melambangkan Alami, Daya Hidup, Martabat dan

Kekayaan Hayati

2. Warna Hijau Muda melambangkan Komunikasi, Ketenangan dan

Kepercayaan

3. Warna Putih melambangkan Kemurnian dan kesederhanaan

4. Warna Merah melambangkan kegembiraan, gairah (semangat)

Pengabdian, dan Energi membangun

5. Warna Kuning melambangkan sikap Optimistis, Keceriaan dan

Kebahagiaan.

6. Warna Orange melambangkan Kreatifitas dan Petualangan

7. Warna Hitam pada tulisan melambangkan Keagungan

C. Makna Keseluruhan

Secara Umum logo Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021 melambangkan Kebulatan Tekad Pramuka Penegak/Pandega yang berbasis di Perguruan Tinggi Keagamaan untuk menjaga kekayaan dan keberagaman hayati dengan semangat yang murni dan kepercayaan yang tinggi dalam mewujudkan Pengabdian pada negeri.

(33)

MASKOT KEGIATAN

Si RAKA (Berang-Berang Pramuka) adalah nama maskot yang dipakai dalam Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021, yang mengandung arti sebagai berikut:

Uraian Bentuk :

Karikatur Berang-Berang Sumatera yang memakai seragam Pramuka dengan atribut pakaian khas Propinsi Sumatera Selatan berupa Tanjak dan Rumpak dengan motif songket Palembang. Berang-Berang berada pada posisi berdiri juga melambaikan tangan kanannya kearah depan.

Pengertian :

Berang-berang cakar kecil (Lutra sumatrana) merupakan spesies berang-berang asli Sumatera Selatan yang dapat dijumpai di sungai musi, danau, lahan basah maupun hutan mangrove. Dilaporkan bahwa berang berang jenis ini juga hidup di pulau Jawa, Kalimantan, Filipina, Malaysia, Cina hingga India. Lutra sumatrana memiliki warna bulu coklat dengan warna abu-abu pada bagian leher. Berang-berang sumatera masuk dalam dalam daftar merah spesies terancam punah oleh lembaga internasional IUCN. Hewan ini merupakan hewan yang sangat pemalu bahkan hampir tidak pernah terlihat aktivitas keberadaanya di alam. Mereka merupakan satwa yang memiliki tubuh berukuran medium dengan panjang total kurang lebih 1 meter dengan berat mencapai 5 kilogram. Makanan utama satwa ini adalah ikan dan berbagai jenis Crustasea atau Molusca yang hidup di perairan.

Berang-Berang Sumatera merupakan satwa liar yang harus dilindungi dari kepunahan. Seragam Pramuka Penegak Pandega dan atribut merupakan Pramuka yang harus memberikan cerminan tentang pentingnya melestarikan satwa, lingkungan/alam sekitar dan Budaya. Lambaian tangan kanan memberikan makna bahwasanya Pramuka kedepan harus ramah terhadap siapa saja dan mengedepankan adab dalam pergaulan.

(34)

Warna :

- Warna Cokelat Muda, menggambarkan kematangan dalam bersikap dan

bertindak.

- Warna Coklat Tua, menggambarkan kekuatan dan Kesederhanaan

- Warna merah, menggambarkan sikap pemberani/kesatria/patriotik.

- Warna Putih, melambangkan keluhuran budi dan kesucian hati

- Warna hitam, menggambarkan keinginan untuk mengabdikan diri di

(35)

TANDA IKUT GOTONG ROYONG (TIGOR)

(36)
(37)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. FORM KESEDIAAN GUGUSDEPAN

FORM A.01

Gugusdepan : ... Alamat : ... ...

Dengan ini menyatakan kesediaan

Mengikutsertakan Anggota Pramuka Penegak/Pandega dalam kegiatan PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN

(PWN PTK) XV TAHUN 2021

Yang dilaksanakan pada tanggal 11 Juli s.d 17 Juli 2021 di Bumi Perkemahan Jakabaring, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan

Oleh Gugusdepan Palembang 10-091 dan Palembang 10-092 Basis Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Dan siap mengikuti kegiatan dengan baik serta mematuhi segala ketentuan yang berlaku.

JUMLAH PESERTA

PUTRA PUTRI

Peserta luring Orang Peserta luring Orang

Peserta daring Orang Peserta daring Orang

Jumlah Orang Jumlah Orang

..., ... 2021 Majelis Pembimbing Gugusdepan Gugusdepan ...

Ketua, Ketua,

(………..) (………..)

