2014
Laporan Tahunan 2014
Bangga
Membangun Negeri
Laporan tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan Perseroan. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang Perseroan serta lingkungan bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan usaha. Perseroan tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
Laporan tahunan ini memuat kata “Perseroan” dan “Mandiri Tunas Finance” yang didefinisikan sebagai PT Mandiri Tunas Finance yang menjalankan bisnis dalam bidang lembaga pembiayaan. Adakalanya kata “Perusahaan” dan
“MTF” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut PT Mandiri Tunas Finance secara umum.
SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB / DiSclAimer
Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance yang berakhir pada 31 Desember 2014 ini diterbitkan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Penyebutan satuan mata uang “Rupiah”, “Rp” atau IDR merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan “Dolar AS” atau USD merujuk pada mata uang resmi Amerika Serikat. Semua informasi keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan Indonesia.
Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance 2014 disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam buku yang berbeda dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca dan dicetak dengan kualitas yang baik. Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh di website resmi Mandiri Tunas Finance yaitu www.mtf.co.id.
TeNTANG lAPOrAN TAHUNAN
mANDiri TUNAS FiNANce 2014
KeSiNAmBUNGAN TemA lAPOrAN TAHUNAN mANDiri TUNAS FiNANce (2013-2014)
Tema yang diangkat dalam laporan tahunan Mandiri Tunas Finance selama 2 tahun terakhir merupakan visualisasi dari rencana, strategi, dan kinerja Perusahaan selama tahun buku berjalan.
Setiap tema berkolaborasi dengan konsep yang berkaitan dengan kekayaan alam Nusantara sebagai wujud kecintaan kami terhadap Indonesia.
2013
Meningkatnya pertumbuhan industri pembiayaan dan otomotif turut memberikan kontribusi kepada peningkatan jumlah pembiayaan baru Perseroan pada tahun 2013. Berbagai inisiatif strategis telah dijalankan oleh Mandiri Tunas Finance guna mencapai kinerja yang maksimal. Hal ini dilakukan dengan memberikan pelayanan prima dan memuaskan bagi masyarakat luas maupun bangsa. Sejalan dengan Misi Perusahaan, Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya selama tahun 2013 juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi kepada Negara untuk mengembangkan perekonomian nasional yang diwujudkan dalam kontribusi pembayaran pajak, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pembukaan lapangan kerja baru. Dengan peran tersebut, Perseroan telah mengambil satu langkah maju untuk menjadi kebanggaan Indonesia.
Bertujuan untuk menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, kami menvisualisasikannya dengan menampilkan hal-hal yang menjadi ciri khas dan kebanggaan Indonesia ke dalam konsep Laporan Tahunan 2013. Dimulai dari stupa Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia;
kesenian tradisional, seperti Ondel-Ondel, wayang kulit, tari Bali, dan gong; sejumlah satwa asli Indonesia, seperti Orangutan, Harimau Sumatera, Komodo, dan Badak bercula satu; serta rumah- rumah tradisional khas Indonesia.
2014
Berbekal keinginan untuk menjadi kebanggaan Indonesia, Perseroan menunjukkan kinerja yang membanggakan dengan rata-rata pertumbuhan di semua lini di atas 30% setiap tahunnya. Perseroan yakin akan mampu meningkatkan pertumbuhan industri pembiayaan dan otomotif yang turut memberikan kontribusi kepada Negara, baik dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pembukaan lapangan kerja baru. Ini menjadi bukti bahwa Mandiri Tunas Finance bangga membangun negeri.
Sebagai bentuk kebanggaan tersebut, kami mengangkat konsep wayang kulit yang merupakan seni tradisional Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai karya budaya yang mengagumkan dan warisan dunia yang sangat berharga. Cerita narasi yang disuguhkan memiliki nilai seni yang luar biasa.
Adalah Yudistira, tokoh pewayangan tertua di antara Panca Pandawa (lima Pandawa), atau para putera Pandu dengan Dewi Kunti. Siftanya sangat bijaksana, memiliki moral yang sangat tinggi, adil, sabar, jujur, penuh percaya diri, dan berani berspekulasi.
Tokoh Yudistira menggambarkan pencapaian Perseroan atas visinya “Menjadi Perusahaan Pembiayaan yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya di Indonesia pada tahun 2014”. Atas kinerja Perseroan yang sangat progesif, maka di akhir 2014, Perseroan menetapkan visi baru yaitu “To be the Most Progressive and Reliable Multifinance in Indonesia”. Hal ini juga tercermin pada tokoh Yudistira yang merupakan pemimpin Panca Pandawa yang arif dan bijaksana serta menjadi contoh bagi keempat Pandawa lainnya .
