PROPOSAL
MAGANG
HALAMAN JUDULPROSES PEMBUATAN COVER BEARING DUST DARI
BAHAN LOW DENSITY POLY-ETHYLENE (LDPE)
DENGAN METODE INJECTION MOLDING
DI PT YOGYA PRESISI TEHNIKATAMA INDUSTRI
KALASAN YOGYAKARTA
Disusun Oleh :
AHMAT NURYANTO NIM. 1503008
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN RI
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI
POLITEKNIK ATK
PERSETUJUAN
PROSES PEMBUATAN COVER BEARING DUST DARI
BAHAN LOW DENSITY POLY-ETHYLENE (LDPE)
DENGAN METODE INJECTION MOLDING
DI PT YOGYA PRESISI TEHNIKATAMA INDUSTRI
KALASAN YOGYAKARTA
Disusun Oleh :
AHMAT NURYANTO NIM. 1503008
Magang ini bertujuan untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk mendapatkan gelar Diploma III
Program Studi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik
Menyetujui
Dosen Pembimbing,
Muh. Wahyu Syabani, S.T NIP. 19820606 200804 1 002
Mengetahui
pembantu Direktur I Politeknik ATK
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...i
LEMBAR PENGESAHAN...ii
DAFTAR ISI...iii
BAB I PENDAHULUAN...1
A. Latar Belakang...1
B. Aspek Magang Kerja yang Diinginkan...2
C. Spesifikasi Keilmuan...3
BAB I PENDAHULUAN...1
A. Dasar Pemikiran...5
B. Landasan Hukum...5
C. Dasar Teori...5
1. Plastik...5
2. Low Density Poly-ethylene (LDPE)...6
3. Injection Molding...7
BAB III TUJUAN...9
BAB IV PELAKSANAAN MAGANG...10
A. Waktu dan Tempat Magang...10
B. Ruang Lingkup Perusahaan...10
C. Pembimbing Magang...11
D. Data Diri Pelaksana...11
E. Metode Pengambilan Data...12
F. Rencana Kegiatan Magang...13
BAB V PENUTUP...14
DAFTAR PUSTAKA...15
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Politeknik ATK Yogyakarta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di bawah naungan Kementerian Perindustrian Indonesia. Dahulu Perguruan Tinggi ini bernama Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta, yang merupakan Lembaga Perguruan Tinggi Kedinasan yang menyelenggarakan Program Diploma III (D III) bidang Teknologi Kulit serta Karet dan Plastik.
Untuk lebih mengoptimalkan peran perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perindustrian dalam mendukung pengembangan industri yang berdaya saing melalui penyediaan tenaga kerja industri yang handal dan kompeten, maka Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta berubah menjadi Politeknik ATK Yogyakarta sesuai peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 06/M-IND/PER/1/2015. Politeknik ATK Yogyakarta pada tahun 2015/2016 membuka 3 (tiga) Program Studi, yaitu :
1. Program Studi Teknologi Pengolahan Kulit
2. Program Studi Teknologi Pengolahan Produk Kulit 3. Program Studi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik
Berdasarkan uraian di atas, maka visi dan misi Politeknik ATK Yogyakarta yaitu menjadikan Politeknik yang unggul dalam bidang industri kulit, produk kulit, karet dan plastik yang berstandar global serta berperan dalam pengembangan industri nasional dan menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional untuk mengembangkan profesi pendidikan di bidang kulit, produk kulit, karet dan plastik.
Mahasiswa Program Diploma Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik (TPKP) telah mendapatkan pengetahuan tentang polimer dan ilmu pembuatan produk plastik (bahan plastik, teknologi plastik, permesinan plastik, pembuatan produk plastik dan pengujian produk plastik) baik dalam bentuk teori maupun praktek. Dengan mengikuti magang kerja, diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja nyata mengenai perkembangan terbaru dari proses pembuatan plastik yang berkaitan dengan bidang keilmuan
2
yang telah diperoleh pada bangku perkuliahan dan mampu mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh.
PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembuatan molding dan produksi produk-produk plastik. Perusahaan tersebut telah mengikuti perkembangan teknologi plastik tentang proses pembuatan barang plastik yang produk utamanya adalah komponen otomotif dengan metode injection molding. Salah satu produk plastik yang dihasilkan oleh PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri adalah cover bearing dust.
