Pag
es | 1
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
ff
Daily Report
valbury
12 December 2012 PT Valbury Asia Securities
HEADLINES
JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART
Lagging indikator konfirmasi positif bagi indeks. Meski ditutup melemah pada akhir pekan lalu, namun kembali berhasil ditutup di atas 4290. Selain itu, leading indikator konfirmasi positif bagi indeks. Dari MACD dan Stochastics mengisyaratkan bullish pattern. Indeks potensial menguji level 4382, waspadai jika breakout dibawah level 4290, potensial menguji 4215.
JAKARTA INDICES STATISTICS
CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn)
IHSG 4317.918 +15.309 6865 6270.19
LQ-45 736.551 +4.895 1659 3561.12
MARKET REVIEW
MARKET
VIEW
Bursa saham domestik bergerak mixed dengan kecenderungan flat
seiring dengan mayoritas bursa regional yang bergerak variatif dalam kisaran yang terbatas. IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 15,309 poin (0,356%) menuju level 4.317,918 dari posisi sebelumnya pada level 4.302,609. Minimnya sentimen positif dari eksternal menyebabkan pelaku pasar cenderung untuk bersikap hati-hati dalam melakukan aksi beli. Surplus perdagangan China tercatat turun signifikan yang disebabkan oleh pertumbuhan ekspor yang jauh di bawah bulan sebelumnya. Ekspor China sepanjang November 2012 hanya tumbuh 2,9% atau jauh lebih rendah dibandingkan bulan Oktober yang mencapai 11,6%. Sementara pertumbuhan impor tahunan sama dengan periode sebelumnya, yakni sebesar 2%. Penurunan ekspor tersebut membuat surplus perdagangan turun signifikan menjadi US$19,6 miliar dibandingkan dengan US$32 miliar pada bulan Oktober. Penurunan angka ekspor ini menyebabkan bursa saham China ditutup melemah, dimana indeks Shanghai Composite ditutup melemah sebesar 9,07 poin (0,44%) ke level 2.074,7 dari posisi sebelumnya pada level 2.083,77. Sementara perekonomian Jepang yang juga terkontraksi sebesar 3,5% periode kuartal III tahun ini, juga menyebabkan pelemahan pada indeks Nikkei 225 sebesar 8,43 poin (0,09%) ke level 9.525,32 dari posisi sebelumnya pada level 9.533,75. Sedangkan indeks Hang Seng berhasil ditutup menguat sebesar 47,22 poin (0,21%) menuju level 22.323,94 dari posisi sebelumnya pada level 22.276,72. Adapun pasar saham Eropa tentatif
bergerak mixed dalam kisaran terbatas tidak lebih dari 1%.
Pergerakan pasar dipengaruhi oleh langkah PM Italia, Mario Monti, yang menyatakan telah kehilangan dukungan dan mengundurkan diri. Hal ini menimbulkan kecemasan akan siapa yang akan menggantikannya di saat negara tersebut berupaya keluar dari krisis.
Disamping itu, pasar juga menunggu hasil buyback utang negara
Yunani yang akan menentukan kucuran bantuan dari IMF dan Uni
Eropa. Adapun jumlah yang ditawarkan dalam rencana buyback
tersebut hampir mencapai 30 miliar euro (US$39 miliar).
Kendati memiliki peluang untuk pergerakan positif indeks bursa domestik hari ini, namun faktor ekternal tetap menjadi kendalanya. Mengingat pasar masih cemas oleh ketidakpastian seputar negosiasi anggaran pemerintah AS. Demikian dengan pertemuan the Fed di penghujung tahun ini menjadi krusial ditengah ancaman krisis fiskal. The Fed pernah memperingatkan kegagalan mencegah kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis yang dapat mengganggu usaha dan bahkan dapat menjerumuskan ekonomi ke resesi. Dari Italia, pasca pengumuman rencana pengunduran diri PM Italia Mario Monti menimbulkan ketidakpastian politik di negara tersebut. Dalam pernyataannya, Monti mengungkapkan bahwa tetap berkeinginan untuk berperan di dunia politik Italia. Hal ini tentunya membuka harapan akan peranan Monti berikutnya pasca pemilu di awal tahun 2013. Sebelumnya, Monti tidak banyak memberikan pernyataan yang berkaitan dengan masa depan politiknya setelah Partai People of Freedom (PDF) menarik dukungan dari koalisi pemerintahan. Silvio Berlusconi, pimpinan PDL dan juga calon Perdana Menteri berikutnya, mengkritik kebijakan penghematan Monti yang telah memperburuk resesi ekonomi di Italia. Namun, Monti membela kebijakan yang telah diambilnya, bahkan memperingatkan bahaya atas janji pemilu berlebihan yang dapat menyembunyikan masalah yang harus dihadapi Italia. Italia sempat mengalami krisis kepercayaan pelaku pasar satu tahun lalu. Ketika itu perdana menteri Silvio Berlusconi menanggalkan jabatannya di tengah tekanan krisis hutang. Dari Jepang, ekonomi negara ini telah masuk ke dalam resesi dalam kuartal kedua dan ketiga tahun ini. GDP Jepang mengalami kontraksi sebesar 3,5% dasar tahunan dalam kuartal ketiga 2012, Kerawanan ekonomi Jepang ini telah menyulut Shinzo Abe, pemimpin partai oposisi agar memberlakukan lebih banyak stimulus dan menyoroti risiko bahwa pertumbuhan lemah ekonomi Jepang akan menggagalkan rencana kenaikan tarif pajak penjualan. Dalam jejak pendapat Partai oposisi Jepang, Demokrat Liberal berhasil memimpin dan diperkirakan akan memenangkan pemilu pada 16 Desember.
