• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Quality of Service pada Protokol Message Queue Telemetry Transport Sensor Network (MQTT-SN) Berbasis Arduino dan NRF24L01

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Implementasi Quality of Service pada Protokol Message Queue Telemetry Transport Sensor Network (MQTT-SN) Berbasis Arduino dan NRF24L01"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Arsitektur Protokol MQTT-SN  Sumber : Andy Standford-Clark (2013)
Gambar 3 Diagram Alir Publisher QoS 0  Terdapat  sedikit  perbedaan  dengan   MQTT-SN  publisher  level  0,  berikut  merupakan  mekanisme  pada  sistem  MQTT-SN  publisher  QoS  level  1  dipaparkan  dalam  sebuah  diagram  alir algoritma sistem pada Gamb
Gambar 4 Diagram Alir publisher Qos 1  Berbeda dengan MQTT-SN publisher level 0  dan  MQTT-SN  publisher  level  1,  berikut  merupakan  mekanisme  pada  sistem  MQTT-SN  publisher QoS level 2 dipaparkan dalam sebuah  diagram alir algoritma sistem pada Gam
Gambar 11 Diagram Alir Gateway QoS 2  Sedangkan untuk dapat menerapkan protokol  MQTT-SN,  diperlukan  perancangan  tiap  pesan  yang akan dikirim sesuai dengan format  MQTT-SN
+2

Referensi

Dokumen terkait

 Pengujian pada protokol MQTT memberikan hasil penelitian sebagai berikut, Kemampuan protokol MQTT dalam mengirimkan data (Publish) baik perintah untuk menjalankan Sistem Smart

Aktivitas enzim katepsin dan kolagenase pada kulit ikan memiliki hubungan yang sangat erat dengan parameter kemunduran mutu ikan (r 0,7), yaitu dengan nilai

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 mengamanatkan Pemerintah Kabupaten/Kota berkewajibandan bertanggungjawab menyelenggarakan urusanadministrasi kependudukandengan

pendidikan formal dan non formal yang telah dimiliki terkait jabatan tersebut sehingga terkadang penempatan seseorang tidak sesuai dengan kapasitas yang dimiliki

Tuhan telah mengutusmu ke Toronto untuk menjadi salah satu gembala keluarga besar UKI, maka Tuhan pula yang akan selalu memimpin semua karya dan pelayananmu bagi

Hasil : Berdasarkan analisis didapat nilai p = 0,000 < 0,005 menunjukan bahwa ada perbedaan keterampilan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan tentang cara

Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara siswa yang belajar dengan gaya belajar auditorial