Maka salah satu perwujudan usaha untuk menunjang hal tersebut adalah dengan mengadakan ”Magang Kerja”. Dimana dalam magang kerja kami sebagai mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih jauh aplikasi-aplikasi disiplin ilmu yang telah dipelajari, yang tentu lebih kompleks dan nyata, pada tempat melakukan magang kerja. Harapan kami semoga magang kerja ini dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak terkait baik industri maupun kami sebagai mahasiswa itu sendiri dalam menghasilkan tenaga kerja profesional dibidangnya, khususnya di bidang pembuatan plastik.
B. Aspek Magang Kerja yang Diinginkan
Sebagai program studi yang mempelajari ilmu tentang kulit, khususnya bahan kimia kulit, karet dan plastik, aspek kerja yang diinginkan meliputi :
1. Teknik pembuatan plastik cover bearing dust
2. Teknik pemilihan bahan baku
3. Teknik pengoperasian mesin injection molding serta mesin-mesin lain yang digunakan pada saat proses pembuatan cover bearing dust.
Adapun keseluruhan dari sistem-sistem tersebut merupakan system-sistem yang terdapat dalam proses pembuatan cover bearing dust. Penulis mohon untuk dilibatkan dalam aspek-aspek yang telah disebutkan di atas.
C. Spesifikasi Keilmuan
Adapun Mata Kuliah yang bersangkutan dengan judul yang diambil adalah sebagai berikut :
1. Kimia Organik adalah ilmu yang mempelajari mengenai struktur, sifat, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa organik. 2. Polimer adalah ilmu yang mempelajari tentang jenis-jenis
polimerisasi serta produk-produk yang dihasilkan, salah satunya yaitu produk plastik.
3. Bahan plastik merupakan mata kuliah yang mempelajari tentang spesifikasi berbagai jenis plastik.
4. Permesinan plastik merupakan mata kuliah yang mempelajari berbagai mesin plastik yang umum digunakan pada industri untuk membuat produk plastik diantaranya injection molding, extruder dan blow molding. Permisinan plastik tersebut mempelajari konsep-konsep dasar pada mesin yang digunakan untuk membuat produk dari berbagai metode dan mesin. 5. Teknologi plastik adalah mata kuliah yang mempelajari
jenis-jenis plastik dan spesifikasinya serta penanganan proses yang sesuai untuk membuat produk plastik yang baik. Selain itu juga mempelajari berbagai cacat produk, mengetahui apa penyebabnya dan cara menanganinya.
6. Pembuatan Produk Plastik adalah mata kuliah praktek dan teori, merupakan mata kuliah yang menerapkan semua mata kuliah terkait plastik, serta kami diajari untuk mengoperasikan mesin secara langsung untuk membuat produk plastik yang baik dengan parameter proses yang sesuai. Pada mata kuliah ini kami hanya mempraktikan membuat produk dari proses
injection molding.
7. Pengujian Produk Plastik adalah mata kuliah yang mempelajari pengujian plastik dengan berbagai standar serta mesin yang digunakan untuk pengujia plastik.
8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Industri adalah suatu ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan akibat kerja di industri.
BAB II
DASAR PEMIKIRAN, LANDASAN HUKUM, DAN DASAR TEORIB
A. Dasar Pemikiran
Adapun dasar pemikiran yang menjadi pola dasar penyelenggaraan kegiatan magang ini antara lain :
1. Pada bangku perkuliahan mahasiswa melakukan kegiatan praktik dalam skala kecil, oleh karena itu dilakukan kegiatan magang kerja sehingga mengetahui praktik dalam skala besar.
2. Magang kerja diharapakan mampu menyeimbangkan ilmu yang telah didapat di bangku perkulihan, serta mampu mendapatkan ilmu yang tidak didapatkan pada bangku perkuliahan.
3. Magang kerja adalah salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Diploma III Program Studi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik.
B. Landasan Hukum
Adapun landasan hukum menjadi pola dasar penyelenggaraan kegiatan magang ini adalah Buku Panduan Akademik Tahun Ajaran 2017/2018 yang menjelaskan bahwa untuk mata kuliah magang dengan beban 4 SKS yang dilakukan pada semester 6 Program Studi Diploma III Prodi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik Politeknik ATK Yogyakarta.