• INCO akan bagikan dividen interim Rp24.31/saham • PTBA proyek railway ditargetkan beroperasi 2017 • PTBA butuh Rp 4,8 triliun untuk pengembangan proyek • ARII perkirakan volume penjualan 1,5 juta ton tahun ini • ARII rencana pangkas capex hingga 50% dari USD68 juta • SUGI anggarkan capex Rp187 miliar di 2013
• SMGR segera selesaikan akuisisi Thang Long Cement • Holding Semen Indonesia selesai Maret 2013 • INDF beli saham Indofood Agri Resources Ltd • UNVR lakukan transaksi afiliasi dengan Unilever N.V
• TRIS targetkan penjualan 2013 naik 15%, naikan produksi 20% • TLKM targetkan pendapatan 2013 tumbuh 8%-10%
• VIVA raih target pendapatan 2012 Rp1,2 triliun • BJTM raih laba sebelum pajak Rp947 miliar • DPK BBNI per November Rp230 triliun • INPC bidik laba tumbuh 122% • BJBR tingkatkan nasabah tabungan
• DGIK peroleh proyek baru senilai Rp 455 miliar di Bali dan Jakarta • ELTY tegaskan akan menjual PT Bakrie Toll Road ke grup MNC • ELTY perkirakan 2012 akan alami rugi
• SDMU targetkan pendapatan Rp 181 miliar tahun depan • SDMU akan dirikan PT Anugerah Roda Kencana
Support level Resistance level Major trend Minor trend 4297/4276/4262 4332/4347/4367 Up Down
Pag
es | 2
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Daily News
PT Valbury Asia Securities 12 Desember 2012
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) membutuhkan dana untuk pengembangan proyek dalam 2 tahun ke depan sebesar USD 500 juta. Perseroan berencana menganggarkan dana untuk ekspansi tahun depan sekitar USD 200 juta, sedangkan tahun depan berikutnya, perseroan membutuhkan biaya sebesar USD 300 juta. Opsi pendanaannya yakni rights issue serta obligasi. Perseroan berencana membangun PLTU berkapasitas 2X620 MW dengan investasi sebesar USD 1,5 miliar. Selain itu, PTBA sedang berminat mengikuti tender PLTU mulut tambang Sumsel 9 dan 10 dengan total kapasitas 1.800 MW di Sumatera Selatan.
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) sepakat memasok batubara ke PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Sumber Segara Primadaya pemilik PLTU Cilacap sebanyak 73,1 juta ton. Batubara yang dikirim ke Pupuk Indonesia 68,6 juta ton, sedangkan Sumber Segara 4,5 juta ton. Perjanjian kerja sama kepada Pupuk Indonesia berlaku untuk masa 30 tahun dengan rata-rata pengiriman sebesar 2,3 juta ton per tahun dengan kandungan 4.650 kcal/kg. Sedangkan pengiriman batubara kepada Sumber Segara hingga akhir Desember 2016, dengan kandungan 4.900 kcal/kg.
Pembangunan jalur baru kereta api yang dibangun anak perusahaan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), yaitu PT Bukit Asam Transpacific Railway dari Tanjung Enim menuju propinsi Lampung ditargetkan sudah mulai beroperasi pada tahun 2017 dengan target angkutan 25 juta ton per tahun. Perseroan akan meningkatkan kapasitas Pelabuhan Tarahan dari saat ini 13 juta ton menjadi 25 juta ton per tahun pada tahun 2014, sekaligus peningkatan kepasitas sandarnya, dari sebelumnya kapal 80 ribu DWT menjadi 150 ribu DWT.
Atlas Resources (ARII) memperkirakan volume penjualan sebanyak 1,5 juta ton pada tahun ini, lebih kecil dari yang ditargetkan sebelumnya 2,5 juta ton. Hal ini disebabkan keterlambatan proyek pembangkit listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Adapun sepanjang tahun lalu, perseroan telah menjual total 1,2 juta ton batu bara. Perseroan juga telah mendapatkan 5 kontrak untuk memasok 3 juta ton batu bara per tahun ke PLN dan 2 diantaranya sudah ditandatangani. Dengan adanya kontrak tersebut, perseroan menargetkan penjualan antara 1,5 juta ton hingga 4,5 juta ton pada tahun depan. Sebanyak 1,5 juta ton diharapkan terjual kepada PLN. Sementara itu, kapasitas produksi perseroan mengalami peningkatan sebesar 4 juta ton pada tahun ini seiring dengan peningkatan infrastruktur dan proyek haul road sepanjang 137 km dari Hub Muba ke terminal batu bara sungai yang dimiliki Perseroan.
Atlas Resources (ARII) berencana memangkas penggunaan belanja modal hingga 50 persen dari yang dianggarkan sebelumnya sebesar USD68 juta. Hal tersebut dikarenakan kondisi pasar batu bara yang saat ini sedang tidak kondusif. Pemangkasan tersebut dilakukan lantaran pasar batu bara mengalami penurunan sekira 30 persen sampai 35 persen dari awal tahun. Pemangkasan tersebut berpengaruh terhadap penundaan proyek kami yaitu Haul Road 2, namun perseroan berupaya meningkatkan pemasokan dengan mengangkut 30 juta ton dari proyek Haul Road 1. Proyek Haul Road direncakan dengan biaya sekira USD50 juta dan akan diselesaikan pada Juni 2013.
Sugih Energy (SUGI) menganggarkan belanja modal Rp187
miliar di 2013. Dana tersebut diperoleh dari hasil sisa right
issue Mei 2012. Dana belanja modal tersebut digunakan untuk
pengembangan proyek Blok Lemang, seismik, dan infrastruktur pengeboran. Sementara itu, perseroan juga berniat melakukan akuisisi blok minyak dan gas baru pada tahun depan. Terdapat dua blok yang saat ini tengah dalam proses uji tuntas oleh perseroan yang berlokasi di wilayah Sumatera.
Vale Indonesia (INCO) akan membagikan dividen interim 2012 Rp 24,31 per saham. Dividen tersebut akan dibayarkan pada 27 Desember 2012. Untuk pemegang saham asing sebesar USD 0,00252 per saham.
Unilever Indonesia (UNVR) berencana melakukan transaksi afiliasi dengan Unilever N.V (Netherland), selaku perusahaan afiliasi perseroan, berupa (i) Trade Marks License Agreement (TMLA); (ii) Technology License Agreement (TLA); (iii) Central Services Agreement (CSA). Nilai keseluruhan transaksi afiliasi tersebut mencapai 20%-50% dari ekuitas perusahaan, sehingga termasuk dalam kategori transaksi material.
