• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 DINAS KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 DINAS KESEHATAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PERJANJIAN KINERJA

DINAS KESEHATAN KAB. BULUKUMBA

(2)

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

DINAS KESEHATAN KAB. BULUKUMBA

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, dan akuntabel serta

berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini :

N a m a

:

Dr. H. ABD. GAFFAR, M. E pid

Jabatan

:

KEPALA DINAS KESEHATAN KAB. BULUKUMBA

Selanjutnya disebut pihak pertama

N a m a

:

H. ANDI MUH. SYUKRI SAPPEWALI

Jabatan

:

BUPATI KABUPATEN BULUKUMBA

Selaku atas pihak pertama, selanjutnya disebut pihak kedua

Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian

ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam

dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi

tanggungjawab kami.

(3)

PERJANJIAN KINERJA

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2016

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

1 2 3 5

Meningkatnya pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan

Presentase rumah tangga yang melaksanakan PHBS

75% Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat

Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat

38,260,650

Presentase desa/kelurahan siaga aktif

80% Program upaya kesehatan masyarakat

Peningkatan kesehatan masyarakat

209,757,000

Presentase sekolah dasar yang mempromosikan kesehatan

40% Program promosi dan pemberdayaan masyarakat

Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat

38,260,650

Presentase desa/kelurahan yang memiliki pos kesehatan

90% Program pengadaan peningkatan dan perbaikan sarana dan perbaikan sarana puskesmas/puskesma s pembantu dan jaringannya

Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu

3,000,000,000

Presentase desa/kelurahan yang memiliki pokja/ormas yang peduli kesehatan masyarakat

80% Program upaya kesehatan masyarakat

Peningkatan kesehatan masyarakat

209,757,000

Pengembangan pembiayaan dan jaminan pemeliharaan kesehatan

Presentase pendukung yang memiliki jaminan kesehatan

95% Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan kesehatan gratis

10,176,060,000

Pelayanan jaminan kesehatan nasional (JKN)

13,546,598,700

Perumusan peraturan di bidang kesehatan

Presentase unit pelayanan kesehatan yang menerapkan standar pelayanan

80% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Jumlah peraturan bidang kesehatan yang diselesaikan

60% Program upaya kesehatan masyarakat

Revitalisasi sistem kesehatan

39,998,500

Pengelolaan data dan informasi kesehatan serta penanggulangan krisis kesehatan

Ketersediaan profil kesehatan kabupaten setiap tahun

100% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan

69,020,800

Ketersediaan profil kesehatan kabupaten setiap tahun

100% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan

69,020,800

Presentase puskesmas yang mempunyai kemampuan tanggap darurat dalam penanganan bencana

70% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah

(4)

Presentase puskesmas yang memiliki tenaga terlatih penanggulangan krisis kesehatan

70% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah

71,984,200

Program upaya kesehatan masyarakat

Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah kesehatan

104,585,525

Perencanaan dan penganggaran program pembangunan kesehatan

Jumlah dokumen perencanaan yang di hasilkan pertahun

90% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan

69,020,800

Jumlah proposal bidang kesehatan yang dibuat pertahun (min 3 buah pertahun)

90% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan

69,020,800

Jumlah dokumen monev yang dihasilkan pertahun (18 dokumen pertahun)

100% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan

69,020,800

Jumlah dokumen monev yang dihasilkan pertahun (4 dokumen)

100% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Monitoring, evaluasi, dan pelaporan

101,301,100 Penyusunan laporan

keuangan senesteran

2,125,500 Penyusunan keuangan

akhir tahun

5,000,000 Presentase

puskesmas yang memiliki laporan kinerja

100% Program upaya kesehatan masyrakat

Pembinaan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas

62,662,000

Pembinaan administrasi kepegawaian

Presentase pemenuhan kebutuhan SDM kesehatan

85% Program pelayanan administrasi kantor

Penatausahaan kesekretarisan

138,725,800

Presentase penyelesaian administrasi kepegawaian tepat waktu

85% Program pelayanan administrasi kantor

Penatausahaan kesekretarisan

138,725,800

Presentase pegawai yang menerima reward

70% Program pelayanan administrasi kantor

Penatausahaan kesekretarisan

138,725,800

Peningkatan penyelenggaraan kesehatan jamaah haji

Menurunnya angka kematian calon jamaah haji ≤ 1 per 1000 jamaah

70% Program upaya kesehatan masyarakat

Penyelenggaraan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah

128,079,000

Proporsi kesakitan dan kematian karena gangguan fungsi jantung dan pernafasan calon jamaah haji turun hingga ≤ 1

