Masyarakat sipil telah secara signifikan membuka
akses publik untuk menilai Kelompok Bank Dunia
sepuluh tahun belakangan ini. Namun, publik
tetap tidak dapat mengakses banyak
keputusan-keputusan serta operasi-operasi Bank Dunia.
Ak-ses informasi adalah titik utama untuk memulai
hubungan yang setara (informed engagement),
pertahanan yang aktif (active resistance), serta
alternatif yang layak (viable alternatives) dalam
melakukan aktifitas pembangunan yang
didu-kung Bank Dunia. Mengetahui keberadaan
do-kumen-dokumen, menyadari hak Anda untuk
mengaksesnya, dan bagaimana menjadikan dia
alat yang kuat sebagai aktifis.
AKSES INFORMASI DARI KELOMPOK BANK DUNIA
PADA BAGIAN INI • Informasi adalah hak!
• Kebijakan akan keterbukaan di Bank Dunia, IFC, dan MIGA
• Strategi lainnya untuk memperoleh infor-masi mengenai operasi Kelompok Bank Dunia di negara Anda
• Cari tahu lagi!
• Referensi Singkat: Bagaimana Memperoleh Informasi dari Kelompok Bank Dunia
Informasi adalah Hak!
Artikel 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia
me-nyatakan mengenai hak untuk “mencari, menerima, dan
mengkomunikasikan informasi serta ide.” Pernyataan ini
turut menjelaskan hak terhadap informasi yang dimiliki
badan publik, termasuk lembaga keuangan internasional,
termasuk Kelompok Bank Dunia. Masyarakat memiliki hak
untuk mengetahui apa yang direncanakan untuk komunitas
mereka, dan ini bertujuan untuk membuka ruang informasi
terhadap keputusan-keputusan yang terkait dengan proses
pembangunan yang mempengaruhi hidup mereka.
Kebijakan Keterbukaan (Disclosure
pol-icies) di Bank Dunia, IFC, dan MIGA
Bank Dunia, IFC, dan MIGA telah mengakui hak terhadap
informasi dengan menyepakati dan membuat kebijakan
ter-hadap keterbukaan, yang sama dengan yang dilakukan
ban-yak negara dan mengadopsinya melalui hukum Kebebasan
terhadap Informasi (Freedom of Information laws). Untuk
pertamakalinya, Bank Dunia mengadopsi kebijakan
ket-erbukaan pada tahun 1994, dan setelahnya mereka sudah
melakukan tinjauan ulang serta melakukan update
terha-dap kebijakannya setidaknya dua kali: tahun 2002 dan 2005.
IFC dan MIGA turut langkah Bank Dunia dan selanjutnya
menyetujui kebijakan akan keterbukaan mereka pada tahun
1994 dan 2000. Pada tahun 2006, IFC menyetujui
seper-angkat standar keterbukaan. Dengan mengerti kebijakan
ini, Anda akan sangat terbantu untuk mengakses dokumen
Bank saat dibutuhkan.
Kebijakan keterbukaan informasi Bank Dunia terdiri dari
beberapa elemen: prinsip keterbukaan (principles of
dis-closure); pengecualian terhadap keterbukaan (exceptions to
disclosure); keterbukaan rutin (routine disclosure); dan
ket-erbukaan yang diminta (requestdriven disclosure).
Prinsip Keterbukaan:
Prinsip dasar dari kebijakan
Bank Dunia untuk mengakses informasi adalah “a
pre-sumption in favor of disclosure- asumsi menuju
keterbu-SEPERTI APA KETERBUKAAN
SEHARUSNYA?
Inisiatif Transparansi Global yang ada di Piagam Transparansi menyediakan standar akan akses informasi mana yang seharusnya menjadi dasar kebijakan Lembaga Keuangan Internasional.
Prinsipnya: 1. Hak akan Akses 2. Keterbukaan Otomatis
3. Akses kepada Pembuatan Keputusan 4. Hak untuk Meminta Informasi 5. Pengecualian yang Terbatas 6. Permohonan/ Banding
7. Perlindungan terhadap pemberi informasi dari lingkungan dalam (whistleblower) 8. Promosi terhadap Kebebasan Informasi 9. Tinjauan Ulang Rutin
kaan”. Secara teori, “asumsi” berarti semua informasi yang
dimiliki oleh institusi ini dapat diminta dan dapat
dipub-likasi kecuali kalau dalam kondisi sensitif apabila
dipublika-si atau memang dinilai rahadipublika-sia (berdasarkan “pengecualian
terhadap keterbukaan” yang dimaksudkan di kebijakan itu).
