• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN. 1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PEMBAHASAN. 1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan."

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III PEMBAHASAN

A. Gambaran Perusahaan

1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan.

PT Sari Warna Asli divisi Garment terdapat pada satu lokasi, yaitu di Jalan HOS Cokroaminoto No. 28 Surakarta 57125. Perusahaan besar yang bergerak di industri pakaian jadi. Sejarah Perusahhan ini berawal dari mergernya PT. Sari Warna Asli Textile Industri dan PT.Sritex.

Keduanya merupakan perusahaan textile terbesar di Indonesia. PT Sari Warna Asli divisi Garment merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan pakaian baik baju, celana, maupun jaket,baik itu militer maupun bukan. Perusahaan ini mulai beroprasi sejak tanggal 1 Januari 2012, namun baru diresmikan pada tanggal 18 Mei 2012. Visi perusahaan adalah menjadi pabrik tekstil yang terpadu dan mendunia, sedangkan misinya yaitu kualitas nsasaran kami.

Jumlah total karyawan per bulan Desember 2012 lebih dari 1000 orang dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Sekalipun masih tergolong perusahaan baru namun PT. Sari Warna Asli divisi Garment kini cukup dikenal oleh masyarakat dan dunia, terbukti perusahaan ini kini telah memiliki pelanggan yang cukup banyak dari dalam negeri maupun luar negeri. Dalam pembuatan setiap produk yang dihasilkan oleh perusahaan, akan tetep menjaga kualitas produk yang prima untuk

(2)

tentara Abu Dhabi, Berbagai seragam polisi, TNI dan Angkatan Darat RI

Perusahaan berharap dengan kehadirannya di dunia industri juga dapat berdampak positif bagi semua kalangan, khususnya masyarakat dalam hal perekrutan karyawan dan kegiatan – kegiatan sosial.

Perusahaan juga terus berusaha mengembangkan diri menjadi perusahaan besar agar mampu bersaing dengan perusahaan garment yang lainnya.

PT. Sari Warna Asli divisi Garment memberikan perhatian kepada setiap karyawannya atas kesejahteraan dan kesehatan. Karyawan adalah aset berharga bagi perusahaan. Untuk memenuhi kesejahteraan para karyawan, perusahaan ini dilengkapi dengan Poliklinik, Mushola, Kantin

Disamping pelayanan poliklinik, karyawan juga mendapatkan pengobatan dirumah sakit yang ditunjuk oleh perusahaan. Perusahaan juga memberikan perlindungan terhadap karyawan dengan Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK).

2. Tujuan Perusahaan:

Memberikan kontribusi dalam industry tekstil guna memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mampu memberikan kualitas produk yang baik dan dapat bersaing dengan dunia bisnis didalam negeri maupun luar negeri.

(3)

Visi dan Misi

a. Visi

Sari warna asli adalah salah satu pemimpin pasar tekstil global yang sahamnya diminati bursa internasional

b. Misi

1) Mencapai target penjualan dan mengembalikan investasi sesuai target.

2) Menungkatkan kapasitas produk displinning menjadi 10.000 bol/bulan dan kain jadi 10.000 yard/bulan.

3) Mengurang hasil produksi yang tidak sesuai standar (reject) menjadi maksimal 4% dan mengurangi keluhan pelanggan menjadi 0,5%.

4) Mencapai waktu ketepatan pengiriman ke pemesan 85%.

5) Menempatkan SDM sesuai kemampuan pada posisi yang tepat.

Tata tertib perusahaan:

1) Setiap karyawan wajib datang ketempat kerja 10 menit sebelum jam kerja.

2) Apabila datang terlambat wajib lapor kepetugas satpam untuk dimintakan rekomendasi boleh masuk kerja.

3) Setiap karyawan wajib mengenakan pakaian seragam dengan rapi berikut tanda pengenal dan lain-lain, sesuai

(4)

4) Setiap karyawan tidak boleh meninggalkan pekerjaan atau keluar lokasi pekerjaan tanpa seijin pimpinan terkecuali pada jam pulang.

5) Bagi karyawan yang terpaksa meninggalkan pekerjaan atau keluar dari lokasi pekerjaan untuk kepentingan privasi atau dinas, wajib lapor kebagian pos keamanan dengan disertai surat ijin yang sah disetujui oleh pimpinan departemen.

6) Setiap karyawan tidak diperbolehkan membawa keluar barang-barang yang bkan menjadi miliknya, terkecuali mendapat ijin dari pimpinan dengan disertai surat jalan dsb.

7) Setiap karyawan wajib ikut menjaga dan memelihara kebersian ruang kerja masing-masing, termasuk wc dan kamar mandi, serta menjaga ketertipan dan keamanan lingkungan perusahaan.

8) Pada waktu masuk dan pulang kerja wajib memasukkan kartu absensi sendiri dan tidak boleh saling mewakilkan.