70% Program upaya kesehatan masyarakat

Penyelenggaraan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah

128,079,000

Pengelolaan sarana dan peralatan kesehatan

Presentase puskesmas dan jaringannya yang memenuhi sarana, prasarana, dan peralatan kesehatan sesuai standar

70% Program pengadaan peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana

puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya

Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas

(5)

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu

3,000,000,000

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor

581,617,250

Presentase sarana kesehatan baik pemerintah maupun swasta (RS kelas C ke bawah, rumah bersalin, puskesmas dan jaringannya, apotek, toko obat) yang memiliki izin operasional

90% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Pembinaan pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi

Presentase ibu bersalin yang di tolong oleh tenaga kesehatan terlatih (bidan)

90% Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

Pertolongan persalinan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu

125,370,900

Presentase ibu hamil mendapat pelayanan antenatal (K4)

90% Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

Penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dari keluarga mampu

115,213,500

Pembinaan pelayanan kesehatan anak

Presentase kunjungan neonatal (KN1)

92% Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

Penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu

115,213,500

Presentase kunjungan neonatal lengkap (KNL)

82% Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

Pertolongan persalinan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu

125,370,900

Presentase

pelayanan kesehatan bayi

95% Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan melahirkan dan anak

Pertolongan persalinan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu

125,370,900

Pembinaan pelayanaan

Presentase puskesmas dan jaringannya yang melakukan

pelayanan kesehatan dasar

100% Program upaya kesehatan masyarakat

Pembinaan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas

62,662,000

Peningkatan pelayanan kesehatan dasar

(6)

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Presentase puskesmas yang santun usila

40% Program peningkatan kesehatan lansia

Pelayanan pemeliharaan kesehatan

37,564,600

Pembinaan gizi masyarakat

Presentase balita gizi buruk mendapatkan perawatan

100% Program perbaikan gizi masyarakat

Penanggulangan KEP, anemia gizi besi, Gaky, kurang vit A dan kekurangan zt gizi mikro lainnya

218,045,200

Presentase balita yang ditimbang berat badannya (D/S)

85% Program perbaikan gizi masyarakat

Penyusunan peta informasi masyarakat kurang gizi

74,948,300

Presentase bayi 0-6 bulan mendapat ASI eksklusif

70% Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita

Pertolongan persalinan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu

125,370,900

Presentase rumah tangga ang mengkonsumsi beryodium

70% Program perbaikan gizi masyarakat

Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi

54,671,000

Pembinaan keperawatan dan kebidanan

Presentase puskesmas yang menerapkan pelayanan kebidanan sesuai standar

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Presentase puskesmas yang menrapkan pelayanan kebidanan sesuai standar

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Presentase puskesmas yang menerapkan pelayanan kesehatan masyarakat sesuai

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Pembinaan upaya kesehatan dasar

Presentase puskesmas yang menerapkan standar medis dasar sesuai standar

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Presentase puskesmas yang menrapkan program jaga mutu (quality assurance)

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan

pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Presentase puskesmas yang melaksanakan pelayanan kesehatan gigi

70% Program upaya kesehatan masyarakat

Pembinaan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas

62,662,000

Presentase puskesmas yang melayani kesehatan jiwa dan napza

70% Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia

Pendidkan dan pelatihan perawatan kesehatan

123,650,000

Pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan

tradisional/alternatif

Presentase unit pelayanan kesehatan tradisional/alternatif yang melaksanakan pelayanan kesehatan tradisional sesuai pedoman kesehatan

70% Program pengembangan obat asli Indonesia

Pengembangan standarisasi tanaman obat baan alam Indonesia

15,000,000

Pembinaan upaya kesehatan kerja, olahraga dan matra

Presentase puskesmas yang melaksanakan upaya kesehatan kerja

40% Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia

Pendidikan dan pelatihan perawatan kesehatan

(7)

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Presentase institusi kesehatan (Dinkes, RS, Puskesmas)

menerapkan kesehatan olahraga

50% Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia

Pendidikan dan pelatihan perawatan kesehatan

123,650,000

Pelayanan kesehatan dasar bagi

masyarakat miskin

Presentase penduduk miskin yang mendapat pelayanan kesehatan dasar

60% Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan kesehatan puskesmas gratis

