• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 31 Oktober 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 31 Oktober 2014"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

• BI : BBM Naik, Inflasi Bisa Capai 9%.

• Laba ASII 9M14 naik 8%.

• TINS 9M14 catat Pertumbuhan Laba 132,40% .

• Laba BBCA Naik 17% Jadi Rp12,2 Triliun.

DAILY RESEARCH

Statistics Highlight

Opening Today Nikkei AORD Change

Market Preview

P

enguatan IHSG kemarin tertahan akibat aksi jual terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar menyusul kekecewaan pasar atas pencapaian laba kuartal tiga. Tekanan jual dialami saham BBCA dan UNVR. Namun di sisi lain aksi beli selektif terjadi di

saham sektor CPO dan tambang menyusul rebound harga komoditasnya dan rilis laba kuartal tiga yang tumbuh cukup kuat.

Dari eksternal pasar saham Asia bergerak bervariasi, merespon hasil pertemuan The Fed yang menyudahi program s t i m u l u s ( Q E ) t u r u t mempengaruhi pergerakan IHSG.

Akhirnya setelah sempat turun 42 poin IHSG berhasil ditutup hanya

terkoreksi 15,207 poin (0,30%) di 5058,849.

Sementara Wall Street tadi malam kembali melanjutkan tren bullish dipicu rilis laba emiten disana dan data awal angka PDB AS kuartal tiga yang tumbuh 3,5% di atas estimasi 3,1%. Indeks DJIA menguat tajam 1,30% di 17195,42 terutama ditopang kenaikan saham Visa dan MasterCard masing- masing 10% dan 9% menyusul laba kuartal tiga di atas proyeksi sebelumnya.

Indek S&P menguat 0,62% di 1994,65. Namun penguatan dolar akibat data ekonomi GDP AS di atas proyeksi membuat harga komoditas seperti minyak mentah dan emas kembali terkoreksi. Harga minyak mentah turun 1,5% di USD80,97/barel dan harga emas turun 2% di USD1199/t.oz.

Pada perdagangan akhir pekan sekaligus akhir Oktober pasar diperkirakan akan bergerak bervariasi. Sentimen pasar yang digerakkan dengan rilis laba kuartal tiga sejumlah emiten akan dibayangi dengan sentimen penguatan dolar AS dan turunnya harga komoditas yang bisa menekan kembali saham di sektor tersebut. IHSG hari ini diperkirakan bergerak dengan support 5000 dan resisten di 5080 cenderung terkoreksi.

IHSG : S1 5025 S2 5000 R1 5080 R2 5100 Top Gainers IDR % Chg

TIRT 103 33.77 26

MYTX 127 16.51 18

MAGPW 8 14.29 1

SULI 72 12.50 8

GZCO 95 11.76 10

Top Losers IDR % Chg

ABBA 71 (21.98) (20)

TRISW 70 (21.35) (19)

MCORW 16 (20.00) (4)

WICO 66 (16.46) (13)

WAPO 60 (15.49) (11)

Top Value IDR % (miliar) TLKM 2,760 1.47 306.842

AALI 23,000 9.13 179.148 BBRI 10,825 0.00 177.264 BBCA 13,000 (2.80) 169.743 LSIP 1,955 3.99 155.647 Top Volume IDR % (juta)

ENRG 114 2.70 352.484

BKSL 89 1.14 162.487

SIAP 176 (2.76) 143.542 TLKM 2,760 1.47 111.621 TARA 406 (0.73) 110.319

IHSG 5,058.85

Change (15.21)

Change (%) (0.30)

Change (%/ytd) 17.19

Total Value (IDR triliun) 7.874 Total Volume (miliar saham) 4.724 Net Foreign Buy (IDR miliar) 255.065 Up: 126 Down: 179 Unchange: 90

Index Last Chg %

DJIA 17195.42 221.11 1.30 S&P 500 1994.65 12.35 0.62 FTSE 100 6463.55 9.68 0.15 CAC 40 4141.24 30.60 0.74

DAX 9114.84 32.03 0.35

NIKKEI 225 15658.20 9.96 0.06 HANGSENG 23702.04 (117.83) (0.49)

STI 3234.31 5.92 0.18

SHENZHEN 1349.57 (0.40) (0.03) SHANGHAI 2391.08 18.05 0.76

Commodities Price Chg %

Oil (US$/barrel) 80.97 (0.91) (1.11) CPO (RM/M.T) 2280.00 17.00 0.75 Gold (USD/T.oz) 1199.00 (15.30) (1.26) Nikel (USD/M.T 15775.00 115.00 0.73 Timah (USD/M.T) 20105.00 (25.00) (0.12) Coal (USD/M.T) 64.45 (0.40) (0.62)

Exchange Rates Chg %

IDR/USD 12125.00 (50.00) (0.41) USD/EUR 1.261 (0.00) (0.06) JPY/USD 109.23 0.15 0.13 IDR/SGD 9490.45 (29.67) (0.31) IDR/AUD 10703.95 31.77 0.30

TLKM USD IDR Chg %

TLK.NYSE 45.40 2752 0.66 1.48

(2)

News Update

2







BI : BBM Naik, Inflasi Bisa Capai 9%.

