• Tidak ada hasil yang ditemukan

language center universitas diponegoro di semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "language center universitas diponegoro di semarang"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

LANGUAGE CENTRE

UNIVERSITAS DIPONEGORO DI SEMARANG

Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar

Sarjana Teknik

diajukan oleh : Rayun Sekar Meta

L2B 099 259

Periode 85

Nopember 2003 – Maret 2004

Kepada

JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Bahasa merupakan alat komunikasi yang dipakai oleh sekelompok

manusia dalam komunitas dan lingkungan tertentu. Melalui media bahasa,

manusia dapat mengemukakan keinginan dan pendapat mereka kepada

orang lain. Bahasa juga dapat berfungsi sebagai alat permersatu bagi suatu

bangsa sehingga bahasa mempunyai peran penting dalam kehidupan social

manusia.

Pada jaman sekarang ini, masyarakat telah menyadari bahwa

dibutuhkan suatu penguasaan bahasa yang tidak hanya pada penguasaan

bahasa local saja namun juga terhadap pengasaan bahasa asing. Bahasa

asing, seperti inggris, telah menjadi bahasa pergaulan antar bangsa selain itu

juga berfungsi sebagai bahasa internasional dan bahasa kesenian yang

universal. Untuk memenuhi tuntutan dalam bidang pengasaan bahasa asing

tersebut dibutuhkan suatu tempat pelatihan bahasa asing yang professional.

Tempat pelatihan bahasa asing dapat didirikan oleh pihak kampus

maupun non kampus. Universitas sebagai jenjang pendidkan yang lebih

tinggi daripada pendidkan dasar, berfungsi sebagai penyelenggara program

pendidikan formal dalam lingkup disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di Indonesia terdapat beberapa universitas negeri yang terkenal dalam

menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam berbagai bidang

disiplin ilmu, salah satunya adalah Universitas Diponegoro.

Universitas Diponegoro merupakan salah satu perguruan tinggi negeri

(3)

penghargaan sebagai Universitas Terbaik ketiga se Indonesia menurut Badan

Akreditasi Nasional ( Undip Newsletter , Agustus 2003 ).

Berdasarkan Keputusan Menteri pendidikan tahun 1993 bahwa setiap

universitas harus memiliki suatu unit pelayanan pendidikan bahasa, maka

dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bahasa asing, Universitas

Diponegoro memiliki suatu Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) bahasa Asing.

Pada tahun 2000, UPT Bahasa Asing mulai mengadakan Program pelatihan

1 tahun Multi bahasa Asing, sehingga UPT Bahasa Asing Undip tidak hanya

memiliki program pelatihan bahasa Inggris saja tetapi juga program

pelatihan bahasa prancis, bahasa jepang, bahasa Jerman, dan bahasa

Mandarin.

Dengan adanya penambahan program pelatihan bahasa asing,

kebutuhan ruang kelas menjadi bertambah. Seperti diketahui bahwa saat ini

UPT bahasa Asing Undip baru memiliki 8 ruang kelas berAC dengan

kapasitas ruang sekitar 22 orang. Namun ruang-ruang kelas tersebut belum

digunakan secara maksimal untuk kegiatan pelatihan bahasa asing karena

pada pagi dan sore hari ruang tersebut digunakan untuk kegiatan perkuliahan

mahasiswa program diploma Fakultas Sastra Undip. Selain itu UPT Bahasa

Asing Undip juga memiliki fasilitas lain seperti ruang perpustakaan, ruang

Self Directed Learning dan ruang audio video. Namun berdasar survey

pendahuluan, fasilitas tersebut kurang representative. Sebagai contoh, ruang

perpustakaan yang hanya memiliki kapasitas maksimal 9 orang saja, selain

itu ruang tersebut juga berfungsi sebagai ruang audio video. Sedangkan pada

ruang Self Directed Learning menempati ruang yang berbatasan langsung

dengan ruang kerja Ketua SEU. Padahal menurut kebijakan British Council

bahwa sebuah Language Center harus memiliki ruang perpustakaan yang

(4)

Code of Practice for University Language Centers in Indonesia, 2000 ).

Berdasar data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa UPT Bahasa Asing

Undip memerlukan suatu perencanaan dan perancangan lebih lanjut

mengenai tata ruang bangunan beserta fasilitas penunjang.

Dari semua pemikiran diatas, diperlukan suatu perencanaan dan

perancangan Language Center yang representative di kawasan kampus

Universitas Diponegoro Semarang.

1.2. Tujuan dan Sasaran

1.2.1 Tujuan

Menyusun suatu landasan perencanaan dan perancangan

Language Center yang representative di kawasan kampus Universitas

Diponegoro, dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan bahasa

asing.

