• Tidak ada hasil yang ditemukan

LS-AUDIO (6)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LS-AUDIO (6)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET SISTEM AUDIO

Semester 4 Audio DIstributor 200 menit

No. LST/PTE/... Revisi: 00 Tgl: 16 Maret 2017

INDIKATOR CAPAIAN PEMBELAJARAN PRAKTIK

Dengan mempelajari dan praktik menggunakan Labsheet Sistem Audio topik Praktik Audio Distributor, diharapkan mahasiswa mampu:

1. Menyusun dan menganalisis rangkaian Audio Distributor

2. Mengidentifikasi input dan output rangkaian audio distributor

3. Menentukan besarnya penguatan tegangan rangkaian audio distributor

4. Menentukan respon frekuensi rangkaian audio distributor

DASAR TEORI

Audio distributor merupakan salah satu komponen dalam sistem audio yang berfungsi

untuk membagi sinyal input menjadi beberapa sinyal output. Contoh audio distributor yang

terdiri dari satu chanel input dan tiga chanel output yang memiliki penguatan keluaran

yang sama. Sinyal tegangan output dari rangkaian audio distributor besarnya sama

sehingga tidak terjadi ketimpangan sinyal suara yang berlebihan. Besarnya penguatan

tegangan pada rangkaian Audio Distributor bisa dihitung dengan persamaan sebagai

berikut :

AV = ��

�� , dimana Vo = tegangan output dan Vi = tegangan input.

Alat dan Bahan

1. Alat : CRO, AFG, Power Supply

2. Bahan : Kabel (secukupnya), TL072 (4), R=1k (5), R=10k (7), R=100k (4),

C=22uF (1), C=100uF (3), C=100pF (4),PCB bolong, kabel.

Keselamatan Kerja

1. Pastikan polaritas tegangan pada adaptor sesuai (+)!

2. Pastikan pin VCC dan pin Ground IC mendapatkan sumber VCC dan Ground yang sesuai (jangan terbalik)!

3. Hubungkan dengan sumber tegangan apabila rangkaian sudah dipastikan sesuai! 4. Untuk memudahkan analisa rangkaian gunakan warna pengkabelan yang konsisten

(misal merah untuk Vcc, hitam untuk ground, hijau untuk penghubung komponen dan putih untuk titik pengukuran)!

(2)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET SISTEM AUDIO

Semester 4 Audio DIstributor 200 menit

No. LST/PTE/... Revisi: 00 Tgl: 16 Maret 2017

Langkah Kerja

1. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 1.

2. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk praktik

3. Sambungkan sumber tegangan DC +12 volt pada IC TL072, kaki 8 (kabel Vs =

+12V) mendapat tegangan positif, dan kaki 4 mendapat tegangan negatif (kabel

Vs = -12V).

4. Sambungkan AFG dengan input Audio Distributor dan chanel 1 CRO

5. Sambungkan output Audio Distributor dengan chanel 2 CRO

6. Atur amplitudo AFG sampai sinyal tidak cacat pada frekuensi 20 Hz - 20k Hz

7. Atur frekuensi mulai dari 20 Hz – 20 kHz dengan sampling, kemudian catat

tegangan puncak outputnya, sebagaimana tabel berikut.

Frekuensi (Hz) Vin (Volt) Vout1 (Volt) Vout2 (Volt) Vout3 (Volt)

20

(3)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET SISTEM AUDIO

Semester 4 Audio DIstributor 200 menit

No. LST/PTE/... Revisi: 00 Tgl: 16 Maret 2017

8. Hitung penguatan tegangan masing-masing frekuensi

Frekuensi

9. Hitung penguatan tegangan maksimum (AVmax)

10.Gambar grafik penguatan tegangan terhadap respon frekuensi

a. Grafik Vout 1

b. Grafik Vout 2

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk umum sistem dari suatu sistem terdiri atas masukan (input), proses dan keluaran (output), dalam bentuk umum sistem ini terdapat satu atau lebih masukan

Bentuk umun dari suatu sistem terdiri atas masukan (input), proses dan keluaran (output) seperti terlihat pada gambar II.4 dalam bentuk umum sistem ini bisa melakukan

Jaringan lapis banyak terdiri dari satu lapisan input, satu lapisan output dan satu atau lebih hidden layer yang terletak diantara lapisan input dan lapisan output seperti yang

menggunakan black box yang terdiri dari fungsi-fungsi untuk meng-convert input menjadi output yang diinginkan. menjadi output

• lapisan keluaran (output layer). Jaringan yang digunakan memiliki dua node pada jaringan masukan, tiga node pada jaringan tersembunyi, dan satu node untuk jaringan

Jaringan lapis banyak terdiri dari satu lapisan input , satu lapisan output dan satu atau lebih hidden layer yang terletak diantara lapisan input dan lapisan output seperti

Perbedaan antara pengukuran berorientasi input dan output dapat diilustrasikan dengan menggunakan sebuah contoh sederhana yang terdiri dari satu input dan satu output, dalam

Filter T terdiri dari tiga unsur, dua seriterhubung LC sirkuit antara input dan output, yang membentuk jalan impedansi rendah untuk sinyal dari frekuensi yang diperlukan, namun memiliki