• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Pelaksanaan Program Pendidikan Dan Pelatihan. Klinik Kardiovaskular Cinere adalah sebuah perusahaan jasa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Pelaksanaan Program Pendidikan Dan Pelatihan. Klinik Kardiovaskular Cinere adalah sebuah perusahaan jasa"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Pelaksanaan Program Pendidikan Dan Pelatihan

Klinik Kardiovaskular Cinere adalah sebuah perusahaan jasa pelayanan kesehatan yang khusus merawat dan mengobati penyakit jantung. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa tentunya produk yang dihasilkannya adalah berupa jasa yang secara langsung dapat diberikan kepada para konsumen atau para pasiennya. Bentuk jasa yang diberikan kepada para pasien itu haruslah suatu tindakan terbaik yang dapat diberikan agar para pasien mendapatkan pemenuhan kebutuhannya bahkan mendapatkan kepuasan yang optimal dari perusahaan. Oleh karena hal tersebut maka Klinik Kardiovaskular Cinere sangat memperhatikan kualitas para karyawannya dalam memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para pasien. Untuk mendapatkan kualitas sumber daya manusia yang diinginkan oleh perusahaan maka perusahaan sangat memperhatikan pelaknsanaan peningkatan kualitas dengan mengadakan program pendidikan dan pelatihan bagi para tenaga medisnya.

Perusahaan ini telah dikenal oleh masyarakat umu maupun oleh para psien penderita penyakit jantung sebagai klinik kardiovaskular yang mampu melayani pasien kardiovaskular dengan baik yang ditunjang oleh kelengkapan peralatan kesehatan kardiovaskular yang modern dan juga ditangani oleh tenaga dokter spesialis serta tenaga medis lainnya yang baik. Hal ini dapat

(2)

dicapai karena pelaksanaan kegiatan promosi yang dilakukan oleh perusahaan ini cukup berhasil. Tetapi tanpa adanya penciptaan produk yang baik dari perusahaan maka sia-sia saja segala bentuk kegiatan promosi yang telah dilakukan, karena masyarakat atau konsumen tentunya hanya menginginkan produk nyata dari perusahaan untuk digunakan atau dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya dan memuaskan kebutuhannya.

Program pendidikan dan pelatihan yang diberikan untuk tenaga medis, dokter ahli jantung adalah :

1. Bekerja sama dengan Rumah Sakit Pusat jantung Belanda

Klinik Kardiovaskular Cinere melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Jantung Belanda ( Hearth Center Zwolle – Isala Klinicken, The Netherlands ), yang dikenal dunia sebagai pemimpin dan pelopor Primary PCI ( Tindakan invasive non bedah pembuluh darah koroner pada penderita yang mengalami serangan jantung akut ), dalam pengembangan kegiatan penelitian, khususnya dalam penanganan penyakit jantung diseluruh wilayah Asia Tenggara.

Melalui kerja sama ini, Klinik Kardiovaskular Cinere bertujuan meningkatkan pelayanan dibidang kardiologi, melalui Technical Know How Transfer Agreement ( Perjanjian antara Klinik Kardiovaskular Cinere dengan Rumah Sakit Pusat Jantung Belanda, dimana para dokter ahli dari Rumah Sakit Pusat jantung Belanda akan memberikan pelatihan mengenai ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada para tenaga medis di Klinik Kardiovaskular Cinere.

(3)

Perjanjian kerja sama ini memusatkan pelatihan dibidang :

a. Cardiovascular emergency transfer system ( Sistim transfer kardiovaskular darurat)

b. Cardiovascular intensive care system ( Sistim perawatan intensif kardiovaskular )

c. Cardiovascular non – invasive imaging system ( sistim penguraian diagnosa kardiovaskular )

d. Cardiovascular intervention program ( Program tindakan kardiovaskular )

Klinik Kardiovaskular Cinere juga melakukan kerja sama dibidang pendidikan dan pelatihan dengan Rumah Sakit Pusat Jantung Belanda berupa Joint Education and research Agreement ( Perjanjian kerjasama dibidang pendidikan dan penelitian ). Yaitu suatu kerjasama dengan membentuk program pelatihan dan penelitian yang lebih struktural.