daftar isi
SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB TeNTANG lAPOrAN TAHUNAN mANDiri TUNAS FiNANce 2014
KeSiNAmBUNGAN TemA lAPOrAN TAHUNAN mANDiri TUNAS FiNANce (2013-2014)
KilAS KiNerJA 2014
8 Ikhtisar Kinerja 2014 10 Ikhtisar Keuangan 13 Ikhtisar Operasional 14 Grafik Ikhtisar Keuangan 16 Grafik Ikhtisar Operasional 18 Keunggulan Kompetitif 19 Strategi Bisnis 2014 20 Kontribusi Kepada Negara 21 Tindakan Korporasi Tahun 2014 22 Peristiwa Penting 2014 24 Penghargaan dan Sertifikasi
lAPOrAN mANAJemeN
28 Laporan Dewan Komisaris 34 Laporan Direktur Utama
PrOFil PerUSAHAAN
42 Identitas Perusahaan 44 Sekilas tentang Perusahaan 46 Riwayat Perusahaan 47 Logo Mandiri Tunas Finance 48 Visi, Misi dan Nilai Perusahaan 50 Jejak Langkah
52 Testimoni 54 Bidang Usaha
55 Pemeringkatan Perusahaan 56 Struktur Organisasi
57 Manajemen dan Pejabat Senior 58 Struktur Grup Perusahaan 59 Profil Dewan Komisaris 62 Profil Direksi
65 Profil Deputi Direktur 66 Struktur Pemegang Saham 67 Komposisi Pemegang Saham 69 Ikhtisar Obligasi dan Medium Term
Notes
70 Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
70 Kepemilikan Saham Masyarakat 70 Entitas Anak Perusahaan, Perusahaan
Asosiasi atau Perusahaan Publik 70 Kronologis Pencatatan Saham 71 Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
dan Peringkat Efek
74 Nama dan Alamat Perusahaan Pemeringkat Efek
75 Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
76 Peta Jaringan dan Alamat Kantor Cabang
78 Alamat Kantor Cabang 85 Sumber Daya Manusia 91 Teknologi Informasi
ANAliSiS DAN PemBAHASAN mANAJemeN
100 Tinjauan Ekonomi
100 Tinjauan Industri Perusahaan Pembiayaan
103 Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
105 Analisis dan Pembahasan Kinerja Keuangan
105 Laporan Posisi Keuangan 110 Laporan Laba Rugi 113 Laporan Arus Kas 116 Likuiditas dan Solvabilitas 117 Tingkat Rasio Kolektibilitas
Piutang Perusahaan 117 Struktur Modal Perusahaan
dan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
118 Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
119 Ikatan Material Untuk Investasi Barang Modal
119 Perubahan Material atas Pendapatan
119 Dampak Perubahan Harga Terhadap Pendapatan Usaha/
Pendapatan Bersih
120 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Laporan
120 Prospek Usaha
120 Perbandingan Target dan Realisasi
122 Proyeksi 2015
122 Rencana Jangka Panjang 122 Aspek Pemasaran 124 Pangsa Pasar 124 Kebijakan Dividen
125 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
126 Informasi Material Perusahaan
126 Transaksi Afiliasi dan Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
128 Perubahan Peraturan Perundangundangan yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Perusahaan dan Dampak Terhadap Laporan Keuangan
128 Ikhtisar Kebijakan Akuntasi Yang Signifikan
128 Aset dan Liabilitas Keuangan 131 Penjabaran Mata Uang Asing 131 Kas dan Setara Kas
131 Piutang Pembiayaan Konsumen 132 Investasi Neto dalam Sewa
Pembiayaan
132 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
132 Beban Dibayar Dimuka 132 Aset Tetap dan Penyusutan 133 Perpajakan
133 Imbalan Kerja 133 Saham 133 Dividen 133 Laba Per Saham
134 Surat Berharga yang Diterbitkan 134 Transaksi dengan Pihak-Pihak
Berelasi
134 Pengakuan Pendapatan dan Beban 136 Segmen Operasi
136 Kebijakan Akuntansi yang
Berhubungan dengan Imbalan Kerja
TATA KelOlA PerUSAHAAN
140 Implementasi Tata Kelola Perusahaan
141 Kebijakan Tata Kelola Perusahaan 141 Struktur Tata Kelola Perusahaan 142 Rapat Umum Pemegang Saham 146 Dewan Komisaris
152 Komite-Komite Di Bawah Dewan Komisaris
152 Komite Audit
159 Komite Nominasi dan Remunerasi 164 Direksi
175 Komite Di Bawah Direksi 176 Sekretaris Perusahaan 180 Kewajiban Penyampaian Data
Hutang Valuta Asing 180 Audit Internal 188 Manajemen Risiko
193 Sistem Pengendalian Intern 194 Perkara Penting yang Dihadapi
Perusahaan
202 Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kepatuhan
207 Informasi Sanksi Administratif 207 Akuntan Eksternal
208 Kode Etik dan Pakta Integritas 210 Uraian Tentang Program
Kepemilikan Saham oleh Karyawan atau Manajemen 210 Sistem Pelaporan Pelanggaran 211 Ketaatan sebagai Perusahaan
Pembiayaan
211 Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan Pembiayaan 212 Penerapan Prinsip Mengenal
Nasabah (Know Your Customer) dan Pencegahan Praktik Pencucian Uang 214 Kegiatan UKPN
215 Keanggotaan Organisasi
215 Akses Informasi dan Data Perusahaan
217 Perkembangan Media Sosial Perseroan Tahun 2014
218 Penanganan Keluhan Konsumen 224 Pertemua n dengan Institusi Asing 225 Praktik Bad Corporate Governance 225 Kepatuhan Pajak
225 Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris Dan Direksi
TANGGUNG JAWAB SOSiAl PerUSAHAAN
228 Filosofi dan Dasar Kebijakan Tanggung Jawab
228 Tanggung Jawab Sosial Bidang Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja
230 Tanggung Jawab Sosial Bidang Lingkungan Hidup
230 Tanggung Jawab Sosial Bidang Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan
232 Program Edukasi dan Literasi Keuangan 2014
233 Tanggung Jawab Sosial Terhadap Pelanggan
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas laporan Tahunan 2014
PT mandiri Tunas Finance
referensi isi laporan Tahunan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
lAPOrAN KeUANGAN
Pada 2014, kinerja industri pembiayaan nasional mengalami perlambatan. Menghadapi hal tersebut, Perseroan telah menerapkan berbagai kebijakan strategis guna mencapai pertumbuhan kinerja yang maksimal. Upaya ini berbuah manis dengan realisasi pencapaian pada akhir tahun berjalan dimana rata-rata pertumbuhan di semua lini usaha Perseroan berada di atas 30% setiap tahunnya.
Perkembangan kinerja Perseroan yang semakin baik juga tercermin dalam meningkatnya daya saing dibandingkan perusahaan sejenis, di samping itu kualitas pelayanan yang diberikan senantiasa semakin baik ditujukan bagi seluruh pelanggan, mitra kerja, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
Pada masa mendatang, Perseroan optimis dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja secara progresif, sehat dan berkelanjutan (sustainable)
yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap industri pembiayaan dan otomotif sehingga turut memberikan kontribusi kepada Negara, baik dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pembukaan lapangan kerja baru. Seluruh upaya tersebut merupakan suatu bukti bahwa Perseroan bangga membangun negeri.
