• Tidak ada hasil yang ditemukan

Demi Kebenaran Dan Keadilan WASPADA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Demi Kebenaran Dan Keadilan WASPADA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Serampang Serampang

Ada-ada Saja

Lanjut ke hal A2 kol. 4

- Sirna mimpi masa jabatan diperpanjang - He...he...he...

Ingin Beli Mobil, Petani Ngamuk Diremehkan

SEORANG petani di Kar- nataka, India, ngamuk-nga- muk di dealer mobil karena diledek tidak punya uang oleh pramuniaga. Peristiwa bermu- la ketika seorang petani dari wilayah Kempegowda datang ke dealer mobil Mahindra

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan,

“jika kamu bersyukur, niscaya akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih” (Q.S Ibrahim: 7)

ADALAH satu kebenaran yang terkandung dalam ayat tersebut, bahwa orang yang bersyuku akan mendapatkan tambahan dari nikmat Allah SWT, namun apabila kufur atau tidak bersukur, maka kita akan mendapatkan azab dari Allah SWT. Hal ini menjadi peringatan bagi kita semua, agar kita benar-benar dapat bersukur terhadap nikmat Allah SWT tiada terhingga.

Sederhana saja alasannya, bahwa kepada sesama manu- sia saja kita diajari berterimakasih, betapa indahnya etika ini. Maka dahsyat dampaknya jika kita juga pandai bersyu- kur kepada Allah SWT, sebab Tuhan berjanji akan menambah nikmatnya jika banyak orang yang bersyukur.

Bersyukur terhadap apapun yang kita dapatkan dari Allah SWT adalah sebuah kenikmatan yang tiada tara, rasa syukur tersebut akan menambah keimanan kita kepada

Al Bayan

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Kenikmatan Bersyukur

Oleh: Tantomi Simamora

Luar Kota Rp5.000,-

W

WASPADA

Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

SENIN, Legi, 21 Maret 2022/18 Sya’ban 1443 H Terbit 16 Halaman

ISSN: 0215-3017

No: 27313 Tahun Ke-75

BELAWAN (Waspada): Se- jumlah warga menilai, peme- rintah sengaja membiarkan lobang besar yang mengangah dan siap menelan korban di badan Jl. Marelan Raya, Kel.

Rengas Pulau, Kec. Medan Ma- relan, persis didepan RSU Wulan Winda, Minggu (20/3).

Pasalnya, sudah lebih tiga bulan berlalu, tidak terlihat ada tindakan atau upaya pemerin- tah untuk memperbaikinya, terutama pemerintahan setem- pat.

“Yang kami kesalkan, Lurah

atau Camat tidak ada ambil tindakan. Padahal kalau mau, mereka bisa memperbaiki jalan itu, minimal menimbunnya dengan menggunakan pasir dan batu,” kata Faisal, 45, warga Marelan.

Jl. Marelan Raya adalah jalan provinsi yang menghubungkan Kec. Medan Marelan di Kota Medan dan Kec. Labuhan Deli di Deliserdang, panjang badan jalan yang rusak parah hanya sekitar 20 meter. “Kalau me- nunggu dana Pemprovsu pas- tilah lama memperbaiki jalan

ini,” sebut Faisal.

Camat Medan Marelan M Yunus mengatakan, pihaknya sudah menyurati PU Pem- provsu terkait hal itu dan petu- gas PU sudah datang meme- riksanya. “Namun sekarang aku bukan Camat Marelan lagi karena sudah diganti hari Jumat kemari,” katanya.

Sebelumnya, Jalan Marelan Raya sudah diperbaiki sekitar lima bulan lalu, namun rusak kembali sehingga membaha- yakan pengguna jalan.

(ctam) MEDAN(Waspada): Ketua

Dewan Kehormatan Nasional (DHN) 45 Jenderal TNI Purn.

H Try Sutrisno, menegaskan In- donesia akan menjadi negara gagal jika abai terhadap jiwa, semangat dan nilai-nilai ke- juangan (JSN) 1945.

Hal itu disampaikan Mantan Wapres RI itu saat berlangsung- nya zoom dari Jakarta, Minggu

(20/3), dalam rangka HUT ke 62 Badan Pembudayaan Ke- juangan 45 (DHN45).

Kegitan zoom ini disaksikan langsung Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M. Hasyim dan Sekum Dr. H.

E d d y S y o f i a n M A P, d a r i Gedung Juang 45 Jl. Pemuda Medan ber-sama fungsionaris yang zoom dari Gedung Juang

45 Sumut antara lain Sanggam Hutagalung (Wakil Ketua), Vivi Savitri (Ben-dahara), Ansari A Tarigan (Sekre-taris II), Harun Al Rasyid (Ka Sekretariat), Ali Mu k t i S i r e g a r, M a r w a n Hasibuan (Kabid Polhuk) dan Ir. Zulfikar Tanjung (Bid Infokom).

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Pemerintah Fokus Pemilu 2024

JAKARTA ( Waspada): Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menegaskan bahwa Pe- merintah tetap fokus mempersiapkan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 2024.

dan fungsinya,” kata Mahfud MD dalam keterangan yang di- terima di Jakarta, Minggu (20/

3).

Terkait dengan adanya dis- kusi yang muncul di partai poli- tik, DPR, lembaga swadaya ma-

Lanjut ke hal A2 kol. 4

Lanjut ke hal A2 kol. 4

MEDAN (Waspada): Hari ini, Senin (21/3) pagi, Gubsu H Edy Rahmayadi dijadwal- kan membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 38 tingkat provinsi di kam- pus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Jl.

Sutomo, Medan.

UINSU sebagai tuan ru- mah pelaksanaan MTQ ting- kat provinsi ini untuk perta- ma kalinya, karena biasanya MTQ dituanrumahi oleh Ka- bupaten/Kota di Sumatera Utara secara bergilir. Na- mun, tahun ini tepatnya MTQ ke-38, Gubsu H Edy Rahmayadi menunjuk UIN- SU sebagai tuan rumah.

‘’Back to basic,’’ ujar Rek- tor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap, MA dalam bin- cang-bincang dengan Was- pada TV dalam segmen

Suara Kampus yang telah tayang dikanal youtube Waspada TV, Minggu (20/3).

Prof. Syahrin menyebut- kan, ini kepercayaan masya- rakat kepada UINSU yang luar biasa. ‘’Gubsu Pak Edy Rahmayadi mempercaya- kan UINSU tuan rumah MTQ ke-38 ini. Kepercayaan ini tidak terlepas dari per- juangan umat Islam seluruh- nya,’’ sebutnya.

Prof. Syahrin pun meng- ibaratkan kembali kancil ke tempat tidurnya. ‘’Kancil itu keluar sore, subuh balik.

Kancil tidak pernah salah dalam kembali ke tempatnya tidur atau rumahnya. Kalau UINSU dipercayakan sebagai panitia MTQ, memang itu tempat kembalinya. Karena

Lanjut ke hal A2 kol. 1 Lanjut ke hal A2 kol. 6

Lanjut ke hal A2 kol. 4 syarakat (LSM), dan organisasi

masyarakat (ormas), menurut Mahfud, adalah hal yang lum- rah.

“Bahwa partai politik, DPR, LSM, ormas, mau mendiskusi- kan hal itu, diskusikan saja.

Silakan diskusi, apa hasilnya itu urusan politik. Akan tetapi, bagi Pemerintah, sekarang sudah menyiapkan. Pada tahun 2024 ada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, legislatif, dan pil- kada serentak. Itu kami siapkan,”

ujar Mahfud menegaskan.

Pada kesempatan itu, Mah- fud MD menjelaskan terkait dengan beredarnya rencana pembahasan penundaan pemi- lu yang rencana penyeleng- garaannya di Balikpapan, Senin

mendatang.

“Kemarin ada berita di Ba- likpapan, katanya Kemenko Polhukam undang Bawaslu, un- dang KPU untuk mendiskusikan

Waspada/Andy Aditya

SEORANG pekerja sedang mengecek panggung utama yang dipakai untuk kegiatan MTQ ke-38 tingkat Provinsi Sumatera Utara di gedung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Jl. Sutomo, Medan, Minggu (20/3). MTQ yang berlangsung 21-28 Maret 2022 ini dituanrumahi UINSU dan dibuka Gubsu Edy Rahmayadi, hari ini, Senin (21/3) pagi.

Lanjut ke hal A2 kol. 1 Lanjut ke hal A2 kol. 4

Waspada/Andy Aditya

REKTOR UINSU Prof.Dr.Syahrin Harahap MA dalam perbincangan dengan Waspada TV.

