• Tidak ada hasil yang ditemukan

HAK AZASI MANUSIA DAN PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HAK AZASI MANUSIA DAN PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

HAK AZASI MANUSIA DAN

HAK AZASI MANUSIA DAN

PENEGAKAN SUPREMASI

PENEGAKAN SUPREMASI

HUKUM

HUKUM

Oleh : Oleh : ANI PURWANTI,

ANI PURWANTI, SH.M.HumSH.M.Hum..

FAKULTAS HUKUM

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS DIPONEGORO

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

SEMARANG

(2)

PENGERTIAN HAM

PENGERTIAN HAM

z

z HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia yang HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu

bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah

anugerah Allah yang harus Allah yang harus dihormatidihormati, dijaga dan , dijaga dan

dilindungi oleh setiap individu, masyarakat atau negara. dilindungi oleh setiap individu, masyarakat atau negara.

z

z Seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan Seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai

keberadaan manusia sebagai mahlukmahluk Tuhan Yang Maha Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan

Esa dan merupakan anugerahanugerah--NyaNya yang wajib yang wajib dihormatidihormati, , dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum,

dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta

perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1.1 perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1.1

(3)

PERSPEKTIF HAM

PERSPEKTIF HAM

z

z POLITIS (POLITICAL WILL NEGARA POLITIS (POLITICAL WILL NEGARA -- RULE OF RULE OF LAW)

LAW) z

z PHILOSOPHIS (KEADILAN, NON DISKRIMINASI, PHILOSOPHIS (KEADILAN, NON DISKRIMINASI, KEBHINEKAAN)

KEBHINEKAAN) z

z YURIDIS (KEPASTIAN HUKUM) UUD RI 1945 DSTYURIDIS (KEPASTIAN HUKUM) UUD RI 1945 DST

z

z SOSIOLOGIS (MANFAAT) KESEIMBANGAN HAK SOSIOLOGIS (MANFAAT) KESEIMBANGAN HAK DAN KEWAJIBAN

DAN KEWAJIBAN z

z EKOLOGISEKOLOGIS

* EKSTERNAL (NILAI GLOBAL) RATIFIKASI,

* EKSTERNAL (NILAI GLOBAL) RATIFIKASI,

BAGIAN MASY DUNIA, BANGSA BERADAP

BAGIAN MASY DUNIA, BANGSA BERADAP

* INTERNAL (MASY SEMAKIN KRITIS UTK

* INTERNAL (MASY SEMAKIN KRITIS UTK

MENEGAKKAN HAM) (BUDAYA)

(4)

PRA

NEGARA NEGARA

1. HAM ada karena Alamiah/Kodrati

2. Berlaku yang kuat menang, yang lemah ?

3. Pelanggaran HAM tidak terselesaikan muncul konflik

4. Membentuk negara

TUJUANNYA MELINDUNGI HAM 1. NEGARA ABSOLUT / OTORITER 2. NEGARA DEMOKRASI

NEGARA HUKUM – RULE OF LAW

KONSTITUSI (PERJANJIAN LUHUR)

Hak kewajiban WN diatur, HAM dilindungi Negara mengatasi segala perbedaan Dasar penegakannya menggunakan hukum

Semua konflik diselesaikan dengan hukum Semua model konflik diatasi dengan sarana

hukum

(5)

PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM

a.

a.

Hak

Hak

asasi

asasi

manusia

manusia

sebelum

sebelum

adanya

adanya

negara

negara

.

.

b.

b.

Hak

Hak

asasi

asasi

manusia

manusia

setelah

setelah

adanya

adanya

negara

negara

(

(otoriter

otoriter,

,

demokrasi

demokrasi

).

).

c.

c.

Negara

Negara

hukum

hukum

(

(

Rechsstaat

Rechsstaat

/ rule of law

/ rule of law

)

)

sebagai

sebagai

upaya

upaya

untuk

untuk

membatasi

membatasi

dan

dan

mengatur

mengatur

kekuasaan

kekuasaan

yang pada

yang

pada

dasarnya

dasarnya

mengarah

mengarah

pada

pada

sasaran

sasaran

yang

yang

sama

sama

yaitu

yaitu

pengakuan

pengakuan

dan

dan

perlindungan

perlindungan

atas

atas

hak

hak

-

-

hak

hak

dasar

dasar

manusia

manusia

.

