• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Teknologi Informasi. Volume 3, Nomor 1, Desember Pembina Ketua STMIK MURA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jurnal Teknologi Informasi. Volume 3, Nomor 1, Desember Pembina Ketua STMIK MURA"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Teknologi Informasi

Volume 3, Nomor 1, Desember 2011

Pembina Ketua STMIK MURA

Tim Redaksi : Ketua Penyunting

Prof. Dr. Ir. Hazairin Samaullah, M. Eng Sekertaris Penyunting

Novi Lestari, M. Kom Penyunting

Andri Anto Tri Susilo, M. Kom Elmayati, M. Kom

Susanto, M. Kom Tata Usaha

Nelly Khairani Daulay, M. Kom Rusdiyanto, M. Kom

Alamat Redaksi/Penerbit :Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Jl. Yos Sudarso KM 13 Lubuklinggau Selatan I Musi Rawas-Sumatera Selatan

Jurnal Teknologi Informasi MURA diterbitkan oleh LP2M STMIK Mura, dengan frekuensi terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Hak atas naskah/tulisan tetap berada pada penulis, karenya isi di luar tanggungjawab penerbit dan dewan penyunting.

(2)

STMIK-MURA Lubuklinggau i Alhamdulillah dan syukur dipanjatkan kepada Allah SWT atas izin dan karunia-Nya, Jurnal Teknik Informasi yang merupakan Media Komunikasi Informasi Ilmiah STMIK Mura Lubuklinggau Volume 3 Nomor 1, Juni 2011 dapat diterbitkan. Terbitan jurnal ini dapat dilaksanankan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Jurnal ini berisi hasil-hasil penelitian yang diharapakan dapat menjadi media informasi dalam penyebaran Ilmu Pengetahuan khususnya terkait dengan bidang teknologi informasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak berkepentingan.

Penyusunan Jurnal Teknologi Informasi ini dilakasanakan melalui beberapa proses yang tersitematis dan pragmatis sehingga dibutuhkan dukungan beberapa pihak untuk menjalankan dan mempertahankan kelangsungannya dimasa yang akan datang. Pada kesempatan ini, Redaksi mengharapkan partisispasi para Dosen dan Tenaga Peneliti Akademis, Swasta, dan Pemerintah untuk mengekspos naskah hasil penelitiannya pada Jurnal Teknologi Informasi ini.

Atas keberhasilan diterbitkannya Jurnal Teknologi Informasi ini, Redaksi mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung.

Lubuklinggau, Juni 2011

Dewan Redaksi

(3)

STMIK-MURA Lubuklinggau ii KATA PENGANTAR

PERANCANGAN PROGRAM STATISTIK RAMALAN KEBUTUHAN LISTRIK

DENGAN MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6 1 - 12

Rudi Kurniawan

PERANCANGAN SISTEM PENGOLAHAN DATA PERAWATAN KENDARAAN

PADA BAGIAN PERLENGKAPAN SETDA KABUPATEN MUSI RAWAS 13 – 20

Novi Lestari

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI SUKAKARYA

KAPUPATEN MUSI RAWAS 21 – 31

Andri Anto Tri Susilo

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA BENCANA ALAM PADA DINAS SOSIAL

KOTA LUBUKLINGGAU 32 – 40

Elmayati

PERANCANGAN APLIKASI PENYALURAN BAHAN PANGAN PADA BADAN

KETAHANAN PANGAN KABUPATEN MUSI RAWAS 41 – 55

Zulfauzi

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DATA SEKOLAH PADA

DINAS PENDIDIKAN KOTA LUBUKLINGGAU 56 – 75

(4)

STMIK MURA Lubuklinggau

41

PERANCANGAN APLIKASI PENYALURAN PENDATAAN BAHAN PANGAN PADA

BADAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN MUSI RAWAS Zulfauzi

(Dosen STMIK-MURA Lubuklinggau) Abstrak

Dalam sistem pengolahan data bahan pangan, mencermati kelemahan-kelemahan dan membuat sistem pengolahan baru, khususnya dalam sistem informasi perancangan aplikasi penyaluran pendataan bahan pangan pada badan ketahanan pangan kabupaten musi rawas sehingga permasalahan yang ada dapat diatasi dengan sistem yang baru. sama-sama menggunakan komputer , namun masih menggunakan program yang sederhana yaitu dengan menggunakan microsofh excel. sehingga dalam proses penyusunan laporan masih kurang efektif dan efesien. dengan menggunakan perangkat lunak pemrogramman visual basic di badan ketahanan pangan kabupaten musi rawas, agar proses sistem pengolahan data dapat secara optimal, efektif dan efesien. untuk mengakses data yang lebih cepat, akurat dan mampu mengatasi permasalahan yang ada, khususnya didalam sistem informasi pengolahan data bahan pangan. dengan dasar inilah penulis ingin menerapkan sistem informasi pengolahan data bencana dengan menggunakan bahasa pemogramman visual basic versi 6.0, dimana dalam penyediaan laporan lebih cepat, akurat, efektif dan efesien. karena aplikasi visual basic mampu menyediakan multiple documen interface (mdi). dengan menggunakan sistem ini yang bertujuan untuk mempermudah pengolahan data bahan pangan sehingga dalam pembuatan laporan, maka data dapat disajikan secara cepat dan tepat sesuai dengan yang di harapkan oleh pengguna. kata kunci : pengolahan data, visual basic,bahan pangan,MDI

Latar Belakang Penelitian

Perkembangan sistem komputer tidak terlepas dari kemajuan dan perkembangan teknologi yang hampir mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangan komputerisasi, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dan manajemen data sangat diperlukan.

