Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)
Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)
Oke, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Beda Nyata Terkecil atau sering disebut uji Oke, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Beda Nyata Terkecil atau sering disebut uji BNT. Seperti pada uji
BNT. Seperti pada uji BNJBNJ, Uji BNT sebenarnya juga sangat simpel. Untuk menggunakan uji ini, atribut yang kita, Uji BNT sebenarnya juga sangat simpel. Untuk menggunakan uji ini, atribut yang kita perlukan adalah 1) data ratarata perlakuan, !) tara" nyata, #) derajad bebas $db) galat, dan %) tabel tstudent untuk perlukan adalah 1) data ratarata perlakuan, !) tara" nyata, #) derajad bebas $db) galat, dan %) tabel tstudent untuk
menentukan nilai kritis uji perbandingan. menentukan nilai kritis uji perbandingan. &erlu anda ketahui bah'a uji
&erlu anda ketahui bah'a uji BNT ini dilakukan hanya apabila BNT ini dilakukan hanya apabila hasil analisis ragam minimal berpengaruh nyata.hasil analisis ragam minimal berpengaruh nyata. Tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNT( Tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNT( Ja'abnya bisa. Tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh Ja'abnya bisa. Tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicbakan sudah tidak memberikan pengaruh yang nyata( Bukank perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicbakan sudah tidak memberikan pengaruh yang nyata( Bukank ahah
apabila perlakuan tidak berpengaruh berarti perlakuan t1 * t! * t# * tn, yang berarti pengaruh perlakuannya sama. apabila perlakuan tidak berpengaruh berarti perlakuan t1 * t! * t# * tn, yang berarti pengaruh perlakuannya sama. Jadi sebenarnya pengujian ratarata perlakuan pada perlakuanperlakuan yang tidak berpengaruh nyata tidak
Jadi sebenarnya pengujian ratarata perlakuan pada perlakuanperlakuan yang tidak berpengaruh nyata tidak banyak memberikan man"aat apaapa.
banyak memberikan man"aat apaapa.
Baiklah, sebagai cnth saya ambil data berikut ini Baiklah, sebagai cnth saya ambil data berikut ini yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh pemupukan & terhadap bbt plng isi $gram) kedelai pemupukan & terhadap bbt plng isi $gram) kedelai +aritas Slamet. &ercbaan dilakukan dengan rancangan +aritas Slamet. &ercbaan dilakukan dengan rancangan acak kelmpk dengan tujuan untuk mengetahui
acak kelmpk dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan & terhadap bbt plng isi pengaruh pemupukan & terhadap bbt plng isi
kedelai. ata hasil pengamatan adalah sebagai berikut kedelai. ata hasil pengamatan adalah sebagai berikut
-asil analisis ragam $an+a) dari data di atas adalah asil analisis ragam $an+a) dari data di atas adalah berikut ini
berikut ini
- Nah, selanjutnya kita akan menghitung nilai kritis atau Nah, selanjutnya kita akan menghitung nilai kritis atau
nilai baku dari BNJ dengan rumus berikut nilai baku dari BNJ dengan rumus berikut
--untuk mencari nilai t$/, +) anda dapat melihatnya pada untuk mencari nilai t$/, +) anda dapat melihatnya pada tabel Sebaran tstudent pada tara" nyata / dengan tabel Sebaran tstudent pada tara" nyata / dengan derajad bebas +. Untuk menentukan
derajad bebas +. Untuk menentukan nilai t$/, +), harusnilai t$/, +), harus berdasarkan nilai tara" nyata / yang dipilih $misal berdasarkan nilai tara" nyata / yang dipilih $misalnyanya
anda menentukan / * 0), dan nilai derajad bebas $db) anda menentukan / * 0), dan nilai derajad bebas $db) galat $dalam cnth ini db galat * 1!, lihat angka 1! galat $dalam cnth ini db galat * 1!, lihat angka 1! yang ber'arna kuning pada tabel analisis ragam). yang ber'arna kuning pada tabel analisis ragam).
