PEMBUATAN BRIKET ARANG DENGAN BAHAN BAKU TONGKOL
JAGUNG
MANUFACTURING OF CHARCOAL BRIQUETTES WITH CORNCOBS AS
BASE MATERIAL
Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III Program Studi Teknik Konversi Energi
Jurusan Teknik Konversi Energi
Disusun oleh:
RIDHWAN AFIF 091711056
JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2012
DAFTAR RIWAYAT HIDUP DATA PRIBADI
Nama : RIDHWAN AFIF
NIM : 091711056
Alamat : Jl. Patih Nambi IA/18 Denpasar Bali Tempat lahir : Jakarta
Tanggal lahir : 18 Oktober 1992
Alamat email : [email protected]
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
NO NAMA SEKOLAH / PERGURUAN
TINGGI TAHUN
1. POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2009 - 2012
2 SMA ASSALAAM 2006 - 2009
3 MTs ASSALAAM 2004 - 2006
4 SD MUHAMMADIYAH 1 DENPASAR 1998 - 2004
PENGALAMAN ORGANISASI
NO ORGANISASI LOKASI POSISI
1 Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Energi INDONESIA ( FKMTE - INDONESIA )
Politeknik Negeri
Bandung Anggota
2 Komunitas Mahasiswa Bandung Alumni
Assalaam Bandung Koordinator
3 Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE) Politeknik Negeri
Bandung Anggota
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, bahwa penulis telah menyelesaikan laporan pembuatan tugas akhir. Tugaas akhir merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diselesaikan sebagai syarat kelulusan dalam masa pemebelajaran program Diploma III di Jurusan Teknik Konversi Energi.
Laporan Tugas Akhir yang dibuat oleh penulis berjudul “PEMBUATAN BRIKET ARANG DENGAN BAHAN BAKU TONGKOL JAGUNG”, bertujuan untuk mengetahui karakteristik kualitas briket yang terbuat dari tongkol jagung. Dalam pembuatan tugas akhir ini penulis tidak terlepas dari bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk pihak-pihak yang telah membantu penulis dalam pembuatan tugas akhir ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan Laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna, namun semoga dengan dibuatnya laporan tugas akhir ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya dan umumnya bagi pembaca. Oleh karena itu penulis mengaharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak demi kesempurnaan laporan tugas akhir ini serta meningkatkan kualitas penulis dalam membuat karya berikutnya.
Bandung, Juli 2012 Penulis
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia Nya, shalawat serta salam penulis haturkan kepada suri tauladan penulis yakni Nabi Muhammad SAW. Penulis juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan semangat dam kontribusi kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini, yakni :
1) Kedua orang tua penulis yang telah memeberikan dukungan dan doa yang tak putus-putusnya, terimakasih atas kasih sayang yang tak terhingga.
2) Adik ku Rafiqa Azmi yang senantiasa menyemangati dan mendukung setiap waktu. 3) Ibu Ir. Sri Wuryanti, M.Si selaku dosen pembimbing Tugas Akhir yang telah
membimbing penulis dengan penuh kebijaksanaan dan kesabaran. 4) Bapak Aceng Daud M.Eng selaku ketua jurusan teknik konversi energi.
5) Bapak Sapto Prayogo, M.T yang telah meluangkan waktuknya sebagai penguji sidang TA dan terimakasih motivasi yang telah diberikan kepada penulis.
6) Ibu Dra. Tina Mulya Gantina, MT yang telah bersedia sebagai penguji sidang TA dan terimakasih atas motivasi yang telah diberikan kepada penulis.
7) Tim dan kordinator TA yang telah berlontribusi dalam proses tugas akhir.
8) Seluruh dosen Jurusan Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Bandung yang telah memberikan banyak masukan ilmu, bimbingan, saran, kritik, baik secara langsung maupun tidak langsung.
9) Seluruh Staf Administrasi,Teknisi Lab.Atas & Bawah, terimakasih banyak telah membantu penulis.
10) Kawan-kawan Room 102 terimakasih atas kebersamaan dan kekompakan dalam segala bidang, sebuah kebahagiaan bisa terus tertawa bersama kalian.