C. Dasar Teori
1. Plastik
Menurut Whyman (2009), kata plastik berasal dari bahasa Yunani yaitu plastikos yang berarti dapat dibentuk. Plastik dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa paralon, plastik laminating, gigi palsu, mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Hal ini disebabkan bahan plastik mempunyai beberapa keunggulan, yaitu: ringan, kuat, mudah dibentuk, anti karat dan tahan terhadap bahan kimia,
mempunyai sifat isolasi listrik yang tinggi, dapat dibuat berwarna maupun transparan serta biaya proses yang lebih murah (Rachmawan, 2001).
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga berisiko terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk dipakai. Plastik mempunyai berbagai sifat yang menguntungkan, diantaranya umumnya kuat namun ringan, secara kimia stabil (tidak bereaksi dengan udara, air, asam, alkali, dan berbagai zat kimia lain), merupakan isolator listrik yang baik, mudah dibentuk (khususnya dipanaskan), biasanya transparan dan jernih, dapat diwarnai, fleksibel/plastis, dapat dijahit, dan harganya relative murah (Syarif, 1989). Beberapa plastik yang biasanya digunakan dalam skala industri, yaitu :
a. Polietilen
b. Melamin Formaldehid c. Stiren Akrilonitril (SAN)
d. Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) e. Nilon
f. Polibutadien (Permono, 2015).
2. Low Density Poly-Ethylene (LDPE)
Menurut Shacarow dan Griffin (1970) dalam Mimi Nurminah (2002) poly-ethylene mempunyai sifat permeabilitas yang rendah serta sifat-sifat mekaniknya yang baik, poly-ethylene banyak digunakan sebagai pengemas makanan, karena sifatnya yang thermoplastik, polietilen mudah dibuat kantung dengan derajat kerapatan yang baik.
Polietilen dibuat dengan proses polimerisasi adisi dari gas etilen yang diperoleh dari hasil samping dari industri minyak dan batubara. Proses polimerisasi yang dilakukan ada dua macam, yakni pertama dengan
polimerisasi yang dijalankan dalam bejana bertekanan tinggi (1000-3000 atm) menghasilkan molekul makro dengan banyak percabangan yakni campuran dari rantai lurus dan bercabang. Cara kedua, polimerisasi dalam bejana bertekanan rendah (10-40 atm) menghasilkan molekul makro berantai lurus dan tersusun paralel. (Mimi Nurminah, 2002)
Sedangkan Low density poly-ethylene dibentuk dari polimerisasi radikal bebas, dengan kelompok cabang alkil yang panjangnya mulai dari dua sampai delapan rantai. LDPE memiliki ketahanan kejut, keras dan lembut yang baik. Material ini biasanya dipilih sebagai bahan pembuat kemasan film. (Charles A. Harper dan Edward M. Petrie, 2003)
Low density poly-ethylene merupakan salah satu jenis dari poly-ethylene, poly-ethylene merupakan produk plastik yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Struktur molekul dari poly-ethylene adalah gandengan atom karbon yang membentuk rantai panjang di mana masing-masing atom karbon mengandung dua ikatan dengan atom hidrogen. Jenis lain dari poly-ethylene adalah high density poly-ethylene (HDPE), medium density poly-ethylene (MDPE), linear low density poly-ethylene (LLDPE),
very low density poly-ethylene (VLDPE) dan ultra-high molecular weight poly-ethylene (UHMWPE). Dari sekian jenis poly-ethylene yang paling banyak diproduksi adalah LDPE dan HDPE. (Rochmadi dan Ajar Permono, 2016)
Menurut Robertson (1993) LDPE memiliki ketahanan yang baik terhadap minyak dan lemak. Menurut Rochmadi dan Ajar Permono (2016) LDPE mempunyai banyak rantai cabang, berbeda dengan HDPE yang rantainya linier sehingga LDPE mempunyai densitas yang lebih rendah dibandingkan HDPE karena rantai cabang mengandung molekul polietilen dengan jumlah yang relatif sedikit dalam satuan volume.
3. Injection Molding
Proses Injection Molding adalah salah satu metode dalam pembuatan produk plastik yang mampu menghasilkan produk dengan
ketelitian ukuran dan kompleksitas geometri yang tinggi. (Cahyo Budiyantoro et al, 2017)
Menurut Charles A. Harper dan Edward M. Petrie mesin injection molding mempunyai tiga komponen dasar yaitu injection unit, clamping unit dan sistem kontrol. Injection unit berfungsi untuk memplastis dan menyuntikkan (inject) polimer sedangkan clamping unit berfungsi untuk mendukung mold, membuka dan menutup mold termasuk juga pada
ejection system.