Praktisnya, Bank Dunia, IFC, dan MIGA hanya
mempub-likasi informasi tertentu dan menerapkan secara berlebihan
pemahaman mereka terhadap “pengecualian ke
keterbu-kaan” itu.
Pengecualian terhadap Keterbukaan:
Kebijakan
keterbukaan Bank Dunia, IFC, dan MIGA mendata
bebera-pa tipe informasi yang tidak dabebera-pat terbuka, termasuk:
• Informasi bisnis yang rahasia
• Informasi yang terkait dengan negosiasi internal dan
eksternal
• Inforrmasi yang dihasilkan oleh pihak ketiga (seperti
pemerintah atau konsultan)
• Rekaman Proses Dewan Direktur
• Informasi personal mengenai karyawan
Kebanyakan pengecualian yang ada terlalu luas dan dapat
saja termasuk semua informasi yang dimiliki oleh institusi
ini. Ditambah lagi, pengecualian terhadap keterbukaan
se-harusnya hanya dilakukan untuk melindungi informasi,
yang kalau tidak ditutup, akan berbahaya.
Keterbukaan Rutin:
Mayoritas informasi Kelompok
Bank Dunia yang ada secara otomatis- atau secara rutin-
di-buka melalui situs mereka dan melalui Pusat Informasi
Pub-lik (Public Information Centers (PICs)).
Biasanya, informasi ini termasuk:
• Informasi Dasar mengenai struktur Bank Dunia
• Informasi mengenai kontak, agenda, dan notulensi
De-wan Eksekutif Direktur (termasuk daftar hadir, isu yang
didiskusikan, tindakan yang akan diambil; dan bukan
laporan proses)
Penasehat Kebijakan Keterbukaan IFC ditetapkan tahun 2006 untuk membantu publik dengan permintaan informasinya. Kontak Penasehat tersebut apabila Anda merasa kesulitan memperoleh informasi dari IFC:
www.ifc.org/ifcext/disclosure.nsf/Content /Disclosure_Advisor
KERANGKA TERJEMAHAN
Disepakati tahun 2004, Kerangka terjema-han milik Bank Dunia itu bertujuan untuk meningkatkan terjemahan dokumen kunci tepat waktu dan rutin, dan ini termasuk informasi strategi dan proyek. Akan tetapi, kerangka ini belum diimplementasikan secara efektif. Lihat lebih jauh di www.worldbank.org\disclosure• Kebijakan dan strategi operasi
• Studi analisa dan program negara-negara
• Informasi dasar mengenai utang, investasi, jaminan, dan
hibah – sebelum dan setelah persetujuan
• Evaluasi, termasuk laporan yang dihasilkan oleh
Kelom-pok Evaluasi Independen (Independent Evaluation Group
(IEG))
Keterbukaan berdasarkan permintaan:
Keselu-ruhan informasi yang tidak ada di situs Bank Dunia, IFC,
atau MIGA atau dibuka di PICs harusnya dapat diminta
dari Kantor Pusat Kelompok Bank Dunia atau
kantor-kan-tor di negara Anda.
Strategi lain untuk memperoleh
Infor-masi mengenai operasi Kelompok Bank
Dunia di negara Anda
Pemerintah
Anda sudah seharusnya mampu
memberi-kan informasi mengenai proyek Bank Dunia, IFC, dan
MIGA di negara Anda. Seperti yang sudah didiskusikan
di Bagian ke 2, Menteri Keuangan ataupun yang setara di
APA LAGI YANG MASIH RAHASIA?
DORONG BATAS TRANSPARANSI KELOMPOK BANK DUNIA
Walaupun saat ini sudah banyak informasi yang tersedia dari Kelompok Bank Dunia dibandingkan bertahun-tahun lalu, masih banyak juga keputusan-keputusan dan aktifitas-aktifitas Bank Dunia yang masih disembunyikan. Area-area berikut mewakili gap yang besar di dalam transparansinya institusi ini:
• Draft Informasi mengenai strategi, kebijakan, dan proyek yang masih dalam pertimbangan tidak secara rutin dapat terakses oleh publik, menutupnya dari populasi yang akan terkena dampak untuk mempengaruhi keputu-san-keputusan yang akan diambil.