Selain kerjasama tersebut juga dibentuk suatuh kejrasama berupa Diagnostic Research and Management Diagram, yaitu suatu oraganisasi independent yang dibentuk oleh kelompok ahli jantung Rumah sakit Pusat Jantung Belanda untuk mendukung kegiatan penelitian dan manajemen yang dilaksanakan.

Diagram ini terdiri dari 3 divisi, yaitu :

a. Clinical Research ( Penelitian Klinis ), yaitu :

(4)

b. Contract Research Organization dan Independent Corelab, yaitu : Proyek penelitian dan database dengan analisa independent terhadap hasil studi dari berbagai uji coba klinis ( Corelab ).

c. Kegiatan Manajemen dan IT, yaitu :

Menyediakan informasi serta manajemen bagi para tenaga medis dan berbagai organisasi lainnya.

2. Program pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh Klinik Kardiovaskular Cinere untuk tenaga medis lainnya.

Program pendidikan dan pelatihan ini diberikan oleh perusahaan sesuai dengan bidang kerja dari masing – masing tenaga medis yang dimiliki perusahaan. Berikut ini akan diuraikan jenis bidang kerja dan program pendidikan dan pelatihan yang diberikan :

a. Tenaga medis keperawatan 1. Pelayanan Prima

2. MPKP ( Modal Praktek Keperawatan Proporsional )

3. Care is Key of Training ( Perawatan adalam kunci pelatihan )

4. Kongres Nasional INKAVIN ( Ikatan Nurses Kardiovaskular Indonesia )

5. Monitoring, Preceptoship ( Pengajaran ) dan Supervisi Klinik 6. Kardiologi dasar

(5)

8. Weekend Course on Cardiology, Empowering referial system in clinical cardiology ( Pelatihan sistim kewenangan di klinik kardiovaskular )

9. Mini Symposium dan Workshop EKG b. Petugas Laboratorium

1. Pelayanan Prima

2. MPKP ( Modal Praktek Keperawatan Proporsional ) 3. Singapore life demo PCI ( Peragaan PCI Singapura ) 4. ECG Research ( Riset perekaman aktifitas listrik jantung ) 5. Kardiovaskular dasar

6. Care is Key of Training ( Perawatan adalam kunci pelatihan ) 7. Mini Symposium dan Workshop EKG

8. Symposium of scientific meeting Indonesia cardiovascular nurses assosiation ( Simposium pertemuan ilmiah asosiasi perawat kardiovaskular Indonesia )

c. ICVCU ( Intensive Cardiovascular Care Unit ) 1. Kardiovaskular dasar

2. Kardiovaskular lanjut ICVCU 3. Pelayanan Prima

4. MPKP ( Modal Praktek Keperawatan Proporsional )

5. Kongres Nasional INKAVIN ( Ikatan Nurses Kardiovaskular Indonesia )

(6)

7. Manajemen Bangsal Kepwrawatan

8. Care is Key of Training ( Perawatan adalam kunci pelatihan )

9. Congress Assosiation of thoracic and cardiovascular surgeous of ASIA ( Kongres asosiasi bedah dada dan jantung ASIA )

10. Kardiovaskular lanjut ICU bedah

11. National Symposium and workshop nursing development in critical care ( Simposium nasional dan pengembangan penanganan dan perawatan kritis )

12. Symposium of scientific meeting Indonesia cardiovascular nurses assosiation ( Simposium pertemuan ilmiah asosiasi perawat kardiovaskular Indonesia )

13. Mini Symposium dan Workshop EKG

14. Weekend Course on Cardiology, Empowering referial system in clinical cardiology ( Pelatihan sistim kewenangan di klinik kardiovaskular )

d. Tulip ( Ruang perawatan ) 1. Pelayanan Prima

2. Weekend Course on Cardiology, Empowering referial system in clinical cardiology ( Pelatihan sistim kewenangan di klinik kardiovaskular )

3. Kardiologi dasar

4. Manajemen bidang keperawatan

(7)