.

Segala

Segala

permasalahan/konflik

permasalahan/konflik

yang ada

yang

ada

harus

harus

diselesaikan

diselesaikan

menurut

menurut

hukum

hukum

.

.

d.

d.

Bukan

Bukan

Machtsstaat

Machtsstaat

(

(

berdasar

berdasar

pada

pada

kekuasaan

kekuasaan

)

)

e.

(6)

HAM

DAN

(7)

KONSEKUENSI YURIDIS

KONSEKUENSI YURIDIS

THD RATIFIKASI PERJANJIAN

THD RATIFIKASI PERJANJIAN

z

z

IMPLEMENTASI

IMPLEMENTASI

zz STRUKTUR HUKUMSTRUKTUR HUKUM z

z SUBSTANSI HUKUMSUBSTANSI HUKUM z

z BUDAYA HUKUMBUDAYA HUKUM

z

z

KEWAJIBAN

KEWAJIBAN

zz PELAPORAN TTG PELAPORAN TTG KEMAJUAN

KEMAJUAN

PEMENUHAN HAM

PEMENUHAN HAM

z

z

PEMENUHAN

PEMENUHAN

zz DEROGABLE RIGHTSDEROGABLE RIGHTS z

z NON DEROGABLE NON DEROGABLE RIGHTS

(8)

DIMENSI

DIATUR OLEH HUKUM DIATUR OLEH HUKUM INTERNASIONAL DAN INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL HUKUM NASIONAL

z

z HAM ADALAH HAK HAM ADALAH HAK YANG MELEKAT/ YANG MELEKAT/ INHERENT

INHERENT

INFORMAL, SANKSI INFORMAL, SANKSI SOSIAL, TIDAK ADA SOSIAL, TIDAK ADA ALAT PENEGAK ALAT PENEGAK HKM

HKM

z

z JIKA NEGARA HKM MENJADI JIKA NEGARA HKM MENJADI FORMAL, PENEGAKAN

FORMAL, PENEGAKAN

(9)

Peraturan

Peraturan

Perundangan

Perundangan

HAM

HAM

Utama

Utama

z

z AmandemenAmandemen II UUD 1945II UUD 1945

z

z UU No. 68 UU No. 68 tahuntahun 1958 1958 tentangtentang KonvensiKonvensi HakHak--hakhak PolitikPolitik PerempuanPerempuan (Convention on the Political Rights of Woman)

(Convention on the Political Rights of Woman)

z

z UU No. 7 UU No. 7 tahuntahun 1984 1984 tentangtentang RatifikasiRatifikasi CEDAW (Convention on the CEDAW (Convention on the Elimination of all Forms of Discrimination Against Woman)

Elimination of all Forms of Discrimination Against Woman)

z

z KeppresKeppres No.48 No.48 tahuntahun 1993 1993 tentangtentang KonvensiKonvensi AntiAnti--Apartheid Apartheid dalamdalam Olahraga

Olahraga (Convention Against Apartheid in Sport)(Convention Against Apartheid in Sport)

z

z KeppresKeppres no. 36 no. 36 tahuntahun 1998 1998 tentangtentang RatifikasiRatifikasi KonvensiKonvensi HakHak AnakAnak (Convention on the Rights of the Child

(Convention on the Rights of the Child -- CRC)CRC)

z

z UU No. 5 UU No. 5 tahuntahun 1998 1998 tentangtentang KonvensiKonvensi menentangmenentang penyiksaanpenyiksaan lain lain yang

yang kejamkejam, , tidaktidak manusiawimanusiawi, , dandan merendahkanmerendahkan martabatmartabat manusiamanusia (Convention Against Torture and other Cruel, Inhuman or Degradi (Convention Against Torture and other Cruel, Inhuman or Degrading ng Treatment or Punishment)

(10)

z

z UU no. 39 UU no. 39 tahuntahun 1999 1999 tentangtentang HAMHAM

z

z UU No. 9 UU No. 9 tahuntahun 1999 1999 tentangtentang PenghapusanPenghapusan segalasegala bentuk

bentuk DiskriminasiDiskriminasi RasialRasial (Convention on the (Convention on the Elimination of all forms of Racial Discrimination)