Dengan berbagai kelebihan dan kemudahan yang ditawarkannya tentu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dari suatu perusahaan. Salah satu kelebihan dari sistem komputerisasi ialah menghasilkan informasi secara relevan, tepat waktu dan akurat. Informasi yang dihasilkan tidak terlepas dari manajemen informasi yang baik dan mampu menjaga kelancaran kebutuhan informasi dalam sirkulasi data suatu sistem.

Manajemen sistem informasi juga menyangkut adanya suatu database yang mampu mengorganisasikan data yang ada di dalamnya secara akurat dan mampu mengatur relasi antar data sehingga informasi yang dihasilkan berdaya guna dan berpengaruh pada proses pengambilan keputusan pihak perusahaan. Membangun suatu

sistem informasi memerlukan pemahaman yang baik dan jelas mengenai sistem yang akan digunakan baik dalam prosedur sistem, input,

output maupun hal-hal yang mempengaruhi kinerja sistem baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu kantor / instansi pemerintah yang menangani masalah ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Sistem pengolahan data untuk menangani pengolahan data Bahan bantuan, persedian dan penyaluran kepada wilayah-wilayah yang berhak menerimanya masih menggunakan aplikasi perkantoran yang umum digunakan yaitu

Microsoft Office. Untuk itu diperlukan suatu perancangan aplikasi yang mampu meningkatkan kinerja sistem agar dapat memberikan hasil yang maksimal serta dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

Berdasarkan uraian di atas bahwa informasi sangat diperlukan dalam suatu instansi atau perusahaan sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul“Perancangan Aplikasi Penyaluran Pendataan Bahan Pangan

(5)

STMIK MURA Lubuklinggau

42

pada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi

Rawas”.

Landasan Teori

Pengertian Perancangan

Perancangan atau desain dapat diartikan sebagai berikut (Jogiyanto, 2005: h.197):

1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.

2. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional.

3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi.

4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.

5. Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.

6. Termasuk konfigurasi mengkonfigurasikan dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem. Pengertian Aplikasi

Menurut Fajri (KBBI, 2005:77) Aplikasi adalah penerapan suatu system atau alat yang digunakan untuk membantu proses penyelesaian pekerjaan.

Pengertian Penyaluran

Menurut Fajri (KBBI,2005: 612) Penyaluran adalah proses pendistribusian sesuatu atau barang kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya.

Pengertian Pendataan

Menurut Fajri (KBBI, 2005: 602) Pendataan adalah pencatatan atau mendaftarkan. Pengertian Bahan

Menurut Fajri (KBBI, 2005: 103) Bahan adalah suatu dasar bahan baku untuk diolah. Pengertian Pendataan Bahan

Pendataan bahan adalah proses pencatatan suatu bahan baku untuk diolah menjadi barang jadi (informasi).

Pengertian Database

Database terdiri dari dua kata, yaitu data

dan base. Data dapat diartikan sebagai representasi fakta nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia, Bahan, keadaan dan sebagainya, dan kesemuanya itu direkam dalam bentuk angka, huruf, symbol, gambar serta bunyi. Sedangkan base atau basis diartikan sebagai gudang/tempat berkumpul atau media penyimpanan elektronik.

Elemen-elemen data di suatu file database harus dapat igunakan untuk pembuatan suatu

output. Demikian juga dengan input yang direkam di database, file-file database harus mempunyai elemen-elemen untuk menampung

input yang dimasukkan. Dengan demikian isi atau struktur dari suatu file database tergantung dari arus masuk dan keluar ke atau dari file tersebut. (Jogiyanto, 2005:13)

Pengertian Flowchart

Diagram Alir ( Flowchart ) adalah suatu bentuk bagan yang menggambarkan urutan intruksi, perintah-perintah untuk melakukan proses secara berurut antara satu proses dengan proses lainnya atau antara kejadian satu dengan kejadian yang lainnya, dengan menggunakan simbol-simbol sebagai lambang dari proses atau kejadian. (Jogiyanto : 2005 )

Pengertian Data Flow Diagram (DFD)

Diagram arus data atau data flow

diagram (DFD) adalah logika komunikasi dari suatu sistem prosedur dimulai dari tempat data berasal, kemudian menuju ke tempat pengolahan data yang akan digunakan sebagai bahan mentah informasi, Hartono (2005:13).

