HEMOSTASIS DAN HEMODINAMIS
Oleh :
Agustin Endriyani, S.ST., M.Keb
“Kami ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah
kepadaku ilmu dan berikanlah aku kefahaman”
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran mahasiswa mampu
menjelaskan, menilai dan mempresepsikan mengenai konsep
hemostasis dan hemodinamis
Kebutuhan Dasar Manusia
• Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur- unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan
keseimbangan fisiologi maupun psikologis.
• Faktor – faktor yang mempengaruhi kebutuhan dasar manusia:
1. Penyakit
2. Hubungan keluarga 3. Konsep diri
4. Tahap perkembangan
Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow
• Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York, pada tahun 1908 dan wafat pada tahun 1970 dalam usia 62 tahun.
• Pelopor aliran psikologi humanistik. Maslow percaya bahwa manusia tergerak untuk memahami dan
menerima dirinya sebisa mungkin --> TEORI Hierarchy
of Needs (Hirarki Kebutuhan).
Piramida Maslow
Kebutuhan Manusia menurut Maslow
a. Fisiologis (Physiological)
• Jika tidak terpenuhi --> rentan terjadi penyakit, gangguan
keseimbangan tubuh, tdk bisa memenuhi kebutuhan yg lebih tinggi b. Rasa aman dan perlindungan (Safety and security needs)
• Keadaan aman, stabilitas, proteksi dan keteraturan akan menjadi kebutuhan yang meningkat
• Jika tidak terpenuhi --> timbul rasa cemas dan takut
c. Rasa kasih sayang dan rasa memiliki (love and Belonging needs)
• Mencari teman, pasangan, keluarga, mjd bagian dr komunitas
• Jika tidak terpenuhi --> perasaan kesepian akan timbul.
Kebutuhan Manusia menurut Maslow
d. Kebutuhan akan harga diri (esteem needs)
• Lower one : status, atensi, dan reputasi.
• Higher one : kepercayaan diri, kompetensi, prestasi, kemandirian, dan kebebasan.
• Jika tidak terpenuhi --> rendah diri dan inferior.
e. Kebutuhan aktualisasi diri (Self Actualization)
• Mewujudkan dan mengembangkan potensi diri
• Kepribadian bisa mencapai peringkat teratas ketika kebutuhan-
kebutuhan primer ini mengalami interaksi satu dengan yang lain, dan dengan aktualisasi diri seseorang akan bisa memanfaatkan faktor
potensialnya secara sempurna.
HOMEOSTASIS DAN HOMEODINAMIK
HOMEOSTASIS
• Mekanisme tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi atau mempertahankan kondisi yang dialaminya.
• Suatu proses perubahan yang terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.
• Tjd bila tubuh mengalami stres --> mekanisme pertahanan diri untuk menjaga kondisi yang seimbang
• Homeostasis pada manusia dapat dikendalikan oleh --> sistem endokrin dan syaraf otonom dan tjd secara alami
Cara Tubuh Melakukan Homeostasis
1.Self Regulation
• Sistem ini dapat terjadi secara otomatis pada orang yang sehat seperti dalam pengaturan proses sistem fisiologis tubuh manusia.
• ex. sistem pencernaan bekerja dgn baik bila organ
pencernaan dalam kondisi baik dan asupan baik
Lanjutan…
2. Cara kompensasi
• Cara tubuh bereaksi terhadap ketidaknormalan dalam tubuh.
• Ex. lingkungan menjadi dingin --> pembuluh darah perifer tjd vasokonstriksi dan merangsang pembuluh darah bagian
dalam untuk meningkatkan kegiatan (menggigil) yang dapat menghasilkan panas sehingga suhu tetap stabil
• Peningkatan keringat untuk mengontrol kenaikan suhu badan.
Lanjutan 3. Cara umpan balik negatif
• Proses penyimpangan dari keadaan normal. Dalam keadaan abnormal tubuh secara otomatis akan melakukan mekanisme
umpan balik untuk menyeimbangkan penyimpangan yang terjadi.
• Contoh : Berdasarkan jurnal kesehatan Andalas pada kondisi hipertensi --> substansi vasoaktif dapat meregulasi homeostasis pembuluh darah melalui efek jangka pendek pada tonus dan efek jangka panjang pada struktur pembuluh darah (Budiman & Al Hafiz, 2012)
4. Umpan balik untuk mengoreksi ketidakseimbangan fisiologis
• Bila tjd hipoksia akan terjadi proses peningkatan denyut jantung untuk membawa darah dan oksigen yang cukup ke sel tubuh.
Homeostasis Psikologis
• Berfokus pada keseimbangan emosional dan kesejahteraan mental.
• Didapat dari pengalaman hidup dan interaksi
dengan orang lain serta dipengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat.
• Ex. mekanisme pertahanan diri seperti menangis,
tertawa, berteriak, memukul.
HEMODINAMIK
• Pertukaran energi secara terus-menerus antara manusia dan lingkungan sekitarnya --> penyesuaian diri dan
berinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya.
• Proses homeodinamik bermula dari teori tentang manusia sebagai unit yang merupakan satu kesatuan utuh, memiliki karakter yang berbeda- beda, proses hidup yang dinamis, selalu berinteraksi dengan lingkungan yang dapat
dipengaruhi dan mempengaruhinya.