Setelah semua nilai sudah anda tentukan, maka langkah Setelah semua nilai sudah anda tentukan, maka langkah selanjutnya adalah anda menuju tabel Sebaran t
selanjutnya adalah anda menuju tabel Sebaran t student. Berikut saya lampirkan sebagian dari tabel student. Berikut saya lampirkan sebagian dari tabel tersebut
tersebut
-&ada tabel Sebaran tstudent di atas, panah yang &ada tabel Sebaran tstudent di atas, panah yang
+ertikal berasal dari angka 2,202 yang menunjukkan / +ertikal berasal dari angka 2,202 yang menunjukkan / * 0. Sedangkan panah hri3ntal berasal dari angka * 0. Sedangkan panah hri3ntal berasal dari angka 1! yang menunjukkan nilai derajad bebas $db) galat * 1! yang menunjukkan nilai derajad bebas $db) galat * 1!. ari pertemuan kedua panah tersebut didapatkanlah 1!. ari pertemuan kedua panah tersebut didapatkanlah nilai t $2,204 1!) * !,156.
nilai t $2,204 1!) * !,156.
7angkah selanjutnya anda menghitung nilai kritis BNT 7angkah selanjutnya anda menghitung nilai kritis BNT dengan menggunakan rumus di atas berikut ini
dengan menggunakan rumus di atas berikut ini
-8nda perhatikan 9T galat * 1%,65 dan r $kelmpk) * 8nda perhatikan 9T galat * 1%,65 dan r $kelmpk) * # $lihat pada tabel analisis ragam)
# $lihat pada tabel analisis ragam)
7angkah selanjutnya adalah anda menentukan 7angkah selanjutnya adalah anda menentukan
perbedaan pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya perbedaan pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya
menggunakan kdi"ikasi dengan huru". :aranya adalah menggunakan kdi"ikasi dengan huru". :aranya adalah sebagai berikut
sebagai berikut
-Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil hingga yang terbesar seperti berikut
-Oke, langkah selanjutnya adalah menentukan huru" pada nilai ratarata tersebut. &erlu anda ketahui cara
menentukan huru" ini agak sedikit rumit, tapi anda jangan kha'atir asalkan anda mengikuti petunjuk saya pelanpelan tahap demi tahap. an saya yakin apabila
anda menguasai cara ini, saya jamin anda hanya butuh 'aktu paling lama 0 menit untuk menyelesaikan
pengkdi"ikasian huru" pada nilai ratarata perlakuan. Baik kita mulai saja. &ertamatama anda jumlahkan nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata
perlakuan terkecil pertama, yaitu 15,## = ;,<< * !%,!1 dan beri huru" >a? dari nilai ratarata perlakuan terkecil pertama $15,##) hingga nilai ratarata perlakuan
berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !%,!1. alam cnth ini huru" >a? diberi dari nilai rata rata perlakuan 15,## hingga !!,;5. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-Selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil kedua, yaitu !1,22 = ;,<< * !5,<< dan beri huru" >b? dari nilai rata rata perlakuan terkecil kedua $!1,22) hingga nilai rata rata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !5,<<. alam cnth ini huru" >b? diberi dari nilai ratarata perlakuan !1,22 hingga !;,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-Selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil ketiga, yaitu !!,;5 = ;,<< * !6,00 dan beri huru" >c? dari nilai rata rata perlakuan terkecil ketiga $!!,;5) hingga nilai rata rata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai !6,00. alam cnth ini huru" >c? diberi dari nilai ratarata perlakuan !!,;5 hingga !;,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-Sampai disini anda perhatikan huru" @c@ pada tabel di atas. uru" @c@ tersebut harus anda abaikan $batalkan) karena sebenarnya huru" c sudah ter'akili leh huru" b $karena pemberian huru" @c@ tidak mele'ati huru" @ b@). Berbeda dengan pemberian huru" @b@ sebelumnya. &emberian huru" @b@ mele'ati huru" @a@ sehingga huru" @b@ tidak diabaikanAdibatalkan.
7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis
BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil keempat, yaitu !;,22 = ;,<< * #!,<< dan beri huru" >c? $karena pemberian huru" @c@ sebelumnya dibatalkan, maka pemberian dengan huru" @c@ kembali digunakan) dari nilai ratarata perlakuan terkecil keempat $!;,22) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai #!,<<. alam cnth ini huru" >c? diberi dari nilai ratarata perlakuan !;,22 hingga #2,;5. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-8nda perhatikan huru" >c? di atas. 9arena pemberian huru" >c? mele'ati huru" >b? sebelumnya, maka pemberian huru" >c? ini tidak dibaikanAdibatalkan.
