• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Beda Nyata Terkecil

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Uji Beda Nyata Terkecil"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)

Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)

Oke, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Beda Nyata Terkecil atau sering disebut uji Oke, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Beda Nyata Terkecil atau sering disebut uji BNT. Seperti pada uji

BNT. Seperti pada uji BNJBNJ, Uji BNT sebenarnya juga sangat simpel. Untuk menggunakan uji ini, atribut yang kita, Uji BNT sebenarnya juga sangat simpel. Untuk menggunakan uji ini, atribut yang kita  perlukan adalah 1) data ratarata perlakuan, !) tara" nyata, #) derajad bebas $db) galat, dan %) tabel tstudent untuk  perlukan adalah 1) data ratarata perlakuan, !) tara" nyata, #) derajad bebas $db) galat, dan %) tabel tstudent untuk

menentukan nilai kritis uji perbandingan. menentukan nilai kritis uji perbandingan. &erlu anda ketahui bah'a uji

&erlu anda ketahui bah'a uji BNT ini dilakukan hanya apabila BNT ini dilakukan hanya apabila hasil analisis ragam minimal berpengaruh nyata.hasil analisis ragam minimal berpengaruh nyata. Tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNT( Tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNT( Ja'abnya bisa. Tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh Ja'abnya bisa. Tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh  perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicbakan sudah tidak memberikan pengaruh yang nyata( Bukank  perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicbakan sudah tidak memberikan pengaruh yang nyata( Bukank ahah

apabila perlakuan tidak berpengaruh berarti perlakuan t1 * t! * t# * tn, yang berarti pengaruh perlakuannya sama. apabila perlakuan tidak berpengaruh berarti perlakuan t1 * t! * t# * tn, yang berarti pengaruh perlakuannya sama. Jadi sebenarnya pengujian ratarata perlakuan pada perlakuanperlakuan yang tidak berpengaruh nyata tidak

Jadi sebenarnya pengujian ratarata perlakuan pada perlakuanperlakuan yang tidak berpengaruh nyata tidak  banyak memberikan man"aat apaapa.

 banyak memberikan man"aat apaapa.

Baiklah, sebagai cnth saya ambil data berikut ini Baiklah, sebagai cnth saya ambil data berikut ini yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh  pemupukan & terhadap bbt plng isi $gram) kedelai  pemupukan & terhadap bbt plng isi $gram) kedelai +aritas Slamet. &ercbaan dilakukan dengan rancangan +aritas Slamet. &ercbaan dilakukan dengan rancangan acak kelmpk dengan tujuan untuk mengetahui

acak kelmpk dengan tujuan untuk mengetahui  pengaruh pemupukan & terhadap bbt plng isi  pengaruh pemupukan & terhadap bbt plng isi

kedelai. ata hasil pengamatan adalah sebagai berikut kedelai. ata hasil pengamatan adalah sebagai berikut

-asil analisis ragam $an+a) dari data di atas adalah asil analisis ragam $an+a) dari data di atas adalah  berikut ini

 berikut ini

- Nah, selanjutnya kita akan menghitung nilai kritis atau  Nah, selanjutnya kita akan menghitung nilai kritis atau

nilai baku dari BNJ dengan rumus berikut nilai baku dari BNJ dengan rumus berikut

--untuk mencari nilai t$/, +) anda dapat melihatnya pada untuk mencari nilai t$/, +) anda dapat melihatnya pada tabel Sebaran tstudent pada tara" nyata / dengan tabel Sebaran tstudent pada tara" nyata / dengan derajad bebas +. Untuk menentukan

derajad bebas +. Untuk menentukan nilai t$/, +), harusnilai t$/, +), harus  berdasarkan nilai tara" nyata / yang dipilih $misal  berdasarkan nilai tara" nyata / yang dipilih $misalnyanya

anda menentukan / * 0), dan nilai derajad bebas $db) anda menentukan / * 0), dan nilai derajad bebas $db) galat $dalam cnth ini db galat * 1!, lihat angka 1! galat $dalam cnth ini db galat * 1!, lihat angka 1! yang ber'arna kuning pada tabel analisis ragam). yang ber'arna kuning pada tabel analisis ragam).