UINSU Tuan Rumah MTQ Ke-38 Sumut

Ibarat Kembali Kancil Ke Tempat Tidurnya

Muzakir Manaf Akan Bentuk Mualimin Baru

MEDAN (Waspada): Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat Muzakir Manaf, akan membentuk kepemimpinan Komite Mualimin Aceh (KMA) yang baru.

Demikian Wakil Ketua KPA Pusat Kamaruddin Abubakar atau yang akrab disapa Abu Razak, kepada media pekan lalu.

Menurut Abu Razak, Muzakir Manaf (foto) yang lebih dikenal Mualem ini akan melakukan evaluasi terhadap pimpinan Komite Mualimin Aceh (KMA) di bawah pimpinan Tengku Zulkarnaini Bin Hamzah alias Tengku Ni.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Mualem, jadi dalam waktu dekat sudah ada pimpinan baru, kebetulan Mualem hari ini sudah berangkat ke Jakarta,” sebut Abu Razak kepada media ini di Banda Aceh, Jumat pekan lalu.

Abu Razak menegaskan, kepengurusan Mualimin di bawah pimpinan Tengku Ni tidak ada legalitas atau Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Mualem dan Wali Nanggroe Malek Mahmud.

“Orang itu tidak ada SK, SK itu harus ditandatangani Mualem dan diwakili Wali Nanggroe,” kata Abu Razak.

Seingat Abu Rajak, lembaga Mualimin pertama lahir dalam sebuah rapat di Lhokseumawe tahun 2007. Waktu itu ditunjuk Syarifuddin Hasyim (Din Kepala), Sekretaris, Abubakar dan Bendahara Makaruddin Abubakar.

“Jadi, Pemerintah tetap menyiapkan jadwal 2024 untuk Pemilu Presiden dan Wapres RI, serta legislatif, dan pilkada serentak. Urusan parpol di DPR silakan. Kami akan bekerja secara profesional sesuai dengan tugas

Antara

CENDERAMATA: Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan cenderamata kepada CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta (kedua kiri) disaksikan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Miguel Oliveira (kiri) yang menjadi juara dan pembalap Pramac Racing Johann Zarco (kanan) di podium seusai balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3).

Waspada/Rustam Effendi

LOBANG di badan Jl. Marelan Raya mengancam keselamatan pengguna jalan.

Lobang Di Jl. Marelan Raya Siap Menelan Korban

Polisi Tembak Perampok

MEDAN (Waspada): Beberapa hari setelah melakukan aksi kejahatannya, seorang perampok handphone terpaksa ditembak personel Tim Jatan- ras Presisi Polrestabes Medan, karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, Minggu (20/

3).

Perampok berinisial MF, 24, warga Jl. Setia Luhur, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia, selan- jutnya diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara ka-rena menderita luka tembak di kakinya.

Seorang lagi teman pelaku berinisial MHS masih diburon. Polisi juga menahan seorang wanita berinisial ET, 40, warga Pasar 7 Beringin Tembung, Kec. Percut Seituan, yang membeli handphone hasil rampokan tersebut.

Kasus Tewas Penghuni Kerangkeng

Poldasu Minta Keterangan Ketua DPRD Langkat

MEDAN (Waspada): Dit Reskrimum Polda Sumut, memanggil dan meminta keterangan Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin, merupakan adik kandung Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin (TRP), Sabtu (19/3).

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Hadi Wah- yudi menyebutkan, Sribana dimintai keterangan terkait tewasnya penghuni kerangkeng milik TRP yang sedang ditangani.

“Dimintai keterangan soal pengelolaan kerang- keng manusia yang menyebabkan kematian,” ujar Hadi, Minggu (20/3). Kata dia, dalam pemeriksaan itu, status Sibrina hanya sebagai saksi.

Kecil Kemungkinan Hilal Terlihat 1 April

JAKARTA (Waspada): Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, kecil kemungkinan hilal bulan suci Ramadhan akan muncul pada tanggal 1 April 2022. Hal ini didasarkan pada hasil pengamatan astronomi dan catatan hilal yang dimiliki badan tersebut.

“Hasil rukyat hilal awal bulan Ramadhan 1443 H pada 1 April 2022 hilal berpotensi kecil untuk terlihat (teramati). Hal ini berdasarkan ilmu astro- nomi dan data rekor hilal yang teramati oleh BMKG sejak tahun 2008 yang dihubungkan dengan data- data hilal awal Ramadhan 1443 H tanggal 1 April 2022 M saat matahari terbenam seperti tersebut di atas,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofi- sika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat

Kejagung Bentuk Rumah Restorative Justice

JAKARTA (Waspada): Kejaksaan Agung RI, membentuk Rumah Restorative Justice di seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia sebagai lembaga yang dapat menyelesaikan perkara secara cepat, sederhana, dan biaya ringan.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jam- pidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana mengata- kan, penyelesaian perkara dengan prinsip keadilan restoratif memperoleh respons positif dari masya- rakat, sehingga perlu dilembagakan oleh kejaksaan dengan membentuk Rumah Restorative Justice.

“Harapannya terwujudnya kepastian hukum yang lebih mengedepankan keadilan yang tidak hanya bagi tersangka, korban, dan keluarganya,

Persiapan MTQ Sumut

Negara Gagal Jika Abai

Semangat Kejuangan 45

(2)

WASPADA

Senin 21 Maret 2022

A2 Berita Utama

Ada-ada Saja ....

bersama temannya.

Peristiwa yang terjadi, belum lama ini, berawal saat petani itu memang tertarik dengan Mahindra Bolero. Hanya saja saat datang ke dealer mobil yang dia inginkan, justru pengalaman buruk terjadi. Pramuniaga yang menemani petani dan temannya justru bersikap tidak simpatik .

Terkesan tenaga penjual mobil itu meremehkan penampilan petani yang terlalu sederhana. Belum lagi si petani memang banyak bertanya.

Saking kesalnya, pramuniaga itu akhirnya meledek si petani.

Dia mengatakan petani itu tidak punya uang, tapi tetap nekat datang ke dealer mobil. “Jangankan 10 lakh Rupee. 10 Rupee saja kamu tidak punya,” kata pramuniaga itu seperti dilaporkan.

Diketahui 10 Rupee setara dengan Rp1.900 sedangkan 10 Lakh Rupee setara nyaris Rp200 juta.

Tidak diterima diledek, si petani langsung ngamuk-ngamuk.

Dia kemudian menantang si pramuniaga agar menyerahkan mobil jika dia bawa uang tunai sesuai harga mobil yang dia inginkan.

Setelah satu jam meninggalkan dealer mobil, si petani itu ternyata datang lagi dan bawa uang tunai. Saat itu dia meminta dealer mobil segera mengeluarkan mobil yang dia inginkan.

Hanya saja hal itu tidak bisa dilakukan.

Parahnya lagi, pramuniaga yang meledek petani itu justru sama sekali tidak mau bertemu dengan orang yang dia ledek.

Akhirnya si petani justru tidak jadi membeli mobil yang dia inginkan. Peristiwa itu justru menarik perhatian CEO Mahindra, Anand Mahindra. (sindonews.com)

Al Bayan ....

Allah SWT, karena dengan bersyukur, kita akan semakin sadar, bahwa segala sesuatu yang kita dapatkan berasal dari Allah SWT.

Termasuk proses dalam mendapatkan nikmat Allah SWT harus segera disyukuri, agar setiap aktifitas kita mendapatm kenikmatan yang hakiki.

Setiap pekerjaan yang dibarengi dengan rasa syukur, maka segala perkejaan itu akan sangat mudah dan menyenangkan.

Pekerjaan itu juga tidak akan menjadi beban, karena rasa sukur itu akan menjadikan manusia menerima apa saja yang telah didapatkannya setelah melalui usaha yang matang.

Namun tidak semua yang kita inginkan akan menjadi kenyataan. Itulah fakta yang kita alami dalam kehidupan selama ini, maka diperlukan sebuah sikap baik agar kita pandai memaknai sesuatu yang tidak kita inginkan. Sikap baik pada saat kita menerima kenyataan yang bukan kita inginkan adalah bersyukur.

Namun banyak orang yang tidak paham ba- gaimana nikmatnya bersyukur kepada Allah SWT.

Mereka yang tidak mendidik dirinya dengan belajar mengenal Allah SWT, pastilah sulit me- nampakkan rasa bersyukur, sebab dia merasa semua yang dia dapatkan di dunia ini hasil kerja kerasnya.

Orang-orang yang mendustakan peran Tuhan dalam perjalanan suksesnya adalah salah satu tanda dari orang yang kufur akan nikmat Allah SWT, ketika dia terpuruk baru ia sadar bahwa ada Tuhan yang berkuasa atas nasib manusia.