6. System of Competency ( Sistem kemampuan ) 7. Kardiovaskular lanjut ICVCU

8. Care is key of training ( Perawatan adalah kunci pelatihan ) e. OK ( Kamar Operasi )

1. Kardiovaskular dasar

2. Kardiovaskular lanjut kamar operasi 3. Pelayanan prima

4. MPKP ( Modal Praktek Keperawatan Proporsional )

5. Simposium pelayanan kesehatan berdasarkan keselamatan pasien 6. Simposium INKAVIN

7. Congress Assosiation of Thoracic and Cardiovascular Surgeons of ASIA ( Kongres asosiasi bedah dada dan jantung ASIA )

8. Simposium dan workshop pengendalian infeksi di tatanan pelayanan kesehatan

B. Analisis Biaya Pendidikan dan Pelatihan terhadap Pendapatan

Klinik Kardiovaskular Cinere berdiri sejak tahun 2005, pada awal berdirinya perusahaan ini pelaksanaan pendidikan dan pelatihan para tenaga medisnya belum secara optimal dilakukan. Pada tahun berikutnya barulah dilaksanakan program pendidikan dan pelatihan yang telah terprogram dan terencana, sehingga pada tahun awal berdirinya klinik ini,biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pendidikan dan pelatihan belum terlihat secara signifikan serta produktivitas kerja para tenaga medisnya belum dapat dicapai

(8)

dengan optimal, tetapi setelah program pendidikan dan pelatihan dilaksanakan secara berkesinambungan, maka terlihat perubahan yang sangat besar terhadap produktivitas kerja karyawannya serta peningkatan pendapatan pada tahun pertama dilaksanakannya program pendidikan dan pelatihan ini, juga pada tahun berikutnya diperoleh tingkat pendapatan yang lebih besar yang dapat dilihat secara langsung terhadap peningkatan jumlah pasien .

Berikut ini akan diuraikan data pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan yang dilakukan perusahaan beserta biaya yang dikeluarkan yang akan menunjukkan peningkatan pendapatan secara langsung pada Klinik Kardiovaskular Cinere.

Tabel 1 : Biaya Pendidikan dan Pelatihan persemester selama thn 2005-2007 (X) ( Dalam Jutaan Rupiah )

TAHUN I (2005) TAHUN II (2006) TAHUN III (2007) Semester I Semester II Semester III Semester IV Semester V Semester IV Pelayanan prima MPKP Monitoring percept to ship System kompetensi Weekend course of cardiology Symposium of scientific meeting Indonesia cardiovascular nurses association Manajemen bangsal keperawatan Care is key of training Kongres nasional inkavin Mini symposium dan workshop EKG Singapore life demo PCI

(9)

bidang keperawatan

dasar lanjut ICVCU

Congres association of thoracic and surgeous of Asia Kardiovaskular lanjut ICU bedah = 18 = 28 = 73 = 114 = 201 = 224 TOTAL BIAYA PER

TAHUN = 46 juta

TOTAL BIAYA PER TAHUN = 187 juta

TOTAL BIAYA PER TAHUN = 425 juta

Tabel 2. Pendapatan Klinik kardiovaskular persemester thn 2005-2007

Sumber : Klinik Kardiovaskular Cinere Tahun Penghasilan ( Y ) (dalam juta) Total (dalam milyar) 2005 Semester I 1400 2.863 Semester II 1463 2006 Semester III 4587 9.174 Semester IV 4587 2007 Semester V 14000 34.064 Semester VI 20064

(10)

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa pada awal berdirinya klinik kardiovaskular dilakukan pendidikan dan pelatihan dengan biaya yang relatif kecil, tetapi pada tahun berikutnya telah dilakukan pendidikan dan pelatihan secara optimal yang lebih terprogram,dengan biaya yang jauh lebih besar sehingga terdapat perubahan tingkat produktivitas kerja yang sangat besar yang secara langsung meningkatkan penghasilan perusahaan sebesar 320% dari tahun sebelumnya. Demikian juga pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 2007, dimana program pendidikan dan pelatihan lebih ditingkatkan lagi,dengan mengeluarkan biaya yang tinggi sehingga produktivitas kerja lebih meningkat lagi dan penghasilan perusahaan juga meningkat 371%.

Dibawah ini akan digambarkan grafik biaya pelaksanaan pendidikan dan pelatihan terhadap penghasilan perusahaan.

