BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1
1.1 Latar BelakangLatar Belakang
PLTGU Muara Karang Blok 2 terdiri dari 2 Unit Gas Turbine Model M701F PLTGU Muara Karang Blok 2 terdiri dari 2 Unit Gas Turbine Model M701F buatan
buatan Mitsubishi Mitsubishi Heavy Heavy Industries Industries Ltd, Ltd, dengan dengan kapasitas kapasitas 2 2 x x 252,1 252,1 MW. MW. Untuk Untuk Combined Cycle terdiri dari 2 HRSG (Heat Recovery Steam Generators) dan 3 Steam Combined Cycle terdiri dari 2 HRSG (Heat Recovery Steam Generators) dan 3 Steam Turbines dengan kapasitas
Turbines dengan kapasitas 3 x 72,2 MW. 3 x 72,2 MW. Kapasitas terpasKapasitas terpasang total PLTGU ang total PLTGU MuaraMuara Karang Blok 2 sebesar 720,8 MW ( Total Gross Output, dengan bahan bakar Natural Karang Blok 2 sebesar 720,8 MW ( Total Gross Output, dengan bahan bakar Natural Gas ). Selain menggunakan bahan bakar utama Natural Gas, juga bisa menggunakan Gas ). Selain menggunakan bahan bakar utama Natural Gas, juga bisa menggunakan bahan
bahan bakar bakar solar solar ( ( light light oil oil ) ) sebagai sebagai backup. backup. PLTGU PLTGU Muara Muara Karang Karang Blok Blok 2 2 iniini sebelumnya adalah PLTU Muara Karang lama yang terdiri dari 3 x 100 MW dengan sebelumnya adalah PLTU Muara Karang lama yang terdiri dari 3 x 100 MW dengan bahan bakar residu
bahan bakar residu ( MFO ), dan ( MFO ), dan telah telah dilakukan Repowering Project dilakukan Repowering Project sesuai kontrak sesuai kontrak antara PLN dengan Mitsubishi.
antara PLN dengan Mitsubishi.
Untuk Gas Turbine, HRSG, dan Steam Turbine menggunakan System Control Untuk Gas Turbine, HRSG, dan Steam Turbine menggunakan System Control Mitsubishi Diasys Netmation. HRSG nya mempunyai 2 buah Drum yaitu HP Steam Mitsubishi Diasys Netmation. HRSG nya mempunyai 2 buah Drum yaitu HP Steam Drum dan LP Steam Drum. Hp/LP Steam Drum merupakan salah satu bagian dari Drum dan LP Steam Drum. Hp/LP Steam Drum merupakan salah satu bagian dari sistem Boiler dimana variable proses yang dikendalikan adalah level air dan tekanan sistem Boiler dimana variable proses yang dikendalikan adalah level air dan tekanan uap (steam) yang menuju superheater. Pengendalian proses ini sangat penting karena uap (steam) yang menuju superheater. Pengendalian proses ini sangat penting karena parameter
Power Plant dan daya kerja system boiler ini. Akurasi pengukuran levelnya pun harus Power Plant dan daya kerja system boiler ini. Akurasi pengukuran levelnya pun harus sangat diperhatikan, karena level air yang rendah akan membahayakan boiler tubes sangat diperhatikan, karena level air yang rendah akan membahayakan boiler tubes (down comers). Sebaliknya level air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan water (down comers). Sebaliknya level air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan water carry over menuju steam tubes yang juga membahayakan operational boiler.
carry over menuju steam tubes yang juga membahayakan operational boiler.