9) Setiap karyawan yang tidak bisa menjalankan tugas karena sakit atau kepentingan pribadi dan lain-lain maka wajb memberitahukan dengan disertai surat keterangan yang bisa dipertanggung jawabkan.

10) Dilarang mengadakan transaksi atau jual beli barang atau jasa dalam perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan dan kedinasan.

(5)

11) Setiap karyawan harus bersepatu dengan benar selama menjalani tugas kerja terkecuali ada ijin khusus dari pimpinan karena bidang perkejaan.

12) Dilarang merokok disembarang tempat lokasi kerja atau perusahaan terlebih pada jam kerja.

13) Diruang kantin pada jam istirahat.

14) Di ruang-ruang khusus yang disediakan.

15) Dilarang membuat corat-coret disembarang tempat pada lokasi perusahaan.

16) Di larang keras membawa senjata tajam/ senjata api yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.

17) Pakaian kerja selama masa latihan kerja sebagai berikut : Atasan :

Putra dan Putri : kemeja lengan pendek.

Putra : celana panjang kain warna hitam.

Putri : rok kain warna hitam atau celana.

Pakaian Kerja

Untuk bagian : Mekanik/ listrik/utility , wajib memakai WEARPACK.

Untuk bagian : Produksi, memakai kaos berkerah.

Dilarang mengenakan celana/ rok blue jeans saat masuk kerja.

(6)

3. Kegiatan Produksi

Kegiatan Produksi PT. Sari Warna Asli divisi Garment memproduksi berbagai jenis produksi pakaian jadi dengan kapasitas sebanyak +/- 800 unit mesin jahit dan mampu memproduksi sekitar 300.000 lusin per tahun. Seluruh produksi garment menggunakan mesin jahit dan mesin pendukung dengan merk terkenal seperti brother, kansai, nissin, hashima, eastment, yang menjamin produk – produk perusahaan dengan kualitas terbaik. Disamping itu untuk menunjang kualitas produk, perusahaan juga membeli mesin baru dari luar negeri seperti, mesin MayUp, Fuse, Needle Detector dan berbagai jenis mesin lain yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas hasil produksi.

4. Proses Kerja

Proses Produksi di PT. Sari Warna Asli divisi Garment ini meliputi: order, sample, pembelian bahan baku, pembuatan marker, penggelaran, pemotongan, penyerian, penjahitan, quality control, finishing, packing.

5. Kebijakan Mutu

PT. Sari Warna Asli divisi Garment memiliki kebijakan mutu yaitu : a. Menghasilkan produk sesuai dengan persyaratan pelanggan b. Mengutamakan kepuasan pelanggan.

c. Menyerahkan produk tepat waktu.

d. Selalu melakukan perbaikan secara berkesinambungan.

(7)

6. STRUKTUR ORGANISASI

PT. SARI WARNA ASLI TEXTILE INDUSTRY GARMENT DIVISION

Jl. HOS. Cokroaminoto No. 28 Solo

Gambar 3.1

PRESIDENT DIREKTUR

MANAGER QA MANAGER

OFFICE

MANAGER PRODUKSI -1

MANAGER PRODUKSI –II (Admin Produksi)

Logistik PPC Atministrasi

Personalia Umum

Cutting Sewing Mekanik Finishing

(8)

Keterangan :

1. Presiden Direktur

Mempunyai Tugas adalah sebagai berikut :

a. Menjalankan, memimpin, mengawasi terhadap seluruh aktivitas perusahaan.

b. Bertanggung jawab atas perusahaan.

c. Memberi keputusan akhir segala sesuatu yang akan dijalankan pada perusahaan.

2. Manager Office

Manager Office membawahi 3 bagian yaitu : a. Personalia Umum

1) Jumlah tenaga kerja

PT. sari warna Asli Garment saat ini mempunyai tenaga kerja keseluruhan adalah 1736 orang. Masing – masing memiliki bagian tertentu yaitu :

a) Bagian Sewing berjumlah 1102 orang.

b) Bagian Packing berjumlah 87 orang.

c) Bagian Cutting berjumlah 116 orang.

d) Bagian QC berjumlah 177 orang.

e) Bagian Pressing berjumlah 80 orang.

f) Bagian Gudang berjumlah 32 orang.

g) Bagian Sample berjumlah 7 orang.

h) Bagian Marker berjumlah 7 orang.

i) Bagian Mekanik berjumlah 23 orang.

j) Bagian Driver berjumlah 5 orang.

(9)

k) Bagian Umum berjumlah 23 orang.

l) Bagian Utility berjumlah 13 orang.

m) Bagian Klinik berjumlah 2 orang.

n) Bagian Security berjumlah 22 orang.

o) Bagian Office berjumlah 40 orang.