7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis
BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil kelima, yaitu #2,;5 = ;,<< * #5,00 dan beri huru" >d? dari nilai ratarata perlakuan terkecil kelima $#2,;5) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai #5,00. alam cnth ini huru" >d? diberi dari nilai ratarata perlakuan #2,;5 hingga #;,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-8nda perhatikan huru" >d? di atas. 9arena pemberian huru" >d? juga mele'ati huru" >c? sebelumnya, maka pemberian huru" d ini tidak dibaikanAdibatalkan.
7angkah selanjutnya jumlahkan lagi nilai kritis
BNT0 * ;,<< dengan nilai ratarata perlakuan terkecil keenam, yaitu #;,22 = ;,<< * %!,<< dan beri huru" >e? dari nilai ratarata perlakuan terkecil keenam $#;,22) hingga nilai ratarata perlakuan berikutnya yang kurang dari atau sama dengan nilai %!,<<. alam cnth ini huru" >e? diberi dari nilai ratarata perlakuan #;,22
hingga %1,22. 7ebih jelasnya lihat pada tabel berikut
-&erlu anda ketahui, apabila pemberian huru" ini telah sampai pada nilai ratarata perlakuan yang terbesar, 'alaupun perhitungan penjumlahan belum selesai, maka perhitungan penambahan nilai BNT selanjutnya dihentikanAtidak dilanjutkan. an pemberian huru" dianggap selesai.
Terakhir anda susun kembali nilai ratarata perlakuan tersebut sesuai dengan perlakuannya, seperti tabel
berikut- Nah, sekarang bagaimana cara menjelaskan arti huru" huru" pada tabel diatas(
&rinsip yang harus anda pegang adalah bah'a
>perlakuan yang diikuti leh huru" yang sama berarti tidak berbeda nyata pengaruhnya menurut BNT0?. ari hasil pengujian di atas, perlakuan &! dan &# sama sama diikuti huru" >e? artinya perlakuan &! dan &# tidak berbeda nyata pengaruhnya menurut BNT 0. an kedua perlakuan tersebut berbeda nyata dengan perlakuan lainnya
Menentukan Perlakuan Terbaik
Untuk menentukan perlakuan mana yang terbaik, langkahlangkahnya adalah berikut
ini-7angkah pertama anda harus melihat perlakuan mana yang nilai rataratanya tertinggi. alam cnth ini perlakuan yang nilai rataratanya tertinggi adalah &!.
7angkah kedua anda lihat pada ratarata perlakuan &! itu diikuti leh huru" apa. alam cnth ini perlakuan &! diikuti leh huru" >e?.
7angkah ketiga anda lihat ratarata perlakuan mana saja yang diikuti leh huru" >e?. alam cnth ini ratarata perlakuan yang diikuti leh huru" >e? adalah &! itu sendiri, dan &#.
7angkah keempat anda perhatikan kembali perlakuan &! dan &#. alam cnth ini perlakuan &!*%0,22 kgAha dan &#*;5,02 kgAha. Sampai di sini anda harus bisa mempertimbangkan secara lgis perlakuan mana yang terbaik. 7gikanya seperti ini, apabila perlakuan dengan dsis lebih rendah tetapi mempunyai mempunyai pengaruh yang sama dengan perlakuan dengan dsis yang lebih tinggi dalam meningkatkan hasil, maka perlakuan dsis yang lebih rendah tersebut lebih baik daripada perlakuan dsis yang lebih tinggi di atasnya. alam cnth ini perlakuan &! lebih baik daripada perlakuan &#. Jadi dapat disimpulkan perlakuan &!lah yang terbaik.
RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
87 adalah ancangan &ercbaan yang diterapkan jika ingin mempelajari $t) buah perlakuan danmenggunakan $r) satuan percbaan untuk setiap perlakuan atau menggunakan ttal $rt) satuan percbaan.
87 membutuhkan kita mengalkasikan $t) perlakuan secara acak kepada $rt) satuan percbaan dengan
pengacakan tanpa pembatasan.
87 disarankan digunakan untuk penelitian skala labratrium, rumah kaca, atau tempatAlkasi yang menjamin kndisi relati" hmgen.
1. 9euntungan 87
-1. enah &erancangan percbaan lebih mudah !. 8nalisis statistika terhadap subjek percbaan sangat sederhana.
#. Cleksibel dalam penggunaan jumlah percbaan %. 9ehilangan in" lebih sedikit bila ada data hilang.