Pada HP Steam Drum level airnya dimonitor menggunakan level Transmitter Pada HP Steam Drum level airnya dimonitor menggunakan level Transmitter sebanyak 3 buah, begitu juga untuk LP Steam Drum menggunakan 3 buah Level sebanyak 3 buah, begitu juga untuk LP Steam Drum menggunakan 3 buah Level Transmitter juga (Triple redundant drum level measurements). Sangat pentingnya Transmitter juga (Triple redundant drum level measurements). Sangat pentingnya Level Transmitter
Level Transmitter tersebut untuk mtersebut untuk memonitor level emonitor level air pada HP/LP air pada HP/LP Drum Drum sehinggasehingga perlu
perlu dikalibrasi ddikalibrasi dengan engan akurat. akurat. Posisi Posisi Level Level Transmitternya berada Transmitternya berada kurang kurang lebih lebih 1111 meter dibawah HP/LP Steam Drum. Level Transmitternya menggunakan system meter dibawah HP/LP Steam Drum. Level Transmitternya menggunakan system Differential Pressure Transmitter, yang inputnya mempunyai 2 line air, yaitu sisi Differential Pressure Transmitter, yang inputnya mempunyai 2 line air, yaitu sisi High dan sisi Low. Air didalam steam drum mengandung endapan lumpur sehingga High dan sisi Low. Air didalam steam drum mengandung endapan lumpur sehingga lama kelamaan
lama kelamaan line air yline air yang menuju ke Level ang menuju ke Level Transmitter bisa Transmitter bisa pluging (tersumbat).pluging (tersumbat). Untuk itu pada saat Overhoule setelah pekerjaan kalibrasi Level Transmitter selesai, Untuk itu pada saat Overhoule setelah pekerjaan kalibrasi Level Transmitter selesai, perlu
perlu didrain didrain line line air air sisi sisi High High dan dan sisi sisi Low Low agar agar kotoran kotoran bisa bisa kebuang kebuang keluar keluar sehingga tidak menimbulkan pluging yang
sehingga tidak menimbulkan pluging yang dapat menyebabkan penunjukkan tidak dapat menyebabkan penunjukkan tidak akurat
akurat . Selanjutnya line air yang telah dibuang harus diisi kembali dengan air.. Selanjutnya line air yang telah dibuang harus diisi kembali dengan air. Diperlukan suatu metode agar line air yang ke Level Transmitter sisi high dan sisi Diperlukan suatu metode agar line air yang ke Level Transmitter sisi high dan sisi low dapat terisi air dengan penuh tanpa ada gelembung udara karena
low dapat terisi air dengan penuh tanpa ada gelembung udara karena akanakan mempengaruhi penunjukkan air level drum
sebentar kemudian ditutup kembali. Cara ini memerlukan waktu yang lama dan sebentar kemudian ditutup kembali. Cara ini memerlukan waktu yang lama dan hasilnya masih ada gelembung udara pada line air sisi High dan sisi Low Level hasilnya masih ada gelembung udara pada line air sisi High dan sisi Low Level Transmitter
Transmitter dan dan tidak bisa tidak bisa terisi terisi penuh dengan penuh dengan air. Perlu air. Perlu cara lain cara lain untuk pengisianuntuk pengisian line air yang ke Level Transmitter supaya lebih efektif dan efisien sehingga Level line air yang ke Level Transmitter supaya lebih efektif dan efisien sehingga Level Transmitternya pada saat startup boiler langsung bisa berfungsi dengan benar. Salah Transmitternya pada saat startup boiler langsung bisa berfungsi dengan benar. Salah satu cara yang efektif adalah diisi dari bawah menggunakan Pompa Air Portable. satu cara yang efektif adalah diisi dari bawah menggunakan Pompa Air Portable. Apabila disekitar Level Transmitter HP/LP Steam Drum ada fasilitas air Makeup atau Apabila disekitar Level Transmitter HP/LP Steam Drum ada fasilitas air Makeup atau air Service yang bertekanan, kita bisa gunakan juga untuk mengisi line air Level air Service yang bertekanan, kita bisa gunakan juga untuk mengisi line air Level Transmitter dengan menggunakan selang dan kita isi dari bawah (dari valve drain), Transmitter dengan menggunakan selang dan kita isi dari bawah (dari valve drain), sehingga tidak perlu lagi Portable Pump.
sehingga tidak perlu lagi Portable Pump.
1.2
1.2 Perumusan MasalahPerumusan Masalah
Selama ini pengisian line air yang ke Level Transmitter dilakukan dari atas, Selama ini pengisian line air yang ke Level Transmitter dilakukan dari atas, yaitu dengan membuka plug venting reservoir sisi low dan airnya kita masukkan, yaitu dengan membuka plug venting reservoir sisi low dan airnya kita masukkan, kemudian valve drain di Level Transmitter dibuka sedikit kemudian ditutup kembali. kemudian valve drain di Level Transmitter dibuka sedikit kemudian ditutup kembali. Hasilnya diperlukan waktu lama dan sangat sulit untuk mengisi line airnya dengan Hasilnya diperlukan waktu lama dan sangat sulit untuk mengisi line airnya dengan penuh
penuh sehingga sehingga masih masih ada ada line line air air yang yang kosong kosong atau atau ada ada gelembung gelembung udara.udara. Diperlukan cara lain untuk mengisi line air Level Transmitter yang efektif dan Diperlukan cara lain untuk mengisi line air Level Transmitter yang efektif dan efisien, ya
menggunakan Pompa Air Portable dan plug venting reservoir sisi low diatas dibuka menggunakan Pompa Air Portable dan plug venting reservoir sisi low diatas dibuka untuk mengetahui bahwa air sudah keluar.
untuk mengetahui bahwa air sudah keluar.