Indofood Sukses Makmur (INDF) membeli saham Indofood Agri Resources Ltd. melalui bursa Singapura hingga 20 juta saham senilai SGD 1,265 per saham pada 10 Desember 2012. Dengan transaksi tersebut, perseroan memiliki saham 1,3% IndoAgri secara langsung. Total kepemilikan saham perseroan baik langsung maupun tidak langsung di IndoAgri naik dari 58,25% per tanggal 30 September menjadi 59,75%.
Semen Gresik (SMGR) segera menyelesaikan akuisisi Thang Long Cement JSC. Penyelesaian transaksi diharapkan terjadi pada 18 Desember 2012. Perseroan akan menjadi pemegang mayoritas saham Thang Long Cement. Semen yang diproduksi Thang Long Cement tidak hanya dipasarkan di pasar domestik setempat, tetapi bisa dijual ke negara sekitarnya di kawasan Asia Tenggara seperti Myanmar, Kamboja, dan lainnya.
Semen Gresik (SMGR) optimistis pembentukan induk usaha baru dengan nama Semen Indonesia dapat selesai pada Maret 2013. Perseroan akan mensinergikan 3 BUMN semen, yaitu Semen Gresik, Semen Tonasa, dan Semen Padang.
Trisula International (TRIS) menargetkan pertumbuhan penjualan tahun 2013 sebesar 15%, karena terhambat oleh permintaan ekspor yang melemah di tengah stagnasi ekonomi global. Menurut perseroan, pertumbuhan penjualan hingga akhir 2012 hanya akan terealisasi 93% dari target semula menjadi Rp 555 miliar dari target awal sebesar Rp590 miliar atau naik 18% YoY. Sementara pertumbuhan laba tahun 2013 akan menjadi Rp 638,25 miliar atau naik 15% dari proyeksi laba tahun 2012. Perseroan juga menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp 30 miliar pada akhir 2012 atau naik 40% YoY dari sebelumnya Rp 21,6 miliar. Namun proyeksi pertumbuhan laba bersih pada tahun 2013 lebih rendah yakni hanya 20% menjadi Rp 36 miliar. Proyeksi yang konservatif itu disebabkan karena pengaruh krisis ekonomi global, terutama di Eropa dan Amerika yang melemahkan permintaan konsumsi, termasuk pakaian.
Trisula Internasional (TRIS) akan menambah 2 merek baru ritel tahun depan. Pengadaan merek baru diperkirakan membutuhkan investasi berkisar Rp 15-30 miliar. Perseroan sedang melakukan pendekatan dan diharapkan kuartal I-2013 direalisasikan. Penjualan divisi ritel akan berkontribusi sekitar 79% terhadap total target pendapatan tahun 2013.
Pag
es | 3
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Trisula Internasional (TRIS) akan menambah produksi 20% pada 2013, seiring dengan peningkatan penjualan produk busana, baik untuk ekspor maupun pasar lokal.
Sidomulyo Selaras (SDMU) akan mendirikan PT Anugerah Roda Kencana yang bergerak dalam pengadaan spare part dan ban truk yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada pertengahan semester II 2013. Pembentuan anak usaha itu bertujuan sebagai efisiensi, sehingga beban perawatan armada perseroan dapat turun ke level 12,5%. Meski demikian, perseroan juga akan menjual sebagian hasil produksi dari anak usaha ke beberapa klien.
Sidomulyo Selaras (SDMU) melalui anak perusahaannya, yaitu PT Sidomulyo Logistik, telah menginvestasikan dana sebesar Rp 3 miliar dalam penyertaan modal ke PT Green Asia Tankliner yang bergerak di bidang penyewaan isotank, perawatan dan perbaikan isotank. Tujuan penyertaan modal untuk ketersediaan isotank dan prasarananya bagi perseroan. PT Sidomulyo Logistik juga mendirikan perusahaan di bidang cuci isotank dan warehouse B3 di Cilegon. Investasi awal sekitar Rp 12,5 miliar dan perkiraan total investasi Rp 40 miliar. Dana investasi digunakan untuk akuisisi lahan dan pembangunan infrastruktur dan prasarananya. Sidomulyo Selaras (SDMU) menganggarkan belanja modal tahun 2013 sebesar Rp 60 miliar. Dana capex berasal dari internal sekitar Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar dan fasilitas kredit. Alokasi belanja modal akan digunakan untuk penambahan 30 armada baru sebesar Rp 25 miliar dan sisanya digunakan sebagai investasi perseroan pada anak perusahaan untuk pembuataan
sarana cuci isotank, pembangunan warehouse khusus barang B3
(Bahan Bakar dan Beracun).
Sidomulyo Selaras (SDMU) menargetkan pendapatan tahun 2013 sebesar Rp 181 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 115 miliar atau naik 57% YoY. Kenaikan pendapatan tersebut karena adanya kontrak baru dengan BWP Meruwap yang merupakan kontraktor migas dari Pertamina senilai Rp 130 miliar. Perolehan pendapatan tersebut sebanyak 65%-70% berasal dari industri kimia,
sedangkan 30%-35% diperoleh dari industri migas. Laba bersih
perseroan diharapkan mencapai Rp 11 miliar pada tahun 2013 dari target tahun 2012 sebesar Rp 7 miliar.
Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mengincar pertumbuhan pendapatan sebesar 8%-10% pada 2013 atau mencapai Rp81,57 triliun-Rp84,65 triliun. Sementara pada tahun ini, perseroan tetap optimis target pertumbuhan 6%-8% dapat tercapai. Untuk pengembangan bisnis tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar Rp20 triliun. Dana tersebut akan dgunakan untuk belanja modal anak usanya, PT Telkomsel sebesar 60%,
untuk pengembangan broadband sebesar 30%, dan 10% untuk
keperluan lainnya. Tahun depan perseroan juga masih fokus untuk
mengembangkan data center. Setelah tuntas mengakuisisi data
center milik IBM di daerah Sentul, perseroan tengah membidik daerah lainnya. Perseroan menargetkan dapat memiliki 24.000 m2
data center. Terkait pengembangan bisnis anak usaha, perseroan masih terus mengkaji rencana IPO PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang diharapkan dapat terlaksana di tahun depan. Visi Media Asia (VIVA) meraih pendapatan sebesar Rp1,2 triliun sepanjang 2012. Pencapaian tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan perseroan. Pendapatan tersebut tidak termasuk konten dari Piala Dunia yang telah diperoleh perseroan. Rencananya, Piala Dunia akan berkontribusi terhadap pendapatan perseroan secara bertahap mulai tahun 2013. Perseroan menargetkan pendapatan dari konten World Cup total Rp950 miliar hingga Rp1 triliun. Tahun depan ditargetkan meraih Rp250-Rp2858 miliar dan tahun 2014 ditargetkan meraih Rp570-Rp615
miliar.
Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK) memperoleh proyek baru senilai Rp 455 miliar di Bali dan Jakarta, yaitu pembangunan Hotel Kempinski di Nusa Dua, Bali senilai Rp 305 miliar dan proyek Altira Business Park di Sunter, Jakarta senilai Rp 150 miliar. Proyek tersebut akan selesai dalam 1,5 tahun ke depan. Perseroan menargetkan memperoleh kontrak baru senilai Rp 2,5 triliun hingga akhir tahun 2012. Total kontrak tahun 2012 bersama dengan kontrak tahun 2011 menjadi senilai Rp 3,6 triliun. Nilai kontrak baru yang akan dikerjakan meliputi pekerjaan Apartment Senopati Penthouse, Apartemen Botanica di Jakarta dan proyek Skyline Office & Condotel di Surabaya.
Bakrieland Development (ELTY) menegaskan akan menjual PT Bakrie Toll Road kepada grup MNC. Langkah ini untuk mengurangi beban utang perseroan ke depan. Penyelesaian transaksi penjualan Bakrie Toll Road belum final karena masih ada persyaratan terutama kepada kreditur perbankan. Perseroan mengharapkan penyelesaian transaksi dapat dilakukan pada tahun 2012. Beban bunga dari Bakrie Toll Road sekitar Rp 158 miliar per tahun. Sementara kontribusi pendapatan dari jalan tol hanya 5% pada tahun 2012. Nilai perusahaan Bakrie Toll Road sekitar Rp 2 triliun. Dengan penjualan Bakrie Toll Road, perseroan mengharapkan dapat mengurangi beban utang. Sebagian besar dana penjualan Bakrie Toll Road untuk pembayaran utang kepada semua kreditur dan jika ada ekses maka digunakan untuk development. Perseroan mencatatkan utang jatuh tempo sekitar Rp 65 miliar pada akhir Desember 2012. Pada 2013 perseroan memiliki utang obligasi jatuh tempo sekitar Rp 280 miliar. Untuk utang equity link notes ke Credit Suisse sekitar Rp 1,5 triliun pada 2015.
Bakrieland Development (ELTY) memastikan untuk melepas beberapa asetnya guna membayar utang. Perseroan menjual anak usahanya, yaitu PT Bakrie Toll Road (BTR) yang memiliki 5 ruas tol kepada Grup MNC senilai Rp 2 triliun. Ruas tol itu meliputi Kanci-Pejagan, ataupun yang masuk dalam konsesi Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Batang-Semarang, Ciawi-Sukabumi serta Cimanggis- Cibitung. Menurut perseroan, akuisisi ini akan segera tuntas sebelum pergantian tahun 2012.
Bakrieland Development (ELTY) memperkirakan tahun 2012 akan mengalami kerugian dari tahun 2011 yang masih untung Rp 74,74 miliar. Hingga kuartal III 2012 perseroan sudah rugi Rp 133 miliar. Meski begitu, pendapatan diharapkan sama seperti tahun 2011. Menurut perseroan, kinerja perseroan tergantung dari penjualan PT Bakrie Toll Road. Bila penjualan Bakrie Toll Road tidak terjadi pada tahun 2012, maka kerugian akan lebih sedikit namun ada beban yang akan dibawa pada tahun 2013. Oleh karena itu perseroan mengharapkan penjualan Bakrie Toll Road dapat selesai pada tahun 2012. Perseroan mengusahakan beban tidak terbawa pada tahun 2013. Penjualan Bakrie Toll Road ini bukan recurring loss tetapi one time loss.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) hingga saat ini membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp947 miliar dan kredit yang disalurkan sebesar Rp19 triliun. Disamping itu, perseroan juga menargetkan bisa memiliki modal hingga Rp5 triliun pada tahun depan sehingga bisa masuk dalam kategori Buku 3. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan kredit tahun depan sebesar 22,75% dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 22,11%. Perseroan akan melakukan ekspansi ke wilayah Jawa Barat dan Banten, di antaranya dengan membuka cabang di Bekasi, Depok, dan Serpong.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR) fokus menumbuhkan nasabah tabungan dalam rangka
Pag
es | 4
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
meningkatkan serapan dana pihak ke-3 (DPK) pada 2013. Pada 2013, perseroan menargetkan serapan dana tabungan mencapai Rp 15 triliun, terutama didukung dari tabungan perorangan. Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sekitar Rp230 triliun hingga bulan November. Dari jumlah tersebut, antara Rp75 triliun sampai dengan Rp76 triliun merupakan dana mahal atau deposito. Sedangkan tabungan berjumlah Rp87 triliun dan sisanya berupa grio. Jumlah DPK tersebut tumbuh di kisaran 25% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Bank Danamon Indonesia (BDMN) menargetkan volume transaksi kartu debit dan kredit mencapai Rp10 triliun hingga akhir tahun ini dan tumbuh 20% pada kaurtal I/2013.
Bank Artha Graha Internasional (INPC) menargetkan perolehan laba sebesar Rp 265 miliar tahun 2013, meningkat sekitar 122% dibandingkan target laba bersih tahun ini senilai Rp 119,6 miliar. Peningkatan laba tersebut akan ditopang oleh pertumbuhan kredit yang ditargetkan mencapai Rp 17,4 triliun pada tahun depan, meningkat dibandingkan target penyaluran kredit tahun 2012 sebesar Rp 14,5 triliun.