2) Jam kerja

Pada PT. Sari Warna Asli Garment sistem kerja karyawannya adalah :

a) Hari kerja : senin – sabtu

b) Jam kerja : - senin sampai jum’at pukul 07.30 – 15.30 WIB - sabtu pukul 07.30 – 12.30 WIB

b. Adminitrasi

Mempunyai tugas adalah sebagai berikut : 1) Mengendalikan keuangan perusahaan.

2) Mengevaluasi perbaikan keuangan dan sistem keuangan.

c. Logistik

Tugas Manager Logistik adalah :

1) Pengadaan dan penerimaan bahan baku kebutuhan perusahaan baik yang bersifat keperluan kecil maupun keperluan besar.

2) Manager logistik membawahi kepala seksi pergudangan, pengadaan dan penerimaan.

(10)

3. Manager QA

Tugas dan wewenangnya adalah :

1) Menyusun kebijakan kualitas perusahaan, prosedur kerja, instruksi kerja, dan kelengkapan dokumen yang berhubungan dengan proses pelaksaan sistem kualitas perusahaan.

2) Mengkomunikasikan serta mengevaluasi kinerja perusahaan berdasarkan data di lingkup perusahaan maupun data yang diperoleh dari pelanggan.

3) Menyusun sistem dan rencana yang diinginkan oleh pelanggan dan diterapkan dalam lingkup perusahaan.

4) Membantu proses analisa dari suatu masalah yang terjadi dan mendiskusikan hasil temuan masalah tersebut kepada pihak management.

5) Melakukan pengawasan dan fungsi controldari segi proses yang berhubungan dengan kualitas ke semua lini perusahaan baik dalam bentuk raw material dan barang yang sudah menjadi garment sampai waktu shipment.

4. Manager Produksi 1

Mempunyai tugas adalah sebagai berikut : a. Mengawasi pelaksanaan proses produksi.

b. Mengawasi pemakaian bahan baku.

c. Menjaga dan mengawasi di setiap proses produksi.

d. Membuat laporan hasil produksi.

Manager Produksi 1 membawahi 6 bagian yaitu :

(11)

a. Manager Produksi 2 (Admin Produksi) Mempunyai tugas adalah sebagai berikut :

1) Melakukan pendataan bahan di seluruh bagian produksi, mulai bahan masuk sampai dengan bahan yang sudah keluar.

2) Mengedit data terbaru setiap hari yang diperoleh dari bagian monitoring produksi mengenai jumlah aliran bahan per sub komponen dalam proses produksi berdasarkan job ticket.

3) Melakukan pendataan bahan baku yang reject dan stock di masing – masing bagian produksi.

4) Melaporkan data – data bahan yang ada diproduksi kepada kepala produksi.

5) Mengarsip data – data atau form yang berhubungan dengan bahan baku.

6) Mendata bahan – bahan dari luar yang diproses di PT. Sari Warna Asli Garment dan proses pekerjaannya.

b. PPC

Tugas, wewenang dan tanggung jawab PPC adalah:

1) Membuat perencanaan dan pengendalian produksi sebaik – baiknya, berkebutuan akan barang – barang yang diperlukan dapat terpenuhi.

2) Mengatur jadwal pengiriman produk yang diminta pelanggan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

3) Berwenang memonitor pelaksanaan produk di pabrik.

(12)

c. Cutting

Tugas dan tanggung jawabnya adalah:

1) Mengatur dan mengawasi aktivitas gambar pola dan memotong bahan, mengawasi pencatatan hasil potongan dan membandingkan dengan yang direncanakan pada hari itu.

2) Mengawasi pencatatan penerimaan bahan, pengembalian kelebihan bahan atau meminta kekurangan bahan pada bagian gudang.

3) Mengawasi pembuatan laporan catting mingguan maupun bulanan.

4) Menandatangani formulir dan bukti akuntansi sesuai dengan wewenangnya.

d. Sewing

Tugas dan tanggung jawabnya adalah:

1) Mengkoordinir dan mengawasi jalannya sewing dari setiap line secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana yang ditentukan.

2) Memeriksa serta menganalisis laporan – laporan mengenai masalah yang timbul untuk mencari jalan keluar.

3) Mengawasi dan bertanggung jawab atas pembuatan laporan untuk aktifitas sewing

e. Mekanik

Tugas dan tanggung jawabnya adalah:

1) Mengkoordinir dan memberikan pengarahan kerja, mengawasi pelaksanaan kegiatan seksi – seksi dibawahnya.

2) Menyusun jadwal pemeliharaan dan perbaikan meja, peralatan dan fasilitas produksi agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar.

(13)

3) Mengawasi pelaksanaan hasil pekerjaan bagian bengkel.

4) Memeriksa dan memastikan bahwa mesin – mesin dan alat untuk kelangsungan proses produksi.