Setelah semua nilai sudah anda tentukan, maka langkah Setelah semua nilai sudah anda tentukan, maka langkah selanjutnya adalah anda menuju tabel Sebaran t

selanjutnya adalah anda menuju tabel Sebaran t student. Berikut saya lampirkan sebagian dari tabel student. Berikut saya lampirkan sebagian dari tabel tersebut

tersebut

-&ada tabel Sebaran tstudent di atas, panah yang &ada tabel Sebaran tstudent di atas, panah yang

+ertikal berasal dari angka 2,202 yang menunjukkan / +ertikal berasal dari angka 2,202 yang menunjukkan / * 0. Sedangkan panah hri3ntal berasal dari angka * 0. Sedangkan panah hri3ntal berasal dari angka 1! yang menunjukkan nilai derajad bebas $db) galat * 1! yang menunjukkan nilai derajad bebas $db) galat * 1!. ari pertemuan kedua panah tersebut didapatkanlah 1!. ari pertemuan kedua panah tersebut didapatkanlah nilai t $2,204 1!) * !,156.

nilai t $2,204 1!) * !,156.

7angkah selanjutnya anda menghitung nilai kritis BNT 7angkah selanjutnya anda menghitung nilai kritis BNT dengan menggunakan rumus di atas berikut ini

dengan menggunakan rumus di atas berikut ini

-8nda perhatikan 9T galat * 1%,65 dan r $kelmpk) * 8nda perhatikan 9T galat * 1%,65 dan r $kelmpk) * # $lihat pada tabel analisis ragam)

# $lihat pada tabel analisis ragam)

7angkah selanjutnya adalah anda menentukan 7angkah selanjutnya adalah anda menentukan

 perbedaan pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya  perbedaan pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya

menggunakan kdi"ikasi dengan huru". :aranya adalah menggunakan kdi"ikasi dengan huru". :aranya adalah sebagai berikut

sebagai berikut

-Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil hingga yang terbesar seperti berikut

(2)

-Oke, langkah selanjutnya adalah menentukan huru"  pada nilai ratarata tersebut. &erlu anda ketahui cara

menentukan huru" ini agak sedikit rumit, tapi anda  jangan kha'atir asalkan anda mengikuti petunjuk saya  pelanpelan tahap demi tahap. an saya yakin apabila

anda menguasai cara ini, saya jamin anda hanya butuh 'aktu paling lama 0 menit untuk menyelesaikan

 pengkdi"ikasian huru" pada nilai ratarata perlakuan. Baik kita mulai saja. &ertamatama anda jumlahkan nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata

 perlakuan terkecil pertama, yaitu 15,## = ;,<< * !%,!1 dan beri huru" >a? dari nilai ratarata perlakuan terkecil  pertama $15,##) hingga nilai ratarata perlakuan

 berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !%,!1. alam cnth ini huru" >a? diberi dari nilai rata rata perlakuan 15,## hingga !!,;5. 7ebih jelasnya lihat  pada tabel berikut

-Selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil kedua, yaitu !1,22 = ;,<< * !5,<< dan beri huru" >b? dari nilai rata rata perlakuan terkecil kedua $!1,22) hingga nilai rata rata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !5,<<. alam cnth ini huru" >b? diberi dari nilai ratarata perlakuan !1,22 hingga !;,22. 7ebih  jelasnya lihat pada tabel berikut

-Selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil ketiga, yaitu !!,;5 = ;,<< * !6,00 dan beri huru" >c? dari nilai rata rata perlakuan terkecil ketiga $!!,;5) hingga nilai rata rata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !6,00. alam cnth ini huru" >c? diberi dari nilai ratarata perlakuan !!,;5 hingga !;,22. 7ebih  jelasnya lihat pada tabel berikut

-Sampai disini anda perhatikan huru" @c@ pada tabel di atas. uru" @c@ tersebut harus anda abaikan $batalkan) karena sebenarnya huru" c sudah ter'akili leh huru" b $karena pemberian huru" @c@ tidak mele'ati huru" @ b@). Berbeda dengan pemberian huru" @b@ sebelumnya. &emberian huru" @b@ mele'ati huru" @a@ sehingga huru" @b@ tidak diabaikanAdibatalkan.

7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis

BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil keempat, yaitu !;,22 = ;,<< * #!,<< dan beri huru" >c? $karena pemberian huru" @c@ sebelumnya dibatalkan, maka pemberian dengan huru" @c@ kembali digunakan) dari nilai ratarata perlakuan terkecil keempat $!;,22) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai #!,<<. alam cnth ini huru" >c? diberi dari nilai ratarata perlakuan !;,22 hingga #2,;5. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut

(3)

-8nda perhatikan huru" >c? di atas. 9arena pemberian huru" >c? mele'ati huru" >b? sebelumnya, maka  pemberian huru" >c? ini tidak dibaikanAdibatalkan.

7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis

BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil kelima, yaitu #2,;5 = ;,<< * #5,00 dan beri huru" >d? dari nilai ratarata perlakuan terkecil kelima $#2,;5) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai #5,00. alam cnth ini huru" >d? diberi dari nilai ratarata perlakuan #2,;5 hingga #;,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut

-8nda perhatikan huru" >d? di atas. 9arena pemberian huru" >d? juga mele'ati huru" >c? sebelumnya, maka  pemberian huru" d ini tidak dibaikanAdibatalkan.

7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis

BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil keenam, yaitu #;,22 = ;,<< * %!,<< dan beri huru" >e? dari nilai ratarata perlakuan terkecil keenam $#;,22) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai %!,<<. alam cnth ini huru" >e? diberi dari nilai ratarata perlakuan #;,22

hingga %1,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut

-&erlu anda ketahui, apabila pemberian huru" ini telah sampai pada nilai ratarata perlakuan yang terbesar, 'alaupun perhitungan penjumlahan belum selesai, maka perhitungan penambahan nilai BNT selanjutnya dihentikanAtidak dilanjutkan. an pemberian huru" dianggap selesai.

Terakhir anda susun kembali nilai ratarata perlakuan tersebut sesuai dengan perlakuannya, seperti tabel

 berikut- Nah, sekarang bagaimana cara menjelaskan arti huru" huru" pada tabel diatas(

&rinsip yang harus anda pegang adalah bah'a

>perlakuan yang diikuti leh huru" yang sama berarti tidak berbeda nyata pengaruhnya menurut BNT0?. ari hasil pengujian di atas, perlakuan &! dan &# sama sama diikuti huru" >e? artinya perlakuan &! dan &# tidak berbeda nyata pengaruhnya menurut BNT 0. an kedua perlakuan tersebut berbeda nyata dengan  perlakuan lainnya

Menentukan Perlakuan Terbaik 

Untuk menentukan perlakuan mana yang terbaik, langkahlangkahnya adalah berikut

ini-7angkah pertama anda harus melihat perlakuan mana yang nilai rataratanya tertinggi. alam cnth ini perlakuan yang nilai rataratanya tertinggi adalah &!.

7angkah kedua anda lihat pada ratarata perlakuan &! itu diikuti leh huru" apa. alam cnth ini perlakuan &! diikuti leh huru" >e?.

7angkah ketiga anda lihat ratarata perlakuan mana saja yang diikuti leh huru" >e?. alam cnth ini ratarata  perlakuan yang diikuti leh huru" >e? adalah &! itu sendiri, dan &#.