Bank Negara Indonesia (BBNI) menargetkan penghimpunan dana dari produk tabungan yakni BNI Taplus Anak dan Taplus Muda mencapai Rp 1 triliun dengan 1 juta rekening pada 2013. Bank Nusantara Parahyangan (BBNP) membidik aset sebesar Rp 100 miliar dalam waktu dekat atau pada kuartal I 2013 di KCP Bank BNP Karawang.
Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75% pada Desember 2012. Tingkat suku bunga tersebut dinilai konsisten seiring dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali. Inflasi selama November 2012 tercatat sebesar 0,07% MoM dan 4,32% YoYear. Target inflasi yang ditetapkan pemerintah pada tahun 2013 dan 2014 adalah 4,5% +/- 1%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2012 sebesar 6,2% sehingga secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai sekitar 6,3% atau lebih rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada awal tahun sebesar 6,5%. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia hingga akhir November 2012 meningkat USD 1 miliar menjadi USD 111,3 miliar dari sebelumnya sebesar USD 110,3 miiliar. Cadangan devisa ini setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit pada triwulan I dan II 2012. Namun pada triwulan III 2012 mencatat surplus, dan diyakini meningkat pada triwulan IV 2012.
Pag
es | 5
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Market
Data
PT Valbury Asia Securities 12 Desember 2012
COMMODITIES
DUAL LISTING
DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE
(USD)
PRICE (IDR)
CHANGE (IDR)
CRUDE OIL (US$) / BARREL 85.79 0.23 TLKM (US) 38 9,176 -39
NATURAL GAS (US$) / mmBtu 3.41 -0.05 ISAT (US) 31 7,627 -133
GOLD (US$) / OUNCE 1710.30 -2.65 ANTM (GR) 0.10 1,265 25
NICKEL (US$) / MT 17800.00 20.00 BLTA (SP) 0.03 190 N/A
TIN (US$) / MT 22975.00 -120.00
COAL (NEWC) (US$) / MT * 90.65 --
COAL (RB) (US$) / MT* 89.73 --
CPO (ROTH) (US$) / MT 767.50 0.00
CPO (MYR) / MT 2062.00 14.00
Rubber (MYR/Kg) 880.00 0.00
Pulp (BHKP) (US$) / per ton 773.67 0.25 * weekly
GLOBAL INDICES VALUATION
PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP
COUNTRY INDICES
12-Des-12 % Day % YTD 2012E 2013F 2012E 2013F (USD Bn)
USA DOW JONES INDUS. 13248.44 0.60 8.44 12.69 11.83 2.57 2.33 3,969.9
USA NASDAQ COMPOSITE 3022.30 1.18 16.01 16.35 14.11 2.52 2.26 4,897.6
ENGLAND FTSE 100 INDEX 5924.97 0.06 6.33 11.63 10.74 1.66 1.55 1,265.1
CHINA SHANGHAI SE A SH 2172.48 -0.44 -5.71 10.03 8.84 1.41 1.26 2,303.6
CHINA SHENZHEN SE A SH 828.29 -0.64 -8.67 17.70 13.60 2.09 1.85 1,013.1
HONG KONG HANG SENG INDEX 22323.94 0.21 21.10 11.72 10.75 1.45 1.33 1,686.6
INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4317.92 0.36 12.98 15.90 13.63 3.01 2.63 397.4
JAPAN NIKKEI 225 9585.28 0.64 13.37 17.87 14.83 1.17 1.10 2,176.4
MALAYSIA KLCI 1641.57 0.58 7.24 15.32 14.03 2.16 2.00 287.8
SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3118.33 0.13 17.84 14.51 13.65 1.42 1.34 420.5
FOREIGN EXCHANGE
DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE
USD/IDR 9,694.75 61.75 1000 IDR/ USD 0.10 -0.0007
EUR/IDR 12,524.34 90.30 EUR / USD 1.30 0.0000
JPY/IDR 117.28 0.25 JPY / USD 82.54 0.0150
SGD/IDR 7,919.31 41.61 SGD / USD 1.22 -0.0006
AUD/IDR 10,144.33 52.79 AUD / USD 1.05 0.0007
GBP/IDR 15,557.04 108.43 GBP / USD 1.61 -0.0001
CNY/IDR 1,549.16 5.51 GBP / USD 6.25 0.0050
MYR/IDR 3,163.97 17.38 MYR / USD 3.05 -0.0040
KRW/IDR 8.99 0.06 100 KRW / USD 10.74 -0.0226
CENTRAL BANK RATE
INTERBANK LENDING RATE
DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)
FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.59
BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.49
ECB Rate (%) Euro 0.75 SIBOR (USD) Singapore 0.21
BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18
BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18
Pag
es | 6
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
12 Desember 2012
INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS
SBI
DESCRIPTION NOV’12 OCT’12 DESCRIPTION RATE (%)
Inflation YTD % 3.73 3.66 SBI (1M) 6.26
Inflation YOY % 4.32 4.61 SBI (3M) n/a
Inflation MOM % 0.07 0.16 SBI (6M) 6.08
Foreign Reserve (USD Bn) 111.2851 110.297
GDP (IDR Bn) 2,122,810 2,122,810
BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR
DATE AGENDA EXPECTATION
12 Dec* US Import Price Index MoM Turun menjadi -0.5% dari 0.5%
12 Dec* US Import Price Index YoY --
13 Dec* FOMC Rate Decision --
13 Dec* US Monthly Budget Statement Defisit naik menjadi $148.0 Bn dari $137.3 Bn 13 Dec* US Advance Retail Sales Naik menjadi 0.5% dari -0.3%
13 Dec* US Producer Price Index MoM Turun menjadi -0.5% dari -0.2% 13 Dec* US Producer Price Index YoY Turun menjadi 1.8% dari 2.3% 13 Dec* US Initial Jobless Claims Turun menjadi 369 ribu dari 370 ribu 13 Dec* US Continuing Claims Naik menjadi 3210 ribu dari 3205 ribu 13 Dec* US Business Inventories Turun menjadi 0.4% dari 0.7% 14 Dec* US Consumer Price Index MoM Turun menjadi -0.2% dari 0.1% 14 Dec* US Consumer Price Index YoY Turun menjadi 1.9% dari 2.2% Ket: (*) US time (^) Tentative
LEADING MOVERS
LAGGING MOVERS
STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt
KLBF IJ 8200 5.81 2.96 TLKM IJ 8100 -1.22 -2.61 TLKM IJ 8900 1.14 2.28 UNTR IJ 16850 -3.16 -2.32 ITMG IJ 39700 3.79 1.85 BDMN IJ 5600 -1.75 -1.07 BBRI IJ 7150 0.70 1.38 BNLI IJ 1320 -5.71 -0.96 SCMA IJ 2375 5.56 1.38 MAYA IJ 2200 -10.20 -0.86 GGRM IJ 54800 0.92 1.09 JSMR IJ 5700 -1.72 -0.77 SMRA IJ 2100 6.60 1.06 BRMS IJ 310 -7.46 -0.72 CPIN IJ 3400 1.49 0.93 AALI IJ 18600 -2.11 -0.71 CTRA IJ 830 5.06 0.69 PGAS IJ 4525 -0.55 -0.68 SUGI IJ 335 6.35 0.56 INCO IJ 2225 -2.20 -0.56
UPCOMING IPO’S
COMPANY BUSINESS IPO PRICE
(IDR)
ISSUED
SHARES (Mn) OFFERING DATE LISTING UNDERWRITER
PTWismilak Inti
Makmur Consumer/Tobacco 650 630.00 10 Dec-12 Dec 2012 17 Dec 2012 PT Mandiri Sekuritas PT OSK Nusadana PT Waskita Karya Infrastructure 380 3082.00 12 Dec-14 Dec 2012 19 Dec 2012 PT Mandiri Sekuritas
PT Danareksa, PT Bahana PT Pelyaran Bina
Buana Raya
Shipping Transportation
195-250 600.00 27 Dec- 03 Jan 2013 09 Jan 2013 PT OSK Nusadana Securities PT Bank Maspion
Pag
es | 7
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Corporate Info
PT Valbury Asia Securities 12 Desember 2012
DIVIDEND
STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT
TOTO 100.00 Cash Dividend 20-Dec-12 21-Dec-12 27-Dec-12 14-Jan-12
AKRA 40.00 Cash Dividend 26-Dec-12 27-Dec-12 02-Jan-13 16-Jan-13
ADRO $0.0011 Cash Dividend 26-Dec-12 27-Dec-12 02-Jan-13 15-Jan-13
CORPORATE ACTIONS
STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD
BNLI Rights Issue 11:2 1215 29-Nov-12 30-Nov-12 06 Des - 12 Dec’12
BIPP Rights Issue 69:41 151 07 Des-12 12-Des-12 14 Des – 31 Des’12
HOME Rights Issue 20:17 100 10-Dec-12 11-Dec-12 17 Dec - 21 Dec’12
MYOH Rights Issue 2:1 830 12 Des-12 13 Des-12 19 Des - 27 Dec’12
CNKO Rights Issue 100:127 500 13 Des-12 14-Des-12 20 Des – 28 Des’12
INPC Rights Issue 19:10 111 14 Des-12 17 Des-12 21 Des - 22 Jan’13
SRAJ Rights Issue 100:127 500 18 Des-12 19-Des-12 27 Des – 08 Feb’13
PKPK Rights Issue 3:130 250 07 Jan-13 08-Jan-13 15 Jan – 21 Jan’13
CENT Rights Issue 1:12 100 18 Jan-13 21-Jan-13 28 Jan – 01 Feb’13
GENERAL MEETING
EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA
BACA RUPSLB 12-Dec-12 DAVO RUPSLB 12-Dec-12 TBIG RUPSLB 14-Dec-12 MDRN RUPST 14-Dec-12 BIPI RUPST 14-Dec-12 HMSP RUPST 18-Dec-12 CKRA RUPSLB 18-Dec-12 SULI RUPSLB 18-Dec-12 TRAM RUPSLB 19-Dec-12 SMGR RUPST 20-Dec-12 INVS RUPST 20-Dec-12 AIMS RUPST 21-Dec-12 SIMA RUPSLB 21-Dec-12 TOWR RUPSLB 21-Dec-12 ARTI RUPSLB 26-Dec-12 BBTN RUPST 28-Dec-12 PKPK RUPSLB 28-Dec-12 MIRA RUPSLB 29-Dec-12 PSDN RUPST 31-Dec-12 POLY RUPST 31-Dec-12 MLBI RUPST 07-Jan-13 CENT RUPSLB 11-Jan-13
Pag
es | 8
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Technical Analysis
these recommendations based on technical and only intended for one day trading
PT Valbury Asia Securities 12 Desember 2012
BMRI
TRADING BUY
S1
7900R1
8100 TREND GRAFIK MajorUP
MinorDOWN
S2
7700R2
8300Closing
Price 8000
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi rebound dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp7900– Rp8300 • Entry Rp8000, take Profit Rp8250
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 8.39 Positif
MACD -80.2 Positif
True Strength Index (TSI) 9.3 Positif
Bollinger Band (Mid) 8425 Negatif
MA5 8040 Negatif 6,800 7,200 7,600 8,000 8,400 8,800
Jun Jul August September October November December
BMRI - Daily 12/11/2012 Open 7950, Hi 8100, Lo 7900, Close 8000 (0.6%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 8,832.50, Fractal Up = 8,900.00, Fractal Down = 8,400.00, MA(Close,5) = 8,040.00, MA1(Close,8) = 8,131.25
8,400 8,131.25 8,040 8,000 8,425 8,832.5 8,900 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BMRI - Stochastic %D(5,3,3) = 9.33, Stochastic %K = 12.86, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
12.8571 9.32845 9.32845 12.8571 20 80 -80.0 -40.0 0.0 40.0 80.0 120.0 0.0 BMRI - MACD (6,9) = -80.20, Signal() = -79.30
-80.1968 -79.3037 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BMRI - TSI(3,5,3) = -53.72 -51.9309 -53.7178 0.00000
Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com
WIKA
TRADING BUY
S1
1560R1
1600 TREND GRAFIK MajorDOWN
MinorUP
S2
1520R2
1640Closing
Price 1570
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan potensi rebound • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp1560-Rp1630 • Entry Rp1570, take Profit Rp1620
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 65.71 Positif
MACD 4.3 Positif
True Strength Index (TSI) -8.4 Positif
Bollinger Band (Mid) 1527 Positif
MA5 1576 Negatif 1,800 2,000 2,200 2,400 2,600 2,800 3,000
Jul August September October November December
LSIP - Daily 12/11/2012 Open 1890, Hi 1980, Lo 1880, Close 1980 (4.8%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,398.64, Fractal Up = 2,450.00, Fractal Down = 1,830.00, MA(Close,5) = 1,900.00, MA1(Close,8) = 1,896.25
1,980 1,900 1,896.25 1,830 2,095 2,398.64 2,450 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 LSIP - Stochastic %D(5,3,3) = 47.63, Stochastic %K = 68.52, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
47.6285 47.6285 20 68.5185 68.5185 80 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 LSIP - MACD (6,9) = -23.01, Signal() = -32.53
-32.5347 -23.015 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 LSIP - TSI(3,5,3) = -14.75 -14.7531 -41.0062 0.00000
Pag
es | 9
of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