Mekanisme proses injection molding diawali dengan dituangkannya resin ke dalam hopper (corong). Selanjutnya terjadi pemanasan sehingga resin leleh ditransfer ke ujung menggunakan ulir. Polimer yang keluar dari mesin injeksi selanjutnya dicetak sesuai dengan
molding. Beberapa produk hasil injection molding injeksi pada bidang otomotif di antaranya casing lampu, tutup radiator dan sebagainya. (Rochmadi dan Ajar Permono, 2015)
BAB III TUJUAN
BAB III TUJUAN
Sesuai dengan tujuan Politeknik ATK Yogyakarta yaitu menghasilkan lulusan yang kompeten, mampu bekerja dan mengembangkan diri di bidang industri kulit, produk kulit, karet, dan plastik serta mampu menghasilkan karya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam bidang industri kulit, karet, dan plastik. Adapun tujuan magang kerja untuk mendapatkan dan mempelajari gambaran hal – hal seperti :
1. Mengetahui peralatan dan bahan-bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatan produk plastik cover bearing dust di PT. Yogya Presisi Tehniktama Industri
2. Mengetahui hasil dari proses pembuatan produk plastik cover bearing dust di PT. Yogya Presisi Tehniktama Industri
3. Menambah pengetahuan dan pengalaman dalam proses pembuatan produk plastik cover bering dust dari bahan low density poly-ethylene (LDPE) menggunakan mesin injection molding.
4. Mengembangkan wawasan bagi mahasiswa Politeknik Negeri ATK Yogyakarta mengenai industri plastik baik di lapangan, pelaksanaan maupun mesin yang menunjang pelaksanaan proses.
BAB IV
PELAKSANAAN MAGANG
BAB IV PELAKSANAAN MAGANG
A. Waktu dan Tempat Magang
Pelaksanaan magang atau praktek kerja lapangan yang dilaksanakan dengan jadwal Politeknik ATK Yogyakarta yaitu pada :
Waktu : 15 Maret – 15 Mei 2018 (Jika ada perubahan, pihak kampus akan memberitahu perusahaan)
Tempat : PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri
Jl. Dhuri, Thirtomartani, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571 Telp. (0274) 498282
Jika terdapat perubahan jadwal magang atau praktek kerja lapangan kami akan segera memberikan pemberitahuan kepada perusahaan.
B. Ruang Lingkup Perusahaan
Ruang lingkup atau batasan magang meliputi : 1. Pengenalan
Pengenalan merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam memulai kegiatan magang atau praktek kerja lapangan adalah pengenalan profil PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri. Pengenalan ini meliputi sejarah, visi dan misi, serta alat dan bahan yang digunakan di PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri.
2. Orientasi Lapangan
Orientasi Lapangan mempelajari dan memahami prosedur dan proses yang dilakukan di PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri, terutama proses pembuatan produk berbahan plastik untuk cover bearing dust dari bahan
low density poly-ethylene (LDPE). 3. Tugas Khusus
Tugas khusus disini berarti mengikut sertakan mahasiswa magang atau praktek kerja lapangan yang dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri.
C. Pembimbing Magang
Pada pelaksanaan magang atau praktek kerja lapangan mahasiswa dibimbing oleh :
1. Dosen Pembimbing
Dosen pembimbing disini diwakili oleh pihak dosen Program Studi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik Politeknik ATK Yogyakarta, selama magang mahasiswa selalu berhubungan dengan dosen pembimbing meliputi dari persiapan magang, konsultasi hingga evaluasi akhir.
2. Pembimbing dari Pihak Perusahaan
Pembimbing dari pihak PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri, selama di perusahaan mahasiswa dapat berinteraksi dengan teknisi / sarjana lapangan yang memberikan informasi industri dan memberikan evaluasi akhir terhadap performa mahasiswa selama melakukan magang kerja atau praktek kerja lapangan.