Sedangkan menurut Jogiyanto (2005:700) Diagram arus data sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (misalnya lewat telepon, surat dan sebagainya) atau lingkungan fisik di mana data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu, harddisk, tape, diskette).

Keuntungan dari diagram arus data adalah memungkinkan untuk menggambarkan sistem dari level yang paling tinggi dan memecah-mecah menjadi level yang lebih rendah, sedangkan kekurangan diagram arus data adalah tidak menunjukkan pengulangan (looping), proses keputusan dan proses

(6)

STMIK MURA Lubuklinggau

43

perhitungan. Simbol DAD dapat dilihat pada

tabel.

Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity relationship diagram adalah merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa real word

terdiri dari objek-objek dasar yang mempunyai hubungan atau relasi, Marlinda (2004:17).

Sedangkan menurut Rianto (1999:33) entity relationship diargram adalah merupakan peralatan pembuatan model data yang paling fleksibel, dapat beradaptasi untuk berbagai pendekatan yang mungkin diikuti perusahaan dalam pengembangan sistem.

Simbol yang digunakan dalam membuat ERD tersebut dapat dilihat pada tabel.

Relationship Diagram

Pengertian Delphi

Delphi adalah salah satu dari pemrograman secara visual, bahasa yang digunakan lebih mengarah ke bahasa Pascal. Banyak orang mengatakan bahwa Pascal adalah nenek moyangnya Delphi, ini karena Delphi adalah pengembangan dari Turbo Pascal yang populer saat DOS masih populer. Seperti bahasa lainnya, Delphi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Delphi 7, versi yang dikeluarkan oleh Borland memiliki support yang tinggi terhadap database-database yang sudah terkenal (seperti MS Access, Paradox, Foxpro, Dbase, Oracle, dan lain sebagainya), dan dilengkapi dengan objek-objek yang baru sehingga mempermudah pembuatan program, baik program database maupun program lainnya (game, utility dan lain-lain).

Karena Delphi berbentuk visual, maka pembuatannya pun sangat mudah, cepat dan menyenangkan. Anda cukup menaruh objek-objek yang Anda kehendaki. Penulisan bahasa program / source code-nya pun tidak terlalu banyak. (Adi, 2002:1).

Analisis dan Desain Sistem Analisis Sistem Aktual

Analisis bertujuan untuk menentukan kelemahan sistem yang berjalan. Kelemahan-kelemahan sistem yang ada adalah pembuatan laporan yang tidak dapat disajikan setiap saat, pengetikan data selalu dilakukan berulang, dan sering terjadi kesalahan informasi yang dihasilkan.

Desain Sistem

Desain sistem ini terdiri dari desain sistem yang dimulai dari perancangan alur pengolahan data berupa DFD, dilanjutkan dengan perancangan Entity Relationship Diagram (ERD) yang menjelaskan hubungan antar tabel. Desain tabel terdiri dari tabel pegawai, tabel bahan, tabel bantuan, dan tabel wilayah. Selanjutnya adalah desain input yang terdiri dari input data pegawai, input data bahan, input data bantuan, input data wilayah. Dan yang terakhir adalah desain output (laporan) yang terdiri dari laporan daftar pegawai, daftar bahan, daftar bantuan dan daftar wilayah.

Perancangan Hasil Analisis dan Desain Sistem Berdasarkan analisis kebutuhan, maka Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi

(7)

STMIK MURA Lubuklinggau

44

Rawas sudah selayaknya menggunakan suatu

aplikasi yang berguna dalam membantu pengambilan keputusan dan penyajian laporan. Pada sistem yang baru ini akan didesain aplikasi pendataan Bahan dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0.

Dalam perancangan sistem ini penulis membuat suatu rancangan menggunakan diagram alir data (DAD). Adapun diagram alir data (DAD) terdiri dari diagram konteks dan diagram alir data level nol (0).

Diagram Konteks

Diagram konteks mengambarkan data yang berasal dari bagian pengolahan data masuk ke dalam proses yang berupa data-data Bahan untuk menghasilkan informasi. Seperti terlihat pada gambar.

Diagram Level 0

DFD level 0 merupakan awal dari aliran data. Pada DFD level 0 menggambarkan aliran data secara umum. Pada DFD level 0 ini

menggambarkan bagian pegawai memberikan laporan data Bahan kepada sistem. Bagian kecamatan memberikan informasi data-data wilayah yang layak mendapatkan bantuan. Bagian pegawai akan memberikan laporan penyaluran Bahan kepada wilayah yang berhak mendapatkan Bahan pada sistem. Sistem akan menghasilkan laporan untuk pimpinan. Diagram Level 0 dapat dilihat pada gambar.

ERD

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah relasi atau hubungan antar tabel database dalam sistem. Antara tabel yang satu saling terhubung dengan tabel yang lain untuk bisa menghasilkan informasi. Lihat gambar.

(8)

STMIK MURA Lubuklinggau

45

Relasi antar Tabel

Relasi antar tabel menggambarkan hubungan antara satu tabel dengan tabel yang lain dan menerangkan bagaimana satu tabel tergantung dengan tabel yang lainnya. Lihat gambar.