12 Desember 2012
LSIP
TRADING BUY
S1
1910R1
2025 TREND GRAFIK MajorDOWN
MinorDOWN
S2
1810R2
2125Closing
Price 1980
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp1960-Rp2125 • Entry Rp1980, take profit Rp2125
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 12.17 Positif
MACD -23.0 Positif
True Strength Index (TSI) -14.75 Positif
Bollinger Band (Mid) 2095 Negatif
MA5 1900 Positif 1,800 2,000 2,200 2,400 2,600 2,800 3,000
Jul August September October November December
LSIP - Daily 12/11/2012 Open 1890, Hi 1980, Lo 1880, Close 1980 (4.8%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,398.64, Fractal Up = 2,450.00, Fractal Down = 1,830.00, MA(Close,5) = 1,900.00, MA1(Close,8) = 1,896.25
1,980 1,900 1,896.25 1,830 2,095 2,398.64 2,450 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 LSIP - Stochastic %D(5,3,3) = 47.63, Stochastic %K = 68.52, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
47.6285 47.6285 20 68.5185 68.5185 80 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 LSIP - MACD (6,9) = -23.01, Signal() = -32.53
-32.5347 -23.015 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 LSIP - TSI(3,5,3) = -14.75 -14.7531 -41.0062 0.00000
Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com
PTBA
TRADING BUY
S1
14250R1
15350 TREND GRAFIK MajorUP
MinorDOWN
S2
13150R2
16450Closing
Price 14950
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp14850– Rp16450 • Entry Rp14950, take Profit Rp16450
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 10.70 Positif
MACD -89.3 Positif
True Strength Index (TSI) 1.8 Positif
Bollinger Band (Mid) 15083 Negatif
MA5 14120 Positif 13,000 14,000 15,000 16,000 17,000
Jul August September October November December
PTBA - Daily 12/11/2012 Open 14000, Hi 15000, Lo 13900, Close 14950 (7.2%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 16,503.56, Fractal Up = 14,250.00, Fractal Down = 13,650.00, MA(Close,5) = 14,120.00, MA1(Close,8)
14,250 14,120 14,056.3 13,650 14,950 15,082.5 16,503.6 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 PTBA - Stochastic %D(5,3,3) = 41.91, Stochastic %K = 57.10, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
41.9087 41.9087 20 57.0988 57.0988 80 -300 -200 -100 0 100 200 300 0 PTBA - MACD (6,9) = -89.29, Signal() = -161.14
-161.143 -89.2885 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 PTBA - TSI(3,5,3) = 1.78 0.00000 -28.0549 1.78476
Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com
Pag
es | 1
0 of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
12 Desember 2012
ASII
TRADING BUY
S1
7050R1
7250 TREND GRAFIK MajorUP
MinorDOWN
S2
6850R2
7450Closing
Price 7150
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp7050- Rp7450 • Entry Rp7150, take Profit Rp7450
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 20.91 Positif
MACD -54.7 Positif
True Strength Index (TSI) 4.8 Positif
Bollinger Band (Mid) 7450 Negatif
MA5 7080 Positif 13,000 14,000 15,000 16,000 17,000
Jul August September October November December
PTBA - Daily 12/10/2012 Open 13800, Hi 13950, Lo 13700, Close 13950 (1.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 16,558.83, Fractal Up = 14,250.00, Fractal Down = 13,650.00, MA(Close,5) = 13,920.00, MA1(Close,8)
13,975 13,950 13,920 13,650 14,250 15,142.5 16,558.8 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 PTBA - Stochastic %D(5,3,3) = 30.40, Stochastic %K = 40.69, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
30.3994 30.3994 20 40.6863 40.6863 80 -300 -200 -100 0 100 200 300 0 PTBA - MACD (6,9) = -207.35, Signal() = -233.00
-232.998 -207.346 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 PTBA - TSI(3,5,3) = -49.08 -49.0846 -57.8946 0.00000
Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com
SMGR
TRADING BUY
S1
14500R1
14950 TREND GRAFIK MajorDOWN
MinorDOWN
S2
14050R2
15400Closing
Price 3575
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI positif berada dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp3550-Rp3750 • Entry Rp3575, take Profit Rp3700
INDIKATOR Posisi Sinyal
Stochastics 73.27 Positif
MACD 4.8 Positif
True Strength Index (TSI) 4.8 Positif
Bollinger Band (Mid) 14750 Positif
MA5 14850 Negatif 3,500 3,600 3,700 3,800 3,900 4,000
Jul August September October November December
BBNI - Daily 12/10/2012 Open 3550, Hi 3600, Lo 3550, Close 3575 (0.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 3,825.74, Fractal Up = 3,700.00, Fractal Down = 3,550.00, MA(Close,5) = 3,590.00, MA1(Close,8) = 3,609.38
3,609.38 3,590 3,575 3,550 3,633.75 3,700 3,825.74 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BBNI - Stochastic %D(5,3,3) = 29.31, Stochastic %K = 28.41, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
28.4127 28.4127 20 29.3122 29.3122 80 -24.0 -18.0 -12.0 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 0.0 BBNI - MACD (6,9) = -9.63, Signal() = -8.77
-9.63443 -8.76964 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 BBNI - TSI(3,5,3) = -28.93 -21.3592 -28.9282 0.00000
Pag
es | 1
1 of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
Trading View
PT Valbury Asia Securities 12 Desember 2012
these recommendations based on technical and only intended for one day trading
