• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN PT MEDCO ENERGY PADA PROGRAM MERAUKE INTEGRATED FOOD AND ENERGY ESTATE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PERAN PT MEDCO ENERGY PADA PROGRAM MERAUKE INTEGRATED FOOD AND ENERGY ESTATE"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN PT MEDCO ENERGY PADA PROGRAM MERAUKE INTEGRATED FOOD AND ENERGY ESTATE

Skripsi

Syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Oleh :

ELDI CHANDRA MANGGO STAMBUK : 4512 023 016

JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

UNIVERSITAS BOSOWA MAKASSAR

2019

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Bissmillahirrahmannirrahim…

Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakatuh

Sujud syukur penulis berikan kepada Allah SWT , sang pencipta langit dan Bumi beserta isinya dan telah memberikan rahmat dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Salam dan shalawat penulis haturkan kepada baginda Rassululah SAW beserta para sahabat dan keluarganya, yang telah mengantarkan umat manusia ke cahaya kebenaran , semoga kita semua berada dalam bingkai kebersamaan dan kebenaran-nya sampai di akhirat kelak, Amien.

Dengan ini penulis sampaikan bahwa, skripsi sebagai karya ilmiah yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada hubungan internasional, Fakultas Ilmu sosial dan politik Universitas Bosowa Makassar.

Dalam penulisan ini , penulis menyadari bahwa penulisan sebuah karya ilmiah bukanlah mudah, oleh karena itu tidak tertutup kemungkinan dalam penulisan skripsi ini masih terdapat kekurangan , sehingga penulis sangat mengarapkan masukan , saran , kritikan yang bersifat membangun guna kesempurnaan skripsi ini.

Olehnya dalam kesempatan ini izinkan penulis mengucapkan terimah kasih yang tak terhingga kepada:

1. Penulis persembahkan yang tercinta kedua orang tuaku, Ayahanda Hi.

Umarudin Manggo dan Ibunda Hj. Lili Suryani Damopolii, yang tidak pernah mengeluh dan selalu memberikan dukungan kepada penulis dalam kondisi apapun, sehingga tak ada kata yang bisa mewakili rasa terimah kasih ini.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. H.M Saleh Pallu , M.eng selaku rektor universitas Bosowa Makassar beserta jajarannya

(5)
(6)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENERIMAAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Batasan Masalah ... 6

C. Batasan Masalah ... 6

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian ... 7

E. Kerangka Konseptual ... 7

F. Metode Penelitian ... 10

G. Rancangan Sistematika Pembahasan ... 12

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 13

A. Food Security ( Ketahanan Pangan ) ... 13

B. Tujuan, Pengaruh, dan Manfaat Food Security ... 18

C. Isu Food Security ... 19

D. Isu Food Security ... 19

BAB III GAMBARAN UMUM ... 27

A. Gambaran Umum Merauke Integrated Food and Estate (MIFEE) ... 27

B. Gambaran Umum PT.Medco Energi Tbk ... 32

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Peran PT. Medco Energy Tbk Dalam MIFEE Secara Umum ... 36

(7)

B. Peran PT. Medco Energy ... 48

BAB V PENUTUP ... 52

A. Kesimpulan ... 52

B. Saran ... 52

Daftar Pustaka ... 54

(8)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Setelah dihantam krisis keuangan dan krisis minyak, dunia juga dihantam krisis pangan pada tahun 2008.Krisis pangan 2008 ditandai dengan meningkatnya harga berbagai komoditi di pasaran internasional. Menurut" Rising Food Prices:

Policy Options and World Bank Respons," seluruh harga pangan meningkat 83 persen. Laporan lain dari organisasi pangan PBB (Food and Agriculture Organization/FAO) menyatakan, index pangan dunia meningkat 9 persen pada 2006 dan 23 persen pada 2007. Pada bulan Maret 2008, harga terigu dan jagung meningkat sebesar 130 persen. Sementara harga beras meningkat 2 kali lipat sejak akhir Januari. Kenaikan pangan inilah yang menyebabkan Krisis pangan terjadi1

Pada Maret 2008 harga gandum dunia rata-rata 130persen di atas tingkat mereka setahun sebelumnya, harga kedelai 87 persen lebih tinggi , beras naik 74 persen dan jagung naik 31 persen. 23 Oktober 2008 deskripsi program pangan dunia tentang krisis pangan global menimbulkan momok bencana alam yang melanda masyarakat yang tidak tahu apa-apa yang tidak berdaya menghadapi kehancuran besar-besaran. Dengan milyaran orang yang berisiko kelaparan, krisis pangan saat itu tentu sangat besar dan merusak. Dekade kebijakan pertanian miring, perdagangan tidak adil, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan telah

1 McMichael, Philip.2012. The Land Grab and Corporate Food Regime Restructuring. The Joernal of Peasant studies, 39 : 3-4 London :Rountledgedari: http://www.researchgate.net/publication/

233430765_The_Land_Grab_and_Corporate_Food_Regime_Restructuring di akses 14 april 2018

(9)

menyebabkan sistem pangan dunia berubah menjadi siklus boom and bust yang cepat berubah dan melebarkan sayap.2

Kesenjangan antara kemakmuran dan kemiskinan. Meskipun kelaparan datang dalam gelombang, tidak semua orang akan "tenggelam" dalam kelaparan.

Kenyataannya, krisis pangan berulang di dunia membuat segelintir investor dan perusahaan Multinasional sangat kaya bahkan ketika mereka menghancurkan orang miskin dan menempatkan sisa planet ini resiko lingkungan dan ekonomi yang parah. Bukan hanya Negara Miskin seperti Haiti, tetapi juga Negara-negara kaya sumber daya seperti Brasil dan bahkan Negara-negara industri di Eropa dan Amerika Serikat mencerminkan fakta bahwa orang-orang bukan hanya lapar mereka melawan sistem pangan global yang berbahaya dan tidak adil3

Dua krisis global yang terjadi dalam kurun waktu kurang dan dua tahun (yaitu krisis financial 2008 dan krisis pangan 2007-2008) telah berhasil menemukan penemuan jalan baru bagi neoliberalisine. Yaitu investasi yang di anggap lebih aman dan memberi garansi keuntungan jangka panjang dan konsisten berbentuk system 'Outsourcing' dalam produksi pangan.4

Di masa krisis global 2008 banyak perusahaan di pasar derivative mengalihkan investasi ke sektor pangan. Mereka berlomba dalam pemburuan lahan subur untuk pembangunan Food estate laporan dari GRAIN menyebutkan

2 Eric Holt Gimenez. 2008"Kfisis Pangan Dunia : apa yang ada di belakangnya dan apa yang bisa kita lakukan" dari :https://Awww.worldhunger.org/world-food-crisis/ di akses 19april2018

3 Ibid. Eric Holt Gimenez

4 Andre Barahamin 22 Februari 2016 "Perang tanah wajah baru neoliberalisme di sector pangan dan energy" dari :https://indoprogress.com/2016/02/perang-tanah-wajah-baru-neoliberalisme-di-sektor- pangan-dan-energi/ di akses 19 april 2018

(10)

sepanjang 2008 tercatat 21 negara kaya melakukan investasi Food estate yang terpusat di Negara-negara berkembang di region Asia- Afrika5

Di Indonesia pemerintah mempunyai strategi yang berbeda jika Amerika, China dan Inggris mempunyai strategi untuk mencari tanah-tanah di Asia dan Afrika untuk di jadikan cadangan pangan mereka, Indonesia justru menerapkan pertanian skala luas yang kita kenal dengan Food estate yaitu Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). MIFEE adalah sebuah mega proyek lebih dari sejuta hektar di rencanakan menjadi perkebunan atau lahan pertanian bersifat industri, yang di usung pada era kepemimpinan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2008 yang bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional6

Pemerintah Indonesia sangat gencar mengundang Investor datang, termasuk ke sektor pertanian dan pangan, alasan pemerintah tentulah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional food estate di masukan sebagai strategi menjamin pasokan stok pangan nasional7

Penulis melihat perusahaan yang paling berpengaruh dalam pengembangan MIFEE adalah PT. MEDCO ENERGY . PT. Medco energy merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang eksploitasi dan pengeboran minyak dan gas pertama di Indonesia. Medco semakin memperluas kegiatan hulu minyak dan gas, Perusahaan dengan mengakui sisi 100 persen saham milik perusahaan minyak dan gas

5 Bina Desa. "food estate:pembangunan pertanian salah arah" 5 Maret 2014 dari:

http:^inadesa.org/food-estate^embangiman-pertanian-yang-salah-arah/ di akses 20 april 2018

6 Arnold Belau "MIfee dan ancaman eksistensial masyarakat papua" 18 juni 2016dari : www.

suarapapua.com/2016/06118/mifee-dan-ancaman-eksistensial-masyarakat-papua/amp/ di akses 22 april 2018

7 Bina desa "Food estate pembangunan pertanian yang salah arah" 5 maret 2014 dari : http:binadesa.org/food-estate-pembangunan-pertanian-yang-salah-arah/ di akses 01 Mei 2018

(11)

Australia yang telah beroperasi di Amerika Serikat, Timur tengah dan Asia tenggara.8

Arifin Panigoro , seorang konglomerat dan mantan CEO Medco Group , memimpikan untuk 'Ratakan Indonesia' dari Merauke, sebuah kabupaten Provinsi Papua yang memiliki perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea. Mengadopsi pandangan Neoliberal secara eksplisit buku Thomas Friendman, Hot, Flat and Crowded, Panigoro menulis " Wilayah seluas 11 juta hektar di Papua Selatan meliputi kabupaten Merauke, Asmat, Mappi, Boven Digoel, hampir tidak pernah tersentuh oleh pertanian, dan ini mengingatkan penulis petani kecil 'Sawah' hari ini.