Gambar Relasi Antar Tabel Desain Input

Desain input adalah form yang berfungsi untuk memasukkan data-data pada aplikasi dan merekamnya sesuai dengan tabel yang telah dibuat. Desain input ini terdiri dari dari desain

input data pegawai, input data bahan, input data wilayah dan desain input data bantuan.

1.

Input Pegawai

Form input data pegawai adalah form yang berfungsi sebagai sarana pengisian data-data pegawai yang akan disimpan pada file database. Lihat gambar.

ENTRI DATA PEGAWAI BADAN KETAHANAN PANGAN

KABUPATEN MUSI RAWAS Nomor Induk Pegawai Nama Pegawai Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir Jabatan Alamat Telepon : 99999999999999 : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX : XXXXXXXXXXXX : XXXXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX : 9999-99999999

Gambar Desain Input Data Pegawai

2.

Input Bahan

Form input bahan adalah form yang digunakan untuk memasukkan data-data bahan raskin yang akan disimpan dalam database bahan. Lihat gambar.

ENTRI DATA BAHAN BADAN KETAHANAN PANGAN

KABUPATEN MUSI RAWAS Kode Bahan Nama Bahan Jenis Bahan Jumlah Bahan Satuan Ket. Asal Bahan : XXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX : 9999 : XXXXXXXXXXXXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Gambar Desain Input Data Bahan

3.

Input Wilayah

Form input data wilayah adalah form

yang digunakan untuk entri data wilayah-wilayah SAVE EDIT DELET

E ADD

SAVE EDIT DELET E ADD

(9)

STMIK MURA Lubuklinggau

46

yang akan mendapatkan bantuan. Data-data yang

telah dimasukkan pada form akan disimpan dalam file database wilayah. Lihat gambar.

ENTRI DATA WILAYAH BADAN KETAHANAN PANGAN

KABUPATEN MUSI RAWAS Kode Wilayah Nama Kecamata n Nama Desa Dusun / Alamat Jelas Nama Kepala Desa/Lura h : 999999 : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX

Gambar Desain Input Data Wilayah

4.

Input Bantuan

Input bantuan adalah form entri data bantuan dan disimpan dalam file database bantuan. Lihat pada gambar.

ENTRI DATA BANTUAN BADAN KETAHANAN PANGAN

KABUPATEN MUSI RAWAS Nomor Bukti Bantuan Tanggal pengeluara n Kode Wilayah Desa Kode Bahan Jumlah Bahan Satuan Penerima Bantuan Nip : XXXXX : DD-MM-YYYY : 999999 : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX : XXXXX : 9999 : XXXXXXXXXXX : XXXXXXXXXXXXXXXXXX XX

Gambar Desain Input Data Bantuan Desain Output

Desain output adalah perancangan keluaran atau informasi yang dihasilkan yang berguna sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Adapun laporan atau output dari sistem terdiri dari laporan data pegawai, laporan data bahan, laporan data wilayah dan laporan data penyaluran bantuan.

1. Output Pegawai

Output data pegawai adalah bentuk laporan yang dihasilkan dari sistem yang berupa laporan data-data pegawai. Laporan data pegawai ini dihasilkan dari data-data pegawai yang telah disimpan pada file database pegawai. Bentuk laporan data pegawai ini dapat dilihat pada gambar .

LAPORAN DAFTAR PEGAWAI BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o N IP Na ma Jeni s Kela min Pendi dikan Jab ata n Ala mat Tel epo n Muara Beliti, Kepala Badan --- 2. Output Bahan

Output bahan adalah bentuk laporan data bahan yang dihasilkan dari file database bahan. Lihat gambar

LAPORAN DAFTAR BAHAN BADAN PERTAHANAN PANGAN KABUPATEN

MURA N o Ko de Na ma Bah an Jeni s Bah an Jum lah Sat uan Ketera ngan

SAVE EDIT DELET E ADD

SAVE EDIT DELET E ADD

(10)

STMIK MURA Lubuklinggau

47

Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Desain Laporan Data Bahan Per Jenis 3. Output Wilayah

Output wilayah adalah laporan atau informasi data-data wilayah yang mendapatkan bantuan. Output data wilayah ini dihasilkan dari file database wilayah. Lihat gambar .

LAPORAN DAFTAR WILAYAH BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o Kode Wilay ah Kecamat an Des a Dusun Kepal a Desa Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Desain Laporan Data Wilayah

4. Output Bantuan

Output bantuan adalah laporan penyaluran bahan-bahan yang dihasilkan dari database bantuan. Lihat gambar.

LAPORAN DAFTAR BANTUAN BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o No mo r Tan gga Ko de Wil aya h N a m a K o de B ah Ju m la h S at ua n Pen eri ma Nip l an Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Desain Laporan Data Bantuan HASIL DAN PEMBAHASAN

Flowchart Aplikasi

Flowchart (diagram alir) menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika proses menjalankan program.

Flowchart aplikasi meliputi: flowchart menu utama seperti pada gambar.