Kebanggaan untuk menciptakan pelayanan yang berbudi, berkualitas, dan bermutu tinggi serta senantiasa dijalankan dengan sepenuh hati. Perseroan bekerja keras mempertahankan reputasi sebagai perusahaan pembiayaan paling progresif, dan terpercaya dalam membangun negeri dengan tekad untuk memenuhi kebutuhan setiap pelanggan. Setiap langkah menjadi tonggak sejarah yang membingkai kinerja Perseroan dalam memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas bagi seluruh pelanggan.
Bangga
Membangun Negeri
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 5
PeNDAPATAN USAHA
1,51 T
TOTAl ASeT
7,42 T
lABA KOmPreHeNSiF TAHUN BerJAlAN
234 m
Kilas Kinerja 2014
Kilas Kinerja 2014
PT Mandiri Tunas Finance
8 Laporan Tahunan 2014
ikhtisar Kinerja 2014
Pembiayaan baru tahun 2014 mencapai Rp14,78 triliun meningkat Rp3,2 triliun atau 27,48% dari tahun 2013 sebesar Rp11,59 triliun.
Total Pendapatan tahun 2014 mencapai Rp1,51 triliun meningkat Rp347,36 miliar atau 29,79% dari tahun 2013 sebesar Rp1,17 triliun.
Nilai Pembiayaan Mobil Baru di tahun 2014 mencapai Rp13,81 triliun atau naik sebesar 37,20% dari tahun 2013 sebesar Rp10,07 triliun.
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih yang dikelola di tahun 2014 mencapai Rp21,16 triliun meningkat Rp5,54 triliun atau 35,41% dari tahun 2013 sebesar Rp15,63 triliun.
Laba Komprehensif Tahun Berjalan tahun 2014 mencapai Rp233,99 miliar meningkat Rp57,7 miliar atau 32,71%
dari tahun 2013 sebesar Rp176,31 miliar.
Pembiayaan Baru
Laba Komprehensif Tahun Berjalan Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih yang dikelola
Total Pendapatan Nilai Pembiayaan
Mobil Baru
1,51 triliun 14,78 triliun
233,99 miliar 21,16 triliun 13,81 triliun
27,48%
35,41%
29,79%
37,20%
32,71%
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 9
ikhtisar Kinerja 2014
Jumlah konsumen tahun 2014 mencapai 259.321 konsumen meningkat 49.529 konsumen atau 23,61%
dari tahun 2013 sebesar 209.792 konsumen.
Imbal Hasil Ekuitas tahun 2014 mencapai 29,69%
meningkat 1,92% dari tahun 2013 sebesar 29,13%.
Total Aset tahun 2014 mencapai Rp7,42 triliun meningkat Rp1,78 triliun atau 31,57% dari tahun 2013 sebesar Rp5,64 triliun.
Jumlah jaringan kantor cabang tahun 2014 sebanyak 88 kantor cabang meningkat 11 kantor cabang atau 14,29%
dari tahun 2013 sebanyak 77 kantor cabang.
Imbal Hasil Aset tahun 2014 mencapai 4,74% meningkat 6,52% dari tahun 2013 sebesar 4,45%.
Jumlah Konsumen Imbal Hasil Aset
Jumlah Jaringan Kantor Cabang Imbal Hasil Ekuitas Total Aset
29,69 % 7,42 triliun
259.321
Konsumen4,74%
88 kantor cabang
23,61%
14,29%
1,92%
31,57%
6,52%
PT Mandiri Tunas Finance
10 Laporan Tahunan 2014
Ikhtisar keuangan tahun 2014, 2013 dan 2012 di bawah ini diambil dan atau dihitung dari laporan keuangan tahunan yang berakhir pada 31 Desember 2014, 2013 dan 2012 yang telah
laporan Posisi Keuangan
Uraian 2014 2013 2012
ASeT
Kas dan setara kas 273.449 191.239 165.770
Piutang pembiayaan konsumen 5.893.135 4.511.545 3.717.616
Investasi neto dalam sewa pembiayaan 766.524 612.154 327.680
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 43.921 26.733 11.484
Pihak berelasi 320.326 223.185 111.373
Cadangan kerugian penurunan nilai (794) (813) (979)
Tagihan kelebihan pajak - - 1.926
Aset pajak tangguhan 10.895 7.737 4.570
Aset tetap 74.531 44.006 27.861
Aset lain-lain 37.811 22.863 20.825
TOTAl ASeT 7.419.798 5.639.462 4.388.126
liABiliTAS DAN eKUiTAS liABiliTAS
Utang usaha 523.518 260.798 292.264
Utang lain-lain
Pihak ketiga 84.605 27.532 19.960
Pihak berelasi 53.799 134.905 46.550
Utang pajak kini 11.037 15.833 15.745
Beban yang masih harus dibayar 94.395 65.711 38.288
Pinjaman bank 4.291.142 3.241.063 2.690.000
Surat berharga yang diterbitkan 1.447.369 1.196.735 749.800
Liabilitas imbalan kerja karyawan 13.308 9.091 6.554
TOTAl liABiliTAS 6.519.173 4.951.668 3.859.161
Dalam jutaan Rupiah
Dalam jutaan Rupiah
ikhtisar Keuangan
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman
& Surja (a member firm of Ernst and Young Global Limited) dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 11
Uraian 2014 2013 2012
eKUiTAS
Modal Disetor 250.000 250.000 250.000
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 50.000 50.000 50.000
Belum ditentukan penggunaannya 600.625 387.794 228.965
TOTAl eKUiTAS 900.625 687.794 528.965
TOTAl liABiliTAS DAN eKUiTAS 7.419.798 5.639.462 4.388.126
laporan laba rugi Komprehensif
Uraian 2014 2013 2012
PeNDAPATAN