1.3
1.3 TujuanTujuan
Menggunakan metode lain agar pengisian line water Level Transmitter HP/LP Menggunakan metode lain agar pengisian line water Level Transmitter HP/LP Steam Drum dapat lebih efektif dan efisien sehingga pada saat Startup HRSG Steam Drum dapat lebih efektif dan efisien sehingga pada saat Startup HRSG penunjukkan Level Drum langsung dapat berfungsi dengan benar dan akurat.
penunjukkan Level Drum langsung dapat berfungsi dengan benar dan akurat.
1.4
1.4 Pembatasan MasalahPembatasan Masalah
Pada pembuatan makalah ini permasalahan dibatasi pada metode pengisian Pada pembuatan makalah ini permasalahan dibatasi pada metode pengisian Line Water Level Transmitter HP/LP Steam Drum, dan tidak dilakukan dasar Line Water Level Transmitter HP/LP Steam Drum, dan tidak dilakukan dasar perhitungan Steam Drum Level dengan menggunakan Differential Pressure
perhitungan Steam Drum Level dengan menggunakan Differential Pressure
1.5
1.5 ManfaatManfaat
Proses pengisian line water Level Transmitter HP/LP Steam Drum HRSG dari Proses pengisian line water Level Transmitter HP/LP Steam Drum HRSG dari bawah,
bawah, waktunya waktunya lebih lebih cepat cepat dan dan line line air air sisi sisi High High dan dan sisi sisi Low Low Level Level Transmitter Transmitter bisa
bisa terisi pterisi penuh enuh dengan dengan air air dan dan tidak tidak ada ada gelembung gelembung udara udara dibandingkan dibandingkan pengisianpengisian dari atas. Sehingga penunjukkan Level HP/LP Steam Drum pada saat Startup HRSG dari atas. Sehingga penunjukkan Level HP/LP Steam Drum pada saat Startup HRSG langsung bisa
langsung bisa digunakan tanpa harus menunggu kondensasi digunakan tanpa harus menunggu kondensasi uap pada sisi Low uap pada sisi Low LevelLevel Transmitter, dan operator tidak perlu melihat melalui glass gauge local yang jaraknya Transmitter, dan operator tidak perlu melihat melalui glass gauge local yang jaraknya dari Control Room cukup jauh.
BAB II
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1
2.1 Prinsip Kerja Differential Pressure TransmitterPrinsip Kerja Differential Pressure Transmitter
Bermacam macam teknologi untuk pengukuran level pada suatu tangki yaitu Bermacam macam teknologi untuk pengukuran level pada suatu tangki yaitu dengan menggunakan teknik : Ultrasonic, Displacer, Radar, Capacitance Probe, Float, dengan menggunakan teknik : Ultrasonic, Displacer, Radar, Capacitance Probe, Float, Differential Pressure dan masih banyak yang lain.
Differential Pressure dan masih banyak yang lain. Differential Pressure Transmitter Differential Pressure Transmitter atau biasa disebut DP Transmitter bisa digunakan u
atau biasa disebut DP Transmitter bisa digunakan u ntuk mengukur Flow dan bisantuk mengukur Flow dan bisa digunakan juga untuk mengukur Level. Bila DP transmitter digunakan untuk tujuan digunakan juga untuk mengukur Level. Bila DP transmitter digunakan untuk tujuan mengukur Flow maka disebut Flow Transmitter, dan bila DP transmitter digunakan mengukur Flow maka disebut Flow Transmitter, dan bila DP transmitter digunakan untuk tujuan mengukur Level maka disebut Level Transmitter. Pengukuran level pada untuk tujuan mengukur Level maka disebut Level Transmitter. Pengukuran level pada tanki ada 2 macam yaitu :
tanki ada 2 macam yaitu : 1.
