i
PRAKTIK AKAD HUTANG-PIUTANG UANG DIBAYAR DENGAN JASA DI DESA ALUH-ALUH KECIL MUARA KECAMATAN ALUH-ALUH
KABUPATEN BANJAR
SKRIPSI
OLEH RADIANTO
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
BANJARMASIN
ii
PRAKTIK AKAD HUTANG-PIUTANG UANG DIBAYAR DENGAN JASA DI DESA ALUH-ALUH KECIL MUARA KECAMATAN ALUH-ALUH
KABUPATEN BANJAR
SKRIPSI
Diajukan kepada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Untuk Memenuhi Sebagian Syarat
Guna Mencapai Gelar Sarjana dalam Ilmu Hukum Islam
Oleh RADIANTO Nim. 1301140126
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM JURUSAN HUKUM EKONOMI SYARIAH
BANJARMASIN 2017 M / 1438 H
iv
vi
ABSTRAK
Radianto, 2017. Praktik Akad Hutang-Piutang Uang Dibayar Dengan Jasa Di Desa Aluh-Aluh Kecil Muara Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Skripsi, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing (I) Dra. Hj. Nurwahidah, M. HI, (II) Ansharullah, S. Ag., M.Fil.I.
Kata Kunci: Akad hutang-piutang, uang, jasa.
Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya peristiwa perjanjian hutang-piutang uang dibayar dengan jasa yang harga upahnya ditetapkan diawal perjanjian oleh pemilik uang. Lokasi penelitian adalah Desa Aluh-Aluh Kecil Muara Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktik akad hutang-piutang uang dibayar dengan jasa dan untuk mengetahui alasan yang melatarbelakangi hutang-piutang uang tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat studi kasus, dilakukan dengan terjun langsung kelapangan untuk menggali permasalahan yang terjadi.
Subjek penelitian ini adalah orang yang berutang dan orang yang menghutangkan yang terlibat langsung dalam transaksi hutang-piutang uang dibayar dengan jasa. Objek penelitian adalah prihal yang dipermalasahkan untuk diteliti, yaitu mengena gambaran proses hutang-piutang uang dibayar dengan jasa dan alasan yang melatar belakangi hutang-piutang uang dibayar dengan jasa.
Data diperoleh dari sumber data yaitu: informan orang yang terlibat langsung dalam permasalahan yang penulis teliti terdari dari 6 (enam) orang yang berutang dan 5 (lima) orang yang menghutangkan jumlah informan semuanya sebanyak 11 (sebelas) orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, kemudian pengolahan data dengan tahapan editing dan matrikasi.
Melalui teknik analisis diskriptif kualitatif, penelitian dilapangan penulis dapat menyimpulkan bahwa hutang-piutang uang dibayar dengan jasa yang terjadi dikalangan masyarakat Terdapat dua variasi dalam praktik akad hutang-piutang uang dibayar dengan jasa yakni yang pertama, yakni terjadinya hutang-piutang dibayar dengan jasa yang upahnya ditetapkan pada masa panen padi yang mengikuti harga pasaran upah pada saat itu, yang kedua terjadi hutang-piutang uang di bayar dengan jasa yang upahnya ditetapkan pada awal perjanjian hutang-piutang yang nantinya akan berbeda dengan harga upah pasaran pada saat masa panen padi. Alasan yang melatarbelakangi hutang-piutang uang dibayar dengan jasa yang upahnya ditetapkan diawal perjanjian yakni orang yang menghutangkan ingin mengambil keuntungan dari hutang yang diberikan serta kurangnya pemahaman tentang agama terutama tentang riba yang disebabkan oleh latar belakang pendidikan umum. Bagi pihak yang berutang karena keterpaksaan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya anak sekolah.
vii
KATA PERSEMBAHAN
Skripsi Ini Penulis Persembahkan Untuk:
1. Ibu dan Saudara-Saudara saya, yang telah memberikan dukungan moril
maupun materi serta doa yang tiada henti untuk kesuksesan saya, karena tiada
kata seindah lantunan doa dan tiada doa yang paling khusuk selain doa yang
terucap dari orang tua. Kakak dan adik yang senantiasa memberikan dukungan,
semangat, senyum dan doanya untuk keberhasilan saya, terima kasih dan
sayang untuk kalian.