Di dalam Islam, orang yang tidak mau terbuka mengakui peran Tuhan itulah yang dinamakan orang. Kufur secara bahasa berarti menutupi.

Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.

Mereka yang tidak mau bersyukur atas nikmat Tuhan akan digolongkan ke dalam golongan kufur.

Jika kufur ini berubah ke masalah ke-imanan yang ingkar kepada Tuhan dia akan disebut kafir.

Pertanyaannya mengapa kita harus bersyukur kepada Tuhan?

Apabila sudah banyak manusia yang bersukur kepada Allah SWT, tentu akan semakin banyak

nikmat yang akan diberikan oleh Allah SWT.

umpanaya saja Indonesia yang mayoritas pendu- duknya adalah umat Islam. jika umat Islam di seluruh Indonesia kebanyakan bersukur kepada Allah SWT, tentu nikmat Allah SWT akan terus bertambah di negeri ini.

Manusia yang paling bahagia ialah orang yang pandai bersyukur dalam kehidupannya.

Kebahagiaan yang dirasakannya tidaklah semasa hidup di dunia saja, melainkan Allah telah men- janjikan pula kebahagiaan di akhirat bagi hamba- hambanya. Kita harus menyadari bahwa yang lebih berhak atas diri kita hanyalah Allah SWT.

Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur dengan apa yang diberikan-Nya, apa- pun itu. Syukuri kenikmatan yang sudah di- berikan, jangan hanya berkeluh kesah tentang penderitaan yang baru datang.

Sebab jika kita bandingkan kenikmatan yang sudah diberikan jauh melebihi penderitaan yang baru datang. Sebab kurangnya bersyukur meru- pakan cacat yang harus dibersihkan. Karena bisa saja, cobaan datang kepada kita karena ku- rangnya kita bersyukur.

Jadi sebagai seorang Muslim yang beriman, hendaknya bersukur dijadikan sebagai modal utama dalam kehidupan yang pana ini. Terlebih dalam mengarungi setiap cobaan dunia, seorang muslim harus terus meningkatkan rasa sukur kepada Allah SWT, karena rasa sukur yang ikhlas karena Allah SWT tidak hanya mendapatkan nikmat di dunia, tetapi akan sampai kepada akhirat.

Begitulah pentingnya bersukur kepada Allah SWT, nikmat bersukur tidak akan sia-sia. Apabila tidak mendapatkannya di dunia, maka akan didapatkan di hari kiamat. Yang terpenting adalah bagaimana caranya untuk meningkatkan rasa sukur kepada Allah SWT.

Untuk menjadi orang yang bersukur me- mang tidak mudah, mesti dengan keteguhan atau kemurnian hati untuk menyadari segala sesuatu yang melata di bumi ini adalah milik Allah SWT yang mesti kita sukuri.

(Guru Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid/PDM Tapanuli Selatan)

UINSU Tuan Rumah ....

kajian quran paling advance di negeri ini adalah UIN,’’ katanya.

Kata dia, ini merupakan sesuatu yang back to basic karena sudah puluhan tahun MTQ ini melanglang buana ke semua daerah, sekarang balik ke sarangnya. ‘’Siapa tahu sudah ada pembaharuan, inovasi baru dalam pelaksanaannya,’’ tuturnya.

Menurut Prof. Syahrin, waktu itu mengatakan ke Gubsu Edy Rahmayadi bahwa UINSU menerima sedang senang hati jika UINSU dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tahun ini. ‘’Ini amanah.

Kami mencoba agar pelaksanaan MTQ ini betul-betul ada inovasi- inovasi,’’ tuturnya.

Inovasi itu, kata Prof Syahrin, di Sumatera Utara ini ada cita- cita yang sudah puluhan tahun tidak terlaksana. Yang pertama adalah penulisan mushaf Sumatera Utara. ‘’Banyak daerah-daerah religius telah menulis mushaf Alquran tetapi ditulis oleh anak- anak daerah. Sekarang ini kesempatan bagi kita untuk membuatnya,’’

ujarnya.

Prof. Syahrin menjelaskan, Mushaf Alquran Sumatera Utara saat ini sedang dirancang oleh disainer UINSU untuk penulisan quran yang nanti akan diluncurkan pada pembukaan MTQ ke- 38 tingkat Provinsi Sumatera Utara. (m29)

MEDAN (Waspada): Masa- lah stunting (gagal tumbuh) pada anak, masih menjadi per- soalan yang cukup pelik di Kota Medan dan Sumatera Utara.

Faktor kemiskinan, ling- kungan tinggal yang kumuh, sanitasi buruk serta pola asuh dari orang tua, menjadi penye- bab utama masih tingginya angka stunting di Indonesia.

Hal itu disampaikan mantan Wali Kota Medan Drs. H. Ra- hudman Harahap MAP, saat menerima kunjungan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait beserta Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara Muniruddin Ritonga SH, MH, dan 21 pengurus LPA kabupa- ten/kota se Sumatera Utara, Minggu (20/3) pagi, di pendopo rumah Rahudman, Kompleks Tasbi, Blok A No.25 Medan.

Kunjungan Arist Merdeka Sirait beserta rombongan dalam rangka silaturrahmi, berdiskusi sekaligus sarapan pagi bersama atas undangan Ra- hudman Harahap, setelah LPA Sumut usai menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakorwil) selama 2 hari di aula Avrost PPKS Jl.

Katamso Medan.

Sebelumnya di Rakorwil LPA Sumut itu, Rahudman Ha- rahap didapuk sebagai nara- sumber bersama Arist Merdeka Sirait dan TAPM Deli Serdang Saipul Azhari Siagian MSi, pada seminar nasional yang mereka

adakan dengan tema “Mewu- judkan Desa Ramah Anak dan Perempuan di Sumatera Utara”.

Kata Rahudman, sebagai anak bangsa, dirinya sangat mendukung gerakan perlin- dungan anak di Indonesia, ba- gaimana agar 10 hal yang men- jadi hak dasar anak bisa ter- penuhi.

“Sebab, kemajuan suatu daerah dan bangsa tidak terlepas dari bagaimana kita mendidik dan melindungi hak-hak anak, agar mereka bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang kuat dan kreatif untuk membawa bangsa ini lebih maju kedepannya,” sebutnya.

Rahudman menyebutkan, peran pemerintah dan seluruh stakeholder sangat diperlukan untuk menjamin seluruh hak anak bisa terpenuhi, dan yang utama bagaimana anak-anak bisa terbebas dari stunting.

“Jadi selain kita harus me- nyediakan ruang agar anak- anak bisa bebas bermain mengembangkan kreatifitasnya, persoalan gizi anak, lingkungan- nya dan pola asuh anak juga ha- rus kita perhatikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Arist Merdeka Sirait mengatakan, dalam gera- kan nasional perlindungan anak, Komnas PA terus mengkampa- nyekan pemenuhan 10 hak dasar anak yang meliputi hak untuk bermain, mendapatkan pendidikan, perlindungan, identitas, status kebangsaan,

makanan, akses kesehatan, rek- reasi, kesamaan dan hak untuk berperan dalam pembangunan.

“Menjadi kewajiban bagi kita orangtua untuk dapat meme- nuhi ke-10 hak anak tersebut,”

kata Arist.

Menurut Arist, pada prin- sipnya hak anak harus terpenuhi.

Sebab anak adalah amanah yang dititipkan dan di anuge- rahkan oleh Tuhan. Maka setiap orang punya kewajiban dan keterpanggilan berdasarkan hati nurani untuk memberikan per- tolongan pada sosok anak yang harus dibela.

Dia menganggap bahwa masih sedikit orang untuk ber- sama dengan anak memberikan pertolongan untuk segala ben- tuk eksploitasi, diskriminasi, dan kejahatan yang terjadi pada saat ini. Karena itulah Komnas PA terus mengkampanyekan ge- rakan nasional perlindungan anak.

Diakhir silaturahmi, Arist menyampaikan terima kasih kepada Rahudman atas un- dangan dan jamuan sarapan paginya. Arist mengaku nya- man berada di pendopo rumah Rahudman yang teduh. Apalagi di depan pendopo terdapat la- pangan hijau yang bersih se- bagai tempat bermain anak- anak. Sedang pendopo sendiri, kerap dijadikan sebagai tempat mengelar beragam kegiatan keagamaan, budaya, pendidikan dan lainnya. (m15)

Waspada/Ist

TOKOH Masyarakat Sumut yang juga Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap bersama istri Hj. Rita Wizni SPsi, MPsi, menjamu sarapan pagi Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Ketua LPA Sumut Muniruddin Ritonga dan pengurus LPA 21 kabupaten/kota, di pendopo rumah Rahudman, Kompleks Tasbi, Blok A No.25 Medan, Minggu (20/3) pagi.