!. Syarat 87
- Bahan dan kmpnen percbaan relati" hmgen, kecuali percbaanAperlakuan yang diberikan kepada bjek.
Jumlah &erlakuan terbatas #. 7angkah &erhitungan
a. Tentukan terlebih dahulu derajat bebas $db) db ttal * rt D 1 $Ttal pengamatan D 1)
db perlakuan * t D 1 $banyaknya perlakuan D 1) db galat * t $r D 1) $tt perlakuan $tt ulangan D 1) b. 9emudian tentukan Caktr 9reksi $C9)
$Ttal Jenderal)EAttal banyak pengamatan c. Selanjutnya tentukan Jumlah 9uadrat $J9) J9T * J9 seluruh nilai pengamatan D C9 J9& * F$ttal perlakuan)EAr C9
J9G * J9T D J9&
d. Tentukan 9uadrat Tengah $9T) 9T& * J9&Adb perlakuan
9TG * J9GAdb galat
e. Tentukan C itung , C it * 9T&A9TG kemudian buat Tabel 8NOH8 $Tabel analisis sidik agam
9eterangan 4
Untuk membandingkan antara C hitung dengan C tab. 7ihat Tabel 7ampiran 0 $Buku ancb, Hincent, dimana arah hri3ntal gunakan db perlakuan an arah +ertikal gunakan db Galat &ada Ctab terdapat dua angka bersusun angka pertama untuk tara" 0 dan angka kedua untuk tara" 1
Jika ChitI Ctab * ns $nn signi"ican), ChitCtab 0 berbeda nyata $K) dan ChitCtab 1 $sgt berbeda nyt $KK). Jika Chit Ctab maka perhitungan dilanjutkan ke analisisAuji lanjutan untuk melihat pengaruh antar p erlakuan $nilai tengah perlakuan)
Bentukbentuk analisisAuji lanjutan, antara lain
- Uji BNT $Beda Nyata Terkecil)A7S $7east Signi"icant i""erence)
Uji BNJ $Beda Nyata Jujur)ATukeyAS $nestly Signi"icant i""erence) Uji Lilayah Berganda uncan $uncan Multiple ange Test) dsb.
berikut-Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan ulangan tidak sama
Sabtu, 10 Desember 2011
Seperti pada penggunaan 87 pada artikel sebelumnya, sebenarnya rancangan ini tidak berbeda dalam hal penggunaannya dengan 87 biasa dimana rancangan ini akan tepat apab ila bahan percbaan dan kndisi percbaan anda bersi"at OMOGN. Juga apabila jumlah perlakuan anda terbatas.
&rsedur pengacakan dan tata letak rancangan tidak berbeda dengan 87 ulangan sama, yang membedakan
hanyalah jumlah ulangan yang tidak sama untuk setiap perlakuan. Untuk itu saya tidak membahas lebih lanjut bagaimana tata cata pengacakan dan tata letaknya disini
dan anda dapat mempelajarinya disini.
Untuk lebih jelasnya akan saya ilustrasikan satu cnth
-8nalisis agam dalam 87 dengan ulangan yang tidak sama adalah sebagai berikut
umusrumus perhitungannya a) Menghitung Jumlah 9uadrat
b) Menghitung 9uadrat Tengah
-Sebelumnya anda tentukan terlebih dahulu derajad bebas galat $db) dari masingmasing sumber keragaman
sebagai berikut
-derajad bebas $db) perlakuan didapatkan dengan rumus-db perlakuan * $t D 1) * 01*%
derajad bebas $db) galat didapatkan dengan rumus- db galat * $ni1)* $#1)=$#1)=$%1)=$!1)=$%1) * 11 derajad bebas $db) ttal didapatkan dengan rumus- db ttal * $ni)1*1;1*10
9emudian baru anda hitung kuadrat tengah untuk perlakuan $9T&) dan kuadrat tengah galat $9TG)
sebagai berikut
c) Menghitung C hitung
-an tabel analisis ragamnya $8n+a) untuk 87
dengan ulangan yang tidak sama adalah sebagai berikut
-ari hasil analisis ragam di atas ternyata perlakuan berpengaruh sangat nyata. an knsekuensinya adalah
kita harus melanjutkan untuk menguji perbedaan
pengaruh antar perlakuan. Untuk ini saya menggunakan uji Beda Nyata Terkecil $BNT) pada tara" nyata 0. alam pengujian beda pengaruh pada perlakuan yang tidak berulangan sama, berbeda dengan pengujian beda pengaruh perlakuan yang berulangan sama. Jika
masingmasing perlakuan mempunyai ulangan yang sama maka untuk semua pasangan perlakuan kita hanya memerlukan satu nilai BNT, sedangkan jika ulangan setiap perlakuan tidak sama maka setiap pasangan perlakuan membutuhkan satu nilai BNT sebagai pembanding.