• Dewan Direktur melakukan pertemuan tertutup dan transkrip diskusinya tidak untuk publik, dan melarang masyarakat untuk mengetahui bagaimana pemerintahan mereka mewakili mereka dan mengisolasi keputusan pembangunan yang penting dari intervensi publik.
• Kelompok Bank Dunia tidak membuka informasi selama implementasi proyek dan strategi, menghambat usaha-usaha untuk mengawasi dampak dari operasi institusi ini dan juga penggunaan dananya pada saat ada waktu untuk memperbaiki masalah yang ada.
...
Kelompok Masyarakat Sipil bekerja den-gan Komunitas yang dipengaruhi oleh Chashma Right Bank Irrigation Project di Pakistan
negara Anda menjadi penghubung utama dengan
Kelom-pok Bank Dunia. Terbilang banyak menteri yang terlibat di
penerapan proyek Bank Dunia. Kadang-kadang, anggota
legislatif bertanggungjawab untuk meninjau ulang
pinja-man pemerintah dari Lembaga Keuangan Internasional,
termasuk Kelompok Bank Dunia. Mendekati
sumber-sum-ber informasi ini bisa jadi sumber-sum-berguna.
Organisasi Masyarakat Sipil
yang beroperasi secara
lokal, regional, ataupun internasional seringkali menjadi
sumber informasi yang sangat baik mengenai proyek dan
kebijakan Kelompok Bank Dunia. Sumber-sumber berikut
dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi kelompok
masyarakat sipil yang bekerja di isu yang relevan dengan
negara Anda:
• IFIwatchnet: www.ifiwatchnet.org
• Situs BIC:
www.bicusa.org/bicusa/issues/misc_resourc-es/319.php
• Situs Global Transparency Initiative:www.ifitransparency.
org
SINGKATNYA
• Masyarakat memiliki hak dasar untuk mengetahui apa yang sedang direncanakan untuk komunitas mereka mengenai proses pembangunan yang akan mempengaruhi hidup mereka dan dilakukan dengan kesadaran penuh.
• Bank Dunia, IFC, dan MIGA telah menyetujui hak atas informasi dengan membuat kebijakan atas keterbu-kaan informasi. Akan tetapi, di kenyataannya, institusi ini hanya mengeluarkan informasi terbatas.
• Akses informasi Bank Dunia, IFC, dan MIGA melalui PIC atau Infoshop. Pemerintah dan Organisasi Masyara-kat Sipil juga menjadi sumber yang penting.
• Saat informasi tidak terbuka secara rutin, mintalah itu, dan juga tuntut penjelasan mengapa hal tersebut menjadi rahasia.
CARI TAHU LAGI!
Sumber dari Masyarakat Sipil
• “Transparency Charter for International Financial Institutions: Claiming our Right to Know”. Global Transpar-ency Initiative, September 2006. www.ifitransparTranspar-ency.org/doc/charter_en.pdf
• “Assessing World Bank Openness: A Transparency Scorecard”. Bank Information Center, 2007. www.bicusa. org/Legacy/IFI_Transparency_Chptr.pdf
• “Transparency and Accountability in International Financial Institutions”. Graham Saul, Bank Information Center, Mei 2003. www.bicusa.org/Legacy/IFI_Transparency_Chptr.pdf
• “Behind closed doors: Secrecy at the international financial institutions”. Global Transparency Initiative, Ok-tober 2006. www.bankwatch.org/documents/behindcloseddoors.pdf
• Piagam GTI terhadap Prinsip-Prinsip Transparansi Lembaga Keuangan Internasional: www.ifitransparency. org/activities.shtml?x=44474&als[select]=44474
ORGANISASI DAN JARINGAN YANG BEKERJA DI ISU INI
• IFI Transparency: www.ifitransparencyresource.org • Global Transparency Initiative: www.ifitransparency.org
• ARTICLE 19: Global Campaign for Free Expression: www.article19.org • Transparency International: www.transparency.org
Sumber dari Bank Dunia
• Kebijakan Keterbukaan terhadap Informasi Bank Dunia: www.worldbank.org/disclosure • Pusat Informasi Publik Bank Dunia: www.worldbank.org/pics
• Infoshop Bank Dunia: www.worldbank.org/infoshop
• Kebijakan IFC mengenai Keterbukaan Informasi: www.ifc.org/ifcext/policyreview.nsf/Content/Disclosure+Pol icy+September+22+Launch
• Unit Hubungan Korporat IFC: www.ifc.org/contacts
Situs Bank Dunia, IFC, dan MIGA
Banyak Informasi mengenai operasi Kelompok Bank Dunia, IFC, dan MIGA terdapat di situs:
www.worldbank.org, www.ifc.org and www.miga.org. Beberapa situs Kelompok Bank Dunia yang penting: • Database Proyek yang menghubungkan pengakses
infor-masi kepada 9000 proyek Bank DUnia, termasuk dokumen proyek. Akses database melalui situs terkait: “Proyek dan Operasi” di: www.worldbank.org/projects.