2. Bapak dan Ibu Guru saya, di sekolah SDN Aluh-Aluh Kecil Muara, MDA
Darusa‟adah, MTS Hidayatullah dan MAN 5 Martapura yang tanpa pamrih
menyiramkan berbagai ilmu kepada saya, terima kasih yang tak terhingga
karena telah mengajarkan banyak hal kepada kami.
3. Bapak dan Ibu Dosen Pembimbing, Penguji dan Pengajar, yang selama ini
telah tulus dan ikhlas meluangkan waktunya untuk menuntun dan mengarahkan
saya, memberikan bimbingan dan pelajaran yang tiada ternilai harganya, agar
saya menjadi lebih baik. Terimakasih banyak Bapak dan Ibu dosen, jasa kalian
akan selalu tersimpan di hati.
4. Kawan-kawan saya, yang selalu berjuang bersama demi masa depan yang lebih
baik dan perjuangan kita belum berakhir sampai disini masih banyak hal dan
viii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543 b/U/1987, tanggal 22
Januari 1988, sebagai berikut:
A. Konsonan Tunggal Huruf
Arab Nama Huruf Latin Keterangan
ا
Alif - Tidak dilambangkanب
baˋ B Beت
taˋ T Teث
ṡaˋ ṡ es (dengan titik di atas)ج
Jim J Jeح
haˋ ḥ ha (dengan titik dibawah)خ
khaˋ Kh Ka dan haد
Dal D Deذ
Żal Ż zet (dengan titik di atas)ر
raˋ R Erز
Zai Z Zetس
Sin S Esش
Syin Sy es dan yeص
Şad ṣ es (dengan titik di bawah)ض
Dad ḍ de (dengan titik di bawah)ix
ظ
zaˋ ẓ zet (dengan titik di bawah)ع
„ain ‘ Koma terbalik di atasغ
Gain G Geف
faˋ F Efق
Qaf Q Kiك
Kaf K Kaل
Lam L Elم
Mim M Emن
Nun N Enو
Wawu W Weه
haˋ H Haء
Hamzah „ Apostrofى
yaˋ Y YeB. Konsonan rangkap karena syaddah ditulis rangkap
نيدقعتم
Ditulis muta‘aqqidīnّّدع
ة
Ditulis ‘iddahC. Tā’marbūtah
1. Apabila dimatikan ditulis h.
Bila dimatikan ditulis h, kecuali untuk kata-kata Arab yang sudah terserap menjadi bahasa Indonesia, seperti salat, zakat, dan sebagainya.
Contoh: ةبه ditulis hibah
2. Apabila ta‟marbūtah hidup atau dengan harakat, fathah, kasrah dan dammah ditulis t.
x D. Vokal Pendek
ـِــ
Kasrah ditulis Iـَــ
Fathah Ditulis Aـُــ
Dammah Ditulis U E. Vokal Panjang 1 Fathah + alif ةيلهاج Ditulis Ā Jāhiliyyah 2 Fathah + ya‟mati ىعسي Ditulis Ā yas‘ā 3 Kasrah + ya‟mati ميرك Ditulis Ī Karīm 4 Dammah + wawu matiضورف Ditulis
Ū furūḍ F. Vokal Rangkap
1 Fathah + ya‟ mati
مكنيب Ditulis
Ai Bainakum
G. Vokal-vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof ( ′ )
Contoh: متنأأ ditulis a′antum.
H. Kata Sandang Alif + Lam
1. Bila diikuti huruf qamariyah ditulis al- Contoh: ملقلا ditulis al-qalamu
2. Bila diikuti huruf syamsiyyah, huruf a1- diganti dengan huruf syamsiyyah yang mengikutinya.
Contoh: سمشلا ditulis al-syamsu (baca: asy-syamsu) I. Kata dalam Rangkaian Frasa atau Kalimat
xi
2. Ditulis menurut bunyi atau pengucapannya dalam rangkaian tersebut. Contoh:
يمركلاّنأرقلاّفي
ditulis fi al-Qur’ān al-karīm.J. Huruf Kapital
Penulisan huruf kapital atau besar disesuaikan dengan EYD. Contoh: ٌل ْوُس َر َّلاِإ ٌدَّمَحُماَم َو ditulis Wa mā Muhammadun illā rasūlun.
Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku bila dalam
tulisan Arabnya memang lengkap demikian dan kalau penulisan itu disatukan
dengan kata lain sehingga ada huruf atau harakat yang hilang, huruf kapital tidak
dipergunakan.