Mulai Tampilan Submenu Laporan Submenu File Entri Submenu Informasi Selesai Tidak Tidak Ya Tampilan Submenu File Entri Tampilan Submenu Informasi Ya Ya Tidak Keluar dari menu

Gambar Flowchart Menu Utama

(11)

STMIK MURA Lubuklinggau

48

Mulai Tampilan Submenu File Entri Input Pegawai Input Bahan Tidak Tidak Tampilan Form Input Data Pegawai Tampilan Form Input Data Bahan Ya Ya Mulai Keluar Submenu Ya Input Bahan Input Wilayah Tidak Input Wilayah Input Bantuan Tidak Tidak Tampilan Form Input Data Wilayah Tampilan Form Input Data Bantuan Ya Ya

Gambar Flowchart Submenu File Entri Mulai Tampilan Submenu Informasi Daftar Pegawai Daftar Bahan Tidak Tidak Tampilan Daftar Data Pegawai Tampilan Daftar Data Bahan Ya Ya Mulai Keluar Submenu Ya Input Bahan Daftar Wilayah Tidak Input Wilayah Daftar Bantuan Tidak Tidak Tampilan Daftar Data Wilayah Tampilan Daftar Data Bantuan Ya Ya

Gambar Flowchart Submenu Informasi Implementasi Sistem

Sebelum menjalankan program, aktifkan atau install terlebih dahulu program Delphi 7.0 kemudian buka file pada folder D:\BahanPangan dengan nama file Aplikasi.dpr. Selanjutnya jalankan program dan akan tampil jendela menu utama. Jika ingin mengisikan data-data yang dibutuhkan dilakukan dengan cara memilih

(12)

STMIK MURA Lubuklinggau

49

submenu FileEntri dan jika ingin melihat daftar

laporan pilih submenu informasi. Hasil Penelitian

Langkah-langkah Menjalankan Program Aplikasi hasil penelitian adalah sebuah Aplikasi Penyaluran Pendataan Bahan Pangan pada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0. Aplikasi yang dihasilkan ini dirangkai ke dalam sebuah menu yang bisa memonitor aktivitas pengolahan data. Pada menu utama terdapat dua submenu yaitu submenu FileEntri digunakan untuk proses entri

data dan submenu Informasi digunakan untuk menampilkan informasi-informasi yang dihasilkan oleh aplikasi.

Adapun langkah-langkah dalam menjalankan aplikasi adalah sebagai berikut:

1. Hidupkan computer atau laptop.

2. Pilih Start, All Program, Borland Delphi 7, lihat pada gambar.

Gambar Tampilan Jendela Windows untuk membuka Delphi 7

3. Lalu klik Delphi 7, dan akan tampil jendela Delphi seperti pada gambar .

Gambar Tampilan Jendela Delphi 7 4. Kemudian buka file dengan pilih Open

Project, pilih Folder BahanPangan pada drive D:, dan pilih file Aplikasi.dpr, lihat gambar.

Gambar Tampilan Open Project

5. Klik Open, dan jalankan program dan akan tampil menu utama seperti pada gambar.

(13)

STMIK MURA Lubuklinggau

50

Tampilan Menu Utama

Menu utama yang dihasilkan dibuat ke dalam sub-submenu yang saling berhubungan. Submenu dalam menu utama ini adalah submenu File Entri dan submenu Informasi. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan satu persatu masing-masing submenu. Tampilan menu utama dapat dilihat pada gambar.

Gambar 4.7 Tampilan Menu Utama Tampilan Input Data

Submenu File Entri

Submenu File entri adalah submenu yang memfasilitasi untuk memanggil form-form entri

data. Pada submenu fileentri terdiri dari 5 (lima) submenu yaitu entri data pegawai, entri data bahan, entri data wilayah, entri data bantuan, dan submenu keluar dari menu utama. Sub-submenu di dalam submenu file entri adalah formulir yang berfungsi untuk proses entri data. Entri data yang telah dilakukan nantinya akan tersimpan pada file-file database seperti yang telah dirancang pada bab sebelumnya. Tampilan submenu entri seperti terlihat gambar.

Gambar Tampilan Submenu FileEntri

Submenu Entri Data Pegawai

Submenu entri data pegawai adalah submenu yang berfungsi untuk memasukkan data-data pegawai. Untuk menjalankan submenu ini pilih submenu File Entri dan pilih Data Pegawai. Proses pengisian data pegawai sebaiknya dilakukan dengan benar supaya datanya akurat. Proses entri data pegawai ini dilakukan hasil pada perancangan bab sebelumnya yaitu dari rancangan file pegawai dan desain entri form pegawai. Setelah proses pengisian data dilakukan, maka data-data yang dimasukkan akan terekam secara permanen dalam file pegawai. Form entri data pegawai dapat dilihat pada gambar 4.9.

(14)

STMIK MURA Lubuklinggau

51

Pada formentri terdapat lima tombol yang

masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Langkah-langkah pengisian data adalah sebagai berikut:

1.

Masukkan Nomor Induk Pegawai

2.