5) Mengawasi pelaksanaan pemeriksaan dan pemeliharaan berkala perbaikan atas mesin atau alat produksi air dan udara.

f. Finishing

Uraian dan tanggung jawabnya adalah:

1) Mengkoordinir dan mengawasi pekerjaan akhir yang dilakukan seksi finising.

2) Memeriksa dan bertanggung jawab atas laporan – laporan yang dibuat atminitrasi untuk finising.

3) Memeriksa apakah bahan jadi yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan yang telah disyaratkan.

B. Laporan Magang Kerja 1. Deskripsi Magang Kerja

Magang kerja dilaksanakan di PT. Sari Warna Asli Garment terdapat pada satu lokasi, yaitu di Jalan HOS Cokroaminoto No. 28 Surakarta 57125. Dalam menjalankan program magang kerja mahasiswa diwajibkan berpakaian rapi dan sopan, yang penjing memakai kemeja. Mahasiswa wajib mematuhi semua peraturan yang ada di perusahaan.

2. Kegiatan Magang Kerja

(14)

minggu pertama orientasi perusahaan, minggu kedua pengamatan dan wawancara bagian gudang, minggu ketiga pengamatan dan wawancara bagian gudang, minggu keempat pengamatan dan wawancara, minggu kelima mengevaluasi data yang diperoleh.

a. Tempat dan waktu pelaksanaan magang kerja

Magang kerja dilakukan di PT. Sari Warna Asli Garment terdapat pada satu lokasi, yaitu di Jalan HOS Cokroaminoto No. 28 Surakarta 57125.

Penulis melakukan penelitian di perusahaan tersebut selama 1 bulan, yakni pada tanggal 07 Januari 2014 sampai 30 Januari 2014.

b. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama magang kerja :

1) Minggu pertama : Orientasi atau perkenalan pada staf HRD dan staf gudang.

2) Minggu kedua : Wawancara tentang standar keselamatan dan kesehatan dengan ketua Panitia Pembina keselamatan dan kesehatan kerja, pengamatan bagian gudang.

3) Minggu ketiga : Pengamatan dan wawancara bagian gudang mengenai standar keselamatan dan kesehatan kerja.

4) Minggu keempat : Pengamatan dan wawancara tentang kecelakaan kerja di perusahaan tersebut selama 2 bulan terakhir.

5) Minggu kelima : Mengevaluasi data yang diperoleh.

(15)

C. Pembahasan Masalah

Dalam pembahasan masalah penulis menjelaskan secara rinci mengenai keselamatan dan kesehatan kerja(K3) dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di PT. Sari Warna Asli Garment.

1. Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja pada PT. Sari Warna Asli Garment Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diperusahaan sangat penting karena setiap proses produksi harus memperhatikan K3 untuk keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dalam memperkecil angka kecelakaan akibat kerja. Berikut merupakan uraian mengenai keselamatan dan kesehatan kerja pada PT. Sari Warna Asli Garment.

a. Perspektif Lingkungan

Adalah tata cara kerja atau cara menjalankan suatu pekerjaan.

1) Tujuan

prosedur ini dibuat untuk mengidentifikasi situasi dari potensi darurat dan potensi kecelakaan yang berdampak pada lingkungan dan bagaimanaa cara menanggapinya.

2) Ruang lingkupan

Prosedur ini berlaku untuk semua bagian khususnya yang terkait dengan aspek dan dampak lingkugan penting di lokasi tempat kerja.

3) Acuan

Klausul 4.4.7 Standar ISO 14001:2004 4) Definisi

a) P2K3: Panitia Pembina Keselamatan dan Kecelakaan Kerja b) P3K : Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

5) Uraian umum

a) Team P2K3 bertanggung jawab dalam mengelola tindakan darurat apapun yang berhubungan dengan situasi potensi darurat dan potensi kecelakaan yang dapat berdampak pada lingkungan.

b) Setiap orang harus mempunyai kesadaran dan melaporkan apapun kejadian darurat kepada team P2K3, adapun kejadian darurat adalah

(16)

(1) Kecelakaan kerja

Kejadian tidak terduga yang terjadi dan menimpa karyawan, mesin, bahan baku dan bangunan.

(a) Ruang Lingkup

Kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi kecelakaan kerja sesuai dengan prosedur tanggap darurat (Emergency Response) (PSML – 10)

(b) Tanggung jawab dan wewenang

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan PT. Sari Warna Asli Garment.

(c) Definisi

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak terduga sebelumnya yang menimpa manusia ( pekerja ) maupun peralatan produksi dan peralatan lainnya yang dapat menimbulkan kerugian segi ekonomi dan efek psychologis sosial terhadap karyawan.