Jamu Ketua Komnas PA Sarapan Pagi

Rahudman Bicara Persoalan Stunting

Negara Gagal ....

Jenderal Try Sytrisno mengakui, generasi bangsa saat ini berada di era kemajuan teknolo- gi dan informatika, serta memiliki kehandalan keilmuan yang sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di era kesejagatan yang kian canggih.

Dia mengingatkan seluruh kemajuan dan modernisasi menuju negara maju ini harus tetap ditopang oleh landasan dan pilar kebangsaan yang kuat, sehingga generasi bangsa akan berdiri lebih kokoh dan berintegritas sebagai bangsa yang lebih unggul di dunia.

Sedangkan landasan dan pilar kebangsaan itu, sebut dia, sudah jelas dan sudah final teruji keampuhannya yaitu jiwa, semangat dan nilai- nilai kejuangan (JSN) 1945 yang telah diwariskan utuh oleh para pahlawan dan pendiri bangsa Indonesia.

“Jadi jangan abai terhadap JSN ini,” tuturnya seraya berulang mengingatkan agar perlu kita sadari bahwa Indonesia akan menjadi negara gagal jika abai terhadap JSN 1945 kepada generasi mendatang yang semakin mengglobal.

Selain itu Try Sutrisno juga mengingatkan

agar semua komponen bangsa di era manapun dan secanggih apa pun itu, harus tetap mengha- yati dan menaati empat pilar bangsa yaitu Panca- sila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dipaparkannya, JSN 1945 sudah lengkap mencakup Pancasila yang ciri-cirinya secara garis besar melingkupi nilai perjuangan, nilai persatuan dan kesatuan, nilai rela berkorban untuk bangsa dan negara serta nilai pantang menyerah.

“Nilai-nilai inilah yang harus ada pada setiap generasi bangsa setiap eranya sebagai ciri bangsa Indonesia yang harus dimanifestasikan dan direlevansikan oleh generasi penerus bangsa,”

ujarnya seraya menyatakan optimis dengan JSN 1945 generasi masa depan bangsa Indonesia paling tangguh di dunia dan Indonesia menjadi negara sukses dan berhasil mengkader bangsanya.

Kalangan Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara mengaku “merinding” men- dengar penegasan Jenderal TNI Purn H. Try Sutrisno, Indonesia akan menjadi negara gagal jika abai terhadap jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan (JSN) 1945. (m22)

Waspada/Ist

FUNGSIONARIS DHD 45 Sumut tekun mengikuti via daring orasi politik Jenderal TNI Purn H. Try Sutrisno, di Gedung Juang 45 Sumut di Jl. Pemuda Medan.

Pemerintah Fokus ....

isu penundaan pemilu. Ya, itu kami batalkan karena itu akan menimbulkan isu liar seakan-akan Pemerintah mengagendakan, padahal sebenarnya Pemerintah mau menjelaskan kepada masyarakat bahwa agenda Pemerintah tetap,” tutur Menko Polhukam.

Kata Mahfud, di dalam negara demokrasi, masyarakat memiliki kebebasan dalam memberikan pendapat, berbeda saat zaman Orde Baru, partai politik dan LSM tidak boleh bicara.

“Ini negara demokrasi, dahulu zaman Orde Baru ‘kan partai politik tidak boleh bicara, LSM juga tidak boleh bicara, pokoknya dahulu semua ditegur. Sekarang bicaralah,” sebut Mahfud.

Meski demikian, kata Mahfud, Pemerintah akan bekerja secara profesional dan tetap menyiapkan jadwal 2024 untuk Pemilu Presiden/Wapres RI, legislatif, dan pilkada serentak. (ant)

Muzakir Manaf ....

Dalam perjalanan, lembaga ini kurang berfungsi karena dalam pilkada berbeda aspirasi. “ Waktu itu yang menandatangani SK adalah Mualem sebagai Panglima tertinggi dan mendapat persetujuan Wali Nangroe,” tutur Abu Razak.

Kemudian Abu Razak mengilas balik saat konflik, paska Peng- lima Abdullah Safi’i wafat, Mualem sebagai penggantinya dan sampai sekarang, sementara dirinya (Abu Razak) sebagai Koman-dan Operasi, sementara Tgk Ni dan yang lainnya adalah pimpinan wilayah.

Tetap Solid Abu Razak menjelaskan, sampai sekarang 23 Panglima Wilayah PA dan KPA se-Aceh tetap solid dan tidak merasa terganggu adanya mosi tidak percaya yang dilancarkan sekitar 15 kombatan eks Tripoly-Libya Kamis tadi. “23 Panggilma PA/KPA, percayakan kepemimpinan Mualem dan didukung penuh oleh Paduka Yang Mulia, Malik Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar,” ujar Kamaruddin Abubakar.

Meski tidak merasa terganggu, kata Abu Razak, Mualem bersa- ma dirinya dan petinggi KPA/PA akan duduk bersama menyikapi hal tersebut. “Tunggu Mualem pulang dari daerah,” ujar Abu Razak.

Salah Alamat Abu Razak menyebutkan, bahwa mosi tak percaya dengan pernyataan sikap yang “mengadili” kepemimpinan Mualem- Abu Razak, dinilai salah alamat. “Mestinya ditujukan kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat, jangan menyalahkan KPA/PA,” kata Abu Razak.

Misalnya soal lahan untuk kombatan dan hal lainnya, KPA/

PA terus memperjuangkan nasib Aceh. “Untuk mewujudkannya perlu waktu yang tidak sedikit. Selain banyak kemajuan yang dicapai, juga tidak perlu di ekspose,” demikian Kamaruddin Abuba- kar yang memberi keterangan via handphone kepada Aldin NL, wartawan Waspada di Banda Aceh.

Seperti diwartakan sebelumnya, mantan Tripoli Gerakan Aceh Merdeka (GAM) jebolan Libya yang tergabung dalam Komite Muallimin Atjeh (KMA) menyatakan sikap tak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakkir Manaf dan wakilnya Kamaruddin Abubakar.

Pasalnya, Muazakir Manaf dan Kamaruddin Abubakar dinilai gagal dalam menjalankan roda organisasi selama proses perdamaian di Helsinki Filandia tahun 2005 hingga 2022.

Hal itu disampaikan Muhammad Ridwan alias Raja Wan saat membacakan surat pernyataan sikap tak percaya dalam pertemuan mantan GAM Tripoly di Kantor PA Wilayah Pidie, Kamis (17/

3). Pertemuan itu dipimpin oleh Ketua Mu’alimin Pusat Tgk H.

Zulkarnaini Bin Hamzah alias Tgk Ni. (b01/m14)

Polisi Tembak ....

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus menye- butkan, aksi perampokan tersebut terjadi, Rabu (9/3) sekira pukul 17:00, di Jl. Sunggal, Kel. Tanjungrejo, Kec. Medan Sunggal.

Sore itu korban Girsang Junior baru saja joging dan masuk ke dalam warung di depan Asrama Kodam Sunggal untuk membeli air mineral sembari memegang handphone. Begitu keluar dari warung, tiba-tiba datang 2 pelaku yang mengendarai sepedamotor mendekati korban dan langsung merampas handphonenya.

“Usai merampas handphone, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri,” ujar Kompol Firdaus.

Selanjutnya, kata dia, korban melaporkan peristiwa peram- pokan tersebut ke Polrestabes Medan. Berbekal laporan pengaduan tersebut, personil Tim Jatanras Presisi Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian sekaligus me- mintai keterangan sejumlah saksi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Jatanras Presisi mendapat informasi bahwa pelaku perampokan berinisial MF berada di depan SPBU Jl. Rajawali simpang Jl. Gatot Subroto Medan. Petugas langsung meluncur sekaligus meringkus tersangka MF,” sebutnya.

Saat diinterogasi, tersangka MF mengakui perbuatannya dan aksi perampokan tersebut dilakukan bersama temannya berinisial MHS, sedangkan handphone hasil rampokan dijual kepada seorang wanita penjaga konter ponsel di kawasan Jl. Amal Luhur seharga Rp1,2 juta, sedangkan uang hasil penjualan handphone dibagi dua.

“Selanjutnya tersangka MF dibawa ke konter handphone.

Wanita berinisial ET mengakui telah membeli handphone dari tersangka MF, sehingga langsung diamankan,” tutur Firdaus.

Setelah mengakui perbuatannya, tersangka MF dibawa petugas untuk menunjukkan di mana keberadaan temannya berinisial MHS, namun di tengah perjalanan tersangka MF berusaha melarikan diri dan menyerang petugas, sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan menembak kaki kanannya.