Price Support Resistance Indicators 1 Month
Ticker Rec
11/12/12 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low
AGRICULTURE
AALI Trading Buy 18850 18850 19550 18050 18550 19050 19550 Positif Positif Positif 21300 17800 LSIP Trading Buy 1980 1980 2125 1810 1910 2025 2125 Positif Positif Positif 2450 1830 SGRO Trading Sell 2200 2200 2125 2125 2175 2225 2275 Positif Negatif Negatif 2475 2125
MINING
BUMI Trading Buy 570 570 600 540 560 580 600 Positif Positif Positif 690 540
PTBA Trading Buy 14950 14950 16450 13150 14250 15350 16450 Positif Positif Positif 16900 13650 ADRO Trading Buy 1410 1410 1450 1360 1390 1420 1450 Positif Positif Positif 1430 1320 MEDC Trading Sell 1470 1470 1380 1380 1440 1500 1560 Negatif Negatif Negatif 1660 1410 INCO Trading Buy 2350 2350 2450 2225 2300 2375 2450 Positif Positif Positif 2750 2025 ANTM Trading Buy 1260 1260 1320 1200 1240 1280 1320 Positif Positif Positif 1310 1220 TINS Trading Buy 1450 1450 1570 1300 1390 1480 1570 Positif Positif Positif 1450 1310
BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS
SMGR Trading Buy 14800 14800 15400 14050 14500 14950 15400 Positif Positif Negatif 15300 14200 INTP Trading Sell 22300 22300 21750 21750 22150 22550 22950 Negatif Negatif Negatif 23250 21150 SMCB Trading Sell 3500 3500 3400 3400 3475 3550 3625 Negatif Negatif Negatif 3900 3100
MISCELLANEOUS INDUSTRY
ASII Trading Buy 7150 7150 7450 6850 7050 7250 7450 Positif Positif Positif 8050 6800 GJTL Trading Buy 2325 2325 2425 2200 2275 2350 2425 Positif Positif Positif 2325 2100
CONSUMER GOODS INDUSTRY
INDF Trading Buy 6100 6100 6350 5750 5950 6150 6350 Positif Positif Positif 6100 5500 GGRM Trading Sell 57000 57000 56000 55800 56600 57400 58200 Positif Negatif Positif 56650 46050 UNVR Trading Sell 25950 25950 25600 25600 25850 26100 26350 Negatif Negatif Negatif 26950 25250 KLBF Trading Sell 1110 1110 1190 1010 1070 1130 1190 Positif Positif Positif 1050 960
PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION
BSDE Trading Sell 1220 1220 1190 1190 1210 1230 1250 Negatif Negatif Negatif 1290 1180
ASRI Trading Sell 620 620 590 590 610 630 650 Negatif Negatif Negatif 640 550
WIKA Trading Buy 1570 1570 1620 1520 1560 1600 1640 Positif Positif Negatif 1650 1300 ADHI Trading Sell 2050 2050 1900 1900 2000 2100 2200 Negatif Negatif Positif 2100 1240
INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION
PGAS Trading Buy 4600 4600 4700 4475 4550 4625 4700 Positif Positif Positif 4800 4450 JSMR Trading Sell 5750 5750 5600 5600 5700 5800 5900 Negatif Negatif Negatif 5850 5650 ISAT Trading Sell 6100 6100 5900 5900 6050 6200 6350 Positif Negatif Negatif 7000 5300 TLKM Trading Buy 9150 9150 9450 8850 9050 9250 9450 Positif Negatif Positif 9900 8650 CMNP Trading Buy 2050 2050 2100 2025 2050 2075 2100 Positif Positif Positif 2450 2000
FINANCE
BMRI Trading Buy 8000 8000 8250 7700 7900 8100 8300 Positif Positif Negatif 8900 7900 BBRI Trading Buy 7050 7050 7200 6900 7000 7100 7200 Positif Positif Negatif 7650 6900 BBNI Trading Buy 3575 3575 3700 3475 3550 3625 3700 Positif Positif Negatif 3900 3525 BBCA Trading Buy 9250 9250 9550 8950 9150 9350 9550 Positif Positif Positif 9500 8050 BDMN Trading Sell 5600 5600 5150 5150 5450 5750 6050 Positif Negatif Negatif 6250 5400
TRADE, SERVICES & INVESTMENT
UNTR Trading Buy 17300 17300 17800 16750 17100 17450 17800 Positif Positif Positif 21350 16600 MPPA Trading Sell 1170 1170 1100 1100 1150 1200 1250 Negatif Negatif Negatif 1370 950 Support and resistance for short term only by using;
Pivot Point, and/or Standard deviation (risk level)
Description; *) Stochastics
Pag
es | 1
2 of 12
Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
valbury
Research
RESEARCH TEAM
VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere
Head of Research Alfiansyah [email protected] Research Analyst Reny Susanti [email protected] Michael Handisurya [email protected]
Budi Rustanto [email protected]
Winny Rahardja [email protected]
PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950
Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : [email protected]
www.vas.co.id BRANCH OFFICES
JAWA
JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119
JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,
JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788
MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888
BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800
SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A (024) 850-1122
YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888
BALI
DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229
SUMATERA
MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635 PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888
PALEMBANG, Jl Letkol Iskandar No.236/30, Palembang 30134 (0711) 353-203
PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN
PONTIANAK, Jl.Perdana, Komp.Perdana Square Blok A11 (0561) 6580077 (0561) 733299 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918
VAS GALERY
• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)
• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang
• MENADO : Universitas Klabat
MUTUAL FUND PRODUCT
MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY