KELOMPOK BUDAYA KERJA
MENINGKATKAN KUNJUNGAN POJOK GIZI BAGI
BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH PUSKESMAS
GAYAMAN
”CERDIK”
Oleh:
PUSKESMAS GAYAMAN
KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO
2016
I. UMUM
TEMA RISALAH
PENINGKATAN KUNJUNGAN KERUANG POJOK GIZI
BAGI BALITA GIZI KURANG DIWILAYAH PUSKESMAS
GAYAMAN
JUDUL RISALAH
MENINGKATKAN KUNJUNGAN POJOK GIZI BAGI
BALITA GIZI KURANG 2016 DI WILAYAH PUSKESMAS
GAYAMAN
VISI
TERCAPAINYA PELAYANAN KESEHATAN DASAR
YANG RAMAH, TRANSPARANSI, PROFESIONAL, DAN
PARTISIPATIF UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT
SEHAT DI WILAYAH KECAMATAN MOJOANYAR
MISI
1. MEWUJUDKAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR
YANG TRANSPARAN DAN PROFESIONAL
2. MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG
BERMUTU, MERATA, DAN TERJANGKAU DALAM
BENTUK PROMOTIF, PREVENTIF DAN KURATIF.
3. MENDORONG KEMANDIRIAN MASYARAKAT
UNTUK HIDUP SEHAT
4. MEMBANGUN CITRA PELAYANAN DENGAN
MEMPERLAKUKAN PENGGUNA LAYANAN SEBAGAI
PUSAT PERHATIAN
MOTTO
KEPUASAN ANDA KEBAHAGIAAN KAMI,
II. PROFIL KELOMPOK BUDAYA KERJA
NAMA KBK CERDIK (Cermat, Rapi, Disiplin dan Kreatif) TGL DIBENTUK : 2 JUNI 2016 USIA RATA RATA : 30 TAHUN
FASILITATOR : Drs. AGUS SAPTONO,MM RATA – RATA PENDIDIKAN : S1
KETUA : dr. RIZKI ANAWIJAYANTI JUMLAH PERTEMUAN 1 MINGGU SEKALI SEKRETARIS : RIZKA EKOWATI L,Amd Keb KEHADIRAN RATA – RATA : 3 ORANG ANGGOTA PERIODE KEGIATAN 1 MINGGU SEKALI
1. Ani Nurul Majidah, Amd Keb
2. Sri Yunani,Amd Keb
3. Sri lestari, Amd Keb
4. Yuni Andriana, Amd Keb
5. Wartinah, Amd Keb
6. Nurul Widayati, Amd Keb
7. Yuni Kusnia, Amd Keb
8. Nova Herwana, Amd Keb
9. Rinawati, Amd Keb
10. Maria Eva S, Amd Keb
11. Wilujeng Lestari, Amd Keb
III. TEMA YANG TELAH DISELESAIKAN KELOMPOK BUDAYA KERJA
Tahun Tema Risalah Judul risalah Prestasi
2016
Peningkatan Kunjungan Keruang Pojok Gizi Bagi Balita Gizi Kurang Diwilayah Puskesmas Gayaman
Meningkatkan Kunjungan Keruang Pojok Gizi Bagi Balita Gizi Kurang Periode Januari – Maret 2016 Diwilayah Puskesmas Gayaman
IV. ALASAN PEMILIHAN TEMA
Produktifi tas Terjadi Peningkatan Jumlah Balita Gizi Kurang diwilayah Puskesmas Gayaman Kualitas Sangat diperlukan
Biaya Murah Pengiriman Lancar
Keamanan Cukup aman Semangat Cukup tinggi
V. JADWAL RENCANA DAN REALISASI KEGIATAN
Langkah
Kegiatan
Tahun Jumlah Pertemuan Kegiatan Bulan Juni2016 Bulan Juli2016 Bulan Agustus2016 Rencana Realisasi
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Plan
1 Menentukan tema & judul 1 10 2 Menganalisa penyebab 2
3 Menguji &menentukan penyebab dominan 3 2 DO 4
Membuat rencana perbaikan &melakukan perbaikan
4
CHECK 5 Meneliti hasil 1 2 ACTIO
N
6 Membuat standar baru 3 1 7
Mengumpulkan data baru & rencana berikutnya
4
SCREENING GIZI BALITA DI POSYANDU
GIZI LEBIH GIZI KURANG
EDUKASI
PULANG
EDUKASI
KUNJUNGAN KEPOJOK GIZI
GAMBAR ALUR PROSES (FLOW CHART) YANG SAAT INI BERJALAN