Jumlah total sawah di Indonesia saat ini adalah 12 Juta hektar. Jika lahan kosong di Merauke di sentuh oleh tangan produktif, ketahanan pangan kita akan semakin kuat. Apalagi produk pertanian itu bisa di olah menjadi energy terbarukan (Biofuel) untuk kebutuhan domestik, singkatnya saya dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pemikiran Thomas L. Friedman tentang dunia kontemporer yang panas, datar dan penuh sesak dan desakannya pada revolusi hijau di semua bagian".9

Sebagai pelopor MIFEE, Medco telah berkembang dari sebuah Perusahaan minyak dan gas bumi menjadi perusahaan yang memproduksi hutan hasil industri dan pangan ,selain pengolahan kayu yang telah di bangun, Medco juga merencanakan perkebunan tebu, dan padi. Medco Energy membawahi beberapa

8TryningRahayuSetya W.2018.y Medco Energy Internasional"dari :https://m. merdeka. com/

medco- energi-internasional/profil/ di akses 03 Mei 2018

9Takeshi Ito, NoerFauziRachman and Laksmi A. Savitri. 6-8 april 2011 "Naturalizing Land Dispossession a Policy Discourse Analysis of the Merauke Integrated Food and Energy Estate dari :http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi= 10.1.1.461.2115&rep-1 &type=pdf di akses 03 Mei 2018

(12)

anak perusahaan seperti PT. Selaras Inti Semesta, PT. Medco Papua Alam Lestari, PT. Medco Papua Industri Lestari, PT. Kasuari' Komoditas, PT. Energy Mitra Merauke, PT. Tebu Wahana Kreasi, PT. Papua Daya Bioenergy.10

Selain PT. Medco Energy ada 35 Perusahaan yang ikut melakukan investasi di Merauke yaitu Rajawali Group, Korindo Group, Daewoo International Corporation, dan Agro Mandiri Semesta Plantations. Lima perusahaan ini perkebunannya sudah beroperasi11

Ada tiga aktor yang berperan di balik kehadiran proyek MIFEE, yang pertama adalah Investor yang berusaha membujuk masyarakat pemilik lahan dan pemerintah, kedua adalah pemerintah, pemerintah dan perusahaan (investor) adalah kawan. baik yang saling mendukung yang mempersiapkan peraturan-peraturan yang mendukung dan membuka peluang untuk investor bersangkutan untuk menanamkan investasinya, dan ketiga adalah oknum-oknum masyarakat tertentu, oknum masyarakat ini menjadi kaki tangan perusahaan dan pemerintah untuk di peralat agar mewakili masyarakat pemilik lahan untuk melepaskan tanah

mereka12.

PT. Medco adalah perusahaan yang menguasai lahan paling luas yaitu mencapai 301.600 ha melalui anak perusahaan PT. Selaras Inti Semesta (SIS) untuk membangun hutan Industri (HTI) , melalui anak perusahaan PT Medco Papua

10Tim Penulis.2011. Medco Studyng Crop Spesies In Merauke.dari :http://repository.unej.ac.id.

istream/handle/123456789/78216/Mohammad0/o20Habib%20Nasruoh%20-%20120910101064_.

pjjf? sequence-l di akses 09 Mei 2018

11 lAwasmifee "Profil Perusahaan" dari : https;//awasmifee.potager.org/?page_id=:134&lang==id di akses 11 Mei 2018

12 Jubi/Abubakar 4 Juli 2012 "inilah aktor yang bermain di balik MIFEE" dari : http://tabloidjubi.com/ arch/2012/07/04/inilah-aktor-yang-bermain-dibaHk-mifee/ di akses 11 Mei 2018

(13)

Industri Lestari sebesar 2.800 ha untuk memproduksi kayu serpih dan bubur kertas atau pulp, dan anak perusahaan PT. Medco Papua Alam Lestari seluas 74.219 ha13

Aktivitas Medco di Merauke terbagi menjadi 3 kelompok besar yaitu produk kayu, tebu untuk Bioetanoi dan promosi MIFEE untuk jenis-jenis tanaman lain. Medco telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia-Mitsubishi Corporation dari Jepang membeli 39,4 persen saham Encore Energy Pte Ltd, sebuah Holdingcompany yang terdaftar di Singapura yang mengendalikan 50,7 persen dari

Medco Energy International.Tbk , kedua perusahaan juga menandatangani sebuah perjanjian aliansi strategis di mana kedua perusahaan sepakat untuk bekerja sama untuk meningkatkan pangsa mereka di sektor-sektor bisnis tertentu , termasuk Bioetanoi14.Bioetanoi adalah bahan bakar utama yang digunakan sebagai pengganti bensin untuk kendaraan, khususnya di Negara-negara maju. Bahan bakar bioetanol terutama di hasilkan oleh proses fermentasi gula/ tebu15

B. Batasan Masalah

Adapun batasan masalah pada proposal penelitian ini ketika Merauke Integrated Rice Estate (MIRE) ke Merauke Integrated Food and Estate (MIFEE) pada tahun 2008 ke 2012.

C. Rumusan Masalah

1. Dampak Pelaksanaan Program Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) Oieh PT. Medco Energy di Merauke?

13 R YandoZakariaEmilianus Ola Kleden, YL. Franky "MIFEE: Tak terjangkau angari Malind 2011 hal 11 dari :http://www.forestpeoples.org/sites/Q)p/files/publication/2011/06/mifee-buku-

low-res-pdf di akses 08 Mei 2018

14Awasmifee. "Medco Energy" dari : https://awasmifee.potager.org/?page_id=:139&lang-id di akses 08 Mei 2018

15RetnoWuJandari "BioetanoJ pengganti bensin"22 agustus 2037 dari https;// www. cozer.id/

jelajah/799/apa-itu-bioetano-mengapa-disebut-pengganti-bensin-yang- ramah- lingkungan- di akses 08 Mei 2018

(14)

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

1. Tujuan penelitian Untuk mengetahui peran Multinational corporation (MNC) yang berperan dalam MIFEE yaitu PT. Medco Energy.

2. Melihat apa saja dampak dari program, MIFEE di Merauke

3. Kegunaan penelitian adalah untuk memberikan sumbangan informasi dan pengetahuan bagi kalangan akademisi, khususnya mahasiswa yang tertarik ingin mengkaji atau sekedar ingin mempelajari tentang Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE).

E. Kerangka Konseptual

MIFEE adalah Program ketahanan pangan yang direncanakan pemerintah untuk kebutuhan pangan nasional dan Internasional, tentu membutuhkan Konsep kedua yaitu Keamanan Pangan (Food Security)

Dalam Kajian Hubungan Internasional Food Security merupakan salah satu cakupan atau Isu yang dibahas dalam konsep keamanan manusia (Human security).

