• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAHDALENA Br TARIGAN 117032209IKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MAHDALENA Br TARIGAN 117032209IKM"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

PENGARUH UMUR, PARITAS, EFEK SAMPING DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KELANGSUNGAN PEMAKAIAN ALAT

KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABANJAHE

TAHUN 2013

TESIS

Oleh

MAHDALENA Br TARIGAN 117032209/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

2013

(2)

ii

PENGARUH UMUR, PARITAS, EFEK SAMPING DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KELANGSUNGAN PEMAKAIAN ALAT

KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABANJAHE

TAHUN 2013

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi Kesehatan Reproduksi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara

Oleh

MAHDALENA Br TARIGAN 117032209/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

2013

(3)

i

(4)

ii

Telah Diuji

pada Tanggal : 06 September 2013

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Drs. Heru Santosa, M.S, Ph.D Anggota : 1. Asfriyati, S.K.M., M.Kes

2. dr. Yusniwarti Yusad, M.Si 3. Dra. Rabiatun Adaiyah, M.P.H.R

(5)

iii

PERNYATAAN

PENGARUH UMUR, PARITAS, EFEK SAMPING DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KELANGSUNGAN PEMAKAIAN ALAT

KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABANJAHE

TAHUN 2013

T E S I S

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Oktober 2013

Mahdalena Br Tarigan 117032209/IKM

(6)

i ABSTRAK

Alat kontrasepsi dalam rahim merupakan kontrasepsi yang dimasukkan melalui serviks dan dipasang di dalam uterus. Akseptor AKDR yang drop out menggunakan AKDR dari peserta KB baru sebesar 13,2% . Hal ini berarti pencapaian AKDR masih dibawah target nasional yaitu 18%. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial demografi (umur, paritas, efek samping) dan dukungan suami terhadap pemakaian AKDR di wilayah kerja Puskesmas Kabanjahe Tahun 2013.

Jenis penelitian yang digunakan adalah survey explanatory, yang bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu seluruh akseptor KB yang menggunakan AKDR di wilayah kerja Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo sejak Tahun 2012 sebanyak 134 orang.. Sampel berjumlah 61 orang dengan tehnik simple random sampling. Analisa data dengan Chi Square dan Regresi Logistik Berganda.

Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 12 orang (19,7%) mengalami drop out. Paritas (p=0,009) dan efek samping (p=0,009), mempunyai pengaruh terhadap kelangsungan pemakaian AKDR. Nilai Percentage Correct menunjukkan variabel paritas dan efek samping menjelaskan variasi kelangsungan pemakaian AKDR sebesar 83,6%, sedangkan sisanya sebesar 16,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti dukugan petugas kesehtaan, pengetahuan, dan sikap

Diharapkan agar akseptor AKDR dapat berkonsultasi kepada petugas kesehatan yang mengalami efek samping dapat berkonsultasi kepada petugas kesehatan sehingga akseptor AKDR mendapat informasi yang lengkap tentang AKDR dan cara penanggulanga.n efek samping yang berlebihan sehingga akseptor AKDR tetap menggunakan AKDR sebagai alat kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan efesien.

Kata Kunci : Kalangsungan AKDR, Sosial Demografi, Dukungan Suami

(7)

ii ABSTRACT

Contraception device is a device which is put into uterus through cervix and installed in uterus. 13.2% of drop out acceptors of AKDR (contraception device in uterus) using AKDR are from the participants of a new KB (family planning). It indicates that 18% of the achievement of AKDR is still below the national target. The object of the research was to analyze the influence of social demography (age, parity, and side effect) and husbands’ support on the use of AKDR in the working area of Kabanjahe Puskesmas, in 2013.

The type of the research was an explanatory survey with descriptive and cross sectional design. The population was all 134 KB acceptors who used AKDR in the working area of Kabanjahe Puskesmas, Karo District since 2012. The samples consisted of 61 respondents, taken by simple random sampling technique. The data were analyzed by using chi square and multiple logistic regression tests.

The result of the research showed 12 respondents (19.7%) underwent drop out. Parity (p=0.009) and side effect (p=0.009) had the influence on the continuance of using AKDR. Percentage Correct value indicated that the variables of parity and side effect explained the variation of the continuance of using AKDR of 83.6%, while the rest (16.4%) was influenced by other factors, such as the support from health workers, knowledge, and attitude.

It is recommended that AKDR acceptors, especially those who undergo side effect, consult health workers so that they obtain complete information about AKDR and exaggerated handling of the side effect in order that they can use AKDR as effective and efficient long-term contraception devices.