GIZI CUKUP
LANGKAH I
MENENTUKAN TEMA DAN JUDUL
A. LATAR BELAKANG PERMASALAHAN 1.Deskripsi
1.1 Uraian tentang aktifitas yang dilakukan oleh instansi
Wilayah kecamatan Mojoanyar merupakan wilayah yang berbatasan dengan kabupaten Sidoarjo dimana Populasi Penduduk sering mengadakan mobilisasi yang tinggi sehingga pemantauan bayi dan balita terhambat. Terkadang jadwal Imunisasipun sering terlambat. Tetapi sejak Bidan Desa menempati posisi di desa 24 jam mobilisasi penduduk bisa di pantau, untuk itu diperlukan sekali kerja sama lintas sektoral dengan petugas, dengan cara ini orang tua bayi dan balita didesa bisa lebih cepat mendapatkan penanganan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang serta gizi bayi dan balita . Pada bulan Januari s/d Juni tahun 2016 di Puskesmas Gayaman terdapat balita dengan gizi kurang sebayak 20 dari 3843 balita.
1.2 Masalah yang terjadi atau ditemukan oleh KBK
Warga desa kecamatan Mojoanyar tampaknya sering melakukan pekerjaan di luar kota sehingga apabila ada balita dengan gizi kurang atau saat petugas melakukan kunjungan rumah sasarannya tidak ada atau ikut orangtua kerja di luar kota. Sehingga pertemuan dengan sasaran jadi berkurang.
B. PENETAPAN TEMA DAN JUDUL
1. Penetapan Tema
Penulisan TEMA berdasar pemilihan masalah diatas
Kesimpulan :
Berdasarkan fakta – fakta diatas maka KBK sepakat menetapkan TEMA :
PENINGKATAN KUNJUNGAN KERUANG POJOK GIZI BAGI BALITA GIZI
KURANG DIWILAYAH PUSKESMAS GAYAMAN
2. Penetapan Judul
Kesimpulan :
Judul :
MENINGKATKAN KUNJUNGAN POJOK GIZI BAGI BALITA GIZI
KURANG DI WILAYAH PUSKESMAS GAYAMAN
LANGKAH 2
INVENTARISASI PENYEBAB Stratifikasi Penyebab
Faktor Manusia Faktor Metode MaterialFaktor LingkunganFaktor 1.Petugas
kurang ramah SOP pojok gizi Kurangnya media promosi tempat pojok gizi yang tersembunyi 2.Penyuluhan kurang Kader didesa kurang memahami cara skrening gizi Ruang pojok gizi yang tersembunyi Tempat posyandu yang kurang memadai 3.Kurang memahami tentang pemenuhan gizi balita Jadwal posyandu yang tidak pasti Perlengkapa n alat penyuluhan kurang 4.Tidak dilakukan screning dengan benar Alat skrening gizi tidak lengkap 5.peran serta masyarakat belum optimal 6. petugas gizi jarang ada ditempat
Komentar Pimpinan : ……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… Mojokerto, Juni 2016
Diajukan oleh : Disetujui oleh : Diajukan oleh :
Ketua KBK,
Dr. Rizki Anawijyanti Dokter PTT
Kepala Puskesmas Gayaman
Drg. Wilis Puspitadewi, MSi NIP. 196701221994032001
Fasilitator,
Drs. Agus Saptono NIP. 196508011987031005
Kunjungan ke Pojok Gizi
Faktor metode Faktor material
Faktor Lingkungan ;llingkungan Faktor manusia
LANGKAH 3
MENCARI FAKTOR PENYEBAB
Diagram Tulang ikan
1. SOP pojok gizi belum ada. 1. Kurangnya media promosi. 2. Kader didesa kurang me- 2. Letak ruang pojok gizi Mahami cara skrening gizi. Yang tersembunyi.