Konsep Food Security mulai mengalami perkembangan karena adanya agenda pembangunan internasional pada tahun 1960an dan 1970an, kepentingan umum dalam hal Food Security global dan Doniestik tumbuh pesat setelah krisis minyak dunia yang juga terkait krisis pangan pada tahun 1972-1974, dan kemudian pada tahun 1974 Roma diadakan konferensi pangan dunia (World Food Conference) untuk membahas isu keamanan pangan16. Menurut Maxwell and Freakenberger (1992) Definisi Food Security sebagai terjaminnya akses setiap saat untuk pangan

16 Http:www.toranto.ca./heath/children/df/fsbp_ch-1.pdf hal 1 akses pada 15 November 2018

(15)

yang cukup. menjamin akses, waktu dan cukup secara khusus yaitu cukup untuk bertahan hidup17

Konflik, menurut Webster konflik adalah sebuah persepsi mengenai perbedaan kepentingan (Perceived divergence of Interest) atau suatu kepercayaan bahwa aspirasi pihak-pihak yang berkonflik tidak dapat dicapai secara simultan18. Menurut Watkins, konflik terjadi bila terdapat dua hal, yaitu terdapat dua pihak yang secara potensial dan praktis/operasional saling menghambat .Secara potensial, artinya mereka memiliki kemampuan tadi bisa di wujudkan dan ada di dalam keadaan yang memungkinkan perwujudan secara mudah.19

Menurut Johan Galtung ada beberapa cara resolusi konflik yang digunakan dalam proses penyesuaian konflik. Konflik dapat dicegah atau di atur jika pihak pihak yang berkonflik dapat menemukan cara atau metode menegosiasikan perbedaan kepentingan dan menyepakati aturan main untuk mengatur konflik, Kemudian Johan Galtungmenarkan beberapa model yang dapat dipakai sebagai resolusi konflik

1. Peace Keeping atau operasi keamanan yang melibatkan aparat keamanan dan militer, Hal ini perlu diterapkan guna meredam konflik dan menghindarkan penularan konflik terhadap kelompok lain

2. Peace Making, yaitu negosiasi antara kelompok-kelompok yang berkepentingan

17 17Harvey D (2005) a Brief History of Neoliberalism. New York : Oxford University Press Hal 79-79 dari : http://repsitorv.ipb.ac.id/jspui/bistream/l23456789/65283/5/BAB%20Pustaka.pdf di akses 21 November 2018 4

18 Dean G Pruitt, Teori Konflik Sosial, (Yogyakarta. Pusaka Pelajar,2004) 9 dari http://digilib.uinsby.ac.id/10595/3/BAB%202.pdf di akses 16 November 2018

19 Robby. I. Chandra, Konflik dalal kehidupan sehari-hari (Yogyakarta:Kanisius. 1992) 20 dari http://digilib.uinsby.ac.id/10595/3/BAB%202.pdf di akses 16 November 2018 2

(16)

3. Peace, Building , yaitu strategi atau upaya yang mencoba mengembalikan keadaan destruktif akibat kekerasan yang terjadi dalam konflik dengan cara membangun jembatan komunikasi antar pihak yang terlibat konflik, Peace Building lebih menekankan pada kualitas interaksi daripada kuantitas20

Menurut Galtung konflik biasanya dilihat dari permukaan saja, seperti korban yang di timbulkan atau cara kedua belah pihak berkonfrontasi secara langsung. untuk itu dibutuhkan pemetaan untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat konflik. Dalam konflik teori bawang merah berupaya untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di permukaan, dan selanjutnya terus dikupas untuk mengetahui akar permasalahan sesungguhnya. Apakah sebenarnya tujuan konflik itu dari ekonomi ataukah kepentingan lain yang lebih besar.

Hal ini diraba dengan melakukan wawancara dan sumber data Segitiga konflik berfungsi untuk mengetahui gejolak konflik yang terlihat dan tidak terlihat.

Konflik yang terlihat adalah proses terjadinya kekerasan itu sendiri serta dampak yang ditimbulkan .gejolak konflik yang tidak bisa terlihat antara lain disebabkan oleh kekerasan budaya bisa berupa hukum adat, mitos, anarki, suku, serta kebencian kuno, sedangkan kekerasan structural bisa berapa kemiskinan dan kebudayaan21.

Menurut Wirawan konflik adalah proses pertentangan yang di ekspresikan di antara dua pihak atau lebih yang saling bertentangan mengenai objek konflik, menggunakan pola perilaku dan interaksi konflik, penyebab konflik salah satunya dikarenakan adanya perbedaan atau ketidaksamaan persepsi, pandangan

20 http:digilib.unila.ac.id/2253/16/BAB%202.pdfdi akses 16 November 2018

21 "Pemikiran Galtung" dari: http://pemikiran galtung.blogspot.com/p/teori-galtung.html?nv=l di akses 20 November 2018

(17)

kepentingan, pengertian atau pemahaman terhadap suatu masalah atau hal tertentu oleh stakeholder, masyarakat local, dan swasta22

F. Metode Penelitian 1. Tipe penelitian

Berdasarkan pertanyaan yang penulis rumuskan pada bagian rumusan masalah, maka penulisan dalam penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif Metode deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran dan upaya PT. Medco Energy dalam program MIFEE 2. Jenis dan sumber data

Jenis penelitian ini penulis akan digunakan sumber data tertulis sebagai sumber sekunder dan primer, data sekunder adalah data hasil olahan yang di hasilkan oleh peneliti sebelumnya atau yang di siapkan oleh lembaga-lembaga atau badan pemerintahan maupun swasta. Data sekunder adalah data ini berbentuk seperti buku-buku, artikel, jurnal skripsi, hasil penelitian, surat-surat kabar yang berkaitan dengan peran PT. Medco Energy pada program MIFEE.

3. Teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Telaah pustaka (libraryresearcti). Library research dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari literature yang berhubungan dengan objek penelitian dan kemudian menganalisanya, sumber literature utamanya berasal dari buku , arsip, serta dokumen-dokumen, artikel, jurnal, makalah,

22 http://etheses.uin-malane.ac.id/758/6/10410110%20Bab%202.pdf di akses 20 November 2018

(18)

majalah surat kabar, situs-situs internet ataupun laporan-laporan yang berkaitan langsung dengan objek penelitian.

4. Teknik analisis data

Teknik analisis data yang akan penulis gunakan dalam penulisan ini adalah teknik analisis data kualitatif , dimana permasalahan di gambarkan berdasarkan fakta-fakta yang ada kemudian akan di hubungkan antara fakta yang satu dengan yang lainnya, untuk kemudian di tarik sebuah kesimpulan.

G. Rancangan Sistematika Pembahasan

Hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan akan disusun kedalam karya ilmiah (skripsi) dengan rancangan sistematika sebagai berikut:

- Bab Pertama, yaitu pendahuluan yang berisi latar belakang masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, kerangka konseptual, metode penelitian, dan sistematika pembahasan.

- Bab Kedua, yaitu tinjauan pustaka yang berisi mengenai penelusuran kepustakaan dan literature mengenai konsep ekonomi Politik.

- Bab Ketiga , yaitu gambaran umum mengenai objek penelitian, yakni pembahasan tentang Peran PT. Medco Energy dalam Program MIFEE

- Bab Keempat, yaitu analisis pembahasan hasil mengenai Peran PT. Medco di Merauke (MIFEE)

- Bab Kelima, yaitu penutup yang berisi kesimpulan dan saran mengenai objek penelitian.

(19)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Food Security ( Ketahanan Pangan )

Ketahanan Pangan sebagai konsep berasal hanya pada pertengahan tahun 1970-an, dalam diskusi masalah pangan Internasional pada saat krisis pangan global. Fokus perhatian awal terutama pada masalah pasokan pangan , menjamin ketersediaan dan pada tingkat tertentu stabilitas harga bahan makanan pokok di tingkat Internasional dan nasional. Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau di hantui ancaman kelaparan23

Sejak tahun 1950-an di bawah rezim presiden Soekarno diberl^kukan program swasembada beras Kasimo melalui yayasan Bama (Bahan Makanan) dan YUBM (Yayasan Urusan Bahan Makanan). Kebijakan ini lebih mengarah pada pemenuhan kebutuhan beras secara besar-besaran di desa-desa di pulau Jawa.

Pemerintah orde lama juga memberlakukan kebijakan swasembada melalui Sentra padi yang artinya mulai menegaskan beras sebagai makanan pokok nasional utama yang harus dicukupi oleh negara dalam jangka waktu panjang. Kebijakan tersebut akhirnya termanifestasi melalui PP No.3 - Food Material Board tahun 196424

23 Keamanan pangan : konsep dan pengukuran dari ;

http://fao.org/docrep/005/y4671 e/v4671 e06.htm di akses 05 Desember 2018

24dari:http://etd.repsitory.ugm.ac.id/index.php?mod=download&sub=DownloadFiles&act.view&t vp=html&id+l 16954&ftyp=-odf di akses 05 desember 2018

(20)

Pada Masa Orde baru, diberlakukan program Repelita 1 dan 2 tahun 1969 - 1979 yang melahirkan kebijakan swasembada beras. Di awal kebijakan inilah muncul badan urusan logistic ( BULOG) sebagai program andalan dalam pengetasan kebutuhan pangan rakyat. Menuju tahun 1990-an kebijakan pangan pemerintah masih mengarah kepada swasembada beras melalui BULOG. BULOG telah mengatur semua regulasi pangan dari produksi pasar, harga,kebutuhan bibit dan pupuk, irigasi, olahan pangan harga pangan hingga nutrisi pangan untuk di konsumsi. Masa ini adalah masa dimana tangan pemerintah telah mencampuri urusan meja makan keluarga dan mengatur isi perut rakyat Indonesia25

Di masa Presiden Habibie, mulai di datangkan beras dan pangan impor lainnya dari Thailand sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan pasca krisis ekonomi. Pada masa Presiden Gus Dur swasembada beras masih diberlakukan melalui BULOG sebagai manajemen logistic pangan rakyat. Kebijakan ini masih mewarisi tradisi rezim orde baru dalam mengelolah pangan.