1. Pengukuran Pengukuran level level pada pada Tangki Tangki Terbuka Terbuka (Open (Open Tank)Tank) 2.
Gambar 2.1
Gambar 2.1 Pengukuran level pada Tangki Terbuka (Open Tank)Pengukuran level pada Tangki Terbuka (Open Tank)
XMTR adalah singkatan Transmitter, karena menggunakan prinsip XMTR adalah singkatan Transmitter, karena menggunakan prinsip Differential Pressure maka disebut DP transmitter. DP transmitter inputnya ada 2 Differential Pressure maka disebut DP transmitter. DP transmitter inputnya ada 2 yaitu Sisi High (H) dan Sisi Low (L), untuk pengukuran level pada tangki terbuka yaitu Sisi High (H) dan Sisi Low (L), untuk pengukuran level pada tangki terbuka Sisi Low (L) dihubungkan ke udara luar, dan Sisi High (H) dihubungkan kedasar Sisi Low (L) dihubungkan ke udara luar, dan Sisi High (H) dihubungkan kedasar tangki. DP Transmitter akan mengukur besar tekanan yang nilainya sesuai dengan tangki. DP Transmitter akan mengukur besar tekanan yang nilainya sesuai dengan tinggi liquid diatasnya ( Phead), sehingga akan dirubah oleh DP transmitter menjadi tinggi liquid diatasnya ( Phead), sehingga akan dirubah oleh DP transmitter menjadi signal output 4
signal output 4
–
–
20 mA dan akan masuk ke Analog Input selanjutnya akan digunakan20 mA dan akan masuk ke Analog Input selanjutnya akan digunakan sebagai fungsi control dan tampilan level tangki pada layar monitor Control Room. sebagai fungsi control dan tampilan level tangki pada layar monitor Control Room.Gambar 2.2
Gambar 2.2 Pengukuran level pada Tangki Tertutup (Closed Tank)Pengukuran level pada Tangki Tertutup (Closed Tank)
–
–
Dry LegDry LegDry leg
Dry leg : tidak ada zat cair pada low side impulse piping (sisi tubing tekanan: tidak ada zat cair pada low side impulse piping (sisi tubing tekanan rendah). Jika gas diatas zat cair tidak kondesasi (memadat), tubing yang ada pada low rendah). Jika gas diatas zat cair tidak kondesasi (memadat), tubing yang ada pada low side (bagian tekanan rendah) akan tetap kosong.
side (bagian tekanan rendah) akan tetap kosong.
Gambar 2.3
Gambar 2.3 Pengukuran level pada Tangki Tertutup (Closed Tank)Pengukuran level pada Tangki Tertutup (Closed Tank)
–
–
Wet LegWet LegWet Leg
Wet leg
Wet leg : Tekanan wet leg akan menambah tekanan pada bagian low side: Tekanan wet leg akan menambah tekanan pada bagian low side transmitter. Bila gas yang berada di atas memadat (condenses), tubing yang ada pada transmitter. Bila gas yang berada di atas memadat (condenses), tubing yang ada pada bagian low side
bagian low side akan perlahan terisi liquid. akan perlahan terisi liquid. Untuk menghilangkan Untuk menghilangkan penyebab error ini,penyebab error ini, maka tubing sebaiknya di isi dengan liquid yang dijadikan bahan referensi.
maka tubing sebaiknya di isi dengan liquid yang dijadikan bahan referensi.
2.2 Pengisian Line Water Sisi High Dan Sisi Low DP Transmitter 2.2 Pengisian Line Water Sisi High Dan Sisi Low DP Transmitter
Keterangan: Keterangan: 1=Isolation Valve 1=Isolation Valve 2=Isolation Valve 2=Isolation Valve
3=Drain Valve Low Pressure 3=Drain Valve Low Pressure 4=Drain Valve High Pressure 4=Drain Valve High Pressure 5=Low Pressure Stop Valve 5=Low Pressure Stop Valve 6=High Pressure Stop Valve 6=High Pressure Stop Valve 7=Equalizing Valve 7=Equalizing Valve LT=Level Transmitter LT=Level Transmitter Venting Venting plug plug 1 1 5 5 6 6 7 7 HP Steam HP Steam LT LT Steam Out Steam Out Feed Water Feed Water
Low Pressure Side Low Pressure Side High Pressure High Pressure Reservoir Reservoir 2 2 3 3 4 4 HP LP HP LP Signal Output Signal Output 4 4 – – 20 mA20 mA HP Steam Drum HP Steam Drum
Metode lama yang digunakan untuk mengisi Line Water Sisi High dan Sisi Low Metode lama yang digunakan untuk mengisi Line Water Sisi High dan Sisi Low Level Transmitter HP/LP Steam Drum adalah sebagai b
Level Transmitter HP/LP Steam Drum adalah sebagai b erikut :erikut :
1.