10,176,060,000

Pelayanan jaminan kesehatan nasional (JKN)

13,546,598,700 0 Presentase puskesmas

dan jaringannya yang melaksanakan pelayanan masyarakat miskin dan daerah sulit, rawan, dan terpencil

60% Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan jaminan kesehatan nasional (JKN)

13,546,598,700

Pembinaan imunisasi dan karantina kesehatan

Presentase bayi usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap

80% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit mwnular

Peningkatan immunisasi

46,129,500

Presentase penyelidikan epidemiologi < 24 jam pada desa/kel yang mengalami KLB

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah

71,984,200

Pengendalian penyakit menular langsung

Kasus HIV menjadi <1% pada populasi dewasa

85% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Peningkatan komunikasi, informasi, edukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit

52,728,000

Presentase ODHA yang mendapat antiretroviral (ART)

50% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Peningkatan komunikasi, informasi, edukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit

52,728,000

Jumlah kasus TB menjadi 22 per 10.000 penduduk

90% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penanggulangan penularan penyakit TB paru

30,777,000

Jumlah kasus TB menjadi 22 per 10.000 penduduk

90% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penanggulangan penularan penyakit TB paru

30,777,000

Presentase kasus baru TB paru (BTA positif) yang ditemukan

90% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penanggulangan penularan penyakit TB paru

30,777,000

Penemuan kasus malaria 1 per 1000 penduduk

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

83,003,000

Jumlah kasus diare menjadi 200/1000 penduduk

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Pencegahan penularan penyakit

endemik/epidemik

45,964,000

Presentase kematian diare (CFR) pada saat KLB <1

90% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Pencegahan penularan penyakit

endemik/epidemik

(8)

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR

KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Pengendalian penyakit bersumber binatang

Penemuan kasus baru kusta <50 per 10.000 penduduk

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penanggulangan penyakit kusta

53,368,000

Angka kecacatan tingkat 2 kusta per 10.000 sebesar 0,6

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penanggulangan penyakit kusta

53,368,000

Jumlah kasus DBD menjadi 50 per 10.000 penduduk

85% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penyemprotan/foggi ng sarang nyamuk

107,258,000

Angka penemuan kasus malaria sebesar 1 per 1000 penduduk

100% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit meular

83,003,000

Persentase angka bebas jentik (ABJ)

90% Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Penyemprotan/foggi ng sarang nyamuk

107,258,000

Penyehatan lingkungan

Persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat

90% Program upaya kesehatan masyarakat

Penyelenggaraan penyehatan lingkungan

143,641,000

Persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat

70% Program upaya kesehatan masyarakat

Penyelenggaraan penyehatan lingkungan

143,641,000

Presentase

desa/kelurahan yang telah melaksanakan desa/kelurahan kawasan sehat

90% Program pengembangan lingkungan sehat

Sosialisasi kebijakan lingkungan sehat

155,792,000

Persentase penduduk stop BABs

85% Program upaya kesehatan masyarakat

Penyelenggaraan penyehatan lingkungan

143,641,000

Presentase tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan

70% Program pengembangan lingkungan sehat

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

94,746,746

Presentase rumah yang memenuhi syarat kesehatan

80% Program pengembangan lingkungan sehat

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

94,746,746

Presentase tempat pengelolaan makanan yang memenuhi syarat kesehatan

60% Program pengembangan lingkungan sehat

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

94,746,746

Program pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan

Pengawasan dan pengendalian keamanan dan kesehatan makanan hasil produksi rumah tangga

63,759,100

Presentase

desa/kelurahan yang melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM)

80% Program pengembangan lingkungan sehat

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

94,746,746

Pengendalian penyakit tidak menular

Presentase desa/kel yang memiliki peraturan tentang tanpa rokok (KTR)

50% Program pengembangan lingkungan sehat

Sosialisasi kebijakan lingkungan sehat

155,792,000

Program upaya kesehatan masyarakat

Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan

(9)

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Presentase puskesmas yang melakukan pembinaan, pencegahan dan

penanggulangan penyakit tidak menular (SE, deteksi dini, KIE, dan tata laksana)

80% Program pengendalian penyakit tidak menular

Pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah

42,973,000

Pengendalian penyakit diabetes melitus dengan gangguan metabolik

26,370,500

Tersedia peraturan (perda, SE, perbup/SK) tentang pencegahan dan penanggulangan dampak merokok terhadap kesehatan