(d) Instruksi kerja

i. Menerima informasi atau melihat terjadinya kecelakaan kerja.

ii. Melakukan pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan.

iii. Membawa korban ke poliklinik perusahaan bila diperlukan membawa korban langsung kerumah sakit terdekat agar korban cepat tertolong.

iv. Melakukan penangan pertama terhadap peralatan produksi dan peralatan lainnya agar tidak terjadi kerugian produksi yang lebih besar lagi.

v. Melakukan control check sekali lagi untuk meyakinkan bahwa tempat terjadinya kecelakaan telah aman.

vi. Membuat berita acara sebagai laporan penanganan terjadinya

(17)

(e) Peralatan yang dipakai i. Drug bar

ii. Kain perban iii. Obat merah iv. Obat masuk angin v. Obat sakit kepala vi. Peralatan P3K (2) Kebakaran

Terjadinya kebakaan terhadap mesin, bahan baku, bangunan, dan karyawan.

(a) Ruang Lingkup

Kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi kebakaran sesuatu dengan prosedur tanggap darurat (Emergency Response) (PSML – 10)

(b) Tnggung Jawab dan Wewenang

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan kebakaran di lingkungan PT. Sari Warna Asli Garment

(c) Definisi i. Darurat

Adalah situasi yang terjadi secara tiba – tiba dan tidak diharapkan serta masalah tersebut tidak dapat ditangani dengan operasi secara umum dan bila tidak ditangani dengan

(18)

ii. Kebakaran kecil

Adalah jenis kebakaran yang terjadi disuatu tempat pada lingkup kecil atau dibagian yang sementara ditangani oleh personil bagian itu sendiri dengan alat pemadam api ringan yang ada di Departemen tersebut.

iii. kebakaran besar

Adalah jenis kebakaran yang terjadi disuatu temppat atau bagian itu sendiri dengan alat pemadam api ringan yang tersedia di departemen tersebut.

(d) Instruksi kerja

i. Menerima informasi atau melihat terjadinya kebakaran.

ii. Mengidentifikasi terjadinya kebakaran (luas area kebakaran dan besarnya api yang menyebabkan terjadinya kebakaran) iii. Memadamkan api dengan air dan karung basah bila kebakaran

tersebut kecil.

iv. Melakukan kerjasama dengan pihak pemadam api dari luar bila kebakaran tersebut besar.

v. Melakukan control check sekali lagi untuk meyakinkan bahwa tempat bekas terjadinya kebakaran telah aman.

vi. Membuat berita acara sebagai laporan penanganan terjadinya kebakaran.

(e) Peralatan yang dipakai i. Drum berisi air ii. Karung

iii. Hydran

iv. Mobil pemadam kebakaran

(19)

(3) Tumpahan bahan kimia

Bahan kimia yang yang tertumpah di dalam atau di luar area kerja dalam lingkungan perusahaan.

(a) Ruang Lingkup

Kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi tumpahan bahan kimia sesuai dengan prosedur tanggap darurat (emergency response) (PSML – 10)

(b) Tanggung jawab dan wewenang

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan tumpahan bahan kimia yang terjadi di lingkungan PT. Sari Warna Asli Garment.

(c) Definisi i. Darurat

Adalah situasi yang terjadi secara tiba – tiba dan tidak diharapkan serta masalah tersebut tidak dapat ditangani dengan operasi secara umum dan bila tidak ditangani dengan segera dapat tejadi kebakaran yang lebih besar lagi.

ii. Tumpahan

Adalah pelepasan bahan kimia atau liimbah yang tidak sengaja dan dapat mengakibatkan dampak terhadap pencemaran lingkungan.

iii. Tumpahan besar

Adalah tumpahan dalam jumlah besar sehingga sampai

(20)

Adalah tumpahan dalam jumlah kecil massih dalam area kegiatan.

(d) Instruksi kerja

i. Menerima informasi atau melihat terjadinya tumpahan bahan kimia dan secepatnya menghubungi team P2K3 lainnya.

ii. Mengidentifikasi terjadinya tumpahan bahan kimia (luas area tumpahan dan besarnya tumpahan)

iii. Melakukan penanganan tumpahan bahan kimia, bila dampak lingkungan yang terjadi masih dapat ditangani sendiri oleh perusahaan dan bila sebaran yang terkena dampak meliputi area departemen (dalam lingkungan perusahaan)

iv. Menutup tumpahan bahan kimia dengan pasir v. Membersihkan pasir dngan skop

vi. Membersihkan pasir bekas penutup tumpahan bahan kimia dengan mengepel menggunakan air sampai bersih (baud an bekas tumpahan bahan kimia hilang tidak ada bekas)

vii. Melakukan kerjasama dengan pihak luar bila tumpahan bahan kimia berdampak lingkungan dan sebaran yang terkena dampak meliputi beberapa departemen dan lingkungan sekitar perusahaan.

viii. Melakukan control check sekali lagi untuk meyakinkan bahwa tempat bekas tumpahan bahan kimia telah aman.

ix. Membuat beita acara sebagai laporan penanganan tumpahan bahan kimia.