Bank Indonesia (BI) menilai akan ada lonjakan inflasi tahun ini hingga mencapai 9% jika kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi direalisasikan. Angka ini jauh melebihi asumsi inflasi BI di kisaran 3,5%-5,5%. Apabila tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maka inflasi akhir tahun ini akan mencapai 5,2%. (detik.com 30/10/2014)



Laba ASII 9M14 Naik 8%.

PT Astra Internasional Tbk (ASII) mencatat laba bersih Rp 14,5 triliun (9M14), naik tipis 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 13,4 triliun. Penjualan mobil Astra secara nasional menurun 1%, sementara penjualan sepeda motor Astra mengalami peningkatan sebesar 9%. Jumlah pembiayaan melalui bisnis pembiayaan otomotif Astra meningkat 11%. Penjualan unit Komatsu turun 10%. Kontrak produksi batu bara meningkat 15%, sementara pengerjaan pemindahan tanah (overburden removal) turun 5%. Penjualan CPO turun sebesar 9%, sementara sejumlah 144 ribu ton olein berhasil dijual sepanjang 9 bulan pertama 2014. Pendapatan bersih konsolidasi Astra naik 6%

menjadi Rp 150,6 triliun selama 9 bulan pertama tahun ini, terutama karena peningkatan pendapatan dari sektor agribisnis dan kontrak penambangan. (detik.com, 30/10/2014)



TINS 9M14 Catat Pertumbuhan Laba 132,40%.

PT Timah Tbk (TINS) meraih laba bersih sebesar Rp327,72 miliar hingga periode September 2014 (9M14) naik 132,40% dibandingkan laba bersih pe- riode yang sama tahun sebelumnya Rp141,02 miliar. Pendapatan usaha naik jadi Rp4,36 triliun diband- ingkan periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp3,61 triliun. Laba bruto naik menjadi Rp1,05 triliun dari laba bruto tahun sebelumnya sebesar Rp643,37 miliar. (IQ Plus, 30/10/2014)



Laba RALS 9M14 Turun 1,42%.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) seopanjang Sembilan bulan pertama tahun ini (9M140 mencatatkan penurunan laba bersih 1,42% menjadi Rp339,72 miliar diband- ingkan periode yang sama 2013 sebesar Rp344,61 miliar. Pendapatan perseroan periode tersebut turun 1,5% mencapai Rp4,63 triliun dibandingkan periode yang sama 2013 sebesar Rp4,70 triliun. Laba bruto turun 2,92% mencapai Rp1,66 triliun dari Rp1,71 triliun. Sedangkan laba usaha perseroan periode terse- but turun 16,26% mencapai Rp332,41 miliar dari Rp397 miliar. Perseroan berhasil membukukan kenai- kan pendapatan keuangan 72,93% mencapai Rp64,28 miliar dari periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp37,17 miliar. (IQ Plus, 30102014)



Laba BBCA Naik 17% jadi Rp12,2 Triliun. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pendapatan bunga

bersih dan pendapatan operasional lainnya menjadi Rp 30,1 triliun, naik 22,9% (9M14), dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 24,5 triliun. NIM 6,5% naik 50 bps, dari 6% di Septem- ber 2013. Karena itu, laba bersih BCA naik 17,7% (yoy), menjadi Rp 12,2 triliun (9M14), dibandingkan periode yang sama 2013 Rp 10,4 triliun. Portofolio kredit meningkat 10,6% (yoy) menjadi Rp330,7 triliiun. LDR 75,9% ,dan secondary reserve tercatat sebesar Rp 74,3 triliun atau 17,2% terhadap total dana pihak ketiga pada akhir September 2014. Rasio kredit bermasalah (NPL) berada pada level yang cukup rendah yaitu 0,7% dengan rasio cadangan sebesar 292,5%. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 17,2% pada September 2014 dibandingkan 15,8% pada September 2013. (Detik.com, 30/10/2014)



