• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI PERDAGANGAN BUSINESS TO CUSTOMER YANG DILAKUKAN MELALUI INTERNET.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI PERDAGANGAN BUSINESS TO CUSTOMER YANG DILAKUKAN MELALUI INTERNET."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)

Referensi

Dokumen terkait

ada standar yang baku tentang pelaksanaan arbitrase online yang efektif dan efisien. 194 Selain tidak adanya aturan pelaksanaan mengenai arbitrase online, hambatan

Apabila telah dipilih upaya penyelesaian sengketa konsumen di luar pengadilan, gugatan melalui pengadilan hanya dapat ditempuh apabila upaya tersebut dinyatakan tidak berhasil

Belum adanya peraturan yang khusus mengenai perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna internet banking, maka dari itu diharapkan pemerintah maupun Bank Indonesia membuat

Berdasarkan pembahasan atas permasalahan diatas, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : UUPK dan UU ITE telah mampu memberikan perlindungan hukum yang memadai

Apabila prinsip di atas dilanggar atau tidak diindahkan, maka tentunya pihak yang merasa dirugikan dapat meminta pertanggung-jawaban dari pihak yang melanggar. Menurut

penawaran atas suatu barang yang ditawarkan oleh penjual atau pelaku usaha. Setiap orang yang berminat untuk membeli barang yang ditawarkan itu dapat. membuat kesepakatan dengan

aturan pelaksanaan mengenai arbitrase online, hambatan terbesar pelaksanaan arbitrase online di Indonesia menyangkut sarana dan prasarana arbitrase online. Prosedur

Dari beberapa pemaparan kasus diatas maka penulis menyimpulkan ada beberapa hak konsumen yang dilanggar dalam transaksi jual beli mobil salah satunya melalui online di Desa Wirowongso