(e) Peralatan yang dipakai i. Pasir

ii. Air

(21)

iii. Kain pel iv. Tangkai pel v. Masker vi. Skop (4) Gempa

Tergoncangnya bangunanan mesin yang berakibat robohnya bangunan dan mesin tersebut.

(a) Ruang lingkup

Kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi gempa bumi sesuai dengan prosedur tanggap darurat (Emergency Response) (PSML – 10)

(b) tanggung jawab

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan gempa bumi yang terjadi di lingkungan PT. Sari Warna Asli Garment.

(c) Definisi

i. Bencana Alam

Adalah rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam yang dapat mengaibatkan kerugian jiwa, harta dan benda serta menimbulkan gangguan terhadap tatanan hidup dan kehidupan manusia dan alam seisinya.

ii. Gempa Bumi

Adalah datangnya getaran akibat bergeraknya struktur tanah sehingga menggerakkan aneka macam bangunan yang berada

(22)

(d) Instruksi kerja

i. Menerima informasi atau melihat terjadinya tumpahan bahan kimia dan secepatnya menghubungi team P2K3 lainnya.

ii. Melakukan pertolongan pertama pada korban gempa bumi baik itu manusia sebagai korban gempa bumi maupun peralatan produksi.

iii. Membawa korban gempa bumi ketempat yang aman.

iv. Membawa korban gempa ke poliklinik atau rumah sakit terdekat.

v. Mengamankan dan memindahkan peralatan produksi dari kerusakan yang lebih beat akibat gempa bumi.

vi. Melakukan control check sekali lagi untuk menyakinkan bahwa tempat terjadinya gempa bumi telah aman.

vii. Membuat berita acara sebagai laporan penanganan bencana alam gempa bumi.

(e) Peralatan yang dipakai i. Masker

ii. Helm plastic

iii. Tali atau tambang pengikat iv. Lampu senter

v. Peralatan P3K (5) Demonstrasi

Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih untuk menyampaikan pendapat atau pikiran dengan cara lisan, tulisn, dan

(23)

(a) Ruang Lingkup

Kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi tumpahan bahan kimia sesuai dengan prosedur tanggap darurat (emergency response) (PSML – 10)

(b) Tanggung jawab dan wewenang

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan terjadinyademokrasi atau unjuk rasa dari karyawan maupun dari luar (external) yang terjadi di lingkungan PT. Sari Warna Asli Garment.

(c) Definisi i. Darurat

Adalah situasi yang terjadi secara tiba – tiba dan tidak diharapkan serta masalah tersebut tidak dapat ditangani dengan operasi secara umum dan bila tidak ditangani dengan segera dan tepat dapat menimbukan masalah yang lebih besar lagi.

ii. Demontrasi atau unjuk rasa

Adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih untuk menyampaikan pendapat atau pikiran dengan cara lisan, tulisan dan sebagainya secara demokratis dimuka umum.

(d) Instruksi kerja

i. Menerima informasi dan melihat adanya demokras atau unjuk rasa baik dari karyawn sendiri maupun dari pihak luar.

ii. Mleakukan penanganan demonstrasi atau unjuk rasa antara lain :

(24)

- Mengamankan barang – barang atau harta benda milik perusahaan.

- Melokalisir tempat terjadinya Demonstrasi atau Unjuk rasa agar tidak meluas

- Menemui pimpinan demonstrasi atau unjuk rasa untuk melakukan musyawarah mufakat sampai Demonstrasi atau Unjuk rasa itu selesai (bubar).

- Melaporkan hasil musyawarah mufakat dengan pimpinan Demonstrasi atau Unjuk Rasa kepada pimpinan perusahaan.

- Melakukan control,check sekali lagi untuk menyakinkan bahwa tempat terjadinya Demonstrasi atau Unjuk Rasa sudah aman

- Membuat berita acara sebagai laporan penanganan terjadinya Demonstrasi atau Unjuk Rasa.

iii. peralatan yang di pakai

- Tongkat POLRI (panjang 1 meter) - Topi Helm Plastik

- Mobil pemadam kebakaran - Peralatan P3K

- Pengeras Suara Megaphone - Kendaraan atau Transportasi

- Hydrat

- APAR

(6) Ledakan

Peristiwa pecahnya suatu “Bejana Tekan “yang bertekanan tinggi melebihi tekanan udara atmosfir disekitarnya dan dapat mengakibatkan kebakaran dan pencemaran lingkungan.

(a) Ruang Lingkup

kegiatan pengendalian dan penanganan tanggap darurat bila terjadi peledakan dari pesawat uap, Bejana Uap dan Bahan Kimia sesuai dengan prosedur Tanggap Darurat (Emergency Response) (PSML – 10).