Di masa Presiden Megawati terjadi privatisasi BULOG, yang berarti tidak lagi ada pilihan dan menentukan kebijakan pangan bagi siapapun. Kebijakan pangan saat ini menimbulkan banyak masalah seperti munculnya banyak Impor pangan dari luar, Kecarutmaturan politik pangan nasional, dan munculnya asosiasi-asosiasi pangan local yang membuat Food Miles dan Market distribution yang berantai-rantai.

Pada masa Presiden SusiloBambangyudhoyono, diberlakukan program revitalisasi pertanian untuk peningkatan agribisnis dan pembangunan

25 Ibid

(21)

pertanian-pertanian $mg baru seperti Jagung, dan Palawija di daerah persawahan.

Program pemerintah SusiloBambangYudhoyono inilah sebenarnya yang menjadi langkah awal menuju kedaulatan pangan petani. Akan tetapi masih banyak kendala yang di dapatkan oleh petani untuk menuju Agradaya26. Pada tanggal 11 Agustus menteri pertanian RI meluncurkan proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). MIFEE adalah proyek nasional untuk pengembangan pangan dan energy skala luas yang diberlakukan secara terpadu. MIFEE merupakan program ekonomi pemerintah SusiloBambangYudhoyono yang sebelumnya bernama Merauke Integrated Rice And Estate (MIRE)27

Kebijakan pangan oleh pemerintah Indonesia dari masa ke masa ini menunjukan bahwa ada Poin penting yang selalu ingin dituju pemeriatah, yakni svvaseinbada pangan. Akan tetapi karena kebijakan tersebut bersifat politis dan kurang mempertimbangkan nilai-nilai cultural, maka lebih condong pada upaya Padinasi (Jawa) dan Sentralisasi pangan (Kekuasaan pemerintah) "Swasembada pangan" dimaknai oleh pemerintah sebagai upaya kemandirian yang bersifat produktif . Didalam kemandirian pangan ditekankan adanya jaminan baik berupa mutu , harga dan kualitas hasil produksi oleh petani secara mandiri. Kemandirian pangan lebih tepatnya digunakan kebijakan kedaulatan pangan. Kebijakan kedaulatan pangan mempunyai arti pemberian hak dari negara kepada petani untuk mengolah semua hasil tadi dari hulu ke hilir guna mencapai sebuah kualitas, pasar yang adil. Dari perjalanan sejarah kebijakan pangan di Indonesia makna

26 Ibid

27 Y.L Franky "MIFEE Perampasan Tanah luas dan menggusur hak orang Papua dari

;https://pusaka.or.id/assets/2015/04/Paper-MIFEE-untuk-Konferensi-KAA-April-2015.pdfdiakses 05d=Desember2018

(22)

swasembada lebih condong pada makna ketahanan, sehingga peristiwa adanya petani dan konsumen yang berdaulat atas pangannya adalah hal yang jarang ditemukan.28

Munculnya berbagai kebijakan swasembada pangan di Indonesia erat kaitannya dengan mitos kelaparan dan kemiskinan. Dari berbagai hasil riset implementatif yang menjadi hasil rujukan diberlakukan politik pangan pemerintah sering ditekankan adanya keparan, Kurangnya kebutuhan pangan, dan kemiskinan suatu masyarakat. Peristiwa tersebut memang benar adanya,akan tetapi semua terjadi bukan sebagai akibat dari ketidak tahanan pangan. Bentang lahan dan potensi sumber daya alam masyarakat jika dikelola melalui kearifan local maka akan menghasilkan sumber daya pangan yang mampu untuk mencukupi kebutuhan masyarakat disekitamya (subsistensi) . Akan tetapi karena telah terjadi perubahan kultur dan lanskap pertanian serta panga pada masyarakat, maka kebutuhan pangan menjadi seragam.29

Secara Global, Hampir SOOjuta orang kelaparan dan kekurangan gizi menyebabkan hampir separuh dari semua kematian anak dibawah 5 (3,ljuta anak) setiap tahun kedepan. Amerika Serika mengeluarkan kebijakan Food Security, Undang-undang ketahanan pangan akan membantu jutaan orang dinegara berkembang untuk hidup sehat dan produktif. AS mengeiuarkan UU sebagai berikut:

28 dari:http://etd.repsitorv.ugm.ac.id/index.php?mod=download&sub-DownloadFiles&act=view&t vp=*html&id+l 16954&ftvp=-pdf di akses 05 desember 2018

29 Ibid

(23)

 Membutuhkan strategi keamanan pangan global yang komperehensif untuk

mempromosikan keamanan pangan dan gizi global (Kongres 01 Oktober2016)

 Mempertahankan seluruh pendekatan pemerintah yang berfokus pada

koordinasi upaya dari 11 departemen dan lembaga untuk menggabungkan pembangunan pertanian, meningkatkan gizi ibu dan anak , membangun ketahanan masyarakat , dan terlibat dalam kemitraan dengan masyarakat sipil30

Berdasarkan Universal Declaration of Human Right (1948) dan The International Convenant on Economic, Social and Culture Right (1966) Pangan di anggap sebagai hak Asasi Manusia. Kebutuhan akan pangan merupakan kebutuhan primer manusia yang tidak bisa tergantikan, hal ini menyebabkan pangan mempengaruhi kehidupan manusia dari berbagai sector baik itu sector ekonomi, sosial, politik ataupun budaya31

FAO (Food and agricultural organization) sebagai badan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang mengurusi masalah pangan, mengadakan World Summit pada tahun 1966 di Roma (Italia) dihadiri oleh 186 negara peserta termasuk (European community). Pertemuan ini menghasilkan Rome DeclaratioanWolrd Food Security and World Food Summit 1996.

30Inter Action "Undang-undang keamanan pangan global" dari;

https://www.interaction.org/proje^t/uS"global-food-security-policy/global-food-security .actdi akses 06 Desember 2018

31Ardila Putri. 2013 " Sekuritisasi isu pangan di Indonesia studi pada kebijakan Food Estet pemerintah Republik Indonesia" dari

http://repository.unand.ac.id/19833/l/SKRIPSI%Ardila%20putri.pdf di akses 06 Desember 20]8

(24)

Sebanyak 112 Kepala negara dan pemerintah serta 70 pejabat tinggi menandatangani deklarasi ini. Koiisekuensi yang ditimbulkan saat deklarasi ini di tanda tangani yaitu setiap negara penandatanganan harus menindaklanjuti hasil deklarasi di negara masing-masing32

Indonesia adalah salah satu negara penandatangan menindaklanjuti World Food Summit di kawasan domestic negaranya, pemerintah Indonesia mengeluarkan berbagai peraturan pemerintah, yang membentuk dewan ketahanan pangan nasional untuk mencapai target sasaran "Indonesia tahan pangan dan gizi 2015"

kebijakan dan kontinuitas antar depertemen untuk melaksanakannya.33 B. Tujuan, Pengaruh, dan Manfaat Food Security

Kajian permasalahan Food Security

1. Kajian secara global khususnya di Asia ( Asia tenggara, & Asia Selatan) sebagai negara yang berpotensi besar sebagai pemasok ketersediaan pangan 2. Namun pada tahun 1960 - awal 1970 kawasan Asia Tenggara dari Selatan mengalami kondisi sebaliknya yaitu Kekurangan pangan akibat Green Revolution nyatanya berhasil

3. Timbul Masalah baru yaitu perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat ketersediaan pangan menurun

4. Disisi lain terdapat masyarakat yang meningkat pendapatannya karena kebutuhan makin meningkat

5. Kebijakan pemerintah adalah mengutamakan impor bahan makanan dibandingkan' meningkatkan produksi pangan domestic berimbas

32 Ibid

33 Ibid

(25)

peningkatan harga pangan secara drastis namun tidak disertai peningkatan kemampuan daya beli masyarakat menurunkan Food security

6. Muncul pula permasalahan global Food Security terkait dengan fenomena perubahan iklim (kekeringan, cuaca ekstrim) mempengaruhi tingkat produksi pangan global, meningkatkan kekurangan gizi

7. FAO mengestimasikan bahwa 62% dan 925juta penderita kekurangan gizi berasal dari Asia dan Pasifik dimana sekitar 578juta orang menderita kelaparan di Asia (FAO/WFP,2011)34