Selain menangkap tersangka MF dan wanita berinisial ET, polisi juga menyita 1 unit handphone milik korban dan sepeda motor sebagai barang bukti. (m27)

Kejagung Bentuk ....

tetapi juga keadilan menyentuh masyarakat dengan menghindari adanya stigma negatif,”

kata Fadil dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (20/3).

Tahap awal Rumah Restorative Justice telah terbentuk di sembilan provinsi, diresmikan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanudian, Rabu (16/

3). Kesembilan Rumah Restorative Justice terse- but, yakni Kejati Sumatera Utara, Kejati Aceh, Kejati Sulawesi Selatan, Kejati Sulawesi Barat, Kejati Jawa Barat, Kejati Jawa Timur, Kejati Jawa Tengah, Kejati Kepulauan Riau, dan Kejati Banten.

Prinsip penyelesaian permasalahan dengan perdamaian dan musyawarah, kata Fadil, telah diterapkan oleh kejaksaan dalam penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif yang mengedepankan perdamaian dan melakukan musyawarah antara pihak tersangka dan keluarga tersangka dengan pihak korban dan keluarga korban, yang disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat.

Terpulihkannya kedamaian dan harmoni dalam masyarakat, sebut dia, sesuai dengan keseimbangan kosmis yang merupakan nilai luhur bangsa Indonesia, dan meningkatkan kepekaan masyarakat beserta tokoh masyarakat baik tokoh agama, atau tokoh adat, dalam menja- ga kedamaian dan harmoni di lingkungannya.

Dia berharap ke depannya, setiap Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia memiliki Rumah

Restorative Justice sehingga segala permasalahan dapat selesai dengan upaya-upaya perdamaian para pihak, sehingga resistensi tidak terjadi serta kedamaian dan keharmonisa tetap terjadi di tengah masyarakat.

Menurut dia, penyelesaian dengan menge- depankan kearifan lokal (local genius) adalah adaptasi dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, yakni nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat, gotong royong, dan nilai keadilan.

“Muruah Rumah Restorative Justice ada di nilai-nilai luhur bangsa sehingga dalam pelak- sanaannya akan mudah beradaptasi dengan menerapkan hukum yang hidup (living law) dalam masyarakat,” tuturnya.

Kata dia, hal ini sesuai dengan harapan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjadikan Rumah Restorative Justice. Bukan hanya sebagai tempat menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat, melainkan juga sebagai tempat untuk urun rembuk serta melaksanakan program pe- merintah dan masyarakat sehingga semua dapat memanfaatkannya sebagaimana fungsi balai desa maupun bale banjar.

Maka, ujar Fadil, dengan dibentuknya Rumah Restorative Justice diharapkan para tokoh ma- syarakat, baik tokoh agama maupun tokoh adat, dapat lebih berperan aktif menjaga kedamaian dan keseimbangan kosmis di daerah masing- masing. (ant)

MEDAN (Waspada): Kuasa hukum nasabah Asuransi Ge- nerali Darmawan Yusuf SH, SE, MPd, MH, mengaku pihaknya sudah berusaha menjumpai pihak Generali melalui kantor Generali di Kompleks Multatuli, Medan, tetapi kurang direspon.

“Saya sudah datang ke kan- tor Generali Medan di Multatuli mendampingi anak nasabah (ibu Anik) menjumpai pimpi- nan agensi. Tetapi kita malah disuruh buat surat untuk jum- pa, kemudian agensi ngomong- nya dikit-dikit ke pusat, jadi apa fungsi agensi,” ujar Yusuf me- nanggapi klarifikasi Generali Indonesia mengatakan kuasa hukum nasabah tidak pernah melakukan komunikasi resmi kepada Generali, baik melalui surat keluhan maupun somasi, selain ucapan dan komentar melalui media.

Kata dia, kliennya masuk melalui agensi tidak pakai surat, kok sekarang mau jumpa agensi pakai surat. “Janganlah banyak alasan, dengan ini tentunya ma- syarakat bisa menilai,” sebut Darmawan, Minggu (20/3).

Terkait aksi dilakukan Am- pera ke kantor Generali Multa- tuli, kemarin, yang mengkha- watirkan ada banyak ‘Ibu Anik’

lainnya diduga menjadi korban, namun takut meminta haknya karena merasa tidak mampu melawan perusahaan dan tidak mempunyai dana menyewa jasa lawyer, Darmawan menga- takan siap mendampingi me- reka yang merasa dirugikan.

“Jika ada korban lain yang merasa dirugikan asuransi tersebut, saya siap mendam- pingi. Masalah biaya tidak usah dipikirkan, saya siap memper- juangkan tanpa biaya,” tuturnya.

Dia kembali menjelaskan terkait alasan pihak Generali maupun OJK Regional 5 Suma- tera Bagian Utara yang menya- takan klaim ibu Anik tidak diba- yarkan karena telah berproses hukum di pengadilan, dengan mengatakan, “gugur” dan kini ditambahkan lagi “dihentikan,

Kuasa Hukum Nasabah Ngaku Sudah Berusaha Jumpai Pihak Generali

dicoret”, sehingga menurut Dar- mawan, membuat masyarakat banyak tidak paham.

Menurutnya, dihentikan, dicoret pengadilan itu bukan berarti gugatannya ditolak, teta- pi kliennya mengurungkan niat menghadiri persidangan. “Jadi disitu belum ada tahap pem- buktian ataupun menghadirkan saksi-saksi dalam perkara itu, makanya gugatannya gugur itu menurut saya bisa dianggap belum pernah mengajukan gugatan, sehingga kapan saja boleh menggugat lagi,” ujarnya.

Terkait adanya data nasa- bah yang tidak sesuai menurut Generali, sehingga klaim tidak dibayarkan, kata dia, agar Gene- rali membuka data apa yang tidak sesuai itu. “Ada dua polis ibu Anik di Asuransi Generali dan itu berbeda, yakni polis syariah dan konvensional. Yang kita bicarakan polis konvensio- nal, jadi jangan kait-kaitkan dengan yang lain. Untuk yang konvensional saya kuasa hu- k u m n y a s e j a k F e b r u a r i , dan sampai sekarang belum mengajukan upaya hukum apapun. “Jangan diputar-putar,”

sebutnya.

Dikatakan, nasabahnya masuk di asuransi tersebut Mei 2018 dengan premi Rp10 juta/

bulan. Pada Oktober 2018 dia divonis kanker, dan seharusnya diberikan manfaat asuransi sebesar Rp3 miliar. Namun hingga kini tak kunjung dicair- kan.

Terkait itu, sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa (Ampuh, Ampera) mewakili ibu Anik telah melakukan unjukrasa di kantor Asuransi Generali Multatuli, agar hak nasabah diberikan, tetapi sepertinya diabaikan.

Bahkan dalam aksi pada Kamis (17/3) kantor asuransi tersebut nyaris disegel dengan spanduk oleh massa Ampera, tetapi karena adanya pernyataan keberatan dan perlawanan, massa mengurungkan niatnya.

Namun PT. Asuransi Jiwa

Generali Indonesia membantah kabar menyebutkan adanya upaya penyegelan dilakukan sekelompok massa terhadap kantor pemasaran Generali Galaxy di Komplek Multatuli Indah Jl. Multatuli, Kota Medan pada Kamis (17/3) kemarin.

Head of Corporate Com- munications Generali Indonesia Windra Krismansyah menga- takan, pada 17 Maret 2022 me- mang ada sekelompok orang mendatangi kantor pemasaran untuk menyampaikan aspirasi terkait proses hukum atas kasus klaim salah seorang nasabah yang kini masih berjalan.

Aspirasi kelompok tersebut saat itu telah disampaikan dan diterima dengan baik. Bahkan sempat terjadi dialog yang ber- langsung kurang lebih 20 menit.

“Dalam penyampaian aspirasi tidak ada upaya penyegelan kan- tor pemasaran Generali Galaxy, sehingga pemberitaan tentang upaya penyegelan jelas tidak benar dan sama sekali berbeda dari kejadian sebenarnya,” kata Windra dalam rilisnya diterima Waspada, Jumat (18/3).

Dia menegaskan, tidak se- orangpun kecuali pihak bewe- nang dan dengan izin yang sah berhak melakukan penyegelan dan menghentikan aktivitas orang lain. Karena tindakan tersebut adalah perbuatan melawan hukum.

Menurutnya, jika benar ada upaya dari pihak tertentu ingin melakukan perbuatan hukum, maka Generali Indonesia men- cadangkan hak hukumnya un- tuk secara hukum mengambil tindakan tegas kepada siapapun itu.

Dalam dialog tersebut, per- wakilan Generali Indonesia juga telah menjelaskan bahwa semua aspirasi terkait tuntutan nasabah atas proses hukum yang sedang berjalan telah ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu diimbau agar semua pihak menghormati proses hukum yang berjalan.

