• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan Penatalaksanaan Pasien Resiko Dekubitus ………………… TAHUN 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Panduan Penatalaksanaan Pasien Resiko Dekubitus ………………… TAHUN 2014"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

P

P

A

AN

ND

DUA

UAN

N

PE

PEN

NA

AT

T

A

AL

LA

AKS

KSA

AN

NA

AA

AN

N

P

P

A

AS

SI

I

E

EN

N

R

RE

ES

SI

I

K

KO

O

D

DE

EK

KU

UB

BI

I

TU

TUS

S

B

ByyPPeennuulliissTTKKJJOnOnJJaannuuararii2299,,22001166··AdAdd d ComCommmeenntt

P

PANANDDUAUAN N PENPENAATTALAKSANALAKSANAAN AAN PASIPASIEN EN RRESIESIKO KO DDEKUEKUBIBITUSTUS …

(2)

DAF

T

AR

I

SI

Halaman Judul……… i Daftar Isi……… …… ii Lembar Pengesahan……… ….iii 1. Definisi……… ………….. 1 2. Ruang Lingkup……….. 2 3. Tata Laksana……… 5 4. Dokumentasi……… ………….. 9

(3)

DEF

I

NI

SI

DekubitusadalahKerusakan/kematiankulitsampaijaringandibawahkulit,bahkan menembus otot sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secaraterusmenerussehinggamengakibatkangangguansirkulasidarah

setempat.Kompresi jaringan akan mengakibatkan gangguan pada suplai darah pada daerahyangtertekan.Apabilainiberlangsunglamadapatmenyebabkaninsufisiensi alirandarah,anoksiaatauiskemiajaringandanakhirnyadapatmengakibatkan

kematiansel.

Ada2faktoryangmenyebabkanterjadinyaresikodekubitus.yangpertamafaktor Intrinsikmisalnyaprosesdegenerative,gangguanterhadapsystem kardiovaskuler yangmenurun,Statusgizi,Anemia,Hipoalbunemia,keadaanhidrasidanjugapenyakit penyakitneurologik.YangkeduaadalahfactorekstrinsikmisalnyaKebersihantempat tidur,alattenunyangkusut,Perubahanposisiyangkurangatautidaktepat.

Perluadanyapenatalaksanaanyangbaikdanterpadu,Karenaproses

penyembuhannya yang membutuhkan waktu lama.AgencyforHealthCarePolicy and Research(AHCPR) telah membuat standart baku dalam penatalaksanaan ulkus dekubitus.Ketikaulkusdekubitustelahterbentukmakapengobatanharusdiberikan dengansegera.Penerapantentangpencegahandanpenilaianawalterhadapresiko dekubitustelahdilakukandirumahsakitbaptisbatu.Beberapaelemenpenilaian dilakukanpadasaatkontakpertama,baikdiIGD maupunrawatjalan.Harapandari semuaadalahsemuapasienyangberisikodekubitusbiasdikajilebihawal.

(4)

PetugasdiInstalasiGawatDaruratmaupundiInstalasiRawatJalandapat mengidentifikasipasienresikodekubitusdenganmenggunakanstandaratau elemenyangsudahditetapkan.Hasildariobservasidanevaluasibisalangsung terdeteksidariawaldanpasienlangsungmendapatkantatalaksanapasienresiko dekubitus.

Ruanglingkupataukarakteristikpenampilanklinisdaridekubitusdapatterbagi sebagaiberikut:

1. Derajat I

Reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis, tampak sebagai daerah kemerahan/eritemaindurasiataulecet.

2. Derajat II

Reaksiyanglebihdalam lagisampaimencapaiseluruhdermishinggalapisanlemak subkutan, tampak sebagai ulkus dangkal dengan tepi tegas dan perubahan pigmen kulit.

3. Derajat III

Ulkusmenjadilebihdalam,meliputijaringanlemaksubkutandanmenggaung,

berbatasandenganfasciadariotototot.sudahmulaididapatinfeksidenganjaringan nekrotikyangberbau.

4. Derajat IV

5. Perluasan ulkus menembus otot hingga tampak tulang di dasar ulkus yang dapatmengakibatkaninfeksipadatulangdan

(5)

Stadium lukatekansebagaiberikut: 1. Stadium 1

Adanyaperubahandarikulityangdapatdiobservasi.Apabiladibandingkandengan kulityangnormal,makaakantampaksalahsatutandasebagaiberikut:Perubahan temperaturekulit,perubahankonsistensijaringan,Perubahansensasi.