7angkah keempat anda perhatikan kembali perlakuan &! dan &#. alam cnth ini perlakuan &!*%0,22 kgAha dan &#*;5,02 kgAha. Sampai di sini anda harus bisa mempertimbangkan secara lgis perlakuan mana yang terbaik. 7gikanya seperti ini, apabila perlakuan dengan dsis lebih rendah tetapi mempunyai mempunyai pengaruh yang sama dengan perlakuan dengan dsis yang lebih tinggi dalam meningkatkan hasil, maka perlakuan dsis yang lebih rendah tersebut lebih baik daripada perlakuan dsis yang lebih tinggi di atasnya. alam cnth ini perlakuan &! lebih baik daripada perlakuan &#. Jadi dapat disimpulkan perlakuan &!lah yang terbaik.

(4)

RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)

87 adalah ancangan &ercbaan yang diterapkan jika ingin mempelajari $t) buah perlakuan dan

menggunakan $r) satuan percbaan untuk setiap  perlakuan atau menggunakan ttal $rt) satuan  percbaan.

87 membutuhkan kita mengalkasikan $t) perlakuan secara acak kepada $rt) satuan percbaan dengan

 pengacakan tanpa pembatasan.

87 disarankan digunakan untuk penelitian skala labratrium, rumah kaca, atau tempatAlkasi yang menjamin kndisi relati" hmgen.

1. 9euntungan 87

-1. enah &erancangan percbaan lebih mudah !. 8nalisis statistika terhadap subjek percbaan sangat sederhana.

#. Cleksibel dalam penggunaan jumlah percbaan %. 9ehilangan in" lebih sedikit bila ada data hilang.

!. Syarat 87

- Bahan dan kmpnen percbaan relati" hmgen, kecuali percbaanAperlakuan yang diberikan kepada bjek.

 Jumlah &erlakuan terbatas #. 7angkah &erhitungan

a. Tentukan terlebih dahulu derajat bebas $db)  db ttal * rt D 1 $Ttal pengamatan D 1)

 db perlakuan * t D 1 $banyaknya perlakuan D 1)  db galat * t $r D 1) $tt perlakuan $tt ulangan D 1)  b. 9emudian tentukan Caktr 9reksi $C9)

 $Ttal Jenderal)EAttal banyak pengamatan c. Selanjutnya tentukan Jumlah 9uadrat $J9)  J9T * J9 seluruh nilai pengamatan D C9   J9& * F$ttal perlakuan)EAr C9 

 J9G * J9T D J9&

d. Tentukan 9uadrat Tengah $9T)  9T& * J9&Adb perlakuan

 9TG * J9GAdb galat

e. Tentukan C itung , C it * 9T&A9TG kemudian  buat Tabel 8NOH8 $Tabel analisis sidik agam

9eterangan 4

Untuk membandingkan antara C hitung dengan C tab. 7ihat Tabel 7ampiran 0 $Buku ancb, Hincent, dimana arah hri3ntal gunakan db perlakuan an arah +ertikal gunakan db Galat &ada Ctab terdapat dua angka bersusun angka pertama untuk tara" 0 dan angka kedua untuk tara" 1

Jika ChitI Ctab * ns $nn signi"ican), ChitCtab 0 berbeda nyata $K) dan ChitCtab 1 $sgt berbeda nyt $KK). Jika Chit  Ctab maka perhitungan dilanjutkan ke analisisAuji lanjutan untuk melihat pengaruh antar p erlakuan $nilai tengah perlakuan)

Bentukbentuk analisisAuji lanjutan, antara lain

- Uji BNT $Beda Nyata Terkecil)A7S $7east Signi"icant i""erence)

 Uji BNJ $Beda Nyata Jujur)ATukeyAS $nestly Signi"icant i""erence)  Uji Lilayah Berganda uncan $uncan Multiple ange Test) dsb.