(25)

Ketua P2K3 dan seluruh anggota P2K3 bertanggung jawab melaksanakan penanganan terjadinya peleedakan dai pesawat Uap, Bejana Uap Dan Bahan Kimia yang terjadi di lingkungan PT.Sari Warna Asli Garment.

( c ). Definisi i. Peledakan

Adalah peristiwa pecahnya suatu “Bejana Tekan “yang bertekanan tinggi melebihi tekanan udara atmofsir di sekitarnya dan dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.

- Pesawat Uap (Boile,Silinder Pengering, Steamer

- Bejana Tekan ( Elpiji,Oksigan, Acetylene, Tabung Angin) - Bahan Kimia (Hydrosufide )

( d ). instruksi kerja

i. Penanganan peledakan Mesin Uap, Bejana Uap dan Bejana Tekan.

- Menerima informasi atau melihat dan mendengar terjadinya ledakan dan secepatnya menghubungi team p2k3 lainya.

- Melakukan pertolongan pertama terhadap korban ledakan baik itu manusia sebagai korban ledakan maupun peralatan produksi lainya.

- Membawa korban ledakan ke poliklenik atau rumah sakit terdekat.

- Mengamankan lokasi tempat terjadinya ledakan dan memindahkan peralatan produksi dari kerusakan yang lebih berat akibat peledakan.

- Memadamkan api dengan APAR atau Api bila peledak itu menimbulkan api.

- Melakukan control check sekali lagi untuk menyakinkan bahwa tempat terjadinya ledakan telah aman.

- Membuat berita acara sebagai laporan penanganan

(26)

ii. Penanganan peledakan Bahan Kimia “hydrosulfide”

- Menerima informasi atau melihat dan mendengar terjadinya ledakan dan secepatnya menghubungi team P2K3

- Melakukan pertolongan pertama terhadap koban ledakan baik itu manusia sebagai korban ledakan maupun peralatan produksi lainya.

- Membawa korban ledakan ke poliklinik atau Rumah Sakit terdekat.

- Mengamankan lokasi tempat terjadinya ledakan dan memindahkan peralatan produksi dari kerusakan yang lebih berat akibat pelesakan.

- Menyemprotkan air bila ledakan bahan kimia itu menimbulkan api

- melakukan control, check sekali lagi untuk menyakinkan bahwa tempat terjadinya ledakan telah aman.

- Membuat berita acara sebagai laporan penanganan terjadinya ledekan.

( e ). Peralatan yang di pakai - Masker

- Topi Helm Plastik

- Talia tau tambang pengikat - Peralatan P3K

- Lampu Senter - Sepatu karet -

2. Alat Pelindung Diri.

a. Alat pelindung mata (Ear Protection) Alat pelindung mata di bagi menjadi 2 yaitu:

(27)

1) Kacamata : alat ini berfungsi untuk melindungi mata dari partikel – partikel kecil, debu, dan radiasi gelombang elektromagnetik.

2) Goggles : alat ini berfungsi untuk melindungi mata dari gas, debu, uap, dan percikan bahan kimia. Goggles biasanya terbuat dari plastic transparan dengan lensa berlapis kobalt untuk melindungi bahaya radiasi gelombang elektromagnetik mengion.

b. Alat pelindung pernafasan (Respiratory Protection)

Alat pelindung jenis ini digunakan untuk melindungi pernafasan dari resiko paparan gas, uap, debu, udara yang terkontaminasi. Alat pelindung pernafasan yang digunakan diperusahaan antara lain : 1) Masker: alat ini digunakan untuk mengurangi paparan debu

atau partikel – pertikel yang lebih besar masuk ke dalam saluran pernafasan.

2) Respirator: alat ini digunakan untuk melindungi pernafasan dari paparan debu, kabut, asap dan gas – gas berbahaya.

c. Alat pelindung kepala (Headwear)

Alat pelindung kepala ini digunakan untuk melindungi rambut terjerat oleh mesin yang berputar dan untuk melindungi kepala dari bahaya terbentur benda tajam atau keras, bahaya kejatuhan benda atau terpukul benda yang melayang, percikan bahan kimia, dan panas sinar matahari. Jenis pelindung kepala antara lain:

(28)

2) Tutup kepala: alat ini berfungsi untuk melindungi kepala dari kebakaran, suhu panas atau dingin. Tutup kepala ini biasanya terbuat dari asbestos, kain tahan api, kulit, dan kain tahan air.

d. Alat pelindung tangan (Hand Protection)

Alat pelindung jenis ini digunakan untuk melindungi tangan dari benda tajam atau goresan, bahan kimia, benda panas atau dingin, kontak dengan arus listrik. Sarung tangan terbuat dari karet untuk melindungi kontaminasi terhadap bahan kimia dan arus listrik, sarung tangan dari kulit untuk melindungi terhadap benda tajam dan goresan, sedangkan sarung tangan dari kain atau katun untuk melindungi kontak dengan panas dan dingin.

3. Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)

Perusahaan juga membentuk P2K3, seperti apa yang tertuang di dalam undang – undang keselamatan kerja, pasal 10 (1) dinyatakan bahwa “Menteri tenaga kerja berwenang membentuk P3K3 guna memperkembangkan kerja sama, saling pengertian dan partisipasi efektif dari pengusaha atau pengurus dan tenaga kerja dalam tempat kerja untuk melaksanakan tugas dan kewajiban bersama di bidang K3, dalam rangka melancarkan usaha produksi.” Dengan adanya pasal tersebut maka perusahaan membentuk struktur organisasi, dengan tujuan P2K3 harus dapat menjamin bahwa organisasi yang akan dibentuk merupakan perwakilan seluruh komponen yang ada ditempat kerja. Konsultasi antara pihak manajemen dengan pekerja harus berfokus pada pengembangan struktur P2K3 yang betul – betul sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

(29)

Gambar 3.2

(30)

Keterangan:

a. Tugas Ketua:

1) Memimpin semua rapat P2K3.

2) Mempertanggung jawabkan pelaksanaan K3 diperusahaan kepada pemerintah melalui pimpinan perusahaan.

3) Mempertanggung jawabkan program – program P2K3 dan pelaksanaannya kepada direksi perusahaan.

4) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program – program K3 di perusahaan.

b. Tugas Wakil Ketua:

1) Melaksanakan tugas – tugas ketua dalam hal ketua berhalangan dan membantu pelaksanaan tugas ketua.

c. Tugas Sekretaris:

1) Membuat undangan rapat dan membuat notulen rapat.

2) Memberikan bantuan atau saran – saran yang diperlukan oleh seksi – seksi untuk kelancaran program – program K3.

3) Membuat laporan ke departemen – departemen perusahaan tentang adanya potensi bahaya di tempat kerja.

d. Tugas Anggota

1) Melaksanakan program – program yang telah ditetapkan sesuai dengan bidang tugas masing – masing.

2) Melaporkan kepada ketua atas setiap kegiatan yang telah dilaksanakan.

(31)
(32)
(33)
(34)
(35)

Dengan adanya kecelakaan yang terjadi saat bekerja maka berakibat pada unit yang diproduksi, akan mengalami penurunan sehingga dapat menyebabkan harga pokok produksi per unit (HPP/unit) meningkat dan menyebabkan laba perusahaan turun. Untuk mengatasi hal tersebut maka perusahaan dapat melakukan 2 cara yaitu :

1. Untuk jenis kecelakaan ringan seperti : terkena obeng saat memasang sepatu jahit, terkena jarum saat menjahit, dan terjepit pintu, maka perusahaan melakukan kebijakan yaitu:

a. Diperlukan kerja lembur untuk mengatasi target produksi.

b. Biaya tambahan untuk pengobatan dan membeli perlengkapan obat untuk tenaga kerja.

2. Untuk jenis kecelakaan permanen seperti : terjatuh saat memotong kain karena papan

yang dipijak patah. Maka perusahaan melakukan rujuk tenaga kerja ke rumah sakit untuk

dirawat, membiayai semua pengobatannya dan mencari karyawan baru untuk

menggantikan tenaga kerja tersebut yang sedang sakit.

Referensi

Dokumen terkait

Alasan kenapa status gizi antara siswa di sekolah swasta dengan siswa di sekolah negeri hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan hasilnya sama dengan

SEBARAN SPASIO-TEMPORAL IKAN YANG TERTANGKAP DENGAN JARING PANTAI DI PERAIRAN TELUK AMBON BAGIAN DALAM.. [Spatio-temporal distribution of fishes catched by beach seine in inner

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana guru BK memotivasi berpenampilan rapi melalui layanan informasi pada siswa kelas VIII di MTs. Ak-Manar Medan

1) Tujuan yang hendak dicapai. 2) Bahan yang akan diajarkan termasuk buku sumbernya yang tersedia. 3) Alat, fasilitas, waktu yang tersedia. 4) Jumlah murid beserta

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) Penggunaan kredit KUD Karya Mina berpengaruh positif terhadap pendapatan usaha perikanan tangkap nelayan tradisional, (2)

Subjek penelitian yang memiliki identitas peran gender feminin cenderung. terlihat lebih ekspresif, periang, memiliki rasa keibuan yang tinggi,

Pertama, pembelajaran internal berpengaruh positif terhadap kinerja, mengindikasikan bahwa kepemilikan alat dan teknologi didorong atau dapat ditingkatkan dengan

didapatkan rekapitulasi rata-rata bobot normalisasi untuk keseluruhan subkriteria tanpa mengikut sertakan alternatif yang nantinya akan digunakan sebagai inputan untuk proses