Pembiayaan konsumen 1.063.442 859.887 637.822
Sewa pembiayaan 87.369 59.897 16.514
Bunga 19.798 7.026 6.626
Lain-lain neto 342.946 239.386 180.107
TOTAl PeNDAPATAN 1.513.555 1.166.196 841.069
BeBAN
Beban keuangan (548.682) (443.492) (312.904)
Gaji dan tunjangan (235.159) (179.317) (138.568)
Beban umum dan administrasi (197.569) (149.541) (112.577)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (219.900) (156.743) (121.471)
TOTAl BeBAN (1.201.310) (929.093) (685.520)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 312.245 237.103 155.549
BEBAN PAJAK (78.257) (60.791) (39.001)
lABA TAHUN BerJAlAN 233.988 176.312 116.548
TOTAl lABA KOmPreHeNSiF TAHUN BerJAlAN 233.988 176.312 116.548
lABA Per SAHAm DASAr (rupiah penuh) 94 71 47
Dalam jutaan Rupiah
ikhtisar Keuangan
Dalam jutaan Rupiah
Dalam jutaan Rupiah
PT Mandiri Tunas Finance
12 Laporan Tahunan 2014
rasio-rasio Keuangan Utama
Uraian 2014 2013 2012
PrOFiTABiliTAS
Imbal Hasil Aset 3,58% 3,52% 2,95%
Imbal Hasil Aset* 4,78% 4,73% 3,94%
Imbal Hasil rata-rata Aset* 4,74% 4,45% 4,27%
Imbal Hasil Ekuitas 29,46% 28,98% 24,76%
Imbal Hasil rata-rata Ekuitas 29,69% 29,14% 25,05%
Jumlah Pendapatan / Jumlah Aset 20,40% 20,68% 19,17%
ASeT PrODUKTiF
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan** 21.161.175 15.627.805 11.443.236
Piutang Pembiayaan-Pembiayaan Bersama** 14.289.451 10.363.212 7.194.643
Piutang Bermasalah Kelolaan 1,15% 1,16% 1,23%
liKUiDiTAS
Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset (kali) 0,88 0,88 0,88
Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas (kali) 7,24 7,20 7,30
Utang yang Berbunga / Jumlah Ekuitas*** (Kali) 6,37 6,45 6,50
PerTUmBUHAN
Pertumbuhan Pendapatan 29,79% 38,66% 24,06%
Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan 32,71% 51,28% 77,20%
Pertumbuhan Aset 31,57% 28,52% 24,79%
Pertumbuhan Liabilitas 31,66% 28,31% 24,33%
Pertumbuhan Ekuitas 30,94% 30,03% 28,26%
rASiO lAiNNYA
Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan 20,63% 20,33% 18,49%
Laba Komprehensif Tahun Berjalan/ Pendapatan 15,46% 15,11% 13,86%
Rasio Efisiensi Biaya 44,82% 45,48% 45,73%
ikhtisar Keuangan
Keterangan:
* menggunakan perhitungan laba sebelum pajak.
** dalam Jutaan Rupiah.
*** Gearing Ratio.
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 13
informasi lainnya
Uraian 2014 2013 2012
PemBiAYAAN BArU (Dalam Unit)
Mobil Baru 99.863 71.498 45.073
Mobil Bekas 6.246 13.267 17.599
Sepeda Motor 15.786 17.961 16.550
Alat Berat 43 150 290
JUmlAH PemBiAYAAN BArU 121.938 102.726 79.222
PemBiAYAAN BArU (Dalam Jutaan rupiah)
Mobil Baru 13.815.064 10.069.172 6.457.154
Mobil Bekas 635.173 1.238.611 1.656.494
Sepeda Motor 261.873 282.261 237.280
Alat Berat 63.212 182.120 233.410
JUmlAH PemBiAYAAN BArU 14.775.322 11.590.044 8.350.928
PemBiAYAAN BArU DeNGAN KONTrAK PemBiAYAAN KONSUmeN
(Dalam Unit) 120.540 101.699 78.662
PemBiAYAAN BArU DeNGAN KONTrAK PemBiAYAAN KONSUmeN
(Dalam Jutaan rupiah) 14.246.001 11.075.234 8.004.897
PemBiAYAAN BArU DeNGAN KONTrAK SeWA PemBiAYAAN
(Dalam Unit) 1.398 1.027 560
PemBiAYAAN BArU DeNGAN KONTrAK SeWA PemBiAYAAN
(Dalam Jutaan rupiah) 529.321 514.810 346.031
JUmlAH KONSUmeN 259.321 209.792 170.551
JUmlAH KArYAWAN 3.329 2.793 2.371
JUmlAH JAriNGAN USAHA 88 77 68
ikhtisar Operasional
PT Mandiri Tunas Finance
14 Laporan Tahunan 2014
Rp Juta Rp Juta
Jumlah Aset Jumlah liabilitas
2012
2012
2012
2012
2012
2012 2013
2013
2013
2013
2013
2013 2014
2014
2014
2014
2014
2014
0
0
0 4.000.000
400.000
4.000.000 8.000.000
800.000
8.000.000
2.000.000
200.000
2.000.000 6.000.000
600.000
6.000.000 10.000.000
1.000.000
10.000.000
4.388.126
5.639.462
7.419.798
3.859.161
4.951.668
6.519.173
Rp Juta Rp Juta
Jumlah ekuitas Jumlah Pendapatan
0 500.000 1.500.000
100.000 1.000.000 2.000.000
528.965
687.794
900.625
841.069
1.166.196
1.513.555
Rp Juta
laba Komprehensif Tahun Berjalan Jumlah Konsumen
0 0
100.000 150.000
200.000 250.000
50.000 100.000
150.000 200.000
250.000 300.000
116.548
176.312
233.988
170.551
209.792
259.321
Grafik ikhtisar Keuangan
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 15
Grafik ikhtisar Keuangan
rasio efisiensi Biaya (%)
2012
2012
2012 2013
2013
2013 2014
2014
2014
0 20,00%
40,00%
10,00%
30,00%
50,00%
45,73 45,59 44,82
Imbal Hasil Rata-rata Aset* (%) Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (%)
Pendapatan lain-lain imbal Hasil rata-rata Aset dan imbal
Hasil rata-rata ekuitas
0
0 0
100.000
2.50% 15,00%
200.000
3,50% 25,00%
50.000
2,00% 10,00%
150.000