(5)
(6)

berikut-Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan ulangan tidak sama

Sabtu, 10 Desember 2011

Seperti pada penggunaan 87 pada artikel sebelumnya, sebenarnya rancangan ini tidak berbeda dalam hal  penggunaannya dengan 87 biasa dimana rancangan ini akan tepat apab ila bahan percbaan dan kndisi  percbaan anda bersi"at OMOGN. Juga apabila jumlah perlakuan anda terbatas.

&rsedur pengacakan dan tata letak rancangan tidak  berbeda dengan 87 ulangan sama, yang membedakan

hanyalah jumlah ulangan yang tidak sama untuk setiap  perlakuan. Untuk itu saya tidak membahas lebih lanjut  bagaimana tata cata pengacakan dan tata letaknya disini

dan anda dapat mempelajarinya disini.

Untuk lebih jelasnya akan saya ilustrasikan satu cnth

(7)

-8nalisis agam dalam 87 dengan ulangan yang tidak sama adalah sebagai berikut

umusrumus perhitungannya a) Menghitung Jumlah 9uadrat

 b) Menghitung 9uadrat Tengah

-Sebelumnya anda tentukan terlebih dahulu derajad  bebas galat $db) dari masingmasing sumber keragaman

sebagai berikut

-derajad bebas $db) perlakuan didapatkan dengan rumus-db perlakuan * $t D 1) * 01*%

derajad bebas $db) galat didapatkan dengan rumus- db galat * $ni1)* $#1)=$#1)=$%1)=$!1)=$%1) * 11 derajad bebas $db) ttal didapatkan dengan rumus- db ttal * $ni)1*1;1*10

9emudian baru anda hitung kuadrat tengah untuk  perlakuan $9T&) dan kuadrat tengah galat $9TG)

sebagai berikut

c) Menghitung C hitung

-an tabel analisis ragamnya $8n+a) untuk 87

dengan ulangan yang tidak sama adalah sebagai berikut

-ari hasil analisis ragam di atas ternyata perlakuan  berpengaruh sangat nyata. an knsekuensinya adalah

kita harus melanjutkan untuk menguji perbedaan

 pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya menggunakan uji Beda Nyata Terkecil $BNT) pada tara" nyata 0. alam pengujian beda pengaruh pada perlakuan yang tidak berulangan sama, berbeda dengan pengujian beda  pengaruh perlakuan yang berulangan sama. Jika

masingmasing perlakuan mempunyai ulangan yang sama maka untuk semua pasangan perlakuan kita hanya memerlukan satu nilai BNT, sedangkan jika ulangan setiap perlakuan tidak sama maka setiap pasangan  perlakuan membutuhkan satu nilai BNT sebagai  pembanding.

umus BNT untuk pengujian beda pengaruh perlakuan untuk ulangan yang sama di"rmulasikan sbb

-8pabila anda menggunakan uji BNJ, maka "rmulasinya adalah

-an apabila anda menggunakan uji MT, maka "rmulasinya adalah

-Oke, karena saya menggunakan uji BNT maka  prsedur pengujian uji BNT 0 adalah sebagai  berikut

-&ertama anda tentukan nilai tstudent untuk dasar  pengujian berdasarkan atribut tara" nyata dan db

galatnya dimana tara" nyata $/) * 0 atau 2,20 dan db galat * 11. ari tabel tstudent diperleh nilai !,!2 1. Berikut saya tampilkan sebagian dari tabel tstudent dimana nilai !,!21 itu diperleh

-7angkah selanjutnya kita membandingan ratarata  perlakuan dengan cara sebagai berikut

-Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil hingga yang terbesar sbb

(8)

-Selanjutnya kita akan membandingkan masingmasing  pasangan perlakuan dengan masingmasing nilai

 pembanding, sbb

-a) membandingkan 8 +s 

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan 8 dimana hasilnya adalah ;,;5 = !,;% * 6,#1. an 9arena nilai 6,#1 ini melebihi nilai ratarata perlakuan  * 5,!0, maka  perlakuan 8 dan  diberi huru" yang sama $huru" a).