(38)

Lampiran Form A.01

DAFTAR NAMA KONTINGEN

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN XV TAHUN 2021

No Nama Lengkap Jabatan Ukuran

Baju Keterangan 1. Pimpingan Kontingen 2. Bindamping Putra 3. Bindamping Putri 4. Peserta Luring Pa 5. Peserta Luring Pa 6. Peserta Luring Pa 7. Peserta Luring Pa 8. Peserta Luring Pa 9. Peserta Luring Pa 10. Peserta Luring Pi 11. Peserta Luring Pi 12. Peserta Luring Pi 13. Peserta Luring Pi 14. Peserta Luring Pi 15. Peserta Luring Pi 16. Peserta Daring Pa 17. Peserta Daring Pa 18. Peserta Daring Pa 19. Peserta Daring Pa 20. Peserta Daring Pi 21. Peserta Daring Pi 22. Peserta Daring Pi 23. Peserta Daring Pi ..., ... 2021 Majelis Pembimbing Gugusdepan Gugusdepan ...

Ketua, Ketua,

(………..) (………..)

(39)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. FORM KEDATANGAN KONTINGEN

FORM A.02 Rencana Keberangkatan

Kontingen (Perguruan Tinggi) : ... Transportasi : ... Asal Kota – Tujuan : ... Hari/tanggal : ... Pukul : ... Narahubung/Contact Person : ... ..., ... 2021 Gugusdepan ... Pimpinan Kontingen, (………..) Catatan:

1. Jika ada perubahan jadwal keberangkatan, diharapkan dapat menghubungi Panitia.

(40)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. FORM KEPULANGAN KONTINGEN

FORM A.03 Rencana Kepulangan

Kontingen (Perguruan Tinggi) : ... Transportasi : ... Asal Kota – Tujuan : ... Hari/tanggal : ... Pukul : ... Narahubung/Contact Person : ... ..., ... 2021 Gugusdepan ... Pimpinan Kontingen, (………..) Catatan:

1. Jika ada perubahan jadwal kepulangan, diharapkan dapat menghubungi Panitia

(41)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. FORM PENTAS SENI BUDAYA NUSANTARA

FORM A.04

Nama Kontingen : ... No. Handphone : ... Judul Pentas Seni Budaya : ...

Jenis Pementasan : Live / Recorded*

SINOPSIS PENTAS SENI BUDAYA

..., ... 2021 Gugusdepan ...

Pimpinan Kontingen,

(………..)

*Coret yang tidak perlu

(42)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126.

BIODATA PESERTA KEGIATAN FORM B.01

Nama Lengkap Jenis Kelamin ( L / P )*

TTL Foto 3x4 Agama NTA Gol Darah Alamat

Kontak Person Kode Pos:

Jenis Kepesertaan Peserta luring/ Peserta daring**

Ukuran Baju (size)*

RIWAYAT PENDIDIKAN (FORMAL)

Sekolah Nama Sekolah Tahun Lulus Keterangan

SD/MI SMP/MTs SMA/SMK/MA PERGURUAN TINGGI

KEGIATAN KEPRAMUKAAN YANG PERNAH DIIKUTI

No Nama Kegiatan Tahun

1. 2. 3.

PENGALAMAN ORGANISASI

No Nama Organisasi/Jabatan Tahun

1. 2. 3. ..., ... 2021 Peserta, (...) *hanya diisi oleh peserta daring

**coret yang tidak perlu

(43)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. BIODATA PEMBINA PENDAMPING

FORM B.02

Nama Lengkap Jenis Kelamin ( L / P )*

TTL Foto 3x4 Agama NTA Gol Darah Alamat

Kontak Person Kode Pos: Ukuran Baju (size)

RIWAYAT PENDIDIKAN

Jenjang Tahun Tempat Keterangan

SD/MI SMP/MTs SMA/MA S1 S2 S3

KURSUS/ PELATIHAN KEPRAMUKAAN

Nama Tahun Tempat Keterangan

KMD KML KPD KPL

KURSUS/ PELATIHAN DI LUAR KEPRAMUKAAN

Nama Tahun Tempat Keterangan

..., ... 2021 Pembina Pendamping,

(...)

*coret yang tidak perlu

(44)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. BIODATA PIMPINAN KONTINGEN

FORM B.03

Nama Lengkap Jenis Kelamin ( L / P )*

TTL Foto 3x4 Agama NTA Gol Darah Alamat

Kontak Person Kode Pos: Ukuran Baju (size)

RIWAYAT PENDIDIKAN

Jenjang Tahun Tempat Keterangan

SD/MI SMP/MTs SMA/MA S1 S2 S3

KURSUS/ PELATIHAN KEPRAMUKAAN

Nama Tahun Tempat Keterangan

KMD KML KPD KPL

KURSUS/ PELATIHAN DI LUAR KEPRAMUKAAN

Nama Tahun Tempat Keterangan

..., ... 2021 Pimpinan Kontingen,

(...) *coret yang tidak perlu

(45)

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

Sekretariat: Jl. Prof. KH. Zainal Abidin Fikry, KM. 3,5. Kota Palembang. 30126. DESAIN BENDERA KONTINGEN / PTK

FORM B.06

Keterangan :

1. Ukuran Bendera 2 / 3

2. Format Desain Bendera Kontingen dalam bentuk JPEG/PNG dengan Resolusi Besar

3. Format Desain Bendera Kontingen/PTK dikirim ke E-mail [email protected]

..., ... 2021 Pimpinan Kontingen,

(...)