Nomor induk yang dimasukkan akan dicari dalam database pegawai, Jika Nomor Induk ditemukan, maka akan tampil pesan “Nomor Induk Sudah di Entri..!, Data dapat di

Edit/Delete”.

Data pegawai ditampilkan pada form, kemudian tombol Edit dan Delete akan aktif, data yang tampil bisa dilakukan koreksi jika ada yang salah dengan memilih tombol Edit, kemudian lakukan perbaikan seperlunya dan simpan kembali. Data juga dapat dihapus dengan memilih tombol Delete, dan data akan dihapus dari dalam database serta tidak bisa diambil kembali.

3.

Jika Nomor Induk tidak ditemukan, klik tombol Add untuk pengisian biodata pegawai secara lengkap.

4.

Klik tombol Save untuk menyimpan data yang telah lengkap diisikan.

5.

Untuk keluar dari form klik tanda (X) pada sudut kanan atas form.

Submenu Entri Data Bahan

Submenu entri data bahan adalah submenu yang berfungsi untuk memasukkan data-data bahan pangan. Untuk menjalankan submenu ini pilih submenu File Entri dan pilih Data Bahan. Proses pengisian data bahan sebaiknya dilakukan dengan benar supaya datanya akurat. Form entri data dapat dilihat pada gambar.

Gambar Tampilan Form Entri Data Bahan

Pada form entri terdapat lima tombol add untuk entri data baru, save untuk menyimpan data, edit untuk memperbaiki data yang salah, delete untuk menghapus data yang sudah tidak digunakan dan yang terakhir tombol cancel berfungsi untuk membatalkan pengisian data yang sudah diketik pada form. Langkah-langkah pengisian data adalah sebagai berikut:

1.

Masukkan Kode Bahan

2.

Kode Bahan yang dimasukkan akan dicari dalam database Bahan, Jika Kode ditemukan, maka akan tampil pesan “Data Bahan Sudah di Entri..!, Data dapat di Edit/Delete”.

Data bahan akan ditampilkan pada form, kemudian tombol Edit dan Delete akan aktif, data yang tampil bisa dilakukan koreksi jika ada yang salah dengan memilih tombol Edit, kemudian lakukan perbaikan seperlunya dan simpan kembali. Data juga dapat dihapus dengan memilih tombol Delete, dan data akan dihapus dari dalam database serta tidak bisa diambil kembali.

3.

Jika Kode Bahan tidak ditemukan, klik

tombol Add untuk pengisian data bahan secara lengkap.

4.

Klik tombol Save untuk menyimpan data yang telah lengkap diisikan.

5.

Untuk keluar dari form klik tanda (X) pada sudut kanan atas form.

Submenu Entri Data Wilayah

Submenu entri wilayah adalah submenu yang berfungsi untuk memasukkan data-data wilayah yang berhak mendapatkan bantuan. Untuk menjalankan submenu ini pilih submenu File Entri dan pilih Data Wilayah. Proses pengisian data wilayah sebaiknya dilakukan dengan benar supaya datanya akurat. Form entri data wilayah dapat dilihat pada gambar.

(15)

STMIK MURA Lubuklinggau

52

Gambar Tampilan Form Entri Data Wilayah

Pada form entri terdapat lima tombol Add untuk entri data baru, Save untuk menyimpan data, Edit untuk memperbaiki data yang salah, Delete untuk menghapus data yang sudah tidak digunakan dan yang terakhir tombol Cancel berfungsi untuk membatalkan pengisian data yang sudah diketik pada form. Langkah-langkah pengisian data adalah sebagai berikut:

1.

Masukkan Kode Wilayah

2.

Kode wilayah yang dimasukkan akan dicari dalam database wilayah, Jika Kode ditemukan, maka akan tampil pesan “Data Wilayah Sudah di Entri..!, Data dapat di Edit/Delete”.

Data wilayahakan ditampilkan pada form, kemudian tombol Edit dan Delete akan aktif, data yang tampil bisa dilakukan koreksi jika ada yang salah dengan memilih tombol Edit, kemudian lakukan perbaikan seperlunya dan simpan kembali. Data juga dapat dihapus dengan memilih tombol Delete, dan data akan dihapus dari dalam database serta tidak bisa diambil kembali.

3.

Jika Kode wilayah tidak ditemukan, klik

tombol Add untuk pengisian data wilayah secara lengkap.

4.

Klik tombol Save untuk menyimpan data yang telah lengkap diisikan.

5.

Untuk keluar dari form klik tanda (X) pada sudut kanan atas form.

Submenu Entri Data Bantuan

Submenu entri bantuan adalah submenu yang berfungsi untuk memasukkan data-data

bantuan yang akan disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Untuk menjalankan submenu ini pilih submenu File Entri dan pilih Data Bantuan. Proses pengisian data bantuan sebaiknya dilakukan dengan benar supaya datanya akurat. Form entri data bantuan dapat dilihat pada gambar.