(m10)

Poldasu Minta Keterangan ....

Sebelumnya, Dewa Peranginangin merupakan anak kandung TRP sudah diperiksa Poldasu pada 18 Februari 2022 sebagai saksi.

Hadi menjelaskan, tiga orang tewas atas dugaan penganiayaan yang terjadi di kerangkeng milik TRP. Namun baru dua makam yang dibong- kar, yakni makam Sarianto Ginting dan Abdul Sidik.

Abdul Sidik tewas setelah sepekan lebih dita-

han. Dia masuk ke kerangkeng 14 Februari 2019 dan meninggal 22 Februari 2019. Sementara, Sarianto Ginting, 35, tewas setelah empat hari dikerangkeng. Dia masuk ke kerangkeng 12 Juli 2021 dan tewas 15 Juli 2021.

Selain itu, korban tewas kerangkeng lainnya pria berinisial U, terjadi pada 2015. Tetapi polisi belum mau membeberkan lebih lanjut soal ini.

Dalam kasus itu, Poldasu telah memeriksa lebih dari 75 orang saksi. (m10)

Kecil Kemungkinan ....

Triyono dalam keterangan resmi, Minggu (20/3).

BMKG menjelaskan beberapa alasan mengapa hilal kecil kemungkinan akan muncul pada tanggal tersebut. Pertama, tinggi hilal tertinggi di Indonesia pada 1 April 2022 adalah 2,19 derajat dan dinilai masih sangat rendah.

Sementara tinggi hilal terendah yang pernah diamati berada di posisi 6,47 derajat.

Kedua, elongasi juga masih dinilai rendah yakni 3,46 derajat. Sementara, catatan terendah elongasi hilal yang pernah terlihat adalah 7,306 derajat.

Ketiga, umur bulan tertua di Indonesia pada saat itu masih berada pada 5,39 jam dan dinilai masih sangat muda. Sementara, umur bulan tertua yang pernah tercatat adalah 13,76 jam.

Terakhir, lag terlama bulan saat ini masih berada di posisi 11,33 menit dengan kecerlangan 0,092 persen. Ini juga dinilai masih jauh diban- dingkan pencatatan yang ada yakni lag tersingkat 30 menit 19 detik dengan kecerlangan bulan 0,41 persen. “Juga berdasarkan hasil analisis BMKG yang pernah dilakukan, kriteria hilal terlihat adalah tinggi hilal sebesar 5,23 derajat dan elongasi sebesar 5,73 derajat,” ujarnya. (cnni)

(3)

WASPADA

Senin,

21 Maret 2022

Ekonomi & Bisnis A3

MEDAN (Waspada): Kepa- la Komisi Penga-was Persaing- an Usaha (KPPU) Kantor Wila- yah I (Kanwil I), Ridho Pa- mungkas mengimbau kepada para pelaku usaha yang terli- bat dalam rantai pasok minyak goreng (Migor) curah harus menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetap- kan pemerintah.

Pemerintah telah mene- tapkan HET Migor curah sebe- sar Rp14.000/liter. Namun, berdasarkan pantauan Kanwil I KPPU Medan pasca peneta- pan HET tersebut di beberapa pasar tradisional yaitu di Pasar Petisah, Pasar Tamora dan Pasar Rebu Sei, diper-oleh info harga jual minyak goreng curah masih dijual dengan harga Rp17.000 per kg di Pasar Petisah, harga Rp17.000 per kg di Pasar Tamora dan harga Rp18.000 per kg di

Waspada/Ist

PLN meluncurkan program stimulus berupa promo Super Everyday bagi pemilik mobil listrik yang ingin melakukan penyambungan baru (PB) untuk pengisian daya di rumah atau home charging.

PLN Berikan Stimulus

Bagi Pemilik Kendaraan Listrik

JAKARTA (Waspada): PT PLN (Persero) kembali me- luncurkan program stimulus untuk memberikan kemu- dahan bagi pemilik kendaraan listrik, khususnya mobil listrik.

Kali ini, promo Super Everyday diberikan bagi pelanggan yang ingin melakukan penyam- bungan baru (PB) untuk pe- ngisian daya di rumah atau home charging.

Program ini diluncurkan untuk mendukung akselerasi penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dan percepatan penyediaan infrastruktur pe- ngisian ulang kendaraan listrik sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 55 tahun 2019 dan Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020.

EVP Corporate Communi- cation & CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, promo Super Everyday merupakan strategi PLN mendukung para pengguna mobil listrik untuk melakukan pengisian baterai di rumah masing-masing.

“Layanan yang dihadirkan sebagai bentuk dukungan proaktif terhadap program Pemerintah untuk percepatan penggunaan mobil listrik me- lalui pemberian stimulus, khu- susnya pelanggan PLN, deng-

an menghadirkan kemudahan dan keleluasaan dalam me- manfaatkan listrik dari PLN,”

ujarnya, Sabtu (19/3).

Promo Super Everyday dapat diikuti oleh semua go- longan tarif pelanggan PLN, dengan rincian pelanggan te- gangan rendah ( TR) 1 Fasa sampai dengan daya 7.700 VA dan Pelanggan TR 3 Fasa sam- pai dengan daya 13.200 VA.

Adapun pemberian harga spesial bagi pelanggan 1 Fasa hanya membayar Rp850 ribu dengan pilihan daya akhir 7.700 VA, sementara pelanggan

3 Fasa hanya membayar Rp3,5 juta dengan pilihan daya akhir 13.200 VA.

Tidak hanya itu, pelanggan PLN juga akan mendapatkan diskon tarif tenaga listrik sebe- sar 30 persen pada pukul 22.00 WIB - 05.00 WIB atas pema- kaian dari home charging.

“Nantinya, kami juga membuka peluang melakukan skema kerja sama selektif dengan pengguna mobil listrik roda 4 dapat bekerja sama dengan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) Kendaraan Listrik,” tambahnya. (m31)

KPPU Temukan Migor Curah Dijual Di Atas HET

minyak goreng curah untuk segera menyesuaikan dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, KPPU tetap akan mengawasi distri- busi minyak goreng curah di pasar agar tidak terjadi pe- nyelewengan karena adanya disparitas harga,” tegasnya, Sabtu (19/3).

Terkait dengan penyebu- tan Mendag mengenai adanya dugaan mafia minyak goreng di wilayah Sumut, KPPU Kan- wil I akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Per- dagangan dan Satgas Pangan untuk memastikan apakah te- muan mengenai mafia minyak goreng ini masuk ke ranah pida- na atau terkait dengan persaing- an usaha tidak sehat. “KPPU saat ini masih terus mendalami adanya dugaaan kartel minyak goreng,” pungkasnya. (m31)

Antara

KOLABORASI PELAKU UMKM PEREMPUAN PULIHKAN EKONOMI: Pelaku usaha menyusun botol madu hutan Jambi yang dijual saat Pameran UMKM Perempuan di Telanaipura, Jambi, Sabtu (19/3/2022). Pameran yang digelar hingga Minggu (20/3) itu merupakan kolaborasi Asosiasi UMKM Naik Kelas Provinsi Jambi bersama puluhan pelaku UMKM perempuan setempat sebagai upaya memulihkan ekonomi dan mempopulerkan produk-produk lokal.

Subsidi Berpotensi Picu Peredaran Migor Oplosan

Direktur Center of Econo- mic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyatakan, kebijakan subsidi minyak goreng tersebut berpotensi memicu peredaran minyak oplosan oleh oknum nakal.

Mengingat adanya, pe- ningkatan penggunaan minyak goreng curah oleh masyarakat maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akibat disparitas harga yang cukup jauh antara minyak goreng curah dan kemasan. Saat ini, harga minyak kemasan dibanderol Rp24-27 ribu per liter.

Selain disparitas harga, po- tensi beredarnya minyak curah oplosan akibat tidak adanya barcode hingga kode produksi seperti yang tertera pada mi- nyak goreng kemasan. Sehing-

ga, tidak ada jaminan mutu yang diperoleh konsumen rumah tangga ekonomi bawah.

“Karena yang namanya minyak goreng curah nggak ada barcodenya, tidak ada kode produksi. Sehingga kemungki- nan dioplos dengan minyak jelantah bisa terjadi,” ujar Bhi- ma, di Jakarta, Sabtu (19/3).

Oleh karena itu, Bhima mendesak pemerintah untuk memperketat distribusi ter- hadap minyak goreng subsidi.

Selain itu, sanksi tegas juga harus disiapkan bagi oknum nakal pengoplos minyak curah subsidi dengan jelantah.