100% Program upaya kesehatan masyarakat

Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan

326,440,000

Peningkatan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan

Persentase ketersediaan obat dan vaksin

100% Program obat dan perbekalan kesehatan

Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan

2,285,914,000

Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan kesehatan puskesmas gratis

10,176,060,000

Presentase obat memenuhi standar, cukup dan terjangkau

100% Program pengawasan obat dan makanan

Peningkatan mutu penggunaan obat dan perbekalan kesehatan

61,465,000

Ketersediaan obat perkapita pertahun di sarana yankes dasar sebesar Rp. 20.000 per kapita

80% Program obat dan perbekalan kesehatan

Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan

2,285,914,000

Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan kesehatan puskesmas gratis

10,176,060,000

Peningkatan pelayanan kefarmasian

Persentase puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar

75% Program upaya kesehatan masyarakat

Pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan

136,642,800

Presentase penggunaan obat rasional di sarana pelayanan kesehatan

75% Program obat dan perbekalan kesehatan

Peningkatan mutu penggunaan obat dan perbekalan kesehatan

61,465,000

Presentase persediaan farmasi yang aman untuk dimanfaatkan

100% Program pengawasan obat dan makanan

Peningkatan pemberdayaan konsumen. Masyarakat dibidang obat dan makanan

45,050,000

Perencanaan dan pendayaangunaan SDM kesehatan

Presentase tenaga kesehatan yang didayagunakan didaerah sulit dan diberi intensif

70% Program upaya kesehatan masyarakat

Peningkatan pelayanan dasar kesehatan

580,120,000

Adanya perencanaan kebutuhan SDM kesehatan setiap tahun

100% Program pelayanan administrasi kantor

Penatausahaan kesekretarisan

138,725,800

Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan

Presentase aparatur kesehatan yang telah mengikuti pelatihan, penjenjangan, fungsional, dan manajemen kesehatan

75% Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Pendidikan dan pelatihan formal

52,795,000

Persentase tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan tekhnis fungsional

75% Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Bimbingan tekhnis implementasi peraturan perundang-undangan

(10)

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

Setifikasi dan standarisasi serta peningkatan mutu SDM

Persentase profesi kesehatan ang memiliki standar kompetensi

75% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Persentase SDM kesehatan yang telah ditingkatkan

kemampuannya melalui pendidikan berkelanjutan

35% Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Pendidikan dan pelatihan formal

52,795,000

Persentase tenaga kesehatan selain dokter dan dokter gigi yang memiliki STR

70% Program standarisasi pelayanan kesehatan

Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan

113,547,250

Persentase tenaga kesehatan (dokter,bidan, dan perawat) yang memiliki izin kerja/praktek (praktek berkelompok, klinik umum/spesialis, klinik dokter keluarga

90% Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Bimbingan tekhnis implementasi peraturan perundangan-perundangan

85,253,500

Referensi

Dokumen terkait

Ester gliserol gondorukem hidrogenasi yang dihasilkan ticetak pada wadah untuk kemudian dihitung nilai rendemennya dan diuji sifat fisiko-ki2mia (RSNI3 2010), yaitu warna

cruel situation for black people in America at the time: slavery, injustice, racial. discrimination, and so on more detail

Website sebagai bagian dari teknologi internet berperan penting dalam penyebaran informasi, berbagai kegiatan yang bersifat online, serta berbagai aktivitas lain yang

Pada pemeriksaan bibir pasien terlihat normal simetris, tanpa sianosis, tidak kering, dan tidak ada kelainan, di sekitar mulut seperti vesikel atau kelosis.. Jumlah gigi pasien

Fixed asset turn over yang pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2014 memperoleh nilai rata-rata sebesar 14 kali, namun apabila dibandingkan dengan standar industri

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: “Penerapan pendekatan Quantum Learning tipe Brainstorming dapat me-ningkatkan

Dalam hal jenis kegiatan yang berdasarkan adat istiadat , asal usul dan kewenangan local berskala Desa lainya sesuai dengan prakarsa masyarakat , kebutuhan dan kondisi

Keberadaan undang-undang ini sebagai landasan pelaksanaan otonomi khusus tercermin dari aturan-aturan hukum yang dimuat di dalamnya, salah satunya adalah aturan yang