Laba BBNI Naik 16,4%.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan laba Rp7,61 triliun (9M14) tumbuh 16,4% dari Rp 6,54 triliun (9M13). Pendapatan Operasional tumbuh 13% (yoy) mencapai Rp 23,68 triliun, dimana Rp 16,39 triliun di antaranya merupakan kontribusi dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 18,6%. Pendapatan Non-bunga Rp 7,29 triliun. Penyaluran kredit BNI tumbuh 14,1%. LDR BNI 85,7% lebih tinggi dibandingkan 84,7% (9M13). Kualitas kredit pun membaik, ditandai dengan menurunnya Net NPL maupun Gross NPL. NPL Gross turun dari 2,4% pada kuartal III- 2013 menjadi 2,2% pada kuartal III-2014. Rasio pencadangan (coverage ratio) naik dari 125,2% pada kuartal III-2013 menjadi 129,0% pada kuartal III-2014. Pertumbuhan kredit BNI dikontribusi dari pening- katan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11,9%, yaitu dari Rp 275,63 triliun pada kuartal III-2013 menjadi Rp 308,33 triliun pada kuartal III-2014. Kualitas DPK pun semakin dijaga dengan fokus utama pada pen- ghimpunan dana murah berupa Current Account Saving Account (CASA) yang pada kuartal III-2014 mencakup 62% dari total DPK. (Detik.com, 30/10/2014)

Jumat, 31 Oktober 2014

(3)

Stock Picks

3

TINS 1210-1270. Dalam dua sesi perdagangan terakhir harga saham PT Timah Tbk (TINS) berhasil rebound setelah bergerak dalam tren konsolidasi di area downtrend. Harga sahamnya berhasil break Rp1180 dan ditutup di Rp1225 menyusul rilis laba sembilan bulan pertama tahun ini (9M14) yang tumbuh 144% mencapai Rp344,78 miliar.

Sebelumnya, sejak Agustus akhir lalu harga saham TINS bergerak dalam tren bearish menyusul tekanan jual atas harga komoditas timah yang dipengaruhi penguatan dolar AS dan perlambatan ekonomi dunia. Harga timah dunia Oktober ini sempat jatuh ke USD19285/MT di LME setelah Juli lalu diperdagangan di USD22725/MT (29/7). Hal ini juga mempengaruhi harga jual rata-rata produksi perseroan. Sepanjang 9M14 harga jual rata-rata logam timah perseroan USD22668/MT hanya naik tipis 0,95% dari periode yang sama 2013 sebesar USD22455/MT . Padahal pada periode 1H14 harga jual rata-rata masih USD23193/MT. Hal ini membuat pendapatan bersih perseroan untuk 3Q14 hanya tumbuh 6,5% (qoq) dari Rp1,51 triliun (2Q14) menjadi Rp1,61 triliun (3Q14). Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga 4Q14 sehingga proyeksi pendapatan bersih tahun ini yang sebelumnya diperkirakan bisa tumbuh 20% akan sulit tercapai. Kami perkirakan pendapatan bersih perseroan tahun ini hanya tumbuh 2,1% mencapai Rp5,97 triliun dari Rp5,6 triliun. Hingga 9M14 pendapatan bersih Rp4,36 triliun mencerminkan 73% dari proyeksi tahun ini.

Sedangkan di bottom line, laba bersih diperkirakan hanya tumbuh 2% mencapai Rp525,79 miliar dibandingkan 2013 sebesar Rp515 miliar. EPS tahun ini diperkirakan Rp70,60. Tahun depan seiring dengan penerapan pembatasan ekspor timah oleh pemerintah RI berdasarkan aturan Permendag No 44/M-DAG/PER/7/2014 tentang ekspor timah, pemerintah akan memperketat pemberian izin ekspor termasuk pada produk yang selama ini dibilang hilir, pendapatan diperkirakan bisa tumbuh 20% mencapai Rp7 triliun. Pemerintah sebelumnya menyatakan akan membatasai produksi timah tahun depan menjadi sekitar 45 ribu ton. Sedangkan laba bersih tahun depan diperkirakan tumbuh 20% mencapai Rp631 miliar dengan EPS proyeksi 2015 sebesar Rp84,70. Pada harga saat ini di Rp1210 saham TINS diperdagangan dengan PE 17,1x (E/14) dan PE 14,3x (E/15). Saham TINS berpeluang ditransaksikan dengan PE 19x atau mencapai Rp1610. Dari harga saat ini memiliki ruang penguatan 33%. Katalis pergerakan harga sahamnya sangat dipengaruhi dengan pergerakan harga timah yang pekan ini berhasil rebound di USD20125 (29/10). Secara technical saat ini level support di Rp1185 dan resisten di Rp1250 hingga Rp1270. Maintain Buy, SL 1180