“Tapi, minyak goreng curah ini susah sekali diawasi subsidinya. Moral hazard nya terlalu besar,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah

m e m u t u s k a n m e n c a b u t Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp11.500 untuk minyak go- reng curah per liter, Rp13.500 untuk minyak kemasan se- derhana dan Rp14.000 untuk minyak goreng medium. Se- mentara itu, pemerintah ha- nya memberi subsidi untuk minyak goreng curah, sehing- ga harganya ditetapkan sebe- sar Rp14.000 per liter.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemen-

terian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud mengatakan, harga minyak goreng kemasan di- kembalikan ke harga keekono- miannya atau ke harga pasar.

“Kemarin sudah diumum- kan setelah ratas, harga mi- nyak goreng kemasan kembali ke ekonomiannya atau sesuai dengan harga pasar. Semen- tara harga minyak goreng curah diatur dengan harga Rp14.000 per liter,” kata Musdhalifah.

Dengan demikian, maka harga minyak goreng murah hanya untuk minyak goreng curah. Hal ini menanggapi harga minyak goreng kemasan yang kini dijual lebih mahal.

Sementara itu, saat ini Ke- menterian Perdagangan te- ngah melakukan proses pen- cabutan ketentuan tersebut untuk menyesuaikan harga minyak goreng dengan nilai keekonomian yang berlaku di pasar global. (lip6)

JAKARTA (Waspada): Pemerintah memutuskan hanya memberikan subsidi untuk minyak goreng (Migor) curah kepada masyarakat dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter. Sementara untuk harga minyak goreng kemasan ditentukan dengan mekanisme harga pasar.

Pasar Rebu Sei.

Selanjutnya Kanwil I KPPU Medan juga melakukan pan- tauan harga minyak goreng curah untuk di toko kelontong yang berada di daerah Jalan Seksama, Kapten Muslim dan Simpang limun diperoleh harga untuk toko kelontong di sekitar Jalan Seksama dijual dengan harga Rp16.000 per kg, toko ke- lontong di sekitar Jalan Kapten Muslim dijual dengan harga Rp18.000 per kg dan di sekitar Jalan Simpang Limun dijual dengan harga Rp16.000 per kg.

Sedangkan minyak goreng kemasan yang selama ini menghilang, terpantau sudah mulai memenuhi stok dengan harga pasar yang bervariatif.

“Menindaklanjuti temuan tersebut, KPPU Kanwil I meng- imbau agar pelaku usaha yang terlibat dalam rantai pasok

Antara

PAMERAN PRODUK LOKAL UNGGULAN: Pedagang menata hasil pertanian lokal yang dijual pada pameran Poduk Unggulan di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (19/3/2022). Pameran Bangga Buatan Indonesia (BBI) Banyuwangi yang mengangkat produk unggulan UMKM, Perikanan dan pertanian itu sebagai upaya membangkitkan perekonomian pelaku usaha yang sempat sepi akibat Pandemi.

Kenaikan Harga Kedelai Diperkirakan Masih Berlanjut

JAKARTA (Waspada): Kementerian Perdagangan mem- proyeksikan kenaikan harga kedelai terus berlanjut hingga memasuki bulan suci Ramadhan 2022. Hal ini seiring terus meningkatnya permintaan global yang tidak diimbangi dengan produksi yang memadai.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mencatat, per Maret 2022, harga kedelai telah menembus level USD 617 per ton. Padahal, sebelum pandemi Covid-19 berlangsung harga tertinggi kedelai hanya mencapai USD 345 ton.

“Artinya kenaikan harga kedelai selama dua tahun pandemi itu cukup besar. Selama dua tahun ini kita lihat kenaikannya sangat besar sekali yaitu 92 persen,” tuturnya dalam webinar ICMI, ditulis Sabtu (19/3).

Padahal, lanjut Oke, Indonesia masih bergantung terhadap kedelai impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Yakni, mencapai hingga 90 persen. “90 persen kebutuhan kedelai itu dipenuhi dari impor,” tekannya.

Untuk itu, Kemendag terus melakukan pertemuan dengan para importir guna mengantisipasi tren kenaikan kedelai dunia.

Selain itu, Kemendag juga terus menyakinkan importir untuk tetap membeli kedelai agar dapat memenuhi kebutuhan domestik yang mencapai 240.000 ton per hari.

“Pemerintah juga telah melakukan komunikasi publik dan edukasi di masyarakat kemungkinan harga kedelai ini naik terus menyentuh puasa,” tandasnya. (Lip6)

MEDAN (Waspada): Kantor Wilayah Direk- torat Jenderal Pajak Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Medan Timur menyediakan layanan di luar kantor untuk Pelaporan Pajak melalui eFiling dan Program Pengungkapan Sukareka (PPS) di Mall Centre Point, Medan.

Layanan ini dapat dimanfaatkan mulai tang- gal 14 Maret 2021 hingga 31 Maret 2021 pada hari Senin-Jumat pukul 10.00 s.d. 16.00 WIB, letaknya ada di LG Floor Mall Centre Point Medan.

Kegiatan layanan luar kan-tor ini bertujuan memudah-kan wajib pajak dalam mela-kukan kewajiban perpajakan-nya yaitu melaporkan (Surat Pemberitahuan) SPT Tahunannya dengan tepat waktu dan helpdesk Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

Kepala Kanwil DJP Sumut I Eddi Wahyudi menyatakan, Kanwil DJP Sumut I akan terus mengadakan kegiatan serupa ke seluruh wilayah kerja Kanwil DJP Sumut I.

“Pelaporan SPT Tahunan adalah kewajiban tahunan bagi Wajib Pajak (WP) yang pengha- silan setahunnya di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP),” kata Eddi.

Saat ini lapor SPT dapat dilakukan di rumah dan tidak perlu datang langsung ke KPP. Wajib Pajak dapat mengakses aplikasi djponline untuk melaporkan SPT Tahunannya. “Apabila wajib pajak menemui kendala dalam pelaporan SPT Tahunan dan PPS, WP dapat menanyakan langsung kepada petugas kami yang sedang

Centre Point Mall Hadirkan Pojok Pajak SPT Dan PPS

membuka layanan di Mall Centre Point, Medan,” terang Eddi Wahyudi.

Lebih lanjut Eddi menambahkan, layanan helpdesk tidak hanya di Mall Centre Point saja, ada di beberapa tempat lain seperti KPP, dan juga selain itu WP dapat memanfaatkan layanan berupa kring pajak di 1500200, live chat di situs www.pajak.go.id, twitter @kring_pajak, dan instagram @pajaksumut1.

“Batas waktu penyampaian SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi adalah tiga bulan setelah akhir tahun pajak atau pada 31 Maret 2022, sedangkan untuk Wajib Pajak Badan pada 30 April 2022 atau empat bulan setelah berakhirnya tahun pajak,” jelasnya.

Selain melayani konsultasi bantuan mengenai pelaporan pajak, helpdesk KPP Pratama Medan Timur di Mall Centre Point juga melayani konsultasi mengenai Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

Eddi Wahyudi menjelaskan, PPS meru- pakan kesempatan yang diberikan kepada wajib pajak untuk mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara suka- rela melalui pembayaran Pajak Penghasilan berdasarkan pengungkapan harta.

“Dengan mengikuti PPS, wajib pajak akan memperoleh manfaat diantaranya terbebas dari sanksi administratif dan perlindungan data,” Kata Eddi Wahyudi seraya menyebutkan, Pengungkapan Sukarela ini sudah dibuka mulai 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022. (m31)

Erick Thohir Akan Tindak

Pelanggaran PNM Di BUMN

JAKARTA (Waspada): Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan menindak tegas pe- langgaran di perusahaan pelat merah. Ter- masuk mengenai kucuran Penyertaan Modal Negara (PMN).

Menteri Erick mengakui masih banyak perusahaan pelat merah yang memiliki utang.

Namun, ia memastikan kalau utang yang diam- bil BUMN itu merupakan utang produktif.

“Jadi kalau ada pihak-pihak, ‘kok utang BUMN besar’, ya memang besar. Itu lah kenapa kita sekarang di bawah kementerian kita rapikan mana utang- utang produktif dan mana utang-utang yang koruptif. Yang koruptif kita sikat,” tegas Erick, mengutip keterangan resmi, Minggu (20/3).

Erick memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN kini lebih efektif dan tepat sasaran. Erick menyampaikan, pemerintah tidak akan memberikan PMN secara sembarangan kepada BUMN yang tidak memberi-kan manfaat bagi masyarakat.

Erick mengaku tak segan-segan akan menyikat oknum di BUMN yang tidak meman-faatkan dana PMN sesuai kepentingan yang telah ditetapkan.