1.2.2. Sasaran

Menyusun usulan langkah-langkah pokok dalam proses

perencanaan dan perancangan Language Center Universitas

Diponegoro berdasarkan aspek-aspek panduan perancangan ( design

guidelines aspects).

1.3. Manfaat

1.3.1. Subyektif

Memenuhi persyaratan dalam mata kuliah Tugas Akhir di

(5)

1.3.2. Obyektif

Bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan bagi

mahasiswa yang mengajukan Tugas Akhir.

1.4. Ruang Lingkup Pembahasan 1.4.1. Ruang Lingkup Substansial

Language Center Universitas Diponegoro termasuk kategori

perencanaan dan perancangan bangunan masa tunggal sehingga ruang

lingkup pembahasan dititik beratkan pada masalah yang berkaitan

dengan landasan konseptual perencanaan dan perancangan fisik.

1.4.2. Ruang Lingkup Spasial

Language Center Universitas Diponegoro merupakan yang

berfungsi sebagai tempat pelatihan bahasa asing sehingga bangunan

ini harus berada pada lokasi yang mendukung aktivitas yang

berlangsung didalamnya yaitu kawsan kampus Universitas

Diponegoro Semarang.

1.5. Metode Pembahasan

Metode pembahasan yang dipilih adalah :

A. Metode komparatif

Metode komparatif dilakukan dengan studi banding ke

obyek-obyek bangunan terpilih.

B. Metode Deskriptif

Metode deskriptif yaitu dengan menguraikan data-data yang

(6)

wawancara dengan nara sumber maupun dari data sekunder yaitu

studi literature.

Data yang diperoleh kemudian dianalisa dan diambil kesimpulan,

batasan, persyaratan sebagai dasar dalam penyusunan program

Perencanaan dan Perancangan Arsitektur.

1.6. Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan dalam penyusunan Landasan Program

perencanaan dan Perancangan Arsitektur disusun dalam bab-bab

sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Berisi latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, ruang

lingkup pembahasan, metode pembahasan dan

sistematika pembahasan.

BAB II TINJAUAN LANGUAGE CENTER

Berisi tinjauan umum Language Center dan tinjauan

umum penekanan desain Language Center.

BAB III TINJAUAN UPT BAHASA ASING UNIVERSITAS

DIPONEGORO

Berisi tinjauan umum Universitas Diponegoro, tijauan

UPT Bahasa Asing sebagai salah satu fasilitas pendidikan

Universitas Diponegoro, studi banding Pusat Pelatihan

Bahasa UGM, studi banding Lembaga Pendidikan

(7)

lapangan dan studi banding terhadap perencanaan dan

perancangan Language center Universitas Diponegoro.

BAB IV KESIMPULAN, BATASA, DAN ANGGAPAN

Berisi kesimpulan, batasan dan anggapan yang akan

digunakan sebagai dasar dalam proses perencanaan dan

perancangan Language Center.

BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN

PERANCANGAN

Berisi pendekatan dan analisa mengenai pelaku, jenis

kegiatan, kebutuhan ruang, perencanaan ruang, berasan

ruang, perencanaan ruang, sirkulasi struktur dan utilitas

bangunan serta pemilihan lokasi dan tapak.

BAB VI PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN

PERANCANGAN

Berisi konsep dasar perancangan, program ruang dan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian membuktikan bahwa Sosialisasi kegunaan program ketahanan pangan lokal kepada masyarakat tidak dilaksanakan dengan baik sehingga warga masyarakat tidak mengerti

Pada tanggal 15 November 2010, TVRI mengeluarkan invoice sebagai bukti tagihan akan jasa yang telah disetujui oleh TVRI dan mitra yaitu untuk pembayaran siaran tanggal

Berdasarkan hasil Uji-F yang telah dilakukan maka dapat diperoleh bahwa variabel LAR, BOPO, NPL, Jumlah KSM, dan Fasilitator Lapangan secara bersama-sama

Apa saja permasalahan yang dihadapi dan solusi yang diambil dalam pelaksanaan Tabungan Simpeda pada Bank Jatim Cabang DR.SOETOMO.

Pada kesempatan ini penulis tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pembuatan tugas kerja praktek hingga akhir,

The aim of this research are to know the application of video as audiovisual aid at the fourth grade of SDN 2 Kemantren, to know the students competence of vocabulary

pula atas anak-anak seperti itu, kalau suami istri itu bersengketa tentang lamanya waktu bergaul mereka, misalnya istri mengatakan (kepada suaminya), “engkau telah

katalase dengan karakteristik bakteri gram negatif berbentuk diplococcus, oksidase positif dan katalase positif, dapat dilihat pada Tabel 2 bahwa dari 30 sampel