Prinsip Hemodinamik
1. Prinsip integralitas.
• Prinsip utama dalam hubungan antara manusia dengan lingkungan yang tidak dapat dipisahkan.
2. Prinsip resonansi.
• Proses kehidupan manusia selalu berirama dan frekuensinya
bervariasi, mengingat manusia memiliki pengalaman beradaptasi dengan lingkungan.
3. Prinsip helicy.
• Setiap perubahan dalam proses kehidupan manusia berlangsung perlahan-lahan dan terdapat hubungan antara manusia dan lingkungan.
Lanjutan…
Contoh :
• Penelitian Hardiyanto (2006) dg hasil terdapat perubahan
hemodinamik, yaitu penurunan tekanan sistolik, tekanan diastolik, dan rerata tekanan arteri, serta terjadi peningkatan frekuensi nadi pada pasien yang menjalani operasi seksio sesarea dengan
menggunakan teknik anestesi spinal
• Penelitian Soleha dan Bimandama (2016) dg hasil kondisi pada orang dengan DM --> tjd kelainan hemodinamik yaitu ↑ aktivitas
sistem saraf simpatis, ↑ retensin atrium ginjal, ↑ tekanan darah dan
kelainan hemostatis yaitu ↑ plasminogen activator inhibitor-1 (PAI- 1),
↑ fibrinogen
Perkembangan Manusia
1. Periode prakelahiran (prenatal period)
• Adalah saat dari pembuahan hingga kelahiran --> fase kehamilan.
• Periode ini merupakan masa pertumbuhan yang luar biasa dari satu sel tunggal hingga menjadi organisme yang sempurna
dengan kemampuan otak dan perilaku --> selama 9 bulan 2. Masa bayi (infacy)
• periode perkembangan dari kelahiran hingga 18 atau 24 bulan --
> masa yg sangat bergantung pada orang dewasa.
• Perkembangan bahasa, pemikiran simbolis, koordinasi sensorimotor, dan belajar sosial.
Perkembangan Manusia
3. Masa awal anak anak (early chidhood)
• Periode dari bayi hingga usia lima atau enam tahun -->
periode periode prasekolah.
• Selama masa ini, anak anak kecil belajar semakin mandiri dan menjaga diri mereka sendiri,
mengembangkan keterampilan kesiapan bersekolah (mengikuti perintah, mengidentifikasi huruf), dan
meluangkan waktu berjam jam untuk bermain
dengan teman teman sebaya.
Perkembangan Manusia
4. Masa pertengahan dan akhir anak anak (middle and late childhood)
• Periode dari usia enam thn hingga sebelas tahun --> usia sekolah
• Mulai menguasai keterampilan keterampilan fundamental seperti membaca, menulis, dan berhitung
• Secara formal berhubungan dengan dunia yang lebih luas dan kebudayaan
• Fokus pada prestasi dan pengendalian diri mulai meningkat.
Perkembangan Manusia
5. Masa remaja (adolescence)
• Periode transisi menuju dewasa (±10-12 tahun dan berakhir pada 18-22 tahun)
• Perubahan fisik yang cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan
perkembangan karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang dan kumis, dan dalamnya
suara.
• Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis) dan semakin banyak menghabiskan waktu di luar keluarga.
Perkembangan Manusia
6. Masa awal dewasa (early adulthood)
• Periode yg bermula pada akhir usia belasan dan yang berakhir pada usia 30an tahun
• Masa pembentukan kemandirian pribadi dan ekonomi, masa perkembangan karir, dan bagi banyak orang,
masa pemilihan pasangan, belajar hidup dengan
seseorang secara akrab, memulai keluarga, dan
mengasuh anak anak.
Perkembangan Manusia
7. Masa pertengahan dewasa (middle adulthood)
• Periode yg bermula pada usia ±35-45 tahun hingga usia 60an tahun
• Masa memperluas keterlibatan dan tanggung jawab pribadi dan sosial --> membantu generasi berikutnya menjadi individu yang berkompeten, dewasa dan mencapai serta mempertahankan kepuasan dalam berkarir.
8. Masa akhir dewasa (late adulthood)
• Periode yg bermula pada usia 60an hingga kematian
• Masa penyesuaian diri atas berkurangnya kekuatan dan kesehatan, menatap kembali kehidupannya, pensiun, dan penyesuaian diri dengan peran peran sosial baru.
Referensi
1. Bobak, K. Jensen, 2005, Perawatan Maternitas. Jakarta. EGC
2. JHPIEGO, 2003. Panduan Pengajaran Asuhan Kebidanan, Buku 5 Asuhan Bayi Baru Lahir Jakarta. Pusdiknakes.
3. JNPK_KR.2004. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.
4. Johnson, Ruth, Taylor. 2005. Buku Ajar Praktek Kebidanan. Jakarta.
EGC.
5. Kozier, Barbara, 2000, Fundamental of Nursing : Concepts, Prosess and Practice : Sixth edition, Menlo Park, Calofornia.
6. Potter & Perry, 2007. Guide to Basic Skill and Prosedur Dasar, Edisi III, Alih bahasa Ester Monica, Penerbit buku kedokteran EGC.
7. Samba, Suharyati, 2005. Buku Ajar Praktik Kebidanan. Jakarta. EGC