C. Isu Food Security

 Dampak perdagangan bebas mempertimbangkan perbedaan situasi

ekonomi, sosial dan politik pada negara-negara berkembang terhadap Food Security

 Bagaimana produksi makanan dan pertanian serta perdagangannya dapat

dikendalikan dari eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam yang dapat membahayakan ketahanan pangan domestik dalam jangka panjang

 bagaimana untuk memastikan bahwa produk pengembangan makanan

secara kualitas dapat diterima dan aman untuk di konsumsi

 Ketersediaan lahan pertanian yang semakin berkurang35

D. Program Food Security

Program ketahan pangan begitu di tingkatkan pengembangannya untuk mencapai target ketahanan pangan negara tersebut di Indonesia ada 2 contoh

34Ichwanhadi.2018 "Food Security" dari: https://www.slideshare.net/ mobile/ichwanhadi/food- securitv-38299527 di akses 05 Desember 2018

35 Ibid

(26)

Program ketahanan pangan yang coba di capai pemerintah:

a. Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE)

MIFEE adalah program pemerintah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan Nasional yang dikembangkan sejak era presiden SusiloBambangYudhoyono di tahun 2008 lalu dan diresmikan pada tahun 2010 silam. MIFEE adalah program Food Estate pada awalnya mengalokasikan lahan seluas l,2juta hektar untuk dikembangkan hingga tahun 2030. Dan Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Merauke menyebut dari luasan tersebut dalam 3 tahun kedepan akan mencapai seluas 4,6juta hektar. Ini artinya pemerintah begitu serius mengolah Food Estate di kawasan Merauke Papua ini36

Ditengah keseriusan pemerintah daerah dan pusat dalam mengolah dan mengundang Investor local maupun Internasionai untuk beriomba-lomba berinvestasi di MIFEE, sejumlah komponen masyarakat sipil, baik di Merauke, Jayapura, Maupun Jakarta dan sekitarnya, tengah menimbang-nimbang baik buruknya proyek MIFEE. Bahkan ada di antaranya yang sampai pada kesimpulan akhir dan menyatakan penolakannya, Mungkin ini adalah tanda ketidakmatangan rencana penyelenggaraan protyek MIFEE.37

MIFEE pada dasamya adalah hasil pertemuan dua arus kepentingan , di satu sisi MIFEE adalah upaya pemerintah daerah untuk mempercepat upaya-upaya peningkatan kesejahteraan warga, di sisi lain MIFEE merupakan satu muara

36 37 Kedaulatan Pangan. 28 Juli 2015 dari :http://kedaulatanpangan. net/ 2015/ 07/

mifee-dan-mimpi-swasembada-pangan/ di akses 15 desember 2018

37 R YandoZakaria, Emilianus Ola Kleden, Y.L. Franky "MIFEE TAK TERJANGKAU ANGAN MALIND halaman 9 - 12 di akses 15 desember 2018

(27)

upaya pemerintah pusat dalam mengatasi krisis pangan dan energy, sekaligus sebagai upaya penghematan dan penghasilan devisa, namun tanpa di sadari dari kepentingan pemerintah dan upaya pemerintah menyejahterakan masyarakat akan lahir masalah serius ditengah masyarakat terutama di Merauke, karena Papua dan Merauke tempat dikembangkannya MIFEE adalah kawasan rawan konflik.38

Menurut Savitri (2010) dengan target perluasan lahan pertanian dan volume panen yang ditetapkan oleh pemerintah bahwa pengusahaan pertanian skala luas dan mekanisasi pertanian sepertinya menjadi pilihan yang rasional.

Proyeksi hasil produksi MIFEE mencerminkan rasionalisasi tersebut Apabila berjalan sesuai desain, maka pada tahun 2030 MIFEE akan berkontribusi pada penyediaan stok pangan pertahun, sebagai berikut padi l,95juta ton, jagung 2,02 juta ton, kedelai 167ribu ton, ternak 64ribu ton , gula 2,5juta ton, dan crude palm oil (CPO) 937ribu ton . PDRB

Merauke diramalkan akan mencapai Rp 124,2juta perkapita/tahun di tahun 2030. Impor akan dikurangi sampai Rp 4,7 Trilyun39

Menurut Takeshi Ito , NoerFauziRachman dan Laksmi A Savitri MIFEE adalah mega proyek yang dipimpin negara untuk mengubah pertanian local melalui investasi perusahaan berskala besar dalam tanaman pangan dan Biofuel untuk pasar luar negri. Proyek MIFEE telah menyebabkari perampasan tanah yang luas, disertai dengan dampak sosial dan ekologi yang menghancurkan. Dengan kepentingan koalisis, negara dan elit local mengubah pertanian local melalui investasi

38 Ibid

39 Ibid

(28)

perusahaan berskala besar dalam tanaman pangan dan biofuel atas nama ketahanan pangannasional.40

Menurut Longgena Ginting, dan Oliver Pye berpendapat bahwa ada tiga narasi oposisi yang berbeda tetapi terhubung di sekitar wacana-wacana hak-hak hutan adat, penindasan "imperialis" Indonesia atas Papua dan reformasi tanah dan kedaulatan pangan. Pada saat yang sama, ada juga pembagian antara penduduk asli Papua menolak proyek dan migran petani kecil yang tinggal di Merauke yang cenderung menyambut proyek tersebut. Ini menciptakan dilema kunci bagi perlawanan. Meskipun alternatif seperti hak adat adat atas tanah dan hutan, land reformdan "kedaulatan pangan"semuanya"relevan dan berguna kami berpendapat bahwa hubungannya dengan satu samalain perlu dipikirkan kembali untuk mengatasi divisi-divisi ini dan untuk memperluas dan memperdalam resistensi.41 b. Gambut Sejuta hektar (Kalimantan Tengan)

Ketika era orde baru berkuasa, Kalimantan Tengah hendak dijadikan lumbung pangan nasional lewat proyek Gambut sejuta hektar , melalui keputusan presiden Soeharto pada tanggal 26 Desember 1995, lahan gambut bakal ditanami padi demi cita-cita meraih kembali predikat swasembada beras.42 Namun Proyek tersebut gagal, dan dihentikan pada tahun 1999, penyebabnya kurangnya pemahanan pemerintah saat itu akan sosial dan budaya masyarakat

40Takeshl Ito, NoerFauziRachman, Laksmi A Savitri " Power to make land dispossession acceptable : a policy discourse analysis of the Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) Joernal Of Peasant Studies 41 (1) 29 -50-2014 di akses 17 desember 2018

41LonggenaGinting, Oliver Pye.,f Resisting Agribusiness development: The Merauke Integrated Food and Energy Estate in West papua. Austrian Jurnal Of South-East Asian Studies 6(1), 160 182, 2013 di akses 17 desember 2018

42 ChristopelPaino. 25 July 2018 "Hutan sebagai sumber ketahanan pangan, bisa terwujud? dari : http:www.mongabay.co.id/2018/07/25/hutan-sebagai-sumber-ketahanan-pangan-bisa-diwujudkan/

di akses 05 desember 2018

(29)

Kalimantan tengah serta minimnya pengetahuan akan pengelolaan lahan gambut yang bijak. Pulau Kalimantan yang merupakan pulau terbesar ketiga di dunia dan melintasi tiga negara ini, memiliki sumber kekayaan pangan local.

Tak terkecuali, Kalimantan tengah, banyak sekali makanan eksotik , bergizi tinggi dan sehat. Tapi saat ini terancam tidak ada lagi ketika ekosistem hutannya terganggu 43

c. Luas Tambah Tanam dan Serap Gabah Petani (Jawa Barat)

DeddyMizwar wakil gubernur Jawa barat, saat ini telah berupaya meningkatkan ketahanan pangan yang berfokus pada peningkatan produktivitas padi, program ini di harapkan dapat mendorong peningkatan produksi padi terutama di Jawa barat yang di targetkan sebesar 12.068.727 ton gabah kering giling serta dengan area tanam seluas 2.047.220 hektar44. Di Jawa barat luas penen komoditas padi turun hingga 6,17% dari 1,979.799 hektar pada tahun 2014 menjadi 1.857.626 hektar pada 2015. Namun produktivitas padi meningkat 4,08 % atau 61,22 kuintal pertahun, sedangkam tahun sebelumnya produktivitas padi hanya sebesar 58,82 kuintalperhekatar. Program LIT ini melibatkan tcntara nasioanak (TNI) guna mempercepat dan meningkatkan produktivitas pangan nasional.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menilai keterlibatan TNI dalam program ini dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi kinerja petani45

43 ibid

44 Tempo.CO. 21 July 2016 dari: https://nasional. tempo.co/read/789497/ ketahanan- pangan- produktivitas-Dadi-harus-ditingkatkan.full?view-ok di akses 05 Desember 2018

45 Ibid

(30)

d. Zero Hunger (nol kelaparan) Brazil

Pada tahun 2002 Brazil mengalami krisis kelaparan kronis yang terjadi pada Sejuta rakyatnya, Kini Brazil berhasil menjadi negara eksportir utama pangan keseluruh dunia. Salah satu kesuksesan Brazil dalam ketahanan pangan adalah dengan program Zero Hunger yang berfokus pada peningkatan akses pangan dan gizi , komoditi utamanya berupa gula dan bioethanol.46

Dalam kurun waktu sepuluh tahun program Zero hunger ternyata cukup berhasil, Zero Hunger tidak hanya berhasil mengetaskan rawan pangan namun juga mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Dalam program Zero hunger pemerintah Brazil focus pada peningkatan pertanian skala kecil, penyaluran kredit petani, penyuluhan, serta pembangunan irigasi di pedesaan.