2. Stadium 2

Hilangnyasebagianlapisankulityaituepidermisataudermisataukeduanya.cirinya adalahlukanyasuperficial,abrasi,melepuhataumembentuklubangyangdangkal

3. Stadium 3

Hilangnyalapisankulitsecaralengkapmeliputikerusakanataunekrosisdari

 jaringan subkutan atau lebih dalam tapi tidak sampai pada fascia.luka terlihat seperti lubang yang dalam.

4. Stadium 4

Hilangnyalapisankulitsecaralengkapdengankerusakanyangluas,nekrosis  jaringan,kerusakan pada otot tulang atau tendon.adanya lubang yang dalam serta

saluransinusjugatermasukdalam stadium IVdarilukatekan.

Berdasarkanwaktuyangdiperlukanuntukpenyembuhandarisuatulukaulkus dekubitusdanperbedaantemperaturedariulkusdengankulitsekitarnya,dekubitus dapatdibagimenjadi3:

(6)

Mempunyai beda temperature sampai dibawah lebih kurang 2,5°C dibandingkan kulitsekitarnyadanakansembuhdalam perawatansekitar6minggu.Ulkusini terjadikarenaiskemiajaringansetempatakibattekanan,tetapialirandarahdan pembuluh pembuluh darah sebenarnya baik.

2. Tipe Arterioskelerosis

Mempunyaibedatemperaturekurangdari1°Cantaradaerahulkusdengankulit sekitarnya.Keadaaninimenunjukkangangguanalirandarahakibatpenyakitpada pembuluhdarah(arterisklerotik)ikutberperanuntukterjadinyadekubitusdisamping factortekanan.denganperawatan,ulkusinidiharapkansembuhdalam 16minggu.

3. Tipe terminal.

Terjadipadapenderitayangakanmeninggalduniadantidakakansembuh.Satuhal pentingyangharusdiperhatikansebagaiciriulkusdekubitusadalahbauyangkhas, secretluka,jaringanparut,jaringannekrotikdankotoranyangberasaldari

inkontinensiaurindanalvi.Ciritersebutdapatmenunjukkankontaminasibakteri padaulkusdekubitusdanpentinguntukpenatalaksanaannya.

Komplikasiseringterjadipadastadium 3dan4walaupundapatjugapadaulkus yangsuperficial.Komplikasiyangdapatterjadiantaralaininfeksi(seringbersifat multibakterial,baikyangaerobikataupunanaerobik),keterlibatanjaringantulang dansendisepertiperiostitis,osteitis,osteomielitis,arthritisseptic,septicemia, anemia, hipoalbunemia bahkan kematian.

(7)

T

AT

A

L

AKSANA

RumahSakitBaptisBatumempunyaistandarpenilaianpasienresiko

dekubitus.elemenpenilaianinidilakukanawalpasienmasukruangperawatan.

SkrinninginidilaksanakanbaikdariInstalasiGawatDaruratmaupunInstalasiRawat Jalan.Kriteriainimenggambarkankondisipasienyangharusditanganidengan

segera sebelum pasien mengalami dekubitus. Berikutelemenpenilaiannya:

(8)

PENGKAJIAN RESIKO DEKUBITUS DENGAN SKALA BRADEN 1 2 3 4 Persepsi Sensori Terbatas total : Tidak berespon terhadap rangsangan nyeri karena menurunnya kesadaran atau pengaruh sedasi atau tidak mampu  bergerak karena nyeri  pada 6amper seluruh

tubuh.

Sangat terbatas :

Hanya berespon terhadap nyeri, tidak mampu

mengkomunikasikan rasa tidak nyaman mengerang! atau kerusakan sensori terhadap nyeri atau rasa tidak nyaman separuh tubuh.

Sedikit terbatas : "erespon terhadap  perintah tetapi tidak

selalu bisa

mengkomunikasikan rasa tidak nyaman atau kebutuhan untuk   beralih posisi. Tidak ada gangguan "erespon terhadap tidak ada gangguan yang me sensasi te nyeri.

(9)

#elembaban

Terus menerus lembab :

#ulit berada dalam kondisi terlalu lembab terus menerus karena keringat, urin. Terlihat setiap kali pasien  beralih posisi.

Sangat lembab :

#ulit sering berada dalam kondisi terlalu lembab. $inen haris diganti minimal setiap shi%t.

Terkadang lembab : #ulit terkadang lembab, memerlukan  pergantian linen minimal 1 kali&hari. Hampir ti lembab :  biasanya linen han diganti se  pergantia 'kti%itas Tergantung dengan tempat tidur.

Tergantung dengan kursi : #emampuan ber(alan sangat terbatas, tidak mampu menahan berat  badan, memerlukan  bantuan untuk duduk di

kursi&kursi roda.