(46)
(47)
(48)

PETUNJUK TEKNIS

PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL

PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021

BUMI PERKEMAHAN JAKABARING – PALEMBANG 11 s.d 17 JULI 2021

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH

PALEMBANG

(49)

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG NOMOR : 1258 TAHUN 2021

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL

PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PW PTK) XV TAHUN 2021 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG

Menimbang : a. Bahwa Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi

Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 telah ditetapkan akan di laksanakan di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan.

b. Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan

(PWN PTK) XV Tahun 2021 sebagaimana dimaksud huruf a merupakan perkemahan besar anggota pramuka pada perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

c. Bahwa untuk terlaksananya Perkemahan Wirakarya Nasional

Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan diperlukan adanya pedoman yang mengatur teknis pelaksanaannya.

d. Bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, Rektor

UIN Raden Fatah Palembang memandang perlu menetapkan Petunjuk Teknis Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021.

Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2010 Tentang

Gerakan Pramuka;

2. Keputusan Munas Nomor:07/MUNAS/2018 Tentang Anggaran

Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka;

3. Keputusan bersama Gerakan Pramuka dan Departemen Agama

Nomor 04 Tahun 1990 dan Nomor 003 Tahun 1990 tentang Kerjasama antara Departemen Agama dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka;

4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 022/KN/78

Tahun 1978 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya;

5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tahun

2013 tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega;

6. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 231 Tahun

2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka;

(50)

2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan yang Berpangkalan di PeguruanTinggi;

8. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 162. A Tahun

2011 Tentang Sistem Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka;

9. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan

Nasional

10.Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi;

11.Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 Tentang

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;

12.Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3962 Tahun

2019 Tentang Penetapan Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan XV Se-Indonesia Tahun 2020;

13.Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor

B-897.2/Dj.I.III/PP.03/05/2020 Tentang Penundaan Kegiatan

Kemahasiswaan Akibat Pandemi COVID-19;

Memperhatikan : 1. Petunjuk Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan

Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021

2. Usul dan saran Pimpinan UIN Raden Fatah Palembang

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH

PALEMBANG TENTANG PETUNJUK TEKNIS PERKEMAHAN WIRAKARYA NASIONAL PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN (PWN PTK) XV TAHUN 2021.

Pertama : Petunjuk Teknis Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi

Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 ini sebagai pedoman bagi seluruh peserta dalam melaksanakan kegiatan nantinya.

Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan

apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Salinan disampaikan kepada yang terhormat : 1. Direktur Jendral Pendidikan Islam di Jakarta 2. Ketua Kwartir Daerah Sumatera Selatan di Palembang 3. Ketua Kwartir Cabang Kota Palembang di Palembang

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Shyur (2006) secara umum langkah utama dalam proses perhitungan bobot kriteria dengan ANP dibagi ke dalam tiga tahap. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan

Luas pemilikan lahan lebak rata-rata petani 2,25 ha dengan kisaran 0,5 – 4 ha dan kisaran usahatani adalah 0,5 – 2,0 ha semen- tara luas pertanaman jagung adalah 0,15 - 0,4

Bagi Hendri Saleh hal-hal yang perlu disiapkan saat mengunjungi konsumen marketing pemasaran akan telepon dan membuat janji dengan konsumen yang akan dikunjungi dan

bangunan dalam langit buatan, maupun pada rumah sederhana, faktor penerangan siang hari rata-rata 20% dapat diperoleh dengan lubang cahaya 15% dari luas lantai, dengan

Berdasarkan penelitian yang telah dipaparkan oleh penulis tentang Hak Narapidana Wanita yang sedang Hamil serta Hak Anak sejak dalam Kandungan atas Makanan Bergizi di

Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, mengerjakan tugas, diskusi Membuat rumusan pendekatan pembelajran dalam IPA (Sains)1. LCD , OHP Kapita Selekta

[r]

Bahan pengisi ditambahkan untuk mendapatkan berat yang diinginkan. Bahan pengisi harus memenuhi beberapa kriteria:1) Harus nontoksik dan dapat memenuhi peraturan-peraturan dari