Grafik : Biaya Pendidikan dan Pelatihan terhadap penghasilan perusahaan ( Dalam Jutaan Rupiah )

40.000 30.000 20.000 10.000 Y Penghasilan Perusahaan 2006 2007 Penghasilan

(11)

Dari grafik tersebut di atas dapat dilihat peningkatan yang besar terhadap penghasilan perusahaan setelah perusahaan melakukan pendidikan dan pelatihan yang optimal pada tahun 2006 dan tahun 2007 disertai biaya yang dikeluarkan optimal.

Selanjutnya akan diuraikan analisis mengenai pengaruh biaya pendidikan dan pelatihan terhadap pendapatan di klinik Kardiovaskular Cinere, dengan menggunakan metode 7 analisis Regresi Linear Sederhana. Tabel 3 : Perhitungan analisis regresi pengaruh setiap perubahan biaya pendidikan

dan pelatihan terhadap perubahan penghasilan ( Dalam Jutaan Rupiah )

n x y x2 y2 x.y 1 18 1400 324 1960000 25200 2 28 1463 784 2140369 40964 3 73 4587 5329 21040569 334851 4 114 4587 12996 21040569 522918 5 201 14000 40401 196000000 2814000 6 224 20064 50176 402564096 4494336 Σ 658 46.101 110010 642785603 8232269 bx a+ = Υ Keterangan : n = Jumlah tahun

x = Biaya Pendidikan dan Pelatihan y = Penghasilan Perusahaan

(12)

a = ∑x n

( )( )

( )

2 2 ΣΧ ΣΧ ΣΥ ΣΧ − ΣΧΥ = n n b

(

) ( )(

)

(

) ( )

2 658 110010 6 101 . 46 658 8232269 6 − − = b 964 . 432 660060 30334458 49393614 − − = b 227096 19059156 = b 93 . 83 = b n Keterangan : a = Konstanta b = Koefesien Regresi a = ∑x a = 658 6 67 . 109 = a bx a+ = Υ x 93 . 83 67 . 109 + = Υ Jika x = 1, maka Y = 109.67+83.93(1) Y = 109.67+83.93 6 . 193 = Υ

(13)

Dari perhitungan diatas dapat diperkirakan bahwa akan diperoleh perusahaan penghasilan perusahaan sebesar 83.93 satuan dari setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilakukan perusahaan.

Gambar

Tabel 1 : Biaya Pendidikan dan Pelatihan persemester selama thn 2005-2007 (X)  ( Dalam Jutaan Rupiah )
Grafik : Biaya Pendidikan dan Pelatihan terhadap penghasilan perusahaan  ( Dalam Jutaan Rupiah )
Tabel 3 : Perhitungan analisis regresi pengaruh setiap perubahan biaya pendidikan  dan pelatihan terhadap perubahan penghasilan

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian didapatkan bah- wa jumlah operator di puskesmas percon- tohan e-Puskesmas dikategorikan kurang, hal ini disebabkan di salah satu unit pelaya- nannya

beberapa waktu lalu, terjadi banyak kejadian dan fenomena sosial yang berawal dari perbedaan dan keragaman. Misalnya kasus dugaan penistaan agama yang gagal dipahami

[r]

Padahal di DKI Jakarta Sendiri, terdapat 3(tiga) Instansi Badan Narkotika Nasional yaitu Badan Narkotika Nasional Pusat, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta,

Berdasarkan data-data di atas dapat dibuat grafik faktor daya, arus beban, arus kapasitor, daya nyata, daya semu, daya reaktif sebelum dan sesudah perbaikan (baik secara manual

Peranan pertanian antara lain adalah (1) menyediakan kebutuhan bahan pangan yang diperlukan masyarakat untuk menjamin ketahanan pangan, (2) menyediakan bahan baku bagi industri,

5) melaporkan hasil pelaksanaan wasrik yang menjadi tugas dan kewajibannya kepada Irjen TNI; dan.. 6) Irops dibantu oleh empat orang Inspektur Utama yang

Dalam kajian siya<sah syar’i<yah, atau hukum Islam Abd Wahhab Khallaf menyatakan: “bahwa siya<<>sah syar’i<>yah merupakan wewenang pengusa dalam