Keywords: Continuance of AKDR, Social Demography, Husbands’ Support

(8)

iii

KATA PENGANTAR

Segala Puji Syukur penulis dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas

berkat dan rahmat serta pertolonganNya yang berlimpah sehingga penulis dapat

menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul “Pengaruh Umur,

Paritas, Efek Samping dan Dukungan Suami terhadap Kelangsungan Pemakaian Alat Kontrasepsi dalam Rahim di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe Tahun 2013.”

Penulisan tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk

menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat

Studi Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera

Utara.

Penulis, dalam menyusun tesis ini mendapat bantuan, dorongan dan

bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan

terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp.A(K) selaku Rektor

Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Sumatera Utara.

3. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu

Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera

Utara.

(9)

iv

4. Drs Heru Santoso, M.S, Ph.D selaku ketua komisi pembimbing dan

Asfriyati, S.K.M., M.Kes selaku anggota komisi pembimbing yang dengan

penuh perhatian dan kesabaran membimbing, mengarahkan dan meluangkan

waktu untuk membimbing penulis mulai dari proposal hingga penulisan tesis

selesai.

5. dr. Yusniwarti Yusat M.Si. dan Dra. Rabiatun Adaiyah, M.P.H.R selaku penguji

tesis yang dengan penuh perhatian dan kesabaran membimbing, mengarahkan

dan meluangkan waktu untuk membimbing penulis mulai dari proposal hingga

penulisan tesis selesai.

6. Kepala Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo beserta staf puskesmas yang

telah berkenan memberikan izin untuk melakukan penelitian sehingga tesis ini

selesai.

7. Dosen dan staf di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Sumatera Utara.

8. Teristimewa buat suami Drs. Basingan Ginting beserta anak-anakku Cristianta

Ginting, Putri Anjelina Br. Ginting yang selalu memberi doa, kasih sayang,

motivasi dan berkorban baik moril maupun materil kepada penulis.

9. Ucapan terimakasih yang tulus saya tujukan kepada orang tua Ayahanda Alm.

P. Tarigan dan Ibu P. Br. Saragih serta keluarga besar yang telah memberikan

dukungan moril serta doa dan motivasi selama penulis menjalani pendidikan.

(10)

v

10. Rekan-rekan seperjuangan Mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Kesehatan

Masyarakat Angkatan 2011 Minat Studi Kesehatan Reproduksi.

Penulis menyadari atas segala keterbatasan, untuk itu saran dan kritik yang

membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini dengan harapan,

semoga tesis ini bermanfaat bagi pengambil kebijakan di bidang kesehatan, dan

pengembangan ilmu pengetahuan bagi penelitian selanjutnya.

Medan, Oktober 2013 Penulis

Mahdalena Br Tarigan 117032209/IKM

(11)

vi

RIWAYAT HIDUP

Mahdalena Br Tarigan lahir pada tanggal 15 Oktober 1968 di Delitua. Anak

dari pasangan Ayahanda Alm. P. Tarigan dan Ibunda P. Br. Saragih.

Pendidikan formal penulis dimulai dari sekolah dasar di Sekolah Dasar SD

Masehi Delitua tamat Tahun 1982, Sekolah Menengah Pertama SMP N I Delitua

tamat tahun 1985, SMA Karya Pembangunan Delitua tamat Tahun 1988. D-III Akper

Depkes RI Medan tamat tahun 1991, D-IV Perawat Pendidik Universitas Sumatera

Utara tamat tahun 2002.

Penulis mengikuti pendidikan lanjutan di Program Studi S2 Ilmu Kesehatan

Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara sejak tahun 2011.

(12)

vii

2.2.2 Pembagian Kontrasepsi ... 16

2.2.3 Persyaratan Pemakaian Alat Kontrasepsi ... 16

2.2.4 Akseptor KB ... 16

2.2.5 Akseptor KB menurut Sasarannya ... 17

2.3 AKDR (Alat Kontrasepsi dalam Rahim) ... 19

2.3.1 Pengertian ... 19

2.3.2 Mekanisme Kerja ... 19

2.3.3 Jenis AKDR ... 19

2.3.4 Keuntungan Penggunaan AKDR ... 22

2.3.5 Kerugian Penggunaan AKDR ... 23

2.3.6 Komplikasi AKDR ... 23

2.3.7 Persyaratan Pemakaian AKDR ... 24

2.3.8 Penggunaan AKDR yang tidak Diperkenankan... 24

2.3.9 Waktu Pemasangan AKDR ... 25

2.4 KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) ... 25

2.4.1 Konseling ... 26

2.4.2 Tujuan Konsling ... 27

(13)