3. Jadwal posyandu yang tidak 3. Kurangnya perlengkapan
Pasti. Penyuluhan.
4.kurangnya alat skrening gizi.
1. Tempat pojok gizi yang 1. Petugas kurang ramah 5.peran serta
tersembunyi. 2. Penyuluhan kurang masyarakat
2.Tempat posyandu yang 3. Kurang memahami kurang optimal
kurang memadai pemenuhan gizi balita. 6. Petugas gizi
4. tidak dilakukan skrening jarang ada ditempat.
Mencari Faktor Penyebab Dominan
Periode : Juli s/d Agustus 2016
Sumber data : Kuosioner
Kuosioner diberikan pada orangtua / wali balita dengan gizi kurang yang berkunjung ke
posyandu pada bulan Januari s/d Juni 2016 di 12 desa wilayah Puskesmas Gayaman.
Jumlah Kuosioner disebar : 20 kuosioner
Jumlah Kuosioner kembali : 17 kuosioner
Setiap penyebab dalam kuosioner diberi poin 1- 10.
Analisa penyebab dominan berasarkan kuosioner
Tabel Calon Penyebab yang diduga Dominan
NO . Penyebab Nilai Ju m 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 31 14 15 16 17 1 Petugas kurang ramah 2 3 3 2 4 2 5 2 3 4 1 3 2 2 5 2 1 46 2 Penyuluhan kurang 8 7 8 6 9 8 7 9 7 6 6 5 10 8 10 8 8 130 3 Kurang memahami tentang pemenuhan gizi balita 4 3 4 5 5 3 6 4 6 5 4 6 6 5 6 4 3 79 4 Tidak dilakukan screning dengan benar 4 5 3 1 2 6 3 2 7 7 6 5 3 4 4 7 2 76
5 peran serta masyarakat belum optimal 5 4 3 4 5 3 5 2 4 5 4 2 4 5 4 5 6 65 6 petugas gizi jarang ada ditempat 5 4 5 3 5 4 5 6 3 6 5 6 4 4 6 5 7 83
7 SOP pojok gizi
belum ada 5 3 5 4 5 5 3 6 7 4 8 4 6 6 7 5 8 91
8 Kader didesa kurang
memahami cara
NO . Penyebab Nilai Ju m 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 31 14 15 16 17 skrening gizi 9 Jadwal posyandu
yang tidak pasti 3 5 5 4 3 4 5 7 4 5 7 7 5 4 6 3 5 82
10 Kurangnya media
promosi 7 8 5 8 8 6 9 5 9 7 7 8 5 5 9 7 6
11 9 11
Ruang pojok gizi yang
tersembunyi
7 8 5 7 6 8 7 7 8 6 7 5 5 8 6 7 4 111
12 Perlengkapan alat penyuluhan kurang
7 6 4 5 6 4 7 5 6 7 8 8 5 7 6 5 8 104 13 Alat skrening gizi
tidak lengkap 5 4 4 3 3 6 4 2 6 5 2 3 3 4 5 3 2 62 14 Tempat posyandu yang kurang memadai 4 5 4 5 5 7 4 6 3 4 4 7 5 4 5 3 6 81
DIAGRAM PIE ANALISA
FAKTOR PENYEBAB
Petugas kurang ramah Penyuluhan kurang
Kurang memahami tentang pemenuhan gizi balita Tidak dilakukan screning dengan benar
peran serta masyarakat belum optimal petugas gizi jarang ada ditempat SOP pojok gizi belum ada
Kader didesa kurang memahami cara skrening gizi Jadwal posyandu yang tidak pasti
Kurangnya media promosi
Ruang pojok gizi yang tersembunyi Perlengkapan alat penyuluhan kurang Alat skrening gizi tidak lengkap
Tempat posyandu yang kurang memadai
Dari hasil analisa diagram pie didapatkan lima penyebab utama kurangnya
kunjungan balita gizi kurang kepojok gizi di Puskesmas Gayaman:
1.