#adang ber(alan : #adang ber(alan dengan (arak sangat dekat, dengan atau tanpa bantuan. )enghabiskan

sebagian besar *aktu di tempat tidur&kursi. Sering be "er(alan ruangan 2+&hari at 2 (am di ruangan. 1 2 3 4

Tidak mampu bergerak :

Pergerakan sangat terbatas : Terkadang mampu mengubah posisi tubuh atau ekstremitas tetapi tidak bisa teratur.

Pergerakan sedikit terbatas :

)ampu mengubah  posisi dan

Tidak ada bata )ampu memb  perubahan tub

seara signi%ik  dan teratur tan

(10)

)obilitas

Tidak mampu

mengubah posisi atau ekstremitas tanpa  bantuan. ekstremitas minimal seara teratur.  bantuan.  -utrisi Sangat buruk : )akan  1&3 porsi, kurang minum, airan /0   hari.

Tidak adekuat : )akan  porsi,

terkadang ada suplemen  pengganti. 'dekuat : )akan   porsi, selalu ada suplemen  pengganti, -T, TP-. Sangat baik : Porsi makan dihabiskan, terkadang sna diantara makan tidak perlu suplemen. esekan dan dorongan "ermasalah :

Perlu bantuan untuk  bergerak, tidak mampu

mengangkat tubuh. Sering melorot saat duduk, kontraktur.

#emungkinan

 bermasalah : )ampu  bergerak bebas

dengansedikit bantuan. )ampu bertahan dalam  posisi di tempat tidur

atau kursi, terkadang melorot.

Tidak bermasalah : )ampu bergerak  bebas di tempat

tidur dan kursi seara mandiri. )ampu

mempertahankan  posisi duduk atau

tempat tidur.

Stadium Luka :

Stadium I :Kulitberwarnamerah,belum tampakadanyalapisan epidermisyang hilang.

Stadium II:Hilangnyalapisanepidermis/lecetsampaibatasdermispalingatas. Stadium III:Rusaknyalapisandermisbagianbawahhinggalapisansubkutan.

(11)

Stadium IV:Rusaknyalapisansubkutanhinggaototdantulang.

Halyangharusdiperhatikandalam penatalaksanaanulkusdekubitusadalah; 1. Perawatan luka harus dibedakan ke dalam metode operatif dan non

2. Perawatan luka dengan metode non operatif dilakukan untuk ulkus dekubitus stadium 1 dan 2 sedangkan stadium 3 dan 4 harus menggunakan metode

operatif.

3. Sekitar 70-90% ulkus dekubitus adalah superficial dan sembuh dengan penyembuhan

4. Mengurangi tekanan lebih lanjut pada daerah

BAB

I

V

DOKUMENT

ASI

Pengkajianterhadappasienresikodekubitusdidokumentasikandalam bentuk formulirrekam medisdandilampirkansaatpasienmasukmelaluiInstalasiGawat DaruratataupunInstalasiRawatJalan.

Lembarpengkajianiniakandievaluasidanditindaklanjutiolehruangperawatan dan di masukkan dalam dokumen rekam medis pasien selama proses perawatan.

Referensi

Dokumen terkait

Pendahuluan: Sirosis adalah penyakit kronis hepar yang irreversible yang ditandai oleh fibrosis, disorganisasi struktur lobulus dan vaskuler, serta nodul regeneratif

purposive sampling dan diambil berdasarkan data rekam medik yang berisi nomor rekam medik, identitas pasien, diagnosis, obat hipertensi, obat lain, regimen dosis (dosis, rute

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan obat, dosis dan pasien dalam penatalaksanaan terapi hipertensi pada pasien penyakit ginjal kronisdi Instalasi Rawat Inap RSUD

1) Mengubah pola mnedidik anak dan mulai menerapkan pola child center. Artinya orang tua harus mengambil posisi sejajar dengan anak atau lebih dikenal dengan menjadikan orang

menemukan bahwa ibu dengan bayi makrosomia secara signifikan mempunyai berat tubuh yang lebih berat (berdasarkan berat kehamilan), IMT yang lebih tinggi,

Aterosklerosis adalah penebalan lapisan bagian pembuluh darah karena adanya akumulasi plak yang kaya akan lipid pada bagian dalam pembuluh darah arteri (intima) pada tubuh.

Dengan berolah raga, seluruh sistem yang bekerja di dalam tubuh menjadi lebih aktif, tekanan darah stabil, terhindar dari stres, serta penyakit metabolik yang memicu stroke,

identitas pasien, diagnosis, obat hipertensi, obat lain, regimen dosis (dosis, rute dan frekuensi pemberian obat), serta data laboratorium.Karakteristik pasien, penyakit penyerta,