Contoh:
بْيِرَقٌّحْتَ فَوّاللهَّنِّمٌّرْصَن
– Nasrum minallāhi wa fathun qarībاًعْ يَِجَُّرْمَلأْاّلله
– Lillāhi al-amru jamī‘anٌّمْيِلَعٍّءْيَشِّّلُكِبّاللهَو
– W a l l ā h u b i k u l l i s y ai ' i n ‘ a l ī m u n K. TajwidBagi mereka yang menginginkan kefasihan dalam bacaan, pedoman
transliterasi ini merupakan bagian tak terpisahkan dengan ilmu Tajwid. Karena itu
xii
KATA PENGANTAR
ّ
ّ
ّ
ّوّينلمّاعلاّبرّاللهّدملحا
ّرشاّىلعّملاسلاوّةلاصلا
ّوّناّديسّينلسّرلماوّءايبنّلأاّف
ّوّمحمدّانلوم
ّىلع
ينعجَاّهبحصوّهلا
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Alhamdulillah segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam. Salawat dan Salam semoga selalu tercurah ke hariban junjungan kita Nabi Muhammad, beserta keluarga beliau dan para sahabat Beliau sekalian.Berkat taufik dan hidayah serta ridha dari Allah sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Praktik Akad Hutang-Piutang Uang di Bayar dengan Jasa di Desa Aluh-Aluh Kecil Muara Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi tugas akhir yang diberikan oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, juga merupakan sebagian syarat yang harus dipenuhi penulis untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S1) dalam bidang Hukum Islam pada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Antasari Banjarmasin.
Penulis menyadari bahwa dalam melakukan penelitian sampai selesainya penulisan ini, telah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, berupa bimbingan, arahan, dukungan, motivasi dan sebagainya. Secara khusus penulis mengucapakan terima kasih kepada:
1. Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Antasari Banjarmasin,
Bapak Prof. Dr. Ahmadi Hasan. Mh beserta Pembantu Dekan I, II, dan III.
2. Ibu Dra. Hj. Nurwahidah, M.HI. selaku pembimbing I dan Bapak
Ansharullah. S. Ag., M. Fil.I sebagai Pembimbing II yang telah banyak
xiv
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... ii
PERSETUJUAN ... iii
PENGESAHAN ... iv
ABSTRAK ... v
KATA PERSEMBAHAN ... vi
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA ... vii
KATA PENGANTAR ... xi
DAFTAR ISI ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 7 C. Tujuan Penulisan ... 8 D. Signifikansi Penelitian ... 8 E. Definisi Operasional ... 9 F. Kajian Pustaka ... 10 G. Sistematika Penulisan ... 11
BAB II KETENTUAN-KETENTUAN HUTANG-PIUTANG DAN RIBA MENURUT HUKUM ISLAM ... 13
A. HUTANG-PIUTANG ... 13
1. Pengertian Hutang-Piutang ... 13
2. Akad Hutang-Piutang ... 15
3. Dasar Hukum Hutang-Piutang ... 23
4. Rukun Dan Syarat Hutang-Piutang ... 28
5. Ketentuan Hutang-Piutang ... 30
6. Etika Dalam Hutang-Piutang ... 32
xv
1. Pengertian Riba ... 33
2. Dasar Hukum Riba ... 35
3. Macam-Macam Riba ... 38
4. Hal-Hal Yang Menimbulkan Riba ... 40
BAB III METODE PENELITIAN ... 42
A. Jenis, Sifat dan Lokasi Penelitian ... 42
B. Subjek dan Objek Penelitian ... 43
C. Data dan Sumber Data ... 43
D. Teknik Pengumpulan Data ... 44
E. Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data ... 45
F. Tahapan Penelitian ... 46
BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN ... 48
A. Gambaran Umum Desa Aluh-Aluh Kecil Muara ... 48
B. Deskripsi Kasus Perkasus ... 50
C. Rekapitulasi Kasus Dalam Bentuk Matriks ... 64
D. Analisis Data ... 66
BAB V PENUTUP ... 77
A. Kesimpulan ... 77
B. Saran ... 78
DAFTAR PUSTAKA ... 80
LAMPIRAN PEDOMAN WAWANCARA ...
LAMPIRAN-LAMPIRAN ...