3,00% 20,00%
4,50%
250.000 300.000
4,00%
35,00%
30,00%
180.107
239.386
342.946
*menggunakan perhitungan laba sebelum pajak 4,27
4,45
4,74
25,05
29,14 29,69
Rp Juta
Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset (kali) Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas (kali)
likuiditas dan Solvabilitas
2012 2013 2014
0 0
0,83 6,00
0,88 8,00
0,80 5,00
0,85 7,00
0,90 9,00
0,88 0,88 0,88
7,30 7,20 7,24
PT Mandiri Tunas Finance
16 Laporan Tahunan 2014 Rp Juta
Jumlah (Rp Juta) Jumlah (Rp Juta)
Unit Unit
Rp Juta
Unit Unit
Total Pembiayaan Baru Pembiayaan mobil Baru
2012
2012
2012
2012 2013
2013
2013
2013 2014
2014
2014
2014
0 0 0 0
4.000.000 40.000 3.000.000 30.000
8.000.000 80.000 6.000.000 60.000
2.000.000 20.000 1.500.000 15.000
6.000.000 60.000 4.500.000 45.000
10.000.000 12.000.000 14.000.000
7.500.000 9.000.000 10.000.000
100.000 120.000 140.000
75.000 90.000 105.000
6.457.154
45.073 10.069.172
13.815.064
71.498
99.863
8.350.928
11.590.044
14.775.322
79.222
102.726
121.938
Rp Juta
Jumlah (Rp Juta) Jumlah (Rp Juta)
Unit Unit
Rp Juta
Unit Unit
Pembiayaan mobil Bekas Pembiayaan Sepeda motor
0 0 0 0
500.000 5.000 150.000 15.000
1.500.000 15.000 250.000 25.000
200.000 2.000 100.000 10.000
1.000.000 10.000 200.000 20.000
2.000.000 20.000 300.000 30.000
1.656.494 17.599
1.238.611
635.172 6.246
13.267 237.280
16.550 282.261
261.872
17.961
15.786
Grafik ikhtisar Operasional
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 17 Jumlah Karyawan
Piutang Pembiayaan Bermasalah
2012
2012
2012
2012 2013
2013
2013
2013 2014
2014
2014 2014
0 0
2.000 0.80%
3.000 1.20%
1.500 0.60%
2.500 1.00%
3.500 1.40%
2.371
2.793
3.329
1,23%
1,16% 1,15%
Jumlah Piutang Pembiayaan Kelolaan
Jumlah Jaringan Usaha
Hasil Pemeringkatan*
2012 2013 2014
0 60 100
40 80
11.443.236
15.627.804
21.161.176
68 77
88
idA
idAA idAA
Keterangan:
* berdasarkan hasil pemeringkatan oleh PT Pefindo 0
5.000.000 15.000.000
1.000.000 10.000.000 20.000.000 25.000.000 Rp Juta
Grafik ikhtisar Operasional
PT Mandiri Tunas Finance
18 Laporan Tahunan 2014
Sejak diakuisisi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2009, Perseroan memiliki visi “Menjadi Perusahaan Pembiayaan yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya di Indonesia pada tahun 2014”. Visi tersebut terealisasi dengan pencapaian sebagai berikut:
Terbaik
Perseroan dinobatkan sebagai Anak Perusahaan terbaik dalam grup Bank Mandiri dengan dianugerahkannya “The Most Progressive Business Growth Mandiri Group” oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai pemegang saham mayoritas.
Penilaian tersebut berdasarkan pada pertumbuhan kinerja Perseroan selama 2014, yang dinilai per kuartal oleh jajaran manajemen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Terbesar
Perseroan menduduki peringkat ke-3 terbesar dari sisi pembiayaan mobil berdasarkan data pembiayaan baru Perusahaan Pembiayaan yang dihimpun oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Pencapaian ini sejalan dengan target Perseroan di awal tahun dan juga fokus usaha Perseroan yang konsisten di pembiayaan mobil baru.
Terpercaya
Perseroan mendapat apresiasi dari Majalah Swa dan Institute for Indonesia Corporate Governance (IICG) sebagai “Trusted Company” dalam pelaksanaan corporate governance.
Pada 2014, Perseroan kembali merumuskan visi ”To Be The Most Progressive and Reliable Multifinance in Indonesia”
yang ditujukan untuk menghadapi perkembangan industri pembiayaan hingga 2020. Langkah awal pencapaian visi ini ditunjukan dengan perolehan pertumbuhan kinerja sebesar 30% dalam setiap tahunnya. Perseroan optimis dapat mempertahankan kinerja yang tumbuh sustain dan sehat, guna menjadi perusahaan pembiayaan yang paling progresif dan terpercaya di Indonesia.
Keunggulan Kompetitif
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 19
Strategi Bisnis 2014
1. Fokus pada segmen pembiayaan mobil baru, di mana Perseroan berhasil meningkatkan portofolio nilai pembiayaan mobil baru dari 86,8% di tahun 2013 menjadi 93,5% dari total pembiayaan di tahun 2014.
2. Memperluas jaringan kantor cabang untuk penetrasi pasar dengan membuka 11 (sebelas) kantor cabang baru di tahun 2014, sehingga jumlah jaringan cabang Perseroan bertambah menjadi sebanyak 88 kantor cabang di akhir 2014.
3. Memperluas dan mempererat kerja sama dengan Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor dan main dealer di seluruh Kantor Cabang Perseroan untuk meningkatkan kontribusi pembiayaan.