Penyuluhan kurang.2.
Kurangnya media promosi.3.
Ruang pojok gizi yang tersembunyi.4.
Perlengkapan alat penyuluhan kurang.LANGKAH 4
MEMBUAT RENCANA PERBAIKAN DAN MELAKSANAKAN PERBAIKAN
FAKTOR
DOMINAN
WHY
WHAT
WHERE
WHEN
WHO
HOW
MUCH
HOW
Penyuluha n kurang Penyuluhan harus dilakukan secara optimal. Penyuluhan dapat dilakukan diposyandu posyandu yang ada disetiap desa diwilayah Puskesmas Gayaman. Penyuluhan langsung dilakukan kepada seluruh orangtua/ wali yang memiliki balita. Semua posyandu di wilayah Puskesmas Gayaman Minggu KE 1 dan 2 Juni 2016 Bidan desa, perawat desa dan posyandu. Petugas gizi, bidan desa dan perawat desa melakukan pembinaan kepada seluruh kader seputar penyuluhan gizi balita dan fungsi pojok gizi. 98% Kurangny a media promosi Media promosi harus menunjang keberadaan pojok gizi.media promosi meliputi leaflet, banner, dll. Sehingga masyarakat mengetahui keberadaan dan fungsi pojok gizi. Penambahan media berupa leaflet, banner dll promosi sangat penting agar masyarakat mengetahui. Posyandu, ponkesdes, polindes dan Ruang Tunggu pasien di Puskesmas Gayaman Minggu Ke-3 dan 4 Juni 2016 Humas puskesma s Gayaman, bidan desa, perawat desa dan petugas gizi Mebuat media promosi seperti banner, spanduk, denah petunjuk ruang pojok gizi dan leaflet oleh humas puskesmas. Kemudian dipasang di posyandu,p olindes, ponkesdes dan ruang tunggu pasien di Puskesmas Gayaman. 100%
FAKTOR
DOMINAN
WHY
WHAT
WHERE
WHEN
WHO
HOW
MUCH
HOW
Ruang pojok gizi yang tersembu nyi Keberadaan ruang pojok gizi yang berada di bagian dalam menyebabk an masyarakat kurang mengetahui keberadaan nya. Oleh karena itu pentunjuk – petunjuk tentang denah dan arah keruang pojok gizi sangan diperlukan. Penambahan denah dan petunjuk arah menuju ruang pojok gizi agar masyarakat dapat mengetahui keberadaan ruang pojok gizi Loket dan ruang tunggu pasien di Puskesamas Gayaman. Minggu Ke-1 dan 2 Juli 2016 Humas Puskesma s dan petugas gizi. Membuat denah dan petunjuk arah menuju ruang pojok gizi. 95% Perlengka pan alat penyuluha n kurang. Perlengkap an alat penyuluhan seperti halnya media promosi, lcd,dll harus dioptimalka n agar masyarakat dapat menyimak penyuluhan dengan baik. Merencanaka n penyuluhan secara rutin dan berkesinamb ungan dilengkapi dengan alat perlengkapan penyuluhan sehingga penyuluhan menjadi menarik. Penyuluhan di Posyandu,Po lindes, Ponkesdes dan puskesmas Minggu ke-3 dan 4 Juli 2016 Petugas gizi, Bendahar a puskesma s, Kepala Puskesma s dan Dinas Kesehata n Kab. Mojokert o Menyusun Prososal rencana pengadaan barang – barang penunjang penyuluhan seperti LCD dan media promosi lainnya yang diajukan ke Dinkes Kab, Mojokerto 80% SOP pojok gizi belum ada SOP dapat dijadikan acuan oprasional dalam kegiatan pojok gizi. Sehingga dengan adanya SOP yang dibuat akan dijadikan standart dalam melayani masyarakat. Sehingga pelayanan yang Ruang pojok gizi Puskesmas Gayaman Minggu ke 1 Agustus 2016 Petugas gizi Membuat SOP yang dibuat oleh petugas gizi. 100%
FAKTOR
DOMINAN
WHY
WHAT
WHERE
WHEN
WHO
HOW
MUCH
HOW
SOP diharapkan petugas gizi dapat melakukan progam pojok gizi optimal sesuai dengan SOP. diberikan akan optimal.