1. Tutup high pressure stop valve 6Tutup high pressure stop valve 6 2.
2. Buka equalizing valve 7Buka equalizing valve 7 3.
3. Tutup low pressure stop valve 5Tutup low pressure stop valve 5 4.
4. Tutup isolation valve low pressure 1 dan Tutup isolation valve low pressure 1 dan high pressure 2high pressure 2 5.
5. Buka venting plug reservoir diatas dekat HP/LP Steam DrumBuka venting plug reservoir diatas dekat HP/LP Steam Drum 6.
6. Buka drain valve low pressure dan high pressure 3 dan 4Buka drain valve low pressure dan high pressure 3 dan 4 7.
7. Setelah air pada line water sisi low dan sisi high terbuang semua tutup valveSetelah air pada line water sisi low dan sisi high terbuang semua tutup valve drain4, dan kita mengisi air melalui venting plug reservoir atas, kemudian drain4, dan kita mengisi air melalui venting plug reservoir atas, kemudian tutup valve drain 3.
tutup valve drain 3. 8.
8. Buka valve 5,dan buka venting pada DP transmitter sisi low.Setelah air padaBuka valve 5,dan buka venting pada DP transmitter sisi low.Setelah air pada reservoir penuh tutup venting pada DP
reservoir penuh tutup venting pada DP transmitter, dan tutup valve 5.transmitter, dan tutup valve 5. 9.
9. Tetap mengisi air dari reservoir, buka valve 6, dan buka venting pada DPTetap mengisi air dari reservoir, buka valve 6, dan buka venting pada DP transmitter sisi high, setelah air pada reservoir penuh,tutup venting pada DP transmitter sisi high, setelah air pada reservoir penuh,tutup venting pada DP transmitter, dan tutup valve 6.
transmitter, dan tutup valve 6. 10.
10. Tutup kembali venting plug reservoir.Tutup kembali venting plug reservoir. 11.
11. Tutup kembali equalizing valve 7, dan buka secara bersamaan valve 5 dan 6.Tutup kembali equalizing valve 7, dan buka secara bersamaan valve 5 dan 6. 12.
12. Buka kembali isolation valve 1 dan 2, dan Level Transmitter HP/LP SteamBuka kembali isolation valve 1 dan 2, dan Level Transmitter HP/LP Steam Drum siap beroperasi.
Pada kenyataannya dilapangan setelah level transmitter diaktifkan Pada kenyataannya dilapangan setelah level transmitter diaktifkan penunjukkan
penunjukkan di di DCIS DCIS Control Control Room Room berbeda berbeda jauh jauh dengan dengan penunjukkan penunjukkan didi Glass Gauge local HP/LP Steam Drum.Hal ini disebabkan karena line water Glass Gauge local HP/LP Steam Drum.Hal ini disebabkan karena line water sisi high dan sisi low tidak bisa terisi air penuh karena ada gelembung udara sisi high dan sisi low tidak bisa terisi air penuh karena ada gelembung udara didalamnya.Sehingga dibutuhkan waktu yang lama agar kondensasi uap bisa didalamnya.Sehingga dibutuhkan waktu yang lama agar kondensasi uap bisa mengisi line water level transmitter.
mengisi line water level transmitter.
Metode baru yang digunakan untuk mengisi Line Water Sisi High dan Sisi Low Metode baru yang digunakan untuk mengisi Line Water Sisi High dan Sisi Low Level Transmitter HP/LP Steam Drum adalah sebagai b
Level Transmitter HP/LP Steam Drum adalah sebagai b erikut :erikut :
1.
1. Tutup high pressure stop valve 6Tutup high pressure stop valve 6 2.
2. Buka equalizing valve 7Buka equalizing valve 7 3.
3. Tutup low pressure stop valve 5Tutup low pressure stop valve 5 4.
4. Lepas male connector NPT SUS Lepas male connector NPT SUS ¼ inch yang ke Level Transmitter ¼ inch yang ke Level Transmitter 5.
