24 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian
Pendekatan adalah suatu sikap atau cara pandang mengenai suatu asumsi atau seperangkat asumsi yang memiliki kaitan dengan sebuah permasalahan yang akan diteliti. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif. Menurut Linawarti (2016: 1) pendekatan deskriptif adalah serangkaian kegiatan penelitian yang ditunjukkan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Pendekatan deskriptif mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berla0ku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu yang berlangsung dan pengaruh dari suatu fenomena.
Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi komunikatif yang ada pada masyarakat terutama di lingkungan masyarakat yaitu berupa bahasa slang berdasarkan dalam berkomunikasi. Pendekatan deskriptif merupakan salah satu jenis pendekatan kualitatif yang lebih berfokus pada diskripsi dan intreprestasi sesuatu, mengenai kondisi atau hubungan yang dapat berkembang. Misalnya hubungan antara pemilik akun instagram dan pengikutnya. Oleh sebab itu, pendekatan deskriptif layak diterapkan dalam penelitian ini karena penelitian ini memaparkan atau menjabarkan konteks situasi serta karakteristik komunikasi komunikatif dalam kolom komentar instagram.
Jenis penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena dapat membantu peneliti untuk memperoleh jawaban atas masalah suatu gejala, fakta,
dan realita yang dihadapi, sekaligus memberikann pemahaman dan pengertian baru atas masalah tersebut sesudah menganalisis data yang ada (Samiawan 2010:
33). Peneliti juga memakai metode kualitatif deskriptif.
3.2 Sumber Data dan Data
Sumber data pada penelitian ini adalah kolom komentar sosisal media instagram Tasya Farasya. Data ini di ambil sejak agustus 2020 - April 2021 hingga saat ini. Data pada penelitian ini yaitu data tertulis. Data (a) berupa kutipan-kutipan percakapan pada kolom komentar sosial media instagram milik Tasya Farasya, (b) berupa percakapan dengan menggunakan bahasa slang yang dilakukan oleh pemilik akun dengan penggemar atau pengikut instagram Tasya Farasya.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah utama dalam sebuah penelitian.
Pengumpulan data adalah kegiatan penting yang harus dilakukan ketika peneliti dapat menentukan berjalannya sebuah penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik membaca, menganalisis atau penandaan dan mencatat.
Adapun langkah-langkah meliputi: (a) Membaca secara cermat isi percakapan dalam kolom komentar sosial media instagram Tasya Farasya sebagai fokus penelitian, (b) Proses penandaan dan pengelompokkan pada bagian-bagian yang penting untuk diteliti,. (c) Mendeskripsikan semua data yang diperoleh.(d) Memasukkan data yang diproleh pada tabel data.
Tabel 3.3.1 Indikator Penelitian Analisis Bentuk Pemakaian Bahasa Slang dalam Kolom Komentar Instagram Tasya Farasya
No. Aspek indikator Deskripsi
1. .Bentuk pemakaian bahasa slang dalam kolom komenar instagram.
Kata
a) Unit bahasa yang memiliki arti yang terdiri satu atau lebih morfem b) Berdiri senditi
atau tanpa beberapa afiks c) Gabungan dari
beberapa kata dan dapat membentuk frasa serta
kalimat.
Frasa/Gabun gan Kata
a) Satuan dalam bahasa yang lebih besar dari kata dan lebih kecil dari kalimat.
b) Kumpulan kata
yang tidak
memiiki kalimat.
Kalimat
a) Satuan bahasa terdiri dari rangkaian kata yang bisa berdiri sendiri dan membentuk
makna yang
lengkap.
b) Satuan bahasa terkecil dengan menunjukan suatu pikiran yang utuh baik lisan maupun tulisan.
2. Makna Maksim Relevansi pada pemakaian bahasa slang.
Ilokusi
a) Setiap peserta tutur harus bertutur dengan relevan mengenai apa yang sedang dibicarakan.
b) Peserta tutur untuk
memberikan kontribusi yang
relevan dengan masalah
pembicaraan.
c) Memberikan informasi yang relevan atau sesuai dengan topik pembicaraan yang sedang dibahas atau dibicarakan.