viii

2.4.3 Defenisi KIE (Komunikasi Informasi Edukasi)... 28

2.4.4 Pengelolaan KIE ... 30

2.4.5 Kegiatan KIE ... 31

2.5 Faktor-faktor yang Memengaruhi Penggunaan AKDR ... 32

2.5.1 Karakteristik yang Memengaruhi Penggunaan AKDR ... 32

2.6 Dukungan ... 37

2.6.1 Pengertian Dukungan Sosial ... 37

2.6.2 Bentuk-Bentuk Dukungan Sosial ... 39

2.6.3 Sumber Dukungan Sosial ... 41

2.6.4 Manfaat Dukungan Sosial... 42

2.6.5 Faktor yang Memengaruhi Dukungan Sosial ... 43

2.6.6 Komponen Dukungan Sosial ... 45

2.6.7 Dukungan suami... 47

2.7 Kerangka Konsep ... 50

3.5 Variabel dan Definisi Operasional ... 55

3.5.1 Variabel Penelitian ... 55

3.5.2 Definisi Operasional ... 55

3.6 Metode Pengukuran ... 56

3.6.1 Pengukuran Variabel Terikat (Dependen) ... 56

3.6.2 Pengukuran Variabel Bebas (Independen) ... 56

3.7 Metode Analisis Data ... 57

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 59

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 59

4.2. Univariat ... 60

4.2.1 Umur Akseptor AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 60

4.2.2 Paritas Akseptor AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 61

4.2.3 Efek Samping Akseptor AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 61

(14)

ix

4.3 Dukungan Suami Akseptor AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas

Kabanjahe ... 62

4.4 Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 64

4.5 Bivariat ... 64

4.5.1 Hubungan Umur Akseptor AKDR dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe .. 64

4.5.2 Hubungan Paritas Akseptor AKDR dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe .. 65

4.5.3 Hubungan Efek Samping Akseptor AKDR dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 66

4.5.4 Hubungan Dukungan Suami Akseptor AKDR dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 67

4.6. Multivariat... 67

BAB 5. PEMBAHASAN ... 70

5.1 Kelangsungan AKDR ... 70

5.2 Pengaruh Paritas terhadap Kelangsungan AKDR ... 71

5.3 Pengaruh Efek Samping terhadap Kelangsungan AKDR ... 72

(15)

x

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman 2.1 Jenis dan Ukuran Lippes Loops ... 20

3.1 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Butir Instrumen Variabel

Independen (efek samping) ... 54

3.2 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Butir Instrumen Variabel

Independen (Dukungan) ... 54

4.1. Distribusi Frekuensi Umur Akseptor AKDR di Wilayah Kerja

Puskesmas Kabanjahe ... 60

4.2. Distribusi Frekuensi Paritas Akseptor AKDR di Wilayah Kerja

Puskesmas Kabanjahe ... 61

4.3. Distribusi Frekuensi Efek Samping Akseptor AKDR di Wilayah

Kerja Puskesmas Kabanjahe... 61

4.4. Distribusi Frekuensi Efek Samping Katagori Akseptor AKDR di

Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe... 62

4.5 Distribusi Frekuensi Dukungan Suami Akseptor AKDR di Wilayah

Kerja Puskesmas Kabanjahe... 63

4.6. Distribusi Frekuensi Dukungan Suami Akseptor Katagori AKDR di

Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe... 64

4.7. Distribusi Frekuensi Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah

Kerja Puskesmas Kabanjahe... 64

4.8. Hubungan Umur dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di

Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe... 65

4.9 Hubungan Paritas dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di

Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe... 66

4.10. Hubungan Efek Samping dengan Kelangsungan Pemakaian AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe... 66

(16)

xi

4.11. Hubungan Dukungan Suami dengan Kelangsungan Pemakaian

AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kabanjahe ... 67

4.12. Hasil Akhir Uji Regresi Logistik Berganda ... 68

(17)

xii

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman 2.1. Kerangka Konsep Penelitian... 50

(18)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Kuesioner Penelitian ... 82

2. Master Data ... 85

3. Hasil SPSS ... 87

4. Surat Penelitian ... 98

Referensi

Dokumen terkait

kontrasepsi, jumlah anak, dukungan suami, dan konseling tenaga kesehatan dengan. pemakaian Metode Kontrasepsi

Apakah suami menghormati keputusan ibu dalam memilih/memakai alat kontrasepsi yang akan digunakan.. Apakah suami ibu memberikan dukungan moral dalam pemakaian

Untuk mengetahui distribusi frekuensi paritas, pendidikan, pekerjaan, pelayanan KB, pengetahuan, dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD)

suami terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita. pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Medan Sunggal

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas, usia, dukungan suami dan pengetahuan tentang pendapat islam dengan pemilihan kontrasepsi pasangan usia subur Di

Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas, pengetahuan ,dukungan suami, pendidikan dengan pemilihan jenis alat kontrasepsi pada akseptor KB di

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan penilaian suami menunjukkan suami mendukung, apabila istri menggunakan alat kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas

Ada hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri sera efek samping