User Manual
Edisi September 2017
NACHRIEBE 601
1. Power Suplai Tegangan Tinggi ... 4
2. Syringe Pump ... 5
3. Kolektor Drum... 6
4. Pengatur Kelembaban... 7
5. Sistem kamera pemantau terbentuknya serat (taylor cone) ... 9
1. Prosedur Menghidupkan Alat ... 12
2. Memasang larutan pada syringe pump .. 13
3. Memasang kolektor ... 14
4. Pengaturan laju alir (flow rate) syringe pump ... 15
5. Pengaturan nilai kelembaban relatif ... 22
6. Pengaturan tegangan high voltage ... 24
Elektrospinning merupakan salah satu teknik untuk memproduksi
nanoserat (nanofiber). Nanoserat hasil elektrospinning memiliki
karakteristik yang unik, seperti luas permukaan yang lebih besar dari
volume, memiliki sifat kimiawi, konduktivitas dan sifat optik tertentu.
Oleh karena itu nanoserat berpotensi untuk diaplikasikan ke berbagai
bidang seperti: filter air, filter udara, obat-obatan, sensor, sel surya dan
masih banyak aplikasi yang dapat diterapkan lainnya.
Nachriebe 601 ini adalah sistem elektrospinning yang diproduksi
pada tahun 2017 yang telah mengalami penyempurnaan pada
beberapa bagian dari tipe sebelumnya (Nachriebe 600). Salah satu
kelebihan utama dari sistem ini yaitu memiliki pengaturan parameter
lingkungan seperti kelembaban dan suhu yang sangat terjaga. Selain
itu, pada tipe ini juga telah dilakukan penambahan lensa eksternal
pada kamera untuk mengamati bentuk kerucut serat (taylor cone)
sehingga dapat menghasilkan gambar yang lebih jelas dan perbesaran
lebih tinggi. Beberapa fitur yang terdapat pada alat ini mampu
mendukung pengembangan riset nanoserat dalam skala laboratorium
maupun produksi massal. Fitur tersebut diantaranya: power suplai
tegangan tinggi yang dapat beroperasi hingga 20 kV dengan stabil,
syringe pump yang sudah terkalibrasi, sistem pengatur kelembaban
yang dapat diatur, sistem kamera dan fitur pendukung lainnnya.
Hingga saat ini, sistem ini telah diuji untuk memproduksi
Sebelum
memulai
eksperimen,
dalam
rangka
keselamatan dan memperoleh hasil yang baik, perlu
diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Usahakan menggunakan jas lab pada saat
eksperimen dan jangan lupa menggunakan sepatu
atau sandal yang terbuat dari karet.
2. Demi menjaga kestabilan alat, dilarang memindah
tempatkan alat dari posisinya semula, kecuali jika
diperlukan untuk dipindahkan di posisi baru yang
tidak akan dipindah-pindah lagi.
3. Pastikan semua kabel dan konektor kondisinya
baik, jika terdapat kerusakan hubungi Nachriebe
Electrospinning ITB.
4. Jauhkan dari debu, keadaan lembab, serta air pada
alat elektrospinning, tempatkan pada tempat yang
sejuk / tidak terkena sinar matahari langsung.
5. Tempatkan alat elektrospinning pada tempat yang
stabil / aman agar tidak terjatuh.
6. Pastikan seluruh sistem ground terhubung ke
kabel ground yang berada di bagian belakang alat
dengan terminal ground yang sudah disediakan.
7. Beri alas tambahan pada bagian dalam alat, agar
bagian alas chamber tidak terkena tetesan larutan.
8. Pastikan pada saat eksperimen dengan larutan
atau pelarut yang berbahaya, untuk menggunakan
masker, sarung tangan dan perlengkapan safety
lainnya.
9. Pastikan anda telah membaca keseluruhan
Beberapa fitur atau komponen utama dalam Nachriebe 600 Electrospinning dan fungsinya antara lain :
1. Power suplai tegangan tinggi
Gambar 1. Tampilan depan power suplai tegangan tinggi
Berfungsi sebagai pensuplai tegangan tinggi yang diberikan
pada jarum, agar larutan menjadi bermuatan dan tertarik ke
arah ground sehingga memungkinkan terbentuknya serat.
