1
Disahkan Oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Nama SOP Pelayanan Pencatatan dan Penerbitan Kutipan Akta Perkawinan
Jenis Layanan Pencatatan Sipil
Definisi Kualifikasi Pelaksanaan
Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
Dan tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan Perundang-undangan yang berlaku Setiap perkawinan yang telah dilangsungkan oleh Pemuka Agama selain Agama Islam wajib dilaporkan Kepada Instansi Pelaksana selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari kerja sejak peristiwa Perkawinan
Memahami Administrasi Pencatatan Sipil
Memahami dan mampu mengoperasikan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)
Dasar Hukum
Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974
Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2006
Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2013
Peraturan Pemerintah No.9 Tahun 1975
Peraturan Pemerintah No.37 Tahun 2007
Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008
Peraturan Mendagri No.10 Tahun 2010
Peraturan Mendagri Republik Indonesia No.9 Tahun 2016
Peraturan Mendagri Republik Indonesia No.57 Tahun 2015
Peraturan Daerah Kota Palangka Raya No.4 Tahun 2016
Peraturan Walikota Palangka Raya No.18 Tahun 2016
Peringatan
Berkas yang diterima tidak lengkap
Berkas yang diterima tidak berlaku karena kadaluwarsa
Berkas yang diterima tidak asli
Pengisian Formulir harus cermat, lengkap dan benar
Biodata Pemohon dan lainnya harus diteliti dengan cermat pada dokumen/ berkas persyaratan dan Database Kependudukan
Perekaman dan Pemutakhiran Biodata Penduduk pada Database Kependudukan harus cermat, lengkap dan benar
Keterkaitan
Peralatan/ Kelengkapan
1. Formulir Pelaporan Perkawinan 2. Komputer/ Laptop
3. Printer
4. Blangko Register Akta Perkawinan 5. Blangko Kutipan Akta Perkawinan
6. Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Waktu Pemrosesan
7 (Tujuh) hari kerja dimulai sejak semua dokumen persyaratan telah dipenuhi dan formulir pendaftaran telah diisi dengan valid dan komplit diserahkan kepada Bagian Administrasi.
Untuk Program “One Day Service”, waktu pemrosesan 1 (satu) hari dimulai sejak pendaftaran permohonan Akta
Pencatatan dan Pendataan
1. Pencatatan Peristiwa Perkawinan pada Register Akta Perkawinan 2. Merekam Peristiwa Perkawinan pada Database Kependudukan
2
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
1. (A)Melengkapi Persyaratan dengan Dokumen yang valid untuk Permohonan Pembuatan Akta Perkawinan
Persyaratan Umum
1. Fotocopy Buku Nikah perkawinan dari pemuka agama/pendeta atau surat perkawinan penghayat kepercayaan dengan menunjukan aslinya (dilegalisir).
2. Fotocopy Fotocopy KTP-el,KK dan Akta Kelahiran masing- masing mempelai (dilegalisir).
3. Fotocopy KTP-el dan KK orang tua/wali masing-masing mempelai (dilegalisir).
4. Fotocopy KTP-el saksi masing- masing mempelai (dilegalisir).
5. Pasphoto berdampingan ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar.
6. Fotocopy kartu imunisasi bagi mempelai perempuan.
7. Surat ijin pimpinan bagi mempelai PNS, POLRI, TNI dan Karyawan BUMN/BUMD.
8. Bagi mempelai yang pernah menikah dan perkawinannya putus karena cerai mati atau cerai hidup agar melampirkan fotocopy kutipan akta kematian atau kutipan akta perceraian (dilegalisir).
9. Fotocopy akta pengakuan anak bagi yang sudah memiliki anak (dilegalisir).Apabila salah satu mempelai bukan penduduk Kota
Palangka Raya maka
melampirkan surat pelimpahan / rekomendasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil daerah asal
Dokumen Persyaratan Mulai
(A)
A1
3
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
Apabila salah satu mempelai WNA melampirkan :
1. Fotocopy KK dan KTP bagi orang asing yang memiliki ijin tinggal tetap dengan menunjukkan aslinya (dilegalisir).
2. Fotocopy surat keterangan tempat tinggal bagi orang asing yang memiliki ijin tinggal terbatas dengan menunjukkan yang aslinya (dilegalisir).
3. Fotocopy paspor bagi orang asing yang memiliki ijin kunjungan dengan menunjukkan aslinya (dilegalisir).
4. Asli surat ijin dari Kedutaan Besar/Perwakilan
Negara/Konsulat Jenderal Negara Asing.
5. Surat keterangan dari Kementerian Luar Negeri Cq.
Direktorat Jenderal Protokol Konsuler apabila Negara asing tidak mempunyai perwakilan di Indonesia.
6. Fotocopy identitas orang tua/wali yang diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh lembaga yang berwenang.