(4)

Stock Picks

4 Jumat, 31 Oktober 2014

LSIP 1940-2000. Harga saham PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) dalam dua sesi perdagangan terakhir berhasil melanjutkan rebound. Harga sahamnya kemarin berhasil break resisten Rp1945 ditutup di Rp1955. Penguatan ini menyusul respon positif pasar atas rilis laba sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini (9M14). Laba bersih perseroan dalam periode tersebut naik 57,78% mencapai Rp698,64 miliar dibandingkan periode yang sama 2013 sebesar Rp442,88 miliar. Pertumbuhan laba ini ditopang penjualan yang tumbuh 21,79% mencapai Rp3,52 triliun dari Rp2,89 triliun periode yang sama 2013. Selain respon atas pertumbuhan laba, harga komoditas CPO yang cenderung menguat pekan ini turut menopang pergerakan positif harga saham perseroan. Kemarin harga CPO menguat hingga RM2287/MT. Pencapain penjualan perseroan sepanjang 9M14 mencerminkan 68,75% dari proyeksi pendapatan tahun ini sebesar Rp5,2 triliun. Sedangkan pencapaian labanya hingga September lalu sudah mencerminkan 78%

dari proyeksi laba tahun ini Rp896 miliar. Ini mengindikasikan pencapaian laba perseroan di atas

ekspektasi kami sebelumnya. Pada harga saat ini di Rp1955 saham LSIP ditransaksikan dengan PE

14,8x (E/14). Sebelumnya kami memproyeksikan harga saham LSIP berpeluang ditransaksikan

dengan PE 19x atau mencapai target harga di Rp2495 atau punya ruang penguatan 27,6% dari

harga saat ini. Secara technical peluang penguatan akan menguji resisten di Rp2000. Sedangkan

level support saat ini bergeser ke atas di Rp1940. Pergerakan harga saham perseroan sangat

sensitif dengan pergerakan harga komoditas CPO. Trading Buy, SL 1900

(5)

5

Stock Picks

Jumat, 31 Oktober 2014

Saham Pilihan

INDF 6550-6800 Buy, SL 6400 SIMP 770-800 TB, SL 750 AALI 22500-23800 TB, SL 21100 CTRA 1090-1160 TB, SL 1080 BBNI 5750-5900 TB, SL 5700 SGRO 2090-2200 TB, SL 1980 PTPP 2500-2700 TB, SL 2480

LPKR 1040-1100. Harga saham Lippo Karawaci Tbk (LPKR) kemarin ditutup di Rp1070 melanjutkan tren

penguatannya. Perseroan merupakan salah satu emiten properti yang mampu membukukan pertumbuhan laba

positif tahun ini di tengah iklim makro yang kurang kondusif. Ini terutama disebabkan porsi recurring income yang

cukup besar terhadap pendapatan perseroan mencapai 52% pendapatan. LPKR tahun ini diperkirakan mencapai

pendapatan Rp9,07 triliun atau tumbuh 35% dari 2013 lalu sebesar Rp6,7 triliun. Sepanjang 1H14, pendapatan

LPKR tumbuh 33,94% mencapai Rp4,11 triliun. Sedangkan laba bersih tahun ini diproyeksikan mencapai Rp1,54

triliun atau tumbuh 25% dari 2013 lalu sebesar Rp1,2 triliun. Hingga paruh pertama tahun ini (1H14) laba bersih

tumbuh 23,32% mencapai Rp672,91 miliar. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan sebesar Rp66,78. Pertumbuhan

pendapatan perseroan tahun ini ditopang sejumlah proyek seperti Holland Village, Apartemen St Moritz, dan

Embarcardero. Selain sejumlah proyek properti tersebut perseroan tahun ini akan mendapat tambahan

pendapatan dari penjualan aset Lippo Mall Kemang melalui anak usahanya, PT Almaron Perkasa. Aset tersebut

dijual senilai Rp3,6 triliun ke anak usaha Lippo Malls Indonesia Retail Trust Management Ltd (LMIRT Management),

yaitu KMTI Holdings Pte Ltd. Perseroan dinilai mendapat keuntungan dari penjualan aset tersebut karena masih

bisa mengoperasikannya. Pada harga saat ini di Rp1070 saham LPKR ditransaksikan dengan PE 16x (E/14) dan PBV