LANGKAH 5
EVALUASI HASIL PERBAIKAN
MASALAH
HASIL PERBAIKAN
1. Penyuluhan kurang.
- Penyuluhan dilaksanakan secara rutin dan menyeluruh di posyandu, ponkesdes, polindes dan di Puskesmas. 2. Kurangnya media promosi. - Menyediakan banner, leaflet, dan spanduk sebagai media
promosi.
3. Ruang pojok gizi yang tersembunyi. -Menyediakan denah dan petunjuka arah menuju ruang pojok gizi. 4. Perlengkapan alat penyuluhan kurang - Menyediakan sarana dan prasarana penyuluhan.
5. SOP pojok gizi belum ada - membuat SOP pojok gizi.
SOP Pojok Gizi:
Pengertian
: Salah satu upaya kegiatan untuk meningkatkan kedaan gizi, khusunya
pada bayi, dan balita.
Tujuan
: 1. Peningkatan gizi.
2. Perubahan perilaku sadar gizi yang mendukung perbaikan gizi.
3. Mengurangi resiko timbulnya penyakit.
4. Meningkatkan akses dan mutu pelayanan gizi dan kesehatan sesuai
dengan kemajuan ilmu dan teknologi.
Kebijakan
: Memberikan pelayanan dalam rangka peningkatan gizi masyarakat.
Kegiatan
: KEGIATAN DI PUSKESMAS
1. Melakukan penyusunan perencanaan program kerja gizi Puskesmas.
2. Melakukan konseling gizi.
3. Melakukan pelayanan Instalasi gizi
Menyusun menu makanan pasien
Penyusunan kebutuhan bahan makanan
Pengadaan bahan makanan
Penugasan dan pengawasan pengolahan makanan
Penyimpanan bahan makanan
Pengawasan distribusi makanan pasien
4. Membuat Laporan bulanan gizi
Pencatatan dan pelaporan program gizi
Evaluasi program gizi
KEGIATAN DI LAPANGAN
1. Melakukan penimbangan dan pengukuran Balita
a. Berat badan dan tinggi badan balita
b. Laporan bulanan penimbangan balita
2. Petugas melakukan pelacakan gizi buruk dan pelacakan bumil KEK
yang ditemukan
3. Melakukan monitoring garam
a. Data sasaran murid SD yang mengonsumsi garam beryodium
b. Melakukan pengujian garam
4. Melakukan pemantauan status Gizi
a. Melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan
b. Penilaian status gizi balita
5. Melakukan penyuluhan gizi balita
6. Melakukan penanggulangan masalah gizi balita
a. Data balita gizi buruk
b. Data balita yang mendapatkan PMT pemulihan
c. Data balita Gakin usia 6- 24 bulan mendapat MP- ASI
LANGKAH 6
Langkah
Kegiatan Kegiatan
Tahun Jumlah Pertemuan Bulan September 2016 Bulan Oktober 2016 Bulan November 2016 Renca na Realisasi 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Plan
1 Menentukan tema & judul V 6 2 Menganalisapenyebab V V V 3 3 Menguji &menentuk an penyebab dominan V V V V 6 DO 4 Membuat rencana perbaikan &melakukan perbaikan V V 6
CHECK 5 Meneliti hasil V V 4
ACTIO N 6 Membuat standar baru V V 3 7 Mengumpul kan data baru & rencana berikutnya V V 3 Keteranga
n Rencana Realisasi Total minggu 31