POTENSI ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI ADSORBEN EMISI GAS CO, NO DAN NOx PADA KENDARAAN BERMOTOR
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Aktivasi menyebabkan semakin sedikitnya senyawa selain karbon yang masih terdapat pada arang aktif sebagaimana hasil analisa Pyr-GCMS (Lampiran 5), bersifat polar,
Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sampel air yang telah dilakukan proses adsorbsi dengan arang aktif baik yang dilakukan secara bersamaan
Analisa sidik ragam (Tabel 2) menunjukkan bahwa konsentrasi asam fosfat, suhu aktivasi dan interaksinya berpengaruh terhadap kadar karbon terikat arang aktif
Arang aktif adalah arang yang telah mengalami perubahan sifat-sifat fisika dan kimianya karena dilakukan perlakuan aktifasi dengan aktifator bahan kimia sehingga daya serap dan
Hasil Pengukuran Kadar Emisi Gas Buang CO dengan Penambahan Arang Aktif Sekam Padi Pada Kendaraan Motor menggunakan PEM-9004. Hasil Pengukuran Kadar Emisi Gas CO
Pada Tabel 3 ditunjukkan bahwa kadar air, abu, zat terbang dan karbon terikat arang aktif tempurung kemiri yang dihasilkan pada semua perlakuan aktivasi memenuhi standar
terbang yang tinggi menunjukkan bahwa permukaan arang aktif mengandung zat terbang yang berasal dari hasil interaksi antara karbon dengan uap air (Pari, 2004).. Hal
Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka arang pada suhu pirolisis 450 °C dengan waktu 4 jam dan suhu 550 °C lebih baik digunakan sebagai arang aktif karena memiliki sifat higroskopis