4. Membuat paket-paket pembiayaan yang lebih kompetitif dan customized untuk memenuhi kebutuhan konsumen, baik konsumen retail maupun konsumen korporasi.
5. Meningkatkan sinergi dan aliansi strategis, baik dengan grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk maupun dengan jaringan dealer PT Tunas Ridean Tbk untuk mengoptimalkan dukungan pendanaan, ketersediaan unit kendaraan, akuisisi konsumen baru maupun pemanfaatan infrastruktur khususnya dalam pemasaran produk-produk pembiayaan Perseroan.
6. Melakukan inovasi dan pengembangan teknologi mobile collection untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja di bidang collection.
7. Mengembangkan program-program customer loyalty yang memberikan benefit, kenyamanan dan keuntungan bagi konsumen Perseroan.
PT Mandiri Tunas Finance
20 Laporan Tahunan 2014
Kontribusi Kepada Negara
Salah satu Misi Perseroan yang utama adalah ikut berkontribusi positif dalam perekonomian nasional. Sejalan dengan Misi tersebut, Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya selama 2014 juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi kepada Negara untuk mengembangkan perekonomian nasional, antara lain diwujudkan dalam hal-hal berikut:
1. Kontribusi dalam pembayaran pajak
Selama 2014, kontribusi pembayaran pajak oleh Perseroan kepada Negara sebesar Rp157.491.873.118, sedangkan pada 2013 sebesar Rp107.793.073.744, atau mengalami peningkatan 46%. Kontribusi dalam pembayaran pajak terdiri dari:
Kantor Peraturan Pajak Jumlah (rp)
2014 Jumlah (rp)
2013
Pusat PPh Badan 82.039.824.245 62.553.500.250
PPN 19.316.518.326 295.740.930
Daerah PPh Withholding 56.092.619.767 44.910.751.859
PBB 42.910.780 33.080.705
TOTAl 157.491.873.118 107.793.073.744
2. Turut mengembangkan segmen Usaha mikro Kecil dan menengah (UmKm)
Sepanjang 2014, Perseroan telah menyalurkan pembiayaan kendaraan niaga kepada konsumen UMKM sebanyak 43.548 unit kendaraan jenis Pick Up atau 87,14% dari total jumlah unit kendaraan niaga yang telah dibiayai oleh Perseroan. Dengan menyalurkan pembiayaan kendaraan jenis Pick Up tersebut, dapat lebih menunjang transportasi dan operasional dari bisnis UMKM yang dimiliki oleh konsumen Perseroan dan diharapkan dapat mengembangkan bisnis UMKM tersebut.
Tipe Kendaraan Niaga Unit %
Heavy Equipment 43 0,09%
Double Cabin 597 1,19%
Pick Up 43.548 87,14%
Truck 5.784 11,57%
TOTAl 49.972 100,00%
3. membuka lapangan kerja baru
Pada 2014, Perseroan telah membuka 11 kantor cabang baru yang sebagian besar terletak di Daerah Tingkat II atau Kabupaten. Dengan dibukanya kantor-kantor cabang baru tersebut serta seiring dengan peningkatan volume bisnis pembiayaan Perseroan, jumlah sumber daya manusia yang dimiliki Perseroan meningkat sebanyak 536 orang dari 2.793 orang pada 2013 menjadi 3.329 orang pada 2014. Ekspansi bisnis Perseroan tersebut telah membuka lapangan kerja baru khususnya disekitar lokasi kantor cabang baru Perseroan.
JUmlAH KArYAWAN 2013 2014
2.793 3.329
Pick Up: 87,14%
Truck: 11,57%
Double Cabin: 1,19%
Heavy Equipment: 0,09%
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 21
Tindakan Korporasi Tahun 2014
1. rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Pada 10 April 2014, Perseroan mengadakan RUPS Tahunan yang dihadiri oleh seluruh pemegang saham dengan hasil keputusan, antara lain menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2013; menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2013 untuk pembagian dividen tunai sebesar 12% (dua belas persen) dan untuk laba ditahan sebesar 88% (delapan puluh delapan persen); menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman dan Surja (a member firm of Ernst and Young Global Limited) untuk mengaudit Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2014; pemberian tantiem kepada Dewan Komisaris dan Direksi; memberikan wewenang kepada pemegang saham mayoritas untuk menetapkan besarnya gaji dan honorarium bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun 2014 serta memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas untuk menetapkan besarnya fasilitas dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2014, dan persetujuan untuk mengalihkan dan/
atau menjaminkan lebih dari 50% (lima puluh persen) kekayaan bersih Perseroan sebagai jaminan utang untuk mendapat pendanaan baru di tahun buku 2015; laporan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013; serta dalam rangka konsolidasi manajemen risiko, memberikan wewenang kepada pemegang saham untuk memperoleh data atau melakukan kerja sama pengelolaan manajemen risiko serta menyusun subsidiary guideline principle bersama dengan pemegang saham.
2. Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan i mandiri Tunas Finance Tahap ii Tahun 2014
Pada 19 Mei 2014, Perseroan menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Mandiri Tunas Finance tahap II Tahun 2014 dengan nilai pokok obligasi sebesar Rp600.000.000.000 (enam ratus miliar Rupiah) yang terbagi atas Seri A sebesar Rp425.000.000.000 (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tenor 3 tahun dan Seri B sebesar Rp175.000.000.000 (seratus tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tenor 4 tahun. Dalam menerbitkan Obligasi Berkelanjutan ini, Perseroan telah mendapat hasil pemeringkatan idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
3. Surat Keputusan Sirkulasi Pemegang Saham
Pemegang saham Perseroan melalui Surat Keputusan Sirkulasi Pemegang Saham yang telah ditandatangani pada 24 Oktober 2014, telah mengambil keputusan antara lain memutuskan menerima dan mengukuhkan pengunduran diri Bapak Anton Herdianto dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan terhitung sejak ditandatangani keputusan tersebut. Alasan pengunduran diri tersebut dikarenakan Bapak Anton Herdianto mendapat penugasan kembali di Bank Mandiri sebagai Group Head Strategy & Performance Group. Dengan demikian, susunan Direksi Perseroan terhitung sejak keputusan tersebut adalah sebagai berikut : Direktur Utama : Ignatius Susatyo Wijoyo
Direktur : Harjanto Tjitohardjojo
Keputusan pemegang saham tersebut telah dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance No. 41 tanggal 28 Oktober 2014, dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta.