5. Tutup isolation valve low pressure 1 dan high pressure 2Tutup isolation valve low pressure 1 dan high pressure 2 6.
6. Buka venting plug reservoir diatas dekat HP/LP Steam DrumBuka venting plug reservoir diatas dekat HP/LP Steam Drum 7.
7. Buka drain valve low pressure dan high pressure 3 dan 4Buka drain valve low pressure dan high pressure 3 dan 4 8.
8. Setelah air pada line water sisi low dan sisi high terbuang semua tutup valveSetelah air pada line water sisi low dan sisi high terbuang semua tutup valve drain4,dan pasang selang pada line pipa valve drain 3 dan selang kita drain4,dan pasang selang pada line pipa valve drain 3 dan selang kita hubungkan ke Pompa Air Portable.
hubungkan ke Pompa Air Portable. 9.
10.
10. Pindahkan selang air Portable Pump ke line pipa valve drain 4, untuk mengisiPindahkan selang air Portable Pump ke line pipa valve drain 4, untuk mengisi line water sisi low.
line water sisi low. 11.
11. Jalankan Portable Water Pump dan bersamaan dengan membuka valve drain 4Jalankan Portable Water Pump dan bersamaan dengan membuka valve drain 4 sampai venting plug reservoir keluar air, kemudian tutup
sampai venting plug reservoir keluar air, kemudian tutup valve drain 4valve drain 4 12.
12. Pasang kembali venting plug reservoir,dan male connector NPT SUS ¼ inchPasang kembali venting plug reservoir,dan male connector NPT SUS ¼ inch yang ke Level Transmitter.
yang ke Level Transmitter. 13.
13. Tutup kembali equalizing valve 7, dan buka secara bersamaan valve 5 dan 6.Tutup kembali equalizing valve 7, dan buka secara bersamaan valve 5 dan 6. 14.
14. Buka venting pada DP Transmitter sisi high dan sisi low secara bergantianBuka venting pada DP Transmitter sisi high dan sisi low secara bergantian untuk membuang sisa udara, dan tutup kembali.
untuk membuang sisa udara, dan tutup kembali. 15.
15. Buka kembali isolation valve 1 dan 2, dan Level Transmitter HP/LP SteamBuka kembali isolation valve 1 dan 2, dan Level Transmitter HP/LP Steam Drum siap beroperasi.
Gambar 2.5
Gambar 2.5 HP Steam Drum dan Reservoir HP Steam Drum dan Reservoir
Venting
Venting Plug Plug ReservoirReservoir
HP Drum HP Drum
Gambar 2.6
Gambar 2.7
Gambar 2.8
Gambar 2.8 Level Transmitter HRSG HP Steam DrumLevel Transmitter HRSG HP Steam Drum
Level Transmitter HP Steam Drum Level Transmitter HP Steam Drum
BAB III
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1 Kesimpulan 3.1 KesimpulanAdapun kesimpulan dari penulisan ini adalah : Adapun kesimpulan dari penulisan ini adalah :
1.
1. Metode pengisian line water Level Transmitter HP/LP Steam DrumMetode pengisian line water Level Transmitter HP/LP Steam Drum
dengan pengisian dari bawah menggunakan pompa air portable lebih cepat dengan pengisian dari bawah menggunakan pompa air portable lebih cepat dan Level Transmitter langsung dapat berfungsi dengan baik pada saat dan Level Transmitter langsung dapat berfungsi dengan baik pada saat startup HRSG dibandingkan cara pengisian dari atas melalui venting plug. startup HRSG dibandingkan cara pengisian dari atas melalui venting plug. 2.
2. Pada saat startup HRSG sistem kontrol drum level dapat berfungsi denganPada saat startup HRSG sistem kontrol drum level dapat berfungsi dengan baik dan operator tidak perlu melihat penunjukkan level glass gauge drum baik dan operator tidak perlu melihat penunjukkan level glass gauge drum
level dilokal. level dilokal.
3.2 Saran 3.2 Saran
Adapun saran dari penulisan ini adalah : Adapun saran dari penulisan ini adalah :
1.
1. Perlunya setiap overhoule line water Level TransPerlunya setiap overhoule line water Level Trans mitter HP/LP Steammitter HP/LP Steam Drum sisi high dan low didrain dan d
Drum sisi high dan low didrain dan diflushing dengan air agar kotoraniflushing dengan air agar kotoran atau endapan lumpur dari Drum bisa kebuang dan tidak menimbulkan atau endapan lumpur dari Drum bisa kebuang dan tidak menimbulkan
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
1.1. Mitsubishi Heavy Industri ,Mitsubishi Heavy Industri , Instrument and Control Combined Cycle / HRSG Instrument and Control Combined Cycle / HRSG 2.
2. http://www.migas-indonesia.comhttp://www.migas-indonesia.com
3.