Gambar Tampilan Form Entri Data Bantuan Pada form entri terdapat lima tombol Add untuk entri data baru, Save untuk menyimpan data, Edit untuk memperbaiki data yang salah, Delete untuk menghapus data yang sudah tidak digunakan dan yang terakhir tombol Cancel berfungsi untuk membatalkan pengisian data yang sudah diketik pada form. Langkah-langkah pengisian data adalah sebagai berikut:

1.

Masukkan Nomor bukti

2.

Nomor buktu yang dimasukkan akan dicari dalam database Bantuan, Jika Nomor ditemukan, maka akan tampil pesan “Data Bantuan Sudah di Entri..!, Data dapat di Edit/Delete”.

Data bantuan akan ditampilkan pada form, kemudian tombol Edit dan Delete akan aktif, data yang tampil bisa dilakukan koreksi jika ada yang salah dengan memilih tombol Edit, kemudian lakukan perbaikan seperlunya dan simpan kembali. Data juga dapat dihapus dengan memilih tombol Delete, dan data akan dihapus dari dalam database serta tidak bisa diambil kembali.

(16)

STMIK MURA Lubuklinggau

53

3.

Jika nomor bukti tidak ditemukan, klik

tombol Add untuk pengisian data bantuan secara lengkap.

4.

Klik tombol Save untuk menyimpan data yang telah lengkap diisikan.

5.

Untuk keluar dari form klik tanda (X) pada sudut kanan atas form.

Tampilan Output Data Submenu Informasi

Submenu informasi adalah submenu yang memfasilitasi untuk memanggil daftar laporan. Submenu informasi terdiri dari 4 (empat) submenu yaitu daftar data pegawai, daftar data bahan, daftar data wilayah, daftar data bantuan. Lihat gambar.

Gambar Tampilan Submenu Informasi Submenu Laporan Daftar Pegawai

Laporan daftar pegawai adalah informasi yang dihasilkan dari proses entri data berupa data-data pegawai pada Badan Pertahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas. Untuk menjalankan informasi ini dengan cara memilih submenu Informasi dari menu utama, dan pilih submenu Daftar Pegawai, kemudian akan tampil seperti pada gambar.

LAPORAN DAFTAR PEGAWAI BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o NIP Na ma Jen is Kel ami n Pen didi kan Jab ata n Ala mat T el ep o n 01 02 03 1092 9098 71 2870 7102 02 3972 2723 87 HE ND RA ED I TA TA NG L L L S1 SM A S1 Sta f Sta f Sta f Bat u Uri p Tab a Pin gin Tab a Ce me kh Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Tampilan Laporan Data Pegawai Submenu Laporan Daftar Bahan

Laporan daftar bahan adalah informasi yang dihasilkan dari proses entri data berupa data-data bahan pangan yang akan disalurkan kepada desa-desa yang berhak menerima bantuan dari Badan Pertahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas. Untuk menjalankan informasi ini dengan cara memilih submenu Informasi dari menu utama, dan pilih submenu Daftar bahan, kemudian akan tampil seperti pada gambar.

LAPORAN DAFTAR BAHAN BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o Ko de Na ma Bah an Jeni s Bah an Juml ah Satu an Keteran gan 1 2 3 B-01 B-Ber as Gul BP BP BP 10 50 20 Ton Kg Ton - - -

(17)

STMIK MURA Lubuklinggau

54

4 02 B-03 B-04 a Ber as X Ber as Y BP 21 Ton - Muara Beliti, Kepala Badan --- Submenu Laporan Daftar Wilayah

Laporan daftar wilayah adalah informasi yang dihasilkan dari proses entri data berupa data-data wilayah yang berhak menerima bantuan dari Badan Pertahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas. Untuk menjalankan informasi ini dengan cara memilih submenu Informasi dari menu utama, dan pilih submenu Daftar Wilayah, kemudian akan tampil seperti pada gambar .

LAPORAN DAFTAR WILAYAH BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o Kode Wilay ah Kecama tan Des a Dusu n Kepala Desa 0 1 0 2 0 3 16050 10001 16052 00021 16051 20010 Tugumu lyo Tuah Negeri Megang Sakti A Wi dod o Jay a Bh akti Teg al Sar i Dusu n I Dusu n I Dusu n 4 Nurdin Saparu din Bejo Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Desain Laporan Data Wilayah Submenu Laporan Daftar Bantuan

Laporan daftar bantuan adalah informasi yang dihasilkan dari proses entri data berupa data-data bantuan pangan yang akan diberikan kepada desa-desa yang berhak menerima bantuan dari Badan Pertahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas. Untuk menjalankan informasi ini dengan cara memilih submenu Informasi dari menu utama, dan pilih submenu Daftar Bantuan, kemudian akan tampil seperti gambar.