11) Utilitas yeahh!! satu tahun bersama ternyata seru juga, menyenangkan bisa bersama kalian.
12) HMTE terimakasih atas LPKK dan MJC nya mudah-mudahan mampu menjadi kan penulis bersikap layaknya IKRAR ENERGI.
13) Ronny, Roffi dan Fitri selaku rekan sekelompok dalam tugas akhir, terimakasih atas segala bantuannya, perjuangan kita tidak sia-sia.
14) Barudak DotA Energi Eot, Breakfast!, Abah Hasan, Kintil Minyit, Minyak, Taez, Alvin dan Faris, semoga selalu beyond godlike!!.
15) Rekan-rekan KOMBAS 09, kegilaan bersama kalian selalu memberi kesan, jangan pernah berhenti untuk tertawa.
16) Anak kampung yang telah memberikan pengalaman unik untuk penulis, terimakasih untuk semuanya.
17) Semua pihak yang telah membantu penulis yang tidak dapat penulis sebutkan. Semoga kebaikannnya dibalas oleh Allah SWT, Amin.
Semoga laporan Tugas Akhir ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis umumnya bagi pembaca. Penulis berharap saran dan kritik yang konstruktif dari semua pihak.
ABSTRAK
Biomassa merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang masih belum teroptimalkan penggunaannya. Tongkol jagung sebagai bentuk limbah biomassa yang memiliki jumlah melimpah dan berpotensi sebagai sumber energi alternatif namun belum termanfaatkan dengan baik. Dengan teknologi pembriketan limbah biomassa seperti tongkol jagung dapat ditingkatkan nilai gunanya sehingga dapat dijadikan bahan bakar, sebagai pengganti bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan gas. Dalam teknologi pembriketan karbonisasi merupakan proses penting yang menentukan kualitas dari briket yang dihasilkan. Dengan melakukan karbonisasi nilai kalor dari tongkol jagung yang tadinya rendah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dikarenakan dalam proses karbonisasi kandungan air yang ada dalam tongkol jagung dikeluarkan secara maksimal, serta karbon yang ada mengalami penigkatan, sehingga nilai kalor dari tongkol jagung pun meningkat. Selain karbonisasi campuran bahan baku serta variasi dari perekat juga menentukan kualitas dan karakteristik dari briket yang dihasilkan. Dari hasil pengujian pada pembuatan briket dari bahan baku tongkol jagung dengan perbandingan perekat 3:1 diketahui nilai kalor briket sebesar 5752 kal/gr, dan untuk briket dengan perbandingan perekat 5:1 diketahui nilai kalornya sebesar 5822 kal/gr.
Kata kunci : Biomassa, Briket, Tongol Jagung, Nilai Kalor.
ABSTRACT
Biomass is a renewable energy source which is not yet optimized their use. Corn cobs as a biomass waste forms that have abundant and potentially as an alternative energy source but has not been utilized properly. With briquetting technology biomass waste such as corn cobs can be improved so that it can be good value for the fuel, as a substitute for fossil fuels such as oil and gas. In briquetting technology, carbonization is an important process that determines the quality of the briquettes produced. By doing carbonization heating value of corn cobs that had increased. due to the carbonization process, the moisture content present in the corn cob out to its full potential, as well as existing carbon increases, so that the calorific value of corn cobs increased. In addition to the mixture carbonization of raw materials and a variety of adhesives also determine the quality and characteristics of the briquettes produced. In addition to the mixture carbonization of raw materials and a variety of adhesives also determine the quality and characteristics of the briquettes produced. From the test results in the manufacture of briquettes from raw corn cobs with a ratio of 3:1 adhesive known calorific value of briquettes of 5752 cal / g, and for the briquette with a ratio of 5:1 adhesive known to its calorific value of 5822 cal / g.
Keywords : Biomass, Briquettes, Corn cob, Calorific Value.
