• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengukuran Kinerja Rantai Pasok pada PT. Louserindo Megah Permai Menggunakan Model SCOR dan FAHP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengukuran Kinerja Rantai Pasok pada PT. Louserindo Megah Permai Menggunakan Model SCOR dan FAHP"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik Penjualan  Elevator di LMP
Tabel 3.  Bobot Kriteria SCOR
Tabel 5. Rekapitulasi SCOR

Referensi

Dokumen terkait

Kohli dan Jensen (2010) mengungkapkan bahwa SCOR model dapat mengukuran kinerja dalam proses bisnis menggunakan strategi rantai pasok untuk mendapatkan kolaborasi yang efektif

Pengukuran kinerja rantai pasok ikan bandeng beku dapat dilakukan melalui pendekatan SCOR dengan menggunakan metrik kinerja yang telah ditetapkan dalam supply

Penelitian terdahulu yang menggunakan metode kombinasi SCOR dan AHP untuk mengukur kinerja rantai pasok perusahaan antara lain Mendoza (2014) dan Anwar (2108) untuk

Penelitian ini akan membahas tentang penerapan model supply chain operations reference (SCOR) dan metode perbandingan berpasangan untuk pengukuran kinerja rantai pasok

Supply chain Operation Reference atau disebut SCOR merupakan salah satu model yang digunakan dalam pengukuran kinerja rantai pasok SCOR adalah suatu cara yang digunakan

Pengukuran kinerja rantai pasokan dilakukan menggunakan atribut Keandalan metode Rantai pasok Operations Reference (SCOR) yang diorganisasikan dalam 5 (lima) proses Rantai pasok

Tujuan dari penelitian ini adalah mengadopsi model pengukuran kinerja rantai pasok di konstruksi yang berkelanjutan dari SCOR 12.0.. Metode penelitian dengan mengadopsi

1) Kinerja Rantai Pasok PT Alas Indah Remaja dapat dikategorikan sebagai “Baik”. 2) Peningkatan Kinerja Rantai Pasok perusahaan diprioritaskan pada proses Source karena