1,6x. Saat ini PE industri 20x dan PBV 1,7x. Sedangkan berdasarkan NAV saat ini sebesar Rp2591, harga sahamnya

ditransaksikan dengan diskon NAV sebesar 58%. Harga saham LPKR untuk target jangka panjang setahun ke

depan berpeluang ditransaksikan dengan diskon NAV 40% atau mencapai harga Rp1555 atau punya ruang

penguatan 45% dari harga saat ini. Resiko pergerakan harga sahamnya dipengaruhi pergerakan nilai rupiah atas

dolar AS dan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tahun ini. Secara technical peluang penguatan harganya

akan menguji resisten di Rp1100. Sedangkan level support di Rp1040. Trading Buy, SL 1030

(6)

Stock View

6 Jumat, 31 Oktober 2014

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG

5058.85 5079.30 5099.75 5035.39 5011.93

PERKEBUNAN

AALI 23000 23,800.00 24,600.00 21,700.00 20,400.00 3,725,866.00 36.80 485.51 114.55 11.84

BWPT 550 566.67 583.33 536.67 523.33

LSIP 1955 1,986.67 2,018.33 1,906.67 1,858.33 1,279,973.00 40.33 32.78 122.48 14.91

SGRO 2100 2,153.33 2,206.67 2,038.33 1,976.67 649,627.93 10.94 29.32 141.04 17.91

SIMP 775 788.33 801.67 758.33 741.67 3,171,052.00 2.40 12.14 92.44 15.96

UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00 659,213.38 36.97 21.64 -571.51 0.58

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 1100 1,120.00 1,140.00 1,080.00 1,060.00 9,632,947.40 33.83 45.68 269.20 6.02

BORN 69 71.00 73.00 68.00 67.00

BRAU 96 98.33 100.67 94.33 92.67

BUMI 138 141.00 144.00 136.00 134.00 9,572,406.53 4.50 191.78 -751.57 0.18

DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 631,292.51 8.52 -0.52 -77.95 -23.93

HRUM 1545 1,566.67 1,588.33 1,516.67 1,488.33 1,460,386.97 -32.82 45.54 81.61 8.48

ITMG 20900 21,016.67 21,133.33 20,766.67 20,633.33 5,742,974.57 5.02 968.54 -299.21 5.39 PTBA 12625 12,816.67 13,008.33 12,366.67 12,108.33 3,093,648.00 11.39 232.76 8.74 13.56

PTRO 1055 1,060.00 1,065.00 1,045.00 1,035.00 929,699.70 5.15 23.76 -67.39 11.10

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 139 140.33 141.67 137.33 135.67 999,850.63 1,185.87 4.39 5,114.26 7.91

ELSA 525 536.67 548.33 516.67 508.33 918,296.00 -12.25 7.42 56.06 17.69

ENRG 114 117.67 121.33 109.67 105.33 2,210,590.04 27.13 4.86 2,610.69 5.86

ESSA 3120 3,218.33 3,316.67 3,068.33 3,016.67 126,590.83 22.89 42.71 28.12 18.26

MEDC 3825 3,873.33 3,921.67 3,763.33 3,701.67 2,303,371.50 7.08 122.83 131.12 7.79

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 960 975.00 990.00 940.00 920.00

INCO 3675 3,710.00 3,745.00 3,615.00 3,555.00 2,430,306.44 -3.23 20.62 -33.11 44.56

TINS 1225 1,258.33 1,291.67 1,173.33 1,121.67

SEMEN

INTP 23550 23,900.00 24,250.00 23,325.00 23,100.00 4,499,774.00 6.65 289.47 -7.03 20.34

SMCB 2420 2,443.33 2,466.67 2,403.33 2,386.67 2,356,126.00 9.11 42.23 75.57 14.33

SMGR 15700 15,991.67 16,283.33 15,516.67 15,333.33 6,177,992.74 11.44 219.66 5.39 17.87 LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 91 91.00 91.00 91.00 91.00 333,609.60 28.88 2.97 59.01 7.65

JPRS 242 242.67 243.33 240.67 239.33 158,603.63 98.78 6.50 -0.37 9.31

KRAS 475 477.00 479.00 473.00 471.00 5,240,035.36 -12.47 -33.57 -698.77 -3.54

PAKAN TERNAK

CPIN 4220 4,260.00 4,300.00 4,140.00 4,060.00 6,719,521.00 19.02 40.34 -7.84 26.15

JPFA 1230 1,245.00 1,260.00 1,200.00 1,170.00 5,674,518.00 14.33 4.97 -72.07 61.92

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 6900 6,975.00 7,050.00 6,800.00 6,700.00 49,821,000.00 6.73 116.76 9.68 14.77