“Kalau BUMN tidak sehat, tidak kuat lagi secara korporasi, apalagi tidak punya manfaat untuk masyarakat, ya sayang uang negara harus dihambur-hamburkan, karena itu kita memas-

tikan PMN tepat sasaran,” ucap Erick.

Saat ini, kata dia, proses pengajuan PMN harus berdasarkan kesepakatan tiga menteri yakni Menteri BUMN, Menteri Keuangan, dan Menteri teknis lainnya. Erick mengambil contoh pengajuan PMN untuk BUMN infra- struktur akan melibatkan Erick Thohir, Sri Mulyani, dan Basuki Hadimuljono dalam menyepakati kebutuhan PMN BUMN.

“Suntikan PMN sekarang ini tidak bicara tol Sumatera disuntik sekian, tidak. Suntikan itu kita fokuskan untuk di ruas yang mana pe- nyelesaiannya. Jadi ini tepat, jangan sampai penyuntikan ini disalahgunakan untuk kepentingan lainnya,” ungkap Erick.

Erick mengatakan, kontribusi BUMN terha- dap negara melalui pajak hingga dividen men- capai Rp377 triliun pada 2020. Sementara jumlah PMN yang diberikan negara untuk BUMN hanya sebesar 4 persen dari total kontribusi BUMN secara konsolidasi.

Erick menyebut PMN dialokasikan untuk melakukan akselerasi transformasi BUMN. Erick menyampaikan transformasi, baik dari peru- bahan model bisnis hingga efisiensi terbukti mampu meningkatkan valuasi saham milik BUMN seperti Telkom, Mandiri, dan BRI yang jika ditotal mencapai Rp1.600 triliun. (Lip6)

Apa Tidak Ada Cara Merebus?

Armin Nasution

Makro Ekonomi

Itu problemnya. Bukan karena ibu-ibu menggoreng terlalu banyak atau permintaan meningkat drastis karena kebutuhannya di rumah mengalami kenaikan luar biasa.

Kementerian Perdagangan pun sudah mengakui sebenarnya dari pasokan serta produksi seharusnya cukup. Bahkan bisa dua kali dari total kebutuhan. Nah yang membuat kita miris karena langka dan harganya mahal.

Kan di situ problemnya.

Kecuali misalnya kebutuhan minyak goreng konsumsinya meningkat empat kali karena di rumah ibu-ibu sudah tak lagi mena- nak nasi tapi semua sudah serba gorengan, dari pagi sampai malam nasi goreng, sayur pun sudah digoreng semua, atau bahkan minyak goreng pun sudah bisa diminum, barulah ibu tadi boleh bilang tolonglah kurangi penggunaannya.

Dalam situasi normal produksi sawit banyak, minyak goreng juga didata dalam jumlah yang dua kali dari produksi biasa, tentu prihatin kita kalau sampai langka dan mahal.

Saran dan imbauan agar lebih banyak merebus dan kukus tidak akan efektif. Atau cobalah imbauan itu diteruskan kepada usaha kecil ibu-ibu penjual gorengan yang menggan- tungkan hidup dengan cara itu. Mereka akan jawab, kami jual pisang goreng bu, bukan pisang rebus.

Atau bagaimana misalnya warung-warung nasi yang menggunakan minyak goreng, coba berdialog dengan mereka, begitu berat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga yang naik beberapa kali. Artinya untuk menda- patkan stok dalam jumlah pasti mereka kesulitan.

Intinya memang jika minyak goreng ditata- niagakan, otomatis pemerintah yang harus mengambil kendali dari hulu sampai hilir.

Mulai dari regulasi, produksi, penentuan harga sampai distribusi. Sehingga warga bisa mendapatkan kebutuhan tersebut sesuai harga standar. Setelah kejadian ini kita tak tahu komoditas apa lagi yang akan langka. Karena masker dan hand sanitizer pun pernah langka.

SUDAH menjadi jawaban klise ketika terjadi kelangkaan komoditas pokok di negeri ini, para pejabat, penentu kebijakan, serta politisi sering membelokkan argumen yang tidak masuk akal. Itu yang kemudian mem- buat saya tertarik menulis judul di atas. Atau apakah mungkin judul tersebut menjadi penelitian dalam bentuk skripsi mahasiswa atau artikel ilmiah?

Kenapa? Karena statement itu terasa aneh dan sangat lucu. Kemudian kalimatnya diucapkan oleh ‘ibu rumah tangga’ pula.

Kalimat itu terlontar melihat kondisi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng di negara ini. Si ibu prihatin dengan kondisi kelangkaan minyak goreng yang membuat ibu-ibu antri kemudian pingsan.

Lalu dia pun menawarkan solusi apakah tidak ada cara memasak lain selain menggo- reng. Misalnya dengan merebus, merujak dan mengukus. Kira-kira begitu inti kalimatnya.

Ini sama persis dengan ketika harga cabai ma- hal, satu menteri dulu sempat bilang sudahlah jangan makan cabai lagi. Atau kalau harga gula naik, disuruh kurangi konsumsi gula.

Saat harga beras naik, kita disuruh makan ubi.

Sekarang yang trend memang minyak goreng. Menteri Perdagangan yang menetap- kan HET (harga eceran tertinggi) kemudian menyerahkan kembali ke mekanisme pasar.

Karena harganya sudah bebas, maka stok pun bermunculan dimana-mana dengan harga lumayan mahal. Padahal saat disesuaikan dengan HET, itulah yang menyebabkan kerumunan dan ada ibu-ibu yang pingsan karena antri.

Keprihatinan atas peristiwa tersebut yang coba disampaikan si ibu tadi. Maksud dia, daripada ibu-ibu antri minyak goreng sampai pingsan cobalah belajar masak dengan cara merebus saja, rujak atau kukus yang notabene menurutnya khas nusantara. Statement dia ini kemudian banyak dikomentari. Sebagai salah satu penentu kekuatan politik di negara ini kalimat-kalimatnya menjadi tidak penting.

Ibu rumah tangga bisa sedikit berhemat menggunakan minyak goreng menggantinya dengan rebusan atau kukus seperti usul tadi.

Tapi mau seberapa hemat? Karena data konsumsi minyak goreng kita menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), normalnya setiap orang Indonesia mengkonsumsi 1 liter minyak goreng tiap bulan. Kebutuhan konsumsi minyak goreng seluruh rakyat Indonesia sebesar 327.000 ton per bulan. Dari hitung- hitungan Kementerian Perdagangan dengan domestic market obligation harusnya setiap orang masih aman mengkonsumsi dua liter per bulan.

Dengan demikian yang harus diclearkan sebenarnya, aneh kalau sampai terjadi kelang- kaan minyak goreng dan harganya mahal.

Saran dan imbauan agar lebih banyak merebus dan kukus

tidak akan efektif. Atau cobalah imbauan itu diteruskan kepada usaha kecil ibu-ibu penjual gorengan yang

menggantungkan hidup dengan cara itu. Mereka akan jawab, kami jual pisang goreng

bu, bukan pisang rebus.

(Studi Kasus Minyak Goreng)

Referensi

Dokumen terkait

Heikal menambah pula, “Insya Allah S3 saya akan ke luar negeri.” Kalau sudah begini bagaimana mungkin Heikal tidak menjadi salah seorang yang tepilih dari jumlah 4000 orang lebih

Pantauan Waspada, Rabu 28/4, pos petugas pemeriksaan surat bebas Covid-19 untuk memeriksa warga yang akan mudik jelang dan pasca Idul Fitri 1442 H pada 5-17 Mei 2021 didirikan

Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan sumber daya yang ada karena akan terjadi pertukaran informasi,” sebutnya.Disebutkannya dalam presentasi, USU telah melakukan kerja

Selain itu, kita juga berdoa bersama, agar banjir tidak me- luas dan yang terdampak banjir bisa tabah dan lebih meningkat ketaqwaan dan tidak mengeluh, sebab bisa saja Allah

Agus Susanto Manajer PKS Sei Silau menam- bahkan “Bantuan batu pitrun ini kami harapkan dapat membantu banyak pihak, bukan hanya masyarakat sekitar Buntu Pane juga masyarakat

Indonesia termasuk yang kena aturan sangat berat itu karena jamaahnya harus melalui negara lain (ketiga) yang kondisi pandemi Covid-19 sudah dapat ditangani dengan baik alias

Calon peserta lelang diwajibkan untuk melihat, membaca dokumen bukti kepemilikan serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan objek lelang, melihat kondisi fisik objek lelang

Para guru perintis siap terbang ini perlu diterjunkan pada kantong-kantong lokasi yang jauh dari kota dan’tersulit’ dari aspek komunikasi maupun sarana antarlintas kota.Mereka