Elimination of all forms of Racial Discrimination) z

z UU No. 26 UU No. 26 tahuntahun 2000 2000 tentangtentang PengadilanPengadilan HAMHAM

z

z UU no. 23 UU no. 23 tahuntahun 2002 2002 tentangtentang PerlindunganPerlindungan AnakAnak

z

z KeputusanKeputusan PresidenPresiden No. 40 No. 40 tahuntahun 2004 2004 tentangtentang RANHAM

RANHAM z

z UU No. 11 UU No. 11 tahuntahun 2005 2005 tentangtentang PengesahanPengesahan ICESCR ICESCR (International

(International ConvenantConvenant on Economic, Social and on Economic, Social and Cultural Rights)

Cultural Rights) z

z UU No. 12 UU No. 12 tahuntahun 2005 2005 tentangtentang PengesahanPengesahan ICCPR ICCPR (International

(11)

PENDIDIKAN HAM

PENDIDIKAN HAM

Adalah

Adalah

usaha

usaha

sadar

sadar

dan

dan

terencana

terencana

untuk

untuk

mewujudkan

mewujudkan

suasana

suasana

belajar

belajar

dan

dan

proses

proses

pembelajaran

pembelajaran

agar

agar

peserta

peserta

didik

didik

secara

secara

aktif

aktif

mengembangkan

mengembangkan

potensi

potensi

dirinya

dirinya

untuk

untuk

memiliki

memiliki

pengetahuan

pengetahuan

HAM,

HAM,

meningkatkan

meningkatkan

ketrampilan

ketrampilan

,

,

dan

dan

mengubah

mengubah

perilaku

perilaku

serta

serta

dapat

dapat

menyebarluaskan

menyebarluaskan

nilai

(12)

Landasan

Landasan

PENDIDIKAN HAM

PENDIDIKAN HAM

Pasal 28 I ayat (4) UUD NRI 1945

Pasal 28 I ayat (4) UUD NRI 1945

¾

¾

Perlindungan,

Perlindungan,

pemajuan

pemajuan

,

,

penegakkan

penegakkan

dan

dan

pemenuhan HAM

pemenuhan HAM

adalah tanggungjawab

adalah tanggungjawab

Negara, terutama Pemerintah

(13)

Landasan

Landasan

PENDIDIKAN HAM

PENDIDIKAN HAM

Pasal 1 Tap MPR No. XVII/MPR/1998 Tentang HAM

Pasal 1 Tap MPR No. XVII/MPR/1998 Tentang HAM

¾

¾

Menugaskan

Menugaskan

kepada Lembaga

kepada Lembaga

-

-

Lembaga Tinggi

Lembaga Tinggi

Negara dan

Negara dan

suluruh

suluruh

Aparatur Pemerintah

Aparatur Pemerintah

untuk

untuk

menghormati, menegakkan dan

menghormati, menegakkan dan

menyebarluaskan

menyebarluaskan

pemahaman mengenai

pemahaman mengenai

HAM kepada seluruh masyarakat

Referensi

Dokumen terkait

Pembelajaran IPS dengan Menggunakan teknik Probing & prompting ………

Suatu program yang ditulis dengan versi bahasa C tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang lain hanya dengan sedikit modifikasi.. C adalah bahasa

BERUSAHA DIATAS RATA-RATA

Pengkajian keperawatan dilakukan dengan cara pengumpulan data secara subjektif (data yang didapatkan dari pasien/keluarga) melalui metode anamnesa dan data objektif (data

Proses penerapan nilai-nilai ajaran Islam dalam pembelajaran mata pelajaran umum yang dilaksanakan oleh guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tinambung Kabupaten

Hambatan atau faktor penghambat Ditpolair Polda Lampung dalam melakukan penegakan hukum terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan illegal dalam hal ini

Pada tugas akhir ini menggunakan metode ANFIS yaitu jaringan saraf tiruan yang di integrasikan dengan sistem fuzzy.. .yang akan membahas mengenai identifikasi parmeter

Titik yang berpotongan antara garis beban dan garis kurva dioda disebut titik Q yang akan menunjukkan nilai sebenarnya dari arus dioda dan tegangan dioda untuk