GJTL 1425 1,458.33 1,491.67 1,408.33 1,391.67 3,199,668.00 5.32 96.23 -2.66 3.70

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 11000 11,075.00 11,150.00 10,950.00 10,900.00 7,355,089.00 21.44 0.12 6.96 24.94

INDF 6600 6,633.33 6,666.67 6,533.33 6,466.67 16,365,578.00 27.30 156.42 90.13 10.55

MYOR 29500 29,816.67 30,133.33 29,341.67 29,183.33 3,498,158.85 30.25 133.69 -45.72 55.17

ROTI 1225 1,233.33 1,241.67 1,218.33 1,211.67 464,595.48 27.03 12.10 9.45 25.31

GGRM 56350 56,808.34 57,266.67 56,058.34 55,766.67 15,670,252.00 23.99 736.58 35.34 19.13

INAF 166 167.67 169.33 164.67 163.33 155,073.95 25.62 -12.39 250.04 -3.35

KAEF 1110 1,118.33 1,126.67 1,103.33 1,096.67 867,027.74 8.45 4.21 -4.38 65.95

KLBF 1710 1,718.33 1,726.67 1,693.33 1,676.67 4,066,502.64 16.52 10.52 11.04 40.64

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

UNVR 30450 30,783.33 31,116.67 30,183.33 29,916.67 8,725,116.00 15.17 178.37 -4.96 42.68

(7)

7 EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 352 354.33 356.67 348.33 344.67 1,165,134.03 1.99 14.43 20.67 6.10

ASRI 457 459.00 461.00 455.00 453.00 871,134.65 -3.40 15.77 -23.45 7.24

BKSL 89 91.00 93.00 87.00 85.00

BSDE 1570 1,583.33 1,596.67 1,543.33 1,516.67 1,254,119.10 -39.62 27.93 -60.73 14.05

COWL 580 591.67 603.33 571.67 563.33 64,709.78 -6.38 1.59 -30.99 90.95

CTRA 1125 1,140.00 1,155.00 1,100.00 1,075.00 1,202,303.51 -10.35 15.01 5.45 18.74

CTRP 760 765.00 770.00 755.00 750.00 251,211.60 -58.80 4.89 -84.29 38.84

CTRS 2380 2,383.33 2,386.67 2,378.33 2,376.67 347,893.21 27.73 66.20 25.74 8.99

ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00

KIJA 270 273.00 276.00 267.00 264.00 725,835.40 -3.64 15.03 51.33 4.49

MDLN 492 496.00 500.00 489.00 486.00

KONSTRUKSI BANGUNAN

ADHI 2745 2,766.67 2,788.33 2,716.67 2,688.33 1,439,602.33 5.83 9.01 40.67 76.14

DGIK 180 182.33 184.67 176.33 172.67 480,924.22 52.77 1.81 -44.42 24.87

PTPP 2620 2,653.33 2,686.67 2,563.33 2,506.67 1,999,368.48 55.72 12.69 44.39 51.63

SSIA 740 756.67 773.33 726.67 713.33 918,070.21 -17.06 2.64 -93.80 70.12

TOTL 905 926.67 948.33 886.67 868.33 547,807.36 -6.30 11.12 -20.80 20.34

WIKA 2890 2,916.67 2,943.33 2,861.67 2,833.33 2,791,666.54 6.24 27.28 6.78 26.48

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 5875 5,950.00 6,025.00 5,825.00 5,775.00

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 3215 3,248.33 3,281.67 3,153.33 3,091.67 262,850.17 17.13 53.83 8.63 14.93

JSMR 6275 6,316.67 6,358.33 6,216.67 6,158.33 2,079,705.80 -13.14 55.30 16.71 28.37

TELEKOMUNIKASI

BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 471,133.26 -31.12 6.89 -316.19 1.81

EXCL 5300 5,475.00 5,650.00 5,125.00 4,950.00 5,512,751.00 9.78 44.41 20.12 29.84

ISAT 3665 3,695.00 3,725.00 3,640.00 3,615.00 5,773,177.00 -0.26 147.24 -1,224.62 6.22

TLKM 2760 2,773.33 2,786.67 2,738.33 2,716.67 21,250,000.00 8.71 36.20 4.95 19.06

TRANSPORTASI

GIAA 515 525.00 535.00 510.00 505.00 9,206,681.81 17.35 -82.55 469.78 -1.56

MBSS 1215 1,220.00 1,225.00 1,210.00 1,205.00 435,871.55 21.78 59.94 3.87 5.07

WINS 1150 1,175.00 1,200.00 1,100.00 1,050.00 518,942.64 36.32 23.63 53.05 12.17

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 635 641.67 648.33 626.67 618.33 2,753,426.38 52.84 17.64 3.30 9.00