Pemerintah pun terlibat dalam mencari solusi penyebab structural dan kerawanan pangan, reformasi agrarian , dan upah minimum.

Dalam Zero Hunger ada program pembagian kartu pangan bagi keluafga miskin disertai pemberian bantuan uang tunai lewat program BolsaFamilia, Dan program ini setidaknya angka kerawanan pangan berhasil dikurangi. Kasus Gizi buruk pada balita telah berkurang dari 12,5persen di tahun 2003 menjadi 4,8 persen pada tahun 200848 Setelah Program Food Security Brazil yang bertajub Zero Hunger kini pemerintah mencanangkan program Brazil tanpa kemiskinan yang telah diluncurkan pada tahun 2011 lalu. Program ini bertujuan mengetaskan 16,2juta rakyat Brazil yang hidup dalam kondisi sangat miskin.

46 Indah Wulandari. 17 September " Program ketahanan pangan brazil bisa ditiru Indonesia" dari:

https:/m.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/14/09/17/ncOv9t-program-ketahanan-pan gan-brazil-bisa-ditiru-indonesia di akses 05 desember 2018

(31)

Program ini dilakukan dengan memperbesar bantuan tunai untuk 800 ribu keluarga miskin, selain itu pemerintah berupaya meningkatkan akses pendidikan , kesehatan, sanitasi air, listrik , peiatihan keterampilan serta bantuan pendanaan untuk keluarga petani miskin.47

Menurut Pandangan FAO (Food and Agriculture Organisation) mendefinisikan ketahanan pangan sebagai situasi dimana rumah tangga atau kelompok masyarakat mempunyai akses baik fisik maupun ekonomi untuk memperoleh pangan bagi seluruh anggota keluargannya, rumah tangga beresiko mengalami kehilangan kedua akses tersebut48Menurut NGO Mercy Corps (2007) memberikan definisi ketahanan pangan sebagai, keadaan ketika semua orang pada saat mempunyai akses fisik , sosial dan ekonomi terhadap kecukupan pangan , aman dan bergizi sesuai dengan seleranya untuk hidup produktif49

Dari pengertian ketahanan pangan tersebut dapatlah dikatakan jika terwujudnya ketahanan pangan merupakan hasil kerja suatu sistem yang terdiri dari berbagai subsistem, yaitu subsistem ketersediaan mencakup pengaturan kestabilan dan kesinambungan penyediaan pangan.50

Ketersediaan pangan menyangkut masalah produk stok, impor dan ekspor yang harus dikelola sedemikian rupa , sehingga walaupun produksi pangan sebagian bersifat musiman , terbatas dan tersebar antar wilayah , pangan

47 Ibid

48 Ibid

49 Fathan Mohammad Taufiq. 21 November 2014. https://www.lintasgayo.co.td di akses 05 desember2018

50 Ibid

(32)

51yang tersedia bagi keluarga hams cukup volume dan jenisnya, serta stabil dari waktu ke waktu.

Aspek ketahanan pangan meliputi, kecukupan (sufficiency), akses(access) , keterjaminan (security) dan waktu (time). Dengan adanya aspek tersebut, maka ketahanan pangan dipandang menjadi suatu sistem yang merupakan rangkaian dari tiga komponen utama yaitu ketersediaan dan stabilitas pangan ( food availability dan stability) kemudahan memperoleh pangan (food accessibility) dan pemanfaatan pangan.52

51 Indonesia Student.30 april 2017 dari :http:www indonesiastudents. com/ pengertian- ketahanan- pangan-dan-aspeknya/ di akses 05 Desember 2018

52 Ibid

(33)

BAB III

GAMBARAN UMUM

A. Gambaran Umum Merauke Integrated Food and Estate (MIFEE)

Implementasi UU No. 21 tahun 2010 tentang otonomi khusus Papua belum memberikan keadilan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat asli Papua. Berbagai proyek pembangunan, khususnya yang dilakukan di Merauke tidak memberikan kesempatan kepada masyarakat adat untuk mengetahui proses pembangunan dan menikmati hasil-hasilnya. Sebaliknya, malah mengakibatkan tercabutnya hak-hak masyarakat asli Papua dan maraknya pelaanggaran hak asasi manusia.53

Permintaan masyarakat Papua untuk memiliki Undang-undang yang secara khusus mengatur mengenai Papua ini di tujukan untuk mengkoreksi ketidakadilan dan berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama pemerintahan orde baru. Melalui UU Otsu Papua, diharapkan penyelenggaraan pemerintan dan pembangunan dapat lebih memenuhi rasa keadilan, memberikan kesejahteraan rakyat, lebih memperhatikan penghormatan terhadap hak asasi manusia54

Penyimpangan terhadap maksud otonomi khusus Papua tersebut disebabkan, salah satunya oleh dilaksanakannya mega proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang dimulai sejak 2010 telah

53 TUK Indonesia. 11 Juni 2014, "Merauke Integrated Food and Energy Estate: Melanggar hak-hak Masyarakat Adat di Merauke dan Meruntuhkan Nilai-nilai sosial, Ekonomi dan Budaya dari ; https://www,tuk.orid/merauke-imegrated-food-and-energy-estate-melanggar-hak-hak-masyarakat- adat-di-merauke-dan-meruntuhkan-nilai-nilai-sosial-ekonomi-dan-budaya-2/ di akses 21 Oktober 2018

54 Ibid

(34)

mengakibatkan terjadinya perampasan hak-hak atas tanah dan pelanggaran hak asasi manusia masyarakat adat di Merauke.55

MIFEE yang secara resmi diluncurkan oleh pemerintah Indonesia pada 11 Agustus 2010 di Merauke, sebelumnya MIFEE berawal dari MIRE (Merauke Integrated Rice Estate) yang di gagas oleh bupati Merauke , John GlubaGebze, sebelumnya tahun 1939-1958 dikenal program Padi Kumbe di wilayah itu.

Pemerintah daerah Merauke menyediakan dan mencadangkan lahan seluas 2,5 juta hektar dan badan perencanaan tata ruang (BKPRN) merelokasikan areal potensial yang efektif untuk proyek MIFEE seluas 1.2juta hektar. Lahan tersebut sebagaian besar adalah hutan (91persen) dengan fungsi hutan produksi terbatas. Hingga tahun 2013, Pemerintah telah mengeluarkan puluhan izin lokasi dengan luas lahan melebihi 2,5juta ha kepada 47 Perusahaan Internasional dan nasional yang mengendalikan bisnis dan mempunyai jaringan hingga di tingkat local Papua.56

Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) adalah mega proyek, lebih dari sejuta hektar direncanakan menjadi perkebunan atau lahan pertanian bersifat industry.57

Kronologi Terbentuknya Merauke Integrated Food and Energy Estate Pada Food Security Summit tahun 2012, Kekhawatiran akan munculnya krisis pangan kembali mengemuka, Penyebab utamanya adalah ketersediaan iahan pangan dan produksi pangan yang tidak mampu mengimbangi pesatnya

55 Ibid

56 Ibid

57 ttps://awasmifee.potager.org/?pagejd=37&lang-id di akses 20 Oktober 2018

(35)

pertambahan penduduk. Fenomena krisis pangan yang terjadi dalam konteks global, ternyata juga di alama lndonesia Julukan sebagai lumbung pangan yang disematkan pada negeri ini juga tidak menjamin Indonesia terbebas dari krisis pangan.58

Untuk kasus Indonesia sendiri, Badan Pusat Statistik (EPS) menghitung bahwa laju pertumbuhan penduduk tahun 2005-2010 mencapai 1,3 persen tahun 2011-2015 mencapai 1,18 persen dan tahun 2025-2030 mencapai 0,82 persen. Dengan konsumsi beras per kapita per tahun 139 kilogram, pada tahun 2030 kebutuhan beras untuk pangan akan mencapai 59juta ton dengan asumsi jumlah penduduk 425juta jiwa. Itu artinya Indonesia beresiko mengalami krisis pangan pada tahun 2025, Krisis ini akan semakin cepat jika konversi lahan pertanian semakin luas.59

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Undang-undang No.41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, yang disusul oleh peraturan pemerintah No.18 tahun 2010 tentang usaha budi daya tanaman, dan pembinaan dan peran masyarakat. Kehadiran PP ini diikuti dengan program yang popular dengan sebutan Food Estate.Menteri Pertanian kalah itu menyebutkan bahwa arah pengembangan Food Estate adalah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk memasok kebutuhan ekspor.