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan... ii
Daftar Riwayat Hidup ... iii
Kata Pengantar ... iv
Ucapan Terima Kasih ... v
ABSTRAK ... vii
ABSTRACT ... viii
Daftar Isi ... ix
Daftar Gambar ... xi
Daftar Tabel ... xii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Tujuan Penulisan... 2 1.3 Rumusan Masalah ... 2 1.4 Batasan Masalah ... 2 1.5 Metodologi Pembahasan ... 3
1.6 Sistematika Penulisan Laporan ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Energi Terbarukan ... 5
2.2 Biomassa Sebagai Sumber Energi ... 5
2.3 Tongkol Jagung ... 6
2.4 Briket Bioarang ... 9
2.4.1 Teknologi Pembriketan ... 12
2.4.2 Standar Briket ... 13
2.5 Prinsip Dasar Pembuatan Briket ... 14
2.5.1 Prinsip Karbonisasi ... 14
2.5.2 Metode Karbonisasi ... 14
2.5.3 Penggilingan Arang ... 15
2.5.4 Mencampur Bahan Perekat ... 16
2.5.5 Mencetak dan Mengeringkan Briket ... 18
2.6 Pembakaran Briket ... 19
BAB III METODELOGI PENGUJIAN
3.1 Waktu dan Tempat Pengujian ... 23
3.2 Alat dan Bahan yang Digunakan ... 23
3.3 Prosedur Pembuatan Briket ... 23
3.4 Prosedur Pengujian dan Pengukuran Briket ... 25
3.5 Tabel Rencana Kegiatan Pembuatan dan Pengujian ... 26
3.6 Prosedur Pengujian dan Pengukuran Briket ... 27
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pembuatan Briket ... 28
4.2 Hasil Pengujian ... 28
4.3 Karakteristik Briket Tongkol Jagung ... 32
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 34 5.2 Saran ... 34 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Tongkol jagung dengan bulir beraneka warna ... 7
Gambar 2.2 Limbah tongkol jagung ... 9
Gambar 2.3 Briket dalam berbagai bentuk ... 13
Gambar 2.4 Proses karbonisasi ... 14
Gambar 3.1 Bagan alir pembuatan briket tongkol jagung ... 27
Gambar 4.1 Briket tongkol jagung ... 28
Gambar 4.2 Kadar air briket tongkol jagung ... 29
Gambar 4.3 Kadar abu briket tongkol jagung ... 30
Gambar 4.4 Kadar zat terbang briket tongkol jagung ... 30
Gambar 4.5 Karbon terikat briket tongkol jagung ... 31
Gambar 4.6 Nilai kalor briket tongkol jagung ... 31
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Presentase Komposisi Briket Batu Bara ... 13
Tabel 2.2. Daftar Analisa Bahan Perekat ... 18
Tabel 2.3 Beberapa Permasalahan Uji Pembakaran Briket ... 22
Tabel 3.1 Rencana Kegiatan Tugas Akhir ... 26
Tabel 4.1 Karakteristik briket tongkol jagung ... 32
Tabel 4.2 Perbandingan karakteristik briket ... 32
DAFTAR PUSTAKA
1. Sudibyo, K, 1980. Konservasi Energi: Mencari Kemungkinan untuk Konservasi Energi pada Industri Kecil Pedesaaan. Jakarta: Hasil-Hasil Lokakarya Konservasi Energi 24-25 September 1979, Departemen Pertambangan dan Energi Republik Indonesia, Jakarta. 2. Nur Alam Syah, Andi, 2006. Biodiesel Jarak Pagar. Agro Media Pustaka, Bandung. 3. http://www.ipard.com
4. Estella Assureiro, 2002 Rice Husk – an Alternatife Fuel in Peru, Boiling Point No. 48. 5. Nusyirwan, RY., dan Nuryetty., 1983. Pembuatan Briket Arang dari Serbuk Gergaji.
Banda Aceh: Penelitian Pada Balai Industri.
6. Kurniawan Oswan, Marsono, 2008. Superkarbon Bahan bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah Dan Gas. Penebar Swadaya, Depo
7. Kurniawan Oswan, Marsono, 2008. Superkarbon Bahan bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah Dan Gas. Penebar Swadaya, Depo
8. Earl, D.E, 1997. A report on corcoal, Andre Meyer Research Fellow. FAO. Rome
9. Sulistyanto, A. 2006. Karakteristik Pembakaran Biobriket Campuran Batubara dan Sabut Kelapa. J Media Mesin 7:77-84.