• Database Dokumen menghubungkan pengunjung ke sekurang-kurangnya 27,000 dokumen publik Bank Dunia. Akses databasenya melalui link “Publikasi” di situs Bank Dunia: www.worldbank.org/reference.
• Halaman Negara di Bank Dunia menyediakan informasi mengenai proyek yang ada serta prioritasnya di negara pe-minjam, dan menghubungkan pengunjung kepada negara dan dokumen proyek yang relevan. Halaman negara dapat diakses melalui link “Negara” di situs Bank Dunia:
www.worldbank.org/countries.
Database Proyek dan Dokumen serta halaman negara tidak selalu konsisten. Jadi apabila Anda mencari proyek yang spesifik, tapi mencari juga informasi umum mengenai operasi Bank Dunia di negara Anda, cari dulu di halaman negara. Pusat Informasi Publik
Kelompok Bank Dunia memiliki Pusat Informasi Publik (Public Information Center (PIC)) di setiap negara peminjam. PIC adalah tempat bagi publik untuk mengakses informasi menge-nai operasi Kelompok Bank Dunia. Daftar lengkap mengemenge-nai PIC dapat dilihat di: www.worldbank.org/pics.
PIC seharusnya dapat menyediakan:
• Petunjuk bagaimana memperoleh informasi akan aktifitas Bank Dunia dan dokumen Bank Dunia dengan bahasa lokal
• Dokumen Bank Dunia yang terbuka dan publikasinya, termasuk proyek terkait di negara Anda.
• Fasilitas yang cukup dan dapat diakses oleh paling tidak satu komputer dengan akses internet.
Banyak PIC juga menyediakan perpustakaan dengan referensi dari pemerintah dan publikasi LSM dengan topik-topik ekono-mi, statistik, dan pembangunan, serta mengadakan program outreach untuk meningkatkan kesadaran mengenai operasi Bank Dunia dan menyebarkan informasi di tingkat lokal.
Tips dalam meminta informasi • Spesifik!
• Mulai dari lokal. Kontak Kantor Bank Dunia di negara Anda dulu.
• Tulislah permintaan Anda
• Apabila permintaan Anda ditolak, minta penjelasan tertulis.
• Persisten!
Untuk meminta informasi yang berumur lebih dari 10 tahun, kontak Departemen Arsip Ke-lompok Bank Dunia: [email protected]
REFERENSI SINGKAT:
BAGAIMANA MEMPEROLEH INFORMASI DARI
KELOMPOK BANK DUNIA
... Apabila Anda mengalami kesulitan untuk mengakses PIC di negara anda, kontaklah tim keterbukaan informasi Bank Dunia ([email protected]), atau Direktur Perwakilan Negara (Country Director).
Memasukkan permintaan kepada InfoShop
PIC utama dari Kelompok Bank Dunia dikenal dengan nama Infoshop, dan berlokasi di Washington, DC. Informasi apapun yang tidak tersedia melalui situs Bank Dunia, IFC, maupun MIGA dapat diminta melalui Infoshop melalui email, fax, telepon, maupun surat, dengan alamat dibawah. Informasi mengenai operasi IFC juga dapat diminta dari Unit Hubungan Korporat IFC (IFC’s Corporate Relations Unit) dibawah: World Bank Group InfoShop
1818 H Street, NW MSN J1-100 Washington, DC 20433 USA Tel: +1-202-458 5454 Fax: +1-202-522 1500 Email: [email protected] International Finance Corporation Corporate Relations Unit
2121 Pennsylvania Avenue, NW Washington, DC, 20433 USA Tel: +1-202-476-3800 Fax: +1-202-974-4384