Pemerintah menjanjikan fasilitas Khusus untuk investor yang akan mengembangkan Food Estate, seperti fasilitas Fiskal dan Non Fiskal, Tax

58 Mohammad Habib Nasrullo^2016 "TINJAUAN KRITIS IMPLEMENTASI FOOD ESTATE DALAM MERAUKE INTEGRATED FOOD AND ENERGY ESTATE (MIFEE) dari :http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/78216/Mohamad%20Habib%20Nasrullo h%20-%20120910101064.pdf?sequence=l di akses 20 oktober 2018

59 Ibid

(36)

holiday, perizinan dan sebagainya.60 Seperti yang telah di jelaskan di BAB 1 bahwa sebelum menjadi MIFEE, MIFEE adalah Merauke Integrated Food and Estate (MIRE) yang diresmikan pada tahun 2007 oleh Bupati Merauke John GlubaGebze yang menggagas pertanian padi skala luas.

Pada dasarnya, MIFEE merupakan hasil pertemuan dua arus kebijakan pertama, MIFEE adalah upaya pemenntah daerah untuk mempercepat upaya-upaya peningkatan kesejahteraan pembangunan kabupaten Merauke yang telah digagas sejak 2007.Kedua MIFEE merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk mengatasi krisis pangan dan energy. Sekaligus sebagai upaya penghematan dan penerimaan Devisa.

Kabupaten Merauke di pilih sebagai lokasi program ketahanan pangan ini Karena ketersediaan lahan potensial yang luas, cukup air, belum tergarap dengan sempurna. Kabupaten Merauke memang terhitung sangat luas. Sebelum pemekaran pada tahun 2002, luas kabupaten ini seluas 119.749 km2 atau 11,9 juta ha. Setelah pemekaran pada tahun 2002, luas kabupaten ini menyusut menjadi 45.071 km2 atau 4,5juta ha, yang terdiri dari 2,5juta ha lahan budidaya dan 2juta ha lahan non budidaya, Dari 2,5juta ha lahan potensial tersebut, diperkirakan 24persennya merupakan lahan kering dan 76 persennya merupakan lahan basah.61

Pemerintah Provinsi Papua juga mendukung proyek ini, bisa terlihat dari RPJM provinsi Papua 2006-2011, disebutkan pada bagian keempat dari upaya pembangunan diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang menarik

60 Ibid

61 Ibid

(37)

investasi dan perdagangan, dengan cara, anatara lain memberikan kemudahan perjanjian keringanan perpajakan dan kondisi keamanan yang kondusif untuk investasi. Meskipun dalam perkembangannya terjadi tank menarik kepentingan antara pemerintah provinsi Papua dan daerah (Pemda) Merauke dan Pusat terkait areal dan luas lahan yang menjadi lokasi MIFEE.

MIFEE merupakan kebijakan besar dengan konsekuensi besar pula.

Dibukanya peran swasta yang cukup besar membuat MIFEE menjadi kebijakan ekslusif dari rakyat Merauke. Dampak dari kebijakan yang cenderung mengakomodasi kepentingan investor ini adalah meningkatnya jumlah investor ke daerah Merauke.

Kementrian Pertanian menyebutkan ada 36 Perusahaan yang akan terlibat menggarap Food Estate, sebanyak tujuh Perusahaan telah memulai kegiatan usaha pertanian secara luas, yakni PT. Medco Energi Tbk, PT. Wilmar International, Rajawali Group, Murdaya Poo Group, PT. BanguTjipta Sarana, Sinar Mas Group, dan Artha Group, ada pula BUMN antara lain PT. Sang Hyang Sen, PT. Petani, PT. Perkebunan Nusantara.62

Berjalannya MIFEE tidak bisa terlepas dari keberadaan Perusahaan-perusahaan perkebunan di dalamnya.Ini dikarenakan actor utama MIFEE adalah Perusahaan yang mengolah tanah luas Merauke menjadi lahan perkebunan yang memiliki nilai dan menghasilkan income bagi bersangkutan.

62 Ibid

(38)

B. Gambaran Umum PT.Medco Energi Tbk

Medco Energy Internasional Tbk (MEDC) di dirikan tanggai 09 Juni 1980 dan mulai beroprasi secara komersial pada tanggai 13 Desember 1980, Kantor pusat terletak di Lantai 53, Gedung The Energy, SCBD lot 11 A, Jl.

Jendral Sudirman, Jakarta Indonesia.63

Induk Usaha Medco adalah Encore Energy Pte.Ltd, sebuah perusahaan yang didirikan di Singapura. Sedangkan pemegang saham induk usaha Medco adalah Encore International Ltd, (60,60persen) sebuah perusahaan yang didirikan di British Virgin Islands dan Mitsubishi Corp. (39,40persen), sebuah perusahaan yang didirikan di Jepang.64

Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan MEDC memperoleh pernyataan efektif dan Bapepam-LK untuk melakukan investasi (langsung dan tidak langsung) pada anak usaha. Pada tanggal 13 September 1994 MEDC memperoleh pernyataan efektif dan Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham MEDC (IPO) kepada masyarakat sebanyak 22.000.000 dengan niiai nominal Rpl.000,- per saham dengan harga penawaran Rp4.350,- per saham. Saham-saham tersebut di catatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Oktober 1994.65

Aktivitas PT. Medco Energy di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas dimulai ketika Medco Energi mengakuisisi kontrak eksplorasi dan produksi Tesoro di Kalimantan Timur (TAG dan PSC) pada tahun 1992, serta

63 64 Sejarah dan profil Singkat MEDC (Medco Energi Internasional Tbk) 01 Desember 2012 dari : http://britama.com/index.php/2012/sejarah-dan-profil-singkat-medc/ di akses 15 Oktober 2018

64 Ibid

65 Ibid

(39)

mengambil alih 100 persen saham PT Stanvac Indonesia dari Exxon dan mobil Oil pada 1995.66

Pada tahun 2004, Medco energy memperluas aktivitas hulu di bidang minyak dan gas dengan mengakuisisi 100 persen saham Novus Petroleum Ltd, sebuah perusahaan migas Australia yang tercatat sebagai perusahaan public dan beroprasi di Australia, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pada tahun yang sama, Medco Energi mulai mengprasikan kilang LPG, yang mengolah gas, Medco Energi juga mulai memasuki bisnis pembangkit tenaga listrik tenaga gas.67

Seperti telah di jelaskan sebelumnya PT. Medco Energi Tbk adalah satu dari 37 Perusahaan yang menggarap Food Estate di Merauke yaitu Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). Sebagai Pelopor MIFEE Medco berkembang dari sebuah perusahaan minyak dan gas bumi menjadi perusahaan yang memproduksi hutan hasil industri dan pangan.Selain pengolahan Kayu yang telah di bangun, Medco juga merencanakan perkebunan tebu, dan padi.68

Medco Energi membawahi beberapa anak perusahaan, seperti PT.

Selaras Inti Semesta, PT, Medco Papua Alam Lestari, PT. Medco Papua Lestari, PT. Kasuari Komoditas, PT. Energi Mitra Merauke, PT. Tebu Wahana Kreasi , dan PT. Papua Daya Bioenergi.Medco adalah satu pemain kunci dalam menentukan arah proyek MIFEE sejak awal. Pendiri Medco ArifinPamgoro,

66 www.medcoenergi.com di akses 15 Oktober 2018

67 Ibid

68 Mohammad Habib Nasrulloh.2016 "TINJAUAN KRITIS IMPLEMENT ASI FOOD ESTATE DALAM

MERAUKE INTEGRATED FOOD AND ENERGY ESTATE (MIFEE) dari

:http://repositoi7.unej\ac.id^itstreanv'handie/I23456789/782l6/Mohamad0/o20Habib0/o20Nasruno h%20-%2012091010I064.pdf?sequence=l di akses 20 oktober 2018

(40)

bahkan mengaku telah menjadi anggota klanGebze supaya bisnis-bisnisnya daerah semakin besar.

Aktivitas-aktivitas Medco di Merauke terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu Produk kayu, Tebu untu Bioetanol, dan promosi MIFEE untuk jenis-jenis tanaman lain. Medco pertama kali memasuki Merauke dengan perkebunan kayu industri. Sebuah anak perusahaan Medco Agro, PT. Medco Papua Industri Lestari telah membangun sebuah pabrik di kampong Boope di pinggiran sungai Bian. Satu lagi anak perusahaan Medco PT. Selaras Inti Semesta telah mengamankan lahan 301.600 hektar untuk perkebunan kayu industri monokultur.