3.4 Instrumen Penelitian
Instrumen ialah media yang digunakan pada pengumpulan data untuk memudahkan peniliti dalam menganalisis kolom komentar instagram. Penelitian yang berjudul “Analisis Bentuk Maksim Relevansi pada Pemakaian Bahasa Slang dalam Kolom Komentar Instagram Tasya Farasya.” ini menggunakan instrumen berwujud tabel penjaringan. Setelah proses penjaringan usai, data yang telah di dapat dimasukan dalam kopsus untuk dideskripsikan dan diinterpretasikan, serta di analisis sesuai rumusan.
Tabel 3.4.1 Instrumen Penelitian
Analisis Makna Maksim Relevansi pada Pemakaian Bahasa Slang dalam Kolom Komentar Instagram Tasya Farasya
No Data Aspek yang diteliti
Keterangan
B M
Keterangan :
B : Bentuk maksim relevansi pada pemakaian bahasa slang M : Makna maksim relevansi pada pemakaian bahasa slang 3.5 Teknik Analisis Data
Setiap penelitian tentu memerlukan analisis data. Analisis data merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dalam suatu penelitian setelah proses pengumpulan data. Dalam penelitian kualitatif kegiatan analisis data tidak dapat dihilangkan dari proses penelitian yang dilakukan. Menurut Samiawan (2010:
121) analisis data dalam penelitian merupakan kegiatan atau upaya yang dilakukan untuk memahami, menjelaskan dan menafsirkan data-data yang telah diperoleh dari penelitian yang dilakukan.
Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan 3 cara yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pertama, pada tahap ini reduksi data penelitian membuat ringkasan hasil oservasi pada kolom komentar instagram milik Tasya Farasya, mengklasifikasikan serta memastikan kebenaran data yang telah diperoleh. Kedua, menyajikan data dengan cara mengelompokkan data satu
dengan data yang lainnya, sehingga semua data dapat disusun menjadi satuan yang sistematis sesui dengan hasil observasi, pengambilan sampel dan observasi yang telah dilakukan. Ketiga, melakukan penarikan kesimpulan terhadap data-data yang telah didapatkan saat proses penelitian dengan menyesuaikan permasalahan penelitian dan objek yang diteliti di dalam kolom komentar instagram Tasya Farasya.
3.6 Pengecekan Keabsahan Temuan
Pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Menurut Danim (2003: 50), triangulasi data merupakan proses pengumpulan data untuk menguji bagaimana peristiwa yang dialami oleh sekelompok orang yang berbeda dengan orang lain dengan waktu yang berbeda- beda dan situasi yang berbeda. Pengecekan keabsahan data digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan triangulasi sumber dan teori. Selain itu pada penelitian melakukan diskusi dengan pembimbing.
3.7 Tahap-Tahapan Penelitian
Terdapat tiga tahap dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian. Ketiga tahap tersebut akan diuraikan sebagai berikut:
A. Tahap Persiapan
Tahap persiapan adalah tahap awal untuk mempersiapkan segala hal yang akan dilakukan selama proses penelitian. Tahap-tahap tersebut sebagai berikut:
1) Pemantapan judul penelitian.
2) Menentukan fokus penelitian.
3) Menentukan rumusan masalah.
4) Menentukan tujuan penelitian.
5) Menentukan manfaat penelitian.
6) Menentukan kajian pustaka berdasarkan rumusan masalah.
7) Menentukan metode penelitian.
B. Tahap Pelaksanaan
Langkah-langkah pada penelitian ini dalam mencari dan memilah data bentuk dan makna maksim relevansi bahasa slang dalam kolom komentar instagram Tasya Farasya. Adapun tahap-tahap penelitian sebagai berikut.
1) Mengidentifikasi bentuk dan makna maksim relevansi pada percakapan dalam komentar instagram.
2) Menganalisis bentuk dan makna maksim relevansi dalam kolom komentar instagram dengan menggunakan teori dari Grice.
3) Mencatat kalimat-kalimat yang dianggap penting.
4) Kalimat-kalimat yang sudah terkumpul kemudian dipilah untuk dijadikan data penelitian.
5) Menganalisis data yang sudah dipilih bedasarkan rumusan masalah.
6) Menyimpulkan secara keseluruhan hasil penelitian.
C. Tahap Penyelesaian
Tahap penyelesaian merupakan tahap akhir dari penelitian, dalam tahap ini juga terdapat beberapa tahap sebagai berikut:
1) Penyusuan laporan penelitian.
2) Revisi laporan penelitian.
3) Penjilidan.