BANK

BBCA 13000 13,141.67 13,283.33 12,916.67 12,833.33 10,261,849.00 32.93 148.65 26.73 21.86

BBKP 750 751.67 753.33 746.67 743.33 1,641,517.00 15.99 27.33 9.08 6.86

BBNI 5800 5,825.00 5,850.00 5,750.00 5,700.00 7,526,634.00 26.65 128.30 15.63 11.30

BBRI 10825 10,908.33 10,991.67 10,733.33 10,641.67 17,099,293.00 28.06 240.57 16.71 11.25

BBTN 1120 1,131.67 1,143.33 1,106.67 1,093.33 3,123,112.00 28.06 32.29 2.24 8.67

BDMN 4200 4,230.00 4,260.00 4,140.00 4,080.00 5,612,922.00 17.40 91.25 -13.01 11.51

BJBR 760 771.67 783.33 741.67 723.33 2,124,681.00 12.48 33.55 -12.29 5.66

BMRI 10200 10,241.67 10,283.33 10,116.67 10,033.33 14,313,290.00 25.54 211.05 10.27 12.08

BNGA 910 916.67 923.33 906.67 903.33 4,883,839.00 15.02 43.71 4.22 5.21

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 4800 4,836.67 4,873.33 4,751.67 4,703.33 5,630,170.96 3.52 46.44 14.36 25.84

INTA 268 272.67 277.33 265.67 263.33 398,931.00 -48.89 37.27 87.86 1.80

UNTR 17675 17,800.00 17,925.00 17,500.00 17,325.00 13,901,385.00 11.66 42.26 39.66 104.56 PERDAGANGAN ECERAN

MAPI 5350 5,483.33 5,616.67 5,258.33 5,166.67 2,675,101.00 26.32 27.42 -27.88 48.78

RALS 815 868.33 921.67 783.33 751.67 1,184,904.00 9.45 5.73 -2.88 35.58

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 2800 2,846.67 2,893.33 2,721.67 2,643.33 1,496,466.00 9.55 27.61 -7.99 25.35

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 368 374.67 381.33 364.67 361.33 55,860.54 -9.06 -5.88 94.31 -15.66

BNBR 50 50.00 50.00 50.00 50.00 2,503,679.10 190.79 7.10 1,526.00 1.76

(8)

Corporate Action

8

RUPS EMITEN JENIS TANGGAL TEMPAT

BBNI Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk. AGM 06/03/2014 The Ballroom - Four Season Hotel Jakarta

MTFN Capitalinc Investment Tbk. EGM 10/03/2014

SRIL Sri Rejeki Isman Tbk EGM 10/03/2014 Gd. Serbaguna - Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 Solo

BNII Bank Internasional Indonesia

Tbk. EGM 12/03/2014 Function Room - Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No.

8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270 ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk. AGM 14/03/2014 Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km.

18, Jakarta selatan

ARNA Arwana Citramulia Tbk. AGM 14/03/2014 Plant 2 - PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 RW 003 Kibin - Cikande, Serang 42186

WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk AGM 18/03/2014 Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 Jakarta

CNKO Exploitasi Energi Indonesia

Tbk EGM 19/03/2014 Hotel Redtop - Pecenongan

BLTA Berlian Laju Tanker Tbk AGM 19/03/2014 Ruang Seminar I-II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend.

Sudirman Kav. 52-53, Jakarta BTPN Bank Tabungan Pensiunan

Nasional Tbk. AGM 20/03/2014

GIAA Garuda Indonesia (Persero)

Tbk EGM 24/03/2014

MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 24/03/2014 Ruang Serbaguna BEI BBRM Pelayarang Nasional Bina

Buana Raya Tbk AGM 25/03/2014

BBRM Pelayarang Nasional Bina

Buana Raya Tbk EGM 25/03/2014

BJBR Bank Pembangunan Daerah

Jawa Barat dan B AGM 26/03/2014 Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41-43 Bandung

BJBR Bank Pembangunan Daerah

Jawa Barat dan B EGM 26/03/2014 Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41-43 Bandung

BJTM Bank Pembangunan Daerah

Jawa Timur Tbk AGM 26/03/2014 Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya BBRI Bank Rakyat Indonesia

(Persero) Tbk. AGM 26/03/2014

INAF Indofarma Tbk. AGM 26/03/2014

ITMA Sumber Energi Andalan Tbk EGM 27/03/2014

WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk. AGM 27/03/2014 Gd. WIKA - Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 Jakarta Timur