Sebuah anak Perusahaan Medco yang lainnya telah mengamankan lahan seluas 74ribu hektar untuk perkebunan tebaMedco berencana menggunakan lahan ini untuk membuat Bioetanol. Informasi terakhir mereka telah maju ke tahap awal dengan 43ribu hektar dan berharap mereka akanberoprasi pada tahun 2014-2015. Beberapa perusahaan lain yang tertarik membuka perkebunan tebu juga di kaitkan dengan Medco.

PT. Kasuari Komoditas dilaporkan beroprasi di percontohan kebun tebu di kampong Harapan Makmur di kecamatan Kurik dan saat ini mencoba mendapatkan izin untuk menanam di kecamatan Tanah Miring, dapat ditebuk juga PT. Tebu Wahana Kreasi , PT. Papua Daya Bioenergi, PT. Energi Mitra Merauke juga terkait dengan Medco karena mereka terdaftar dengan alamat Medco di Jakarta. Dua Perusahaan yang disebut pertama telah mendapatkan tanah di area klaster IMIFEE.

(41)

Medco merupakan bagian integral dan tim yang mempromosikan Merauke sebagai lokasi pengembangan pangan dan bahan bakar. Mereka mengoprasikan sebuah lahan di kampong Serapu selama beberapa tahun yang disebut-sebut sebagai MIFEE Mini. Tanaman-tanaman yang menjadi objek eksperimen antara lain beras organic, diproduksi menggunakan teknik 'System of Rice Intensification' (SRI) yang telah di perkenalkan ke daerah-daerah lain di Indonesia oleh yayasan Medco.

Pada tahun 2009 Medco mengontrak sebuah perusahaan agrofuel Amerika berbasis di ColoradomNeatech, untuk melakukan studi kelayakan untuk menanam sorghum manis untuk produksi etanol di Merauke. Studi ini di biayai oleh United States Trade and Development Agency dengan dana sebesar$320.924.69

69 Ibid

(42)

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Peran PT. Medco Energy Tbk Dalam MIFEE Secara Umum

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, cukuplah wajar kalau ketahanan pangan selalu menjadi focus perhatian kebijakan pemerintah. Ditambah lagi dengan harga pangan dunia yang cenderung berfluktuasi, berbagai kebijakan, Program dan investasi mulai lebih banyak di arahkan untuk memperkuat ketahanan pangan. Program MIFEE kebijakan pro-swasembada pangan dalam bentuk investasi di sector pertanian dalam skala besar yang harus di kaji mendalam dan komprehensif agar b^tul dampak positifnya untuk ketahanan pangan dan manfaatnya juga disarankan oieh sebagian besar masyarakat.

Program MIFEE membutuhkan sekitar l,28juta hektar lahan dimana sekitar 90 persen areanya akan di ambil dari pembukaan lahan hutan alami .Sasaran dari MIFEE adalah keamanan pangan dan energy nasional dalam menjawab tantangan keterbatasan sumber daya alam, pertumbuhan penduduk dan perubahan iklim dunia.70

Aktivitas Medco di MIFEE terbagi menjadi tiga kelompok yaitu Produk kayu, Tebu untuk bioetanol, dan promosi MIFEE untuk jenis-jenis tanaman lain, yaitu pengembangan pangan dan bahan bakar, yang telah di realisasikan di kampung Serapu, selama beberapa tahun yang disebut MIFEE Mini, lahan ini

70 Irlan danAdyatma Rum dan Ahmad Komarulzam. 2013 "Konversi lahan hutan" dari:

http://ceds.fe.unpad.ac.id/publication.html di akses 21 November 2018

(43)

berfungsi sebagai tempat riset dan demonstrasi. Tanaman- tanaman yang menjadi objek eksperimen antara lain beras organik di produksi menggunakan teknik 'System of Rice Intensification (SRI) yang telah diperkenalkan di daerah-derah lain oleh yayasan Medco71

Menurut Maxwell and Freakenberger (1992) Defmisi Food Security sebagai terjaminnya akses setiap saat untuk pangan yang cukup. menjamin akses, waktu dan cukup secara khusus yaitu cukup untuk bertahan hidup72. Dalam program MIFEE , masyarakat yang terlibat dalam pengoprasian Food Estate ini meminta kesepakatan kepada Perusahaan yang terlibat, (PT.Medco) agar wajib memberikan beras 20Kilogram untuk setiap hektar kepada pemilik hak ulayat, ketika perusahaan melakukan panen nanti. Kesepakatan itu telah disepakati bersama dengan tambahan kesepakatan lainnya yaitu Perusahaan wajib merekrut tenaga kerja asli Papua mulai dan kegiatan pembukaan lahan, penyemaian bibit higga pemeliharaam sampai panen73

Sejak Agustus 2010, MIFEE telah banyak terlibat dalam konversi lahan, termasuk pengalihfungsian hutan dan lahan gambut menjadi berbagai lahan produksi pangan , energy maupun hasil panen lainnya.74. Sebanya 64 persen pemilik tanah tidak bersedia tanahnya di alihfungsikan bagi proyek MIFEE, di

71 https//awasmifee.potager.org/?page_id=139&Iang-id di akses 21 November 2018

72 Harvey D (2005) a Brief H&tory of Neoliberalism. New York : Oxford University Press Hal 79-79 dan : http://repsitory.ipb.ac.id/jspui/bistream/123456789/65283/5/BAB%20Pustaka.pdf di akses 21 November 2018

73AwasMIFEE.19 Oktober2014 dari ;https:awasmifee.potager.org/?p=1086&lang=id

74 75 https//www. downtoearth-indonesia. org/id/story/mifee

(44)

Distrik Urik sebanyak 77,8persen masyarakat tidak mau menyerahkan tanahnya karena negosiasi tidak sesuai dengan hak ulayat75

PT.Medco Energy menanamkan modalnya di sector kehutanan dengan membangun Hutan Tanaman Industri (HTI) eucalyptus serta industri serpihankayu dan Chip di Merauke. Industri Pulp akan dibangun di masa mendatang yang akan beroprasi dengan kapasitas produksi awal kecil hingga 500.000 ton pertahun. Direncanakan akan di perluas lagi hingga 2juta ton pertahun.

Selain Hutan Tanaman Industri (HTI) yang akan di tunggu 8 tahun sebelum panen bahan baku kayu untuk mdustri Chip ini nantinya juga berasal dari hutan tanaman rakyat (HTR). Pembangunan mdustri chip dan serpihan kayu nantinya untuk memenuhi kebutuhan industri pulp yang akan di bangun dalam jangka waktu panjang.

Selain HTI dan HTR, Medco juga menggarap empat kabupaten di Papua Selatan yaitu Merauke, Bouven, Digul, Asmat dan Mappi sebagai basis pengembangan pertanian terintegrasi untuk pangan dan energy nabati. Kawasan tersebut membutuhkan Investasi sebesar 25 miliar dollar AS. Hingga kini sudah ada 25 hektar lahan di Merauke yang telah ditanami sebagai uji coba penanaman Padi, serta sorgum,kedelai, jagung dan tebu, tanaman ini tidak hanya untuk pangan namun juga untuk Etanol76

75

76TabloidJubi.Ol Juli 2009 "Melihat Investasi Medco di Merauke :Keuntungan buat rakyat? dari:

https://tabloidjubi.com/arch/2009/07/01/melihat-investasi-medco-di-merauke-keuntungan-buat-rakyat/di akses 22 November 2018

Referensi

Dokumen terkait

Fenomenologi berusaha untuk mengungkap, mempelajari dan memahami suatu fenomena beserta konteksnya yang khas serta unik yang dialami oleh individu hingga tataran keyakinan

Laju inflasi Kabupaten Kutai Kartanegara year on year (YOY) semenjak tahun 2009 hingga tahun 2012 dapat terkendali pada angka satu digit, kondisi ini menandakan tingkat

Modal yang dari pinjaman bank akan dikenakan bunga sebesar 10% yang akan dibayarkan selama masa investasi yaitu 5 tahun dengan pembayaran setiap tahunnya dengan rumus

Berdasarkan kriteria uji nilai signifikan < 0,05 maka tolak H 0 dan terima H 1 , sehingga disimpulkan bahwa rata-rata n-Gain keterampilan argumentasi siswa

Minggu, 18 Maret 2018, adalah hari yang istimewa bagi keluarga besar Bina Iman Anak (BIA) Wilayah V dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Pelangi Kasih Graha Raya Bintaro.. Hari

Berdasarkan rujukan penelitian sebelumnya serta urgensi penelitian terkait dengan kebutuhan psychosocial care yang telah dipaparkan di atas, maka peneliti tertarik

Dengan ini menyatakan bahwa persepsi komunitas gamers terhadap tampilan desain fitur live streaming yang tidak rumit pada game online mobile legends menyatakan sangat

Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan mean dan standart deviasi dapat diketahui bahwa siswa kelas VIII SMP Islam Sunan Gunung Jati Ngunut