7. Fotocopy identitas saksi yang diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh lembaga yang berwenang.
2
2
4
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
<
Pendaftaan2. (B)
Mengambil nomor antrian pendaftaran di Bagian Registrasi
Nomor antrian
Untuk menertibkan antrian pelayanan
3. (C) Mengisi dan menandatangani Formulir Pelaporan Perkawinan
Dokumen Persyaratan Akta Perkawinan
Formulir Pelaporan Perkawinan
Ball-point
(D)
Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah diisi dan ditandatangani disertai dokumen persyaratan 4. (E1)
Memeriksa kelengkapan isian formulir permohonan dan kelengkapan dokumen persyaratan Pemohon
(E2)
Apakah Dokumen Persyaratan telah lengkap dan benar?
Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah diisi dan ditandatangani disertai dokumen persyaratan
(F)
Isian Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah diisi beserta kelengkapan persyaratan telah lengkap
Jika Dokumen Persyaratan kurang lengkap, Pemohon kembali untuk melengkapinya
(C) (D)
(E1) (E1)
3
(B)1
(E2) (F)
Tidak A1
Ya
5
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
5. (I1) Memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen permohonan
(I2)
Apakah semua dokumen telah lengkap, benar dan sah?
Isian Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah diisi beserta kelengkapan persyaratan yang telah lengkap
(H)
Isian Formulir Pelaporan Perkawinan yang telah diisi beserta kelengkapan persyaratan telah lengkap
(J)
Permohonan yang telah diperiksa dan diparaf oleh Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian
Apabila ditemukan kekurang valid-an Dokumen Permohonan maka Pemohon harus melengkapi dengan dokumen yang valid
6. ((K1)
Meneliti Permohonan dan Dokumen kelengkapannya
(K2)
Apakah semua dokumen telah lengkap, benar dan sah?
Data Permohonan yang telah diverifikasi dan divalidasi Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian
(L)
Permohonan yang telah diteliti dan diparaf oleh Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian serta Kepala Bidang Pencatatan Sipil
Apabila ditemukan kekurang valid-an Dokumen Permohonan maka Pemohon harus melengkapi dengan dokumen yang valid
(H)
(I1) 2
(I2) Ya (J)
A1 Tidak
(K1)
A1 Tidak
Ya (K2)
(L)
6
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
<
Verifikasi dan validasi7. (M) Menerbitkan Pengumuman pelaksanaan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemohon (M1)
Apakah dalam 10 Hari terdapat Surat Sanggahan (Pencegahan Pernikahan) dari Kecamatan/ Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil asal Pemohon
(O)
Merekam Peristiwa Perkawinan pada Database Kependudukan (P)
Apakah semua dokumen telah lengkap, benar dan sah?
(P1)
Pemuktahiran Database Kependudukan
Data Permohonan yang telah diverifikasi dan divalidasi Kepala Seksi Perkawinan dan Perceraian
Permohonan yang telah diteliti dan diparaf oleh Kepala Seksi Seksi Perkawinan dan Perceraian serta Kepala Bidang Pencatatan Sipil
Database SIAK
Komputer
(L)
Permohonan yang telah diteliti dan diparaf oleh Kepala Perkawinan dan Perceraian serta Kepala Bidang Pencatatan Sipil
(N)
Melaksanakan Pencatatan Perkawinan
Apabila terdapat Surat Sanggahan (Pencegaha n
Pernikahan) harus segera diberitahuka n kepada Pemohon
(M)
(N)
(L) 3
Tidak
B5 Ya (M1
)
(P) Ya A1 Tidak
(O)
(P1)
(P1)
5
7
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
8.
(Q)
Mencetak pada Blangko Akta Perkawinan (Q1)
Verifikasi hasil cetakan (Q2)
Verifikasi hasil cetakan (R)
Menandatangani Akta Perkawinan
Data Permohonan yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh kepala seksi Perkawinan dan Perceraian serta serta Kepala Bidang Pencatatan Sipil
Database Kependudukan telah dimutakhirkan
Akta Perkawinan yang telah ditandatangani kepala dinas
(P)
Akta Perkawinan untuk
ditandatangani Kepala Dinas
(S)
Akta Perkawinan yang telah ditandatangani kepala dinas
(R) 4
(P)
(Q) (Q1
)
(Q2 )
(S)
6
8
Registrasi
Sipil perceraian Pencatatan Sipil
<
pencetakan akta10. Menyerahkan Kutipan Akta Perkawinan Pada Pemohon
Akta Perkawinan yang telah
ditandatangani kepala dinas Kutipan Akta Perkawinan yang telah ditandatangani Kepala Dinas untuk diserahkan kepada Pemohon (S)
Akta Perkawinan yang telah ditandatangani kepala dinas
11. Memberitahukan Sanggahan (Pencegahan Pernikahan ) Kepada Pemohon
(U)
Surat Sanggahan (Pencegahan Pernikahan )
Apabila terdapat Surat Sanggahan (Pencegaha n
Pernikahan) Pencatatan Perkawinan tidak dilakukan dan tidak diterbitkan Akta Perkawinan
(S)
4 (S)
(U)
Selesai