Dapat dioperasikan hingga 20 kV DC dengan stabil. Selain
pengaturan besar tegangan yang digunakan, di dalamnya juga
terdapat pengaturan laju alir syringe pump dan pengaturan
kelembaban udara dalam chamber pada nilai diinginkan yang
2. Syringe Pump
Gambar 2. Syringe pump
Syringe pump digunakan sebagai pendorong larutan dengan
laju alir tertentu yang dapat diatur, alat ini sudah terkalibrasi,
dan flowrate dapat dioperasikan dengan satuan ml/menit ;
ml/jam ; µl/menit dan µl/jam. Syringe pump pada versi ini telah
menggunakan sistem linear guide dan as drat yang dibuat fix
dengan sistem pendorongnya, sehingga akan meminalisir
3. Kolektor Drum
Gambar 3. Kolektor drum geser
4. Pengatur Kelembaban
Gambar 4. a) tabung silika gel, b) pompa exhaust dan c) sensor kelembaban
Dalam proses elektrospinning, parameter lingkungan seperti
kelembaban udara sangat menentukan dalam pembentukan
serat. Kelembaban relatif udara yang baik dalam proses
elektrospinning berkisar antara 30-50%. Oleh karena itu
Pada Nachriebe 601 elektrospinning ini, kami menawarkan suatu
sistem pengaturan kelembaban udara yang dapat diatur pada
nilai yang dibutuhkan.
Penurunan kelembaban menggunakan material silica gel,
dengan sirkulasi udara yang diatur melalui sebuah pompa yang
akan mati secara otomatis apabila sudah mencapai nilai
kelembaban yang diset. Sedangkan sensor kelembaban
menggunakan sensor DHT21 dengan keakuratan dan yang baik
(+1%), selain kelembaban sensor ini juga sekaligus dapat
membaca nilai temperatur udara yang ada di dalam chamber.
Silica gel akan berubah warna dari biru menjadi pudar atau
kemerahan apabila sudah digunakan, apabila kondisi ini sudah
terjadi, maka silica gel harus segera diganti dengan yang baru,
silica gel yang sudah pudar bisa digunakan kembali dengan cara
5. Sistem kamera pemantau terbentuknya serat
(
taylor cone
)
Gambar 5. Kamera dan monitor pemantauan taylor cone
Taylor cone adalah istilah dalam elektrospinning, yaitu bentuk
kerucut dalam ujung jarum yang menandakan terbentuknya serat
pada larutan. Untuk mengamati ini, harus menggunakan kamera
dengan pembesaran yang tinggi. Dalam sistem ini terdapat fitur
yang berfungsi untuk mengamati taylor cone. Serat yang
berkualitas baik ditunjukkan dengan kestabilan bentuk kerucut ini
parameter seperti laju alir dan tegangan. Karena itu monitoring
bentuk kerucut ini setiap waktu sangat diperlukan.
Kamera pada sistem ini memiliki kemampuan perbesaran 30X
dan ditambah lensa cembung sebagai perbesaran tambahan,
sehingga dapat menangkap gambar cone jet dengan lebih jelas
seperti tampak pada gambar 5 monitor di atas.
Pada bagian belakang kamera, terdapat lima tombol seperti
tampak pada gambar 5 dengan fungsi sebagai berikut:
TELE : zoom dekat
WIDE : zoom jauh
FAR / NEAR : pengaturan fokus
MENU : tampilan menu
Biasanya pengaturan fokus dan zoom hanya dilakukan sekali
saat pertama kali penggunaan.
Hasil pembentukan gambar oleh kamera ditampilkan melalui
sebuah monitor berukuran 7 inch yang sudah tertempel di dinding
chamber. Dengan fitur ini, setiap waktu kita bisa memonitoring
TAMPILAN ALAT SECARA KESELURUHAN
Keterangan :
A. Power Suplai Tegangan Tinggi
B. Syringe Pump
C. Kolektor Drum
D. Kamera
Dalam mensintesis serat menggunakan Sistem Elektrospinning Nachriebe 601 ini, ada beberapa langkah-langkah atau prosedur yang harus diikuti antara lain :
1. Prosedur Menghidupkan Alat
Pertama kali dalam menghidupkan alat, pastikan kabel power utama dicolokkan ke listrik PLN. Kabel ground utama yang terdapat di belakang chamber juga dicolokkan ke terminal ground universal yang sudah disediakan. Kemudian posisikan switch utama (main power) yang terdapat di bagian depan chamber ke arah posisi ON sampai indikator lampu berwarna merah menyala seperti tampak pada gambar 6.
2. Memasang larutan pada syringe pump
Setelah suntikkan yang berisi larutan polimer di letakkan di
syringe pump, selanjutnya kabel penjepit buaya yang berwarna merah di dalam chamber dihubungkan ke jarum suntikkan untuk dapat memberikan muatan yang berasal dari tegangan tinggi ke larutan polimer seperti tampak pada gambar 8.
Gambar 8. Memasang jepit buaya pada jarum (usahakan di posisi tengah jarum)
3. Memasang Kolektor
kolektor dimasukkan ke dalam chamber tepat di depan jarum, atur jarak antara jarum dan kolektor sesuai kebutuhan.
Kemudian dijepitkan kabel penjepit buaya ground (GND) ke baud yang terdapat pada bagian belakang kolektor (apabila menggunakan kolektor plat datar). Untuk kolektor drum, dipasangkan tiga buah colokan ke drum kolektor (2 buah catu daya 5V dan 1 buah ground (GND)) yang ada di belakang sistem kolektor drum (lingkar merah pada gambar 9).