umus BNT untuk pengujian beda pengaruh perlakuan untuk ulangan yang sama di"rmulasikan sbb
-8pabila anda menggunakan uji BNJ, maka "rmulasinya adalah
-an apabila anda menggunakan uji MT, maka "rmulasinya adalah
-Oke, karena saya menggunakan uji BNT maka prsedur pengujian uji BNT 0 adalah sebagai berikut
-&ertama anda tentukan nilai tstudent untuk dasar pengujian berdasarkan atribut tara" nyata dan db
galatnya dimana tara" nyata $/) * 0 atau 2,20 dan db galat * 11. ari tabel tstudent diperleh nilai !,!2 1. Berikut saya tampilkan sebagian dari tabel tstudent dimana nilai !,!21 itu diperleh
-7angkah selanjutnya kita membandingan ratarata perlakuan dengan cara sebagai berikut
-Susun nilai ratarata perlakuan dari yang terkecil hingga yang terbesar sbb
-Selanjutnya kita akan membandingkan masingmasing pasangan perlakuan dengan masingmasing nilai
pembanding, sbb
-a) membandingkan 8 +s
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan 8 dimana hasilnya adalah ;,;5 = !,;% * 6,#1. an 9arena nilai 6,#1 ini melebihi nilai ratarata perlakuan * 5,!0, maka perlakuan 8 dan diberi huru" yang sama $huru" a).
8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya
- b) membandingkan 8 +s :
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan 8 dimana hasilnya adalah ;,;5 = !,;% * 6,#1. an 9arena nilai 6,#1 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan : * 6,02, maka perlakuan 8 dan berbeda nyata pengaruhnya, dan
diberi huru" yang berbeda sbb
-c) membandingkan +s :
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-*Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,%% dengan nilai ratarata perlakuan dimana hasilnya adalah 5,!0 = !,%% * 6,;6. an 9arena nilai 6,;6 ini melebihi nilai ratarata perlakuan : * 6,02, maka perlakuan dan : diberi huru" yang sama $huru" b).
8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya
-d) membandingkan +s B
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan dimana hasilnya adalah 5,!0 = !,;% * 6,<6. an 9arena nilai 6,<6 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan B * 12,##, maka perlakuan dan B berbeda nyata pengaruhnya, dan
diberi huru" yang berbeda sbb
-e) membandingkan : +s B
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,;% dengan nilai ratarata perlakuan : * 6,02 dimana hasilnya adalah 6,02 = !,;% * 1!,1%. an 9arena nilai 1!,1% ini melebihi nilai ratarata perlakuan B * 12,##, maka perlakuan : dan B diberi huru" yang sama $huru" c). 8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya
-") membandingkan : +s
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * !,66 dengan nilai ratarata perlakuan : dimana hasilnya adalah 6,02 = !,66 * 1!,%6. an 9arena nilai 1!,%6 ini kurang dari nilai ratarata perlakuan * 1#,22, maka perlakuan : dan berbeda nyata pengaruhnya, dan
diberi huru" yang berbeda sbb
-g) membandingkan B +s
itung nilai BNT 0 sebagai pembandingnya dengan rumus berikut
-Selanjutnya anda jumlahkan nilai BNT 0 * #,10 dengan nilai ratarata perlakuan B * 12,## dimana hasilnya adalah 12,## = #,10 * 1#,%<. an 9arena nilai 1#,%< ini melebihi nilai ratarata perlakuan * 1#,22, maka perlakuan B dan diberi huru" yang sama $huru" d). 8rtinya kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pengaruhnya, berikut hasil pengujiannya
-9arena perhitungan pembandingan nilai ratarata telah sampai pada nilai ratarata terakhir, maka selesailah perhitungan pembandingannya dan hasil akhir dari
semua pengujian di atas adalah sebagai berikut
-atau apabila kita susun kembali perlakuannya menjadi sebagai berikut