8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata  pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya

- b) membandingkan 8 +s :

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan 8 dimana hasilnya adalah ;,;5 = !,;% * 6,#1. an 9arena nilai 6,#1 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan : * 6,02, maka  perlakuan 8 dan  berbeda nyata pengaruhnya, dan

diberi huru" yang berbeda sbb

-c) membandingkan  +s :

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-*Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,%% dengan nilai ratarata perlakuan  dimana hasilnya adalah 5,!0 = !,%% * 6,;6. an 9arena nilai 6,;6 ini melebihi nilai ratarata perlakuan : * 6,02, maka  perlakuan  dan : diberi huru" yang sama $huru" b).

8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata  pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya

-d) membandingkan  +s B

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan  dimana hasilnya adalah 5,!0 = !,;% * 6,<6. an 9arena nilai 6,<6 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan B * 12,##, maka  perlakuan  dan B berbeda nyata pengaruhnya, dan

diberi huru" yang berbeda sbb

-e) membandingkan : +s B

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan : * 6,02 dimana hasilnya adalah 6,02 = !,;% * 1!,1%. an 9arena nilai 1!,1% ini melebihi nilai ratarata perlakuan B * 12,##, maka perlakuan : dan B diberi huru" yang sama $huru" c). 8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya

(9)

-") membandingkan : +s 

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,66 dengan nilai ratarata perlakuan : dimana hasilnya adalah 6,02 = !,66 * 1!,%6. an 9arena nilai 1!,%6 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan  * 1#,22, maka  perlakuan : dan  berbeda nyata pengaruhnya, dan

diberi huru" yang berbeda sbb

-g) membandingkan B +s 

itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut

-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * #,10 dengan nilai ratarata perlakuan B * 12,## dimana hasilnya adalah 12,## = #,10 * 1#,%<. an 9arena nilai 1#,%< ini melebihi nilai ratarata perlakuan  * 1#,22, maka perlakuan B dan  diberi huru" yang sama $huru" d). 8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya

-9arena perhitungan pembandingan nilai ratarata telah sampai pada nilai ratarata terakhir, maka selesailah  perhitungan pembandingannya dan hasil akhir dari

semua pengujian di atas adalah sebagai berikut

-atau apabila kita susun kembali perlakuannya menjadi sebagai berikut

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengukuran kelelahan mata sebelum perlakuan rata-rata 28,37 dan sesudah perlakuan nilai rata-rata 25,10 di uji menggunakan dependent t-test didapat nilai

Selanjutnya berdasarkan rata-rata perilaku menunjukkan rata-rata kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (8,55 &gt; 4,21), sehingga

Setelah didapatkan rata – rata keseluruhan nilai masing – masing pertanyaan, dapat diketahui untuk pengguna gedung A diperoleh nilai terkecil dipertanyaan nomor 15 dengan nilai rata

Setelah didapatkan rata – rata keseluruhan nilai masing – masing pertanyaan, dapat diketahui untuk pengguna gedung A diperoleh nilai terkecil dipertanyaan nomor 15 dengan nilai rata

Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (p &gt; 0,05) berarti nilai-t hitung tidak signifikan, artinya tidak ada perbedaan skor yang signifikan pada

 Manisan salak yang di beri perlakuan dengan perendaman larutan kapur 2% memiliki nilai rata- rata 3,53 dan manisan dengan perlakuan perendaman pada larutan

Hasil uji perbandingan ganda dengan uji Tuckey untuk pasangan hipotesis statistik Ho : μM1A1 = μM1A2 ; Ha : μM1A1 &gt; μM1A2 ; diperoleh perbandingan nilai kritis

semakin kecil nilai angka penyusutan maka papan partikel tersebut sangat baik, nilai rata-rata dari setiap ulangan dan perlakuan menunjukan angka yang terkecil yang