LAPORAN DAFTAR BANTUAN BADAN PERTAHANAN PANGAN

KABUPATEN MURA N o No mo r Tan gga l Ko de Wil aya h Na ma Ko de Bah an Jum lah Sat uan P en er i m a Ni p 1 2 3 01- 08-201 1 02- 08-201 1 02- 08-201 1 160 501 000 1 160 520 002 1 160 512 001 0 Tu gu mul yo Tua h Ne geri Me gan g Sak ti B-01 B-01 B-01 5 2 3 T o n T o n T o n C a m at C a m at C a m at Muara Beliti, Kepala Badan ---

Gambar Desain Laporan Data Bantuan Pembahasan

Aplikasi yang dihasilkan adalah sebuah aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0. Bahasa pemrograman Delphi yang dipilih karena bahasa pemrograman Delphi mampu menghasilkan

(18)

STMIK MURA Lubuklinggau

55

aplikasi yang langsung dikompile menjadi

program exe (execute) artinya bahwa aplikasi yang dihasilkan dapat dijalankan tanpa harus masuk ke dalam lingkup bahasa pemrograman. Aplikasi ini terdiri dari input yang memfasilitasi dalam pengentrian data-data bahan pangan, dan

output adalah menampilkan hasil dari pengolahan data yang telah dilakukan. Untuk menjalankan aplikasi yang telah dikompile, maka cukup menjalankan aplikasi dari desktop (jika sudah dibuat shortcut pada desktop) atau dari

windows ekplorer. Berikut langkah-langkah membuat shortcut pada desktop dan cara menjalankan aplikasi:

1.

Klik kanan pada start, pilih ekplore.

2.

Cari folder dan file pada

D:\BahanPangan\Aplikasi.Exe

3.

Cari File Aplikasi.Exe, Klik kanan, pilih

Send To, pilih Desktop (create shortcut).

4.

Lihat pada desktop, double click pada

shortcut Aplikasi.

5.

Tampilan aplikasi akan muncul pada layar dan aplikasi siap untuk dioperasikan.

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan

Aplikasi Penyaluran Pendataan Bahan pada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas yang dihasilkan adalah sebuah aplikasi yang mampu menyediakan informasi tentang data-data penyaluran bahan bantuan ke daerah-daerah. Dapat disimpulkan bahwa Aplikasi pengolahan data ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0, untuk mempermudah dalam pengolahan data-data serta pembuatan laporan. Aplikasi dapat menghasilkan informasi yang cepat dan akurat, serta dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya yang pada akhirnya nanti dapat menguntungkan bagi pihak Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas.

Saran

Untuk dapat mendukung keberhasilan dari penerapan aplikasi, maka penulis memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Aplikasi dapat dipergunakan dalam pengelolaan data bantuan untuk mendukung pekerjaan penyaluran bahan-bahan bantuan ke daerah.

2. Untuk meningkatkan keterampilan bagian administrasi khususnya bagian pengolahan data yang mengoperasikan komputer, diharapkan pihak dinas mengadakan pelatihan yang cukup agar sumber daya komputer yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

Em Zul Fajri, 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset. Hartono, 2005. Analisis dan Desain Sistem

Informasi. Yogyakarta: Andi Offset. Jogiyanto, 2005. Analisis dan Desain Sistem

Informasi, Yogyakarta: Andi Offset. Kadir, Abdul, 2009. Pemrograman Database

dengan Delphi Menggunakan Access & ADO. Yogyakarta: Andi Offset. Marlinda, 2004. Sistem Basis Data. Yogyakarta:

Gambar

Diagram  konteks  mengambarkan  data  yang berasal dari bagian pengolahan data masuk  ke  dalam  proses  yang  berupa  data-data  Bahan  untuk  menghasilkan  informasi
Gambar Desain Input Data Pegawai  2.  Input Bahan
Gambar Desain Input Data Wilayah  4.  Input Bantuan
Gambar Desain Laporan Data  Wilayah
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tombol ini digunakan untuk menyimpan atau update data. Apabila data yang dimasukkan baru, maka akan menyimpan, apabila data yang ditampilkan berasal dari form

2. Klik Tombol Simpan untuk menyimpan, atau Batal untuk membatalkannya. Klik/pilih data yang akan diubah. Klik tombol Edit, maka akan muncul tampilan sebagai berikut.. 14 Gambar

perubahan terhadap data peserta wawancara. Untuk menyimpan hasil edit data, admin dapat menggunakan tombol submit. Form yang digunakan untuk melakukan edit data

Tombol simpan pada form menu edit data ini berfungsi untuk menyimpan kembali perubahan data yang ada pada database, setelah tombol ini di klik menu selanjutnya adalah menu detail

Tampilan form input data mahasiswa digunakan untuk menginputkan data-data mahasiswa. Terdapat beberapa tombol operasi data yaitu tambah, simpan, edit, batal dan hapus. Selain

Terdapat button tambah data yang akan menuju form tambah data transaksi warga, tabel yang menampilkan daftar transaksi setiap warga yang sudah diinputkan, button edit akan menuju

Untuk mengedit data barang, tekan tombol Edit di Form List Barang, lalu pilih data mana yang akan diedit.. Lalu edit sesuai dengan

CV.Ratu 3G kesulitan dalam pengolahan data stok atau persediaan barang, proses pencatatan barang masuk dan keluar masih manual, serta lamanya dalam pengolahan