4. Pelunasan Obligasi Vi Seri c Tahun 2011
Perseroan telah melakukan pelunasan Obligasi VI Seri C Tahun 2011 sebesar Rp350.000.000.000 (tiga ratus lima puluh miliar Rupiah) pada saat jatuh tempo yaitu 19 Mei 2014.
PT Mandiri Tunas Finance
22 Laporan Tahunan 2014
Peristiwa Penting 2014
Perayaan HUT ke 5
MTF Luncurkan SO Club 50
RUPS MTF Peresmian Corporate Floor COP
and Fleet Surabaya
6 Februari 2014, Perseroan merayakan hari ulang tahun ke-5 bertempat di Ballroom Graha Mandiri Jakarta.
Perseroan resmi meluncurkan Sales Officer Club 50 pada tanggal 6 Maret 2014. Sales Officer Club 50 beranggotakan 50 orang sales officer terbaik yang dimiliki Perseroan sepanjang 2013.
10 April 2014, Perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2013. RUPS Tahunan tersebut dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Perseroan semakin memperkuat jaringan bisnisnya di Surabaya.
Hal ini ditandai dengan diresmikannya Corporate Floor COP &
Fleet Mandiri Tunas Finance Surabaya pada Rabu, 16 April 2014.
Family Gathering Mandiri Tunas Finance
8 Juni 2014, seluruh karyawan Perseroan beserta keluarganya di kantor pusat dan kantor cabang Jabodetabek menghadiri acara family gathering. Acara ini juga serempak dilakukan di seluruh kantor cabang Perseroan.
Mandiri Tunas Finance Raih Penghargaan di Indonesia Multifinance Award 2014
Perseroan meraih 9 penghargaan terbaik dalam ajang Indonesia Multifinance Award (IMA) 2014 yang diadakan oleh Majalah Business Review di Jakarta pada 2 Juli 2014.
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 23
Buka Puasa Bersama All Dealer Honda Lampung & Santunan Anak Yatim
MTF Meriahkan IIMS 2014 Mandiri Tunas Finance Raih Penghargaan
Infobank Multifinance Awards 2014
Media Gathering & Pemaparan Kinerja Mandiri Tunas Finance Semester I
Peresmian Gedung baru kantor cabang Surabaya 1 dan 2
Mandiri Tunas Finance Meriahkan Hari Pelanggan Nasional 2014
10 Juli 2014 , Perseroan mengadakan acara buka puasa bersama dengan seluruh Dealer Honda Lampung.
Perseroan berpartisipasi dalam Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) tahun 2014 dengan menawarkan paket pembiayaan yang kompetitif.
19 September 2014 Perseroan berhasil meraih penghargaan sebagai Multifinance yang berpredikat “Sangat Bagus” dalam kinerja keuangan selama 2013 untuk kategori perusahaan dengan aset di atas Rp1 Triliun dari majalah infobank
14 Agustus 2014 Perseroan menggelar Media Gathering yang dihadiri oleh rekan–rekan media televisi, cetak, dan online di The Twenty 8 bistro and lounge Jakarta.
Dalam rangka penetrasi bisnisnya di area Jawa Timur dan sekitarnya, Perseroan meresmikan gedung baru cabang Surabaya 1 dan 2.
4 September 2014 Perseroan memeriahkan Hari Pelanggan Nasional di Jakarta dan Lampung sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan.
Perseroan memberikan souvenir dan bingkisan istimewa kepada pelanggan yang melakukan transaksi di kantor cabang Perseroan.
PT Mandiri Tunas Finance
24 Laporan Tahunan 2014
Penghargaan dan Sertifikasi
Infobank Multifinance Award 2014 – Kriteria Multifinance
“Sangat Bagus” (19 September 2014)
indonesia multifinance Awards 2014 (majalah economic
review, 2 Juli 2014)
1. The Best CEO 2. Best 1st Overall
3. Best 1st Non Listed Company with asset > Rp5 T 4. Best 1st GCG
5. Best 1st Finance
6. Best 1st Information Technology 7. Best 2nd CSR
8. Best 2nd Risk Management 9. Best 3rd Human Capital
Indonesia Most Trusted Companies Award 2014 – Kategori “Trusted Company”
(Majalah SWA & The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG), 17
Desember 2014)
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 25
The Best Subsidiaries Culture Execution Award 2013 (Bank Mandiri, 14 Februari 2014)
“The Most Progressive Business Growth Mandiri Group” (Bank
Mandiri, 2 Desember 2014)
PT Mandiri Tunas Finance
26 Laporan Tahunan 2014
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 27
laporan Dewan
Komisaris dan Direksi
PT Mandiri Tunas Finance
28 Laporan Tahunan 2014
ANTON SeTiAWAN Komisaris Utama
laporan Dewan Komisaris
Di tengah persaingan bisnis dan pertumbuhan perekonomian yang cenderung melambat tersebut, Dewan Komisaris menilai Direksi beserta seluruh jajaran senior manajemen Perseroan mampu memanfaatkan kondisi ini menjadi peluang bisnis sehingga kinerja Perseroan berhasil tumbuh 27,5% dari sisi new disbursement dan 32,7% dari sisi profitabilitas dibandingkan tahun 2013 yang lalu.