D. Data Diri Pelaksana
Nama : Ahmat Nuryanto
NIM : 1503008
Program Studi : Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik Kampus : Politeknik ATK Yogyakarta
Tempat/ Tgl Lahir : Pati, 26 September 1997 Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat Tinggal : Jl. Imogiri Barat, Ngoto, Sewon, Bantul No. Telp : 089673273873
E-mail : [email protected]
Alamat Kampus :
Kampus Politeknik ATK Yogyakarta
Jalan Ringroad Selatan, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul
Yogyakarta 55188
Telp/Fax : (0274) 383727 E-mail : [email protected] Website : www.atk.ac.id
E. Metode Pengambilan Data
1. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah : a. Metode observasi
Merupakan metode yang dilakukan dengan cara mengamati seluruh kegiatan dan obyek yang berkaitan dengan materi magang secara langsung.
b. Metode interview (wawancara)
Metode ini dilakukan dengan cara mengadakan wawancara dengan
staff maupun karyawan instansi terkait secara langsung dengan obyek yang sedang diamati.
c. Praktek kerja langsung
Praktek kerja langsung yaitu dengan melaksanakan praktek kerja lapangan dan mengikuti alur proses pembuatan produk cover bearing dust dari bahan Low Density Poly-ethylene (LDPE) di PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri.
d. Studi pustaka
Metode ini bertujuan untuk mencari tinjauan pustaka atau dasar teori literature yang berhubungan dengan obyek yang akan diamati. 2. Jenis data yang diambil
Adapun jenis data yang diambil dalam rencana kegiatan magang meliputi :
a. Data primer
Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber yang ada di perusahaan melalui : metode observasi, metode wawancara, dan metode praktek kerja langsung.
b. Data sekunder
Data sekunder adalah data yang digunakan untuk memperkuat pembahasan dari data primer, yang dapat diperoleh dari : studi pustaka, data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi atau literature yang sudah dibuat oleh pihak lain sebagai pembanding, internet dari berbagai situs.
F. Rencana Kegiatan Magang
Tabel 1. Rencana Kegiatan Magang
No Kegiatan
BAB V PENUTUP
BAB V PENUTUP
Demikian proposal magang kerja ini dibuat sebagai pelengkap permohonan magang kerja dengan demikian diharapkan proposal ini diterima dan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, karena kami akan berusaha sebaik – baiknya. Dengan pemberian kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan magang akan mengenalkan pada dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga keterkaitan antara lembaga Perguruan Tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja akan semakin dapat diantisipasi. Kesempatan yang diberikan oleh pihak PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri, tentunya akan dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh mahasiswa magang kerja yang hasilnya akan disusun dalam bentuk laporan magang kerja yang terbaik.
Kami mengharapkan bantuan dan peran serta dari berbagai pihak untuk terlaksananya kegiatan ini sesuai dengan yang diharapkan, karena kami juga menyadari tanpa peran serta dari semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar. Semoga akan selalu terjamin kerjasama yang baik menguntungkan antara lembaga Perguruan Tinggi dalam hal ini Politeknik ATK Yogyakarta dengan pihak PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri. Demikian proposal pengajuan magang kerja ini, besar harapan kami untuk diijinkan melaksanakan magang kerja di perusahaan yang Bapak pimpin. Hal-hal lain yang belum tercantum dalam proposal ini akan diatur kemudian atas kesepakatan pihak yang bersangkutan. Atas segala perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.
Budiyantoro, Cahyo. 2017. Optimalisasi Parameter Proses Injeksi dan Karakterisasi Sifat Mekanis Bahan Daur Ulang Plastik Komoditas. UMY: Yogyakarta
Harper, Charles A dan Edward M. Petrie. 2003. Plastics Materials and Processes. A Concise Encyclopedia: Canada
Permono Ajar dan Rochmadi. 2015. Mengenal Polimer dan Polimerisasi. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta
Rachmawan, O. 2001. Modul Dasar Pengeringan, Pendinginan, dan Pengemasan Komoditas Pertanian. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan : Jakarta
Syarif, R. 1989. Teknologi Pengemasan Pangan. Laboratorium Rekayasa Proses Pangan, PAU Pangan dan Gizi, IPB
Whyman, K. 2009. Resources Plastics And The Environment. Franklin Watts
Nurminah, Mimi. 2002. Penelitian Sifat Berbagai Bahan Kemasan Plastik dan Kertas Serta Pengaruhnya terhadap Bahan yang Dikemas. IPB: Bogor