Gambar 9. Prosedur persiapan kolektor
4. Pengaturan Laju Alir (
flow
rate) Syringe
Pump
Gambar 10. Panel Pengaturan Laju Alir dan High Voltage.
Terlebih dahulu hidupkan tombol power (tombol yang berwarna hitam bawah pada gambar 10) sehingga indikator lampu LED yang ada di sebelah kanannya menyala. Maka tampilan pada display akan muncul seperti pada gambar 11. Perlu diingat bahwa tidak diperkenankan menghidupkan
tombol HV sebelum pengaturan laju alir (flowrate)selesai.
Gambar 11. Tampilan display pada saat pertama kali dinyalakan.
Sebelum masuk ke pengaturan flowrate, diatur terlebih dahulu diamater dalam dari syringe/suntikan yang akan digunakan, biasanya untuk syringe standar elektrospinning dengan kapasitas 10 mL memiliki diameter luar sebesar 15,8 mm, dan jika syringe yang digunakan sudah standar, maka pengaturan diameter tidak perlu dilakukan lagi, karena default dari settingan diameter pada alat ini sudah diatur sebesar 15,8 mm.
Gambar 12. Suntikan standar yang digunakan (kapasitas 10mL)
Untuk masuk ke pengaturan diameter syringe dapat diikuti langkah-langkah pada tabel sebagai berikut:
No
Tombol yang ditekan
Tampilan display
2. ENTER
1X
3. ENTER
1X
4. UP
1X
5. UP
1X
6. UP
No
Muncul kursor kedap-kedip yang dapat digunakan untuk mengubah angka pada posisi kursor, untuk memindahkan kursor pada digit berikutnya tekan enter kembali.
Setelah setting diameter selesai, tekan tombol warna merah (START/STOP)
Sedangkan untuk pengaturan laju alir (flow rate) syringe pump, dapat diikuti langkah-langkah berikut ini :
No
Muncul kursor kedap-kedip yang dapat digunakan untuk mengubah angka pada posisi kursor, untuk memindahkan kursor pada digit berikutnya tekan enter kembali.
UP menambah digit angka DOWN mengurangi digit angka
No
Jika settingan flowrate sudah selesai, langkah selanjutnya adalah dengan menekan tombol berwarna merah (START/STOP). Indikator syringe pump sudah beroperasi jika lampu LED Pump menyala.
Gambar 13. Lampu indikator yang menandakan syringe pump sudah berjalan
Pada saat alat elektrospinning sedang berjalan, laju alir yang sudah disetting dirasa kurang sesuai, maka untuk masuk ke pengaturannya kembali tinggal menekan tombol ENTER satu kali, maka akan langsung masuk ke pengaturan laju alir.
untuk mengembalikan arah pergerakan pendorong syringe ke semula, tinggal menekan tombol REW kembali, sehingga LED tidak berkedip (hanya menyala). Menekan tombol (START/STOP) dalam keadaan pump jalan (led nyala) menyebabkan pump berhenti (led mati).
5. Pengaturan Nilai Kelembaban Relatif
No
Muncul kursor kedap-kedip yang dapat digunakan untuk mengubah angka pada posisi kursor, untuk memindahkan kursor pada digit berikutnya tekan enter kembali.
No menyala sampai mencapai nilai kelembaban yang ditentukan, kemudian secara otomatis pompa akan mati.
6. Pengaturan Tegangan High Voltage
Untuk mengaktifkan high voltage, hidupkan tombol HV pada panel sehingga lampu LED di sebelah kanannya menyala.
Gambar 14. Switch Variabel High Voltage
Perlu diingat, pada sistem elektrospinning Nachriebe 601 ini, pengaturan nilai high voltage menggunakan sistem Rotary Encoder, sehingga pada saat menyalakan high voltage secara otomatis akan berada di posisi 0.0 kV meskipun saat mematikan tidak diposisi 0.
7. Prosedur Mematikan Alat
Setelah selesai eksperimen, untuk mematikan alat, berikut urutan prosedur utama yang harus diperhatikan :
a. Matikan tombol HV pada panel high voltage dengan
tidak perlu memposisikan nilai tegangan ke 0.0 kV
terlebih dahulu
b. Matikan tombol power yang berwarna hitam pada panel
high voltage.
c. Matikan tombol utama / main power pada chamber.
d. Lepas jepit buaya pada jarum
e. Lepas syringe/suntikan dari syringe pump (jangan
meninggalkan suntikan pada syringe pump yang masih
berisi larutan)
f. Bersihkan chamber apabila ada sisa-sisa serat atau
larutan.
Terima kasih atas perhatiannya.
Apabila ada pertanyaan atau saran yang ingin
disampaikan maka dapat disampaikan pada kontak
berikut ini :
•
[email protected]
•
[email protected]
Integrated Laboratory of Materials & Instrumentation (ILMI) Departement of Physics