BNGA Bank CIMB Niaga Tbk AGM 27/03/2014 Soehanna Hall - The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 11 A, Jakarta

AGRO Bank Rakyat Indonesia

Agroniaga Tbk AGM 27/03/2014

DEWA Darma Henwa Tbk AGM 28/03/2014 Ballroom 2 Lt. 1 - JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C -22 Jakarta 12940

DEWA Darma Henwa Tbk EGM 28/03/2014 Ballroom 2 Lt. 1 - JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C -22 Jakarta 12940

IGAR Champion Pacific Indonesia

Tbk AGM 28/03/2014 Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta Jumat, 31 Oktober 2014

(9)

Corporate Action

9 EMITEN JUMLAH

DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN

DIVIDEN KETERANGAN

NELLY 4 01/09/2014 02/09/2014 18/09/2014

ACST 40 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014

JAWA 2 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014

RDTX 105 22/08/2014 25/08/2014 10/09/2014

DGIK 3 12/08/2014 15/08/2014 22/08/2014

RUIS 8 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014

KIAS 2 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014

SMAR 5 08/08/2014 11/08/2014 27/08/2014

TPMA 11 07/08/2014 08/08/2014 26/08/2014

GGRM 800 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014

LMSH 200 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014

LION 400 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014

DART 28 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014

MDRN 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014

ETWA 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014

GEMA 7 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014

DPNS 20 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014

PANR 8 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014

MASA 1 25/07/2014 04/08/2014 20/08/2014

BFIN 0 02/07/2014 02/07/2014 02/07/2014

1(satu) saham akan memperoleh Rp.122.21 Rasio Final akan di informa-

sikan pada saat Recording Date

TSPC 75 24/07/2014 25/07/2014 19/08/2014

ASBI 25 23/07/2014 24/07/2014 19/08/2014

PEGE 10 22/07/2014 23/07/2014 15/08/2014

ASDM 57 18/07/2014 21/07/2014 12/08/2014

ULTJ 12 18/07/2014 02/07/2014 02/07/2014

ALDO 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014

FORU 10 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014

PWON 5 17/08/2014 18/07/2014 22/08/2014

CLPI 0 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 USD0.0018

GPRA 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014

FAST 30 15/07/2014 16/07/2014 05/08/2014

INDF 142 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014

MFIN 20 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014

DYAN 3 14/07/2014 15/07/2014 06/08/2014

AMFG 80 11/07/2014 14/07/2014 24/07/2014

KBLI 4 10/07/2014 11/07/2014 25/07/2014

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu.

Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05 Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340 Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32 Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730 Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2 Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460 Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8 Blok F No.6 Jl. Ki Hadjar Dewantara Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810 Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165 Phone : 0274-543944

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q Surakarta 57141 Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992 Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1 Jakarta 10270, Indonesia Phone : +62 21 726 3969 Fax : +62 21 571 0895 CS : +62 21 726 2757

Web : www.firstasiacapital.com E-mail : [email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected]) David Nathanael ([email protected])

10

Referensi

Dokumen terkait

Pedoman Pengujian Lapang dalam Rangka Penerbitan Surat Nomor Pendaftaran Obat Ikan disusun untuk memberikan penjelasan kepada pelaksana uji lapang dan pelaku usaha

Perusahaan belum pernah melakukan penjualan ekspor, sehingga Dokumen V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal tidak diverifikasi.. Prinsip Kriteria

Jika  melihat  penjelasan  sebelumnya,  maka  dapat  disimpulkan  bahwa  kondisi  industri  UKM  di  Indonesia  pada  saat  ini  menghadapi  persaingan  yang 

NLM : QX 515 Yuyun Srikandi, Yusran Udin, Risti, Hasrida Mustafa, Malonda Maksud, Ade Kurniawan (Balai Litbang P2B2 Donggala, Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI )

Namun, dengan balutan cerita, pesan, dan adegan film yang menarik banyak terdapat pesan-pesan dominasi kharismatik yang menarik yang ingin menanamkan ideologi

Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh positif faktor kompetisi politik, ukuran, leverage, kekayaan pemerintahan daerah, serta pengaruh

diuraikan di atas, waktu cerita Sang Pencerah bisa dilihat sebagai surat dari masa lalu yang mengingatkan bahwa telah terjadi penyimpangan luar biasa dari rasionalitas

Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan ditemukan fenomena berkaitan dengan pengaruh pemahaman standar akuntansi pemerintahan (SAP), transparansi dan pelatihan terhadap