PT Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan 2014 29 Memasuki tahun 2014, pada semester I ekonomi Indonesia
tumbuh sebesar 5,2%, lebih lambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan semester I tahun 2013 yang tercatat sebesar 6,0%. Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya kinerja ekspor dan kondisi politik dalam negeri terkait penyelenggaraan Pemilu Legislatif. Perlambatan tersebut terus terjadi sampai dengan akhir tahun 2014, di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,1% melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2013 yang tercatat 5,78%. Namun demikian, inflasi tahun 2014 tetap terkendali pada single digit 8,36% dan lebih baik dibandingkan inflasi tahun 2013 walaupun di tengah kenaikan harga BBM bersubsidi, penyesuaian tarif dasar listrik dan tarif angkutan udara. Tekanan inflasi dan pelemahan Rupiah juga mendorong peningkatan BI Rate di tahun 2014 dari level 7,50%
menjadi 7,75% yang pada akhirnya mendorong kenaikan suku bunga kredit beberapa perusahaan pembiayaan. Di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang belum kondusif tersebut, Dewan Komisaris mencatat Direksi telah bekerja keras untuk menentukan strategi usaha yang tepat untuk dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja Perseroan di tahun 2014.
Para Pemangku Kepentingan dan Pemegang Saham yang Terhormat
laporan Dewan Komisaris
Penilaian Kinerja manajemen
Sepanjang 2014, persaingan bisnis pembiayaan semakin ketat seiring dengan diterbitkannya beberapa regulasi di bidang industri pembiayaan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Di tengah persaingan bisnis dan pertumbuhan perekonomian yang cenderung melambat tersebut, Dewan Komisaris menilai Direksi beserta seluruh jajaran senior management Perseroan mampu memanfaatkan kondisi ini menjadi peluang bisnis sehingga kinerja Perseroan berhasil tumbuh 27,5% dari sisi new disbursement dan 32,7% dari sisi profitabilitas dibandingkan tahun 2013 yang lalu.
Dewan Komisaris mencatat beberapa pencapaian kinerja manajemen selama 2014 yang perlu mendapat apresiasi dimana hal ini dapat terlihat dari indikator kinerja keuangan Perseroan yang meliputi:
1. Neraca per 31 Desember 2014 ditutup dengan jumlah aset sebesar Rp7,4 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp1,8 triliun atau 32% dibandingkan dengan jumlah aset pada neraca akhir tahun 2013 dengan jumlah sebesar Rp5,6 triliun.
PT Mandiri Tunas Finance
30 Laporan Tahunan 2014
2. Nilai pembiayaan baru di tahun 2014 mencapai Rp14,8 triliun, tumbuh sebesar Rp3,2 triliun atau 27,5%
dibandingkan pembiayaan baru di tahun 2013 sebesar Rp11,6 triliun.
3. Dari pos Laba Rugi tahun 2014, Perseroan memperoleh laba setelah pajak sebesar Rp234 miliar, tumbuh sebesar Rp58 miliar atau 33% dibandingkan pencapaian laba setelah pajak tahun 2013 sebesar Rp176 miliar.
4. Piutang pembiayaan yang dikelola oleh Perseroan sepanjang tahun 2014 mencapai Rp21,2 triliun meningkat 36%
dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp15,6 triliun.
5. Pada akhir 2014, Perseroan berhasil menjaga tingkat kredit bermasalah (Non Performing Loan) pada tingkat yang terjaga yaitu sebesar 1,15%.
6. Debt to equity ratio (DER) dapat dipertahankan pada posisi 6,37 kali di tengah ketatnya likuiditas suku bunga perbankan sepanjang tahun 2014.
Dengan pencapaian indikator kinerja Perseroan tahun 2014 tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menunjukkan kinerjanya yang cukup baik dengan melakukan berbagai strategi usaha yang mampu meningkatkan performa Perseroan, antara lain melalui pengembangan jaringan kantor pemasaran baru, memperluas kerja sama dengan dealer serta melakukan berbagai improvement, antara lain terkait perbaikan business process dan pengembangan struktur organisasi.
Dewan Komisaris juga memandang bahwa langkah Direksi melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2014 sebesar Rp600 miliar adalah sebagai salah satu langkah untuk memperkuat struktur pendanaan bagi modal kerja Perseroan di tahun 2014 di samping adanya dukungan pendanaan yang konsisten dalam bentuk joint financing dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai pemegang saham mayoritas.
Rekomendasi dan saran-saran perbaikan yang telah disampaikan oleh Dewan Komisaris kepada Direksi juga telah dijalankan dengan cukup baik. Beberapa penghargaan yang telah diterima oleh Perseroan baik dari internal Grup Bank Mandiri maupun dari pihak eksternal sepanjang 2014 juga menjadi cerminan semakin baiknya kinerja Perseroan.
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan pengawasan Dewan Komisaris selama 2014 dilakukan sesuai dengan tugas, wewenang, kewajiban, dan tanggung jawab Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam ketentuan anggaran dasar serta peraturan perundangan- undangan yang berlaku. Pengawasan Dewan Komisaris bertujuan untuk menciptakan keserasian, kesesuaian, dan konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan dengan target-target yang telah ditetapkan dalam Business Plan tahun 2014, serta memastikan implementasi prinsip- prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik atau good corporate governance pada seluruh lini organisasi dalam menjalankan aktifitasnya, baik aktivitas yang dilakukan oleh unit-unit operasional maupun unit pendukung.
Di tahun 2014, dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap pengelolaan Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa secara berkala telah melakukan pertemuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan, AR management maupun rencana-rencana strategis yang akan dijalankan oleh manajemen. Fokus pengawasan Dewan Komisaris terhadap Direksi dititikberatkan kepada 4 faktor, yaitu kinerja keuangan, strategi bisnis, internal control dan peningkatan kualitas dan integritas sumber daya manusia. Dalam setiap pelaksanaan evaluasi kinerja, Dewan Komisaris selalu menegaskan kepada manajemen untuk selalu mengutamakan kualitas kredit sehingga proses kredit sejak awal harus dijalankan sesuai
laporan Dewan Komisaris